Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

TEACHERS' STRATEGIES FOR INTRODUCING DEAF CHILDREN'S ORAL LANGUAGE Fitriani, Dayang Astri; Saputri, Alifia Nur Elga; Az Zahrah, Sofie Aulia; Firdausia, Indah Salsabila; Kartika, Wilda Isna; Pertiwi, Adharina Dian
Al Hikmah Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education Vol 8 No 2 (2024): Ijecie
Publisher : Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/ijecie.v8i2.877

Abstract

This study discusses the strategies used by teachers in working on spoken language in deaf children at SLB Negeri Samarinda. The approach used is qualitative with descriptive methods, through direct observation and interviews with teachers as the main data source. Hearing loss is often an obstacle in communication skills, especially spoken language. The results show that teachers use various methods, such as lip reading, articulation exercises with the help of a mirror, and the use of visual media. In addition, a total communication approach combining sign language, spoken language and audio-visual technology is applied to help students understand and produce language more easily. Teachers also use games and educational songs to attract students' interest in learning. The role of parents is very important, especially through language practice at home. Active participation of parents in daily learning can accelerate the development of children's language skills. In addition, collaboration with therapists strengthens the learning process, as it is designed according to the specific needs of the child with the role of parents is very important, especially through language practice at home accelerates the development of language skills in conclusion, a combination of methods, family involvement, and an integrated approach can improve deaf children's spoken language skills, making them more confident and independent in their daily communication.
Penerapan Bermain Peran Dalam Mengembangkan Percaya Diri Anak Usia 5-6 Tahun Cleviandra, Nabila Aulia; Sjamsir, Hasbi; Pertiwi, Adharina Dian
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 1 (2025): January-April 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1018

Abstract

Kepercayaan diri anak usia dini penting dalam mendukung kemampuan berinteraksi supaya anak berani bertindak serta mengambil risiko. Namun, beberapa anak masih menunjukkan kepercayaan diri kurang optimal ditandai, lambat membuat keputusan serta malu bertanya. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan metode bermain peran terhadap rasa percaya diri anak. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan naratif yang melibatkan empat anak usia 5-6 tahun sebagai subjek observasi, guru dan kepala sekolah sebagai subjek wawancara. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan instrumen berupa pedoman wawancara. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan empat tahap, mengumpulkan data, mereduksi data, menampilkan data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan anak yang sebelumnya kesulitan memilih kegiatan yang disukai, serta komunikasi dengan guru dan teman, kini mampu memilih kegiatan secara mandiri, tidak malu bertanya serta dapat  mengungkapkan perasaan kepada guru dan teman. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa tidak semua perkembangan anak sama, sehingga pendekatan individu sangat diperlukan.
Persepsi Orang Tua Terhadap Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini di Kecamatan Waru Kalimantan Timur Indonesia Fitri, Ashyva Rahmadina; Pertiwi, Adharina Dian; Maghfirah, Febry
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 1 (2025): January-April 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1024

Abstract

Kasus kekerasan seksual terhadap anak meningkat, salah satu faktor penyebabnya adalah persepsi orang tua yang dinilai tabu akan pemberian pendidikan seks sejak dini. Penelitian ini bertujuan guna memahami persepsi orang tua terhadap pendidikan seks pada anak usia dini di Kecamatan Waru. Penulis menerapkan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui metode survei. Sampel dipilih melalui teknik purposive sampling melibatkan 100 orang tua peserta didik di tiga TK. Hasil menunjukkan perolehan data orang tua yang menjawab setuju sebanyak 95,83% pada materi anggota tubuh yang boleh serta tidak diperbolehkan untuk disentuh. Materi identifikasi anggota tubuh sebanyak 94,25%. Pengenalan identitas gender sebanyak 85%, selanjutnya keterampilan dalam melindungi diri sebanyak 91,25%. Mengenali situasi yang memungkinkan eksploitasi seksual di peroleh sebanyak 73,20% dan terakhir toilet training sebanyak 87,75%. Ini berarti orang tua yang ada di Kecamatan Waru tidak memiliki pemikiran yang tabu mengenai pemberian pendidikan seks yang dimulai sedini mungkin
Early Reading Difficulties among Young Twins: A Survey Study on Phonological Challenges and Cryptophasia in East Kalimantan Pertiwi, Adharina Dian; Kartika, Wilda Isna; Maghfirah, Febry; Kamila, Karina Cahya; Fortuna, Safira Bunga Cinta; Setianingsih, Hesti Putri; Ferdiyanti, Tiara
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jga.2025.102-09

Abstract

One of the receptive language abilities that must be developed in early childhood before progressing to more advanced stages is the capacity for early reading. Language development in twins tends to be slower compared to that of children in general. Difficulties commonly observed include challenges in word pronunciation and verbal reading. Cryptophasia is a unique phenomenon in the language development of twins; crypto'' means secret, and phasia'' refers to a speech disorder. The purpose of this research is to collect data from a representative sample to draw broader conclusions about early reading abilities in twins. This survey-based study employs a quantitative methodology, focusing on 66 twins in Samarinda. Data were collected using a research instrument checklist comprising nine basic items. Each item is scored on a scale from zero to five. Survey results, with a maximum score of one, reveal the following average abilities: recognizing vowel letters (3.64); recognizing consonant letters (2.71); spelling consonant-vowel patterns (1.68); spelling open syllables V-C-V (1.70); spelling identical open syllables C-V-C-V (1.68); spelling varied open syllables C-V-C-V (1.67); spelling closed syllables C-V-C-V-C (1.59); spelling syllables with diphthongs (1.59); and spelling syllables with double consonants (1.47). The overall average early reading ability score among young twins is 1.85. The findings indicate that the reading ability of twins is lower than that of children in general. Strong vowel recognition and moderate consonant recognition serve as the foundation for reading development. However, the low ability to spell syllables highlights the need for targeted intervention, particularly due to the influence of cryptophasia. Although this study was conducted in Kalimantan Timur, it offers valuable insights into early reading abilities in twins. Future research is recommended to further explore twin language development in diverse contexts.
Kompetensi Pedagogik Guru dalam Menanamkan Pendidikan Karakter Disiplin Anak Usia Dini 4-5 Tahun di TK/KB Islam Istiqamah Balikapan Agustriyana Triyana; Hasbi Sjamsir; Adharina Dian Pertiwi
Early Childhood Journal Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD FKIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi pedagogik guru dalam menanamkan pendidikan karakter disiplin anak usia dini 4-5 tahun di TK/KB Islam Istiqamah Balikpapan. Tujuan penetian ini untuk mengetahui kompetensi pedagogik guru dalam menanamkan pendidikan karakter disiplin anak usia dini 4-5 tahun di tk/kb islam istiqamah balikpapan. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. jenis penelitian ini adalah studi kasus. Subjek penelitian ini tiga guru kelas di tk/kb islam  istiqamah balikpapan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi : (1) observasi, (2) wawancara, (3) dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan teknik pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) display data, (4) penarikan verifikasi. Hasil penelitian ini adalah kompetensi pedagogik guru dalam menanamkan pendidikan karakter disiplin anak usia dini 4-5 tahun di tk/kb islam istiqamah balikapapan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kompetensi pedagogik guru dalam menanamkan pendidikan karakter anak usia dini sebagai panutan bagi peserta didik untuk menjadi pribadi yang baik dan bermanfaat.  
Peran Orang Tua terhadap Karakter Kemandirian pada Anak Usia Dini: Sibling Rivalry Rahmah, Alya; Salsabila, Alya’ Azzah; Saputri, Chindy Aprisila; Kartika, Atiq; Pertiwi, Adharina Dian
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 2 (2025): May-Agustus 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i2.895

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kemandirian dari seorang anak menjadi bentuk kemampuan yang dimilikki oleh anak guna melakukan kegiatan dan tugas sehari-hari sendiri. Permasalahan utama yang dihadapi pada studi ini yakni kurangnya pemahaman tentang  pola asuh orang tua dapat beradaptasi untuk mendukung kemandirian anak dalam menghadapi adanya sibling rivalry. Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui pola asuh orang tua yang beradaptasi untuk mendukung kemandirian anak dalam menghadapi adanya sibling rivalry.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan menggunakan pendekatan studi kasus dengan mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini ialah dengan teknik triangulasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh, jarak kelahiran, dan jumlah saudara mempunyai pengaruh signifikan terhadap karakter kemandirian anak. Penelitian ini menjabarkan bahwa kemandirian anak tidak hanya dikarenakan pola asuh namun jarak kelahiran dan juga jumlah saudara sangat berpengaruh pada kemandirian anak usia dini.
Analisis Kemampuan Kognitif Pada Anak Tuna Daksa Azzahra, Ime Nur; Zain, Syarifah Zafira; Az-Zahra, Aulia; Zahra, Diya Fatihah; Pertiwi, Adharina Dian; Kartika, Wilda Isna
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 2 (2025): May-Agustus 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i2.922

Abstract

Kemampuan kognitif mencakup pemahaman, pemikiran, dan pemecahan masalah, sedangkan tuna daksa adalah kondisi disabilitas fisik yang mempengaruhi proses belajar anak. Studi berikut tujuannya guna menganalisis kemampuan kognitif anak tuna daksa berdasarkan tingkatannya, yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Studi dijalankan melalui metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui pengamatan, dokumentasi, dan wawancara pada anak tuna daksa. Penelitian menunjukkan bahwa anak dengan tuna daksa tingkat sedang dan tinggi dapat mengikuti pembelajaran eksplorasi dan pemecahan masalah dengan baik, serta memahami konsep logis dan bilangan dasar. Namun, anak tuna daksa dengan tingkat rendah kurang aktif karena dipengaruhi down syndrome, hanya mampu memahami konsep logis sederhana dan belum menguasai operasi bilangan dasar. Kesimpulannya adalah tuna daksa tidak sepenuhnya mempengaruhi kemampuan kognitif anak melainkan anak yang memiliki disabilitas ganda. Maka dengan ini, diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai anak penyandang tuna ganda.
Implementasi Sikap Toleransi Beragama melalui Metode Pembiasaan Pada Anak Usia 5-6 Tahun Nugraheni, Oktavia; Pertiwi, Adharina Dian; Sjamsir, Hasbi; Anjarwati, Fitri
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 2 (2025): May-Agustus 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i2.1107

Abstract

Toleransi beragama merupakan nilai penting yang harus ditanamkan sejak usia dini untuk membentuk karakter anak yang menghargai perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode pembiasaan dalam menanamkan sikap toleransi beragama pada anak usia 5–6 tahun. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian naratif, dan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, serta dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembiasaan diterapkan melalui kegiatan rutin harian seperti memberi salam, menunggu giliran, dan menghormati perbedaan ibadah. Analisis data dilakukan secara deskriptif naratif berdasarkan hasil temuan di lapangan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembiasaan efektif dalam menanamkan sikap toleransi beragama sejak dini, serta pentingnya dukungan dari sekolah dan keluarga dalam proses tersebut.
Peran Guru Terhadap Kemandirian Anak Tunanetra Simanjuntak, Oktanila Palensky; Ayuningtyas, Istighna; Andrayana, Putri Febiane; Juventy, Anastasya Ameliya; Mita, Angelina Risa Sonia; Pertiwi, Adharina Dian; Kartika, Wilda Isna
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 2 (2025): May-Agustus 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i2.1153

Abstract

Kemandirian anak tunanetra merujuk pada kemampuan mereka untuk mengelola diri, mengambil keputusan, dan menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa ketergantungan berlebihan pada orang lain. Aspek ini sangat penting dalam pendidikan inklusif karena menunjang adaptasi sosial, perkembangan pribadi, serta kesiapan menghadapi tantangan hidup secara mandiri. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru dalam membentuk kemandirian anak tunanetra di SLB Tunas Harapan, Kota Samarinda. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus instrumental. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, serta divalidasi melalui triangulasi sumber. Instrumen berupa panduan wawancara dan observasi dengan indikator strategi, respons, dan tantangan guru. Data dianalisis secara tematik melalui proses reduksi dan display data. Hasil menunjukkan bahwa guru berperan sebagai fasilitator pembelajaran adaptif, pelatih keterampilan hidup, serta pembimbing dalam literasi dan penggunaan huruf Braille. Kolaborasi guru dan orang tua serta lingkungan yang konsisten turut memperkuat proses kemandirian anak. Implikasi penelitian ini adalah peran guru terbukti efektif dalam membentuk kemandirian anak tunanetra.
The JENAKA Game: Stimulating Gross and Fine Motor Development in Early Childhood Kartika, Wilda Isna; Maghfirah, Febry; Azzahra, Vira; Hasnur, Reyzia Anggriani; Pertiwi, Adharina Dian
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jga.2025.103-07

Abstract

Problems of motor development delays in early childhood remain prevalent, often linked to decreasing levels of physical activity and the rising use of digital gadgets. This study aimed to investigate the effect of the interactive game JENAKA (Jelajah Fauna Kalimantan/Exploring Kalimantan’s Fauna) in stimulating motor development in children aged 5–6 years. A quantitative approach was employed using a pre-experimental design with a One Group Pretest–Posttest structure. The participants consisted of 18 children selected through saturated sampling, and the intervention was conducted over ten sessions between July and October 2024. Data were collected through structured observation using a motor skills instrument adapted from established measures, comprising 17 items across two domains: gross motor skills and fine motor skills. Expert validation confirmed content appropriateness, and the instrument demonstrated acceptable reliability. Data analysis involved tests of normality and homogeneity, followed by paired samples t-test using SPSS. Results revealed a significant improvement in motor skills after the intervention, with a significance value of .001, well below the .05 threshold. These findings indicate that JENAKA effectively enhanced both gross and fine motor skills, demonstrating its potential as an innovative learning medium in early childhood education. The novelty of this study lies in integrating local cultural and ecological elements, particularly Kalimantan’s fauna, into interactive play, thereby fostering not only physical development but also environmental awareness. The research highlights the importance of culturally grounded, play-based interventions and provides practical implications for curriculum design, suggesting that interactive cultural games can serve as engaging and holistic tools for stimulating early childhood development.