Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Bias Kognitif Masyarakat Terhadap Informasi Hoax Tentang COVID-19 Tarwati, Kartika; Danismaya, Irawan; Safariyah, Erna
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.195 KB) | DOI: 10.33867/jka.v9i1.323

Abstract

nformasi yang diterima oleh masyarakat selama masa pandemi COVID-19 tidak selalu benar. Salah satu bentuk yang muncul pada saat menerima berita hoax adalah bias kognitif. Bias kognitif dipengaruhi oleh memori seseorang. Sehingga keputusan atau respon yang diberikan banyak bergantung pada pengetahuan, emosi, dan pengalaman. Terdapat lima jenis bias kognitif yang dibahas pada penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis jenis bias kognitif yang muncul pada masyarakat saat menerima informasi hoax mengenai COVID-19. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskripsi analisis. Tempat yang dipilih untuk dilakukannya penelitian ini adalah Kecamatan Lembursitu di Kota Sukabumi. Pada saat penelitian ini dilakukan, Kota Sukabumi sedang berada pada PPKM Level 4. Terdapat 396 responden yang telah dipilih menggunakan purposive sampling untuk menjawab 20 pertanyaan yang telah diberikan dalam bentuk google form. Hasil yang diperoleh adalah ada lima bias kognitif yang muncul. kelima jenis bias kognitif tersebut adalah neglecting probability, social proof, Dunning-Kruger bias,confirmation bias dan bandwagon effect. Kelimanya muncul pada responden dengan rentang usia 10-59 tahun. Sementara itu, hanya neglecting probability dan bandwagon effect yang muncul pada masyarakat dengan rentang usia 60-69. Kondisi tersebut dapat dipengaruhi oleh tingkat literasi dari masyarakat Lembursitu yang masih perlu ditingkatkan lagi dan juga penggunaan dari sosial media yang aktif. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Sukabumi dengan terus memberikan informasi terbaru dan akurat melalui sumber informasi yang mudah diakses masyarakat dan penguatan dibidang literasi bagi masyarakat
Pengaruh senam hipertensi terhadap kualitas tidur lansia Abidinsah, Zainal; Safariyah, Erna; Hasanah, Siti Mustagfirotul; Jannah, Ropiatul; Hamzah, Amir
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/y02yqa78

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi adalah penyakit yang tidak menular yang semakin umum terjadi. Pada lansia, hipertensi dapat mengakibatkan penurunan kualitas tidur, sehingga perlu ada usaha nonmedis untuk memperbaiki kualitas tidur, salah satunya melalui senam hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak senam hipertensi terhadap kualitas tidur lansia yang mengalami hipertensi.Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan pendekatan pre test dan post test pada satu kelompok. Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur kualitas tidur sebelum intervensi yang diberikan dalam bentuk video senam hipertensi, dengan intervensi dilakukan dua kali seminggu selama empat minggu, yang diakhiri dengan penilaian kualitas tidur ulang. Total populasi yang terlibat adalah 30 lansia dengan hipertensi. Analisis data memakai teknik Wilcoxon.Hasil: Hasil analisis data menunjukkan p-value sebesar 0,000<0,005, yang menunjukkan bahwa ada pengaruh senam hipertensi terhadap kualitas tidur pada individu dengan hipertens.Kesimpulan: senam hipertensi memberikan dampak positif terhadap kualitas tidur pada penderita hipertensi
Hubungan Pelaksanaan Patient Safety dengan Tingkat Kepuasan Pasien di Ruang Penyakit dalam RSUD Sekarwangi Kabupaten Sukabumi Raden Zuhra Aliyah Danial; Erna Safariyah; Mustopa Saeful Alamsyah
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v5i2.5649

Abstract

Patient safety is a key aspect in modern healthcare that has a significant impact on quality and patient satisfaction. This study aims to determine the relationship between the implementation of patient safety and the level of inpatient satisfaction in the Aisyah Room of Sekarwangi Hospital, Sukabumi Regency. The research design used was quantitative with a cross-sectional approach. A total of 91 inpatients were selected at random and asked to fill out a structured questionnaire. The results showed that 96.7% of patients rated the implementation of patient safety in the good category and 94.5% stated a high level of satisfaction. The results of statistical analysis using the Pearson Chi-Square test showed a significant relationship (p = 0.000) between patient safety implementation and patient satisfaction. This indicates that improving the quality of patient safety implementation can directly increase patient satisfaction during hospitalization. These findings emphasize the importance of consistent safety strategies and patient-centered nursing services. Hospitals are advised to continue to strengthen patient safety culture through regular training, a transparent incident reporting system, and oversight of standard operating procedures. In addition, management involvement in fostering a work climate that supports safety is needed. The use of information technology in safety reporting and monitoring can also speed up risk identification and follow-up. By prioritizing the principles of prudence and effective communication between medical personnel, the quality of service can be improved comprehensively. This study also implies that efforts to improve safety not only have an impact on reducing medical risks, but also on increasing patients' positive perceptions of hospital services. Periodic evaluations, patient education, and active involvement in medical decision-making are important factors in maintaining and improving the quality of safe, effective, and satisfactory health services.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Berbasis Pendekatan Health Belief Model (HBM) terhadap Peningkatan Motivasi Minum Obat pada Pasien TB Paru di Kelurahan Sindangsari St. Nurhaifa Alkhoiriyah; Erna Safariyah; Hendri Hadiyanto
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v6i1.6667

Abstract

Pulmonary tuberculosis remains a major public health problem, with medication non-adherence being a key challenge in achieving optimal treatment outcomes. Low motivation to take medication regularly increases the risk of treatment failure and drug resistance. This study aimed to analyze the effect of health education based on the Health Belief Model (HBM) on improving medication-taking motivation among pulmonary tuberculosis patients. A quantitative pre-experimental study with a one-group pretest–posttest design was conducted at Cikundul Public Health Center from October 2025 to January 2026. The study involved 15 pulmonary tuberculosis patients selected using total sampling. Data were collected using a validated and reliable motivation questionnaire administered before and after HBM-based health education. Data analysis included univariate analysis and bivariate analysis using the Wilcoxon Signed Rank Test. The results showed a significant increase in patients’ motivation to take medication after the intervention, with all respondents reaching a good motivation level in the posttest. Statistical analysis revealed a significant difference between pretest and posttest motivation scores (p < 0.001). These findings indicate that HBM-based health education has a significant positive effect on improving medication-taking motivation among pulmonary tuberculosis patients. The study implies that integrating HBM-based educational interventions into routine tuberculosis care may enhance treatment adherence and support the success of tuberculosis control programs.
Edukasi Berbasis Video terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Kateterisasi Jantung Handayani, Eneng Hilda; Danismaya, Irawan; Safariyah, Erna; Basri, Burhanuddin
Journal of Telenursing (JOTING) Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/vhvcqs95

Abstract

This study aimed to determine the effect of video-based education on anxiety levels among patients undergoing pre-cardiac catheterization. The research employed a pre-experimental one-group pretest–posttest design and data were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test, which is commonly used to compare paired pretest–posttest data in similar intervention studies. The findings indicated a statistically significant difference in anxiety levels before and after the provision of video-based education (p-value 0,000). In conclusion, video-based education was associated with a reduction in anxiety levels among patients scheduled for cardiac catheterization   Keywords: Anxiety, Cardiac Catheterization, Education, Video
Analisis Hubungan Kecepatan Pemberian Cairan dengan Perubahan Kondisi Hemodinamik pada Pasien Dengue Nabila, Nazia; Safariyah, Erna; Hamzah, Amir; Abidinsah, Zainal
Journal of Telenursing (JOTING) Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/mv6tvz46

Abstract

This study aims to analyze the relationship between fluid administration speed and hemodynamic changes in dengue patients in the Emergency Department (ED). The method used was quantitative with a correlational design and a cross-sectional approach. The study subjects were 20 dengue patients selected through purposive sampling. Data analysis used the Chi-Square statistical test to examine the relationship between variables. The study demonstrated that "Fast" and "Medium" fluid administration speeds stabilized hemodynamics in 100% of dengue patients, while "Slow" fluid administration caused instability in 85.7% of patients (p-value 0.000). In conclusion, there is a relationship between fluid administration speed and hemodynamic changes in dengue patients in the ED of a private hospital in Tangerang.   Keywords: Dengue, Hemodynamics, Fluid Administration Speed
Efektivitas Edukasi Berbasis Video terhadap Pengetahuan Pengemudi Ojek Online tentang Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Sukabumi Muhammad Chandra Syahputra; Burhanuddin Basri; Erna Safariyah; Egi Mulyadi
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24145

Abstract

ABSTRACT Traffic accidents remain a major cause of injury and death in Indonesia, including Sukabumi City. Online motorcycle taxi drivers have high mobility and are frequently present at accident scenes, making them potential first responders; however, their knowledge of first aid in traffic accidents remains limited. Video-based education is considered an effective learning medium because it integrates visual and auditory information. This study aimed to examine the effectiveness of video-based education on the knowledge of online motorcycle taxi drivers regarding first aid in traffic accidents in Sukabumi City. A quantitative quasi-experimental study with a nonequivalent control group design was conducted involving 32 respondents selected through purposive sampling and divided equally into experimental and control groups. Data were collected using a 30-item knowledge questionnaire based on a Guttman scale and analyzed using Paired Samples Test and Independent Samples Test. The results showed a significantly greater improvement in knowledge among respondents who received video-based education compared to the control group (p 0.05). These findings indicate that video-based education is effective in improving first aid knowledge among online motorcycle taxi drivers. Therefore, video-based education is recommended as a routine training method to enhance preparedness and first aid skills in the field. Keywords: Video-Based Education, Knowledge, Online Motorcycle Taxi Drivers, First Aid, Traffic Accidents.  ABSTRAK Kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyebab utama cedera dan kematian di Indonesia, termasuk di Kota Sukabumi. Pengemudi ojek online memiliki mobilitas yang tinggi dan sering berada di lokasi kejadian kecelakaan, sehingga berpotensi menjadi penolong pertama. Namun demikian, tingkat pengetahuan pengemudi ojek online mengenai pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas masih terbatas. Edukasi berbasis video dianggap sebagai media pembelajaran yang efektif karena mampu mengintegrasikan informasi visual dan auditori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi berbasis video terhadap tingkat pengetahuan pengemudi ojek online mengenai pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas di Kota Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen nonequivalent control group, melibatkan 32 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan dibagi secara seimbang ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan yang terdiri dari 30 pernyataan dengan skala Guttman dan dianalisis menggunakan uji Paired Samples Test dan Independent Samples Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang secara signifikan lebih tinggi pada responden yang menerima edukasi berbasis video dibandingkan dengan kelompok kontrol (p 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis video efektif dalam meningkatkan pengetahuan pengemudi ojek online mengenai pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, edukasi berbasis video direkomendasikan sebagai metode pelatihan rutin untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan keterampilan pertolongan pertama di lapangan. Kata Kunci: Edukasi Berbasis Video, Pengetahuan, Pengemudi Ojek Online, Pertolongan Pertama, Kecelakaan Lalu Lintas.
Hubungan Pengetahuan Pasien tentang Perawatan Luka Post Sectio Caesaria dengan Kejadian Infeksi Daerah Operasi (IDO) Pada Pasien Sectio Caesaria di RSUD Jampangkulon Provinsi Jawa Barat Desti Oktaviani; Irwan Danismaya; Burhanuddin Basri; Erna Safariyah
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i10.20654

Abstract

ABSTRACT Surgical Site Infections (SSI) are among the most common complications following surgical procedures, including caesarean sections (CS), potentially increasing morbidity rates and length of hospital stay. Patients' knowledge regarding postoperative wound care is a crucial factor in preventing SSI. This study aimed to determine the relationship between patients' knowledge about post-CS wound care and the incidence of SSI at RSUD Jampangkulon. A quantitative research method with a cross-sectional design was used. The sample consisted of 87 respondents selected through accidental sampling. Data were collected using questionnaires and observation sheets and analyzed using the Fisher Exact test. The results showed that most respondents had good knowledge (65.5%) and the majority did not experience SSI (75.9%). A significant relationship was found between knowledge level and the incidence of SSI (p-value = 0.000). The study concludes that better patient knowledge about post-CS wound care is associated with a lower risk of developing surgical site infections. Keywords: Knowledge, Wound Care, Caesarean Section, Surgical Site Infection  ABSTRAK Infeksi Daerah Operasi (IDO) merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pasca tindakan bedah termasuk sectio caesaria (SC) dan dapat meningkatkan angka morbiditas serta memperpanjang hari rawat inap. Pengetahuan pasien mengenai perawatan luka post operasi menjadi faktor penting dalam mencegah IDO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan pasien tentang perawatan luka post sectio caesaria dengan kejadian infeksi daerah operasi di RSUD Jampangkulon. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 87 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (65,5%) dan mayoritas tidak mengalami IDO (75,9%). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian IDO (p-value = 0,000). Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin baik pengetahuan pasien tentang perawatan luka post SC, semakin rendah risiko terjadinya infeksi daerah operasi. Kata Kunci: Pengetahuan, Perawatan Luka, Sectio Caesaria, Infeksi Daerah Operasi
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Pasien yang Menjalani Program Perawatan Hemodialisis di RSUD Jampangkulon Heri Priatna; Irawan Danismaya; Erna Safariyah; Amir Hamzah
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i10.20656

Abstract

ABSTRACT Patients undergoing hemodialysis require high adherence to schedules, diet, fluid restrictions, and medications. Family support is considered a crucial factor in enhancing patients' adherence to this therapy, which in turn can improve their quality of life and extend life expectancy. This study aims to determine the relationship between family support and patient adherence to hemodialysis treatment at RSUD Jampangkulon. This study used a quantitative design with a cross-sectional approach, involving 30 patients undergoing regular hemodialysis at RSUD Jampangkulon. Data were collected through closed-ended questionnaires on family support and patient adherence, and analyzed using the Chi-Square test. The results show that the majority of patients (76.7%) received good family support, and most patients (76.7%) were also highly adherent to hemodialysis treatment. The Chi-Square statistical test revealed a significant relationship between family support and patient adherence (p-value = 0.001). This indicates that patients who receive family support tend to be more adherent to hemodialysis treatment compared to those without such support. Based on these findings, it is recommended that hospitals enhance educational programs for patients' families to strengthen the role of family support in hemodialysis therapy, in order to improve patient adherence to the prescribed treatment. Keywords: Family Support, Adherence, Hemodialysis, Chronic Kidney Disease Patients  ABSTRAK Pasien yang menjalani terapi hemodialisis memerlukan kepatuhan yang tinggi terhadap jadwal, diet, pembatasan cairan, dan pengobatan. Dukungan keluarga dianggap memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien terhadap terapi ini, yang pada gilirannya dapat memperbaiki kualitas hidup dan memperpanjang usia harapan hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien yang menjalani program perawatan hemodialisis di RSUD Jampangkulon. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan melibatkan 30 pasien yang menjalani terapi hemodialisis secara rutin di RSUD Jampangkulon. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup mengenai dukungan keluarga dan kepatuhan pasien, yang kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien (76,7%) mendapatkan dukungan keluarga yang baik, dan mayoritas pasien (76,7%) juga menunjukkan kepatuhan yang baik dalam menjalani terapi hemodialisis. Uji statistik Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien (p-value = 0,001). Hal ini menandakan bahwa pasien yang mendapat dukungan keluarga cenderung lebih patuh dalam menjalani terapi hemodialisis dibandingkan mereka yang tidak mendapatkan dukungan tersebut. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pihak rumah sakit meningkatkan program edukasi bagi keluarga pasien untuk memperkuat peran dukungan keluarga dalam terapi hemodialisis, guna meningkatkan kepatuhan pasien terhadap perawatan yang diberikan. Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Kepatuhan, Hemodialisis, Pasien Gagal Ginjal Kronik
Pengaruh Edukasi Berbasis E-Booklet terhadap Manajemen Perawatan Diri pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di RSI Assyifa Mila Nirmalasari; Erna Safariyah; Burhanuddin Basri; Azhar Zulkarnain Alamsyah
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i4.24683

Abstract

ABSTRACT Patients with Type 2 Diabetes Mellitus require optimal self-care management abilities to prevent long-term complications and maintain their quality of life. However, preliminary findings at RSI Assyifa indicated that several patients were not yet able to perform self-care consistently, particularly in regulating diet, monitoring blood glucose levels, engaging in physical activity, adhering to medication therapy, and performing foot care. This study aimed to determine the effect of e-booklet–based education on self-care management among patients with Type 2 Diabetes Mellitus at RSI Assyifa Sukabumi. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using a pretest-posttest control group model, involving 36 respondents divided into an intervention group (n = 18) and a control group (n = 18), selected through purposive sampling. The research instrument used was the Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA). The Kolmogorov-Smirnov normality test indicated that all data were not normally distributed (p = 0.001). The Wilcoxon test showed a significant difference in self-care management between the intervention and control groups after the e-booklet–based education was provided (p = 0.001), with a mean rank of 26.14 for the intervention group and 10.86 for the control group. These findings demonstrate that e-booklet–based education is effective in improving self-care management among patients with Type 2 Diabetes Mellitus. Structured, clear, and easily accessible digital educational media help enhance patients’ understanding and independence in managing chronic conditions. Keywords: E-Booklet–Based Education, Self-Care Management, Type 2 Diabetes Mellitus, SDSCA.  ABSTRAK Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 memerlukan kemampuan manajemen perawatan diri yang optimal untuk mencegah komplikasi jangka panjang dan mempertahankan kualitas hidup. Namun, hasil studi pendahuluan di RSI Assyifa menunjukkan bahwa sebagian pasien belum mampu melakukan perawatan diri secara konsisten, terutama dalam hal pengaturan pola makan, pemantauan gula darah, aktivitas fisik, kepatuhan obat, dan perawatan kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi berbasis e-booklet terhadap manajemen perawatan diri pada pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di RSI Assyifa Sukabumi. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan model pretest-posttest control group design, melibatkan 36 responden yang terbagi menjadi kelompok intervensi (n = 18) dan kelompok kontrol (n = 18), dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA). Hasil uji normalitas Kolmogorov-Smirnov menunjukkan bahwa seluruh data berdistribusi tidak normal (p = 0,001). Analisis Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan manajemen perawatan diri antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah edukasi berbasis e-booklet diberikan (p = 0,001), dengan mean rank kelompok intervensi sebesar 26,14 dan kelompok kontrol 10,86. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis e-booklet efektif dalam meningkatkan manajemen perawatan diri pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. Media edukasi digital yang terstruktur, jelas, dan mudah diakses membantu meningkatkan pemahaman dan kemandirian pasien dalam pengelolaan penyakit kronis. Kata Kunci: Edukasi Berbasis E-Booklet, Manajemen Perawatan Diri, Diabetes Mellitus Tipe 2, SDSCA.
Co-Authors Abdul Kosim, Abdul Abidinsah, Zainal Abinisah, Zainal Alamsyah, Azhar Zulkarnain Alamsyah, Mustopa Saepul Amir Hamzah Amir Hamzah Amir Hamzah Amir, Mayasyanti Dewi Andriyani, Siti Um Um Anggiani, Sarah Anggun Fajar Ramadhani Arfatul Makiyah Arfatul Makiyah Asmarawanti, Asmarawanti Atoilah, Moh Maskur Fuad Azhar Zulkarnain Alamsyah Azhar, Willy Abiyyu Budhiana, Johan Burhanuddin Basri Dayana, Resti Dwi Desti Oktaviani Dhinny Novryanthi Dian Andriani, Dian Egi Mulyadi Eneng Azizaturrahmy Aziza Eriza, Eriza Ernawati Hamidah Fathia Frazna Az-Zahra Fitriani, Rani Hadi Abdillah Handayani, Eneng Hilda Hasanah, Siti Mustagfirotul Hendar Hendar, Hendar Hendri Hadiyanto Henri Setiawan Heri Priatna Hidayat, Rini Alamsyah Hikmat Pramajati I Gusti Bagus Wiksuana Ilham Muhfi Irawan Danismaya Irwan Danismaya Jannah, Ropiatul Kartika Tarwati Liawati, Nunung Lidiyawati, Herlina Mareta Herdiyani Mila Nirmalasari Muhammad Chandra Syahputra Mulya, Sandef Gesa Mulyadi, Egi Mustopa Saeful Alamsyah Mustopa Saepul Alamsah Nabila, Nazia Nadia Nurdinilah Novitriawati, Anita Nurahmawati, Ariani Oktaviana, Marcella Permana, Restu Gede Purnairawan, Yosep Puspitasari, Dwi Anggraeni Raden Zuhra Aliyah Danial Rahayu, Rita Ramdhani, Suci Ria Andriani Ria Andriani Rini Anggraeni Risma Sri Mulyati Saepul Alamsah, Mustopa Sagita, Aqila Nur Salsabilla, Nadya Setiadi, Diding Kelana Siti Salsa Antik Maretna Sopiah, Popi SRI KURNIA DEWI St. Nurhaifa Alkhoiriyah Sukaesih, Nunung Siti Sulaeman, Muhammad Fauzi Teten Tresnawan Tri Utami Tsurayya, Shafa Aghniya Ulfa, Siti Waluya, Ady Widianty, Devia Yeni Yulianti