Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS CERPEN PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL Nuranisa Kamarudin; Ariyanti Jalal; Nurma Angkotasan
SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2022): SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA EDISI OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1120.948 KB) | DOI: 10.33387/saintifik.v7i2.5502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran matematika berbasis cerpen sebagai media pembelajaran dalam materi aritmatika sosial. Jenis penelitian pengembangan ini mengacu pada ADDIE yang meliputi: 1). Analisis; 2) Design; 3) Development; 4) Implementasi; dan 5) evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian sebagaimana diuraikan sebagai berikut: media pembelajaran matematika berbasis cerpen sebagai media pembelajaran yang belum pernah dikembangkan untuk digunakan dalam proses pembelajaran matematika khususnya pada materi aritmatika sosial yang mencakup sub materi atau sub pokok nilai per unit, untung, dan rugi. Cerpen yang mengungkapkan materi aritmatika sosial memenuhi syarat kelayakan oleh para ahli media maupun materi sebagai suatu media pembelajaran berbasis cerpen, karena mencakup rata-rata sebesar 87,7% dan 92,55% kelayakan terhadap media pembelajaran matematika berbasis cerpen pada materi aritmatika sosial, sehingga cerpen tersebut memenuhi syarat sebagai media pembelajaran. Cerpen yang mengungkapkan materi aritmatika sosial memenuhi syarat kemenarikan karena uji coba kecil terhadap media pembelajaran matematika berbasis cerpen mencakup rata-rata sebesar 78,44% dan angket siswa terhadap kemenarikan media pembelajaran matematika berbasis cerpen pada materi aritmatika sosial sebesar 76,4% sehingga dapat memenuhi syarat kemenarikan.
Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pecahan berbasis HOTS pada siswa SMP Negeri 1 Kota Ternate Noniarti Armin; Nurma Angkotasan; Diah Prawitha Sari
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v11i2.5110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis kesalahan dan faktor penyebab terjadinya kesalahan yang dilakukan siswa SMP Negeri 1 Kota Ternate dalam menyelesaikan soal-soal pecahan berbasis HOTS. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 20 orang dan dipilih 6 siswa untuk diwawancarai berdasarkan hasil tes tertulis yang menggambarkan beberapa jenis kesalahan dalam menyelesaikan soal pecahan berbasis HOTS.Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 1 siswa (5%) mengalami kesalahan fakta pada indikator soal C4 dan C5. Terdapat 7 siswa (35%) mengalami kesalahan konsep pada indikator soal C4, 4 siswa (20%) pada indikator soal C5 dan 3 siswa (15%) pada indikator soal C6. Terdapat 11 siswa (55%) mengalami kesalahan prinsip pada indikator soal  C4, terdapat 3 siswa (15%) pada indikator soal C5 dan  8 siswa (40%) pada indikator soal C6 .terdapat 3 siswa (25%) mengalami kesalahan skill pada indikator soal C4, terdapat 2 siswa (10%) pada indikator soal C5 dan terdapat 3 siswa (25%) pada indikator soal C6. Faktor penyebab kesalahanan siswa diantaranya: kelalaian dan kecerobohan siswa, lemahnya kemampuan intelektual siswa, lemahnya kemampuan konsep prasyarat, kurangnya pengalaman dan latihan mengatasi masalah khususnya masalah pecahan, serta kurangnya siswa memahami konsep serta menyerap informasi dengan baik dan benar.Kata Kunci : Kesalahan siswa, HOTS, Pecahan.
Kemampuan Berpikir Reflektif Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Program Linear di SMA Negeri 4 Kota Ternate Nuraini Lestari Badjiser; Joko Suratno; Nurma Angkotasan
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 1 (2021): Januari
Publisher : Jurnal Pendidikan Guru Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1002.772 KB)

Abstract

Tujuan diadakannya penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa dalam menyelesaikan soal program liner. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah instrumen tes dan wawancara. Siswa diminta untuk mengerjakan soal tes kemampuan berpikir reflektif matematis (TKBRM), kemudian diwawancarai untuk memperoleh informasi yang lebih mendalam tentang kemampuan berpikir reflektif matematis siswa dalam menyelesaikan soal program linear. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah mentranskip data verbal, kategorisasi data, reduksi data, paparan data, memeriksa keabsahan data atau triangulasi data, penarikan kesimpulan verifikasi. Subjek peneitian ini adalah 25 siswa, masing-masing perwakilan dari subjek S-8 yang berkemampuan tinggi, S-24 yang berkemampuan sedang dan S-5 yang berkemampuan rendah. Hasil penelitian berpikir reflektif matematis siswa dalam menyelesaikan soal program linear sebagai berikut: 1) subjek S-8 memperoleh nilai 83,3 sehingga mampu berpikir reflektif dimana telah mampu menuliskan rumus yang digunakan untuk menyelesaikan soal tersebut dengan tepat dan benar, subjek mampu menentukan nilai minimum dengan benar dan subjek mampu mengecek jawaban dan mampu menjelaskan kesimpulan dari jawaban yang diperoleh, 2) subjek S-24 memperoleh nilai 67,7 sehingga mampu berpikir reflektif dimana telah mampu menuliskan rumus yang digunakan untuk menyelesaikan soal tersebut dengan benar, subjek mampu menentukan nilai minimum dengan benar, dan subjek tidak mampu mengecek jawaban yang diperoleh tetapi mampu menjelaskan kesimpulan dari jawaban dengan benar, 3) subjek S-5 memperoleh nilai 41,7 dalam berpikir reflektif hanya mampu menuliskan rumus yang digunakan untuk menyelesaikan soal tersebut dengan benar, subjek mampu menentukan nilai minimum tetapi jawaban yang diperoleh tidak maksimal dan subjek tidak mampu mengecek jawaban yang diperoleh dan tidak mampu menjelaskan kesimpulan dari jawaban.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Raeda Abjad; Nurma Angkotasan; Idrus Alhaddad
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 2, No 3 (2022): September
Publisher : Jurnal Pendidikan Guru Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.854 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara dan dokumentasi. Siswa diminta untuk mengerjakan soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis (KPMM), kemudian diwawancarai berdasarkan kemampuan matematika siswa yang dimiliki untuk memperoleh informasi yang lebih mendalam tentang kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data (Data reduction), paparan data (Data display), dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel sebagai berikut: 1) sebanyak 3 siswa (20%) mencapai kemampuan pemecahan masalah matematis dengan kategori tinggi, 2) sebanyak 4 siswa (26,6%) mencapai kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan kategori sedang dan 3) sebanyak 8 siswa (53,3%) yang berkategori rendah. Sebagian siswa belum mencapai kemampuan pemecahan masalah matematis pada soal sistem persamaan linear dua variabel pada indikator Kemampuan memilih dan mengembangkan strategi pemecahan (meliputi kemampuan memunculkan berbagai kemungkinan atau alternatif cara penyelesaian, rumus-rumus atau penegetahuan yang dapat digunakan dalam pemecahan masalah tersebut), dan Kemampuan menjelaskan dan memeriksa kebenaran jawaban yang diperoleh (meliputi kemampuan mengidentifikasi kesalahan-kesalahan perhitungan, kesalahan penggunaan rumus, memeriksa kecocokan antara yang telah ditemukan dengan apa yang ditanyakan, dan dapat menjelaskan kebenaran jawaban).
Analisis Kemampuan Pembuktian Matematis Mahasiswa Melalui Pendekatan Deduktif pada Mata Kuliah Geometri Ahmad Afandi; Nurma Angkotasan
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 2 (2021): Mei
Publisher : Jurnal Pendidikan Guru Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (958.172 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menganalisis kemampuan pembuktian matematis mahasiswa melalui pendekatan deduktif pada matakuliah geometri. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan matematika semester I tahun akademik 2020/2021. Instrumen pada penelitian ini menggunakan instrumen tes yang terdiri dari 2 butir soal kemampuan pembuktian matematis. Indikator kemampuan pembuktian matematis yang digunakan pada penelitian ini yaitu kemampuan membaca pembuktian matematis dan kemampuan mengontruksi bukti matematis.  Hasil penelitian menunjukan bahwa 16 mahasiswa dari 30 mahasiswa telah mampu membaca pembuktian matematis dan 14 mahasiswa dari 30 mahasiswa telah mampu mengontruksi pembuktian matematis.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa pada Materi Barisan dan Deret Wahyuni Syahruddin; In Hi Abdullah; Nurma Angkotasan
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 3 (2021): September
Publisher : Jurnal Pendidikan Guru Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.443 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi barisan dan deret. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen tes, wawancara dan dokumentasi. Siswa diminta untuk mengerjakan soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa (KPMMS), kemudian diwawancarai untuk menggali informasi atau melihat kekonsistenan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam menyelesaikan soal barisan dan deret. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini siswa kelas XI MIPA-3 SMA Negeri 1 Kota Tidore yang berjumlah 5 subjek, dengan perwakilan subjek pada penelitian adalah S-4 dengan KPMMS kategori tinggi, S-2 dengan KPMMS kategori sedang, dan KPMMS S-1 dengan kategori rendah. Hasil penelitian kemampuan pemecahan matematis siswa pada materi barisan dan deret sebagai berikut:1) sebanyak 2 (40%) subjek dengan kategori tinggi yaitu, subjekmampu memahami masalah atau menuliskan diketahui dan ditanyakan dengan benar, menerapkan strategi atau menuliskan alternatif penyelesaian dengan benar dan mampu memeriksa kembali jawaban dengan benar. 2) sebanyak 1 (20%) subjek dengan kategori sedang yaitu, subjek mampu memahami masalah dengan benar, mampu menerapkan strategi penyelesaian dengan benar, tetapi pada soal nomor 2 pada indikator kedua menerapkan strategi penyelesaian tetapi tidak benar, dan mampu memeriksa kembali jawaban tetapi tidak benar, dan pada soal nomor 2 pada indikator ketiga tidak memeriksa kembali jawaban. 3) Sebanyak 2 (40%) subjek dengan kategori rendah yaitu, subjek mampu memahami masalah yaitu menuliskan yang diketahui dan ditanyakan tetapi tidak lengkap, menuliskan strategi penyelesaian dengan benar, dan tidak melakukan pemeriksaan kembali jawaban.
Penggunaan Buku Elektronik Flip Book Markers untuk Meningkatkan Kemampuan Operasi Bilangan Bulat pada Siswa Sekolah Dasar Hery Suharna; In Hi Abdullah; Nurma Angkotasan
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 2, No 3 (2022): September
Publisher : Jurnal Pendidikan Guru Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.338 KB)

Abstract

Penggunaan buku elektronik ini bertujuan untuk memberikan solusi bagi mitra yaitu Sekolah dasar 44 Kota Ternate Utara untuk meningkatkan kemampuan matematika siswa dan inovasi pembelajaran matematika di Sekolah Dasar. Metode pelaksanaan  dilakukan dengan: (1) Sosialisasi, (2) Praktek pembelajaran Buku Elektronik Flip Book Makers, (3) evaluasi dan pendampingan. Berdasarkan hasil wawancara dan diskusi dengan kelompok mitra yang dilakukan pada tanggal 20 dan 30 April 2021. Terdapat beberapa kendala dalam proses pembelajaran di SD terutama ketika mengajarkan operasi bilangan bulat. Hasil identifikasi dan justifikasi masalah serta solusi yang disepakati bersama antara pengusul yakni mitra SD Negeri 44 Kota Ternate Utara adalah sebagai berikut: (1) kurangnya motivasi belajar siswa SD ketika pembelajaran bilangan bulat; (2) minimnya inovasi pembelajaran pada guru ketika mengajar matematika terutama operasi bilangan bulat; (3) minimnya kognitif siswa SD 44 Kota Ternate terutama ketika menyelesaikan soal matematika; dan (4) belum adanya inovasi pembelajaran matematika yang menarik yang bersifat realistik. Permasalahan tersebut perlu mendapat solusi, maka dilakukan rangkaian pengabdian yang dapat dilakukan rangkaian kegiatan dengan peningkatan kemampuan operasi bilangan bulat pada SD 44 Kota Ternate. Rangkaian program melibatkan kedua mitra secara langsung dalam mengelola kegiatan. Bentuk luaran dari rencana program ini sebagai berikut: (1) Program pertama: Workshop Buku Elektronik Flip Book Makers pada pembelajaran operasi bilangan bulat. Luarannya, yaitu: peningkatan pengetahuan dan pemahaman mitra tentang penggunaan buku Elektronik Flip Book Makers pada operasi bilangan bulat; (2) Program kedua: Pembelajaran Operasi bilangan bulat pada siswa SD mitra. Luaranya, yaitu: peningkatan kemampuan operasi bilangan bulat pada siswa SD 44; (3) Program ketiga: FGD tentang manfaat dan peran buku Elektronik Flip Book Makers dalam pembelajaran matematika. Luarannya yaitu; meningkatnya pengetahuan dan pemahaman pembelajaran yang inovatif. Manfaat yang dapat diperoleh peserta dari kegiatan ini antara lain dapat menyusun dan mengembangkan media pembelajaran berbasis aplikasi FlipBook Maker sesuai mata diklat yang diampu. 
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VII SMP Nasional Banau Kota Ternate pada Materi Lingkaran Fitria Saniapon; Nurma Angkotasan; Karman La Nani
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 2 (2021): Mei
Publisher : Jurnal Pendidikan Guru Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1006.075 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Nasional Banau Kota Ternate pada materi lingkaran. Penelitian ini merupakan penelitian kombinasi (mixed method), subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Nasional Banau Kota Ternate yang berjumlah 6 siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi lingkaran adalah sebanyak 2 siswa (33,33%) memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis kategori tinggi, 2 siswa (33,33%) memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis kategori sedang, 2 siswa (33,33%) memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis kategori rendah. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis tinggi dapat memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali hasil. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis sedang dapat memahami masalah, menyusun rencana, dan melaksanakan rencana. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis kategori rendah dapat melaksanakan rencana dan memeriksa kembali hasil.
Proses Akomodasi Mahasiswa dalam Menyelesaikan Masalah Kalkulus Berdasarkan Karakter Proses Berpikir Reflektif Hery Suharna; In Abdullah; Nurma Angkotasan
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 2, No 2 (2022): Mei
Publisher : Jurnal Pendidikan Guru Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1169.011 KB)

Abstract

Terjadinya akomodasi dalam menyelesaikan masalah matematika diawali dengan terjadi disekuilibrasi/perplexity ketika menyelesaikan masalah matematika. Tujuan dari artikel ini adalah mengungkap bagaimana proses akomodasi mahasiswa dalam menyelesaikan masalah kalkulus berdasarkan pada refleksi klarifikasi, refleksi koneksi dan refleksi produktif. Jenis penelitian adalah eksploratif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 1 mahasiswa yang dengan cara berpikir refleksi klarifikasi, 1 mahasiswa refleksi konektif dan 1 mahasiswa dengan cara berpikir reflektif produktif. Instrumen dalam penelitian ini terdiri dari peneliti sebagai instrumen utama dan hasil eksplorasi dengan think out aloud atau think out aloud sebagai instrumen bantu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses akomodasi dengan proses berpikir reflektif klarifikatif yaitu diawali dengan terjadi disekuilibrasi/perplexity selanjutnya melakukan refleksi dengan memproses informasi yang lama menjadi informasi yang baru untuk mengklarifikasi informasi yang sudah dimiliki. Proses akomodasi dengan proses berpikir reflektif konektif yaitu diawali dengan terjadi disekuilibrasi/perplexity selanjutnya melakukan refleksi dengan memproses menghubungkan suatu konsep yang dimiliki sehingga menjadi informasi yang baru. Proses akomodasi dengan proses berpikir reflektif produktif yaitu diawali dengan terjadi disekuilibrasi/perplexity selanjutnya melakukan refleksi dengan memproses memproduksi informasi dengan konsep sudah dimiliki sehingga menjadi informasi yang baru dilakukan denga berulang.
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMP IT Albina Kota Ternate pada Materi Operasi Bilangan Bulat Nurfajri Hamam; In Hi. Abdullah; Nurma Angkotasan
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 2, No 1 (2022): Januari
Publisher : Jurnal Pendidikan Guru Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.2 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VII-A SMP IT Albina Kota Ternate dalam menyelesaikan soal pada materi operasi bilangan bulat. Pengumpulan data kemampuan berpikir kreatif matematis siswa menggunakan teknik observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen tes yang digunakan adalah 3 butir soal tentang kemampuan berpikir kreatif matematis yang telah divalidasi. Data kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dengan cara mereduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-A SMP IT Albina Kota Ternate sebanyak 26 siswa, kemudian dipilih 4 siswa sebagai perwakilan subjek penelitian berdasarkan kategori kemampuan berpikir kreatif matematis (baik, cukup, kurang, dan sangat rendah) untuk diwawancarai sebagai bentuk triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VII-A SMP IT Albina Kota Ternate dalam mempelajari materi operasi bilangan bulat dengan rata-rata sebesar 35.173 dalam kategori kurang. Kualifikasi kemampuan berpikir kreatif matematis dalam kategori baik dicapai 2 siswa (7.69%) yang mampu: Berpikir lancar (fluency), Berpikir keaslian (originality), Berpikir terperinci (elaboration), Berpikir Keluwesan (flexibility), sehubungan dengan penyelesaian masalah operasi bilangan bulat. Selanjutnya, 13 siswa (50%) dalam kategori cukup mampu: Berpikir lancar (fluency), Berpikir keaslian(originality), Berpikir terperinci (elaboration), Berpikir Keluwesan (flexibility), sehubungan dengan penyelesaian masalah operasi bilangan bulatdengan benar tetapi tidak lengkap. Sebanyak 8 siswa (30.78%) dalam kategori kurang mampu: Berpikir terperinci (elaboration) dan Berpikir Keluwesan (flexibility), sehubungan dengan penyelesaian masalah operasi bilangan bulat namun salah, Terdapat 3 siswa (11.53%) dengan kategori sangat rendah tidak mampu atau tidak memenuhi semua indikator.