Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS

Analisis Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga Perempuan Usaha Mikro (PUM) Di Kawasan Pesisir Sulawesi Tenggara Batoa, Hartina; Arimbawa, Putu; Zani, Munirwan; Hamzah, Awaluddin; Limi, Muhammad Aswar
PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS PROSIDING SEMINAR NASIONAL EKONOMI MARITIM (Pengelolaan Ekonomi Maritim yang Mandiri dan Berkelanjut
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.459 KB) | DOI: 10.37149/4789

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk Menganalisis Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga Perempuan Usaha Mikro Di Kawasan Pesisir Sulawesi Tenggara. Penelitian ini dilakukan pada lima kabupaten/kota yang ditentukan secara purposive dengan pertimbangan karakteristik wilayah dan usaha masyarakat yang umumnya bergelut pada subsektor perikanan. Kelima kabupaten ktersebut adalah Kabupaten Muna Barat, Konawe Selatan, Kolaka, Kota Baubau, dan Kota Kendari. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer bersumber dari hasil wawancara dengan PUM dan data sekunder berasal dari literatur yang relevan dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan ada dua macam, yaitu observasi dan wawancara. Untuk mengetahui tingkat kesejahteraan rumah tangga PUM dilakukan dengan penentuan skor berdasarkan indikator kesejahteraan. Selanjutnya dari skor tersebut dilakukan penentuan tingkat kesejahteraan yaitu kurang sejahtera (skor < 52), cukup sejahtera (skor 52 – 60) dan sejahtera  (skor > 60)   Hasil analisis dan mengacu pada tujuan penelitian maka dapat diketahui bahwa kesejateraan PUM masih tergolong rendah. PUM di Sulawesi Tenggara yang telah menikmati hasil usahanya dan telah tergolong sejahtera baru sekitar 9%, sedangkan yang tergolong cukup sejahtera yakni 40%. Jumlah yang lebih besar adalah PUM yang dikategorikan kurang sejahtera diamana angkanya mencapai 51%.
Analisis Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Nilai Tambah Pengolahan Jambu Mete Di Kabupaten Buton Zani, Munirwan
PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS PROSIDING SEMINAR NASIONAL PANGAN DAN PERKEBUNAN (Realitas Pangan dan Perkebunan saat ini dan Prospe
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37149/11351

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor-faktaor yang berpengaruh terhadap nilai tambah pengolahan jambu mete di Kabupaten Buton. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni tahun 2015 dengan jumlah responden sebanyak 61 orang pengolah jambu mete yang diambil dengan menggunakan teknik acak sederhana (simple random sampling). Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara langsung dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda.  Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa nilai tambah pengolahan jambu mete di Kabupaten Buton sebesar Rp 4.547,91/kg mete gelondongan. Biaya  produksi  dan  jumlah  tenaga  kerja  berpengaruh nyata negatif terhadap nilai tambah pengolahan jambu mete, sedangkan harga kacang mete dan jumlah kacang mete berpengaruh nyata positif terhadap nilai tambah pengolahan jambu mete.
Sistem Agribisnis Dan Kesejahteraan Petani Kakao Di Kecamatan Lasalimu Selatan Kabupaten Buton Yunus, Lukman; Zani, Munirwan; Batoa, Hartina
PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS PROSIDING SEMINAR NASIONAL PANGAN DAN PERKEBUNAN (Realitas Pangan dan Perkebunan saat ini dan Prospe
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37149/11356

Abstract

Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah: (1) Menggambarkan  pelaksanaan sistem agribisnis kakao (2) Mengetahui tingkat kesejahteraan petani kakao, dan (3) Merumuskan strategi pengembangan agribisnis kakao untuk meningkatkan kesejahteraan rumahtangga petani kakao. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2014 dengan jumlah sampel sebanyak 2 (dua) kelompok tani yang ditentukan secara purposif.Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara langsung dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif, analisis kesejahteraan dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sistem agribisnis kakao belum dilakukan secara baik dan terintegrasi oleh petani kakao, (2) Rumah tangga petani kakao rata-rata memiliki tingkat kesejahteraan yang rendah atau tergolong miskin, dan (3) Strategi pengembangan agribisnis kakao yang dapat dilakukan petani dan kelompok tani, adalah strategi W-O meliputi: (a) Penguatan kelompok tani dengan pembinaan oleh pemerintah dan instansi terkait, (b) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani melalui bimbingan dan pelatihan, (c) Memperluas lahan usahatani untuk meningkatkan produksi, (d) Meningkatkan kepemilikan modal, dan (e) Menjalin kemitraan dengan pedagang dalam memasarkan produk kakao.
Model Peningkatan Pendapatan Masyarakat Pedesaan (Studi Kasus Kelompok Usaha Bajo Indah di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara) Surni, Surni; Kamaluddin, Murdjani; Bafadal, Azhar; Arimbawa, Putu; Zani, Munirwan
PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS PROSIDING SEMINAR NASIONAL EKONOMI MARITIM (Pengelolaan Ekonomi Maritim yang Mandiri dan Berkelanjut
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37149/15073

Abstract

Tujuan jangka panjang penelitian agar Kelompok Usaha  Bajo Indah dapat menjadi Usaha Kecil Menegah (UKM) yang tangguh dan mandiri serta berkontribusi dalam peningkatan PDRB Provinsi Sulawesi Tenggara. Tujuan jangka pendek, adalah untuk mengetahui: (1) besarnya nilai tambah produk terasi  instan, (2) besarnya pengaruh variabel bahan baku, tenaga kerja, upah tenaga kerja, harga output, harga bahan baku, dan biaya input lain terhadap nilai tambah produk terasi instan, (3) meningkatnya pendapatan Kelompok Usaha Bajo Indah, dan (4) tanggapan atau penilaian konsumen terhadap produk terasi intan. Untuk menjawab tujuan, digunakan analisis: (1) nilai tambah menggunakan konsep Hayami; (2) regresi berganda; (3) analisis pendapatan;  (4) analisis deskriptif. Lokasi penelitian di  Kelurahan Lapulu  Kecamatan Abeli Kota Kendari. Penarikan sampel pedagang dilakukan secara Snowball.  Sementara sampel  konsumen  diambil  180  orang  secara  sengaja (purposive  sampling)  dengan asumsi mereka yang terpilih menjada sampel dianggap dapat  mewakili konsumen.              Hasil   analisis   menunjukkan   bahwa: (1) Pengolahan terasi instan memberikan nilai tambah sebesar Rp68.630,00, (2)  Secara simultan variabel peubah x (kapasitas produksi, bahan baku, tenaga kerja, harga output, upah tenaga kerja, harga bahan baku, dan sumbangan input lain) menunjukkan pengaruh secara signifikan pada tingkat α = 0,1. Secara parsial  kapasitas produksi terasi instan berpengaruh  terhadap  nilai  tambah,   sedangkan   variabel  peubah  lainnya  tidak  signifikan (α = 0,1), (3) Besar pendapatan bersih anggota kelompok setiap bulan  sebesar rata-rata Rp1.105.440,00 diperoleh dari pengurangan nilai output  dengan nilai input  (Rp4.340.840,00 – Rp3.235.400,00),  (4) Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 180 konsumen umumnya memberi penilaian terhadap jenis kemasan dan kepraktisan dalam pemakaian umumnya mengatakan bagus dan cukup bagus, sedangkan dari segi harga dan rasa, umumnya menyatakan relatif murah dan  enak.
Co-Authors Abdi Abdi Abdi, Abdi Abdullah, Bahari Adman, Finkyasti Nur Aemana, Ummu Al Yasir, Muhammad Fiqram Alham, Alham Alimin Alimin, Alimin Amal, Della Ardana Ambo, Reski Andi Murlina Tasse Anjani, Ika Apriani Apriani Ariyani, Ni Ketut Hintan Armansyah Armansyah Awaluddin Hamzah Azhar Bafadal, Azhar Bahari Bahari, Bahari Buana, Tjandra Darwin Ismail Dedu, La Ode Arfan Dermawansa, Dermawansa Dian Agustina Dida, Haswan Egi Febriani, Ni Nengah Endriansyah, Rizal Fadli, Afdal Firman Nasiu Fitri Wulandari Fuji Astuty Auza Gafaruddin, Abdul Gandri, La Gerhana, Gerhana Hadi Sudarmo Hanif, Listi Arfiani Harlin, Mula Hayrani Hartina Batoa Idrus Salam ifan ifan, ifan Indra Setiawan Ine Fausayana, Ine Iswandi, R. Marsuki Kaaji, Wa Ode Eka Saputri Kundarita, Kundarita La Agusu, La Agusu La Ode Alwi La Ode Geo La Ode Kasno Arif, La Ode Kasno La Ode Nafiu La Ola, Taane Lukman Yunus, Lukman Manginsi, Wa Ode Jumiarni Marfuatun Marfuatun Mariani Mariani Mashuni Mashuni Megi, Ruth Muhamad, Fadel Muhammad Aswar Limi Muhammad Iqbal Kusumabaka Rianse Mukhtar Mukhtar Murdjani Kamaluddin, Murdjani Musram Abadi Nalefo, La Nur Santy Asminaya Padangaran, Normal Bivariant Patriawan, Wandi Pratiwi Putri Aditia, Rekha Purwanti, Rahayu Endah Putu Arimbawa, Putu R Marsuki Iswandi, R Marsuki Rahmayanti Rahmayanti Ramadan, Sahrul Rini Sulistiani Ristika, Wilda Ritonga, Halimahtussaddiyah Rosmawati Rosmawati Rosmawaty Harahap Saediman Saediman, Haji Safitri Safitri Sahudini, Mega Silvia Salahuddin Salahuddin Saputra, Ilan Sarinah Sarinah Satrah, Vit Neru Selvi Selvi Setiawati, Indra Rahayu Suciarti, Suciarti Sucitra, Sahrani Sudirman, Muhammad Yunus Hidayat Sukmawati Abdullah Sumono, Hadi Surni, Surni Syamsiar, Syamsiar Syarni, Pertiwi Taridala, Sitti Aida Adha Taufik, Yani Uswatun Hasanah Wa Ode Yusria, Wa Ode Yuniar, Anna Yusriadin, Yusriadin Zulyarson, La Ode Muhammad