Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Trigonometri Muspita Nurdin; Joko Suratno; Nurma Angkotasan
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 6 No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v6i1.11416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi trigonometri setelah diterapkan model pembelajaran Inkuiri, 2) Mengetahui terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa setelah diajarkan dengan mengunakan model pembelajaran inkuiri pada materi trigonometri, 3) Mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi trigonometri setelah diterapkan melalui model pembelajaran inkuiri. Penelitian ini merupakan penelitian Pre-Eksperimental Design dengan desain penelitian one group pretest-posttest design, populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X-Ipa MA Nurul Huda Dowora Tahun Ajaran 2017/2018. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel yaitu 14 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan istrument tes kemampuan berpikir kritis berbentuk Essay. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif yaitu kategori kemampuan berpikir kritis dan perhitungan uji gain ternormalisasi (N-Gain). Sedangkan statistik inferensial yaitu uji prasyarat mengunakan uji Sharpio Wilk diperoleh data berdistribusi normal dan uji hipotesis mengunakan uji one-simple t-test. Hasil analisis data menunjukkan, 1) Kemampuan berpikir kritis siswa pada materi trigonometri setelah diterapkan model pembelajaran inkuiri terdapat 9 siswa (64%) dalam kategori sangat baik dan 5 siswa (36%) mencapai kualifikasi baik, 2) Terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa secara signifikan setelah diterapkan model pembelajaran inkuiri pada materi trigonometri, 3) Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi trigonometri setelah diterapkan pembelajaran inkuiri dalam interprestasi tinggi. 
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write Ditinjau dari Aspek Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa pada Materi Persamaan Kuadrat Nurlayly Fatah; In Hi Abdullah; Nurma Angkotasan
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 6 No 2 (2026): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v6i2.11860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW); 2) terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write  (TTW); 3) peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi persamaan kuadrat setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe TTW. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif dan desain penelitian one-grup pretest-posttest Design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari observasi, wawancara dan soal tes yang mengukur kemampuan pemecahan masalah matematis. Teknis analisis data adalah analisis deskripstif dan analisis inferensial. Untuk analisis deskriptif menggunakan penilaian  Pedoman Acuan Patokan (PAP) Skala 5 dan perhitungan gain ternormalisasi (N-Gain). Sedangkan analisis inferensial  yaitu untuk pengujian hipotesis menggunakan uji statistik parametri karena data posttest  berdistribusi normal yakni uji One Sampel T-test dan uji prasyarat digunakan uji  Shapiro Wilk. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui model pembelajaran kooperatif  tipe TTW secara keseluruhan dapat dilihat dari kualifikasi amat baik, baik, cukup, kurang, dan sangat kurang, 2) terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe TTW, 3) peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi persamaan kuadrat setelah diterapkan model pembelajaran koopertif tipe TTW  tergolong sedang.
Keefektifan Pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) Berbantuan Kahoot Dalam Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis dan Minat Belajar Siswa Adelia Safitri; Nurma Angkotasan; In Hi Abdullah
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 6 No 2 (2026): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v6i2.11869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Terdapat peningkatan kemampuan pemahaman konsep dan minat belajar siswa setelah menggunakan pendekatan realistic mathematic education (RME) berbantuan kahoot. 2) Peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa setelah menggunakan pendekatan realistic mathematic education (RME) berbantuan kahoot. 3) keefektifan pendekatan realistic mathematic education berbantuan kahoot dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis dan minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian ini menggunakan one group pretest posttest. Sampel pada penelitian ini yaitu siswa kelas VII-4 SMP Negeri 5 Kota Ternate Tahun Ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes dan non tes (angket), dan teknis analisis data yang digunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial.  Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pendekatan realistic mathematic education (RME) berbantuan kahoot dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis dan minat belajar peserta didik di kelas VII-4 SMPN 5 Kota Ternate. Peningkatan pemahaman konsep dapat dilihat dari nilai N-gain sebesar 0,782 dengan kategori tinggi. Keefektifan pendekatan realistic mathematic education (RME) berbantuan kahoot dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa dengan rata-rata 85,33 dan persentase keefektifan sebesar 85,33% pada kategori efektif. Keefektifan pendekatan realistic mathematic education (RME) berbantuan kahoot dalam meningkatkan minat belajar siswa dengan rata-rata 86,66 dan persentase keefektifan sebesar 86,66% pada kategori efektif.
Pembuatan Video Pembelajaran Matematika menggunakan Aplikasi Tiktok pada MGMP Matematika SMP Di Kota Ternate Winda Syam Tonra; Dahlan Wahyudi; Nurma Angkotasan
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : CERED Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jas.v6i1.1131

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru matematika SMP di Kota Ternate dalam membuat video pembelajaran menggunakan aplikasi TikTok. Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan media video dalam pembelajaran serta kurangnya pengetahuan guru mengenai pengeditan video edukatif. Metode yang digunakan meliputi presentasi, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung. Para guru dilatih mulai dari instalasi aplikasi, proses pembuatan, hingga pengunggahan video ke TikTok. Hasil pretest dan posttest menunjukkan peningkatan kemampuan guru secara signifikan, dari yang semula belum memahami fitur TikTok hingga mampu membuat dan membagikan video pembelajaran sendiri. Sebanyak 96,39% peserta memberikan respon positif terhadap pelatihan ini. Kegiatan ini menunjukkan bahwa aplikasi TikTok dapat dimanfaatkan sebagai media ajar yang inovatif dan menarik, serta mendorong guru untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dalam mendukung proses pembelajaran.
Menjadi Guru Kreatif melalui Aplikasi Canva Wilda Syam Tonra; Nurma Angkotasan; Diah Prawitha Sari; Muhammad Ikhsan
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2023): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v8i1.7152

Abstract

The results of observations and interviews with teachers and principals at SD Islamiyah 6 Ternate City in early 2022 found several problems in the learning process (a) Teachers have not been creative in implementing learning, especially the use of technology (b) Teacher competence in utilizing media in learning is still needs to be improved (c) there is no good integration of each subject with blended-based learning media during the covid-19 pandemic. Therefore, there is a great need for training on the use of Canva for teachers. The purpose of implementing this community service (PKM) is to provide insight and creativity to teachers through Canva so that they can improve the abilities and competencies in providing interesting media in classroom learning. The participants are the 10 teachers at SD Islamiyah 6 City of Ternate. The training method are presentation and discussion. Then demonstration and practical training. The result obtained in this activity is an increase in teacher competence through Canva. This can be seen from the results of the teacher's own design on teachers’ device/handphone respectively. After the training, the teachers gave an assessment of the respondent's questionnaire in the implementation of this PKM activity with a very good category.
Penguatan Literasi Matematika Berbasis Permainan Tradisional Cenge-Cenge Ida Kurnia Waliyanti; Ahmad Afandi; Nurma Angkotasan; Hasriani Ishak; Soleman Saidi; Ardiana Ardiana
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i1.3712

Abstract

Matematika masih sering dipersepsikan sebagai mata pelajaran yang sulit dan menakutkan oleh sebagian besar anak, sehingga berdampak pada rendahnya minat dan motivasi belajar. Kondisi ini menjadi semakin kompleks pada anak-anak putus sekolah, yang memiliki keterbatasan akses terhadap pembelajaran formal, sehingga kemampuan literasi, khususnya literasi matematika, cenderung rendah. Rendahnya literasi matematika berimplikasi pada kesulitan anak dalam memahami dan memecahkan permasalahan sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu alternatif solusi yang dapat diterapkan adalah penguatan literasi melalui pemanfaatan permainan tradisional, salah satunya permainan Cenge-cenge. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada kelompok anak-anak putus sekolah binaan organisasi Dharma Wanita Persatuan Kota Ternate yang tergabung dalam Wahana Edukasi Masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan minat dan motivasi belajar anak terhadap matematika serta mengembangkan kemampuan literasi matematika melalui pendekatan pembelajaran berbasis permainan. Metode yang digunakan meliputi kegiatan pendampingan, eksplorasi konsep matematika sederhana, serta pembelajaran kontekstual yang terintegrasi dalam permainan Cenge-cenge. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat belajar, partisipasi aktif anak, serta pemahaman konsep matematika dasar, sehingga anak mulai menyadari bahwa matematika memiliki manfaat nyata dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
Penerapan Project Based Learning dalam Peningkatkan Kemampuan Matematik Mahasiswa pada Materi Kalkulus Integral Dahlan Wahyudi; Winda Syam Tonra; Wilda Syam Tonra; Nurma Angkotasan; Joko Suratno
Numerical: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Ma'arif Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/numerical.v10i1.7884

Abstract

Students often experience difficulties in learning integral calculus; therefore, instructional innovation is needed to improve their mathematical abilities. This study aims to examine the effect of implementing Project-Based Learning (PjBL) on students’ mathematical abilities in the topic of integral calculus. The research employed a pre-experimental method with a quantitative approach using a one-group pretest–post-test design. The data were obtained from tests administered before and after the treatment. To determine the difference in students’ abilities between the pretest and post-test results, the data were analysed using IBM SPSS Statistics version 21 through the paired samples t-test procedure. The test results showed a Sig. 2-tailed value of 0.000, which was below the significance level of 0.05. These results indicate a significant difference in students’ mathematical abilities before and after learning through the PjBL model. This finding shows that project-based learning is effective in developing students’ mathematical abilities in integral calculus. Therefore, PjBL can be used as a relevant alternative learning model to support the improvement of students’ mathematical abilities.