Pertiwi, Adharina Dian
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Mulawarman

Published : 29 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Analisis Video Animasi dalam Kemampuan Bahasa Daerah pada Anak Usia Dini Pertiwi, Adharina Dian; Kartika, Wilda Isna; Istiqomah, Nur; Hidayah, Annisa Mustikhatul
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5412

Abstract

Bahasa merupakan alat penting bagi setiap individu dalam mengembangkan social skill dengan orang lain. Bahasa daerah memiliki urgensi dalam pengenalannya sebelum anak diperkenalkan bahasa yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis video animasi pembelajaran bahasa daerah Kutai pada anak usia dini dalam meningkatkan perkembangan bahasa. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode survey. Teknik analisis data menggunakan study deskriptif melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang berpedoman dengan instrumen penilaian. Teknik sampling yang digunakan menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 14 lembaga yang tersebar pada tiga Kota/Kabupaten yang terdiri dari 209 anak TK kelompok B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video animasi berpengaruh dalam pembelajaran bahasa daerah pada anak usia dini berdasarkan peningkatan hasil pretest dan posttest. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa pembelajaran bahasa daerah pada anak usia dini tidak terlepas dari beberapa faktor yang berpengaruh yaitu jenis kelamin, usia, suku orang tua dan daerah tempat tinggal anak.
Peran Guru Dalam Memfasilitasi Interaksi Sosial Anak Autis di Kelas Yolandha, Mayang Rehza; Ivarianti, Krisna; Kamilla, Khairunnisa Nazwa; Alifia, Nayla Aura; Christina, Nova; Kartika, Wilda Isna; Pertiwi, Adharina Dian
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14 No 4 Periode September - November 2025
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v14i4.1381

Abstract

Disability includes a range of conditions that affect an individual’s ability to interact within society. In autistic children, difficulties in communication and social interaction are the primary challenges that affect classroom participation. This study explores the role of teachers in facilitating social interaction among autistic children in an early childhood education setting. Using a descriptive qualitative case study, data were collected through observations, interviews, and documentation. The analysis involved data reduction, data presentation, and verification. Findings show that the two autistic children observed still relied heavily on teacher support, with limited reciprocal interaction. Teachers acted as facilitators, motivators, mentors, and evaluators by providing structured guidance and emotional support. The novelty of this study lies in its focus on real classroom interactions in PAUD settings and the adaptive strategies teachers use based on the child’s autism severity. Practically, the study highlights the need for professional development for early childhood teachers in inclusive communication strategies and play-based social facilitation. Future research is recommended to explore alternative pedagogical approaches and collaborative models involving teachers, therapists, and parents.
Analysis of Early Reading Ability of Children Aged 5–7 Years in Nuclear Family Fortuna, Safira Bunga Cinta; Hanyfa, Nasywa Noor; Safitri, Maya Argilia Dian; Fauziyah, Zulfa Rihadah; Pertiwi, Adharina Dian
Jurnal Pendidikan Anak Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Department of Early Childhood Education, Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta in in cooperation with in cooperation with the Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD (PPJ PAUD) Indonesia based on the MoU Number: 030/PPJ-PAUD/VIII/2020.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v14i2.793

Abstract

Early reading ability is a crucial component in shaping children’s language development in later stages of life. Various factors, such as mental readiness, social conditions, health status, educator competence, parental involvement in the learning process, and intelligence level, contribute to the formation of early literacy. Among these aspects, the role of parents is particularly decisive in children’s language development. This study focuses on language skills, particularly early reading ability, in children growing up in nuclear families. The research applied a quantitative method using survey techniques. A total of 34 children from nuclear families participated as respondents. Data were collected by distributing questionnaires compiled in Google Forms. Based on the analysis results, the average value of the research instrument reached 4.71 on a scale of 0 to 5, which is far from the low point (1), indicates that the early reading ability of children in nuclear families is in the excellent category.
Analisis Gender pada Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia 5-7 Tahun Juwita Novita Sari; Adharina Dian Pertiwi; Wilda Isna Kartika; Febry Maghfirah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis kelamin terhadap kemampuan membaca  permulaan pada anak usia 5-7 tahun. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan perkembangan literasi awal antara anak laki-laki dan perempuan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Data dikumpulkan melalui angket yang diberikan kepada orang tua dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) darti 120 anak usia 5-7 tahun yang terdiri dari 60 anak laki-laki dan 60 perempuan. Data kemudia dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan komperatif untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca permulaan berdasarkan gender. Instrumen penelitian  indikator kemampuan membaca permulaan, yaitu pengenalan huruf vokal, kemampuan membentuk struktur kata sederhana seperti  KV dan VKV, serta kemampuan membaca kata dengan struktur yang lebih kompleks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak perempuan memiliki kemampuan membaca permulaan yang lebih baik dibandingkan anak laki-laki, terutama dalam pengenalan huruf dan pembentukan kata sederhana. Namun, perbedaan tersebut semakin berkurang seiring meningkatnya kompleksitas struktur kata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan berbasis fonemik dapat mendukung perkembangan kemampuan membaca permulaan secara seimbang pada anak laki-laki dan perempuan.
Implementasi Storytelling Berbasis Buku Cerita pada Anak Speech Delay Usia 5–6 Tahun Aulia Novita Sari; Hasbi Sjamsir; Adharina Dian Pertiwi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8322

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan aspek penting dalam perkembangan bahasa anak usia dini, namun masih ditemukan anak yang mengalami keterlambatan bicara (speech delay) sehingga mengalami kesulitan dalam mengekspresikan gagasan dan berinteraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi storytelling berbasis buku cerita dalam mendukung perkembangan kemampuan berbicara anak speech delay usia 5–6 tahun di TK YPPSB Sangatta Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, dengan subjek sebanyak lima anak yang teridentifikasi mengalami speech delay. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi storytelling berbasis buku cerita yang dilakukan melalui tahap pra-bercerita, saat bercerita, dan pasca-bercerita mampu meningkatkan kemampuan berbicara anak. Peningkatan tersebut meliputi penguasaan kosakata, kejelasan artikulasi, serta kemampuan menyusun kalimat sederhana. Kegiatan storytelling juga meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri anak dalam berkomunikasi. Storytelling berbasis buku cerita dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dan kontekstual dalam menstimulasi perkembangan bahasa anak speech delay.
Kontribusi Ayah dalam Keluarga Inti untuk Meningkatkan Kesiapan Sekolah Anak Rizqiqa Dwi Anggraeni; Sitti Kamsiana; Bunga Bunga; Najma Aulia; Berta Laili Khasanah; Adharina Dian Pertiwi
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1868

Abstract

Keluarga inti merupakan lingkungan awal yang berperan penting dalam membentuk kesiapan sekolah anak usia dini. Namun, keterlibatan ayah dalam pengasuhan masih sering terbatas akibat tuntutan pekerjaan dan budaya yang menempatkan ayah sebagai pencari nafkah utama. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kontribusi ayah dalam keluarga inti terhadap kesiapan sekolah anak usia 4–6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan tiga ayah di wilayah Kalimantan Timur. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi terbatas, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan ayah berkontribusi positif terhadap kesiapan sekolah anak yang mencakup aspek fisik, kognitif, sosial-emosional, bahasa, dan moral. Bentuk keterlibatan ayah bervariasi sesuai kondisi pekerjaan dan nilai keluarga. Faktor penghambat meliputi tuntutan pekerjaan, kelelahan fisik, dan budaya pengasuhan yang berorientasi pada ibu. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas interaksi ayah tetap berperan penting dalam mendukung kesiapan anak memasuki pendidikan formal. Kolaborasi ayah dan ibu menjadi kunci terciptanya lingkungan pengasuhan yang mendukung perkembangan anak usia dini.
Pengaruh Kesukuan Orang Tua terhadap Kemampuan Berbahasa Daerah pada Anak Usia Dini Indah Salsabila Firdausi; Adharina Dian Pertiwi; Febry Maghfirah; Wilda Isna Kartika; Fitri Anjarwati
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1969

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latar belakang kesukuan orang tua terhadap kemampuan berbahasa daerah Kutai pada anak usia dini. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pretest–posttest pada tiga kelompok anak: dua orang tua Kutai, satu orang tua Kutai, dan non-Kutai. Anak diberikan intervensi berupa video animasi berbasis budaya Kutai, kemudian perkembangan bahasa diukur melalui lima indikator: menyimak, menceritakan kembali, kosakata, keaksaraan, dan pemahaman arti kata. Data yang diperoleh dari observasi kemudian diubah menjadi skor dan dihitung nilai rata-ratanya untuk masing-masing indikator. Analisis dilakukan menggunakan deskriptif kuantitatif, yaitu teknik analisis yang bertujuan menggambarkan hasil penelitian melalui angka-angka dasar seperti rata-rata dan persentase peningkatan. Hasil penelitian menunjukkan seluruh kelompok mengalami peningkatan setelah intervensi, dengan capaian tertinggi pada kelompok anak dengan dua orang tua Kutai. Media animasi terbukti efektif memperkuat kemampuan bahasa reseptif dan produktif melalui visualisasi, pengulangan kosakata, serta konteks budaya yang familiar. Temuan ini menegaskan bahwa paparan bahasa dalam keluarga berpengaruh signifikan, namun pembelajaran berbasis budaya tetap mampu meningkatkan kemampuan berbahasa bahkan pada anak tanpa latar belakang suku Kutai.
Studi Komparatif Pola Asuh Terhadap Perkembangan Bahasa AUD: Status Perkawinan Orang Tua Cantika Nisa Nur Indi Arti; Tiara Khairunnisa; Ghina Nuratha Sakira; Rubiatul Adawiyah; Adharina Dian Pertiwi; Berta Laili Khasanah
Journal of Education Research Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i3.3795

Abstract

Pola asuh yang diterapkan oleh orang tua memiliki peran penting dalam perkembangan bahasa pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan pola asuh terhadap perkembangan bahasa pada anak usia dini ditinjau dari status perkawinan orang tua. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan di Tenggarong Seberang, Kalimantan Timur dengan menggunakan subjek yang memiliki perbedaan latar belakang status perkawinan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan metode Miles dan Huberman yang meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan yang diperoleh memperlihatkan kemampuan berbahasa masing-masing anak berkembang dengan karakteristik yang berbeda. Anak dari keluarga utuh dan ibu yang menikah lagi menunjukkan perkembangan bahasa yang lebih baik karena mendapatkan komunikasi yang cukup intens, pendampingan, serta dukungan dari lingkungan keluarga. Sementara itu, anak dari ibu tunggal menunjukkan perkembangan bahasa yang lebih lambat karena keterbatasan waktu bersama orang tua, kurangnya stimulasi verbal, serta penggunaan gadget yang cukup tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa interaksi orang tua dan lingkungan sekitar memiliki pengaruh terhadap perkembangan bahasa anak usia dini.
Pengembangan Permainan Tradisional Pindah Bintang Sebagai Media Pembelajaran Kognitif Anak Usia Dini Danya Oxsi Pebrianti; Fachrul Rozie; H Akhmad; Adharina Dian Pertiwi
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1373

Abstract

Pengembangan permainan tradisional merupakan upaya untuk melestarikan dan memperkenalkan kembali warisan budaya kepada generasi muda di tengah perkembangan teknologi digital yang pesat. Permainan tradisional memiliki nilai-nilai edukatif, sosial, dan budaya yang penting dalam membentuk karakter serta identitas bangsa. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, permainan ini mulai terlupakan dan tergantikan oleh permainan modern berbasis teknologi. Pengembangan permainan tradisional harus melibatkan adaptasi serta inovasi agar lebih relevan dengan kondisi saat ini namun tanpa menghilangkan esensi budaya yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, pengembangan permainan tradisional diharapkan dapat menjaga nilai nilai bangsa di era globalisasi. Dalam penelitian ini, peneliti mengembangkan suatu produk dari permainan tradisional menjadi media kognitif anak yang lebih inovatif dan sesuai dengan perkembangannya. Penulis menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) yang dimana sesuai dan membantu penulis dalam melakukan penelitian dan uji validitas media tersebut. Dalam uji validitas rata rata setiap aspek dalam media permainan pindah bintang ini mendapatkan kategori valid atau layak digunakan sebagai media pengembangan kognitif anak usia dini. Dalam penelitian yang dilakukan media permainan membantu anak dalam meningkatkan perkembangan kognitifnya khususnya dalam identitas diri dan lingkungan sekitar anak.
Co-Authors Afifah, Dhita Agustriyana Triyana Alifia, Nayla Aura Amalia, Hani Nirrana Ananda, Alma Muthia Andrayana, Putri Febiane Anis Nurul Layly Anjarwati, Fitri Aulia Novita Sari Ayuningtyas, Istighna Az Zahrah, Sofie Aulia Az-zahra, Aulia Azainil Azainil Azzahra, Ime Nur Azzahra, Vira Berta Laili Khasanah Bintang, Dian Wahyu Putri Bunga Bunga Cantika Nisa Nur Indi Arti Christina, Nova Cleviandra, Nabila Aulia Danya Oxsi Pebrianti Evie Palenewen Fachrul Rozie Fathimah Dayaning Pertiwi Fauziyah, Zulfa Rihadah Fazry, Zerliyana Luthfiyawati Febry Maghfirah Ferdiyanti, Tiara Firdausia, Indah Salsabila Fitri Anjarwati Fitri, Ashyva Rahmadina Fitriani, Dayang Astri Fortuna, Safira Bunga Cinta Ghina Nuratha Sakira H Akhmad Hanyfa, Nasywa Noor Hasbi Sjamsir Hasbi Sjamsir Hasnur, Reyzia Anggriani Heny Djoehaeni Hesti Putri Setianingsih Hidayah, Annisa Mustikhatul Indah Salsabila Firdausi Ivarianti, Krisna Juventy, Anastasya Ameliya Juwita Novita Sari Kamila, Karina Cahya Kamilla, Khairunnisa Nazwa Kartika, Atiq Kartika, Wilda Isna Malpaleni Satriana Mita, Angelina Risa Sonia Mutiara Efendi Nadillah, Gita Fannia Naimah, Rhoudatun Najma Aulia Nugraheni, Oktavia Nur Azizah Baitul Atiq Nur Istiqomah Putri Ramadani Sarah Putri, Ayu Aprilia Pangestu Rahmah, Alya Rizqiqa Dwi Anggraeni Rozie, Fachrul Rubiatul Adawiyah Safitri, Maya Argilia Dian Salsabila, Alya’ Azzah Saputri, Alifia Nur Elga Saputri, Chindy Aprisila Sarmila, Sarmila Septiana, Rahma Rizkiya Simanjuntak, Oktanila Palensky Sitti Kamsiana Sjamsir, Hasbi Sugeng Santoso Syarifah Zafira Zain Tiara Khairunnisa Tri Wahyuningsih Tri Wahyuningsih Wilda Isna Kartika Yolandha, Mayang Rehza Yusrina Nadila Putri Zahra, Diya Fatihah