Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA KELOMPOK LANJUT USIA DI POSYANDU LANSIA WILAYAH KERJA PUSKESMAS POASIA TAHUN 2019 Sundari, Sundari; Majid, Ruslan; Rezal, Farid
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 3 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v4i3.11087

Abstract

AbstrakHipertensi merupakan the silent disease karena orang tidak mengetahui dirinya terkena hipertensisebelum memeriksakan tekanan darahnya. Data Word Health Organization (WHO) tahun 2015 menunjukansekitar 1,13 miliyar orang di dunia menderita Hipertensi. Tiap tahunnya 7 juta orang di seluruh dunia meninggalakibat hipertensi. Berdasarkan data profil kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, prevalensi hipertensi setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2014 hipertensi sebesar 24.419 kasus (9,25%), tahun2015 hipertensi sebesar 19.743 kasus (17,67%), dan terus meningkat pada tahun 2016 sebesar 18.054 kasus(61,57%). Untuk wilayah kerja Puskesmas Poasia pada tahun 2018 penderita hipertensi tercatat sebesar 171orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian HipertensiPada Kelompok Lanjut Usia di Posyandu Lansia Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Tahun 2019. Jenis penelitianyang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian survei analitik. Populasi adalah semua pasien lansiadari popilasi sebanyak 30 Pasien dengan jumlah Sampel adalah semua pasien lansia yang berjumlah 30 pasien.Dalam penelitian ini, teknik yang digunakan adalah teknik total sampling. Data dianalisis secara univariat danbivariat dengan menggunakan uji Fisher’s Exact Test . Hasil penelitian menunjukkan Ada hubungan yangbermakna antara Tingkat Stres dengan Kejadian Hipertensi dan Ada hubungan yang bermakna antara AktivitasFisik dengan Kejadian Hipertensi. Diharapkan kepada para petugas kesehatan agar lebih memperhatikankesehatan para lansia dengan cara memberikan pengetahuan dan edukasi kepada masyarakat bagaimana caramencegah terjadinya hipertensi dan bagaimana mengurangi resiko terjadinya Hipertensi.Kata kunci : Hipertensi, Aktivitas Fisik, Stres, Lansia 
ANALISIS DAMPAK STRATEGI PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PENINGKATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA TATANAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN LASOLO KABUPATEN KONAWE UTARA TAHUN 2021 Adsmi, Yunais; Majid, Ruslan; Tosepu, Ramadhan
Preventif Journal Vol 5, No 2 (2021): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v5i2.18240

Abstract

AbstrakPerilaku hidup bersih dan sehat adalah dasar pencegahan manusia dari berbagai penyakit. Upaya peningkatan PHBS Tatanan Rumah tangga telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara melalui penyuluhan kesehatan mengacu kepada 10 indikator program PHBS tatanan Rumah tangga. Namun upaya tersebut ternyata belum mampu meningkatkan program PHBS. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis Dampak strategi Promosi Kesehatan Terhadap peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Tatanan Rumah Tangga di Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologis. Data yang diperoleh dari hasil wawancara mendalam dan observasi lalu di analisis dengan metode content analysis. Hasil Penelitian menunjukan bahawa Proses advokasi telah memperoleh komitmen dan dukungan dari pihak-pihak terkait. Hasil dari advokasi dibuatnya fasilitas, sarana dan prasarana penunjang dan dibentuk desa siaga aktif penanggulangan kesehatan. Sehingga rutin diadakan layanan konseling, sosialisasi, penyuluhan serta kegiatan lomba PHBS. Kendala yang didapatkan masih kurangnya partisipasi dari masyarakat. Hasil dari bina suasana, masyarakat sudah membudayakan PHBS mulai dari yang paling sederhana mencuci tangan dan tidak membuang sampah sembarangan, dan menjaga lingkungan sekitar. Selain itu terdapat kader kesehatan yang mengkoordinir langsung masyarakat dan desa binaan yang menjadi icon dalam mempraktikkan PHBS. Dalam pemberdayaan masyarakat diadakan sosialisasi, promotif, preventif, serta memotivasi langsung dengan hadiah. Hal tersebut dilaksanakan dengan fasilitas yang telah dibuat seperti gedung posyandu, polindes serta menggunakan media leaflet, poster, spanduk, dan social media. Hasil dari pemberdayaan, masyarakat sudah mulai berperan aktif dalam program PHBS pada tatanan rumah tangga. Kata Kunci: PHBS, Advokasi Kesehatan, Bina Suasana, Pemberdayaan Masyarakat
PENGARUH DIMENSI KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAAN PASIEN DI POLI RAWAT JALAN RSUD BAHTERMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA Saputri, Ningtias Eka; Yusran, Sartiah; Majid, Ruslan
Preventif Journal Vol 5, No 2 (2021): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v5i2.18300

Abstract

Abstrak Institusi Layanan Kesehatan Rumah sakit merupakan institusi yang sangat kompleks dan berisiko tinggi (high risk), terlebih dalam kondisi lingkungan baik regional maupun global, yang sangat dinamis perubahannya.  Salah satu pilar pelayanan medik adalah clinical governance, dengan keterlibatan unsur medik dan non medik. Berdasarkan data Rekam Medik Rumah Sakit Umum daerah Bahteramas jumlah kunjugan  yang di peroleh berturut – turut dalam empat tahun terakhir  Pada tahun  2015 sebanyak 120958 Orang, untuk tahun 2016 mencapai 129359 Orang, untuk tahun 2017 sebanyak 153049 Pada tahun 2018 Jalan 159215. Sedangkan untuk Jumlah Kunjungan Pasien Rawat Inap pada tahun 2015 12109, pada tahun 2016 Kunjungan Pasien Rawat Inap 13441, pada tahun 2017 Kunjungan Pasien Rawat Inap 15793, Pada tahun 2018 Kunjungan Pasien Rawat Inap 17859. Tujuan hasil riset ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pasien Poli Rawat Jalan RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara .Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil Penelitian Ini menunjukan variabel kualitas layanan terhadap tangible dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,00 realibility dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,014, responsiviness dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,02 ,assurance dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,021 emphaty dengan nilai kooefien regresi sebesar 0,04 dan manajemen  dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,00 dari variabel kualitas layanan terhadap tangible, realibility, responsiviness ,assurance, emphaty dan manajemen ada pengaruh positif yang signifikan. Kata Kunci: Pengaruh Dimensi Kualitas Layanan Dan Manajemen Terhadap Kepuasaan Pasien Di Poli Rawat Jalan
STUDI SPASIAL KADAR CO DAN SO2 DI TERMINAL BARUGA DI KOTA KENDARI TAHUN 2015 Siregar, Novitasari; Majid, Ruslan; Saptaputra, Syawal K.
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 2 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.96 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i2.667

Abstract

Polusi udara telah memberikan implikasi negatif terhadap kesehatan manusia secara luas. WHOmenyatakan bahwa berdasarkan data pada tahun 2012, sekitar 7 juta orang meninggal tiap tahun akibatpaparan polusi udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar Karbon Monoksida (CO)Sulfur Dioksida (SO2) dalam udara di Terminal Baruga Kota Kendari tahun 2015. Open Jump GIS memungkiuntuk memetakan data lapangan bersama-sama dengan informasi geospasial lainnya. Jenis penelitian yangdigunakan adalah penelitian Deskriptif dengan pendekatan Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalahudara yang ada di Terminal Baruga Kota Kendari. Adapun pengambilan sampel dalam penelitian ini denganmenggunakan teknik Purposive Sampling. Adapun sumber-sumber atau kegiatan yang dapat menghasilkadan SO2 yang ada pada 3 titik sampling rata-rata karena adanya kegiatan mobilitas kendaraan yang tinggi.Selanjutnya hasil pengukuran dibandingkan dengan Nilai Ambang Batas pada Peraturan Pemerintah RepIndonesia nomor 41 Tahun 1999. Dari hasil penelitian ini diperoleh rata-rata kadar CO yang tertinggi yaitu1660,3 µg/Nm3 pada sore hari dan Kadar SO2 yang tertinggi yaitu 60,9 µg/Nm3 pada sore hari. Walaupun rata kadar tidak melebihi Nilai Baku Mutu Lingkungan akan tetapi dalam jangka waktu yang panjang denganbertambahnya transportasi maka Nilai Baku Mutu Lingkungan dapat berubah bahkan dapat dikategorikanmasuk dalam pencemaran udara.Kata kunci : Pencemaran Udara, Open Jump atau GIS, Karbon Monoksida (CO) dan Sulfur Dioksida (SO2)
BIMBINGAN TEKNIS PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH UNTUK BUDIDAYA SAYURAN DAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KELURAHAN MOKOAU KECAMATAN KAMBU KOTA KENDARI Majid, Ruslan; Suhadi, Suhadi; Jafriati, Jafriati; Zainuddin, Asnia; Yasnani, Yasnani; Nurmaladewi, Nurmaladewi
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.036 KB) | DOI: 10.52423/anoa.v2i3.22013

Abstract

Penyakit Covid-19 (Corona Viruses Diseases 2019) mewabah saat ini di seluruh dunia termasuk Indonesia, dan belum ada obatnya sehingga menyebabkan rantai penyebarannya semakin meluas. Ketahanan pangan keluarga di saat dan pasca pandemi Covid-19 menjadi semakin penting untuk mendukung ketersediaan pangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan sekaligus untuk meningatkan imunitas tubuh anggota keluarga, baik dari jumlah, kualitas, keragaman, maupun keterjangkauan atau kemudahan untuk memperolehnya. Tanaman Obat Keluarga (TOGA) digunakan sebagai bahan baku pembuatan ramuan atau pembuatan minuman peningkat imun. Selain itu terdapat juga sayuran yang dapat dimanfaatkan dan banyak tumbuh di sekitar rumah. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan wawasan, menanam dan memformulasi TOGA serta sayuran menjadi minuman kesehatan, desinfektan dan hand sanitizer untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara mandiri dalam mencegah COVID-19. Metode yang digunakan dalam pengabdian adalah Bimbingan Teknis (BIMTEK) secara daring dan luring. BIMTEK secara daring dilakukan dengan pembuatan dan penyebarluasan pamflet pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya tanaman obat keluarga (TOGA) ke berbagai media sosial (facebook, instagram, dan whatsapp) dan BIMTEK secara luring dilakukan dengan memberikan pelatihan pemanfaatan lahan pekarangan rumah, pendampingan kepada masyarakat untuk pemeliharaan terhadap TOGA dan sayuran, manfaat konsumsi sayuran dan khasiat TOGA, serta pengolahan dan contoh ramuan berkhasiat dari sayuran dan TOGA yang dilakukan di Kelurahan Mokoau Kecamatan Kambu Kota Kendari. Hasil pengabdian ini adalah masyarakat memahami pemanfaatan lahan pekarangan rumah, dapat menerapkan penanaman TOGA dan sayuran, mengetahui manfaat konsumsi sayuran dan khasiat TOGA, serta pengolahan dan contoh ramuan berkhasiat dari sayuran dan TOGA.
Peningkatan Kesadaran Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Masyarakat Pesisir di Kelurahan Lapulu Kota Kendari Tahun 2019 Majid, Ruslan; Zainuddin, Asnia; Yasnani, Yasnani; Nirmala, Fifi; Tina, Lymbran
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.269 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v2i1.12149

Abstract

Permasalahan persampahan di Kelurahan Lapulu bukan hanya disebabkan karena peningkatan jumlah penduduk saja, namun disebabkan pula dari rendahnya tingkat pelayanan prasarana dan sarana dasar lingkungan khususnya dalam bidang pelayanan persampahan yang tidak tuntas sehingga menimbulkan adanya timbulan-timbulan sampah yang tidak terangkut setiap harinya. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat tentang pentingnya meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah. Kegiatan dilaksanakan dalam 2 bentuk, yang pertama bersifat non-fisik berupa sosialisasi pengelolaan sampah sejak dini pada anak Sekolah Dasar, penyuluhan tentang pengelolaan sampah tingkat Rumah Tangga, Pelatihan Pembuatan tempat sampah terpadu, dan pembagian leaflet kesadaran pengelolaan sampah pada komunitas Pasar Lapulu. Kedua berupa intervensi fisik yaitu pembuatan insenerator sederhana dan gerakan kesadaran pengelolaan sampah di masyarakat. Kegiatan ini telah terlaksana secara maksimal melalui pemberdayaan masyarakat dalam membentuk kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah yang dimulai dengan cara pemilahan sampah, pemanfaatan limbah sampah dengan konsep 3R, menyediakan tempat pembuangan sampah yang ramah lingkungan dan rutinitas membersihkan sampah bersama- sama.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT PADA ANAK BALITA USIA (6 – 59) BULAN DI KABUPATEN MUNA, PROVINSI SULAWESI TENGGARA Dingis, Rani Ikhsani; Majid, Ruslan; Salma, Wa Ode
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i11.10740

Abstract

Abstrak: Faktor Risiko Kejadian Infeksi Saluran Perpasan Akut Pada Anak Balita Usia (6 – 59) Bulan Di Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara. Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan masalah kesehatan di dunia dan menjadi sebab utama mortalitas dan morbiditas. 4 juta orang meninggal akibat Ispa setiap tahun dengan tingkat kematian tertinggi adalah bayi, dan anak-anak. Kabupaten Muna adalah salah satu daerah dengan jumlah kasus terbanyak di Sultra yaitu  48.05%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko kejadian ispa pada anak balita usia (6 – 59) bulan di kabupaten muna. Penelitian dilaksanakan metode Observasional Analitik menggunakan desain Case Control Study. Populasi dalam penelitian ini adalah anak balita usia 6-59 bulan yang tercatat dalam rekam medis dan data register pasien di Kabupaten Muna. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 282 orang setelah dihitung dengan menggunakan rumus slovin. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari kasus dan kontrol dengan perbandingan 1:1, yang terdiri dari 282 kasus dan 282 kontrol. Teknik pengambilan sampel kasus dan kontrol menggunakan teknik simple random sampling. Hasil pengukuran variabel dianalisis menggunakan uji ods ratio dengan bantuan aplikasi SPSS veri 25.00. Hasil pengumpulan data kemudian dikompilasi lalu kemudian diuji dengan menggunakan regresi logistik berganda. Hasil penelitian ini menunjukan risiko status gizi terhada penyakit ISPA sebesar (P = 0,000; OR = 2,061, CI95% = 593-2,688), kebiasaan merok (P = 0,000; OR = 2,246, CI95% = 1,037-4,160), ventilasi rumah (P = 0,000; OR = 1,431, CI95% = 1,260-1,624), dan kepadatan hunian (P = 0,000; OR = 2,308, CI95% = 1,728-8,750). Disimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya ISPA pada balita di Kabupaten Muna adalah, status gizi anak, kebiasaan merokok orang tua, ventilasi rumah, dan kepadatan hunian. 
The Effect of Effective Communication with Situation Background Techniques, Assessment, Recommendations on Patient Safety at Bhayangkara Hospital 2024 Asia, Sri; Majid, Ruslan; Yuniar, Nani
Journal of Health Science and Medical Therapy Том 2 № 02 (2024): Journal of Health Science and Medical Therapy
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jhsmt.v2i02.766

Abstract

Effective communication is an important element in professional nursing practice and a major element of patient safety goals because communication is the first cause of patient safety issues. The purpose of this study is to examine effective communication based on situation techniques, background techniques, assessment techniques and recommendation techniques for patient safety at Bhayangkara Kendari Hospital. Type of research with a cross-sectional approach. Data analysis was performed with SPSS statistical tests using univariate, bivariate and multivariate analysis. The sample in this study was 93 people, the sampling technique is a total sampling method.The results of this study showed that the situation technique had an insignificant influence on patient safety at Bhayangkara Kendari hospital with p values of 0.710 > 0.05. The background technique has an insignificant influence on patient safety at Bhayangkara Kendari hospital with p values of 0.234 > 0.05. The assessment technique has a significant influence on patient safety at Bhayangkara Kendari Hospital with p values of 0.003 < 0.05. The recommendation technique has a significant influence on patient safety at Bhayangkara Kendari hospital with p values of 0.031 < 0.05. For the nursing profession, the results of this research can improve the quality of service by sharing experiences. Future research will need to explore other factors that affect patient safety, such as infection prevention and fall risk, to support improved hospital care practices.
Chronic Energy Deficiency in Women from Muna District: Association with Body Image and Knowledge Astuti, Cece; Majid, Ruslan; Prasetya, Fikki
Diversity: Disease Preventive of Research Integrity Volume 2, Issue 2, February 2022
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/diversity.v2i2.21442

Abstract

One of the nutritional problems in pregnant women is Chronic Energy Deficiency (CED). Chronic Energy Deficiency is a condition of pregnant women who suffer from a long-lasting (chronic) lack of food with various health problems in pregnant women. The purpose of this study was to determine the factors associated with the incidence of Chronic Energy Deficiency in pregnant women in Muna Regency. The focus of this research is on pregnant women in the working area of the Maabodo Health Center. The type of research used in this study is a quantitative research type with an analytical survey design with a cross-sectional approach. This research was conducted in the working area of the Maabodo Health Center, Muna Regency and this study was conducted in September 2020. The population in this study were all pregnant women in the working area of the Maabodo Health Center as many as 57 people using a total sampling technique. Based on the results of the chi-square test, there is a relationship between knowledge and the incidence of CED (p-value = 0.026) and there is a relationship between body image and the incidence of CED (p-value = 0.009). However, there is no relationship between parity and the incidence of CED (p-value = 0.110). This study found that the mother's knowledge factor and mother's body image played an important role in preventing the occurrence of Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women in Indonesia.
PENGARUH KEMAMPUAN KERJA KEPUASAN KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA PARA MEDIS DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA Syah, Heldy Putra; Majid, Ruslan; Suhadi, Suhadi
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 3 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v8i3.43189

Abstract

Abstrak Sumber Daya Manusia merupakan kunci pokok yang harus diperhatikan dengan segala kebutuhannya. Sebagai kunci pokok, Sumber Daya Manusia akan menentukan keberhasilan pelaksananaan kegiatan organisasi khususnya organisasi rumah sakit. Kemampuan yang dimiliki petugas medis akan menunjang tugas atau pekerjaan yang dilaksanakan akan mencapai hasul yang maksimal. Beban kerja merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh organisasi hal ini dikarenakan karena dengan jam kerja yang `kurang efektif serta limpahan pekerjaan yang berlebihan maka akan timbul sikap ketidakpuasan kerja ini yang berakiatan pada hasil produksi. Kepuasan kerja merupakan perilaku universal warga terhadap pekerjaan, yang menampilkan perbandingan antara banyaknya penghargaan yang diterima pekerja serta banyaknya penghargaan yang sepatutnya mereka terima. Kinerja karyawan merupakan hasil kerja karyawan selama periode tertentu, misalnya standar, target, sasaran, atau kriteria yang telah di tentukan terlebih dahulu dan di sepakati bersama. Penelitian dilakukan untuk menganalisis pengaruh kemampuan kerja, pengaruh kepuasan kerja dan beban kerja terhadap kinerja para medis di Rumah Sakit Bhayangkara. Penelitian dilakukan dalam kurun waktu Desember 2022 sampai Januari 2023. Hasil penelitan menunjukkan bahwa secara parsial kemampuan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada Rumah Sakit, secara parsial kepuasan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada Rumah Sakit, secara parsial beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada Rumah Sakit dan Secara simultan Kemampuan, Kepuasan dan Beban Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan pada Rumah Sakit Bayangkara Kota Kendari. Kata Kunci : Kemampuan, Kepuasan, Beban Kerja, Kinerja, Karyawan.