Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Perencanaan Kawasan Wisata Pantai Bobo Distrik Ransiki Kabupaten Manokwari Selatan Tajuddin, Tamrin; Murni, Murni; Masniar, Masniar; Hasan, Jondeway Andi
EL-JUGHRAFIYAH Vol 4, No 2 (2024): El-Jughrafiyah : August, 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v4i2.32021

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mewujudkan Perencanaan  kawasan wisata Pantai Bobo di Kabupaten Manokwari Selatan Kecamatan Ransiki Desa Abreso yang nyaman untuk berlibur dan mampu meningkatkan daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara, serta mampu memberikan penghasilan bagi pendapatan asli daerah (PAD) dengan melihat fungsi dan unsur penataan Kawasan Wisata Pantai Bobo. Jenis penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Pantai Bobo berpeluang menjadi kawasan wisata yang dapat menarik minat liburan wisatawan lokal maupun mancanegara, sehingga Pantai Bobo menjadi tempat rekreasi yang dapat dimasukkan dalam agenda liburan masyarakat lokal maupun non daerah. Perencanaan berdampak pada perekonomian dan perubahan baru pada lanskap. Masyarakat Manowari Selatan, seperti membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengubah lingkungan masyarakat. Diharapkan masyarakat terus menjaga dan merawat kawasan Pantai Bobo sehingga objek wisata tersebut memberikan pengaruh terhadap peningkatan perekonomian masyarakat setempat.Terwujudnya Perencanaan  Kawasan Wisata Pantai Bobo di Kabupaten Manokwari Selatan Distrik Ransiki Kampung Abreso yang nyaman dalam berlibur dan mampu meningkatkan daya tarik wisatawan lokal maupun luar daerah, dan mampu memberikan pemasukan bagi pendapatan asli daerah (PAD) dengan melihat dari fungsi – fungsi dan elemen penataan Kawasan Wisata Pantai Bobo.
Planning for the Development of Pantai Utara of Kabupaten Manokwari (Study on Nuni Beach) as a Tourism Area Murni, Murni; Abubakar, Endang; Rumbarar, Samuel
Jurnal Geografika (Geografi Lingkungan Lahan Basah) Vol 5, No 2 (2024): GEOGRAFIKA
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jgp.v5i2.13535

Abstract

The sustainability of the tourism area can be realized if there is a balance between aspects in the development area, so that the area is able to show the functionality between each aspect in the development area. The analysis methods in this study are qualitative analysis, site analysis, and SWOT analysis. The results of this study are (a) The development of the Nuni Beach tourism area is planned with a clear division of zones, namely the Public Zone, Semi-Private Zone, and Private Zone, to facilitate accessibility and comfort for visitors and managers. The total area of the planned area reaches ± 71,249.3 m², including various facilities such as parking areas, management offices, accommodation, multi-purpose rooms, as well as places to eat and parks. This approach is expected to support the growth of planned and sustainable tourism in Nuni Beach, while maintaining environmental sustainability and providing a pleasant experience for tourists; and (b) The development strategy of Nuni Beach as a tourism area focuses on utilizing existing strengths and opportunities through an aggressive approach, while overcoming weaknesses and threats with comprehensive planning. Through effective promotion, infrastructure improvement, human resource training, and sustainable environmental management, it is hoped that Nuni Beach can develop into an attractive and sustainable tourist destination, attracting more tourists while preserving nature.
INOVASI PRODUK LOKAL: MENINGKATKAN KETERAMPILAN IBU-IBU PKK DALAM MEMBUAT PRODUK ABON UDANG KASIA Sulfiana Sulfiana; Nur Abu; La Ibal; Andi Rahayu Anwar; Rahmi Rahmi; Siti Nur Kayatun; Murni Murni; Muhamad Saleh Rumwokas
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian ibu-ibu PKK melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan dalam pengolahan udang Kasia menjadi produk abon. Program ini terdiri dari tiga komponen utama, yaitu penyuluhan yang memberikan pemahaman tentang pentingnya Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam mengolah makanan, pelatihan tentang teknik penyimpanan bahan makanan yang aman dan higienis, serta pendampingan dalam memilih bahan baku berkualitas untuk menghasilkan produk yang aman dan lezat. Setelah penyuluhan, ibu-ibu PKK lebih memahami pentingnya penerapan SOP, seperti penggunaan celemek, masker, sarung tangan, dan penutup kepala, yang berfungsi menjaga kebersihan dan keamanan pangan. Selain itu, mereka juga mempelajari cara penyimpanan bahan makanan yang benar untuk mencegah kontaminasi, dan pentingnya menjaga kualitas bahan baku udang rebon untuk memastikan keamanan dan kualitas abon yang dihasilkan. Dengan demikian, ibu-ibu PKK semakin percaya diri dalam memproduksi abon udang Kasia yang berkualitas dan berpotensi meningkatkan kesejahteraan mereka melalui usaha mandiri.
Pelatihan Pembuatan Sambal Udang Kasia Untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat Kampung Arar Sulfiana, Sulfiana; Ibal, La; Abu, Nur; Anwar, Andi Rahayu; Rahmi, Rahmi; Kayatun, Siti Nur; Murni, Murni; Saleh, Muhammad
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 5 No. 1 Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v5i1.4213

Abstract

Keberadaan udang kasia (Acetes sp.) di Kampung Arar, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. Namun, pengolahan udang kasia masih terbatas pada pembuatan terasi tradisional, sehingga nilai tambah produk belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam diversifikasi produk olahan udang kasia, dengan memperkenalkan pembuatan sambal udang kasia. Metode yang digunakan meliputi koordinasi dengan pemerintah setempat, sosialisasi, pelatihan langsung, dan evaluasi hasil. Kegiatan ini berhasil dilaksanakan 100% sesuai rencana, dengan peserta menunjukkan peningkatan keterampilan yang signifikan dalam pengolahan sambal. Hasil pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat terhadap inovasi produk ini. Diversifikasi produk sambal udang kasia diharapkan dapat memberikan nilai tambah ekonomi dan meningkatkan pendapatan masyarakat Kampung Arar. Ke depan, diperlukan pendampingan lebih lanjut untuk pemasaran dan pengembangan usaha sambal udang kasia, serta dukungan dari pemerintah setempat untuk memperkuat ekonomi berbasis sumber daya lokal.
Pendampingan Perencanaan Lanskap Pantai Lubang Pantai di Kampung Batu Lubang Bantai Distrik Makbon Kabupaten Sorong Zulkarnain, Laode Muhammad; La Ibal; Fitriyani; Murni; Felix Baru; Hilmi Hilmansyah; Endang Abu Bakar; Ummi Hanifah M.; Rahful A. Madaul
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i2.4689

Abstract

Kegiatan pendampingan perencanaan lanskap di Pantai Lubang Pantai, Kampung Batu Lubang Bantai, Distrik Makbon, Kabupaten Sorong, bertujuan untuk merumuskan arah pengembangan kawasan yang selaras dengan potensi alam dan kearifan lokal. Pantai ini memiliki keunikan geologis berupa lubang alami di tebing pantai yang menjadi daya tarik utama, serta vegetasi pesisir yang masih terjaga. Melalui observasi lapangan dan diskusi kelompok bersama masyarakat, diperoleh informasi mengenai kondisi eksisting, nilai-nilai budaya, serta aspirasi lokal dalam pengembangan kawasan. Hasilnya berupa rancangan zonasi lanskap yang mencakup zona konservasi, edukasi, rekreasi, dan penunjang, yang diharapkan mampu mendorong pengelolaan ekowisata berbasis masyarakat secara berkelanjutan. Pendekatan partisipatif dalam proses perencanaan menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan, relevansi lokal, dan penerimaan sosial atas rancangan yang dihasilkan.
Desain Rencana Wisata Mangrove Kampung Arar Distrik Mayamuk Kabupaten Sorong Murni, Murni; Ibal, La; Rifqah, Nabila Nur
EL-JUGHRAFIYAH Vol 5, No 2 (2025): El-Jughrafiyah : August, 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v5i2.37790

Abstract

Kawasan pesisir memiliki potensi ekologis dan ekonomis yang tinggi, salah satunya ekosistem hutan mangrove yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan menjadi habitat berbagai biota laut. Di Kampung Arar, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, terdapat kawasan mangrove seluas ±4,44 ha yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata alam berbasis konservasi. Namun, kawasan ini mengalami tekanan lingkungan akibat pencemaran dan keterbatasan infrastruktur pendukung wisata. Penelitian ini bertujuan untuk merancang pengembangan kawasan wisata mangrove yang berkelanjutan dengan pendekatan konservasi dan pemberdayaan masyarakat lokal. Penelitian ini dilakukan di Kampung Arar dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui analisis spasial dan analisis perancangan tapak. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan studi literatur untuk mengidentifikasi kondisi eksisting kawasan, potensi pengembangan, serta hambatan yang dihadapi. Analisis dilakukan terhadap aspek fisik, utilitas, orientasi, vegetasi, aksesibilitas, dan sistem zonasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kawasan mangrove Arar dapat dilakukan melalui perencanaan zonasi menjadi tiga zona utama: zona inti, zona atraksi, dan zona privat. Penataan fasilitas penunjang seperti jalur tracking, menara pandang, serta cottage ramah lingkungan menjadi elemen penting dalam menunjang fungsi wisata dan konservasi. Meski masih terdapat tantangan seperti akses air bersih, pengolahan sampah, dan keamanan kawasan, dengan pendekatan perencanaan terpadu dan kolaborasi berbagai pihak, kawasan ini berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan yang mendukung konservasi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.Kata kunci: Mangrove, Wisata Alam, Konservasi, Zonasi, Kampung Arar
Konsep Pengembangan Wisata Pantai Kampung Batu Lubang Pantai Diskrit Makbon Kabupaten Sorong Ibal, La; Murni, Murni; Fitriyanti, Fitriyanti
EL-JUGHRAFIYAH Vol 5, No 2 (2025): El-Jughrafiyah : August, 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v5i2.37788

Abstract

Kampung Batu Lubang Pantai merupakan salah satu kawasan pesisir di Distrik Makbon, Kabupaten Sorong, yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari. Keindahan alam pantai dengan pasir putih, batuan unik, terumbu karang, serta budaya lokal yang masih terjaga menjadi daya tarik utama kawasan ini. Meskipun lokasinya relatif dekat dari pusat Kota Sorong, pembangunan infrastruktur dan tata kelola pariwisata di kawasan ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi, permasalahan, dan menyusun konsep pengembangan kawasan wisata berbasis lingkungan dan budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis SWOT dan perencanaan kawasan. Data diperoleh melalui survei lapangan, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan ini memiliki kekuatan pada potensi alam dan budaya, namun menghadapi kelemahan berupa infrastruktur yang belum memadai, tata kelola yang belum optimal, serta rendahnya keterampilan masyarakat dalam bidang pariwisata. Peluang pengembangan terbuka melalui dukungan pemerintah, promosi digital, dan tren wisata berbasis pengalaman. Konsep pengembangan yang dirancang meliputi zonasi kawasan wisata (privat, semi privat, dan publik), perencanaan sarana prasarana, serta pemberdayaan masyarakat lokal. Strategi pengembangan diarahkan untuk menciptakan destinasi yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan mendukung peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan perencanaan yang tepat dan dukungan multisektor, Kampung Batu Lubang Pantai berpotensi menjadi destinasi unggulan di Kabupaten Sorong.Kata kunci: Pengembangan kawasan, Wisata, SWOT, Perencanaan
Pendampingan Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) Kampung Aimo, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong Ibal, La; Madaul, Rahful A.; Hilmansyah, Hilmi; Marshush, Ummi Hanifah; Abubakar, Endang; Murni, Murni; Salam, Rahmi Ariani; Wulandari, Mega; Widodo, Slamet; Klau, Stevanus Viki
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): AUGUST 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i2.584

Abstract

The Village Medium-Term Development Plan (RPJMDes) serves as a fundamental framework for steering village development across a six-year span. Nevertheless, numerous villages encounter significant obstacles in drafting this plan, primarily due to constrained human resources and a lack of technical proficiency. This community engagement initiative seeks to support the local administration of Aimo Village in formulating an RPJMDes that prioritizes community involvement, relies on accurate data, and adheres to regulatory standards. The approach adopted encompasses capacity-building sessions, collaborative dialogues, and hands-on technical guidance. Findings reveal that a preliminary version of the RPJMDes was effectively crafted, incorporating the village leader’s vision and mission, strategic policy outlines, and a structured set of priority development initiatives. Furthermore, the process bolstered the skills of village officials and fostered greater public engagement in shaping development plans.
Pengembangan Wilayah Desa melalui Peningkatan Ekonomi Masyarakat Kampung Arar: Studi Kegiatan Pembuatan Produk Udang Rebon Rifqah, Nabila Nur; Ibal, La; Masniar, Masniar; Murni, Murni; Abu, Nur; Tajuddin, Tamrin; Abubakar, Endang
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): AUGUST 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i2.585

Abstract

The development of rural areas remains a key focus within national policy efforts to enhance community welfare by leveraging local resources. Arar Village, located in Mayamuk District, Sorong Regency, Southwest Papua, possesses abundant marine resources, particularly rebon shrimp, that have yet to be fully harnessed. This community engagement initiative was designed to stimulate the village economy by providing hands-on training in producing rebon shrimp chili sauce. The program involved several stages: initial preparation, community outreach, skills training, and ongoing production support. Throughout the process, participants—primarily women and local youth—demonstrated remarkable enthusiasm and quickly adapted to the techniques required to create hygienic and attractively packaged products. The resulting chili sauce has the potential to serve as a signature culinary product for Arar Village and may pave the way for new entrepreneurial ventures. Beyond technical skills, the program fostered increased household income and reinforced the village’s unique economic identity, all rooted in the sustainable use of local potential.
Pemanfaatan Meja Stainless Sebagai Media Penjemuran Udang Kasia Bagi Masyarakat Kampung Arar Kabupaten Sorong Sulfiana, Sulfiana; Ibal, La; Abu, Nur; Rahmi, Rahmi; Rahayu, Andi; Murni, Murni; Arifin, Herlina; Rian Histiariani, Aprisa; Salmawati, Salmawati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4674

Abstract

Arar Village, located in Sorong Regency, has abundant marine resource potential, especially in the catch of cassia shrimp. However, the cassia shrimp processing process still faces obstacles, especially in the drying stage, which is carried out traditionally, thus affecting the quality of the product. This study aims to improve the quality and cleanliness of cassia shrimp processed products through the application of stainless steel drying tables. The implementation method of this community service is carried out in three stages, namely preparation, implementation, and the final stage. The preparation stage involves coordination with the local government, situation analysis, and identification of community needs. At the implementation stage, education and training are carried out on the use of stainless steel drying tables, as well as direct practice simulations for the community. The final stage involves evaluating activities through questionnaires and interviews to measure the success of the training. The results of the community service show that the use of stainless steel drying tables improves the quality of cassia shrimp by maintaining cleanliness, reducing bacterial contamination, and extending shelf life. In addition, this training increases community knowledge about the importance of using hygienic tools in fisheries processing. In the future, it is hoped that this technology can be widely accepted by the Arar Village community to support increased productivity and more sustainable fisheries-based economic welfare.