Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Keefektifan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) dan Konvensional untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Affadil, Muhammad; Ease Arent; Anggiat Sinurat
Wacana Akademika: Majalah Ilmiah Kependidikan Vol 8 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the effectiveness of problem-based and conventional learning models on students' critical thinking skills in social studies (Geography) learning at SMP Negeri 1 Gebang District. The research method used was quasi-experimental with a population of 2 parallel classes. The sampling technique is carried out by sampling, where class VII-1 is the experimental class and VII-2 is the control class. Data analysis technique using ANAVA 2 Line (univariate) with the help of SPSS 25.00 for windows application. Data collection techniques use test instruments in the form of description options. The results of data analysis were obtained: (1) the problem-based learning model affected students' critical thinking skills with a significance of 0.000 < 0.05 with an average score of 87.55; (2) conventional learning models affect students' critical thinking skills with ANOVA test results with significance of 0.000< 0.05 with an average score of 77.29; and (3) There is an interaction between the problem-based learning model and the conventional learning model in influencing students' critical thinking skills with a significant level of 0.000 < 0.05 where the average score produces a positive score of 21.46 (interaction of the PMB model with the Conventional Model) and the average value produces a positive score of 12.56 (interaction of the conventional model against the PBM model) in the Tukey Test follow-up test.
Fungsi Dan Makna Hiou Pada Acara Pernikahan Adat Simalungun Di Nagori Negeri Dolog Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun Saragih, Itawari; Saragih, Hisarma; Arent, Ease
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 1 No 2 (2023): Vol 1 NO. 2 Nov 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/gfyb5e16

Abstract

Fungsi Dan Makna Hiou Pada Acara Pernikahan Adat Simalungun Di Nagori Negeri Dolok Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun, Skripsi, Jurusan Pendidikan IPS Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Simalungun. Hiou adalah sejenis pakaian seni yang terbuat dari potongan kain khas Batak, memiliki corak dan dimensi tertentu, dan berfungsi sebagai pelindungan bagi tubuh. hiou mulai dikenal bersamaan dengan masuknya alat tenun di Indonesia dari Indonesia. Hal ini mengindikasikan bahwa sebelum adanya alat tenun, masyarakat Batak. Nama hiou Batak merujuk pada ukuran besaran hiou, serta teknik pembuatan dan pengecetan hiasan pada hiou. Masalah utama dalam penelitian adalah apa itu fungsi dan makna hiou dalam konteks pernikahan adat Simalungun di Nagori Negeri Dolog Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun dengan mengetahui fungsi dan makna hiou dalam konteks pernikahan adat Simalungun di Nagori Negeri Dolog Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatatan studi kasus. Studi kasus yang merupakan bagian dari metode kualitatif yang hendak mendalami suatu kasus tertentu secara lebih mendalam dengan melibatkan pengumpulan beraneka sumber informasi. Creswell mendefinisikan studi kasus sebagai suatu eksplorasi dari sistem-sistem terkait atau kasus. Suatu kasus menarik untuk diteliti karena corak khas kasus tesebut yang memiliki arti pada orang lain, minimal bagi peneliti. Menurut Patton, studi kasus adalah studi tentang kekhususan dan kompleksitas suatu kasus tunggal dan berusaha untuk mengerti kasus tersebut dalam konteks, situasi dan waktu tertentu. Ditambahkannya juga bahwa studi kasus ini dilakukan karena kasus tersebut begitu unik, penting, bermanfaat bagi pembaca dan masyarakat pada umumnya. Berdasarkan hasil penelitian fungsi dan makna hiou yang di pakai si pengantin di adat pernikahan itu bahwa si pengantin sudah menjadi orang tua tidak menjadi pemuda lagi, dan menjadi lebih dewasa, dari cara berbicara, dan tingkah lakunya, bahwa sudah di dewasakan setelah di pakaikan hiou adat Simalungun. Hiou Simalungun melambangkan sebuah ikatan kasih sayang antara seseorang dengan orang yang lainnya. Manghioui (memberikan hiou) melambangkan pemberian kehangatan dan kasih sayang kepada penerima hiou. Dalam kepercayaan orang Batak, jiwa (tondi) pun perlu di hioui, sehingga kaum lelaki yang berjiwa keras mempunyai sifat kesejahteraan
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SEJARAH KELAS X DI SMK ALWASLIYAH DOLOK ULU TAHUN AJARAN 2023/2024 Nadillah Amanda; Corry; Ease Arent
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 3 No 1 (2025): Vol 3 NO. 1 Mei 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/ed51st03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Jigsaw terhadap hasil belajar Sejarah peserta didik kelas X SMK Al Washliyah Dolok Ulu. Terdapat 2 hipotesis dalam penelitian ini yaitu, (1) ada pengaruh penerapan model pembelajaran Jigsaw terhadap hasil belajar Sejarah peserta didik kelas X SMK Alwashliyah Dolok Ulu (H1) dan (2) tidak ada pengaruh penerapan model pembelajaran Jigsaw terhadap hasil belajar Sejarah peserta didik kelas X SMK Al Washliyah Dolok Ulu (H0). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan jenis penelitian pre-exsperimental design dengan desain penelitian one group pre-test post-test design. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 24 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan tes dan dokumentasi, data penelitian yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik. Berdasarkan hasil analisis data uji T yang dilakukan diketahui bahwa hasil thitung sebesar 10,4sedangkan ttabel 1,714 dengan taraf signifikansi 0,05. Maka dari dikatakan bahwa thitung> ttabel. Berdasarkan hasil analisis data yang didapat maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Jigsaw terhadap hasil belajar Sejarah peserta didik kelas X SMK Al Washliyah Dolok Ulu. Ini berarti H1 diterima dan H0 ditolak
Pemanfaatan Internet Sebagai Sumber dan Media Belajar Pada Mata Pelajaran Geografi di SMA Negeri 1 Tanah Jawa Gultom, Sunggul; Sinurat, Anggiat; Arent, Ease
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v11i1.7545

Abstract

Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui peranan internet sebagai media belajar di SMA Negeri 1 Tanah Jawa. Dalam hal ini teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah metode wawancara dan observasi. Dari hasil wawancara dan obeservasi diperoleh hasil bahwa peranan internet dalam proses belajar mengajar di SMA Negeri 1 Tanah Jawa sangat bermanfaat dimana pembelajaran berjalan dengan baik dan memiliki interaksi antara guru dengan murid pada saat berjalannya pembelajaran. Guru dan murid saling mengembangkan potensi yang dimiliki dalam mengembangkan potensi murid, guru menyiapkan berbagai aplikasi belajar yaitu aplikasi google classroom, google form, wordwall, quizizi, youtube, video. Murid mampu mengembangkan potensinya pada saat guru menagih hasil belajar dengan membuat, mengedit video belajar dan dipublikasikan ke youtube, sehingga mereka terbantu dalam proses pembelajaran. Dengan cara seperti itu murid termotivasi serta berlomba untuk mengembangkan kreatifitas dan kemauan belajar murid untuk mandiri tercapai. Pemanfaat internet mempermudah dan memperluas serta menciptakan peluang kepada guru dan murid mampu berinteraksi dalam mencapai profil pelajar Pancasila secara kontiniu, konvergen, konsentris bagi murid dan guru. Pemanfaatan media internet telah digunakan pada saat covid 19 guru dan murid telah dipicu aktif dalam pembelajaran daring dan offline demi terciptanya pembelajaran
The Role of Driving Teachers in Developing Differentiated Learning Strategies And Social-Emotional Competencies in Integrated Social Studies Subjects Girsang, Herti; Corry, Corry; Arent, Ease
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v6i4.1676

Abstract

The evolving landscape of education demands innovative teaching practices, with Guru Penggerak playing a pivotal role in implementing differentiated learning strategies and fostering students’ social-emotional competencies, particularly in Integrated Social Studies. This study aims to explore how Guru Penggerak contributes to creating inclusive and adaptive learning environments that respond to students' diverse characteristics while supporting their emotional and interpersonal development. A qualitative research design was employed, using document analysis from academic journals, official reports, and relevant literature to identify key practices, enabling factors, and barriers encountered in the field. The findings reveal that the success of differentiated instruction is largely influenced by the teacher's ability to recognize and respond to varied learning styles. Approximately 70% of students reported increased motivation when instructional strategies aligned with their individual preferences. Additionally, structured efforts to build social-emotional competencies resulted in enhanced student well-being, classroom harmony, and increased engagement. These findings highlight the importance of empowering teachers through continuous professional development to strengthen their pedagogical and socio-emotional facilitation skills. The study provides valuable insights for educational stakeholders to support Guru Penggerak programs and reinforce the integration of differentiated learning and emotional intelligence in curriculum implementation.
Pengaruh Penggunaan Media Aplikasi Canva Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pada Mata Kuliah Konsep Dasar IPS Thesalonika, Emelda; Arent, Ease
Jurnal Simki Pedagogia Vol 6 No 1 (2023): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jsp.v6i1.240

Abstract

The purpose of this research is to find out how much influence the use of Canva media has for PGSD students in taking the Basic Social Sciences Learning Concepts course. The type of research used is quantitative research with a quasi-experimental method. This research uses 2 classes, namely the experimental class, namely Canva learning media and the control class using Microsoft Power Point. The results of the research proved that the average pre-test score for the experimental class was 42.4 and for the control class was 41.2. The experimental results obtained tcount = 0.311 and ttable = 1.708 because tcount <ttable, the two samples had the same initial performance. The average post-test score for the experimental class was 76 with a standard deviation of 12.24 and for the control class was 67.6 with a standard deviation of 12.67. The results of the post-test scores for the research class and the control class were tested using a one-party t experiment and the results were 2.780 > 1.708, namely tcount > ttable at a significance level of 0.05 then (Ha) was accepted and Ho was rejected, which means that there is an effect of Canva media on learning outcomes students on the material influence of Western/foreign culture in Indonesia.
PELATIHAN INSTRUMEN HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) UNTUK GURU SMA SWASTA SANTO PETRUS SIDIKALANG Asister Fernando Siagian; Dumaris Elserida Silalahi; Rick Hunter Simanungkalit; Muktar B. Panjaitan; Andriono Manalu; Rosben Sihombing; Firman Pangaribuan; Aprido Bernando Simamora; Prini Desima Evawani Ambarita; Ease Arent
Pengembangan Penelitian Pengabdian Jurnal Indonesia (P3JI) Vol. 3 No. 3 (2025): Vol. 3 No. 3 (2025) : P3JI - AGUSTUS
Publisher : Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk melatihkan pendidik atau guru dalam menyusun instrument HOTS yang akan diujikan pada peserta didik dalam mengetahui tingkat kognitif peserta didik sesuai tuntutan pendidikan abad-21. Pengabdian ini dilakukan dengan mitra sekolah menegah atas yang dilakukan dengan dua tahapan yaitu dengan sosialisasi tentang instrument HOTS dan workshop tentang pembuatan instrumen HOTS. Kegiatan pengabdian menggunakan metode pendidikan, pelatihan, dan pendampingan. Subyek program pedampingan dan pelatihan ini adalah semua SMA Swasta Santo Petrus Sidikalang, Kabupaten Dairi. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 8 dosen dari disiplin ilmu yaitu Pendidikan IPA, Pendidikan Matematika, dan Pendidikan Bahasa Inggris dengan anggota mahasiswa 2 orang. Respon guru dalam penyusunan instrumen HOTS dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui hasil angket. Disimpulkan bahwa dalam pelaksanaan pengabdian ini guru terampil dalam menyusun instrument HOTS dengan jumlah instrument 4 soal untuk analisis, 4 soal pada evaluasi, dan 4 soal pada mencipta. Tingkat kepuasan guru dalam penyusunan instrument HOTS yaitu 89,95% dengan kriteria sangat baik.
Elementary School Teacher Mentoring Program in Designing In-Depth Learning Plans Through Integration of Learning Outcomes and Learning Objective Flow Thesalonika, Emelda; Sihombing, Lisbet N; Sijabat, Desi; Arent, Ease
MSJ : Majority Science Journal Vol. 4 No. 1 (2026): MSJ - February
Publisher : PT. Hafasy Dwi Nawasena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61942/msj.v4i1.548

Abstract

This study aims to describe the process of mentoring elementary school teachers in designing in-depth learning plans through the integration of Learning Outcomes (CP) and Learning Objective Flow (ATP) and analyze its impact on improving the quality of learning plans. The background of the study is based on the finding that some teachers still experience difficulties in systematically integrating CP and ATP, resulting in lesson plans tending to be administrative in nature and less supportive of in-depth learning. The study used a descriptive qualitative approach with a mentoring-based service model implemented at SDN 095148 Pulo Siborna. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation studies of lesson plans before and after mentoring. The mentoring process was carried out through the stages of needs identification, strengthening conceptual understanding, design practice, and reflection and evaluation. The results showed that mentoring was able to improve teachers' understanding of the integration of CP and ATP and produce more structured, contextual, and coherent lesson plans. In addition, there was a shift in teachers' mindsets from an administrative orientation to a competency-based approach and in-depth learning. Thus, teacher mentoring is an effective strategy in supporting the implementation of the Independent Curriculum in a more meaningful and sustainable manner
Enhancing Students’ Social Intelligence through Tudang Sipulung Learning Model Zahrawati B, Fawziah; Jumaisa; Arent, Ease; Aras, Andi
Entita: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ejpis.v7i2.22361

Abstract

Social intelligence is essential for students to engage effectively in collaborative and culturally responsive learning. This study aims to examine the effectiveness of the Tudang Sipulung learning model enhancing the social intelligence of students in the Social Studies Education Program at IAIN Parepare. Using a quasi-experimental method with a one-group pretest–posttest design, the study involved a single group of students as participants. Data were collected through a social intelligence test covering three main dimensions: social information processing, social awareness, and social skills. The data was analyzed using a paired sample t-test. The findings revealed a significant increase in students’ social intelligence after the implementation of the Tudang Sipulung learning model (p < 0.05), with the most notable improvements observed in collaborative and empathetic abilities that reflect Bugis cultural values such as siri’, pacce, and sipakatau. Practically, the results indicate that the Tudang Sipulung learning model serves as an effective pedagogical strategy to foster social intelligence and strengthen collaborative interactions grounded in local wisdom. Theoretically, this study reinforces Vygotsky’s social constructivist theory, emphasizing the role of social interaction in knowledge construction, while expanding the theoretical framework of local wisdom-based learning as a contextual approach in higher education.
SOSIALISASI PERAN PERGURUAN TINGGI DAN AKADEMISI SEBAGAI INKUBATOR BISNIS DALAM PENGUATAN KOPERASI SEBAGAI LEMBAGA EKONOMI KERAKYATAN MENUJU KOPERASI MODERN BAGI PELAKU UKM DI SUMATERA UTARA Ulung Napitu; Corry Corry; Anggiat Sinurat; Tuangkus Harianja; Ease Arent; Mardiani Mardiani; Ade Mey Lisca Nasution; Hasian Napitu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/914vq849

Abstract

This community service aims to provide an understanding that universities and academics act as business incubators for developing small and medium enterprises. In order to support the growth and development of SMEs, there needs to be a synergy from various parties ranging from academia, industry, and universities as stakeholders. The business incubator is a place used by many developing countries, including Indonesia, as a means of developing new businesses and/or small and medium enterprises (SMEs). The business incubator itself is an institution that oversees a business incubation in the coaching process for small businesses and/or new product development as well as the provision of business facilities and infrastructure, business development, and management and technology support. The availability of skilled labor needed by the Business and Work World (DUKA) is still very low. This is revealed from data from the Central Statistics Agency (BPS) which was announced in February 2020, which was around 13%. This condition is a challenge for universities not to exacerbate this condition by introducing an early work environment to students, so that they can become graduates according to the needs of the job market, either as employees or business owners through student business incubators at universities.The Business Incubator is a form of Academic Entrepreneurship adapted to the industrial era 4.0 based on the use of electronic media and the internet. To socialize the community service material to SME business actors, the lecture method and question-and-answer method are used for 90 minutes. The results of the socialization have further increased the understanding of the community and SMEs about the importance of developing business incubators as business facilities and infrastructure in business development. 
Co-Authors Abdul Jalil Abdul Muis Ade Mey Lisca Nasution Ade MeyLisca Nasution Ade MeyLisca Nasution Affadil, Muhammad Ahmad Fakhri Hutauruk Al'Ghani, Muhammad Zulfi Anggiat Sinurat Anggiat Sinurat Anggiat Sinurat Aprido Bernando Simamora Aras, Andi Asister Fernando Siagian Asnita Nainggolan Bongguk Haloho Bongguk Sihaloho Corry Corry Corry Corry, Corry Dabukke, Lamser Dumaris Elserida Silalahi Efendi Manalu Emelda Thesalonika Firman Pangaribuan Ginting, Andres M. Girsang, Herti Girsang, Samrin Gultom, Sunggul Haloho, Bongguk Harianja, Tuangkus Hasian Napitu Hasian Napitu Hasian Napitu Hazar, Badrizal Al Henny Siswindah Lumbantobing Herti Girsang Hutauruk, Hotdiana Indra Gandi Purba Jumaisa Kasimin Manalu, Andriono Mardiani Mardiani Mardiani Mardiani Mardiani Mardiani Marentina Inggrid Sinaga Marudut Hasanuddin Panggabean Mkumbachi, Ramadhani Lausi Muhammad Gazali Bancin Muhammad Nur Hidayat Nadillah Amanda Napitu, Hasian Napitu, Ulung Napitupulu, Rio Parsaoran Nasution, Ade Mey Lisca Natalina Purba PANJAITAN, MUKTAR B Prini Desima Evawani Ambarita Purba, Indra Gandi Resna Napitu Rick Hunter Simanungkalit, Rick Hunter Riki Saputra, Riki Rima Meilita Sari Rima Melatih Rosben Sihombing Rosdiana Sinaga Rosmery Saragih Rumtini Samrin Girsang Saragih, Hisarma Saragih, Itawari Siahaan, Rikalayasi Sihombing, Lisbet Sihombing, Lisbet N Sihombing, Lisbet N. Sijabat, Desi SIMAREMARE, JUNI AGUS Sinurat, Anggiat Sunggul Gultom Thesalonika, Emelda Tioner Purba Tuangkus Harianja Tuangkus Harianja Tuangkus Harianja Tuty Ariani Nasution Ulung Napitu Ulung Napitu Zahrawati B, Fawziah