Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Meningkatkan Pengetahuan dan Kewaspadaan Siswa melalui Edukasi Cegah Demam Berdarah (CEDERA) Rusdi, Warda Elmaida; Farindra, Irmawan; Masithah, Dewi; Wibowo, Novan Kurnia; Maizoniarta, Ayrton Putra; Aqilah, Nahwa Shofiyul; Wilada, Hajar; Lailiyah, Hikmatul; Saputra, M. Kevin Bintang; Setiawan, Muhammad Devabrata; Benge, Wilhemus Dionysius Mario Randy
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli - Desember
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v5i2.12539

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, khususnya di lingkungan padat penduduk seperti Kota Surabaya. Sekolah sebagai tempat berkumpulnya banyak individu menjadi salah satu lokasi yang berisiko jika kebersihan lingkungan tidak dijaga dengan baik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan siswa terhadap bahaya DBD melalui edukasi yang menarik dan mudah dipahami. Metode yang digunakan meliputi pre-test, penyampaian materi melalui presentasi dan media poster, serta post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 4,98 pada pre-test menjadi 7,12 pada post-test (42,97%%). Selain itu, terjadi penurunan proporsi peserta dalam kategori "Kurang" dari 60,47% menjadi 18,60%, serta peningkatan pada kategori "Baik" dari 0% menjadi 32,56%. Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,0001) antara hasil pre-test dan post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa metode penyuluhan yang disampaikan secara interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Edukasi kesehatan di lingkungan sekolah terbukti penting sebagai upaya promotif dan preventif dalam mencegah penyebaran penyakit.
Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Basic Life Support sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat Farindra, Irmawan; Rusdi, Warda Elmaida; Prilistyo, Dwimantoro Iman; Junaedi, Mohammad Dwinanda; Ariefianto, Satrio Eko; Hidayat; Aqila, Muhammad Akmal; Rusmana, Raissa Aydien; Firlani, Osya Azifa; Hermawati, Nathania Fauziah
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari Juni
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan reproduksi dan keterampilan dalam menghadapi kondisi gawat darurat masih menjadi tantangan serius, terutama di lingkungan pondok pesantren. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan santri tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan membekali santri dengan keterampilan Basic Life Support (BLS). Metode kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan santri sebagai peserta utama. Subjek kegiatan terdiri dari 30 santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Darussalam Al-Faisholiyah. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua bentuk utama, yaitu penyuluhan edukasi kesehatan dan pelatihan praktik BLS. Kegiatan edukasi dilaksanakan dalam dua sesi, mencakup materi tentang kesehatan reproduksi dan praktik BLS dengan bantuan media manekin. Selama kegiatan, digunakan media pembelajaran berupa presentasi PowerPoint dan booklet interaktif untuk mempermudah pemahaman peserta. Untuk mengukur efektivitas kegiatan, dilakukan pre-test sebelum penyuluhan dan post-test setelahnya. Data pre dan post-test dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Hasil analisis pada data pre dan post test peserta menunjukkan adanya peningkatan rerata tingkat pengetahuan peserta (12,56%). Melalui uji Wilcoxon Signed Rank Test didapatan nilai p < 0.0001 yang menandakan adanya perbedaan signifikan pada hasil pre dan post test peserta. Implikasinya, program serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas santri dalam menjaga kesehatan diri dan menghadapi situasi kegawatdaruratan.
Co-Authors -, Marinda Dwi Agus Aan Adriansyah Alfaridzi, Aditya Rizky Algristian, Hafid Almah, Bunga An Nur Rahmillah Anggarsari, Yasi Annisa Rakhmawati, Annisa Aqila, Muhammad Akmal Aqilah, Nahwa Shofiyul Ariefianto, Satrio Eko Artanti, Widyana Beta Artyuga, Ahmad Hero Aufar Zimamuz Zaman Al Hajiri Aulia Fahira Ayu Aisyah Alya Hamida Benge, Wilhemus D.M.R Benge, Wilhemus Dionysius Mario Randy Benge, Wilhemus Dionysius Mario Randy Dewi Masithah Dwijayanti, ira Farakhin, Noer Farmananda, Irsandi Rizki Farmananda, Irsandi Rizki Firlani, Osya Azifa Fitria Dwi Anggraini Galih Wicaksono Hermawati, Nathania Fauziah Hidayat Irmawan Farindra Irsandi Rizky Farmananda Junaedi, Mohammad Dwinanda Kombih, Muhammad Fifin Krismawati, Amelia Laila Hanum Lailiyah, Hikmatul M. Fifin Kombih M. Shodiq Maizoniarta, Ayrton Putra Muhammad Salsabeela Rusdi Muhammad, Akbar Reza Nailuvar, Revani Yuni Nihazzatuzzain N Nuari, Nuzlan Nur Masruroh Nur Sophia Matin Nur Zuwariah Prilistyo, Dwimantoro Iman Putri, Salsabil Nabila Wigayana Putri, Winawati Eka Ramadhany, Rahmat Rizal Rhomadhoni, Muslikhah Nourma Rima Isna Rahmawati Rima Putri Permata Sari Rizkina, Marosa Nabila Roosyidah R Rusdi, Muhammad Salsabeela Rusmana, Raissa Aydien Sa'bania Hari Raharjeng Saffanah, Vena Saksia Prima Saputra, M. Kevin Bintang Setiawan, Muhammad Devabrata Shinta Maulydiyah Basuki Siti Nur Hasina Syahrul Gusnaldi Prawidya Tia Maya Affrita Tiara Aninditha Tirthaningsih, Ni Wajan Viskasari P. Kalanjati Wibowo, Novan Kurnia Wilada, Hajar Wiwik Winarningsih Yuniati, Dyah Zuwariyah, Nur