Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAAN ANTENATAL CARE PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KATOBU KABUPATEN MUNA TAHUN 2016 Heron, Helvyra Anastasya; Majid, Ruslan; rasma, rasma
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.716 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.2889

Abstract

Menurut World Health Organization (2014), rasio kematian ibu hamil di negara berkemba ng adalah 230 per100.000 kelahiran sedangkan di negaran maju, rasio kematian ibu hamil adalah 16 per 100.000 kelahiran. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan antenatalcaredi wilayah kerja Puskesmas Katobu Kabupaten Muna Tahun 2016. Jenis penelitian bersifat observasional analitikdengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 minggu, dimana dari tanggal 9sampai tanggal 22 November 2016 di Wilayah Kerja Puskesmas Katobu dan populasi yang diambil adalah semuaibu hamil yang memeriksakan kehamilannya yang berjumlah 240 ibu dengan jumlah sampel penelitian sebanyak52 ibu. Hasil Penelitian menunjukkan Ada hubungan antara Pengetahuan Ibu dengan Pemanfaatan Antenatal Care(nilai p value = 0,032), Tidak Ada hubungan antara Keluhan Ibu Hamil dengan Pemanfaatan Antenatal Care (nilai pvalue = 0,063), Ada hubungan antara Ketersediaan pelayanan (Layanan 5T) dengan Pemanfaatan Antenatal Care(nilai p value = 0,005). Peneliti menyarankan kepada Puskesmas Katobu untuk lebih giat memberikan pemahamankepada masyarakat tentang pentingnya memeriksakan kehamilannya.Kata Kunci : Antenatal Care, Pengetahuan, Keluhan Ibu Hamil, ketersediaan Pelayanan ( Layanan 5T ).
ANALISIS KEPUASAN PASIEN PADA LAYANAN RAWAT JALAN BERDASARKAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE ANALISYS (IPA) DI PUSKESMAS BENU-BENUA TAHUN 2016 Ujiati, Ujiati; Majid, Ruslan; Rasma, Rasma
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.985 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.2918

Abstract

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) sebagai lembaga kesehatan yang bermisi meningkatkan derajatmasyarakat harus berperan secara maksimal dalam memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan karenamerupakan ujung tombak pelayanan kesehatan yang diselenggarakan oleh pemerintah yang bersentuhan palingdekat dengan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian survey deskriptif melalui pendekatan kuantitatifyang dilakukan pada bulan Februari-Maret tahun 2017. Lokasi penelitian ini dilakukan Puskesmas Benu-BenuaKota Kendari. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 100 responden, Analisis yang digunakan adalahmetode Importance Performance Analysis (IPA). Dari hasil penelitian ini berdasarkan Importance PerformanceAnalisys (IPA), diketahui tingkat kepuasan pada layanan rawat jalan di Puskesmas Benu-Benua dilihat dari limadimensi kualitas pelayanan. Pada atribut dimensi tangibles, hanya satu atribut yang dianggap sudah memuaskanpasien. Sisanya empat atribut dianggap belum memuaskan pasien. Secara garis besar, dimensi tangiblesdikatakan belum memuaskan pasien. Dari ketiga atribut yang mewakili dimensi reliability , ketiganya dikatakansudah memuaskan pasien. Secara umum, dimensi reliability sudah dapat memuaskan pasien. Pada atribut yangmewakili dimensi responsiveness, ketiganya dikatakan sudah memuaskan pasien. Secara umum, dimensiresponsiveness sudah dapat memuaskan pasien. Pada atribut dimensi assurance, terdapat satu atribut yangdikatakan memuaskan pasien. Sedangkan tiga atribut lainnya dikatakan belum memuaska n pasien. Secara umum,dimensi assurance dikatakan belum dapat memuaskan pasien. Kelima atribut yang mewakil dimensi empathydikatakan sudah memuaskan pasien. Dan secara umum, dimensi empathy dinyatakan sudah memuaskan pasien.Kata kunci : Kepuasan Pasien, Importance Performance Analysis(IPA)
MODEL PREDIKSI BERAT LAHIR BAYI BERDASARKAN BERAT BADAN IBU SEBELUM HAMIL DAN PERTAMBAHAN BERAT BADAN PERTRIMESTER DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUUWATU TAHUN 2015-2016 Nurhudayaen, Nurhudayaen; Majid, Ruslan; ainurafiq, ainurafiq
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.124 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.2858

Abstract

Berat badan lahir merupakan salah satu indikator kesehatan pada bayi yang baru lahir. Berat bayipada saat lahir sangat tergantung pada keadaan gizi ibu sebelum dan selama hamil. Bila ibu hamil kurus ataugemuk sebelum hamil akan menimbulkan risiko pada janin terutama apabila peningkatan atau penurunansangat menonjol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model prediksi berat lahir bayi berdasarkanberat badan ibu sebelum hamil dan pertambahan berat badan pertrimester di wilayah kerja PuskesmasPuuwatu tahun 2015-2016. Jenis penelitian ini merupakan desain kohort historis. Populasi adalah seluruhjumlah bayi baru lahir di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu pada tahun 2015 sampai bulan November 2016berjumlah 556 bayi. Besar sampel adalah 103 bayi diperoleh berdasarkan teknik pengambilan sampel yaitupurposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan model prediksi yang diperoleh dari analisis regresi linearberganda yaitu Berat Lahir Bayi= 2404,824+ 9,186*berat badan sebelum hamil + 81,415*pertambahan beratbadan trimester I + 27,241*pertambahan berat badan trimester III (R2= 17%) dengan semua asumsi regresilinear terpenuhi.Kata kunci: model prediksi, kohort historis, berat lahir bayi
STUDI PROSES PENGKLAIMAN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN DI RUMAH SAKIT UMUM BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2017 Nurdiyanti, Poppy; Majid, Ruslan; Rezal, Farid
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.051 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i7.3433

Abstract

Jaminan kesehatan sebagai jaminan berupa perlindungan kesehat an agar peserta memperoleh manfaatpemeliharaan kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau iurannya dibayaroleh pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Sistem Klaim dalam Badan PenyelenggaraJaminan Sosial (BPJS) di RSUD Bahteramas Prov. Sulawesi Tenggara Tahun 2017. Jenis penelitian yang digunakandalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomonologis. Informan dalam peneltian initerdiri atas 2 yaitu informan kunci serta informan biasa sebanyak 3 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwaData pasien dikumpulkan kemudian diinput di aplikasi INA CBG’s hingga entry klaim dilakukan yang menghasilkankeluaran klaim berupa file TXT setelah itu dikirim ke BPJS Kesehatan. Setelah berkas diverifikasi, diteliti kesesuaianberkas klaim. Pada verifikasi lanjutan bertujuan untuk menghindari terjadinya eror verifikasi dan potensi doubleklaim. Apabila terjadi ketidaksesuaian data maka berkas dikembalikan ke pihak Rumah Sakit untuk di lengkapi.Data tagihan rumah sakit ke BPJS dibutuhkan untuk diverifikasi dengan data yang ada di BPJS. Tetapi, nilai yangdibayarkan harus sesuai dengan kwitansi klaim yang telah diverifikasi oleh pihak BPJS. Dana yang diklaimkanrumah sakit tidak sesuai dengan berkas yang diajukan sehingga membuat kerugian pada pihak rumah sakit.Diharapkan Penulisan resume medis terutama dokter yang menulis resume untuk diperbaiki dalam halmemudahkan pengelolaan klaimKata Kunci: Case mix, Berkas Klaim, Verifikator BPJS, INA CBG’s, Pembayaran
HAMIL TERHADAP PEMANFAATAN PELAYANAN ANTENATAL CARE OLEH IBU HAMIL DI PUSKESMAS BENUBENUA KOTA KENDARI TAHUN 2017 Fitriani, Fitriani; Majid, Ruslan; Rasma, Rasma
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.954 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i1.3903

Abstract

ABSTRAKAntenatal care (ANC) adalah merupakan pelayanan kesehatan yang diberikan tenaga kesehatan profesional(dokter spesialis, kebidanan, dokter umum, bidan, dan perawat) kepada ibu hamil selama masa kehamilan sesuaidengan standar pelayanan antenatal yang diterapkan dalam Standar Pelayanan Kebidanan (SPK). Penelitian inibertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku ibu hamil terhadap pemanfaatan antenatal care di puskesmasBenu-Benua Kota Kendari tahun 2017 ditinjau dari aspek pengetahuan, ekonomi, dukungan keluarga. Jenispenelitian ini adalah kualitatif dengan metode pendekatan eksploratif. Dalam penelitian ini, sebanyak 1 informankunci yaitu bidan dipuskesmas dan informan biasa sebanyak 6 orang yaitu ibu yang sedang mengandung . Hasilpenelitian yang di peroleh menunjukkan, dalam pemanfaatan pemeriksaan kehamilan yang di lakukan oleh ibuhamil di puskesmas Benu-Benua kota Kendari, pengetahuan ibu hamil masih di pengaruhi oleh tingkatpendidikan yang dimiliki oleh ibu hamil dan kurangnya sosialisasi oleh pihak puskesmas dalam memberikanpenyuluhan baik secara langsung maupun tidak langsung seperti penyebarab leaflet, dan papan reklame tentangpenting pemeriksaan kehamilan. Ekonomi juga mempengaruhi pemanfaatan antenatal dan dukung an keluargaoleh ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan di pelayanan kesehatan.Kata kunci: pemeriksaan kehamilan, pemanfaatan, ibu hamil
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN KEBIASAAN MAKAN DENGAN GEJALA DEMAM THYPOID PADA MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HALU OLEO TAHUN 2017 Saputra, Rois Kurnia; Majid, Ruslan; bahar, hartati
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.274 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.2908

Abstract

Demam thypoid merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting karena penyebarannya berkaitan eratdengan urbanisasi, kepadatan penduduk, kesehatan lingkungan, sumber air dan sanitasi yang buruk serta standarkebersihan industrri pengolahan makanan yang masih rendah. Penularan penyakit ini hampir selalu melaluimakanan dan minuman yang terkontaminasi. Di Indonesia angka kejadian kasus demam thypoid diperkirakanrata-rata 900.000 kasus pertahun dengan lebih dari 20.000 kematian. Penelitian ini dilakukan di Gedung FakultasKesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo Tahun 2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adaTidaknya Hubungan Pengetahuan, Sikap, Dan Kebiasaan Makan Dengan Gejala Demam Thypoid Pada mahasiswaFakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo Tahun 2017. Data yang diambil adalah data sekunder yangada di Gedung Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo Tahun 2016. Hasil penelitian menunjukkanbahwa, pada hasil uji chisquare didapatkan bahwa nilai PValue< α sehingga terdapat hubungan antara pengetahuandengan gejala demam thypoid pada mahasiswa fakultas kesehatan masyarakat UHO tahun 2016, dimana nilaihubungan kedua variabel bernilai (phi=0,015). Hasil uji chisquare didapatkan bahwa nilai PValue< α sehinggaterdapat hubungan antara sikap dengan gejala demam thypoid pada mahasiswa fakultas kesehatan masyarakatUHO tahun 2016, dimana nilai hubungan kedua variabel bernilai (phi=0,013). Hasil uji chisquare didapatkanbahwa nilai PValue< α sehingga terdapat hubungan antara kebiasaan makan dengan gejala demam thypoid padamahasiswa fakultas kesehatan masyarakat UHO tahun 2016, dimana nilai hubungan kedua variabel bernilai(phi=0,046).Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, Kebiasaan Makan, dan Demam Thypoid
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN TENAGA PENOLONG PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PASIR PUTIH KABUPATEN MUNA TAHUN 2016 Hidra, Hidra; Majid, Ruslan; rasma, rasma
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.675 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.2915

Abstract

Menurut World Health Organization (2013), setiap tahun di dunia diperkirakan 4.000.000 bayi baru lahirmeninggal pada minggu pertama kehidupan dan 529.000 ibu meninggal karena penyebab yang berkaitan dengankehamilan, persalinan dan masa nifas. Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan di Indonesia terdapatpenurunan dari 90,88% pada tahun 2013 menjadi 88,55% pada tahun 2015 dan pertolongan persalinan oleh nontenaga kesehatan terdapat peningkatan dari 9,12% pada tahun 2013 menjadi 11,45%. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemilihan tenaga penolong persalinan di wilayah kerjaPuskesmas Pasir Putih Kabupaten Muna tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif denganpendekatan cross sectional study. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Penelitian inidilaksanakan selama 2 minggu, dimana dari tanggal 30 Januari sampai tanggal 15 Februari 2017 di Wilayah KerjaPuskesmas Pasir Putih dan populasi yang diambil adalah semua ibu yang melahirkan yang berjumlah 78 ibudengan jumlah sampel penelitian sebanyak 44 ibu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 56,8% memilihtenaga kesehatan sebagai penolong persalinan dan responden memilih non tenaga kesehatan sebagai penolongpersalinam sebanyak 43,2% dan variabel yang berhubungan bermakna secara statistik (p<0,05) dengan pemilihantenaga penolong persalinan adalah pengetahuan (ρValue= 0,018), dukungan suami (ρValue= 0,031), danpemeriksaan kehamilan (ρValue= 0,018), sedangkan akses pelayanan kesehatan (ρValue= 1,000) tidak berhubungandengan pemilihan tenaga penolong persalinan.Kata Kunci: Pemilihan Tenaga Penolong Persalinan, Pengetahuan, Dukungan Suami, Pemeriksaan Kehamilan.
DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 12-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUUWATU KOTA KENDARI TAHUN 2016 Palino, Inochi Lara; Majid, Ruslan; ainurafiq, ainurafiq
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.57 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.2870

Abstract

ABSTRAKStunting (pendek) berdasarkan umur adalah tinggi badan yang berada di bawah minus dua standardeviasi (<-2SD) dari tabel status gizi WHO child growth standard. Banyak faktor yang dapat memicu seorangbalita dapat menjadi stunting yaitu BBLR, tinggi badan ibu, jarak lahir dan paritas. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui faktor BBLR, tinggi badan ibu, jarak lahir dan paritas sebagai det erminan kejadian stuntingpada balita usia 12-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari 2016. Penelitian ini adalahpenelitian epidemiologi analitik observasional menggunakan desain case control dengan prosedur matching.Populasi dalam penelitian ini 2.186 balita dengan jumlah sampel sebanyak 65 kasus dan 65 kontrol.Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan pendekatan fixed disease pada sampelkasus maupun kontrol. Selanjutnya dilakukan analisis bivariat menggunakan McNemar dan multivariatmenggunakan uji Conditional Logistic Regression. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BBLR (OR=5,5;95%CI=1,200-51,065), tinggi ibu (OR=2,5; 95% CI=1,159-5,832) dan paritas (OR=3,25; 95% CI=1,428-8,305)merupakan determinan kejadian stunting. Jarak lahir (OR= 3; 95%CI= 0,536-30,393) bukan merupakandeterminan kejadian stunting. Pada analisis multivariat, determinan yang paling besar pengaruhnya terhadapkejadian stunting adalah tinggi badan ibu (OR=2,4; 95%CI=1,131-5,371).Kata kunci: stunting, BBLR, tinggi badan ibu, jarak lahir, paritas.
EFEK PERILAKU DAN SOSIAL BUDAYA TERHADAP KEJADIAN ANEMIA IBU HAMIL Majid, Ruslan; La Dupai, La Dupai
Preventif Journal Vol 2, No 1 (2017): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.382 KB) | DOI: 10.37887/epj.v2i1.7540

Abstract

Kematian  ibu 15-20% secara  l:1ngsung ata..J tidak tar£..cung berhubungan dengan anemia. Sebaglan besar anemia pada ibu  hamiJ Mal.ah anemia karcna kek1.1ra1gan zat  besi  Upaya peoang.gubngan  Jncmia  sudah  cukup gencar dilakukan,  tet2pi  hP.fum  menonjukkan penuruna,  fiir'IB  berarti., perbaibn  .sanitasl,  perrbangunan  ekcnoml, rermssuk penerapan  kebijakan   khusus  untuk  pena�aulan.gan  anernta,  ?erilaku  lbt.  hamil  sclamo  kehamlia.n (pemcriksaan ANC,  keteraturan  kon.<1,msi  Table!  Fe. clan ke...,,.paran asap  rokok]  juga  aspek soslcl  budaya (pantangan dan anjvran makan sela<T'a hamil) di duga berperan J)4da ke;adian  anemia  ibu hamil. Penelitian pada tahun  pertarna  telah mampu menganalisis secara msndalam  perilaku ibu hami  selarna  keharnilan     juga  aspek sosial budaya  . Penefitr.in  pada  tanun kecfua ini bertujuan unwt mengerahui efohtfitas program  .<eluarga Sehat Cagah Anemia {KECE) pada  perilaku  (pcmenksaan ANC, kepatuhan konmmsi rablet Fe, kcterpaparan asap rokok) dau .bo:sial _budaya  ibu  ha,TUf te.1'adap  kejadian  anemia di Kota Kendari _  Peneliti.:tn iri menggunakan  penelitian  kuaUtatif dengan pendekatan srudi  kasus  (ka.s:us: anemia ibu  ha.miQ.   lnformar    kunci dipilih secara  puroosive sampling yakni  ibu  hamil  d•nga1 ge1ala  Unls  anemia dan  suami  tou hamil  anemia  yang  akan  difbitkan  pada erograrn KECE. Program  KECE ,�l•h dipahami dan dikenall sebaga program  yarg dibuat untuk rnencegah anemia  pada  ibu  hamil dengan meftbatka,  keiua,ga  mm  karena  progr.,M KECE  lnl lnforman telah  tergerak  melakukan pemeriksaan  kehamilan  ke  pusat-pusat  pelayanan ke>elelan.  Program   ini telah  mernbantu  ibu  hamil  dalam  mcngenal  bahaya dan risiko anemia selama kehamilan yang diaik.balkan karena ketldakleraturan konsumsi tablet besi program  ini  tclah  membantu ibu h.amil dalem  mengenal  bah.ly.ac ddn  risiko asap  rokcc selama  keharnilan,informan juga  rnerasakan manfaat  dari  program KfCE seOagai  upaya  pendidik.an kesehatan rnencegah anemla lchususnya  ket�rljbatan  suami mcnciotalcan  kondusi  yang  sehat bagi  ibt.  hamil  lcarena  g-cn,�uctn asap rokok. proeram  KECE  ini  khesus  untuk  variabcl sosial  bud�a   infonnasi yang  disampaikan  kepada   inforn,�u  ,c:1ddlah anjuran  agar  segera  mengkonsutt:asikan  ke  oetugas  kc.schatan  jika  Ort:emuk.2n  panrangsn  makanan  seliin1a kehamilan.  Oiharapkan  ha;il program KECE  ini merJjadi bahan acuan  dan  rekomer.dasi sebagai pertirnfJd11gc1n pem�rintah guna mencegah kejadi-.ar anemia   bu hamilKata Kunci: Anemia ibu hamil,  KE-CE. PetlJ.a•a,� Sosial 84.trbya, Merokok.
PEMBUANGAN SAMPAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP MASYARAKAT DI KOTA BAU-BAU PROVINSI SULAWESI TENGGARA Jumakil, Jumakil; Sabilu, Yusuf; Tina, Lymbran; Yuslina, Yuslina; Majid, Ruslan; Zainuddin, Asnia
Preventif Journal Vol 4, No 1 (2019): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.782 KB) | DOI: 10.37887/epj.v4i1.9430

Abstract

AbstrakKota Bau-Bau menghasilkan sampah mencapai 80-100 ton per hari, setiap tahunnya mengalami peningkatan.Timbulan sampah yang terus mengalami peningkatan akan mmenimbulkan kerusakan lingkungan. Selainlingkungan dampak yang ditimbulkan sampah dapat dirasakan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui cara pembuangan sampah di Kota Bau-Bau dan dampaknya terhadap masyarakat. Jenis penelitian iniadalah observational study dengan jumlah sampel 2.630 yang diambil dengan teknik propotional randomsampling, responden adalah ibu rumah tangga umur 25-65 tahun. Hasil penelitian menunjukkan 53,8% sampahdibuan ke TPS, 32,9% dibakar 5,9% dibuang ke sungai, 5,2% dibuang ke halaman, 0,8% dibuang ke lubang tanahtidak ditutup, 0,7% dikumnpulkan kolektor pendaur ulang, 0,5% dibuang ke lubang tanah dan ditutup, 0,2%dibiarkan membusuk. Dampak yang ditimbulkan 44,1% sampah berserakan, 22,1% banyak lalat berada di , 21,9%banyak tiku, 20,9% banyak nyamuk, 10,7% anjing dan kucing mencari makan, 3,8% merasakan bau busuk yangmenyengat, dan 4,1% terjadi penyumbatan saluran air/drainase. Kesimpulan Sebagian besar masyarakat KotaBau-Bau membuang sampah pada Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS), namun masih ada yangmembakar, membuang di sekitar halaman rumah, sungai, membiarkannya sampai membusuk. Dampak yangditimbulkan dari pembuangan sampah di Kota Bau-bau adalah sampah yang berserahkan, keberadaan vektorpembawa penyakit, bau busuk yang mengganggu serta terjadi penyumbatan drainase.Kata kunci:dampak sampah; pembuangan sampah, sampah rumah tanggaÂ