Claim Missing Document
Check
Articles

Health Education about Stunting in Tanjung Tiram Village and Wawatu Village, North Moramo District, South Konawe Regency Majid, Ruslan; Sabilu, Yusuf; Jafriati, Jafriati; Yasnani, Yasnani; Lisnawaty, Lisnawaty; Nurmaladewi, Nurmaladewi
Abdi Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v5i2.6065

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem caused by insufficient nutritional intake for a long time due to feeding that is not in accordance with nutritional needs. South Konawe Regency is one of the districts in Southeast Sulawesi which is also a contributor to stunting cases in Southeast Sulawesi. The prevalence of stunting in South Konawe Regency ranks 11th out of 17 districts/cities with a prevalence of 28%. The results of a preliminary survey in Tanjung Tiram Village and Wawatu Village, South Konawe Regency found that there are several maternal behaviors that cause stunting, namely some children under five do not get exclusive breastfeeding, do not understand about stunting and determine children's nutritional status so that they realize too late that their children are classified as stunting cases. The method of implementing activities is carried out offline. The intervention provided by providing education to mothers of toddlers and posyandu cadres using media modules, pamphlets and health counseling related to several topics namely the causes of stunting, the characteristics of stunting in children, the impact of stunting on children, stunting prevention measures including prevention since pregnancy, while breastfeeding, the benefits of breastfeeding provided exclusively, the benefits and planning of MP-ASI menus, nutritional status for cadres in stunting prevention and carried out Toddler weight check with Lalowaru Health Center officers, North Moramo District. The conclusion of this activity is that the local government is very good which is proven by full support during the activity process, as well as the participants / targets of the activity in this case pregnant women, toddler mothers, and posyandu cadres. Participants are very enthusiastic and active in activities when given material and also when given examples, participants gain new knowledge related to parenting in stunting prevention.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI BALITA DI DESA JATI BALI KECAMATAN RANOMEETO BARAT KABUPATEN KONAWE SELATAN TAHUN 2022 Putriani, Ni Kadek; Zainuddin, Asnia; Yasnani, Yasnani
Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Status gizi merupakan ukuran keberhasilan untuk memenuhi nutrisi kebutuhan pada anak yang ditunjukkan melalui capaian berat badan terhadap umur. Berdasarkan data absensi di wilayah kerja puskesmas yang ada di Kabupaten Konawe Selatan, Puskesmas Lameuru memiliki wilayah kerja dengan jumlah gizi buruk terbanyak yaitu di Desa Jati Bali dengan jumlah balita sebanyak 19 orang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi balita di Desa Jati Bali Kecamatan Ranomeeto Barat Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2022. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 75 responden yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling.Analisis yang digunakan yakni analisis bivariat dan univariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian terdapat hubungan antara dengan pvalue < 0,05. Hasil penelitian didapatkan (52,0%) tingkat pengetahuan terhadap status gizi balita, pekerjaan Ibu (52,0%) Pendapatan Keluarga 60,0%),pola asuh ibu baik (74,7%) anak balita memiliki status gizi kurang. Setelah dilakukan uji statistik Chi- Square terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat penyakit infeksi (p value = 0,003) dan pola asuh (p value = 0,005) dengan status gizi pada anak balita. Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu, pekerjaan ibu, dengan status gizi balita di Desa Jati Bali Kecamatan Ranoomeeto Barat Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2022.Ada hubungan antara pendapatan keluarga dan pola asuh dengan status gizi balita di Desa Jati Bali Kecamatan Ranoomeeto Barat Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2022. Abstract Background: Nutritional status is a measure of success in meeting children's nutritional needs as demonstrated by achieving weight for age. Based on attendance data in the work area of the community health center in South Konawe Regency, the Lameuru Community Health Center has the work area with the highest number of malnourished children, namely in Jati Bali Village with 19 children under five. Objective: This study aims to determine the factors related to the nutritional status of toddlers in Jati Bali Village, West Ranomeeto District, South Konawe Regency in 2022. Method: Quantitative research with a cross-sectional research design. The total sample was 75 respondents who were selected using a purposive sampling technique. The analysis used was bivariate and univariate analysis using the Chi Square test. Results: The results of the research showed a relationship with p value < 0.05. The research results showed that (52.0%) the level of knowledge regarding the nutritional status of toddlers, mother's occupation (52.0%) Family income 60.0%), mother's parenting patterns were good (74.7%) children under five had poor nutritional status. After carrying out the Chi-Square statistical test, there was a significant relationship between history of infectious diseases (p value = 0.003) and parenting patterns (p value = 0.005) with nutritional status in children under five. Conclusion: There is no relationship between the mother's level of knowledge, mother's occupation, and the nutritional status of toddlers in Jati Bali Village, West Ranoomeeto District, South Konawe Regency in 2022. There is a relationship between family income and parenting patterns and the nutritional status of toddlers in Jati Bali Village, West Ranoomeeto District, South Konawe Regency. Year 2022
FAKTOR PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN POSYANDU LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BONE KECAMATAN BONE KABUPATEN MUNA TAHUN 2022 Nursiami, Silva; Yasnani, Yasnani; Kalza, Lade Albar
Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Jumlah sasaran lansia untuk memanfaatkan program Posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Bone sebesar 255 lansia, namun angka kunjungan lansia yang memanfaatkan Posyandu lansia hanya sebanyak 16,9% dari sasaran populasi lansia. Angka kunjungan pemanfaatan Posyandu lansia tersebut masih jauh dari Standar Pelayanan Minimal (SPM) yakni sebesar 80%. Ini menunjukan bahwa adanya keinginan penggunaan pelayanan kesehatan di Posyandu lanjut usia (Lansia) sangat sedikit, dan masih rendahnya keikut sertaan lansia dalam kegiatan Posyandu Lansia. Tujuan: mengetahui faktor pengetahuan dan sikap dengan pemanfaatan pelayanan posyandu lansia di wilayah kerja puskesmas bone kecamatan bone kabupaten muna tahun 2022 Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan metode analitik observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Lansia diwilayah kerja Puskesmas Bone, Kecamatan Bone, Kabupaten Muna berjumlah 255 orang Lansia. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 72 lansia. Analisis yang di gunakan yaitu analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value = 0,000
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA BOOKLET TERHADAP PENINGATAN PERILAKU REMAJA PUTRI KELAS X TENTANG PENYAKIT ANEMIA DI SMA NEGERI 1 LAWA Basrahma, Sitti Rajab Anjamsuri; Yasnani, Yasnani; Hikmawati, Zainab
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Anemia adalah suatu kondisi jumlah sel darah merah atau kapasitas oksigen oleh eritrosit tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan fisiologis tubuh. Data World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa lebih dari 30% penduduk di dunia mengalami anemia, dalam Global Accelerated Action for the Health of Adolescent jumlah kejadian anemia yang tertinggi yaitu Asia Tenggara 1179 per 100.000 remaja. Menurut data WHO angka kejadian anemia lebih banyak pada perempuan, dimana pada negara berkembang mencapai 53,7% prevelensi kejadian anemia, hal ini disebabkan karena strees, haid dan terlambat makan, berdasarkan data WHO (2023) persentase kejadian anemia pada negara Indonesia sebesar 31,2%.Tujuan: Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh melakukan promosi kesehatan dengan media booklet terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan tindakan terhadap pencegahan penyakit anemia pada remaja putri kelas X di SMAN 1 LawaMetode: dengan desain penelitian Pre-Eksperimental with One group Pre-test and Post-test dengan menggunakan uji Wilcoxon Signe Rank Test. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 69 orang Hasil: Hasil dari penelitian ini menyatakan nilai p-value dari variabel Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan yaitu 0,000 sehingga p-value < 0,05 dengan demikian maka H0 di tolak Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Booklet dalam melakukan promosi kesehatan sangatlah efektif guna meningkatan Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Remaja Putri terhadap pencegahan penyakit anemia.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH KADER POSYANDU DALAM PEMANTAUAN TUMBUH KEMBANG BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ABELI TAHUN 2023 Dewi, Sri Tungga; Ningsih, Hestia; Yasnani, Yasnani
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan gizi pada anak dibawah 5 tahun erat kaitannya dengan pemantauan tumbuh kembang anak yang belum optimal karena petugas di Posyandu masih belum memahami secara jelas fungsinya. Tujuan: Untuk mengetahui pemberdayaan masyarakat oleh kader posyandu dalam pemantauan tumbuh kembang balita diwilayah kerja Puskesmas Abeli Tahun 2023. Metode: Menggunakan kualitatif deskriptif pendekatan Fenomenology. Informan terdiri dari informan kunci yaitu kader posyandu 6 orang, bidan 2 orang dan penanggungjawab posyandu dan informan biasa yaitu ibu yang mempunyai bayi/balita sebanyak 6 orang. Hasil: Posyandu dilakukan setiap bulan, kader bertugas mengajak dan memberitahukan jadwal tempat posyandu, melayani mulai dari pendaftaran, penimbangan, pencatatan, penyuluhan (petugas kesehatan) dan membantu petugas dalam pelayanan gizi balita. Penyuluhan dilakukan tenaga kesehatan karena pengetahuan kader masih kurang. Pemberdayaan dan penggerakan masyarakat kader melakukan kunjungan door to door mengajak masyarakat datang ke posyandu sehingga membawa pengaruh positif pada kehadiran ibu balita. Dari segi pemantauan kader selalu melakukan pemantauan tumbuh kembang balita melalui buku KMS. Kesimpulan: Kader posyandu aktif menjalankan tugasnya yaitu memberikan pelayanan, melakukan penggerakan dan pemberdayaan serta melakukan pemantauan kepada tumbuh kembang balita tetapi belum mampu memberikan penyuluhan secara langsung kepada masyarakat terkhusus kepada ibu balita pada saat posyandu.
Hubungan Perilaku Dan Kepemilikan Jamban Dengan Kejadian Diare Pada Masyarakat Suku Bajo Di Desa Mekar Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Tahun 2022 Rompon, Erni; Yasnani, Yasnani; Akifah, Akifah
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebab diare karena bakteri dan kuman serta faktor lingkungan yang menyebabkan penyakit diare dan perilaku hidup bersih dan sehat. Menurut laporan Puskesmas Soropia pada tahun 2019, ada 126 orang yang mengalami diare atau 1,32%. Pada tahun 2020 terjadi peningkatan, ada 156 penderita atau 1,63%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan perilaku dan kepemilikan jamban dengan kejadian diare pada Masyarakat Suku Bajo di Desa Mekar kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Tahun 2022.Jenis penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan crosssectional study dengan jumlah sampel 56 responden yang menderita penyakit diare dalam 6 bulan terakhir. Dalam pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan tekniktotal sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang disebar secara langsung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak hubungan antara Perilaku kebiasaan mencuci tangan memakai sabun dengan kejadian diare dengan nilai p = 0.109 (p> 0.05), Perilaku menunjukkan ada hubungan perilaku mengonsumsi air minum masak dengan kejadian diare dengan nilai bahwa p = 0.003 (p< 0.05), Kepemilikan jamban menunjukan ada hubungan kepemilikan Jamban dengan Kejadian diare dengan nilai p = 0.002 (p< 0.05), dan Penggunaan Jamban menunjukkan tidak ada hubungan antara penggunaan jamban dengan Kejadian diare dengan nilai p = 0.109 (p> 0.05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara perilaku mengonsumsi air minum masak dan kepemilikan Jamban dengan kejadian diare, namun tidak ada hubungan antara perilaku kebiasaan mencuci tangan memakai sabun dan penggunaan jamban dengan kejadian diare.
GAMBARAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENYAKIT DIABETES MELITUS (DM) DI KELURAHAN SORUE JAYA KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE TAHUN 2022 Ekajaya, Lalu Muh. Suharta; Zainuddin, Asnia; Yasnani, Yasnani; Prasetya, Fikki
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik ditandai dengan hiperglikemia yang diakibatkan oleh kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. penyebab pasti DM belum diketahui pasti hingga saat ini. meski demikian, para ilmuwan yakin bahwa gen, faktor lingkungan dan kondisi patologis lainnya dari sel β pankreas memicu defisiensi insulin dan kelainan lain yang menyebabkan resistensi terhadap kerja insulin. Tujuan: tujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap masyarakat tentang penyakit Diabetes Melitus (DM) di Desa Sorue Jaya Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe tahun 2022. Metode: jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. berdasarkan data populasi dalam penelitian ini maka keseuruhan populasi ini akan dijadikan sampel penelitian. dengan demikian, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 86 respoden. Hasil: hasil penelitian ini menunjukkan gambaran pengetahuan terhadap terhadap penyakit Diabetes Melitus di Desa Sorue Jaya Kecamatan Soropia, sebagian besar masyarakat memiliki pengetahuan yang baik yaitu sebesar 65% dan gambaran sikap terhadap terhadap penyakit Diabetes Melitus di Desa Sorue Jaya Kecamatan Soropia cukup baik yaitu sebesar 78%. Kesimpulan: oleh karena itu, gambaran pengetahuan dan sikap masyarakat Desa Sorue Jaya Kecamatan Soropia terhadap penyakit Diabetes Melitus sebagian besar dapat dikatakan baik.
HUBUNGAN POLA MAKAN, STATUS GIZI DAN KONSUMSI MAKANAN ZAT BESI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA MAHASISWA PEREMPUAN FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HALU OLEO ANGKATAN 2021 Muthmainnah S Saad, Wiwik; Jafriati, Jafriati; Yasnani, Yasnani
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v4i3.46265

Abstract

Abstrak Anemia adalah pengurangan dalam jumlah, warna atau ukuran dari sel-sel darah merah. Anemia gizi disebabkan karena beberapa hal yaitu menu makanan sehari-hari kurang mengandung zat besi, penyerapan zat besi di dalam usus kurang baik atau terganggu, infeksi parasit/ infeksi lain, kemampuan menampung zat besi menurun atau kebutuhan zat besi meningkat. Mahasiswi angkatan 2021 masih dianggap sebagai kelompok remaja yang rentan terhadap anemia. Melemahnya daya tahan tubuh membuat lebih mudah terkena penyakit, mengalami kemunduran kondisi, dan mengganggu perkembangan motorik, mental, dan intelektual. Pada akhirnya, ini berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan, status gizi dan konsumsi makanan zat besi dengan kejadian anemia pada mahasiswa perempuan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo angkatan 2021. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan pendekatan desain Cross Sectional. Jumlah sampel adalah 78 orang mahasiswa perempuan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Analisis yang digunakan yakni analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian terdapat hubungan antara pola makan (p value=0,03) dan konsumsi makanan zat besi (p value=0,002) dengan kejadian anemia, namun tidak terdapat hubungan antara status gizi (p value=0,09) dengan kejadian anemia. Sebaiknya kepada bagi mahasiswa terutama pada mahasiswa perempuan lebih memperhatikan pola makan terutama konsumsi makanan zat besi untuk menghindari terjadinya anemia. Kata kunci: Kejadian Anemia, Pola Makan, Status Gizi, Konsumsi Makanan Zat Besi Abstract Anemia is a reduction in the number, color, or size of red blood cells. Nutritional anemia is caused by several things, namely, the daily diet does not contain enough iron, the absorption of iron in the intestine is poor or disturbed, parasitic infections/other infections, the ability to accommodate iron decreases, or the need for iron increases. Female students from the class of 2021 are still considered a group of teenagers who are vulnerable to anemia. Weakening of the body's immune system makes it more susceptible to disease, conditions deteriorate, and interferes with motor, mental, and intellectual development. Ultimately, this has an impact on the quality of human resources. This research aims to determine the relationship between diet, nutritional status, and consumption of iron foods with the incidence of anemia in female students at the Faculty of Public Health, Halu Oleo University, class of 2021. This type of research is analytical using a cross-sectional design approach. The total sample was 78 female students using purposive sampling techniques. The analysis used is a bivariate analysis using the Chi-Square test. The results of the study showed a relationship between diet (p value=0.03) and consumption of iron foods (p value=0.002) with the incidence of anemia. Still, there was no relationship between nutritional status (p value=0.09) and the incidence of anemia. It is better for students, especially female students, to pay more attention to their diet, especially consuming iron foods to avoid anemia. Keywords: Incidence of Anemia, Diet, Nutritional Status, Iron Food Consumption
GAMBARAN PERILAKU IBU TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BENU-BENUA KECAMATAN KENDARI BARAT KOTA KENDARI TAHUN 2023 Alnur, Putriana; Yasnani, Yasnani; Pratiwi, Arum Dian
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v4i4.47111

Abstract

Abstrak Stunting atau balita dengan postur pendek ialah suatu kondisi kurang gizi kronik pada balita yang terjadi pada masa pertumbuhan dan perkembangan pada fase kehidupan awal. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Kendari dengan melihat data dari 15 Puskesmas di Kota Kendari untuk angka kejadian stunting pada Balita di Puskesmas Benu Benua dalam 2 tahun terakhir, dimana pada tahun 2021 jumlah kasus stunting pada Balita sebanyak 53 kasus, dan pada tahun 2022 mengalami peningkatan sebanyak 75 kasus. Prevalensi stunting pada Balita di Kota Kendari mengalami penurunan yang cukup signifikan namun kondisi tersebut tidak di ikuti oleh Puskesmas Benu-Benua yang masih cukup tinggi kasus stunting dimana Puskesmas Benu-Benua terdapat pada nomor urut ke dua balita stunting terbanyak di Kota Kendari dan merupakan Puskesmas dengan jumlah kasus stunting yang cukup tinggi pada Balita. Tujuan penelitian ini yaitu gambaran perilaku ibu terhadap kejadian stunting pada balita di wilayah kerja BLUD UPTD Puskesmas Benu-Benua kecamatan kendari barat kota kendari tahun 2023. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran tentang suatu keadaan secara objektif. Hasil penelitian ini menunjukkan gambaran pengetahuan ibu yakni pengetahuan kurang baik yakni 53 orang atau 70,7%, pengetahuan baik 22 orang atau 29,3%. Untuk gambaran sikap ibu yakni kurang baik 23 orang atau 30,7% dan sikap baik 52 orang atau 69.3. gambaran tindakan ibu yakni kurang baik 65 orang atau 86,7% dan tindakan baik 10 orang atau 13.3% Kata kunci: Stunting, Balita, Prilaku Ibu Abstract Stunting or toddlers with short posture is a condition of chronic malnutrition in toddlers that occurs during growth and development in the early life phase. Based on data from the Kendari City Health Office by looking at data from 15 Puskesmas in Kendari City for the incidence of stunting in toddlers at the Benu Continent Health Center in the last 2 years, where in 2021 the number of stunting cases in toddlers was 53 cases, and in 2022 there was an increase of 75 cases. The prevalence of stunting in toddlers in Kendari City has decreased significantly, but this condition is not followed by the Benu-Continent Health Center which is still quite high in stunting cases where the Benu-Continent Health Center is located in the second most stunting toddlers in Kendari City and is a Puskesmas with a fairly high number of stunting cases in toddlers Objective: Description of maternal behavior towards the incidence of stunting in toddlers in the work area of BLUD UPTD Puskesmas Benu-Continent, West Kendari District, Kendari City in 2023 Method: This study uses quantitative research with a descriptive research design, which is a research method carried out with the main aim of making an objective picture of a situation. Results: Showing the picture of maternal knowledge, namely poor knowledge of 53 people or 70.7%, good knowledge of 22 people or 29.3%. For the description of the mother's attitude, it is less good 23 people or 30.7% and good attitude 52 people or 69.3. The picture of mother's actions is less good 65 people or 86.7% and good actions 10 people or 13.3%. Keywords: Stunting, Toddlers, Maternal Behavior
Edukasi dan Pemeriksaan Tekanan Darah Door to Door di RT 001 RW 003 Kelurahan Watu-Watu Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari Irma; Majid, Ruslan; Yasnani, Yasnani; Masluhiya AF, Swaidatul; Kamrin, Kamrin; Nurhaliza, Sitti
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v4i1.134

Abstract

Hipertensi merupakan masalah serius yang umum terjadi di masyarakat yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi terhadap penyakit yang lebih serius seperti stroke dan gangguan jantung. Prevalensi hipertensi terus mengalami peningkatan dari tehun ke tahun, terutama pada kelompok umur diatas 40 tahun termasuk pada masyarakat perkotaan seperti di Kota Kendari. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang faktor risiko dan pencegahan hipertensi. Metode pengabdian ini dengan melakukan edukasi dari rumah ke rumah yang diikuti dengan pemeriksaan tekanan darah. Secara umum terbagi atas tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa rata – rata pengetahuan responden sebelum penyuluhan adalah 7.47 dan setelah penyuluhan menjadi 9.40 serta ada perbedaan yang signifikan pengetahun sebelum dan sesudah penyuluhan (p=0.000).  Kesimpulan kegiatan pengabdian ini bahwa edukasi door to door dapat meningkatkan pengetahuan responden dan berhasil dengan baik.
Co-Authors Abrian, Erick Oklin Afi, La Ode Agustika, Riman ainurafiq, ainurafiq Akifah, Akifah Alfiani, Tri Alhajar, Hayatun Nufusi Alimin Maidin Alnur, Putriana Alwi, Juwitriani Andriani, Harni Ardiansyah, Ririn Teguh Arifin, Rizkita Febrini Kasman Arisanto, Zuing Putra Arum Dian Pratiwi, Arum Dian Astuty, Esti Ayathollah, Ahmed Basrahma, Sitti Rajab Anjamsuri Burhanuddin Bahar Candra Kirana Carlos, Daniel Dewi, Sri Tungga Ekajaya, Lalu Muh. Suharta Erawan, Putu Eka Fatma wati Fifi Nirmala Fithria, Fithria Gasong, Astrid Carolina Halik, Nur Hikmawati Hariati Lestari Harleli, Harleli Irma Irma Irma Jafriati Jalil, Riska Jumakil Jumakil Jumakil, Jumakil Junaid Junaid, Junaid Jusniar Rusli Afa Kalza, Lade Albar Kamrin, Kamrin Kanro, Rahmat Karimuna, Siti Rabbani Karimuna, Siti Rabbani Karimuna, Sitti Rabbani Kullu, enny Marisai La Dupai, La Dupai La Dupai, La Dupai La Ode Muhammad Sety La Ofudin Leo, Yusran Liambo, Indri Syafitri Dewi Lisnawaty Lisnawaty, Lisnawaty Lymbran Tina Masluhiya AF, Swaidatul Maulana Maulana, Maulana Mistawati, Mistawati Musaruddin, Rika Saputri Musdar, Andi Sulfida Muthmainnah S Saad, Wiwik Ningsih, Hestia Nirmala G, Fifi Novianti Novianti Noviyani, Eva Nurmaladewi, Nurmaladewi Nursiami, Silva Oheo, Djulita Dwisryatno Patala, Wika Lestari Pramuswari, Sherin Yustika Prasetya, Fikki Putra, Ray Valdy Dwi Putriani, Ni Kadek Ramadhan Tosepu Renni Meliahsari Romi Ilham, Romi Rompon, Erni Ruslan Majid, Ruslan Sabril Munandar, Sabril Saktiansyah, La Ode Ahmad Saptaputra, Syawal Sety, La Ode Muahamad Sety, La Ode Muhamad Silafati, Siti Siti Julaeha, Siti Sitti Nurhaliza Sri Devi, Sri Sri Fitriani, Sri Sria, Sria Suhadi Suhadi Sukri Palutturi Sya’ban, Abdul Rahim Syamsul Arifin Syaputra, Muh. Ilham Wulandari, Sherly Yuslinda, Wa Ode Yusuf Sabilu, Yusuf Zainab Hikmawati, Zainab Zainuddin, Asnia