This Author published in this journals
All Journal Sosiohumaniora JKMS : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Komunikasi Jurnal Penelitian Komunikasi Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Professional : Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Jurnal Kajian Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Jurnal The Messenger ProTVF Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI JISPO (Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung PRofesi Humas Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Jurnal Komunikasi MetaCommunication; Journal Of Communication Studies Jurnal Representamen Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial COMMED: Jurnal Komunikasi dan Media PRoMEDIA JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Jurnal Manajemen Komunikasi Avant Garde Altasia : Jurnal Pariwisata Indonesia Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement Jurnal Kajian Ilmiah Jurnal Pewarta Indonesia Gunahumas Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Interdisciplinary Social Studies Caraka : Indonesia Journal of Communication Jurnal Signal Petanda : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora SWARNA Marcommers : Jurnal Marketing Communication and Advertising Mediator: Jurnal Komunikasi Jurnal Netnografi Komunikasi Journal of Business Management and Economic Development Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM) Journal of International Multidisciplinary Research Journal Of Digital Communication Science SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Komunikatif : Jurnal Ilmiah Komunikasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi marketing public relations dinas kepemudaan olahraga pariwisata dan kebudayaan kabupaten purwakarta Supriyatna, Asep; susie perbawasari; renata anisa
Journal of Digital Communication Science Vol. 1 No. 2 (2023): Journal of Digital Communication Science
Publisher : Universitas Indonesia Membangun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56956/jdcs.v1i2.204

Abstract

Pariwisata merupakan leading sector bagi Kabupaten Purwakarta, namun jumlah kunjungan wisatawan ke Purwakarta mengalami fluktuatif yang berdampak pada pariwisata Purwakarta. Berbagai upaya dilakukan untuk dapat mendorong, menarik dan membentuk citra positif pariwisata bagi wisatawan, namun belum mampu menstimulasi jumlah kunjungan wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi marketing public relations Disporaparbud Kabupaten Purwakarta dalam menstimulasi jumlah kunjungan wisatawan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dengan jenis data kualitatif dan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Disporaparbud Kabupaten Purwakarta melakukan Push strategy melalui aktivitas yang di antaranya: pelatihan dan pembinaan, pameran dagang, penyediaan aplikasi digital, dan dukungan aspek perizinan. Pull strategy dilakukan melalui aktivitas yaitu: festival, pameran dagang, demonstrasi produk, media sosial, media cetak, media luar ruang, publikasi, penggunaan aplikasi digital, product placement, dan iklan. Pass strategy dilakukan melalui aktivitas pemberdayaan masyarakat, sponsorship, pemberian bantuan dan penggunaan influencer. Adapun saran dalam penelitian ini yaitu: dapat dilakukan pelatihan secara berkala, promosi kegiatan dan sosialisasi penggunaan aplikasi kepada pengelola wisata dan wisatawan, dapat melakukan promosi dengan memanfaatkan berbagai media untuk menarik wisatawan, menentukan target spesifik pada media yang digunakan, memperbanyak publikasi, sosialisasi media digital (aplikasi, marketplace, website), bekerja sama dengan influencer lain untuk menarik wisatawan lebih luas, dan mengoptimalkan penggunaan berbagai media. Selain itu, diharapkan dapat mengoptimalkan potensi desa-desa lainnya, melakukan branding pada produk ekonomi kreatif, berpartisipasi dalam kegiatan nasional maupun internasional dan melakukan kegiatan sosial yang tidak hanya terbatas pada momentum Pandemi Covid-19.
Creating Sustainable Content by Integrating Cultural Heritage on Instagram Tedjakumala, Ingrid; Damayanti, Ninis Agustini; Mulyana, Deddy; Perbawasari, Susie
Interdisciplinary Social Studies Vol. 2 No. 5 (2023): Special Issue
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/iss.v2i5.422

Abstract

Background: With the extensive research conducted on millennials and their behaviors, most resulting in understanding the generations as the digital generations who are always been stereotype and linked to negative adjectives. Aim: This research explores the various cultural heritage information use as Instagram content on a single origin coffee brand from Flores, Indonesia and gain a better understanding on how cultural heritage can become a sustainable content as an approach to digital marketing strategy. Method: The research was conducted on thirty Instagram followers of a single-origin coffee brand based in Jakarta, that uses coffee originating from Sikka, Flores. Findings: The descriptive analysis result from surveys and follow-up interviews resulting in three main archetypal characteristic of Indonesian Millennials in Jakarta who are more appreciative towards unorthodox content post on the brand’s Instagram account.
Taktik MPR Angan Coffee and Comfort Food Dalam Meningkatkan Awareness Yemima, Hana; Ayumi, Shereina Sarah; Sinuraya, Sofia; Perbawasari, Susie; Anisa, Renata
Marcommers : Jurnal Marketing Communication and Advertising Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.669 KB) | DOI: 10.22441/marcommers.v11i2.7448

Abstract

Changing technology and increasing information encourages acceleration and lifestyle improvement. The growing lifestyle in the upper middle class that prioritizes drinking coffee as one of the activities they must do. To increase market demand for the need to drink coffee, Angan Coffee & Comfort Food also attended to answer the needs of the community. There are several coffee shops that are also present, for that Angan need Marketing Public Relations (MPR) to be able to compete and have certain characteristics that can distinguish Angan with other coffee shops. The purpose of this research is to describe the MPR activities conducted by Angan, as well as to analyse the success of the activities of MPR Angan. The MPR activities conducted by Angan is a form of workshop activities involving the public. So through this MPR activities can occur interaction between Angan and its target market, besides the event held by Angan is an activity that is an interest of the public itself. The research methods used in this research are qualitative descriptive research, which in this research, researchers becoming the key instrument. The technique of data collection used is an interview with the owner of the research subject, Angan Coffee and Comfort Food, and observe to visit Angan Coffee & Comfort Food. The result of a pull strategy with tactics derived in the form of events such as workshops, resulted in an increase in the attention of local communities around Jakarta to Angan Coffee and Comfort Food.
Strategi Marketing Public Relations Makeuppucino dalam Meningkatkan Brand Awareness Safira, Adelia Nabiila; Aini, Rizky Nur; Arisona, Kerin Dea; Perbawasari, Susie; Anisa, Renata
Marcommers : Jurnal Marketing Communication and Advertising Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.727 KB) | DOI: 10.22441/marcommers.v11i2.7444

Abstract

Makeupuccino merupakan reseller produk kecantikan dan perawatan diri yang berlokasi di Kota Bandung, Jawa Barat. Pada tahun 2018 industri produk kosmetik dan perawatan diri di Indonesia meningkat sebesar 20% yang menyebabkan munculnya kompetitor-kompetitor dengan bisnis serupa sehingga Makeupuccino berupaya untuk melakukan strategi-strategi marketing public relations kepada pelanggan nya sebagai upaya meningkatkan brand awareness dan menstimulasi penjualan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi marketing public relations dari Makeupuccino dalam meningkatkan brand awareness. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah wawancara mendalam dengan narasumber yaitu pemilik Makeupuccino. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa melalui implementasi strategi marketing public relations Makeupuccino dapat meningkatkan brand awareness dan menstimulasi penjualan dari produk-produk yang dijual oleh Makeupuccino.
TAHAPAN STRATEGI DAN TAKTIK MEDIA SOSIAL INSTAGRAM HEAL YOURSELF Febrianti, Tantri; Hafiar, Hanny; Perbawasari, Susie
JURNAL SIGNAL Vol 11 No 2 (2023): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instagram is a social media platform that is currently loved by the public. The large number of active users on Instagram has led to companies, communities, or agencies starting to use Instagram to inform or promote products and even activities carried out by companies via Instagram social media. This research aims to determine the situation, goal setting, target audience, strategy, tactics, timeline, and budget on Heal Yourself Instagram social media. The method used in this research is a descriptive research method with a qualitative approach. The data collection techniques used were observation, interviews, and literature study. The results of this research show that the current situation is that various fields are moving towards digital, including in conveying messages, as well as the increasing prevalence of radical social media accounts, in setting the goal to campaign for mental health and Islamic self-help. The target audience set is young adults aged 20-30 years in the cities of West Java. The strategies implemented are interactive classes, counselling services, special events, and social media activation. The tactics used start from identifying problems in the field, discussing with the Content Creator, designing, and uploading content. The language used on Instagram social media is non-formal language. Heal Yourself has not set a specific timeline for managing their Instagram social media. Heal Yourself still needs to set a specific budget for its social media. Apart from that, we have yet to use influencers or buzzers on Heal Yourself's Instagram social media. Keywords: social media, social media strategy, social media planning
KOMUNIKASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PT ASAHIMAS CHEMICAL ANYER DALAM PROGRAM “ASAHIMAS (AIR SARANA HIDUP MASYARAKAT #4)” Aulia, Kharisma; Rahmat, Agus; Perbawasari, Susie
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i4.2024.1567-1575

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan merupakan konsep atau tindakan yang dilaksanakan perusahaan sebagai rasa tanggung jawab perusahaan terhadap sosial ataupun lingkungan sekitar tempat perusahaan tersebut berada. Dimana secara umum perusahaan merealisasikan CSR berbentuk program kegiatan yang bisa meningktakan kesejahteraan masyarakat sekitar, menjaga lingkunganm pemberian beasiswa, dan pemeliharaan dan pembangunan fasilitas umum, dan sumbangan untuk pembangunan desa atau fasilitas desa. Namun, untuk memaksimalkan pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR), diperlukan peran Humas sebagai fungsi manajemen yang secara khusus mendukung terbentuknya komunikasi yang saling pengertian khususnya dengan publik perusahaan. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui tujuan dan strategi komunikasi yang dilakukan oleh Unit CSR Departemen General Affair PT Asahimas Chemical dalam program ASAHIMAS (Air Sarana Hidup Masyarakat) #4 menggunakan 4 langkah strategi komunikasi Anwar Arifin (mengenal khalayak, menentukan tujuan, menyusun pesan serta menetapkan metode dan memilih media yang digunakan). Metode penulisan yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi pustaka. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, bisa disimpulkan bahwa unit CSR PT Asahimas Chemical beranggapan bahwa hadirnya perusahaan ditengah masyarakat, menjadikan perusahaan untuk membuka mata terhadap dampak yang mereka rasakan. Pendekatan dan strategi komunikasi yang mereka lakukan pun dinilai cukup efektif dalam membangun komunikasi dan hubungan baik dengan komunitas atau masyarakat sekitar perusahaan.
Teknik Penulisan Kishotenketsu Dalam Naskah Video Feature Kenali Sugar Addiction Pada Anak: Bahaya Dan Solusi Fujiyanti, Syalma; Komariah, Kokom; Perbawasari, Susie
CARAKA : Indonesia Journal of Communication Vol. 6 No. 2 (2025): CARAKA : Indonesia Journal of Communication
Publisher : Indonesian Scientific Journal (Jurnal Ilmiah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/caraka.v6i2.234

Abstract

Penerapan struktur naratif Kishotenketsu dalam penulisan naskah video feature merupakan pendekatan strategis dalam menyampaikan isu sensitif seperti adiksi gula pada anak secara reflektif dan tidak menghakimi. Struktur naratif empat babak asal Asia Timur ini menekankan harmoni dan perubahan perspektif yang digerakkan oleh elemen putaran (ten), bukan oleh konfrontasi berbasis konflik. Dalam konteks komunikasi kesehatan, struktur ini tidak hanya berfungsi sebagai kerangka alur, tetapi juga sebagai strategi naratif untuk mengurangi resistensi psikologis audiens, khususnya dari kalangan orang tua dan pengasuh anak. Tujuan penulisan ini adalah untuk menjelaskan bagaimana penerapan babak Ki (pengenalan), Sho (pengembangan), Ten (putaran), dan Ketsu (kesimpulan) diimplementasikan dalam naskah video feature “Kenali Sugar Addiction pada Anak: Bahaya dan Solusi” Proses penciptaan meliputi tahap pra-produksi yang diawali dengan perumusan konsep dasar untuk menjawab pertanyaan fundamental (5W1H) mengenai apa isu yang diangkat yang kemudian dilanjutkan dengan riset literatur dan pemetaan ide, produksi (penulisan naskah, wawancara narasumber, penyusunan kerangka cerita), dan pasca-produksi (transkrip, penyusunan post-shoot script, dan naskah editing). Hasil karya menunjukkan bahwa Ki dan Sho berhasil membangun fondasi naratif yang informatif dan non-konfrontatif, sementara Ten memunculkan perubahan perspektif dengan menyoroti aspek sistemik dari isu adiksi gula. Babak Ketsu kemudian merumuskan solusi praktis dalam konteks keluarga, memperkuat ajakan bertindak tanpa menyalahkan pihak manapun. Kolaborasi keempat babak ini menjadikan pesan edukatif lebih komunikatif, solutif, dan transformatif, serta memperkuat peran video feature sebagai media advokasi kesehatan anak yang relevan.
Implementasi Struktur Naratif Kishotenketsu Dalam Film Dokumenter “Bandung Tanpa Batas” Sahira, Winda Syifa; Kokom Komariah; Susie Perbawasari
CARAKA : Indonesia Journal of Communication Vol. 6 No. 2 (2025): CARAKA : Indonesia Journal of Communication
Publisher : Indonesian Scientific Journal (Jurnal Ilmiah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/caraka.v6i2.236

Abstract

Penerapan struktur naratif Kishotenketsu dalam penyusunan naskah menjadi pendekatan penceritaan yang krusial dalam produksi film dokumenter, terutama untuk menyampaikan isu sosial kompleks seperti kesenjangan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas secara informatif dan transformatif. Gaya penceritaan ini menekankan pada pembangunan dunia tanpa konflik, pengembangan narasi melalui titik balik (twist), serta resolusi yang empatik guna menciptakan sebuah narasi yang menggugah dan mudah dipahami. Dalam film dokumenter, struktur Kishotenketsu bukan hanya berfungsi sebagai alur cerita, tetapi juga sebagai strategi komunikasi efektif untuk membangun empati dan mengubah perspektif audiens. Tujuan penulisan ini adalah untuk menjelaskan penerapan empat babak (Ki, Sho, Ten, dan Ketsu) dalam penyusunan naskah film dokumenter “Bandung Tanpa Batas”. Penciptaan karya ini mengacu pada teori struktur Kishotenketsu (McIntosh, 2023), konsep penceritaan dokumenter (Friedman et al., 2015), serta riset mengenai aksesibilitas di Bandung (Dawud et al., 2019). Metode penciptaan karya meliputi tahapan pra produksi, produksi, dan pasca produksi. Hasil karya menunjukkan bahwa babak Ki dan Sho berhasil membangun fondasi cerita dan narasi harapan secara terkendali. Sementara itu, babak Ten dan Ketsu mampu menghadirkan titik balik yang meruntuhkan asumsi audiens dan memberikan resolusi yang empatik untuk memperkuat keterikatan emosional terhadap pesan yang disampaikan. Pendekatan naratif tersebut menjadikan penceritaan isu sosial seperti aksesibilitas lebih berdampak dan menggugah, serta memperkuat film dokumenter sebagai bentuk advokasi yang efektif dan relevan secara sosial.
NETNOGRAPHIC ANALYSIS OF #BEKICOTMAGETAN USAGE ON TIKTOK IN BUILDING LOCAL CULINARY TOURISM IMAGE Silviana Agustin; Siska Armawati Sufa; Susie Perbawasari; Nuryah Asri Sjafirah; Hartopo Eko Putro
Jurnal Netnografi Komunikasi Vol. 4 No. 2 (2025): Vol. 4 No. 2 (2025): JNK National Accredited Rank. SINTA 5 based on SK Kemdikti
Publisher : Communication Science Department - Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Satya Negara Indonesia (USNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of digital technology has transformed tourism promotion, with TikTok emerging as a strategic platform for building culinary destination images. This study examines how the TikTok account @bekicotmagetan utilizes the hashtag #bekicotmagetan to promote Magetan’s local snail cuisine through digital content that integrates cultural representation and participatory interaction. The research addresses four key questions: the account’s communication strategies, forms of user engagement, the construction of Magetan’s culinary image, and the integration of cultural elements in digital narratives. Employing a qualitative netnographic approach supported by descriptive quantitative analysis, the study analyzed videos uploaded between August 1–31, 2024, alongside user responses such as comments, likes, and shares. The findings reveal that consistent branding strategies, theatrical visuals, and local audio serve as digital identity markers that enhance recognition. User engagement patterns curiosity about product taste and price, FYP repetition, and creative humor demonstrate active audience participation in shaping culinary narratives. The study highlights the synergy of Representation Theory, Participatory Culture, Diffusion of Innovations, and Uses and Gratifications in explaining how cultural identity and culinary branding are co-constructed. The study concludes that TikTok is effective in promoting Magetan’s culinary identity by merging storytelling, cultural symbolism, and participatory interaction. Future research should extend observation periods, integrate sentiment analysis, and encourage collaborative strategies with local communities.
Communicating Taboos as Conservation Discourse: An Ethnographic Study in Kampung Kuta Subekti, Priyo; Hafiar, Hanny; Wada, Ibrahim; Perbawasari, Susie
Mediator: Jurnal Komunikasi Vol. 18 No. 2 (2025): Mediator: Jurnal Komunikasi (Sinta 2)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v18i2.7179

Abstract

Modernization and tourism pose significant threats to traditional ecological knowledge in many indigenous communities. This study aims to analyze the communication, preservation, and adaptation of pamali, the customary norms that protect Leuweung Gede (the Forbidden Forest) in Kampung Kuta, West Java, amid social and cultural changes. This research utilized a communication ethnography framework and Dell Hymes's SPEAKING paradigm (Setting, Participants, Ends, Act sequence, Key, Instrumentalities, Norms, Genre). It was conducted through participant observation, in-depth interviews with traditional leaders and residents, and document analysis of customary rules and ecotourism policies. The findings indicate that pamali remains an effective mechanism for forest conservation; however, younger generations increasingly interpret it through ecological and scientific perspectives rather than mystical or magical ones.. This shift shows that traditional taboos can evolve to remain relevant in the modern world, even whenchallenged by technology and tourism. The research enhances both academic discourse and practical application by demonstrating that traditional communication serves not only as cultural heritage but also as an effective ecological and social strategy that promotes community sustainability.
Co-Authors Aang Koswara Aat Ruchiat Nugraha Aat Ruchiat Nugraha Aditya Krist Anadiwira Agus Rahmat agus rahmat Aini, Rizky Nur Alvin Ernesto Widjaya Arisona, Kerin Dea Aristya, Zahra Ashila Nafisaputri Aulia, Kharisma Auliana Gusfiani Awal, Brilliant Ayu Indra Wardhani Ayumi, Shereina Sarah Baruno, Agustiawan Djoko Brumadyadisty, Garry Centurion Priyatna Chindy Ayu Anggraini Chintia Melva Cahaya L. Tobing Cindy Lidya Damayanti, Ninis Agustini Deddy Mulyana Diah Fatma Sjoraida Dian Wardiana Dian Wardiana Sjuchro Dian Wardiana Sjuhro Dwi Masrina Elnovani Lusiana Elvinaro Ardianto Evi Novianti Evi Novianti Fajar Syuderajat Fatan Audi Havip Febrianti, Tantri Feliza Zubair Feliza Zubair Fujiyanti, Syalma Funny Mustikasari Elita FX. Ari Agung Prastowo Geuit Septiani Hanny Hafiar Hartopo Eko Putro Hecka Athaya Shabrina Heru Ryanto Budiana Iqbal Zuhri Fadillah Iriana Bakti IZZAH, NURUL Jasmine Putri Syadhana Kokom Komariah Lukiati Komala Erdinaya Lusi Romaddyniah Sujana, Lusi Romaddyniah Maghfira Prima Grafitia Mayasari, Dhira Nadya Annahl Vasha Najmi, Arnesa Aynun Nanda Mutiara Ulfah Netty Lisdiantini Nia Surya Amiati Ninis Agustini Damayani Nuryah Asri Sjafirah Nuryah Asri Sjafirah, Nuryah Asri Nuryah Asri Sjarifah, Nuryah Asri Priyo Subekti Priyo Subekti Putra, Johni Eka Raden A. Abdul Rasyiid Radjamin, Irzameingindra Putri Rahul Chauhan Renata Anisa Rheny Rheny Rizky Pratama Hajati Rulinawaty Rulinawaty Safira, Adelia Nabiila Sahira, Winda Syifa Samsurijzal Hasan Sarah Isabella Silaban Setyanto, Yugih Shany, Wildan Krisnarwanto Waranu Silviana Agustin Sinuraya, Sofia Siska Armawati Sufa Sufa, Siska Armawati Sultrayansa Sultrayansa Supriyatna, Asep Susanne Dida Suwandi Sumartias Syafia Afafi Syalina Syalina Syauqy Lukman Taufik, Edi Rahmat Tedjakumala, Ingrid Trie Damayanti Wada, Ibrahim Wawat Setiawati Wina Erwina Yanti Setianti Yemima, Hana Yuliyanti Sholihat Yustikasari, Yustikasari