Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN STRATEGI PEMASARAN 7P DI KEBUN BENIH TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA (KBTPH) KLEDUNG KABUPATEN TEMANGGUNG JAWA TENGAH Hasanah, Uswatun; Windani, Isna; Sugiyarto, Sugiyarto; Erny, Erny
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i2.1951

Abstract

Strategi pemasaran merupakan salah satu alat untuk mencapai tujuan jangka panjang perusahaan. KBTPH Kledung Temanggung sebagai perusahaan yang mempunyai visi dan misi sudah seharusnya merumuskan strategi pemasaran yang tepat. KBTPH Kledung Temanggung merupakan kebun benih kentang yang dikelola Dinas Pertanian Jawa Tengah. Kebun benih ini berlokasi di Desa Kledung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. Kegiatan usaha yang dilakukan oleh KBTPH Kledung Temanggung meliputi penyediaan sarana produksi, budidaya, hingga pemasaran benih kentang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa: 1) penerapan strategi pemasaran 7P Benih kentang di KB TPH Kledung. 2) penerapan strategi pemasaran 7P yang paling efektif di KB TPH Kledung. 3) kendala – kendala dalam penerapan strategi pemasaran 7P di KB TPH Kledung. Metode dasar penelitian adalah dengan teknik survey. Menggunakan kuesioner sebagai alat wawancara dan metode hasil deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang didapatkan adalah 1) Kebijakan pemasaran yang digunakan oleh KBTPH Kledung yaitu Penerapan Strategi Pemasaran 7P yang terdiri dari kebijakan produk, kebijakan harga, kebijakan lokasi, kebijakan promosi, kebijakan orang, kebijakan sarana fisik dan kebijkan proses. 2) strategi pemasaran yang paling efektif pada penerapan strategi pemasaran 7P yaitu, strategi produk, produk benih kentang yang ada di KB TPH memiliki kualitas yang unggul dan jelas turunan induknya dan sudah bersertifikasi.. 3) kendala yang dihadapi adalah hama dan penyakit benih kentang, curah hujan tinggi, masih terbatas dalam pengelolaan pemasaran digital, sarpras bangunan yang kurang terawat.