Claim Missing Document
Check
Articles

Penilaian Faktor Penerimaan Teknologi Blended learning di PTIIK Universitas Brawijaya dengan Metode Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) Pradana, Fajar; Rachmadi, Aditya; Bachtiar, Fitra A.
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 1: April 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (805.774 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201521130

Abstract

AbstrakBlended learning adalah kolaborasi atau kombinasi antara pembelajaran tradisional (pembelajaran dengan tatap muka secara langsung) dan pembelajaran menggunakan teknologi atau e-learning. Universitas Brawijaya sebagai penyelenggara pendidikan tinggi juga telah memfasilitasi penggunaan teknologi untuk blended learning. Namun pada penerapan blended learning masih terdapat beberapa permasalahan Pada penelitian ini digunakan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) sehingga mampu menutupi kekurangan dari penelitian sebelumnya. Faktor-faktor yang dapat diidentifikasi dengan UTAUT diwakili 2 faktor yaitu perilaku penggunaan (Use Behavior) serta perilaku keinginan dalam menggunakan sistem (Behavioral Intention). Masing-masing dari kedua faktor ini dipengaruhi oleh 4 faktor yaitu harapan kinerja sistem (performance expectancy), harapan usaha yang dikeluarkan untuk mengoperasikan sistem (Effort Expectancy), pengaruh sosial (Social Influence) serta kondisi fasilitas yang mendukung operasional sistem (Facilitating Conditions). Sedang 4 faktor ini ditentukan oleh gender, umur, pengalaman dalam menggunakan sistem kesukarelaan penggunaan sistem dari pengguna. Dengan  menggunakan  UTAUT ternyata  didapatkan  hasil  evaluasi bahwa faktor-faktor yang memiliki pengaruh terhadap penggunaan sistem blended learning  di PTIIK adalah H1 : Variabel-variabel PU, JF, RF, EA dan OE tidak berpengaruh terhadap variabel AT, H2 : Variabel-variabel PeoU berkontribusi terhadap variabel AT, H3 : SN, SF dan I tidak berkontribusi terhadap variabel AT, H4 : Variabel-variabel PBC/PB berkontribusi terhadap variabel IM, dan H5 : Variable AT mempengaruhi IM.Kata kunci: Blended Learning,UTAUT, Universitas BrawijayaAbstractBlended learning is a collaboration or a combination of traditional learning (learning by direct face to face) and learning to use the technology or e-learning. UB as a provider of higher education has also facilitated the use of technology for blended learning. However, on the application of blended learning there are still some problems in this research used the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) so as to cover the lack of previous studies. Factors that can be identified by UTAUT represented by two factors, namely the usage behavior (Behavior Use) as well as the desire to use the system behavior (Behavioral Intention). Each of these two factors is influenced by four factors: the expectations of system performance (performance expectancy), the hope of effort expended to operate the system (Effort Expectancy), social influence (Social Influence) and the condition of the facilities that support the operation of the system (Facilitating Conditions). 4 of these factors being determined by gender, age, experience in using the voluntary system of use of the system from the user. By using UTAUT it was found on the evaluation that the factors that have an influence on the use of a system of blended learning in PTIIK is H1: Variables PU, JF, RF, EA and OE does not affect the variable AT, H2: Variables PEOU contribute to AT variables, H3: SN, SF and I do not contribute to the variable AT, H4: Variables PBC / PB contribute to variable IM, and H5: Variable AT affect IMKeywords: Blended Learning,UTAUT, Brawijaya University
Pengembangan Fitur E-Matur dengan V-Model sebagai Alat Pengaduan Publik untuk Website Badan Kepegawaian Negara Herlambang, Admaja Dwi; Rachmadi, Aditya; Utami, Kartika; Hakim, Rahmana Ilmi; Rohmah, Nurur
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 5: Oktober 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2881.262 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019651319

Abstract

Bagian Informasi Kepegawaian dan Komunikasi merupakan sebuah divisi yang ada pada Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara Surabaya. Layanan pengaduan publik oleh Bagian Informasi Kepegawaian dan Komunikasi melalui website memerlukan fitur pengelolaan. Penelitian pengembangan ini menggunakan metode V-Model. Proses pengujian yang dilakukan meliputi unit testing, integration testing, system testing, dan acceptance testing. Unit testing dilakukan dengan basis path testing dan menghasilkan 4 independent path dari perhitungan cyclomatic complexity pada kasus uji unit addPIC. Integration testing pada kasus uji fungsi addPIC dari class controller admController dengan fungsi insertPIC dari class model admModel menunjukkan hasil valid. System testing dilakukan terhadap 28 fungsi pada sistem, yang menunjukkan hasil valid. Acceptance testing dilakukan terhadap stakeholder atau user menggunakan black box testing menunjukkan hasil bahwa stakeholder menerima fungsi dalam sistem yang dibuat dan telah sesuai dengan kebutuhan fungsional pada dokumen elisitasi kebutuhan sistem. AbstractStaff Information and Communication Division is one of division in State Staffing Agency Regional Office II Surabaya. Public complaint service handled by Staff Information and Communication Division through website require management features. This development research used V-Model method. The testing process includes unit testing, integration testing, system testing, and acceptance testing. Unit testing used the base path testing that produces 4 independent paths from the calculation of cyclomatic complexity in the addPIC unit test case. Integration testing in the test case of the addPIC function from controller class admController with the insertPIC function from model class admModel shows valid results. System testing performed on the 28 system functions show a valid result. Acceptance testing conducted against stakeholders or users using black box testing indicates that the stakeholders have received the system functions and had been in accordance with the functional requirements that exist in the document elicitation system requirements.
Evaluasi Berbasis Kriteria untuk Kesusksesan Implementasi Sistem Informasi Kesehatan Berdasarkan Delone and Mclean Model Herlambang, Admaja Dwi; Wijoyo, Satrio Hadi; Rachmadi, Aditya; Alimah, Cindy Felita Nur
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 3: Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2700.64 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019631321

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi kesuksesan implementasi sistem informasi kesehatan (Homedika.com). Pengukuran dilakukan berdasarkan DeLone & McLean Model. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah lolos uji validitas dan reliabilitas. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling dan data dianalisis dengan statistik jenis deskriptif. Hasil analisis kesuksesan pada variabel system quality, information quality, service quality, user satisfaction, dan net benefits masuk ke dalam kategori Tinggi, dan variabel use masuk ke dalam kategori Cukup Tinggi. Kesuksesan implementasi sistem informasi kesehatan dapat ditingkatkan dengan cara melakukan perbaika pada variabel use dengan indikator frequency of use.AbstractThe study aims to evaluate the success of health information systems (Homedika.com) implementation. Measurements are carried out based on DeLone & McLean Model. Data collection was done through  questionnaire that had passed the validity and reliability test. The research sample consisted of 30 respondents who were selected using purposive sampling technique and ata were analyzed using descriptive statistics formula. The results of success analysis in the system quality, information quality, service quality, user satisfaction, and net benefits variable categorized as High, and use variable categorized as Quite High. The success of the implementation of health information systems can be improved by improving the use variable with frequency of use indicator.
V- Model untuk Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Ruang Rapat Herlambang, Admaja Dwi; Rachmadi, Aditya; Rahmatika, Azri Putri; Utami, Dinar Indah Dwi; Hapsari, Safira Widya
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 2: April 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2020721893

Abstract

Pengelolaan peminjaman ruangan yang baik, dapat memberikan informasi yang dapat diakses secara real-time sehingga akan mempermudah pengguna untuk mengetahui informasi yang tersedia perihal ketersediaan ruangan.Pemindahan jadwal secara mendadak karena kesalahan informasi ruangan mengakibatkan terjadinya bentrok dengan jadwal lain. Kesalahan informasi menyebabkan agenda yang telah direncanakan sebelumnya tertunda. Solusi dari permasalahan peminjaman ruang pertemuan adalah penyebaran informasi secara real-time dan dapat diakses oleh tiap pengguna. Sistem berbasis web dibutuhkan untuk dapat memberikan informasi peminjaman secara real-time sehingga kesalahan informasi dapat diperkecil. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perencangan dan pembangunan sistem berbasis web untuk mengelola peminjaman ruangan. Model pembangunan aplikasi yang digunakan adalah V-Model dengan pendekatan terstruktur. V-Model meliputi aktivitas spesifikasi kebutuhan, architectural design, component design, implementasi kode hingga pengujian. Basis Path Testing menghasilkan dua puluh kasus uji yang seleuruhnya telah teruji dengan baik. Hasil uji dari Validation Testing menunjukan hasil yang valid yang telah dilakukan kepada tujuh fungsi yang dimiliki oleh sistem. AbstractAn organization needs good meeting room booking management that could be accessed in real-time. Convenient access for meeting room information will make searching activities for the meeting room availability in an organization easier. The sudden change in schedule due to misinformation resulted in a conflict with another schedule. Incorrect information can make a previously planned agenda to be delayed. The solution of meeting room booking management problems is to provide all departments in the organization with real-time information about the room that had been booked. Using the website as a means for disseminating room information can make incorrect information to be eliminated. This study aims to design and build a room booking management website to help the organization manage its room information. V-Model development used as a model to build the meeting room booking management website. In this study, V-Model is used with structural system design method. The V-Model included the requirements specification, architectural design, component design, code implementation to testing. The Basis Path Testing provided twenty test cases which had been thoroughly tested. Test results from Validation Testing showed valid results that have been tested on the seven functions owned by the system.
Analisis Pengaruh Faktor Teknologi, Organisasi, dan Manusia Terhadap Kesuksesan Penerapan E-voting System pada Aspek Penggunaan Sistem, Kepuasan Pengguna, dan Manfaat (Studi Kasus Pemilihan Mahasiswa Raya Universitas Brawijaya) Mubarok, Muhammad Rosyid; Rachmadi, Aditya; Wijoyo, Satrio Hadi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 5: Oktober 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022954610

Abstract

Penggunaan teknologi informasi di Universitas Brawijaya telah menerapkan sistem e-voting Pemilihan Mahasiswa Raya Universitas Brawijaya (PEMIRA UB) sejak tahun 2015. PEMIRA UB merupakan sarana bagi mahasiswa dalam pembelajaran berdemokrasi di lingkungan kampus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi aspek kepuasan pengguna, penggunaan sistem dan manfaat guna mengetahui keberhasilan dari penerapan sistem e-voting PEMIRA UB. Model penelitian ini menggunakan tujuh variabel model Human, Organization, and Technology-Fit (HOT-Fit) yang dimodifikasi. Metote pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menyebar kuisioner online. Sampel yang digunakan dalam peneltian ini berjumlah 108. Data responden yang sudah terkumpul dilakukan uji validitas dan realibilitas terlebih dahulu sebelum dilakukan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Metode analisis data penelitian menggunakan Structural Equation Model (SEM) dengan bantuan program SMART-PLS. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan kualitas layanan berpengaruh secara signifikan terhadap aspek Penggunaan Sistem. Kualitas sistem, informasi, dan layanan berpengaruh secara signifikan terhadap aspek Kepuasan Pengguna. Faktor organisasi dan penggunaan sistem berpengaruh secara signifikan terhadap Manfaat. AbstractThe use of information technology in University of Brawijaya has implemented an e-voting system for the Student Election of University of Brawijaya (PEMIRA UB) since 2015. PEMIRA UB is a forum for students in democratic learning on campus. The purpose of this research is to identify the factors that affecting user satisfaction, system use and benefits in order to determine the success of implementing PEMIRA UB e-voting system. This research model uses seven modified Human, Organization, and Technology-Fit (HOT-Fit) model variables. The data collection method used is by distributing online questionnaires. The sample used in this research was 108. The collected data of respondents were tested for validity and reliability first before carrying out descriptive analysis and inferential analysis. The research data analysis method used the Structural Equation Model (SEM) with the SMART-PLS program. Based on the results of the analysis that has been carried out, service quality has a significant effect on aspects of System Use. The quality of systems, information and services has a significant effect on aspects of user satisfaction. Organizational factors and system use have a significant effect on net benefits.
Evaluasi Tata Kelola Sumber Daya Teknologi Informasi Menggunakan Kerangka Kerja COBIT 5 Subdomain EDM04, APO07 dan DSS03 pada Perusahaan Jasa Pelabuhan PT. XYZ Fathurino, Audi Kresna; Mursityo, Yusi Tyroni; Rachmadi, Aditya
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 6: Desember 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022914625

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak di bidang penyelenggara jasa kepelabuhan, seperti angkutan perairan, perkapalan dan industri kemaritiman lainnya. Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Departemen Teknologi Informasi menghadapi beberapa kendala diantaranya sering terdapat laporan keluhan terkait layanan TI yang mengharuskan untuk selalu cepat dan tanggap dalam menangani permasalahan. Dalam dokumen Master Plan Teknologi Informasi 2020-2024 didapatkan temuan tentang rencana penambahan personel di bidang TI. Selain itu belum pernah dilakukan kegiatan evaluasi dalam lingkup SDM maupun sumber daya TI. Oleh karena itu PT XYZ memerlukan adanya evaluasi terkait tata kelola sumber daya di lingkungan perusahaan sebagai tinjauan kondisi saat ini dan persiapan penerapan rencana kerja di masa mendatang. COBIT 5 dipilih sebagai kerangka kerja penelitian karena menyediakan domain yang sesuai dengan proses yang akan dievaluasi, serta dengan mempertimbangkan pengetahuan perusahaan dengan kerangka kerja sehingga dapat menghasilkan penilaian yang lebih akurat. Subomain yang terlibat diantaranya EDM04 (Ensure Resource Optimization) dan APO07 (Manage Human Resources) sebagai pengelolaan sumber daya, serta DSS03 (Manage Problems) sebagai pengelolaan permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai capability level serta nilai kesenjangan (gap) agar didapatkan usulan rekomendasi perbaikan dari permasalahan. Hasil penilaian didapati nilai kapabilitas EDM04 berada pada level 3 (Established Process) dengan target yang diharapkan berada pada level 5, APO07 berada pada level 2 (Managed Process) dengan target yang diharapkan berada pada level 5, serta DSS03 berada pada level 1 (Performed Process) dengan target berada pada level 3. Terdapat 6 rekomendasi yang diberikan untuk proses EDM04, 10 rekomendasi untuk proses APO07, dan 7 rekomendasi untuk proses DSS03. AbstractPT. XYZ is a company engaged in providing port services, such as offshore transportation, shipping, and other various maritime industries. Aiding its operational activities, the Information Technology Department of PT XYZ faces several disturbances, including frequent reports of complaints related to IT services problems which require the teams to always be fast and responsive in fixing and anticipating problems. From the Information Technology Master Plan (2020-2024) document was found that there were needs for additional personnel in the IT field. There had never been any evaluation activities in the scope of both HR and IT resources. Therefore, it is necessary to evaluate the management of existing resources at PT XYZ. COBIT 5 was chosen as the framework because it provides suitable domain for the evaluation process, and considering company’s knowledge about framework for better and accurate assessment. These processes including EDM04 (Ensure Resource Optimization) and APO07 (Manage Human Resources) as resource management, and DSS03 (Manage Problems) as problem management. This study aims to determine the capability level and gap level in order to gain information, suggestions and improvement. The results showed that the capability level of EDM04 subdomain is at level 3 (Established Process) with the expected target at level 5, APO07 is at level 2 (Managed Process) with the expected target at level 5, and DSS03 is at level 1 (Performed Process) with the target at level 3. There are 6 recommendations given for the EDM04 process, 10 recommendations for the APO07 process, and 7 recommendations for the DSS03 process.
Evaluasi Maturitas Teknologi Informasi Pada Proses Problem Management PT. XYZ Menggunakan Kerangka Kerja COBIT 5 Pratama, Muhammad Naufal; Perdanakusuma, Andi Reza; Rachmadi, Aditya
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 2: April 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.20236406

Abstract

Teknologi berkembang dengan cepat sehingga peran teknologi informasi semakin krusial serta dapat mempengaruhi dan merubah cara beraktivitas suatu organisasi, sehingga dalam pemberdayaan teknologi informasi diperlukan tata kelola TI untuk mengatur dan sebagai pedoman pelaksanaan serta penerapan teknologi informasi. Hal ini di Indonesia diatur dalam PER-02/MBU/2013 “Tentang Panduan Penyusunan Pengelolaan Teknologi Informasi Badan Usaha Milik Negara” sehingga mengharuskan entitas-entitas BUMN wajib melakukan penerapan tata kelola TI, jika dalam penerapan tersebut tidak optimal maka dalam penggunaan teknologi informasi berpotensi terjadinya permasalahan yang dapat merugikan perusahaan. Hal ini terjadi pada PT. XYZ selaku salah satu anak  Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak pada bidang jasa kepelabuhan yang dimana dalam pemanfaatan teknologi informasi service desk cukup sering menerima laporan permasalahan terhadap layanan maupun infrastruktur TI sehingga diperlukan manajemen permasalahan teknologi informasi yang efisien dan efektif agar dampak dari permasalahan yang timbul dari penggunaan teknologi infomasi dapat diminimalisir. Berdasarkan permasalahan yang terjadi, maka diperlukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui capability level terhadap proses pengelolaan masalah yang diterapkan oleh perusahaan dengan menggunakan framework COBIT 5 sebagai alat ukur untuk Capability level pada sub proses Manage Problem (DSS03). Hasil dari penelitian ini pada proses Manage Problems (DSS03) berada pada level 1 dengan capaian rating scale kategori largely achieved serta targeted level berada pada level 3 sehingga nilai kesenjangannya yaitu sebesar 2 level. Terdapat rekomendasi yang diberikan untuk mencapai target level dan roadmap dengan kurun waktu 5 tahun. AbstractTechnology is developing rapidly to the point where the role of information technology is increasingly crucial and could influence and change the way an organization operates, in empowering information technology, IT governance needs to regulate and make law as a guide for the implementation and application of information technology. In Indonesia, this is regulated in PER-02/MBU/2013 "Guidelines for Compilation of Information Technology Management for State-Owned Enterprises" thus requiring SOE entities to implement IT governance, if the application is not optimal then the use of information technology has the potential for the occurrence of problems that can harm the company. The issue happened to PT. XYZ as one of the State-Owned Enterprises (SOE) subsidiary which is engaged in the field of port services and the utilization of information technology, service desk quite often receives reports of problems with services and IT infrastructure so that efficient and effective management of information technology problems is needed so that the impact of the issues arising from the use of information technology can be minimized. Based on the issues, it is necessary to conduct research that aims to determine the capability level of the problem management process implemented by the company using the COBIT 5 framework as a measuring tool for the Capability level in the Manage Problem sub-process (DSS03). The results of this study on the Manage Problems (DSS03) process are at level 1 with the achievement of the rating scale in the largely achieved category and the targeted level being at level 3 so that the value of the gap is 2 levels. There are recommendations are given to achieve the target level and roadmap within 5 years.
Evaluasi Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Framework COBIT 5 Pada Domain BAI (Studi Kasus: CV Siap Integrasi) Putra, Farhan Zaki; Rachmadi, Aditya; Perdanakusuma, Andi Reza
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 4 (2025): April 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi tata kelola teknologi informasi di CV Siap Integrasi menggunakan framework COBIT 5, khususnya pada subdomain BAI04 (Manage Availability and Capacity) dan BAI06 (Manage Changes). Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat kapabilitas proses, menganalisis kesenjangan, dan menyusun peta jalan perbaikan. Metode penelitian meliputi wawancara, observasi, dan analisis dokumen yang dianalisis menggunakan pendekatan capability level berbasis ISO/IEC 15504. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa BAI04 dan BAI06 berada pada Level 0 (Incomplete), yang berarti proses telah dilaksanakan tetapi belum memiliki manajemen yang terstruktur. Analisis kesenjangan menunjukkan kekurangan signifikan dibandingkan target Level 1 (Performed), khususnya dalam dokumentasi proses, pemantauan kinerja, dan mitigasi risiko perubahan. Sebagai rekomendasi, disusun peta jalan perbaikan yang mencakup penguatan dokumentasi, peningkatan pemantauan kinerja, serta penerapan manajemen perubahan yang terstandarisasi. Implementasi peta jalan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi downtime, dan menyelaraskan teknologi informasi dengan tujuan bisnis perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa framework COBIT 5 memberikan panduan komprehensif untuk mengevaluasi dan meningkatkan tata kelola teknologi informasi, serta menyarankan eksplorasi domain lain untuk mendukung tata kelola yang lebih menyeluruh.
Faktor yang Mempengaruhi Niat dan Perilaku Penggunaan Aplikasi Mobile Banking BYOND by BSI (Studi Kasus: Universitas Islam) Roufi, Ahmad Washlur; Rachmadi, Aditya; Wardani, Niken Hendrakusma
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 9 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat (behavioral intention) dan perilaku penggunaan (use behavior) aplikasi mobile banking BYOND by BSI di kalangan mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja UTAUT2 yang dimodifikasi dengan penambahan variabel user satisfaction. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang melibatkan 195 mahasiswa pengguna BYOND. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil analisis menunjukkan bahwa user satisfaction, price value, dan facilitating conditions berpengaruh positif dan signifikan terhadap behavioral intention. Sementara itu, variabel performance expectancy, effort expectancy, social influence, hedonic motivation, dan habit tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap niat. Adapun use behavior secara signifikan dipengaruhi oleh behavioral intention, habit, dan facilitating conditions. Temuan ini mengindikasikan bahwa niat menggunakan aplikasi lebih dipengaruhi oleh pengalaman nyata pasca-penggunaan, sedangkan perilaku aktual dipertahankan oleh kombinasi niat, kebiasaan, dan ketersediaan fasilitas pendukung. Hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar strategi pengembangan layanan oleh Bank Syariah Indonesia dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas pengguna BYOND.
Analisis Pengaruh Potongan Harga, Product Quality, Guidance Shopping dan Online Review terhadap Minat Beli Konsumen pada Live Streaming Shopping Susilowati, Putry Amaylia; Pinandito, Aryo; Rachmadi, Aditya
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 10 (2025): Oktober 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Live streaming shopping merupakan inovasi dalam e-commerce yang menggabungkan aktivitas belanja dengan interaksi secara langsung antara penjual dan konsumen. Fitur ini memungkinkan konsumen melihat produk secara real-time dan memperoleh informasi produk melalui demontrasi langsung, sehingga dapat memengaruhi minat beli. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh potongan harga (price discount), kualitas produk (product quality), ulasan online (online review), dan panduan belanja (guidance shopping) terhadap minat beli konsumen pada fitur live streaming Shopee. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner pada responden. Sampel penelitian adalah 116 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya yang pernah menggunakan fitur live shopping. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Generalized Linear Model (GLM) karena data tidak terdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potongan harga, product quality, dan guidance shopping berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen, sedangkan online review tidak berpengaruh signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa faktor demonstrasi produk secara langsung, potongan harga dan panduan belanja pada konsumen, lebih berpengaruh terhadap minat beli dibandingkan dengan ulasan tertulis. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pentingnya strategi pemasaran yang memanfaatkan potongan harga, menonjolkan kualitas produk, dan panduan belanja langsung dalam meningkatkan minat beli pada live shopping. Kata kunci: e-commerce, guidance shopping, kualitas produk, live shopping, minat beli, potongan harga, ulasan online
Co-Authors Achya, Aura Salsabila Adiansyah, Eric Admaja Dwi Herlambang, Admaja Dwi Adriansyah Dwi Wahyudi, Brian Aji, Yanuar Bimantoro Akbar, Asyam Fadhilah Akbar, Muhammad Aminul Aldiariza, Sephia Ali, Tanziil Aziizil Alimah, Cindy Felita Nur Almira Syawli, Almira Andi Reza Perdanakusuma, Andi Reza Anisya, Rossa Dini Annila, Nazwa Arief Setiawan Ariyandi, Muhammad Luthfi Aryo Pinandito Atmaja, Alvino Dwiky Attaumi, Hana Awanda, Gabriella Fadhilatus Bariq, Alfreiza Burhan, Jason Anthony Cahya Sari Dwi Herlambang, Admaja Dwi Yuli Saputro, Danuarta Eka Sasmita, Erlina Exacta, Arena Bintang Fajar Agung Nugroho Fajar Pradana Farah, Najla Alia Fathurino, Audi Kresna Faturani, Bunga Sauma Fauzi, Alka Alvin Febriani, Melin Fitra Abdurrachman Bachtiar Fitriana, Allisa Nahla Gembong Edhi Setyawan Gunawan, Alexander Hadi Wijoyo, Satrio Hakim, Rahmana Ilmi Hanggara, Buce Hanggara, Buce Trias Hanun, Putri Nabilah Hapsari, Safira Widya Haryanti, Uun Hertin, Lyra Himawat Aryadita, Himawat Hurriyatul Fitriyah, Hurriyatul Intan Sartika Eris Maghfiroh Kusuma Wardani, Ajeng Ayu Linuwih, Dara Nurul Idlal Mubarok, Muhammad Rosyid Muhammad, Muqorrobin Ghulam Niken Hendrakusma Wardani Nuha, Zuhud Ulin Oktaviana, Evita Parengga, Restian Perwata, Denzel Alifioputera Pratama, Muhammad Naufal Putra, Davit Pratama Putra, Farhan Zaki Rahmaniar, Audrey Farrah Rahmatika, Azri Putri Rahmatulloh, Septianton Rezki Ramadhan Al Fauzi, Rafly Ramadhan, Dhuha Rizky Retno Indah Rokhmawati, Retno Indah Rohmah, Nurur Rosanti, Mitha Diah Rosari, Angela Chikita Roufi, Ahmad Washlur Salim, Pratama Maulidi Ega Satrio Hadi Wijoyo Sinatriya, Ichi Rizqi SUPRAPTO Susilowati, Putry Amaylia Syafiuddin, Mochammad Sylvantoni, Santiago Tarihoran, Aditya Nugraha Trias Hanggara, Buce Tyroni Mursityo, Yusi Ubaidillah, Ilham Maulana Utami, Dinar Indah Dwi Utami, Kartika Widhy Hayuhardhika Nugraha Putra Widiyanto, Andre Yahyasamdie, M. Adlant Nazhari Yefiananda, Diandra Charisa Yudha Pamungkas, Mohammad Yusi Tyroni Mursityo