Articles
Analisa Kinerja Ruas jalan Pangeran Antasari Akibat Pembangunan Flyover.
Yolan Crisival;
Dikpride Despa;
Trisya Septiana
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (520.834 KB)
|
DOI: 10.23960/snip.v2i2.309
Menganalisa arus kepadatan lalu lintas pada jalan pangeran antasari yang di akibatkan pembangunan Flyover pada saat pembangunannya. Didapatkan perhitungan Analisa kepadatan lalulintas pada saat itu masih diambang batas normal dengan perhituang laju kendaran yg melintas per jam dalam satu hari dan pada waktu dan juga jam kepadatan lalulintas. Total arus lalulintas yang melewati ruas jalan Pangeran Antasari dari hasil penelitian pada jam puncak sebesar 1410 smp/jam. Kecepatan tempuh sebelum penyempitan mencapai 44 km/jam denagan waktu tempuh rata-rata sebesar 8,18 detik / 0,1 km sedangkan setelah dilakukan penyempitan badan jalan 9,0 m menjadi 3,5 m ,maka terjadi penurunan kecepatan tempuh menjadi 17 km/jam dan waktu tempuh menjadi bertambah yaitu 21,18 dt/0,1 km. Kapasitas sebelum penyempitan sebesar 2579 smp/jam dengan derajad kejenuhan 0,547, sedangkan setelah penyempitan terjadi penurunan kapasitas menjadi 1627 smp/jam dengan derajad kejenuhan sebesar 0,867
Capaian program kotaku sebagai penanganan kumuh di desa panca warna kecamatan way serdang kabupaten mesuji
Doni Irawan;
Ratna Widyawati;
Trisya Septiana
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2721.94 KB)
|
DOI: 10.23960/snip.v2i2.320
Berdasarkan surat keputusan dari Bupati Mesuji Nomor: B/217/I.02/HK/MSJ/2019 tentang Penetapan Lokasi Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh di Kabupaten Mesuji, memiliki luasan permukiman kumuh sebesar 405,90 Ha. Salah satu lokasi kumuh di Kabupaten Mesuji terletak di Desa Panca Warna Kecamatan Way Serdang. Dengan keterlibatan peran dari masyarakat dalam penanganan kawasan kumuh akan menciptakan pelaksanaan program Kotaku berkelanjutan. Maksud dari Penelitian ini bertujuan untuk melihat Capaian program KOTAKU dalam penanganan permasalahan kumuh dengan sasaran mengidentifikasi program KOTAKU di Desa Panca warna di Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji, menganalisa kondisi fisik dari program penanganan kawasan kumuh dan melihat capaian program KOTAKU dalam penanganan kawasan kumuh. Metode penelitan yang digunakan adalah jenis penelitian secara kuantitatif. Hal ini dapat dilihat bahwasanya penanganan kumuh di Desa Panca warna yang tetap pada kategori kumuh ringan namun setiap permasalahan sudah mengalami penurunan kondisi kumuh, dan evaluasi terhadap penanganan kumuh di Desa Panca Warna memberikan dampak terhadap lingkungan permukiman dan perbaikan infrastruktur dasar serta meningkatkan Swadaya masyarakat untuk mengurangi kondisi kekumuh di lingkungan permukiman.
Analisa Faktor Penyebab Kerusakan Jalan (Studi Kasus Ruas Jalan Mulya Jaya – Sumber Jaya Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat)
Dwi Afrilian Kurniawan;
Dikpride Despa;
Trisya Septiana
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (699.612 KB)
|
DOI: 10.23960/snip.v2i2.323
Jalan merupakan prasarana angkutan darat yang sangat penting dalam memperlancar kegiatan hubungan ekonomi dan kegiatan sosial lainnya. Namun jika terjadi kerusakan jalan akan berakibat bukan hanya terhalangnya kegiatan ekonomi dan sosial lainnya namun dapat terjadi kecelakaan bagi pemakai jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis kerusakan jalan, faktor penyebabnya serta solusi untuk mengatasi kerusakan yang terjadi. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan data primer berupa hasil survei kerusakan jalan pada ruas Jalan Mulya Jaya Sumber Jaya Kecamatan Gunung Agung. Hasil survei jenis kerusakan jalan pada ruas jalan Jalan Mulya Jaya – Sumber Jaya Kecamatan Gunung Agung adalah pelepasan butir, lubang, pengausan, jembul, retak memanjang. Faktor-faktor penyebab kerusakan secara umum adalah peningkatan beban volume lalu lintas, sistem drainase yang tidak baik, sifat material konstruksi perkerasan yang kurang baik, iklim, kondisi tanah yang tidak stabil, perencanaan lapis perkerasan yang sangat tipis, proses pelaksanaan pekerjaan yang kurang sesuai dengan spesifikasi. Tindakan perbaikan yang dapat dilakukan yaitu tindakan perbaikan per segmen.
Pembangunan Bangunan Pengaman Daerah Irigasi Jabung
Risdianto;
Dikpride Despa;
Trisya Septiana
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (759.035 KB)
|
DOI: 10.23960/snip.v2i2.325
Kejadian banjir pada Daerah Irigasi Jabung disebabkan banyak faktor antara lain karena sebagian lokasi merupakan daerah rendah yang pada musim hujan di beberapa lokasi terendam luapan sungai. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui dan melakukan survei analisis bangunan pengaman untuk mendapatkan desain bangunan pengaman Daerah Irigasi. Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan perlu adanya perlakuan perbaikan tanggul serta pintu klep eksisting. Peninggian tanggul dilakukan pada tanggul sebelah kanan dan sebelah kiri pada Daerah Jabung sebagai pengaman agar banjir yang terjadi tidak merusak irigasi. Manfaat yang diperoleh dengan adanya bangunan pengaman yaitu tidak terganggunya daerah irigasi jabung oleh banjir. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian karena ancaman gagal panen dan keterlambatan musim tanam yang disebabkan banjir pada lahan pertanian dapat ditanggulangi.
Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Internal dan Eksternal Oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Banyuasin (Study kasus pada Inspektorat Daerah Kabupaten Banyuasin)
Zakirin;
D Dikpride;
Trisya Septiana
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (559.781 KB)
|
DOI: 10.23960/snip.v2i2.332
Penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan yang dilakukan oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini dikaji dari perspektif auditi dengan menggunakan pendekatan kualitatif, metode studi kasus dan teknik analisis tematik. Fenomena penelitian ini berdasarkan pada laporan hasil pemantauan tahunan oleh unit pemantauan Inspektorat Kabupaten Banyuasin yang menunjukkan adanya fakta bahwa penyelesaian tindak lanjut masih ada yang berstatus dalam proses dan belum ditindaklanjuti, hasil penelitian menemukan kurangnya komunikasi pada tingkatan manajemen SKPD Kabupaten Banyuasin dan masih kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten, sehingga penyelesaian tindak lanjut belum tercapai secara maksimal yang dibuktikan dengan masih adanya status penyelesaian yang belum dan/atau tidak ditindaklanjuti. Untuk ke depannya agar kepala/pimpinan SKPD yang secara umum memiliki komitmen dalam upaya penyelesaian dapat mengupayakan komunikasi yang lebih baik dan melibatkan semua komponen dalam organisasi dengan membentuk pola hubungan tugas
Review Desain Perencanaan Teknis Peningkatan Jalan Di Kec. Belitang (Tersebar) Ruas Jalan Gumawang – Sidomakmur Desa Sidogede Kab. Ogan Komering Ulu Timur
Andini Frananda;
Trisya Septiana;
Ratna Widyawati
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (213.79 KB)
|
DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.48
Seiring meningkatnya peran suatu daerah dan untuk meningkatkan taraf hidup serta memajukan perekonomian diperlukan prasarana penghubung yang fungsinya sangat penting dan vital terutama sarana penghubung suatu jalan untuk menunjang perkembangan di sektor-sektor lainnya. Demikian pengembangan jalan dengan meningkatkan dan membina jalan guna mempermudah akses bagi suatu daerah atau wilayah. Lancarnya sarana perhubungan suatu wilayah akan berdampak pada pesatnya pertumbuhan ekonomi wilayah tersebut, karena sistem mobilisasi barang dan jasa berjalan lancar dan efisien. Peningkatan Jalan di Kec. Belitang (Tersebar) merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam menunjang pencapaian sasaran Pembangunan Nasional, yang mana pelaksanaannya di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur salah satunya dilaksanakan oleh Kegiatan Perencanaan Peningkatan Jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kab. Ogan Komering Ulu Timur. Pembinaan Jaringan Jalan sangat terkait dengan pemerataan pembangunan beserta hasil-hasilnya melalui pengembangan prasarana jalan yang bertujuan untuk meningkatkan layanan jalan akibat laju pertumbuhan lalu lintas dan pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Selatan pada umum dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur pada khususnya.. Pada umumnya peningkatan jalan yang dilaksanakan berupa perbaikan dan peningkatan struktur jalan lama. Penelitian ini mengambil studi kasus Peningkatan Jalan di Kec. Belitang (Tersebar) pada ruas Jalan Gumawang – Sidomakmur di Desa Sidogede berupa Pelebaran Jalan Selebar 100 cm di sisi kanan dan sisi kiri. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk Mereview Desain Jalan yang sudah ada, dan lingkup yang akan dikerjakan yaitu Pelebaran Jalan, Lapis Pondasi Bawah Agregat Kelas B, Lapis Pondasi Agregat Kelas A, Lapis Permukaan AC-BASE, dan Lapis Permukaan AC-WC menggunakan Spesifikasi Umum 2018 Revisi Ke 2.
Desain Perencanaan Jembatan Komposit Jembatan Desa Harapan Jaya, Kec. Semendawai Timur
Abdul Khoir;
Trisya Septiana;
Dikpride Despa
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (296.157 KB)
|
DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.61
Perencanaan bertujuan untuk menentukan fungsi struktur secara tepat, dan bentuk yang sesuai, efisiensi serta mempunyai fungsi estetika. Seorang perencana merasa yakin bahwa dengan mengumpulkan data dan informasi tentang lokasi jembatan dan beban-beban yang bekerja telah cukup memadai untuk melakukan perencanaan. Pada kenyataannya, sering di jumpai bahwa setelah memperoleh data-data yang memadai, cukup sulit untuk menghubungkannya dengan rumus atau persamaan-persamaan yang telah ada. Oleh karenanya, bagaimana mungkin perencana akan menganalisis dan merancang serta melakukan proses perhitungan bila rumus-rumus yang diinginkan tidak ada, untuk itu perlu dipahami adanya suatu proses desain (design process) sebelum perencana melakukan perhitungan dan pemilihan struktur. Program Pembinaan Jaringan Jembatan merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam menunjang pencapaian sasaran Pembangunan Nasional, yang mana pelaksanaannya di Kabupaten Lahat salah satunya dilaksanakan oleh Kegiatan Perencanaan Pembangunan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Sumatera Selatan. Pembinaan Jaringan Jembatan sangat terkait dengan pemerataan pembangunan beserta hasil-hasilnya melalui pengembangan prasarana jembatan yang bertujuan untuk meningkatkan layanan jalan akibat laju pertumbuhan lalu lintas dan pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Selatan pada umum dan Kabupaten Lahat pada khususnya. Oprit Jembatan merupakan konstruksi yang memiliki posisi dibelakang sebuah abutment. Oprit menghubungkan jalan dengan jembatan. Dalam kata lain, oprit juga biasa disebutkan sebagai timbunan tanah sebelum memasuki jembatan. Penelitian ini mengambil studi kasus Oprit Jembatan Pangi I. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk Mereview Desain Jembatan yang sudah ada, dan lingkup yang akan dikerjakan yaitu Oprite Jembatan, Dinding Penahan, Lantai Kendaraan dan Jalan Akses Menuju Jembatan, dalam pelaksanaannya menggunakan standar BM 100 dan jembatan khusus dengan BM 125.
Perencanaan DED Penataan Pembangunan Kota Gumawang di Kabupaten OKU Timur
Budi Setya;
Dikpride Despa;
Trisya Septiana
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (215.822 KB)
|
DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.63
Salah satu unsur yang memerlukan perhatian dalam proses rekayasa lalu lintas di daerah perkotaan adalah ketersediaan fasilitas pejalan kaki (available of pedestrian facility). Umumnya di daerah permukiman (urban area) dan di kawasan pusat bisnis dan perdagangan (central of business district), jalur pejalan kaki (pedestrian lane) mewakili bagian yang sering mengalami konflik dengan arus lalu lintas kendaraan, maka berakibat pada hal penundaan arus lalu lintas dan tingkat kecelakaan lalu lintas yang tinggi. KotaMartapura merupakan pusat pemerintahan, perkantoran, perdagangan, dan industri. Semakin berkembangnya pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk yang semakin bertambah dapat mengakibatkan banyaknya aktivitas dan keragaman kegiatan yang dilakukan, terutama di kota Martapura. Sehingga penggunaan lahan untuk kegiatan perdagangan dan fasilitas umum di jalan tersebut membuat tingkat pergerakan manusia menjadi tinggi dan meningkat untuk menuju kawasan tersebut. Untuk pelayanan pedestrian sangatlah diperlukan agar pejalan kaki merasa nyaman. Oleh karena itulah untuk mewujudkan kawasan pusat kota menjadi kawasan yang lebih nyaman bagi pejalan kakinya Karena semakin banyaknya orang yang melakukan aktivitas sehari – hari di kawasan tersebut maka dapat membawa pengaruh terhadap kelancaran lalu lintas. Hal tersebut disebabkan oleh adanya interaksi sosial antar pejalan kaki dan tempat pemberhentian kendaraan umum. Oleh karena itu perluadanya rencana kebutuhan jalur trotoar pedestrian di jalan Kota Martapura. Tujuan Penelitian ini adalah untuk membentuk suatu dokumen pekerjaan sehingga dapat dicapai hasil yang sebaik-baiknya sesuai dengan rencana semula, dengan acuan jadwal yang telah ditetapkan dan dengan biaya yang telah diperhitungkan.
Implementasi Perencanaan Rehabilitasi Jalan Kota Kurungan Nyawa, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
Benedictus Adi Oktawidyanto;
Trisya Septiana;
Dikpride Despa
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (226.435 KB)
|
DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.68
Jalan sebagai bagian sistem transportasi Nasional memiliki perana penting terutama dalam mendukung bidang ekonomi, sosial dan budaya serta lingkungan dan dikembangklan melalui pendekatan pengembangan wilayah agar supaya tercapai keseimbangan dan pemerataan pembangunan untuk daerah, membentuk dan memperkokoh kesatuan Nasional untuk memantapkan pertahanan dan keamanan Nasional serta membentuk struktur ruang dalam rangka mewujudkan Sasaran Pembangunan Nasional Meningkatnya volume lalu lintas di ruas jalan kota Kurungan Nyawa seiring berjalannya waktu dan meningkatnya peran suatu daerah dalam rangka meningkatkan taraf hidup serta memajukan perekonomian diperlukan prasarana penghubung yang fungsinya sangat penting dan vital terutama sarana penghubung suatu jalan untuk menunjang perkembangan di sektor-sektor lainnya. Demikian pengembangan jalan dengan meningkatkan dan membina jalan guna mempermudah akses bagi suatu daerah atau wilayah. Lancarnya sarana perhubungan suatu wilayah akan berdampak pada pesatnya pertumbuhan ekonomi wilayah tersebut, karena sistem mobilisasi barang dan jasa berjalan lancar dan efisien. Perencanaan Rehabilitasi Jalan Kota Kurungan Nyawa Kecamatan Buay Madang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur dalam menunjang pencapaian sasaran Pembangunan Nasional. Pembinaan Jaringan Jalan sangat terkait dengan pemerataan pembangunan beserta hasil-hasilnya melalui pengembangan prasarana jalan yang bertujuan untuk meningkatkan layanan jalan akibat laju pertumbuhan lalu lintas dan pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Selatan pada umum dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur pada khususnya.. Pada umumnya perencanaan rehabilitasi jalan merencanakan kegiatan perbaikan lapis permukaan, peningkatan struktur jalan lama dan peningkatan kapasitas jalan. Perencanaan ini mengambil lokasi ruas Jalan Kota Kurungan Nyawa Kecamatan Buay Madang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, hasil perencanaan yang didapat perlunya Pelebaran Jalan Selebar 150 cm dengan rincian 75 cm di sisi kanan dan 75 cm di sisi kiri. Tujuan diadakannya perencanaan ini adalah untuk merencanakan desain jalan yang sudah ada terhadap peningkatan volume lalulintas agar dicapai hasil yang maksimal dan layak untuk dilaksanakan, dimana lingkup yang dikerjakan meliputi pekerjaan Pelebaran Jalan, Lapis Pondasi Bawah Agregat Kelas B, Lapis Pondasi Agregat Kelas A, Lapis Permukaan AC-BASE, dan Lapis Permukaan AC-WC menggunakan Spesifikasi Umum 2018 Revisi Ke 2.
PERANCANGAN UI/UX MENGGUNAKAN METODE USER CENTERED DESIGN BERBASIS WEB PADA PERHITUNGAN LUASAN KUMUH BALAI PRASARANA PERMUKIMAN WILAYAH LAMPUNG
Muhammad Faisal;
Mona Arif Muda;
Trisya Septiana;
M Komarudin
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jitet.v11i2.2921
Dalam perancangan aplikasi web perhitungan luasan kumuh membutuhkan UI/UX sebagai bagian dari pembuatan website, UI/UX dirancang sesuai dengan kebutuhan user, UI/UX yang baik akan berdampak pada pengalaman para pengguna aplikasi web. Perancangan UI/UX menggunakan metode User Centered Design (UCD), metode UCD digunakan untuk memaksimalkan interaksi dengan user tentang kebutuhan user pada aplikasi. Pada aplikasi web perhitungan luasan kumuh terdapat fitur yang mempermudah user dalam melakukan pendataan, fitur ini bertujuan untuk mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk pendataan. Tampilan UI yang telah dirancang kemudian dievaluasi menggunakan System Usability Scale (SUS), SUS menghasilkan nilai skor sus yang menentukan tingkat keberhasilan UI, tampilan UI aplikasi perhitungan luasan kumuh mendapatkan nilai 84,5 dengan grade B dan dikategorikan acceptable yang berarti tampilan UI aplikasi perhitungan luasan kumuh sudah mencukupi kebutuhan user.