Claim Missing Document
Check
Articles

Health Education about Stunting in Tanjung Tiram Village and Wawatu Village, North Moramo District, South Konawe Regency Majid, Ruslan; Sabilu, Yusuf; Jafriati, Jafriati; Yasnani, Yasnani; Lisnawaty, Lisnawaty; Nurmaladewi, Nurmaladewi
Abdi Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v5i2.6065

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem caused by insufficient nutritional intake for a long time due to feeding that is not in accordance with nutritional needs. South Konawe Regency is one of the districts in Southeast Sulawesi which is also a contributor to stunting cases in Southeast Sulawesi. The prevalence of stunting in South Konawe Regency ranks 11th out of 17 districts/cities with a prevalence of 28%. The results of a preliminary survey in Tanjung Tiram Village and Wawatu Village, South Konawe Regency found that there are several maternal behaviors that cause stunting, namely some children under five do not get exclusive breastfeeding, do not understand about stunting and determine children's nutritional status so that they realize too late that their children are classified as stunting cases. The method of implementing activities is carried out offline. The intervention provided by providing education to mothers of toddlers and posyandu cadres using media modules, pamphlets and health counseling related to several topics namely the causes of stunting, the characteristics of stunting in children, the impact of stunting on children, stunting prevention measures including prevention since pregnancy, while breastfeeding, the benefits of breastfeeding provided exclusively, the benefits and planning of MP-ASI menus, nutritional status for cadres in stunting prevention and carried out Toddler weight check with Lalowaru Health Center officers, North Moramo District. The conclusion of this activity is that the local government is very good which is proven by full support during the activity process, as well as the participants / targets of the activity in this case pregnant women, toddler mothers, and posyandu cadres. Participants are very enthusiastic and active in activities when given material and also when given examples, participants gain new knowledge related to parenting in stunting prevention.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS LAMBIKU KECAMATAN NAPABALANO KABUPATEN MUNA TAHUN 2022 Suradi, Umi Andriani; Majid, Ruslan; Kamrin, Kamrin
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan kegagalan untuk mencapai pertumbuhan yang optimal, serta diukur berdasarkan TB/U (tinggi badan menurut umur). Dengan kata lain Stunting dapat diketahui bila seorang balita sudah diukur panjang atau tinggi badannya, lalu dibandingkan dengan standar, dan bila hasil Z score < -2 SD disebut sebagai Stunting Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Puskesmas Lambiku Kecamatan Napabalano Tahun 2022 Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 130 orang responden, menggunakan uji Chi Square dan regresi logistik. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang disebar secara langsung. Hasil: Penelitian ini menunjukkan ada pengaruh antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai p-value 0,000 (p < 0,05). Sikap menunjukkan tidak ada pengaruh antara sikap ibu dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai p-value 0,352 (p > 0,05). Pendapatan keluarga menunjukkan ada pengaruh antara pendapatan keluarga dengan dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai p-value 0,007 (p < 0,05). Sikap menunjukkan tidak ada pengaruh antara sikap ibu dengan kejadian stunting dengan nilai p-value 0,007 (p < 0,05). Kesimpulan: Simpulan penelitian ini menunjukkan ada pengaruh anatara pengetahuan ibu dan pendapatan kejuarga dengan kejadian stunting pada balita dan tidak ada pengaruh antara sikap ibu dengan kejadian stunting pada balita.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI PADA BALITA DI POSYANDU UNIT PEMUKIMAN WUNA KECAMATAN TONGKUNO KABUPATEN MUNA TAHUN 2022 Suhuria, Wa Ode; Majid, Ruslan; Rezal, Farit
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan mengalami sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Imunisasi merupakan salah satu cara pemerintah untuk memberantas penyakit menular sehinga pemerintah menetapkan standar pencapaian hasil kumulatif cakupan imunisasi dasar bayi dengan standar 90%. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelengkapan Imuisasi Pada Balita Di Posyandu Unit Pemukiman Wuna Kecamatan Tongkuno Kabupaten Muna Tahun 2022. Metode: Metode penelitian yang digunakan Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional study dengan menggunakan uji chi square pada program SPSS. Sampel dalam penelitian ini yang berjumlah 87 orang. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pendidikan p -value (0,004) < α (0,05), pengetahuan p-value (0,000) < α (0,05), dukungan keluarga p-value (0,016) < α (0,05), kepercayaan p-value (0,002) < α (0,05), dan tidak ada hubungan yang bermakna keterjangkauan ke tempat pelayanan kesehatan p-value (0,687) < α (0,05) dengan kelengkapan imuisasi pada balita di Posyandu Unit Pemukiman Wuna Kecamatan Tongkuno Kabupaten Muna Tahun 2022.
EFEKTIVITAS PENYULUHAN MENGGUNAKAN MEDIA LEAFLET TERHADAP PENCEGAHAN STUNTING PADA IBU HAMIL DI WILAYAH PESISIR DESA SORUE JAYA KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE TAHUN 2022 Pasila, Frichilia Marta; Majid, Ruslan; Zainuddin, Asnia
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Stunting adalah suatu kondisi dimana tinggi atau panjang tubuh seseorang tidak sesuai atau tidak memadai (kurang) untuk usianya. Indonesia menempati negara prevalensi stunting tertinggi dan 9 juta balita menderita stunting. Karena janin dalam kandungan membutuhkan asupan gizi yang cukup baik kualitas maupun kuantitas untuk mendukung proses tumbuh kembang janin, maka asupan gizi selama kehamilan menjadi penyebab utama terjadinya stunting. tujuan: Di Desa Sorue Jaya Kabupaten Konawe pada tahun 2022, sasarannya adalah menilai dampak penyuluhan melalui media leaflet terhadap peningkatan kesadaran, sikap, dan perilaku ibu hamil terhadap pencegahan stunting. Metode penelitian meliputi penelitian kuantitatif dengan rancangan pre-eksperimental berbentuk single group pretest-posttest. Berdasarkan ukuran populasi, digunakan complete sampling dengan jumlah sampel 20 responden. Paired Sample T-Test digunakan untuk menguji data uji penelitian. Hasil: Berdasarkan temuan penelitian ini, penyuluhan menggunakan media leaflet tahun 2023 lebih efektif dalam meningkatkan kesadaran pencegahan stunting pada ibu hamil di Desa Sorue Jaya Kabupaten Konawe (p-value = 0,000), sikap terhadap hal tersebut (p -nilai = 0,000), dan tindakan (nilai-p = 0,000). kesimpulan: Oleh karena itu, penguatan pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang pencegahan stunting pada ibu hamil di Desa Sorue Jaya Tahun 2023 dapat dilakukan dengan penyuluhan melalui media leaflet.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DUKUNGAN KELUARGA, BUDAYA, DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN, DENGAN PEMBERIAN MAKANAN PEMDAMPING ASI (MP-ASI) DINI PADA BAYI USIA 7-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BONE KAB. MUNA TAHUN 2022 Astian, Sri; Majid, Ruslan; Zainuddin, Asnia
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Makanan pendamping ASI merupakan makanan tambahan bagi bayi. MP-ASI di butuhkan bayi usia 6-24 bulan, ASI menyediakan ½ kebutuhan gizi bayi dan pada usia 12-24 bulan, ASI menyediakan 1/3 dari kebutuhan gizinya. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan,nsikap, dukungan keluarga,abudaya dan peran petugas kesehatan dengan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dini di wilayah kerja Puskesmas Bone Kab. Muna Tahun 2022. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif dengan Desain penelitian adalah survei analitik menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi dengan usia 7-24 bulan periode januari-maret tahun 2022 di Wilayah Kerja Puskesmas Bone. Jumlah Sampel dalam penelitian ini sebanyak 80 responden yang diperoleh dengan cara teknik simple random sampling. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan secara statistik (P-Value < 0,05) yaitu variabel pengetahuan (P-Value = 0,006), sikap (P Value = 0,008), dukungan keluarga (P-Value = 0,068), budaya (P-Value = 0,000). Sebaliknya tidak ada hubungan secara statistik peran petugas kesehatan (P-Value = 0,240) dengan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dini pada bayi usia 7-24 bulan. Kesimpulan: ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan budaya dengan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dini pada bayi usia 7-24 bulan namun tidak ada hubungan antara peran petugas kesehatan dengan pemberian makanan pendampinggASI (MP-ASI) dini di Wilayah Kerja Puskesmas Bone Kab. Muna Tahun 2022.
STUDI ETNOGRAFI POLA PERAWATAN IBU HAMIL DI DESA BONE TONDO KECAMATAN BONE KABUPATEN MUNA TAHUN 2023 Dwiyana, Fazmi Mirza; Majid, Ruslan; Yunawati, Irma
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 5, No 1 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan indikator untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan ibu dan anak. Tujuan: Untuk mengetahui studi etnografi pola perawatan ibu hamil di Desa Bone Tondo Kecamatan Bone Kabupaten Muna Tahun 2023. Metode: penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Adapun informan kunci berjumlah 3 orang yaitu bidan desa, dukun bayi, dan ibu hamil. Kriteria untuk informan biasa sebanyak 2 yaitu tokoh adat dan tokoh masyarakat. Hasil: penelitian pola perawatan ibu hamil terkait pendidikan status ekonomi, nilai budaya, dan trsadisi dalam pemeriksaan awal, perawatan kehamilan, pemilihan pengobatan, pemilihan makanan dan pemilihan persalinan di Desa Bone Tondo masih ada pantangan makanan dan kepercayaan terhadap dukun dalam pemilihan pengobatan ibu hamil menggunakan pelayanan kesehatan namun tidak terlepas dengan pengobatan tradisional. Status ekonomi yang rendah membuat kebutuhan gizi ibu hamil kurang, dan tidak dapat melakukan perawatan kehamilan, sehingga memilih memeriksakan kehamilannya pada dukun yang relatif murah dan jarak yang mudah dijangkau. Terkait nilai budaya masih adanya kepercayaan seperti dilarang melilit handuk dileher karena dinilai bayi akan terlilit tali pusar, dan juga terdapat dua tradisi yaitu tradisi 7 bulanan dan derai naifi pasca persalinan. Kesimpulan: ibu hamil di Desa Bone Tondo masih memiliki kepercayaan terhadap budaya, tradisi dan pantangan makanan.
STUDI KOMPARATIF GAMBARAN PERILAKU BERISIKO REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI SMAN 2 KENDARI DAN SMAN 3 KENDARI TAHUN 2023 Dahlia, Ryezcka; Majid, Ruslan; Akifah, Akifah
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan penting bagi semua orang di dunia. Kesehatan adalah prasyarat terpenting untuk kehidupan yang baik. Itulah sebabnya orang berusaha keras dalam hal pencegahan, pengobatan dan penyembuhan untuk mencapai kesehatan yang baik. Salah satu masalah kesehatan yang kurang diperhatikan di Indonesia menyangkut kaum muda. Masalah yang umumnya terkait dengan triad KRR termasuk seksualitas (kehamilan yang tidak diinginkan, seks pranikah dan aborsi) dan penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS. Tujuan: untuk mengetahui perbedaan perilaku remaja tentang kesehatan reproduksi di SMAN 2 Kendari dan SMAN 3 Kendari Tahun 2023. Metode: Observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional dan menggunakan pendekatan studi komparatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 173 responden, terdiri dari dua sekolah yaitu SMAN 2 Kendari sebanyak 90 responden dan SMAN 3 Kendari sebanyak 83 responden. Teknik penarikan sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah probability sampling. Adapun teknik probability sampling yang akan di gunakan adalah stratified random sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang diambil secara acak stratifikasi (berdasarkan strata). Hasil: Uji statistik Mann-Whitney pada taraf kepercayaan 95% (0,05) menunjukan tidak ada perbedaan antar variabel ρValue = 0,622 < 0,05 (pengetahuan), ρValue = 0,437 < 0,05 (sikap), ρValue = 0,491< 0,05 (tindakan) dan ρValue = 0,406 < 0,05 (perilaku). Kesimpulan: Tidak ada perbedaan perilaku remaja berdasarkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, sikap tentang kesehatan reproduksi, dan tindakan tentang kesehatan reproduksi pada siswa-siswi SMAN 2 kendari dan SMAN 3 Kendari
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN DENGAN MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN MANAJEMEN HIPERTENSI PADA PENDERITA HIPERTENSI Safitri, Dian; Majid, Ruslan; Jafriati, Jafriati
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Suatu kondisi yang diketahui sebagai hipertensi ditandai dengan peningkatan denyut jantung, terutama bila tekanan darah sistolik kurang dari 140 mm Hg atau tekanan darah diastolik kurang dari 90 mm Hg. Hal ini disebabkan oleh adanya gangguan pada pembuluh darah, yang menyebabkan tubuh menyimpan oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh darah namun terhalang untuk mencapai jaringan. Karena banyak penderita hipertensi yang mampu hidup cukup lama tanpa mengalami efek samping yang mengganggu, kondisi ini sering disebut sebagai “silent killer”. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perubahan pengetahuan pasien hipertensi dalam mengelola tekanan darah setelah penyuluhan kesehatan berbasis leaflet di Puskesmas Binongko Kabupaten Wakatobi Tahun 2023. Metode: Penelitian kuantitatif pra-eksperimental dengan desain pre-test dan post-test satu kelompok digunakan dalam penelitian ini. Sampel penelitian berjumlah 124 orang dan populasi penelitian berjumlah 180 orang. Hasil: Hasil dari analysis bivariate dengan menggunakan uji statistik Wilcoxon signed ranks T-tes yang menunjukkan bahwa p = 0.000 (p < 0.05). Kesimpulan : Sehingga terdapat pengaruh edukasi kesehatan dengan media leaflet pengetahuan penatalaksanaan hipertensi pada pasien hipertensi di Wilayah kerja Puskesmas Binongko Kabupaten Wakatobi tahun 2023.
PERILAKU REMAJA DALAM MENGKONSUMSI MINUMAN BERALKOHOL DI DESA KASAKA KECAMATAN KABAWO KABUPATEN MUNA TAHUN 2022 Murtiano, Roki; Majid, Ruslan; Rezal, Farit
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Perilaku adalah respon individu terhadap suatu stimulus atau suatu tindakan yang dapat diamati dan mempunyai frekuensi spesifik, durasi dan tujuan baik disadari maupun tidak, Perilaku merupakan kumpulan berbagai faktor yang saling berinteraksi. Tiga faktor yang mempengaruhi perilaku yaitu pengetahuan, sikap dan tindakan. Tujuan: untuk mengetahui perilaku remaja dalam mengonsumsi minuman beralkohol di Desa Kasaka. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik penentuan informan dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap 5 informan kunci yaitu remaja serta 1 informan biasa yakni Ketua RK (Rukun Keluarga). Analisis data dilakukan dalam 3 tahap yaitu reduksi data, tahap penyajian data (display data) dan tahap penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa sikap yang ditunjukan remaja di Desa Kasaka dalam mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol kurang baik. Norma subjektif informan terhadap alkohol kurang baik. Niat untuk melakukan perilaku terhadap alkohol kurang baik. Kesimpulan: remaja di Desa Kasaka tidak memiliki pengetahuan yang baik tentang bahaya alkohol sehingga remaja menganggap mengonsumsi alkohol adalah perilaku yang positif.
GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN IBU HAMIL TENTANG PROGRAM 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMPARINGA KABUPATEN KONAWE UTARA TAHUN 2021 Lestari, Nur Indah; Majid, Ruslan; Harleli, Harleli
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) adalah masa tumbuh kembang anak yang dimulai sejak dalam kandungan sampai berusia dua tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Ibu Hamil Tentang Program 1000 Hari Pertama Kehidupan Bayi. Tujuan: Tujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan,sikap dan tindakan ibu hamil tentang program 1000 hari pertama kehidupan bayi di wilayah kerja puskesmas lamparinga kabupaten konawe utara tahun 2021. Metode: penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu Seluruh ibu hamil sampai usia anak 2 tahun sebanyak 102 ibu hamil, jumlah sampel adalah 41 responden. Teknik analisis data dilakukan dengan deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan Sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang cukup tentang 1000 hari pertama kehidupan yaitu sebanyak 30 responden (73,2%), Sebagian besar responden memiliki sikap yang Sangat Setuju tentang 1000 hari petama kehidupan yaitu sebanyak 28 responden (68,3%) dan Sebagian besar responden memiliki tindakan yang baik tentang 1000 hari petama kehidupan yaitu sebanyak 40 responden (97,6%).