p-Index From 2021 - 2026
4.383
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Performa Bank Wakaf Mikro Selama 2017-2021: Sebuah Studi Literatur Sistematis (Systematic Literature Review) Athief, Fauzul Hanif Noor; Rizki, Darlin; Pratwindya, Arum
IQTISHADIA Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/iqtishadia.v9i2.6727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Bank Wakaf Mikro (BWM) sebagai lembaga pembiayaan sejak didirikan pada 2017 hingga saat ini. Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan dengan metode systematic literature review (SLR). Metode SLR digunakan untuk mengumpulkan, mengidentifikasi, menganalisa, bahkan melakukan telaah kritis terhadap sejumlah riset dengan bidang topik yang menarik, dengan pertanyaan penelitian yang relevan. Sumber data diperoleh dari database google, google scholar dan Garuda, yakni berupa penelitian dalam bentuk skripsi dan publikasi jurnal. Hasil dari penelitian ini terdapat dua bentuk apresiasi, yaitu Peran BWM terhadap pemberdayaan UMKM dan peran BWM terhadap masyarakat miskin. Sebanyak 14 penelitian memberikan apresiasi kepada BWM, yakni masyarakat dapat mengembangkan usahanya kembali dengan modal dari BWM. Terdapat empat aspek yang bisa di evaluasi yaitu: 1). Kurangnya jumlah sumber daya manusia, 2). Pendampingan usaha terhadap nasabah, 3). Sosialisasi terhadap nasabah, 4). Sosialisasi oleh pemerintah kepada masyarakat. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa perlu ditingkatkan jumlah pengelola BWM agar dapat memberikan pendampingan usaha lebih maksimal serta melakukan sosialisasi edukasi mengenai bank wakaf mikro.
Peningkatan Pemahaman Ibadah Warga Emas Malaysia Melalui Kajian Fikih Lansia Hakim, Lukmanul; Athief, Fauzul Hanif Noor; El Ashfahany, Afief; Nur Faizah, Annisa; Hassan, Fauziah
Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Vol. 5 No. 2 (2025): Membangun Kemandirian Komunitas: Sinergi Digital, Partisipatif, dan Kultural da
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/japd.v5i2.2507

Abstract

Populasi lansia, atau yang disebut warga emas di Malaysia, menunjukkan tren peningkatan setiap tahunnya. Seiring bertambahnya usia, berbagai keterbatasan fisik seperti mudah lelah dan sakit seringkali muncul, yang dapat memengaruhi kualitas pelaksanaan ibadah sehari-hari. Fikih rukhsah (keringanan) hadir sebagai solusi syariat untuk memudahkan lansia dalam beribadah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibadah pada warga emas di Madrasah Ibnu Mas’ud, Nilai, Malaysia, melalui kajian fikih lansia. Metode yang digunakan adalah penyuluhan tatap muka berbentuk kajian keagamaan yang interaktif. Materi yang disampaikan meliputi kemudahan dalam bersuci (tayamum) dan pelaksanaan salat (jamak) bagi yang memiliki uzur, bersumber dari beberapa kitab fikih otoritatif. Hasilnya, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan merasa sangat terbantu karena dapat mengetahui berbagai kemudahan yang dibolehkan syariat dalam menjalankan ibadah. Meskipun program ini diterima dengan baik, salah satu kekurangannya adalah tidak adanya pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman secara kuantitatif karena keterbatasan fasilitas saat pelaksanaan. Disimpulkan bahwa program ini efektif dalam memberikan edukasi, dan disarankan agar kegiatan selanjutnya menyertakan instrumen evaluasi untuk mengukur keberhasilan secara lebih objektif.
Development of Indonesian Halal Logistic: A Swot Approach Rizki, Darlin; Jadidah, Wanti Nur; Al Afif, Rafiq Azzam; Akhtiar, Muhammad Najid; Athief, Fauzul Hanif Noor
Journal of Digital Marketing and Halal Industry Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jdmhi.2024.6.1.22678

Abstract

Increasingly, consumers are becoming more aware of and concerned about the products they buy and consume. However, products labeled as halal do not necessarily guarantee high halal quality, as there is a potential for contamination due to insufficient monitoring of the distribution chain by the relevant halal authorities in Indonesia. This study aims to analyze the strengths and weaknesses of halal logistics, identify growth opportunities, and assess the threats faced, as well as determine the necessary actions for future development. Using a literature review approach, data were collected from search engine databases including Scopus, Google Scholar, Emerald, ScienceDirect, Taylor & Francis, and Wiley Online Library, and then categorized into four SWOT categories. The findings indicate that the strengths of halal logistics lie in the large population and broad market segments, while weaknesses include regulatory issues and the lack of specialized halal logistics infrastructure. Opportunities could enable Indonesia to become a leading producer in the global halal trade, despite challenges such as the rise of counterfeit products and the production burdens associated with halal schemes. The final section of the study proposes relevant development strategies for stakeholders in the field of halal logistics. This research provides a reference for policy formulation and assessing the readiness of business actors and public consumption preferences regarding the halal concept. The findings underscore the need for comprehensive halal logistics regulations to ensure standardization, compliance, and security, while leveraging Indonesia's demographic strengths to promote halal products in international markets. The novelty of this research lies in identifying Indonesia's specific strengths and weaknesses in halal logistics and proposing strategies to enhance Indonesia's position as a global leader in branded halal trade.
Analisis Pengaruh Sukuk Korporasi, Total Aset Perbankan Syariah, Reksadana dan Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Tahun 2022 Nurcholis, Muhammad; Hasmarini, Maulidyah Indira; Athief, Fauzul Hanif Noor
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v5i1.1082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Sukuk Korporasi, Total Aset Perbankan Syariah, Reksadana dan Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Tahun 2022. Jenis penelitian berjenis penelitian kuantitatif. Data yang digunakan pada penelitian ini berupa data sekunder yang diperoleh dari website Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia dan Otoritas Jasa. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan model regresi linier berganda (Multiple Linier Regression) melalui aplikasi eviews 10. Tahapan estimasi model ekonometri pada penelitian ini akan meliputi: Uji Asumsi klasik (uji Normalitas data, Uji Multikolinearitas, Uji Autokorelasi, Uji Parsial (uji- t), Uji Simultan (uji f) dan Uji Koefisien Determinasi (R2). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan variabel sukuk korporasi dan reksadana syariah terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada tahun 2022. Sedangkan variabel total aset perbankan syariah dan inflasi tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada tahun 2022.
Kajian Tafsir Sedekah Bagi Pengemudi Ojek Online dan Masyarakat Paruh Baya Melalui Media Radio Yayuli; Veronika Candra Dewi; Athief, Fauzul Hanif Noor; Luthfiyyah Nurul Izzah
Abdi Psikonomi Vol 3, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/psikonomi.vi.1180

Abstract

Alquran diturunkan dengan Bahasa Arab sehingga membutuhkan ulama yang mampu menjelaskan isinya. Mengkaji secara mandiri tidak jarang justru membuat seseorang salah memahami isi Alquran. Di sisi lain, sumber daya penyuluh agama dan tempat pengajian tafsir tidaklah banyak. Sumber pengajian memang bisa disimak dari berbagai media sosial, akan tetapi warga yang berumur 40 tahun masih banyak yang belum melek teknologi. Adapun para pengemudi ojek online tidak terlalu sempat untuk membuka YouTube dan media sejenis. Radio menjadi solusi paling tepat untuk masyarakat berumur 40 tahun ke atas dan para pengemudi ojek online. Maka dari itu diperlukan upaya pembuatan kajian tafsir melalui media radio agar bisa didengarkan oleh masyarakat dengan segmen tersebut. Upaya tersebut kemudian dijalankan dengan cara mengadakan kajian tafsir terkait sedekah/infak dikarenakan topik tersebut sangat dekat dengan masyarakat. Ayat yang dipilih adalah Surah Al-Baqarah ayat 254-271. Pengajian dilakukan bekerjasama dengan PT. Radio Gema Mentari Surakarta (Mentari FM) yang dilaksanakan selama 10 kali pertemuan. Setiap pertemuan membahas 1 hingga 3 ayat dalam surah Al-Baqarah. Pengajian dilakukan setiap hari Jumat 1 kali dalam 1 minggu. Setiap pertemuan memiliki durasi 30 menit, yaitu dimulai pada pukul 17.00 hingga 17.30 WIB. Hasil dari kegiatan ini didapati bahwa berdasarkan laporan direktur Mentari FM, antusias masyarakat sangat tinggi dan tanggapan masyarakat sangat baik dikarenakan mereka bisa lebih jauh memahami hal-hal terkait sedekah/infak.
ChatGPT's Validity and Reliability in Islamic Legal Studies: A Critical Assessment of Waqf for Early Learners Susanti, Neng Fitri Hedi; Tanjung, Hendri; Supriyanto , Trisiladi; Athief, Fauzul Hanif Noor; Furqoni, Aminullah
Suhuf: International Journal of Islamic Studies Vol. 37 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/suhuf.v37i2.11821

Abstract

This study evaluates the validity and reliability of ChatGPT in presenting Islamic legal knowledge on waqf, focusing on its usefulness for early learners relying on free digital tools without formal Islamic education. Conducted in Indonesia, the world’s largest Muslim-majority country, the research uses ChatGPT-3.5 in Indonesian. Data were analyzed qualitatively by comparing ChatGPT’s responses with Al-Mawsūʿah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah, Buku Pintar Wakaf, and Buku Wakaf Kontemporer across four dimensions: basic concepts, pillars and conditions, nazir (trustee) aspects, and contemporary issues. Each was rated on a five-point scale. ChatGPT scored highest in basic concepts (validity 4.80, adequacy 4.60), followed by pillars and conditions (4.44; 4.06) and Nazir (4.23; 4.06). The lowest performance was in contemporary issues (3.57 for both). Findings indicate that ChatGPT provides an accurate foundational understanding but lacks sufficient legal depth and contextual precision for advanced study. Thus, it should serve as a supplementary learning aid, not a substitute for scholarly guidance, authoritative references, or structured Islamic education grounded in sanad.
Sosialisasi Instrumen Audit Syariah untuk Penguatan Aspek Fikih Zakat di LAZISMU Jawa Tengah Hakim, Lukmanul.; Athief, Fauzul Hanif Noor; Isman; Miswanto, Agus; Zakiy, Faris Shalahuddin; Anshori, Muhammad Amir; Ramadhan, Dwi Swasana; Ilham Rosyadi, Jundi Faaiq; Faizah, Annisa Nur; Nafis, Zulhaznizam
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v9i4.28322

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada pengembangan dan sosialisasi instrumen audit syariah untuk memperkuat kepatuhan fikih zakat di Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Jawa Tengah. Latar belakang kegiatan ini adalah pentingnya akuntabilitas syariah dalam pengelolaan zakat serta belum adanya instrumen internal yang spesifik untuk tujuan tersebut di LAZISMU. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan kolaborasi aktif dengan mitra melalui lokakarya dan Focus Group Discussion (FGD) bersama para pengelola LAZISMU. Hasil utama dari pengabdian ini adalah terciptanya pemahaman yang komprehensif terhadap instrument audit syariah. Instrumen ini dirancang untuk mengevaluasi empat kriteria utama: manajerial kelembagaan, pengumpulan dana zakat, pendistribusian dan pendayagunaan, serta aspek kepatuhan syariah secara keseluruhan. Sosialisasi instrumen ini, yang diintegrasikan dalam Rapat Koordinasi Wilayah LAZISMU Jawa Tengah, menunjukkan efektivitas yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman amil. Hal ini terbukti dari peningkatan skor post-test rata-rata peserta dari 69,7 menjadi 97,4, menandakan lonjakan pemahaman yang drastis. Simpulan dari kegiatan ini adalah kontribusi nyata dalam meningkatkan tata kelola zakat yang akuntabel dan sesuai syariah di lingkungan LAZISMU Jawa Tengah, serta berpotensi menjadi model bagi organisasi pengelola zakat lainnya.
STUDI KOMPARATIF PEMIKIRAN YUSUF QARDHAWI DAN SAHAL MAHFUDH TENTANG ZAKAT PRODUKTIF SEBAGAI SARANA PEMBERDAYAAN EKONOMI Y Yayuli; Fauzul Hanif Noor Athief; Dewi Nur Utari
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 23, No. 1, Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v23i1.16798

Abstract

Kemiskinan masih menjadi permasalahan yang serius bagi umat Islam. Pendistribusian zakat yang tepat sasaran seharusnya dapat digunakan untuk memecahkan masalah ekonomi terutama kemiskinan. Zakat selain didistribusikan secara konsumtif dapat dilakukan dengan cara produktif. Zakat produktif dapat digunakan untuk pemberdayaan ekonomi yang berguna untuk mengentaskan kemiskinan. Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran tokoh Islam yang memiliki pemikiran tentang zakat produktif yang berguna untuk pemberdayaan ekonomi diantaranya adalah Yusuf Qardhawi dan Sahal Mahfudh. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini memilih sumber data yang berkaitan dengan topik penelitian berdasarkan pemikiran Yusuf Qardhawi dan Sahal Mahfudh dengan membandingkan latar belakang, gagasan pokok, pelaksana, sasaran, batas standar, dan langkah pemberdayaan ekonomi. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa pertama, Yusuf Qardhawi memiliki gagasan diantaranya dengan membagi masalah ekonomi menjadi lima kategori dan mengembaangkan isu yang berkaitan dengan manajemen zakat, menjadikan seseorang, masyarakat dan pemerintah sebagai pelaksana pemberdayaan ekonomi, mendistirbusikan zakat untuk mustahiq zakat dan fakir miskin, dan langkah pemberdayaan ekonomi dilakukan dengan menyampaikan secara teoritis untuk mencapai batas minimal dan maksimal pemenuhan kebutuhan masyarakat. Kedua, Sahal Mahfudh memiliki gagasan diantaranya adalah problem ekonomi dan memperbaiki manajemen zakat, menjadikan seseorang, masyarakat, dan pemerintah sebagai pelaksana pemberdayaan ekonomi, zakat didistribusikan untuk fakir miskin, dan langkah pemberdayaan dilakukan dengan tindakan nyata dan telah berhasil menetapkan batas minimal dan maksimal pemenuhan kebutuhan masyarakat. Ketiga, persamaan dan perbedaan pemikiran Yusuf Qardhawi dan Sahal Mahfudh dalam pemberdayaan ekonomi melalui zakat produktif. Persamaan dan perbedaan pemikiran keduanya terdapat pada latar belakang, gagasan pokok, pelaksana, sasaran, batas standar, dan langkah dalam pemberdayaan ekonomi.
ANALISIS STRATEGI ISLAMIC COLLECTIVEENTREPRENEURSHIP (ICE): SOLUSI MENGATASI DESA TERTINGGAL Dzaky Adam Thamrin; Boby Habibi; Dewi Permata Sari; Fauzul Hanif Noor Athief
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 21, No. 1, Juni 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v21i1.11059

Abstract

The rural economic sector has a substansial role for the welfare of society and the economic support of nation. Data from Indonesian Ministry of Villages (2018) showed 13.232 underdeveloped villages in Indonesia due to economic reasons. The lack of human resources was the major reason. Therfore, the improvement of human resources throught entrepreneurship is needed. One of the successful village throught entrepreneurship is Gerdu Village in Karanganyar, which also has succeeded in becoming an islamic tourism village. The entrepreneurship strategy is carried out collectively based on islamic values or known as islamic Collective Entrepreneurship (ICE). Researchers try to find how far the effecticeness of ICE strategy as a solution for othe underdeveloped villages. This is a descriptive qualitative research with using observation for collecting data. The data is obtained through interviews with some informants: community leader, community representative, and district institution in Karanganyar. The result is the ICE strategy was carried out by Gerdu Village has three stages: 1. Education and Cooperation, 2. Implementation and Management, 3. Evaluation and Planning. In addition, the internal driving factor in ICE’s success lies in the activeness of village leader and youth in practicing islamic economics. The collaborationwith external parties such as BAZNAS, DISPARPORA, as well as other intitution around the village are actively helping in village development.
The Role of Religiosity and Financial Factors in Influencing Public Interest in Islamic Home Financing Putri, Salwa Shafiyya; Athief, Fauzul Hanif Noor
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2025: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted because the interest of the Muslim community in sharia-based home financing, namely Islamic Home Financing (IHF), is still low. Although most of Indonesia's population is Muslim and the need to own a home continues to increase, there is still a gap between house prices and people's incomes. In addition, people tend to consider sharia financing more expensive and complicated, so they prefer conventional financing methods. This study aims to analyze how the influence of religiosity and financial factors on the intention of the community in using Islamic Home Financing (IHF) in Indonesia. This study uses a quantitative approach with the Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) method. The data obtained was 661 respondents who already knew about sharia housing financing. The variables used are Sharia Compliance, Social Influence, Perceived Financial Benefit, Perceived Affordability, Religiosity, and Trust on the intention to use IHF. The results showed that Sharia Compliance, Social Influence, Perceived Financial Benefit, and Trust had a positive and significant influence on the intention to use IHF, while Perceived Affluence and Religiosity did not have a positive and significant effect. These findings show that the community's decision in choosing sharia home financing is based more on the level of trust and suitability of the product with sharia principles, rather than only being influenced by their personal level of religiosity.
Co-Authors Adityo Wiwit Kurniawan Afief El Ashfahany Agus Miswanto Agustina, Ricka Akhtiar, Muhammad Najid Al Afif, Rafiq Azzam Angga Aprilio Prabowo Annisa ul Lathifah Arum Brawijaya Putri Azhar Alam Bela Septiana Wahyu Priyadika Boby Habibi Darlin Rizki Dewi Nur Utari Dewi Permata Sari Dewi Permata Sari Dewi Puspitaningrum Dhidhin Noer Ady Rahmanto Dwi Swasana Ramadhan Dzaky Adam Thamrin Erland Sakti Anindito Putra Fahmi Ali Hudaefi Faizah, Annisa Nur Faqiatul Mariya Waharini Filka Catur Windiastuti Furqoni, Aminullah Habibi, Boby Hafizah Abdul Rahim Hakim, Lukmanul. Hassan, Fauziah Hendri Tanjung Ilham Rosyadi, Jundi Faaiq Imron Rosyadi Isman Iva Faizah Izzah, Luthfiyyah Nurul Jadidah, Wanti Nur Khaira Gina Yuda Jakti Laallam, Abdelkader Linda Isma Cahyaningrum Lukman Hakim Lukmanul Hakim Luthfiyyah Nurul Izzah Maulidyah Indira Hasmarini Mega Atika Mohammad Aulia Rachman Mohd Noh, Mohd Shahid Bin Mohd Shahid Bin Mohd Noh Muhamad Subhi Apriantoro Muhammad Abdul Aziz Muhammad Amir Anshori Muhammad Iqbal Fasa Muhammad Zakiy Muslimah, Ashri Ainin Bashiri Nafis, Zulhaznizam Nihayatul Masthuroh Nur Faizah, Annisa Nurcholis, Muhammad Nurul Latifatul Inayati Pratwindya, Arum Purwantini, Anissa Hakim Putri, Arum Brawijaya Putri, Salwa Shafiyya Rachman, Mohammad Aulia Resti Hedi Juwanti Ricka Agustina Sausan Liski Aulia Suharto Suharto Supriyanto , Trisiladi Susanti, Neng Fitri Hedi Thamrin, Dzaky Adam Ulin Nuha Veronika Candra Dewi Waharini, Faqiatul Mariya Windiastuti, Filka Catur Y Yayuli Yayuli Yayuli Yayuli Zakiy, Faris Shalahuddin