Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan inovasi produk pangan pembuatan wingko jagung bagi kelompok PKK Kelurahan Gunung Anyar Surabaya Jariyah Jariyah; Isna Nugraha; Hadi Munarko; Lanang Adnanta Irasyddin; Karina Chandra Kurniawan; Bryan Reinaldo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38880

Abstract

Abstrak Potensi melimpahnya jagung di Indonesia yang belum dimanfaatkan secara optimal sebagai bahan baku produk pangan olahan menjadi latar belakang diadakannya kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan anggota kelompok PKK Kelurahan Gunung Anyar, Surabaya, dalam mengolah hasil pertanian lokal menjadi produk inovatif bernilai ekonomi melalui pelatihan pembuatan Wingko Jagung sebagai bentuk inovasi produk pangan. Program ini diikuti oleh 30 peserta dan dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan pelatihan, evaluasi hasil, serta pembinaan dan keberlanjutan program. Metode pelatihan meliputi penyampaian teori mengenai konsep Intermediate Moisture Food (IMF), praktik langsung pembuatan Wingko Jagung, serta evaluasi peningkatan pengetahuan peserta melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan tingkat pemahaman peserta meningkat signifikan, dari 4,32% sebelum pelatihan hingga 94,60% setelah pelatihan. Analisis bahan baku menunjukkan bahwa formulasi tepung jagung, tepung ketan, dan tapioka menghasilkan Wingko Jagung dengan tekstur dan cita rasa yang sesuai dengan standar mutu pangan semi basah. Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan keterampilan, kemandirian ekonomi, serta pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan. Kata kunci: inovasi produk pangan; pelatihan; pengabdian masyarakat; PKK; wingko jagung. Abstract The abundant potential of corn in Indonesia, which has not been optimally utilized as a raw material for processed food products, served as the background for this community service activity. This activity aims to enhance the skills and knowledge of the PKK women’s group in Gunung Anyar Subdistrict, Surabaya, in processing local agricultural products into innovative and economically valuable products through training on making Wingko Jagung as a form of food product innovation. The program was attended by 30 participants and implemented through four main stages, namely preparation, training implementation, evaluation of results, and program sustainability. The training method included theoretical sessions on the concept of Intermediate Moisture Food (IMF), hands-on practice in making Wingko Jagung, and evaluation of participants’ knowledge improvement through pre-test and post-test. The evaluation results showed a significant increase in participants’ understanding, from 4.32% before training to 94.60% after training. The analysis of raw materials indicated that the formulation of corn flour, glutinous rice flour, and tapioca produced Wingko Jagung with texture and flavor that met semi-moist food quality standards. This community service activity had a positive impact on improving skills, economic independence, and the sustainable utilization of local resources. Keywords: community service; food product innovation; PKK; wingko jagung; training.
Pelatihan pemberdayaan masyarakat melalui produksi teh daun mangrove sebagai minuman herbal bernilai ekonomi di UPTD Kebun Raya Mangrove Surabaya Nur Rahmawati; Yekti Condro Winursito; Aulia Dewi Fatikasari; Rehan Zufar Ayubi; Isna Nugraha
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38874

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di UPTD Kebun Raya Mangrove Surabaya dengan tujuan meningkatkan pemanfaatan daun mangrove sebagai bahan baku teh herbal bernilai ekonomi. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung kepada masyarakat pesisir. Materi yang diberikan meliputi teknik pengolahan dan pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan, ditunjukkan dari peningkatan jawaban “Ya” sebesar 28% pada pre-test menjadi 93% pada post-test. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang usaha baru serta meningkatkan kesadaran terhadap konservasi lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam penguatan ekonomi lokal dan pelestarian ekosistem mangrove. Kata kunci: daun mangrove; minuman herbal; pengabdian masyarakat; teh mangrove. AbstractThis community service activity was conducted at the Mangrove Botanical Garden UPTD Surabaya to enhance the utilization of mangrove leaves as raw materials for herbal tea with economic value. The activity involved training, mentoring, and hands-on practice for coastal communities, covering processing techniques and digital marketing strategies. The results showed a significant increase in participants’ knowledge, indicated by the rise in “Yes” responses from 28% in the pre-test to 93% in the post-test. This demonstrates that the training was effective in improving knowledge and skills. In addition, the activity created new business opportunities and increased awareness of environmental conservation. Therefore, this activity contributes to strengthening the local economy and supporting sustainable mangrove ecosystem preservation. Keywords: community service; herbal beverage; mangrove leaves; mangrove tea.
Co-Authors Achmad Gufron Adinda Laksmi Pratiwi Ahmad Bayu Laksono Amelia Ramadhani Ardysti Apridio Faiz An Nabil Ario Adityawarman Aulia Dewi Fatikasari Aussie Amalia Bekti Nugrahadi Bryan Reinaldo Caecilia Pujiastuti Dwi Qomariah Arifin Dwi Sukma Donoriyanto Endang Pudji Widjajati Ernawati, Dira Farida Pulansari Farida Pulansari Farida Pulansari Firza Ramadhan Friska Aryanti Friska Aryanti Gadis Elvira Amanda Gilang Ramadhan Hadi Munarko Hafid Syaifullah Handy Natan Permana Indriastiningsih, Erna Jafni Fara Zahirah Jariyah Joumil Aidil Saifuddin Joumil Aidil Saifuddin Kabul Fadilah Karina Chandra Kurniawan Lanang Adnanta Irasyddin Mega Cattleya PA Islami Mega Cattleya Prameswari Anissa Islami MT Safirin Muhammad Abdus Salam Jawwad Muhammad Naufal Nazhif Muhammad Riza Pahlevi Nafa Artha Cahaya Mulia Nasyita Vivi Amalia Nico Aliffian Vollytanio Putra Ningsih, Gita Wahyu Nisa', Syadzadhiya Qothrunada Zakiyayasin Novembrianto, Rizka Nur Aini Fauziyah Nur Rahmawati Praditya Sigit Ardisty Sitogasa Raden Kokoh Haryo Putro Ramadana Esa Kuswara Rayhan Fatur Maulana Rehan Zufar Ayubi Restu Hikmah Ayu Murti Reva Edra Nugraha Rizqi Novita Sari Rizqi Novita Sari Rizqi Novita Sari Rizqi Novita Sari Rochmoeljati Rochmoeljati Rr. Rochmoeljati Rusindianto Rusindiyanto Shaffa Arindra Tuffahati Sinta Dewi Sinta Dewi Sinyi Retno Mayasi Sumiati Sumiati Sunardi Sunardi Tasya Ambar Aimia Thineza Ardea Pramesti Tivani Nava Arier Tivani Nava Arier Yekti Condro Winursito Yekti Condro Winursito Yustina Ngatilah