p-Index From 2021 - 2026
8.048
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) IJTIHAD Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan JMM17: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Manajemen Al-Ahkam Episteme: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Indonesian Journal of Educational Research (IJER) DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum Journal of Islamic Economic Laws Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Hukum Ekonomi Syariah JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI EQIEN - JURNAL EKONOMI DAN BISNIS Journal on Education Shirkah: Journal of Economics and Business JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Al-Maslahah Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Justisia Ekonomika Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Management of Zakat and Waqf Journal (MAZAWA)) Jurnal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Al Mashaadir : Jurnal Ilmu Syariah Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah An-Nisbah : Jurnal Perbankan Syariah ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Al-Hakim : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Studi Syariah, Hukum dan Filantropi Ukazh : Journal of Arabic Studies Al-Manahij : Jurnal Kajian Hukum Islam Tarling : Journal of Language Education Tadayun: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Mazahib: Jurnal Pemikiran Hukum Islam Jurnal Multidisipliner Bharasa Syarah: Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Jurnal Indonesia Sosial Sains DIKTUM: JURNAL SYARIAH DAN HUKUM Saree : Research in Gender Studies El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Journal of Ekonomics, Finance, and Management Studies IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita Jurnal Keislaman Jurnal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah Journal of Islamic Economic Laws
Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem penanggalan Hijriah Mohammad Shawkat Odeh Muh. Nashirudin
Ijtihad : Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan Vol 11, No 2 (2011)
Publisher : State Institute of Islamic Studies (IAIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/ijtihad.v11i2.199-217

Abstract

This paper discusses the Hejric calendar system by Mohammad Shawkat Odeh, one of Muslim astrono-mers from the Islamic world who offers new criterion for lunar crescent’s visibility and the Hejriccalendar system. This article describes and analyzes some concepts proposed by Odeh concerning hisab(calculation) and rukyah (moon-sighting) such as criteria for the crescent visibility. The criteria offered byOdeh is the result of a long-time research (from 1859 – 2005 and totalled 737 observations). TheUniversal Hejric Calendar proposed by Odeh divides the world into two zones: the westerns zonecovers American continent and the eastern zone covers Asian, African, Australian, and European conti-nents. Although there are some problems caused by the division of zones, the idea that most ofMuslim countries includes in the same zone is expected to reduce the problem of dissimilarity indetermining the new moon. Consequently, the unification of the first date of the month and also theIslamic calendar is possible.
Al-Manhâj al-Fiqhî ‘Inda Jamâ’ah “Muassah al-Da’wah al-Islâmiyah al-Indûnîsiyah” (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) wa Âtsâruhu Fî Istinbâth al-Ahkâm al-Syar’iyyah Moh. Abdul Kholiq Hasan; Iskandar Dzulkarnain; Muh. Nashirudin
AL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata Sosial Vol. 16 No. 2 (2021)
Publisher : Faculty of Sharia IAIN Madura collaboration with The Islamic Law Researcher Association (APHI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/al-lhkam.v16i2.5112

Abstract

Indonesian Islamic Da’wa Institution or Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) tends to embrace exclusivity and takfiri ideology. Though the group denied the claim, evidences from their fiqh manhaj foundation said the opposite. Employing library research method in descriptive qualitative fashion, this article attempts to address this issue by revealing the fiqh manhaj LDII employs and its influences over the legal decisions LDII takes. Content analysis in tandem with document triangulation and structured interviews was applied to investigate the textual references LDII uses. The findings indicate that LDII employs a fiqh manhaj called manqul, knowledge transmission centered around LDII founder – Nur Hasan ‘Ubaidah. This manhaj is influential for LDII in issuing legal decisions which tend to be exclusive and takfiri. In some cases, the fiqh manhaj of LDII was considered to be contradictory against ahlus sunnah fiqh manhaj which embraces openness and non-takfiri ideology.
Istihsan dan Formulasinya (Pro Kontra Istihsan dalam Pandangan Mazhab Hanafi dan Syafii) Muh. Nashirudin
Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Vol 43, No 1 (2009)
Publisher : Faculty of Sharia and Law - Sunan Kalijaga State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajish.v43i1.95

Abstract

Tulisan ini memberikan sedikit gambaran tentang perbedaan antara pendukung dan penentang istihsan yang pada hakikatnya hanya berupa perbedaaan redaksional. Sebagai sebuah metode penetapan hukum yang tetap berpegang pada dalil, istihsan disepakati penggunaannya oleh semua ulama. Istihsan juga tidak terbatas menggunakan qiyas khafi sebagai lawan dari qiyas jali, akan tetapi juga bisa dengan berdasar pada nash, ijma, urf, dan dharurah. Bila melihat bahwa tujuan utama penggunaan istihsan adalah menghilangkan kesulitan dan mencapai kemaslahatan maka istihsan merupakan salah satu metode penetapan hukum yang sangat mungkin untuk dilakukan pengembangan dan modifikasi agar bisa menjadi salah satu metode penetapan hukum yang dinamis, berkembang sesuai dengan perkembangan waktu.
Jual Beli Mata Uang Kuno Dalam Fikih Muamalah Kurnia Cahya Ayu Pratiwi; Muh Nashirudin
Jurnal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal At Tamwil, Maret 2021
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/at.v2i3.1451

Abstract

Artikel ini membahas bisnis yang saat ini sedang berkembang yaitu bisnis jual beli uang rupiah kuno di pasar Triwindu Surakarta. Dalam transaksi tersebut mata uang rupiah kuno dinilai dengan harga yang mahal. Meskipun demikian, banyak orang yang mencari benda tersebut baik dari kalangan para pedagang atau kolektor untuk keperluan non bisnis tanpa mempertimbangkan aspek muamalahnya, yaitu dari segi kemanfaatan yang dapat diambil dari benda tersebut. Benda tersebut dibeli untuk dijadikan sebagai hiasan dinding dengan tujuan mengikuti tren atau gaya hidup masyarakat modern. Dalam permasalahan ini sesuai dengan hukum Islam bahwa jual beli barang sejenis harus memenuhi 2 syarat agar terhindar dari riba, yaitu: sama nominalnya dan tunai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan menjadikan narasumber sebagai sumber data primer. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa praktek jual beli mata uang rupiah kuno dari segi pelaksanaan sudah sesuai dengan hukum Islam. Jual beli ini dinyatakan sah dan terbebas dari unsur riba, karena uang yang dijadikan objek jual beli ini bukan lagi menjadi alat pembayaran (barang antik), sehingga dalam pertukarannya boleh dengan nominal yang berbeda dan tidak tunai. Ditinjau dari segi kemanfaatannya, jual beli ini juga dinyatakan sah apabila dipergunakan untuk hal-hal yang tidak bertentangan dengan syariat Islam.
Lombok as An Indonesian Halal Travel Destination Helmi Haris; Muh. Nashirudin
Shirkah: Journal of Economics and Business Vol. 4 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.5 KB) | DOI: 10.22515/shirkah.v4i3.277

Abstract

This study examines Lombok, as an Indonesian halal travel destination, through Global Muslim Travel Index (GMTI) analysis. GMTI requires four main indicators of assessing a halal destination, namely access, communication, environment and service. This study finds that Lombok is a promising island to be a halal travel destination, even it will be the best halal tourism place in Indonesia. However, the development of this destination should put in priority. The local government should take part in translating the halal destination concept to the grassroot level of tourism industry, whether in terms of tradition, culture, environment and other main indicators.     Keywords: Lombok, halal tourism, travel destination, GMTI 
FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA MINAT MAHASISWA UNTUK BERINVESTASI Anissa Widiyastuti; Muh Nashirudin
Jurnal Justisia Ekonomika: Magister Hukum Ekonomi Syariah Vol 6 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/justeko.v6i1.13331

Abstract

Minat seseorang dapat dipengaruhi oleh faktor internal ataupun eksternal. Seperti halnya minat mahasiswa untuk melakukan investasi. Rendahnya minat mahasiswa untuk investasi disebabkan oleh ketidak percayaan diri untuk mengatasi segala risiko yang ada nantinya. Mahasiswa memilih jalur aman sehingga ia enggan berinvestasi, kemudian selanjutnya pemahaman yang minim mahasiswa terkait investasi di pasar modal baik konven ataupun syariah sehingga bagaimana mahasiswa akan berinvestasi padahal ia tidak memiliki pengetahuan yang memadai untuk berinvestasi. Sedangkan faktor eksternal dapat berupa kurangnya pemerataan promosi untuk edukasi investasi. Seperti pratikum pasar modal masih dilakukan sebatas FEBI saja belum menjamah fakultas yang lain sehingga Fakultas dilain FEBI masih sangat minim pengetahuan terkait pasar modal, selain itu faktor lainnya yang fundamental adalah terkendala pada ketidakpunyaan dana sehingga lebih prioritas kebutuhan pokok dan keperluan kuliah dibandingkan melakukan investasi apalagi investasi untuk jangka panjang.
The Authority of Majelis Tafsir Al-Qur'an (MTA) Fatwa: Critical Review of the MTA's Sunday Morning Brochure Muh Nashirudin; Mudofir Mudofir
Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam Vol 12 No 2 (2018)
Publisher : Sharia Faculty of State Islamic University of Prof. K.H. Saifuddin Zuhri, Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.536 KB) | DOI: 10.24090/mnh.v12i2.1634

Abstract

This paper discusses the authority behind the Sunday Morning Brochure by Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA). The Sunday Morning Brochure is a study material given on Sunday morning and distributed to MTA members, and they can be regarded as a fatwa or the result of the MTA’s ijtihād in understanding the sources of Islamic law. From the documentations and interviews, this research finds that the study materials on the MTA’s Sunday morning brochures have been designed by a team of experts under the supervision of Ahmad Sukina. However, the brochures are, in fact, only prepared individually by the chairman of the team, i.e. Masduki who cannot be said to be authoritative in the istinbāṭ or ijtihād of Islamic law because he does not meet the criteria as an individual mujtahid in establishing the Islamic law. While using the jargon back to the Qur'an and Sunnah, MTA still uses ijmā' and qiyās as a proposition though in a very limited case. Other sources than those four, such as istiḥsān, maṣlaḥah, and istiṣḥāb will not be used by the MTA.
MANAJEMEN PENANGANAN PEMBIAYAAN BERMASALAH PRODUK AR-RUM BPKB : (Studi Kasus Di Pegadaian Unit Pelayanan Syariah Ronggolawe Kudus Pada Saat Pandemi Covid 19) Surya Wahyu Hanggara; Muh. Nashiruddin
Tadayun: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.234 KB) | DOI: 10.24239/tadayun.v3i1.28

Abstract

Troubled financing is one of the risks that must be in every pawnshop because this risk is often also called credit risk. In the management of the handling of problematic financing of the BPKB AR-rum products already have a management dealer in dealing with loan problems in the customer. Whereas in the handling of financing the troubled Pawnshop of Ronggolawe Kudus Islamic services unit also has its own technique in developing systems to customers. Regarding factors, there are several factors in the management of financing handling in this study 1) internal factors 2) external factors. Abstrak Pembiayaan bermasalah termasuk suatu resiko yang seringkali dialami oleh berbagai Pegadaian, resiko ini biasa dikenal dengan resiko kredit. Pada manajemen penanganan pembiayaan bermasalah produk AR-RUM BPKB sudah mempunyai manajemen tersediri dalam menangani permasalahan kredit macet pada nasabah. Sedangkan dalam penanganannya pembiayaan bermasalah Pegadaian Unit Pelayanan Syariah Ronggolawe Kudus juga sudah mempunyai teknik tersendiri dalam menerpakan sistemnya ke nasabah. Terkait faktor, ada beberapa faktor dalam managemen penanganan pembiayaan yang ada di dalam penelitian ini 1) faktor internal 2) faktor eksternal.
CRYPTOCURRENCY IN ISLAMIC LAW M. Usman; Uju Suji'ah; Muh. Nashirudin
Jurnal Multidisipliner Bharasa Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Multidisipliner Bharasa
Publisher : Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.793 KB) | DOI: 10.56691/jurnalmultidisiplinerbharasa.v1i1.6

Abstract

Virtual money is a product of specific cryptocurrency algorithms, where no particular institution or authority controls the circulation of this digital money or underlying assets for which there is no basis for pricing and consumer protection. By ceding the money system into the market, Cryptocurrencies require legality considerations. This research aims to explain cryptocurrency as a means of payment from the perspective of Islamic Law. This research uses a literature review or normative approach. The results showed that a Legal Vacuum or the empty laws governing Cryptocurrencies could potentially negatively impact. This is because there is the principle of haram li ghairihi, where something contains an element of uncertainty. In the Indonesian Ulema Council (MUI) perspective through Fatwa No. 116/DSN/-MUI/IX/2017, cryptocurrency is included in the concept of sharia maqashid due to uncertainty of containing element maysir (gambling).
Korelasi kreativitas dan motivasi kerja guru terhadap peningkatan mutu pembelajaran Muh Nashiruddin; Anharurrohman El Muhammadi
IJER (Indonesian Journal of Educational Research) Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.427 KB) | DOI: 10.30631/ijer.v1i1.7

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara: 1) kreativitas guru PAI terhadap peningkatan mutu pembelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti , 2) motivasi kerja guru PAI terhadap peningkatan mutu pembelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti , dan 3) kreativitas dan motivasi kerja guru terhadap peningkatan mutu pembelajaran Pendidikan Agama dan Budi. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi korelasional dengan melibatkan 33 orang sampel yang dipilih secara dengan metode sensus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket/kuesioner. Teknikanalisis data diawali dengan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan linieritas. Uji hipotesis menggunakanuji regresi sederhana danuji regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan ; 1) Kreativitas guru berpengaruh terhadap peningkatan mutu pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. 2) motivasi kerja guru berpengaruh terhadap peningkatan mutu pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. 3) kreativitas guru dan motivasi kerja guru secara bersama-sama atau simultan berpengaruh terhadap mutu pembelajaran. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa rata-rata nilai dari ketiga variabel tersebut hanya dapat dimasukkan dalam kategori sedang, sehingga untuk meningkatkan kinerja guru dalam mengajar perlu diperhatikan faktor-faktor lain seperti: gaji, jaminan kerja, jaminan hari tua, penghargaan atas prestasi kerja, dan sebagainya. Kata kunci: kreativitas, motivasi, mutupembelajaran Abstract [The Relationship Between Teachers’ Creativity and Motivation Toward Learning Improvement]. This research aim at determine the correlation between the creativity of teachers on the improvement of learning quality of religious education and behavior, the work motivation of teachers on the improvement of learning quality of religious education and behavior, and the creativity and the work motivation of eachers on the improvement of learning quality of religious education and behavior. This research employed a method of correlation description with 33 Islamic education teacher were selected as sample by means of census sampling. Technique of collecting data employed questionnaire. Technique of data analysis began with prerequisite of normality and linearity. Hypothesis used test of simple regression and double regression.The study revealed that teacher creativity affects on the improvement of learning quality of religious education and behavior, as well as teacher work motivation affects on the improvement of learning quality of religious education and behavior. Futhermore, analysis show that teacher creativity as well as teacher work motivation affects simultaneously on the learning quality of Islamic Education. In conclusion, the average value of those three variables may be only included into medium category. Thus, to increase teacher performance, it needs other factors, such as; salary, job guarantee, pension, appreciation of work achievement, etc. Keywords: Creativity, Motivation, Learning Quality
Co-Authors Absori Absori Agus Endro Suwarno Ahmad Azaim Ibrahimy Ahyar Fauzan Aidilla Putri Hapsari Almira Keumala Ulfah Anantyasari, Malta Anharurrohman El Muhammadi Anisatuzzahro, Farikha Anissa Widiyastuti Arief Budiono Aris Widodo Asri, Nuraini Binti Ayu Winda Puspitasari Chabibatul Mu'awanah Devi, Elvira Rahma Dewi Nurdiana Dewi, Yuni Ratna Diatmoko, Tri Diyaurrahman Fadilah Qotimatun Puji Rahayu Fairus Sabiq Fairuz Sabig Fairuz Sabiq Fanani, Muchammad Fathoni Fatah, Hairil Gatot Sujantoko Hairil Fatah Hikmawati, Fu'aida Nur Iskandar Dzulkarnain Isnaini, Sholikul Kelik Wardiono Kurnia Cahya Ayu Pratiwi Kusyaeni, Kusyaeni Laksono Trisnantoro Lestari, Arum Fitri Lilik Untari Luthfi Humam M Usman M Usman M. Usman M. Wildan Nurrahman Maemunah Maemunah Mahdi Mahdi, Mahdi Malta Anantyasari Marjani Putri, Muslifah Masrofi Bahrul Ulum Millatus Sa'adah Moch Rusli Moh Abdul Kholiq Hasan Muchammad Fathoni Fanani Mudhofir Mudhofir Mudofir Muhamad Shodaqta Ian Syahputra Muhammad Khoiru Sa'i Muhammad Zainal Muttaqien Munir AlMubaroq, Misbakhul Mu’awanah, Chabibatul Nawawi Nawawi Nawawi Nawawi Nur Sahid Nuraini Binti Asri Nurrahman, M. Wildan Pratiwi, Kurnia Cahya Ayu Priwitasari, Ashlih Rahmika, Izam Bahtiar Ramadhan Razali, Ramadhan Respati, Agung Rial Fuadi Rifqi Firmansyah Robith Khoiril Umam Rosaadi, Syabila Saifullah, Ulinnuha Sartika, Yustin SF Luthfie Arguby Purnomo SF. Lukfianka Sanjaya Purnama Shabrina An Adzhani Sholikul Isnaini Sujantoko, Gatot Sulistyaningsih Meliana Sumiati Surya Atmajaya, Ratu Surya Wahyu Hanggara Sutikno, Annisyatulhuda Rani Ayuningtyas Uju Suji’ah Wardiyono, Kelik wati, asiah Widiyastuti, Anissa Woro Retnaningsih Yusri Sofa Mubarok Zaki, Miftahuz Zul Fahmi Zulfikar Ali Ahmad