Claim Missing Document
Check
Articles

The Petta Kalie’s Contribution in The Development of Islamic Law during The Kingdom of Bone Ridhwan, Ridhwan; A Nuzul, A Nuzul
Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Vol 5, No 1 (2021): Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam
Publisher : Islamic Family Law Department, Sharia and Law Faculty, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/sjhk.v5i1.8977

Abstract

This article examines Petta Kalie's contribution to the development of Islamic law in the Kingdom of Bone. Petta Kalieor qadhi has the same position as an advisor or counselor to the sultan. This was similar to the qadhi al-qudhat in Baghdad, syekh Islam in Turkey, sadar-i azam in India, qadhil malikul adil in Aceh or Wali Songo in Java. This study uses a historical approach to understanding the Islamic law as an analytical tool by looking at Petta Kalie as a collective history that contributes to the development of the Islamic law. The study concluded that there were four contributions of Petta Kalie in the development of Islamic law: affirming the integration of sara’ (Islamic law) and ade’ (adat), such as the sompa, mappacci, barzanji and meppanre tamme traditions. The internalization of the Islamic law with the style of Syafi’i school of thought  was carried out by Patte Kalie assisted by puang imang, katte’, bilal, doja and amil who are in charge of teaching and disseminating the Islamic laws such as marriage, divorce, reconciliation, inheritance distribution, and the management of zakat. In addition, Petta Kalie also promotes women’s equality in the Islamic law, supports female Sultanah to appear as kings and initiates education in studying Islamic sciences especially for women called makkamisi’. Finally, a legal fatwa related to resistance to the Netherlands and refusal to cooperate with them. Some of these arguments and findings are indisputable historical facts that Petta Kalie made a major contribution to the development of Islamic law in the Bugis Bone society.
Pemberdayaan Ekonomi Suku Anak Dalam (SAD) Desa Nyogan Melalui Diversifikasi Limbah Lidi Kelapa Sawit Menjadi Produk Kerajinan Tangan Ridhwan, Ridhwan; Fitri, Lucky Enggraini; Indrawijaya, Sigit
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2020): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.878 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v4i3.11567

Abstract

Pemukiman SAD di dusun nyogan ini berada di pingiran aliran sungai Bahar dan di tengah-tengah perkebunan sawit masyarakat desa nyogan. Sungai bahar ini lah yang menjadi tempat sumber kehidupan SAD pada saat ini. SAD yang ada didusun Nyogan mayoritas tidak memiliki pekerjaan pasti karena tidak memiliki keahlian yang lain untuk dapat meningkatkan perekonomiannya, hampir semua SAD yang ada disana mata pencariannya adalah mencari ikan.. Berdasarkan survey dan Hasil studi pendahuluan, ditemukan ada beberapa permasalahan di kedua mitra, yaitu: Masyarakat SAD Trans Sosial didusun Nyogan saat ini hanya berfokus untuk menangkap ikan dan buruh harian lepas di perkebunan sawit bagi memenuhi kebutuhan hidupnya sehingga pendapatan mereka rata-rata masih sangat rendah. Belum optimalnya kemanfaatan potensi sumber daya yang ada di lingkungan mereka seperti limbah kelapa sawit yang dikelola masyarakat SAD untuk menjadi produk yang bernilai ekonomis dan memiliki nilai seni yang tinggi, Belum adanya transfer IPTEK kepada masyarakat SAD untuk memanfaatkan sumber potensi alam yang ada di sekitar mereka dengan memanfaatkan potensi limbah lidi kelapa sawit untuk menjadi kerajinaan tangan yang memiliki nilai ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat SAD serta cara memasarkan produk-produk yang mereka hasilkan. Kegiatan pengabdian Pengabdian IPTEK yang akan diberikan adalah 1) Meningkatkan pengetahuan masyarakat SAD Desa Nyogan, mengenai pengelolahan potensi sumber daya yang dimiliki untuk memperbaiki perekonomian mereka, 2) Peningkatan pengetahuan masyarakat SAD Desa Nyogan tentang manfaat limbah kelapa sawit menjadi produk yang bernilai ekonomis dan seni, 3) Memberikan pendamping dan pelatihan ke masyarakat SAD desa nyogan bagaimana membuat kerajinan dari limbah lidi kelapa sawit menjadi sebuah kerajinan tanggan dan cara memasarkan produk-produknya. Kegiatan pengabdian ini diberikan dalam bentuk pelatihan. Metode yang digunakan adalah: ceramah, tanya jawab, sharing ide, praktik/latihan mengenai cara mengimplementasikan dan memelihara sistem tersebut. Lokasi kegiatan pengabdian diselenggarakan di pemukiman masyarakat SAD di Trans Sosial Desa Nyogan.
Justice and Qiṣāṣ in Islamic Law: The Views of Muslim Scholars and Intellectuals at Makassar City, South Sulawesi Halimang, ST; Ridhwan, Ridhwan; Sakdiah, Sakdiah
Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Vol 9, No 1 (2025): Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam
Publisher : Islamic Family Law Department, Sharia and Law Faculty, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/sjhk.v9i1.26164

Abstract

Qiṣāṣ is a legal provision (for those who commit premeditated murder or unlawful acts) that is ontological-theological in nature, which prioritizes justice in the maqāṣid al-sharī'ah paradigm. This form of justice is oriented towards the welfare of humanity while still recognizing the rights and responsibilities of the perpetrator and (family) of the victim. However, qiṣāṣ is often considered barbaric, cruel, and not in accordance with modern human rights standards. Based on this view, it is necessary to study the meaning of justice in qiṣāṣ, according to Muslim scholars and intellectuals in Makassar, South Sulawesi. This study attempts to discuss the construction of the meaning of justice in the law of qiṣāṣ in line with the principles of Islamic law. To answer this, an empirical research method is used with the maqāṣid al-sharī'ah approach. Data were collected through in-depth interviews with informants such as Muslim scholars and intellectuals. The research findings show that qiṣāṣ justice actually fulfills the principles of justice as contained in Islamic law and is in line with theological and sociological dimensions. Qiṣāṣ is applied with a balanced axiological orientation, adhering to the principles of justice. However, the application of the law is hierarchical and depends on the reasons (or motives) for the adjustment. This means that qiṣāṣ is the maximum punishment that can be applied if the evidence of premeditated murder or unlawful association is conclusive and beyond doubt (syubhat). Conversely, if the evidence has strong reasons (such as preventing harm) or is uncertain (syubhat), then the minimum punishment -diyat (financial compensation) - can be applied. In the maqāṣid al-sharī'ah perspective, qiṣāṣ punishment does not only contain the values of justice and welfare because it can save and protect the lives of other humans from someone's evil intentions to kill, so that the goal of Islamic law for the welfare of humanity can be achieved.
THE SOCIOLOGY OF LAW PERSPECTIVE ON CHILD PROTECTION AT THE SYAR’IYAH COURT IN ACEH Kasim, Fajri M; Nurdin, Abidin; Ridhwan, Ridhwan
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/equality.v7i1.8656

Abstract

This study aims to examine child protection at the Syar'iyah Court in Aceh from the perspective of the sociology of law. This research uses the study of legal sociology, which is an approach that views law as a tool to create order and order in society. The approach used is a case study of child protection in court decisions in Banda Aceh, Bireuen, and Lhokseumawe regarding child guardianship. Meanwhile, data collection techniques are literature studies and court decisions. This study concluded that the Syar'iyah Court in Banda Aceh granted guardianship rights to adult male siblings and to become guardians and take care of parental inheritance. In Bireuen, guardianship rights are given to the mother for a child because her father who has a pension salary is left behind. Whereas in Lhokseumawe, guardianship rights are also given to the mother while the living father is obliged to give one million per month and education and health costs. In addition, judges also become al-Qur’an, Hadith, and the opinions of the ulama as arguments in their decisions that are in accordance with the sociological characteristics of religion in Aceh. This shows that the Syar'iyah Court as part of the social system and judges as social actors have functioned to provide child protection so as to create order and order in society.
Sosialisasi Pemberian Jus Mentimun Sebagai Upaya Penurunan Hipertensi Lansia di Desa Koto Baru Ridhwan, Ridhwan; Mutmainah, Mutmainah; Devitasari, Andrisa; Fadila, Putri; Astuti, Mery; Yanta, Yoga Okta; Safatullah, Raden Aqsal; Amri, Ary Dean
BangDimas Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (Juli 2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jppm.v3i2.36131

Abstract

Hipertensi atau darah tinggi masih menjadi masalah kesehatan utama di dunia. Penyakit ini ditandai dengan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan diastolik lebih dari 90 mmHg, diukur dua kali dengan interval lima menit saat kondisi istirahat. Hipertensi dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, dan gangguan ginjal. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Koto Baru mengenai hipertensi serta upaya menurunkan tekanan darah secara efektif. Metode yang digunakan adalah penyuluhan langsung kepada masyarakat, khususnya kelompok lansia usia 45-70 tahun, melalui ceramah yang dilakukan secara luring di balai desa. Materi penyuluhan mencakup pengertian hipertensi, faktor risiko, dan pola hidup sehat untuk pencegahan serta pengendalian tekanan darah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta setelah penyuluhan. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga mereka mampu mengelola hipertensi demi kesehatan dan kualitas hidup yang lebih baik. Keberlanjutan program ini penting agar dampak positifnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat akan mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan bebas dari risiko hipertensi.
Pengembangan Potensi Masyarakat Melalui Kegiatan Dlt-Mbkm Membangun Desa Di Kelurahan Tahtul Yaman Kota Jambi Octavia, Ade; Fitri, Lucky Enggrani; Ridhwan, Ridhwan; Sriayudha, Yayuk; Setiawan, Dedy
BangDimas Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 3 (2024): Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (November 2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jppm.v3i3.37436

Abstract

Pengembangan potensi masyarakat perlu dilakukan agar kegiatan pemberdayaan masyarakat dapat tepat sasaran. Urgensi dari kegiatan ini adalah dihasilkannya dokumen potensi wilayah, profil kelurahan, potensi usaha produktif, potensi kelembagaan, serta potensi seni dan keagamaan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis kearifan lokal yang dipadukan dengan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi (ipteks), diharapkan dapat mempercepat pencapaian pembangunan berkelanjutan yang inklusif dan partisipatif. Tujuan utama dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Dosen Lapangan Terpadu (DLT) dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) membangun desa ini adalah untuk mengidentifikasi potensi-potensi yang ada di wilayah Kelurahan Tahtul Yaman. Hasil identifikasi ini menjadi dasar dalam menyusun strategi peningkatan kapasitas masyarakat agar lebih produktif, inovatif, dan mampu terlibat secara aktif dalam perbaikan kelembagaan maupun pengembangan potensi lokal, seperti potensi seni, usaha produktif, dan sarana pembelajaran masyarakat. Mahasiswa yang terlibat dalam program ini turut serta dalam proses pengumpulan data, observasi, hingga implementasi kegiatan. Kegiatan MBKM ini telah berkontribusi terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 2, IKU 3, dan IKU 5. Melalui kegiatan ini diperoleh dokumen profil desa dan pemetaan wilayah secara menyeluruh, dihasilkan usaha produktif masyarakat yang inovatif dan telah dipasarkan secara online, serta berkembangnya kegiatan seni dan kelembagaan sosial di Kelurahan Tahtul Yaman yang memperkuat identitas budaya lokal.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Melalui Penyuluhan Penyakit Tidak Menular di Desa Sari Mulya Kecamatan Rimbo Ilir Kabupaten Tebo Mastur, Agus Kurniawan; Ridhwan, Ridhwan; Octavia, Rosalinda; Utami, Fitri; Amna, Etia Zaria; Nikmah, Nur Ayu Hijratun; Andraini, Nurlaili; Mardalia, Mardalia; Nova, Heidy Regina; Mardianti, Dona; Haloho, Dedy Andre Tuah; Yuddin, Taqy; Fernando, Dandi
BangDimas Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (November 2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jppm.v1i1.22574

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyakit yang seringkali tidak banyak dideteksi dan disadari karena umumnya PTM tidak menimbulkan gejala atau keluhan. Hal ini berdampak pada saat pemeriksaan penderita dimana PTM terdeteksi sudah sampai tahap stadium akhir. Upaya pencegahan PTM perlu dilakukan agar tingkat kesehatan masyarakat Desa Sari Mulya meningkat. Pencegahan yang dimaksud melalui kegiatan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang PTM hingga cara pencegahan dan pengobatannya. Penyuluhan dilakukan dengan pemaparan materi tentang pengetahuan umum PTM hipertensi dan diabetes mellitus. Kegiatan edukasi yang dilakukan dievaluasi melalui pre-test dan post-test dengan kuisioner serta wawancara singkat. Selain itu dilakukan pemeriksaan dan deteksi dini PTM, konsultasi setelah pemeriksaan kesehatan untuk pencegahan dan pengobatan PTM. Berdasarkan hasil kuisioner, skor rata-rata awal sebelum dilakukan pengabdian yaitu 7,53 dan mengalami peningkatan menjadi 8,97 setelah dilakukan penyuluhan dan edukasi. Sehingga dapat disimpulkan terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap PTM.
Kewaspadaan Dini terhadap Radikalisme di Kalangan Remaja Amri, Ary Dean; Ridhwan, Ridhwan; Ardianto, Budi; Elvini, Nosil; Rahmah, Tira Nur; Siagian, Panji; Soraya, Osa; Khairurroziqin, Khairurroziqin
BangDimas Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (November 2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jppm.v1i1.22575

Abstract

Penggunaan smartphone tentu saja tidak lepas dari dampak positif maupun dampak negatif bagi penggunanya, terutama bagi pelajar salah satunya tentang radikalisme. Sekolah - sekolah di Indonesia pada beberapa tahun belakangan ini menjadi sasaran radikalisme. Dengan demikian, diharapkan adanya pemikiran kritis bagi siswa-siswi sehingga dapat menangkal radikalisme di kalangan pelajar tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMK Negeri 5 Tebo tepatnya di Desa Giriwinangun. Kegiatan penyuluhan tentang paham radikalisme menggunakan metode ceramah, tanya jawab, serta evaluasi dan refleksi. Sasaran pelaksanaan kegiatan ini adalah siswa kelas X dan XI di SMK Negeri 5 Tebo. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman siswa bertambah dengan adanya diskusi tanya jawab dan siswa mapu menjawab dengan benar. Sosialisasi paham radikalisme yang dilakukan di SMK Negeri 5 Tebo berjalan dengan lancar atas dukungan dari bapak Aipda Dadan Juanda dan Sertu Daryono sebagai pemateri serta antusias para siswa yang sangat bersemangat.
Penguatan Modal Usaha UMKM Melalui Model Tanggung Renteng dan Pengembangan Inkubator Bisnis pada Pengusaha Home Industri dan UMKM di Desa Siulak Deras Mudik Kecamatan Gunung Kerinci Ridhwan, Ridhwan; Isnaeni, Nurida; Fitri, Lucky Enggrani; Amri, Ary Dean
BangDimas Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (November 2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jppm.v1i1.22578

Abstract

Kegiatan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan mengenai penguatan modal usaha UMKM melalui model tanggung renteng dan pengembangan inkubator bisnis kepada masyarakat di Kecamatan Gunung Kerinci guna meningkatkan modal usaha. Hal ini dikarenakan masih banyaknya para pelaku usaha yang keterbatasan modal di Kecamatan Gunung Kerinci. Pencapaian tersebut dilakukan melalui pelatihan dengan metode ceramah dan diteruskan sesi tanya jawab. Hasil menunjukkan bahwa program pengabdian masyarakat berjalan dengan lancar. Peserta sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Melalui pelatihan ini diharapkan masyarakat Kecamatan Gunung Kerinci dapat menerapkan dan menjalankan model tanggung renteng dan pengembangan inkubator bisnis dalam meningkatkan penguatan modal usaha.
Pendampingan Pengembangan Usaha Keripik Tempe di Desa Sari Mulya Kecamatan Rimbo Ilir Kabupaten Tebo Ridhwan, Ridhwan; Mastur, Agus Kurniawan; Mardalia, Mardalia; Octavia, Rosalinda; Utami, Fitri; Amna, Etia Zaria; Nikmah, Nur Ayu Hijratun; Andraini, Nurlaili; Nova, Heidy Regina; Mardianti, Dona; Haloho, Dedy Andre Tuah; Yuddin, Taqy; Fernando, Dandi
BangDimas Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (Maret 2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jppm.v2i1.23690

Abstract

Desa Sari Mulya Kecamatan Rimbo Ilir Kabupaten Tebo memiliki beberapa Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang sedang berkembang, salah satunya usaha keripik tempe. Usaha keripik tempe merupakan bidang usaha yang paling banyak digeluti oleh pelaku usaha di Desa Sari Mulya. Usaha produksi keripik tempe tersebut dalam proses perkembanganya masih mengalami banyak hambatan. Hambatan yang umumnya dialami pelaku usaha yaitu sulitnya pemasaran produk. Saat ini pemasaran hanya mengandalkan penjualan langsung. Kurangnya ilmu dan pengetahuan yang dimiliki berdampak pada usaha keripik tempe tidak dikenal lebih luas. Selain pemasaran, inovasi produk keripik tempe juga masih kurang, antara lain: inovasi rasa, kemasan dan label pada produk keripik tempe. Pengembangan usaha keripik tempe menuntut keterampilan dan kreatifitas sumber daya manusia untuk meningkatkan kualitas produk. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengembangan usaha keripik tempe di Desa Sari Mulya melalui pemasaran online, kemasan, label dan inovasi varian rasa. Metode yang digunakan yaitu melalui pendampingan dengan penyuluhan dan pelatihan langsung kepada mitra. Selain itu, juga dilakukan fasilitas program dengan desain, cetak label produk serta kemasan. Tim pengabdian juga melakukan pendampingan untuk memastikan kegiatan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Adapun hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diantaranya meningkatnya kemampuan mitra dalam mengoptimalkan media pemasaran berbasis online, kemasan dan label yang baru serta keripik tempe dengan inovasi varian rasa baru.
Co-Authors A Nuzul, A Nuzul A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abidin Nurdin Ade Octavia Aditya Pratama Adnan Lira, Rahmat Adrianti, Ririn Afriyanti, Suviya Alfredo, Muhammad Fatur ALI HALIDIN, ALI Alicia, Bunga Alissa, Evalina Amanda, Natasya Friska Amna, Etia Zaria Amri Amir AMRI, ARY DEAN Ananta Putri, Sashi Andraini, Nurlaili Anggreyni, Rizky Anisa Anisa Ansanay, Yahya Esrom Aprizal, Yusuf Zaini Arfah, Arfah Astuti, Mery Azizi, Putri Dwi Bin Ahmadi Salim Bafadhal, M Iqbal Budi Ardianto Bustami Bustami Chairiyati, Fauziah Darna, Andi Dean Amri, Ary Dedy Setiawan Devi Andriani Devitasari, Andrisa Dwi Kurniawan, Dwi Elvini, Nosil Enggraini Fitri, Luky Enggrani Fitri, Lucky Fadila, Putri Fajar Fajar Fajri M Kasim fatimah Fatimah Fernando, Dandi Fitri, Ema Fitri, Lucky Enggraini Halimang, St Haloho, Dedy Andre Tuah HARDIANSYAH, OKHI FAJAR Hasan Hasan Hasanah, Zumratul Hedhri Nadhiran Husnul Hotimah, Husnul Indriani, Dina Inggriani Powa, Natasya Khairurroziqin, Khairurroziqin Khoiryah, Putri Kiramang, Khaeruddin Lestari, Anggi Dwi LUBIS, PAULINA Lucky Enggrani Fitri Maemunah Maemunah Maharani, Rizki Dini Mahdalina, Mahdalina Mardalia, Mardalia Mardhiyah, Rahadatul Mardianti, Dona Marhama, Marhama Mastur, Agus Kurniawan Mufaddhal, Zaidan Munthe, Ondang Sri Helena Mursyid Djawas Muspawi, Muspawi Mutmainah Mutmainah Nabila, Tasya Nikmah, Nur Ayu Hijratun NIZAR, MOHAMMAD Nova, Heidy Regina Novita Sari Nur Abidah Idrus, Nur Abidah Nurhayani, Melda Vitry Nurida Isnaeni Octavia, Rosalinda Pratiwi, Heni Putri, Dea Rizka Amanda Rafiqi Rahmah, Tira Nur Rahmiana, A. ST. Raudhatul Jannah, Dhivani Rima Meilita Sari Roihan, Muhammad Rukhayati, Rukhayati Safatullah, Raden Aqsal Sahudra, Tengku Muhammad Said, Wardana Sakdiah Sakdiah, Sakdiah Samosir, Natalia Ruthanaya Saputra, Aldi Saputra, Rivo Siagian, Panji Sigit Indrawijaya Sinrang, A. Siregar, Ade Perdana Siregar, Nurul Dania Solly Aryza Soraya, Osa Sri Astuti A. Samad Suhaimi, Amanda Syahrial, Dopa Syaifudin, Alfi Syukri Amri, Adi Ihsan Tarmizi Arifin Urfan, Faiz Utami, Fitri Yanta, Yoga Okta Yayuk Sriayudha Yuddin, Taqy Yusof , Wafaa'