Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa pada Materi Barisan dan Deret Syahruddin, Wahyuni; Abdullah, In Hi; Angkotasan, Nurma
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 3 (2021): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v1i3.3533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi barisan dan deret. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen tes, wawancara dan dokumentasi. Siswa diminta untuk mengerjakan soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa (KPMMS), kemudian diwawancarai untuk menggali informasi atau melihat kekonsistenan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam menyelesaikan soal barisan dan deret. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini siswa kelas XI MIPA-3 SMA Negeri 1 Kota Tidore yang berjumlah 5 subjek, dengan perwakilan subjek pada penelitian adalah S-4 dengan KPMMS kategori tinggi, S-2 dengan KPMMS kategori sedang, dan KPMMS S-1 dengan kategori rendah. Hasil penelitian kemampuan pemecahan matematis siswa pada materi barisan dan deret sebagai berikut:1) sebanyak 2 (40%) subjek dengan kategori tinggi yaitu, subjekmampu memahami masalah atau menuliskan diketahui dan ditanyakan dengan benar, menerapkan strategi atau menuliskan alternatif penyelesaian dengan benar dan mampu memeriksa kembali jawaban dengan benar. 2) sebanyak 1 (20%) subjek dengan kategori sedang yaitu, subjek mampu memahami masalah dengan benar, mampu menerapkan strategi penyelesaian dengan benar, tetapi pada soal nomor 2 pada indikator kedua menerapkan strategi penyelesaian tetapi tidak benar, dan mampu memeriksa kembali jawaban tetapi tidak benar, dan pada soal nomor 2 pada indikator ketiga tidak memeriksa kembali jawaban. 3) Sebanyak 2 (40%) subjek dengan kategori rendah yaitu, subjek mampu memahami masalah yaitu menuliskan yang diketahui dan ditanyakan tetapi tidak lengkap, menuliskan strategi penyelesaian dengan benar, dan tidak melakukan pemeriksaan kembali jawaban.
Penggunaan Buku Elektronik Flip Book Markers untuk Meningkatkan Kemampuan Operasi Bilangan Bulat pada Siswa Sekolah Dasar Suharna, Hery; Abdullah, In Hi; Angkotasan, Nurma
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 2, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v2i3.5143

Abstract

Penggunaan buku elektronik ini bertujuan untuk memberikan solusi bagi mitra yaitu Sekolah dasar 44 Kota Ternate Utara untuk meningkatkan kemampuan matematika siswa dan inovasi pembelajaran matematika di Sekolah Dasar. Metode pelaksanaan  dilakukan dengan: (1) Sosialisasi, (2) Praktek pembelajaran Buku Elektronik Flip Book Makers, (3) evaluasi dan pendampingan. Berdasarkan hasil wawancara dan diskusi dengan kelompok mitra yang dilakukan pada tanggal 20 dan 30 April 2021. Terdapat beberapa kendala dalam proses pembelajaran di SD terutama ketika mengajarkan operasi bilangan bulat. Hasil identifikasi dan justifikasi masalah serta solusi yang disepakati bersama antara pengusul yakni mitra SD Negeri 44 Kota Ternate Utara adalah sebagai berikut: (1) kurangnya motivasi belajar siswa SD ketika pembelajaran bilangan bulat; (2) minimnya inovasi pembelajaran pada guru ketika mengajar matematika terutama operasi bilangan bulat; (3) minimnya kognitif siswa SD 44 Kota Ternate terutama ketika menyelesaikan soal matematika; dan (4) belum adanya inovasi pembelajaran matematika yang menarik yang bersifat realistik. Permasalahan tersebut perlu mendapat solusi, maka dilakukan rangkaian pengabdian yang dapat dilakukan rangkaian kegiatan dengan peningkatan kemampuan operasi bilangan bulat pada SD 44 Kota Ternate. Rangkaian program melibatkan kedua mitra secara langsung dalam mengelola kegiatan. Bentuk luaran dari rencana program ini sebagai berikut: (1) Program pertama: Workshop Buku Elektronik Flip Book Makers pada pembelajaran operasi bilangan bulat. Luarannya, yaitu: peningkatan pengetahuan dan pemahaman mitra tentang penggunaan buku Elektronik Flip Book Makers pada operasi bilangan bulat; (2) Program kedua: Pembelajaran Operasi bilangan bulat pada siswa SD mitra. Luaranya, yaitu: peningkatan kemampuan operasi bilangan bulat pada siswa SD 44; (3) Program ketiga: FGD tentang manfaat dan peran buku Elektronik Flip Book Makers dalam pembelajaran matematika. Luarannya yaitu; meningkatnya pengetahuan dan pemahaman pembelajaran yang inovatif. Manfaat yang dapat diperoleh peserta dari kegiatan ini antara lain dapat menyusun dan mengembangkan media pembelajaran berbasis aplikasi FlipBook Maker sesuai mata diklat yang diampu. 
Proses Akomodasi Mahasiswa dalam Menyelesaikan Masalah Kalkulus Berdasarkan Karakter Proses Berpikir Reflektif Suharna, Hery; Abdullah, In; Angkotasan, Nurma
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 2, No 2 (2022): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v2i2.4627

Abstract

Terjadinya akomodasi dalam menyelesaikan masalah matematika diawali dengan terjadi disekuilibrasi/perplexity ketika menyelesaikan masalah matematika. Tujuan dari artikel ini adalah mengungkap bagaimana proses akomodasi mahasiswa dalam menyelesaikan masalah kalkulus berdasarkan pada refleksi klarifikasi, refleksi koneksi dan refleksi produktif. Jenis penelitian adalah eksploratif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 1 mahasiswa yang dengan cara berpikir refleksi klarifikasi, 1 mahasiswa refleksi konektif dan 1 mahasiswa dengan cara berpikir reflektif produktif. Instrumen dalam penelitian ini terdiri dari peneliti sebagai instrumen utama dan hasil eksplorasi dengan think out aloud atau think out aloud sebagai instrumen bantu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses akomodasi dengan proses berpikir reflektif klarifikatif yaitu diawali dengan terjadi disekuilibrasi/perplexity selanjutnya melakukan refleksi dengan memproses informasi yang lama menjadi informasi yang baru untuk mengklarifikasi informasi yang sudah dimiliki. Proses akomodasi dengan proses berpikir reflektif konektif yaitu diawali dengan terjadi disekuilibrasi/perplexity selanjutnya melakukan refleksi dengan memproses menghubungkan suatu konsep yang dimiliki sehingga menjadi informasi yang baru. Proses akomodasi dengan proses berpikir reflektif produktif yaitu diawali dengan terjadi disekuilibrasi/perplexity selanjutnya melakukan refleksi dengan memproses memproduksi informasi dengan konsep sudah dimiliki sehingga menjadi informasi yang baru dilakukan denga berulang.
Penerapan Model Pembelajaran Reciprocal Teaching dalam Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa pada Materi Segitiga Sigui, M. Risal; Angkotasan, Nurma; Hamid, Hasan
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i1.7280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa SMP setelah diterapkan model pembelajaran Reciprocal Teaching pada materi segitiga dan (2) peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran Reciprocal Teaching pada materi segitiga. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Desing. Penelitian ini menggunakan satu kelas eksperimen yaitu kelas yang diterapkan model pembelajaran Reciprocal Teaching. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP N 15 Halmahera Utara yang terdiri dari dua kelas yakni VII-1 dan VII-2 dengan jumlah siswa sebanyak 60 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah sampling purposive. Hasil analisis dengan menggunakan uji-t menunjukkan bahwa thitung 8,586 lebih kecil dari ttabel 2,045, dengan α = 0,025 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti bahwa model pembelajaran Reciprocal Teaching setelah diterapkan terdapat peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa SMP pada materi segitiga. Hasil analisis deskriptif dengan menggunakan rumus N-gain dan interpretasi dari gain ternormalisasi bahwa peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran model pembelajaran Reciprocal Teaching pada materi segitiga peningkatan dengan interpretasi tinggi.
Analisis Representasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matriks Ditinjau dari Gaya Belajar Sarif, Yanti; Abdullah, In Hi; Angkotasan, Nurma
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 3, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v3i1.5735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal matriks ditinjau dari gaya belajar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan adalah instrument tes, angket, wawancara dan dokumentasi. Instrumen tes yang digunakan adalah 2 butir soal uraian tentang kemampuan representasi matematis siswa yang telah divalidasi dan 30 butir pernyataan angket gaya belajar. Siswa diminta untuk mengerjakan soal tes representasi matematis siswa, kemudian diwawancarai untuk memperoleh lebih mendalam tentang kemampuan representasi matematis dalam menyelesaikan soal matriks. Teknik analisis pada penelitian ini adalah reduksi data, paparan data, tringulasi data dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 Madrasah Aliyah Negeri 2 Tidore Kepulauan yang berjumlah 23 subjek, dengan perwakilan subjek pada penelitian ini adalah kemampuan representasi matematis dengan kategori tinggi, sedang, dan rendah pada gaya belajar visual yaitu sebanyak 3 siswa. Untuk kemampuan representasi matematis pada gaya belajar auditori yaitu sebanyak 3 siswa. Sedangkan pada kemampuan representasi matematis pada gaya belajar kinestetik yaitu sebanyak 3 siswa. Hasil penelitian kemampuan representasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal matriks yang ditinjau dari gaya belajar sebagai berikut: 1) Kemampuan representasi matematis siswa dengan kategori tinggi sebanyak 6 siswa atau 26,08%. Untuk kemampuan representasi matematis siswa dengan kategori tinggi pada gaya belajar visual terdapat 2 siswa, namun kemampuan representasi matematis siswa pada gaya belajar berada pada kategori sangat rendah atau 40,82%. 2) Kemampuan representasi matematis siswa dengan kategori sedang sebanyak 5 siswa atau 13,04 %. Untuk kemampuan representasi matematis siswa dengan kategori sedang pada gaya belajar visual terdapat 1 siswa, namun kemampuan representasi matematis siswa pada gaya belajar berada pada kategori sangat rendah atau 40,82%. 3) Kemampuan representasi matematis siswa dengan kategori rendah sebanyak 12 siswa atau 52,17 %. Untuk kemampuan representasi matematis siswa dengan kategori rendah pada gaya belajar visual terdapat 3 siswa, namun kemampuan representasi matematis siswa pada gaya belajar berada pada kategori sangat rendah atau 40,82%.
Proses Berpikir Reflektif Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Program Linear Nasir, Lasmi; Suharna, Hery; Angkotasan, Nurma; Abdullah, Nurningsih
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 2, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v2i1.4123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir reflektif matematis siswa dalam menyelesaikan soal program linear. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara dan dokumentasi. Siswa diminta untuk mengerjakan soal tes proses berpikir reflektif matematis siswa, kemudian diwawancarai untuk memperoleh lebih mendalam tentang proses berpikir reflektif matematis siswa dalam menyelesaikan soal program linear. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah reduksi data, paparan data, triangulasi data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini siswa kelas XI MIPA-1 SMA Negeri 8 Kota Ternate yang berjumlah 25 siswa, dengan perwakilan subjek pada penelitian adalah L-22 dan P-25 dengan KBRMS kategori tinggi, P-13 dan L-11 dengan KBRMS kategori sedang. Hasil penelitian proses berpikir reflektif matematis siswa dalam menyelesaikan soal program linear sebagai berikut: 1) Proses berpikir reflektif matematis siswa dengan kategori tinggi, mampu menghubungkan pengetahuan baru dengan pemahaman terdahulu benar dan lengkap, subjek L-22 mampu menemukan hubungan dan memformulasikan penyelesaian benar dan lengkap dan subjek P-25 mampu menemukan hubungan dan memformulasikan penyelesaian benar tetapi tidak lengkap, mampu mengevaluasi proses penyelesaian benar tetapi tidak lengkap ; 2) Proses berpikir reflektif matematis siswa dengan kategori sedang, mampu menghubungkan pengetahuan baru dengan pemahaman terdahulu benar dan lengkap pada soal nomor 1a dan subjek menghubungkan pengetahuan baru dengan pemahaman terdahulu salah pada soal nomor 2a, subjek P-13 mampu menemukan hubungan dan memformulasikan penyelesaian benar dan lengkap dan subjek L-11 mampu menemukan hubungan dan memformulasikan penyelesaian benar tetapi tidak lengkap, mampu mengevaluasi proses penyelesaian benar tetapi tidak lengkap pada soal nomor 1c dan mengevaluasi proses penyelesaian salah pada soal nomor 2b.
Penggunaan Software Matematika Dinamis GeoGebra dalam Pembelajaran Matematika Suratno, Joko; Abdullah, In Hi; Angkotasan, Nurma; Bani, Asmar; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i2.7943

Abstract

Tujuan tulisan artikel ini adalah mendiskripsikan salah satu perangkat lunak matematika dinamis, yaitu GeoGebra. Tulisan ini diawali dengan pembahasan tentang GeoGebra dan sejarah pengembangannya. Setelah itu, membahas GeoGebra dan perangkat lunak sejenisnya. Dilanjutkan dengan pembahasan tentang alasan penggunaan GeoGebra. Bagian akhir pembahasan tentang pembelajaran matematika dengan GeoGebra.
Keefektifan Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Ditinjau dari Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa SMP Bulawa, Djarifa; Angkotasan, Nurma; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 3, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v3i3.6590

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan  adalah Penelitian eksperimen. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui: (1). Motivasi belajar siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. (2). Hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model  pembelajaran kooperatif tipe STAD .(3). Pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif ditinjau dari motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini dengan rancangan two groups pretest-posttest design. Instrument yang digunakan berupa soal tes dan angket siswa. Sampel yang diambil adalah siswa  kelas VII-1 berjumlah 24 siswa dan VII-2 berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dengan cara melihat skor yang diperoleh dari masing-masing kelas. Analisis data menggunakan Analisis deskriptif Pedoman Acuan Patokan (PAP) skala 5 dan analisis inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa, motivasi belajar siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terdapat 11 siswa yang berkriteria tinggi dan 13 siswa berkriteria sedang. Hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terdapat 7 siswa yang berkualifikasi memuaskan, 9 siswa berkualifikasi baik, dan 8 siswa berkualifikasi cukup. Sedangkan hasil analisis inferensial menunjukan bahwa uji normalitas motivasi belajar siswa berdistribusi normal dan hasil belajar siswa tidak berdistribusi normal. Pengujian hipotesis motivasi belajar siswa mengunakan uji independent sampel t test sedangkan hasil belajar siswa mengunakan uji non parametrik yaitu uji tanda. Hasil independent sampel t test, diperoleh thitung = 3,70 pada taraf signifikan 0,05 dan dk 23. ttabel = 3,01 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak artinya pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif ditinjau dari motivasi belajar siswa. Hasil uji tanda diperoleh Zh = 22,04 dan Zt = 3,84, sehingga Ho ditolak dan H1 diterima, artinya Pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif pada hasil belajar siswa. Dengan demikian model pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif ditinjau dari motivasi dan hasil belajar siswa.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VII SMP Nasional Banau Kota Ternate pada Materi Lingkaran Saniapon, Fitria; Angkotasan, Nurma; Nani, Karman La
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v1i2.3148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Nasional Banau Kota Ternate pada materi lingkaran. Penelitian ini merupakan penelitian kombinasi (mixed method), subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Nasional Banau Kota Ternate yang berjumlah 6 siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi lingkaran adalah sebanyak 2 siswa (33,33%) memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis kategori tinggi, 2 siswa (33,33%) memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis kategori sedang, 2 siswa (33,33%) memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis kategori rendah. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis tinggi dapat memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali hasil. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis sedang dapat memahami masalah, menyusun rencana, dan melaksanakan rencana. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis kategori rendah dapat melaksanakan rencana dan memeriksa kembali hasil.
Keefektifan Model Discovery Learning Terhadap Kemampuan Literasi Statistik Siswa Pada Materi Statistika Amilia, Charisma; Angkotasan, Nurma; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 6, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v5i3.10730

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi statistik siswa dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi statistika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model discovery learning efektif terhadap kemampuan literasi statistik siswa kelas VIII-3 SMP Negeri 5 Kota Ternate. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitaif dengan pendekatan pre-eksperimental desaign dan desain one grup pretest-posttest. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, sedangkan analisis data meliputi analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penlitian menunjukkan bahwa terjadi pengingkatan signifikan pada nilai rata-rata kemampuan literasi statistik siswa dari 63,05 (pretest) menjadi 85,63 (posttest). Selain itu kategori kemampuan literasi statistik siswa berpindah dari kategori rendah menjadi kategori tinggi setelah diterapkan model Discovery Learning. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model discovery learning efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi statistik siswa.