p-Index From 2021 - 2026
5.458
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sosiohumaniora JKMS : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Komunikasi Jurnal Penelitian Komunikasi Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Professional : Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Jurnal Kajian Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Jurnal The Messenger ProTVF Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI JISPO (Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung PRofesi Humas Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Jurnal Komunikasi MetaCommunication; Journal Of Communication Studies Jurnal Representamen Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial COMMED: Jurnal Komunikasi dan Media PRoMEDIA JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Jurnal Manajemen Komunikasi Avant Garde Altasia : Jurnal Pariwisata Indonesia Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Jurnal Pewarta Indonesia Gunahumas Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Interdisciplinary Social Studies Caraka : Indonesia Journal of Communication Jurnal Signal Petanda : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora SWARNA Marcommers : Jurnal Marketing Communication and Advertising Mediator: Jurnal Komunikasi Journal of Business Management and Economic Development Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM) Journal of International Multidisciplinary Research Journal Of Digital Communication Science SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Social Studies and Education AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi Komunikatif : Jurnal Ilmiah Komunikasi
Claim Missing Document
Check
Articles

KOMUNIKASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PT ASAHIMAS CHEMICAL ANYER DALAM PROGRAM “ASAHIMAS (AIR SARANA HIDUP MASYARAKAT #4)” Aulia, Kharisma; Rahmat, Agus; Perbawasari, Susie
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i4.2024.1567-1575

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan merupakan konsep atau tindakan yang dilaksanakan perusahaan sebagai rasa tanggung jawab perusahaan terhadap sosial ataupun lingkungan sekitar tempat perusahaan tersebut berada. Dimana secara umum perusahaan merealisasikan CSR berbentuk program kegiatan yang bisa meningktakan kesejahteraan masyarakat sekitar, menjaga lingkunganm pemberian beasiswa, dan pemeliharaan dan pembangunan fasilitas umum, dan sumbangan untuk pembangunan desa atau fasilitas desa. Namun, untuk memaksimalkan pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR), diperlukan peran Humas sebagai fungsi manajemen yang secara khusus mendukung terbentuknya komunikasi yang saling pengertian khususnya dengan publik perusahaan. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui tujuan dan strategi komunikasi yang dilakukan oleh Unit CSR Departemen General Affair PT Asahimas Chemical dalam program ASAHIMAS (Air Sarana Hidup Masyarakat) #4 menggunakan 4 langkah strategi komunikasi Anwar Arifin (mengenal khalayak, menentukan tujuan, menyusun pesan serta menetapkan metode dan memilih media yang digunakan). Metode penulisan yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi pustaka. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, bisa disimpulkan bahwa unit CSR PT Asahimas Chemical beranggapan bahwa hadirnya perusahaan ditengah masyarakat, menjadikan perusahaan untuk membuka mata terhadap dampak yang mereka rasakan. Pendekatan dan strategi komunikasi yang mereka lakukan pun dinilai cukup efektif dalam membangun komunikasi dan hubungan baik dengan komunitas atau masyarakat sekitar perusahaan.
Teknik Penulisan Kishotenketsu Dalam Naskah Video Feature Kenali Sugar Addiction Pada Anak: Bahaya Dan Solusi Fujiyanti, Syalma; Komariah, Kokom; Perbawasari, Susie
CARAKA : Indonesia Journal of Communication Vol. 6 No. 2 (2025): CARAKA : Indonesia Journal of Communication
Publisher : Indonesian Scientific Journal (Jurnal Ilmiah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/caraka.v6i2.234

Abstract

Penerapan struktur naratif Kishotenketsu dalam penulisan naskah video feature merupakan pendekatan strategis dalam menyampaikan isu sensitif seperti adiksi gula pada anak secara reflektif dan tidak menghakimi. Struktur naratif empat babak asal Asia Timur ini menekankan harmoni dan perubahan perspektif yang digerakkan oleh elemen putaran (ten), bukan oleh konfrontasi berbasis konflik. Dalam konteks komunikasi kesehatan, struktur ini tidak hanya berfungsi sebagai kerangka alur, tetapi juga sebagai strategi naratif untuk mengurangi resistensi psikologis audiens, khususnya dari kalangan orang tua dan pengasuh anak. Tujuan penulisan ini adalah untuk menjelaskan bagaimana penerapan babak Ki (pengenalan), Sho (pengembangan), Ten (putaran), dan Ketsu (kesimpulan) diimplementasikan dalam naskah video feature “Kenali Sugar Addiction pada Anak: Bahaya dan Solusi” Proses penciptaan meliputi tahap pra-produksi yang diawali dengan perumusan konsep dasar untuk menjawab pertanyaan fundamental (5W1H) mengenai apa isu yang diangkat yang kemudian dilanjutkan dengan riset literatur dan pemetaan ide, produksi (penulisan naskah, wawancara narasumber, penyusunan kerangka cerita), dan pasca-produksi (transkrip, penyusunan post-shoot script, dan naskah editing). Hasil karya menunjukkan bahwa Ki dan Sho berhasil membangun fondasi naratif yang informatif dan non-konfrontatif, sementara Ten memunculkan perubahan perspektif dengan menyoroti aspek sistemik dari isu adiksi gula. Babak Ketsu kemudian merumuskan solusi praktis dalam konteks keluarga, memperkuat ajakan bertindak tanpa menyalahkan pihak manapun. Kolaborasi keempat babak ini menjadikan pesan edukatif lebih komunikatif, solutif, dan transformatif, serta memperkuat peran video feature sebagai media advokasi kesehatan anak yang relevan.
Implementasi Struktur Naratif Kishotenketsu Dalam Film Dokumenter “Bandung Tanpa Batas” Sahira, Winda Syifa; Kokom Komariah; Susie Perbawasari
CARAKA : Indonesia Journal of Communication Vol. 6 No. 2 (2025): CARAKA : Indonesia Journal of Communication
Publisher : Indonesian Scientific Journal (Jurnal Ilmiah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/caraka.v6i2.236

Abstract

Penerapan struktur naratif Kishotenketsu dalam penyusunan naskah menjadi pendekatan penceritaan yang krusial dalam produksi film dokumenter, terutama untuk menyampaikan isu sosial kompleks seperti kesenjangan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas secara informatif dan transformatif. Gaya penceritaan ini menekankan pada pembangunan dunia tanpa konflik, pengembangan narasi melalui titik balik (twist), serta resolusi yang empatik guna menciptakan sebuah narasi yang menggugah dan mudah dipahami. Dalam film dokumenter, struktur Kishotenketsu bukan hanya berfungsi sebagai alur cerita, tetapi juga sebagai strategi komunikasi efektif untuk membangun empati dan mengubah perspektif audiens. Tujuan penulisan ini adalah untuk menjelaskan penerapan empat babak (Ki, Sho, Ten, dan Ketsu) dalam penyusunan naskah film dokumenter “Bandung Tanpa Batas”. Penciptaan karya ini mengacu pada teori struktur Kishotenketsu (McIntosh, 2023), konsep penceritaan dokumenter (Friedman et al., 2015), serta riset mengenai aksesibilitas di Bandung (Dawud et al., 2019). Metode penciptaan karya meliputi tahapan pra produksi, produksi, dan pasca produksi. Hasil karya menunjukkan bahwa babak Ki dan Sho berhasil membangun fondasi cerita dan narasi harapan secara terkendali. Sementara itu, babak Ten dan Ketsu mampu menghadirkan titik balik yang meruntuhkan asumsi audiens dan memberikan resolusi yang empatik untuk memperkuat keterikatan emosional terhadap pesan yang disampaikan. Pendekatan naratif tersebut menjadikan penceritaan isu sosial seperti aksesibilitas lebih berdampak dan menggugah, serta memperkuat film dokumenter sebagai bentuk advokasi yang efektif dan relevan secara sosial.
Perencanaan strategi media sosial akun Instagram @peopleattiket oleh PT. Global Tiket Network Syadhana, Jasmine Putri; Perbawasari, Susie; Hafiar, Hanny
Manajemen Komunikasi Vol 5, No 1 (2020): Accredited by Republic Indonesia Ministry of Research, Technology, and Higher Ed
Publisher : Faculty of Communication Sciences Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jmk.v5i1.27161

Abstract

Sifat keterhubungan yang dimiliki internet membuat segala opini dan pandangan yang dimiliki oleh para pemangku kepentingan dapat dibagi dengan mudahnya. Aksesibilitas tersebut menjadikan media sosial sebagai sarana bagi para publik perusahaan untuk menemukan berbagai opini dan tanggapan terkait satu produk atau layanan yang mereka miliki. Hal tersebut menciptakan tantangan bagi perusahaan khususnya dalam melakukan perencanaan strategi media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan mengenai perencanaan strategi media sosial menggunakan POST Method. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jenis data kualitatif yang berfokus untuk mengetahui proses perencanaan strategi media sosial akun Instagram @peopleattiket dalam menjadikan akun Instagram @peopleattiket sebagai sumber informasi akurat terkait informasi ketenagakerjaan perusahaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan; wawancara dengan lima informan, observasi, dan studi kepustakaan. Teknik validitas data menggunakan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa; tahap People diawali dengan melakukan segmentasi berdasarkan demografis dilanjutkan dengan kegiatan analisis minat publik internal dan eksternal; tahap Objective dilakukan dengan memilih nilai perusahaan sebagai aset untuk menyampaikan pesan baik secara online maupun offline; tahap Strategy diawali dengan pemilihan peran yang berasal dari internal perusahaan. Produksi konten diawali dengan riset, identifikasi masalah, kalibrasi, dan validasi. Adapun konten yang diproduksi merupakan konten khusus dan didominasi oleh hasil dokumentasi. Metode pengukuran dan pemantauan dengan Instagram Insight dan penggunaan aplikasi Social Bakers; Kombinasi teknologi yang dipilih pada tahap Technology; media sosial, e-mail dan career website.
Komunikasi interpersonal petugas pada survei sosial ekonomi nasional (SUSENAS) di Kabupaten Nias Mendrofa, Denuari; Damayani, Ninis Agustini; Perbawasari, Susie
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um022v8i12025p133-143

Abstract

Interpersonal communication of officers in the national socio-economic survey (SUSENAS) in Nias Regency This research aims to analyze the interpersonal communication conducted by officers or partners of the Central Bureau of Statistics (BPS) of Nias Regency in the implementation of the National Economic Survey in Nias Regency. This research emphasizes the importance of initial communication between officers and respondents, as well as the role of official attributes such as name tags and letters of assignment in building public trust and the use of local language. Using a qualitative approach, this research explored the experiences of survey officers and respondents to understand the challenges faced in data collection. The results showed that effective communication, including the use of appropriate local language and a local culture-based approach, greatly influenced the quality of data collected. Despite challenges such as respondent boredom and differences in social backgrounds, this study identified communication strategies that can increase respondent engagement. The findings are expected to provide recommendations for BPS Nias Regency to improve the effectiveness of the data collection process through better communication strategies so as to produce accurate and representative data for development planning in the Nias Regency area. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh petugas atau mitra Badan Pusat Stasistik (BPS) kabupaten Nias dalam pelaksanaan Survei Ekonomi Nasional (SUSENAS) di Kabupaten Nias. Penelitian ini mengedepankan pentingnya komunikasi awal antara petugas dan responden, serta peran atribut resmi seperti name tag dan surat tugas dalam membangun kepercayaan masyarakat serta pengunaan bahasa daearah. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali pengalaman petugas survey dan responden untuk memahami tantangan yang dihadapi dalam pengunpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif, termasuk pengunaan bahasa daearah yang sesuai dan pendekatan berbasis budaya lokal, sangat berpengaruh terhadap kualitas data yang dikumpulkan. Meskipun terdapat tentatangan seperti kejenuhan responden dan perbedaan latar belakang sosial, penelitian ini mengidentifikasi strategi komunikasi yang dapat meningkatkan keterlibatan responden. Temuan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi BPS Kabupaten Nias untuk meningkatkan efektivitas proses pengumpulan data melalui strategi komunikasi yang lebih baik, sehingga dapat menghasilkan data yang akurat dan representative bagi perencanaan pembangunan di daerah Kabupaten Nias.
Strategies for Herbal Knowledge Inheritance Through Non-Formal Education in Traditional Villages Susie Perbawasari; Priyo Subekti; Yugih Setyanto
Jurnal Komunikasi Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jk.v16i1.29048

Abstract

In the current context of globalization, the process of passing on traditional knowledge, particularly in relation to medicinal plant applications, faces significant hurdles. Kampung Adat Dangiang, facing this challenge, has initiated the establishment of Sekolah Adat as a non-formal education initiative aimed at the conservation and transmission of cultural and traditional knowledge to the next generation. This research investigates Sekolah Adat in Kampung Dangiang as an institution that plays an important role in knowledge preservation, where traditional healing principles and ritualistic practices are passed on across generations. Qualitative methodology, specifically case studies, was adopted in this research, providing a more narrative and exploratory approach to data collection. Through direct interaction, observation of daily rituals, and literature review, the research gathered information enriched by snowball sampling techniques from informants. The results reveal Sekolah Adat as an entity steeped in traditional values, functioning not only as an educational institution but as a living repository of medicinal plant knowledge and ritual practices. The Sekolah Adat introduces a unique pedagogical approach, combining lectures, demonstrations and practical applications, which overall enriches the spiritual existence of learners. The program creates a synergy between traditional herbal wisdom, modern chemical principles, and deep inner healing techniques. Although this integration of tradition and modernity poses challenges, especially in the aspect of scientific validation of ancestral practices, a strong commitment to the efficacy of traditional medicine, supported by generations of knowledge and anecdotes, continues to overcome such obstacles. In conclusion, Sekolah Adat Dangiang stands as a testament to the resilience of traditions that are able to adapt elegantly amidst the changing modern world. It signifies the importance of local wisdom in keeping cultural heritage alive and relevant amidst fast-changing global dynamics.
Enhancing Brand Loyalty: From Sensorial Experience to Affective Experience Nurul Izzah; Suwandi Sumartias; Susie Perbawasari
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 2 (2023): December 2023 - Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jkiski.v8i2.915

Abstract

This research discusses a café in Makassar city called Pyur For You café, which provides an exciting experience to its consumers. This research analyzes how brand loyalty can form through sensory experience and affective experience. This research is a qualitative case study with informants from Pyur For You café consumers selected randomly and met directly in the café area. This research involved three consumers who have come to the café repeatedly and recommended the café to their relatives. From the findings of this research, consumers of Pyur For You cafe have received a sensory experience in the cafe area through their sight, smell, taste, and hearing. After receiving a sensory experience, it successfully forms a compelling consumer experience. Sensory experience and affective experience then become variables that help to increase brand loyalty. However, its application can still be maximized again.
Communicating Taboos as Conservation Discourse: An Ethnographic Study in Kampung Kuta Subekti, Priyo; Hafiar, Hanny; Wada, Ibrahim; Perbawasari, Susie
Mediator: Jurnal Komunikasi Vol. 18 No. 2 (2025): Mediator: Jurnal Komunikasi (Sinta 2)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v18i2.7179

Abstract

Modernization and tourism pose significant threats to traditional ecological knowledge in many indigenous communities. This study aims to analyze the communication, preservation, and adaptation of pamali, the customary norms that protect Leuweung Gede (the Forbidden Forest) in Kampung Kuta, West Java, amid social and cultural changes. This research utilized a communication ethnography framework and Dell Hymes's SPEAKING paradigm (Setting, Participants, Ends, Act sequence, Key, Instrumentalities, Norms, Genre). It was conducted through participant observation, in-depth interviews with traditional leaders and residents, and document analysis of customary rules and ecotourism policies. The findings indicate that pamali remains an effective mechanism for forest conservation; however, younger generations increasingly interpret it through ecological and scientific perspectives rather than mystical or magical ones.. This shift shows that traditional taboos can evolve to remain relevant in the modern world, even whenchallenged by technology and tourism. The research enhances both academic discourse and practical application by demonstrating that traditional communication serves not only as cultural heritage but also as an effective ecological and social strategy that promotes community sustainability.
The Role of Reputation Management in Mitigating Environmental Damage and Restoring Trust Hilda Nurhidayati; Susie Perbawasari; Subekti Wirabhuana Priyadharma
Journal of Social Studies and Education Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jsse.v4i1.2911

Abstract

This study aims to critically examine the ecological reputation crisis following a landslide disaster and land-clearing activities, focusing on the failure of defensive reputation management, power asymmetries, and the development of an alternative reputation management model. This study employed a critical qualitative case study design, with data collected through direct observation, in-depth interviews, and document analysis. The findings indicate that defensive corporate reputation strategies were ineffective in restoring legitimacy due to regulatory violations, polarized digital discourse, and distorted communication practices. Furthermore, instrumental communication that disregarded the four validity claims of communicative action theory intensified public distrust and widened the gap between corporate interests and community expectations. In response, the study formulates an Open Sustainable Tourism-Based Reputation Management Model that integrates discourse ethics, inclusive deliberation, regulatory compliance, and ecological accountability. The model implies that sustainable reputation management requires organizations to move beyond defensive communication toward transparent, participatory, and ethically grounded engagement. These findings contribute to crisis communication and sustainable tourism management by providing an alternative framework for reconciling tourism investment, corporate legitimacy, public trust, and ecological sustainability.
Co-Authors Aang Koswara Aat Ruchiat Nugraha Aat Ruchiat Nugraha Aditya Krist Anadiwira Agus Rahmat agus rahmat Aini, Rizky Nur Alvin Ernesto Widjaya Arisona, Kerin Dea Aristya, Zahra Ashila Nafisaputri Aulia, Kharisma Auliana Gusfiani Awal, Brilliant Ayu Indra Wardhani Ayumi, Shereina Sarah Baruno, Agustiawan Djoko Brumadyadisty, Garry Centurion Priyatna Chindy Ayu Anggraini Chintia Melva Cahaya L. Tobing Cindy Lidya Damayanti, Ninis Agustini Deddy Mulyana Diah Fatma Sjoraida Dian Wardiana Dian Wardiana Sjuchro Dian Wardiana Sjuhro Dwi Masrina Elnovani Lusiana Elvinaro Ardianto Evi Novianti Evi Novianti Fajar Syuderajat Fatan Audi Havip Febrianti, Tantri Feliza Zubair Feliza Zubair Fujiyanti, Syalma Funny Mustikasari Elita FX. Ari Agung Prastowo Geuit Septiani Hanny Hafiar Hecka Athaya Shabrina Heru Ryanto Budiana Hilda Nurhidayati Iqbal Zuhri Fadillah Iriana Bakti IZZAH, NURUL Kokom Komariah Lukiati Komala Erdinaya Lusi Romaddyniah Sujana, Lusi Romaddyniah Maghfira Prima Grafitia Mayasari, Dhira Mendrofa, Denuari Nadya Annahl Vasha Najmi, Arnesa Aynun Nanda Mutiara Ulfah Netty Lisdiantini Nia Surya Amiati Ninis Agustini Damayani Nurul Izzah Nuryah Asri Sjafirah, Nuryah Asri Nuryah Asri Sjarifah, Nuryah Asri Priyo Subekti Priyo Subekti Priyo Subekti Putra, Johni Eka Raden A. Abdul Rasyiid Radjamin, Irzameingindra Putri Rahul Chauhan Renata Anisa Rheny Rheny Rizky Pratama Hajati Rulinawaty Rulinawaty Safira, Adelia Nabiila Sahira, Winda Syifa Samsurijzal Hasan Sarah Isabella Silaban Setyanto, Yugih Shany, Wildan Krisnarwanto Waranu Sinuraya, Sofia Subekti Wirabhuana Priyadharma Sufa, Siska Armawati Sultrayansa Sultrayansa Supriyatna, Asep Susanne Dida Suwandi Sumartias Syadhana, Jasmine Putri Syafia Afafi Syalina Syalina Syauqy Lukman Taufik, Edi Rahmat Tedjakumala, Ingrid Trie Damayanti Wada, Ibrahim Wawat Setiawati Wina Erwina Yanti Setianti Yemima, Hana Yuliyanti Sholihat Yustikasari, Yustikasari