Claim Missing Document
Check
Articles

Risk Factors for Recurrences of Pulmonary TB among Patients in Denpasar: A Case-Control Study Ni Luh Putu Karminiasih; I Wayan Gede Artawan Eka Putra; Dyah Pradnyaparamita Duarsa; Ida Bagus Ngurah Rai; I Nyoman Mangku Karmaya
Public Health and Preventive Medicine Archive Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53638/phpma.2016.v4.i1.p04

Abstract

Background and purpose: The incidence of recurrence in patients with pulmonary tuberculosis (TB) in Denpasar in 2014 was relatively high, around 3.5% of 1082 patients. This study aims to determine the risk factors for recurrence of pulmonary TB patients in Denpasar. Methods: The study design was a case control with 46 patients with pulmonary TB recurrence aged over 15 years as cases, and 92 patients who had recovered as control. Respondents were selected using systematic random sampling from the TB register from 2013 to 2015 in public health centers in Denpasar. Data were collected by a search of documents, observations, measurements and interviews conducted using questionnaires. Bivariate and multivariate analysis were conducted using chi square test and logistic regression respectively. Results: Risk factors that associated with recurrence of pulmonary TB were co-morbidity of diabetes mellitus (AOR=9.6; 95%CI: 2.17-43.08), adherence (AOR=7.6; 95%CI: 2.85-20.17), exposure to cigarette smoke during treatment (AOR=3.6; 95%CI: 1.41-9.16), home ventilation <10% (AOR=3.4; 95%CI: 1.27-9.47), house contact with pulmonary TB patients (AOR=3.1; 95%CI: 1.31-7.46) and malnutrition (AOR=2.8; 95%CI: 1.02-7.72). Conclusion: Risk factors for recurrence of pulmonary TB among patients were co-morbidity of diabetes mellitus adherence, cigarette smoke exposure during the treatment period, home ventilation <10%, house contact with pulmonary TB patients and malnutrition.
Acceptance of Post-Placental Intrauterine Contraceptive Device in Denpasar Ni Made Rai Widiastuti; Ni Luh Putu Suariyani; I Nyoman Mangku Karmaya
Public Health and Preventive Medicine Archive Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53638/phpma.2016.v4.i1.p14

Abstract

Background and purpose: The Indonesian Demographic Health Survey of 2012 indicated that the prevalence of contraceptive use in Bali Province has decreased compared to 2007. In addition, the proportion of the use an intrauterine device (IUD) also continues to decline. To increase number of IUD acceptors is to promote postplacental intrauterine device (PPIUCD), however the acceptance remains low. This study aims to determine factors associated with acceptance of post-placental intrauterine device in Denpasar. Methods: Study was cross sectional with a total of 100 respondents selected by consecutive sampling. Respondents were mothers who had gave birth in January-February 2016 at Wangaya General Hospital and three health centers (Dauh Puri Sub Health Center, East Denpasar I and South Denpasar IV). Data were collected by interview in hospital and health center. Chi square test was conducted for bivariate analysis and multivariate using logistic regression. Results: Proportion of PPIUCD acceptance was 35%. Multivariate analysis indicated that PPIUCD acceptance was associated with perception of benefits (AOR=10.39; 95% CI: 2.792-38.56), perception of low side effects (AOR=5.288; 95%CI: 1.085-25.761), role of health workers (AOR=7.1; 95%CI: 1.781-28.60) and support of the husband (AOR=12.020; 95% CI=2.888-50.01). Conclusion: Variables associated with PPIUCD acceptance were perception of low side effects, perception
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA MAHASISWA SARJANA KEDOKTERAN DAN PROFESI DOKTER ANGKATAN 2018 UNIVERSITAS UDAYANA Gorintha, Adrian Wiryanata; Muliani, Muliani; Yuliana, Yuliana; Karmaya, I Nyoman Mangku
E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 11 (2022): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2022.V11.i11.P03

Abstract

Tidur merupakan kebutuhan fisiologi tubuh untuk dapat berfungsi secara optimal. Apabila kualitas tidur mengalami penurunan maka salah satu risiko yang dapat muncul adalah depresi. Salah satu kelompok yang memiliki risiko mengalami penurunan kualitas tidur adalah mahasiswa kedokteran, dimana hal ini dapat memicu kenaikan tingkat depresi pada kelompok mahasiswa kedokteran. Oleh karena itu penulis ingin mengetahui apakah ada hubungan antara kualitas tidur dengan kenaikan tingkat depresi pada mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter angkatan 2018 Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Setelah persetujuan komite etik institusional, mahasiswa kedokteran tahun terakhir yang bersedia menjadi subjek untuk studi dan telah diberikan persetujuan tertulis (n=80) diberikan kuesioner Indeks Kualitas Tidur (PSQI) untuk mengamati kualitas tidur dan Kuesioner Kesehatan Pasien-9 (PHQ-9) kuesioner untuk melihat tingkat depresi responden melalui google form. Skor PSQI dan PHQ-9 dihitung dan keterkaitannya diukur secara statistik. Analisis data dilakukan dengan uji chi square didapatkan nilai p=0,006 (p<0,05) yang berarti ada hubungan antara kualitas tidur dengan tingkat depresi pada mahasiswa kedokteran tahun terakhir. Diperlukan penelitian lebih lanjut terkait dengan hubungan antar komponen komponen dari kuesioner PSQI dengan tingkat depresi serta penelitian dengan jumlah sampel yang lebih besar agar penelitian ini dapat digeneralisasi lebih luas. Ada hubungan antara kualitas tidur dengan tingkat depresi pada mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana angkatan 2018 Kata kunci : Kualitas Tidur, Mahasiswa Kedokteran, Tingkat Depresi
HUBUNGAN FLAT FOOT DENGAN CHRONIC ANKLE INSTABILITY PADA ATLET BASKET KELOMPOK UMUR 14 TAHUN DI KLUB BASKET ELITE BALI DAN MERPATI BALI Koeswandi, Adiel Theodore; Muliani, Muliani; Yuliana, Yuliana; Karmaya, I Nyoman Mangku
E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 10 (2022): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2022.V11.i10.P08

Abstract

Semakin berkembangnya olahraga bola basket di Indonesia ditandai dengan partisipasi anak-anak dimulai dari usia dini. Pada atlet usia muda sangat rentan terjadi cedera yang disebabkan oleh berbagai faktor salah satunya flat foot yang banyak dialami oleh usia muda. Pada atlet basket sering mengalami cedera pada sendi engkel dan jika cedera tersebut berulang dapat menyebabkan terjadinya chronic ankle instability (CAI). Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data bentuk kaki dilakukan dengan menggunakan wet footprint test lalu dilanjutkan dengan pengukuran clarke’s angle. Pengambilan data CAI mengunakan kuesioner Identification of Functional Ankle Instability (IdFAI). Teknik pengambilan sampel menggunakan sistem total sampling dan didapatkan 35 responden dari klub basket Elite Bali dan Merpati Bali. Analisis data dilakukan dengan uji chi square didapatkan nilai p<0.05 yang berarti adanya hubungan antara flat footdengan CAI. Tetapi pada sampel hanya ditemukan 1 orang dengan flat foot sekaligus menderita CAI pada kaki kiri maupun kaki kanan. Dapat disimpulkan bahwa flat foot dapat disingkirkan menjadi faktor risiko dari terjadinya CAI. Diperlukan penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar untuk dapat mengeneralisasi hasil penelitian ini.
JENIS KELAMIN, ANGKATAN, DAN DURASI DUDUK BERHUBUNGAN DENGAN ANGKA KEJADIAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI SARJANA KEDOKTERAN DAN PROFESI DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA SELAMA PELAKSANAAN KULIAH DARING Alamsyah, Ajib Zaim; Karmaya, I Nyoman Mangku; Wardana, I Nyoman Gede; Widianti, I Gusti Ayu
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 3 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i03.P16

Abstract

Nowadays in this pandemic era, most of the living sectors are obligated to adapt and conduct their duty from home. However, home environment isn’t always designed as a place to study, unlike campus, which is risky to be unergonomic. Moreover, this condition can result in various musculoskeletal disorders, such as low back pain. The aim of this study is to find out the prevalence of low back pain in Undergraduate Study Program in Medicine and Medical Profession Students of Udayana University during online classes. The design of this research is description with a cross-sectional approach. The research subjects were 468 Undergraduate Study Programs in Medicine and Medical Profession Students of Udayana University. Research data are primary data obtained from the standardized Nordic questionnaire. Students with low back pain is found in a higher proportion, which is 59% compared to not having low back pain which is 41%. Factors that are related towards this condition are sex with the p value = 0.000, batch with the p value = 0.016, and sitting duration with the p value = 0.002.
Hubungan Antara Pola Makan dan Tingkat Stres terhadap Kejadian Dispepsia pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Angkatan 2019 Prasetyo, Aizar Vesa; Yuliana, Yuliana; Karmaya, I Nyoman Mangku
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 7 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i07.P04

Abstract

Dyspepsia is one of the digestive tract disorders that is often complained of and suffered by the community. According to WHO, the prevalence of dyspepsia in the world is 13-40% every year, while in Indonesia it reaches 40-50%. Students tend to have difficulty in adapting to a very dense routine that results in stress and a tendency not to maintain a diet, which then triggers the emergence of symptoms of dyspepsia. While not fatal, dyspepsia in students can have a negative impact on study habits, ability to concentrate, and performance on exams. This study was conducted to determine the correlation between dietary habits and stress levels on the incidence of dyspepsia. This study is a descriptive study with a cross-sectional analytics approach with a total sample of 268. The analysis techniques used in this research were univariate, bivariate, and multivariate analysis. The results of this study showed that 75.4% of respondents experienced symptoms of dyspepsia. It was also found from the bivariate analysis that there was a significant correlation between dietary habit and stress levels on the incidence of dyspepsia (p<0.005) and from multivariate analysis there was a significant partial effect between stress levels and dyspepsia (p<0.005). It can be concluded that diet and stress levels are associated with the appearance of dyspepsia symptoms and can be considered risk factors for dyspepsia. However, only stress level had an independent effect on the incidence of dyspepsia. It is hoped that the results of this study can be a reference for further research on risk factors for dyspepsia..
PREVALENSI NYERI PERGELANGAN TANGAN PADA SISWA PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI SMA NEGERI 11 DENPASAR TAHUN 2022 Sengga, Agnes Simona; Muliani, Muliani; Yuliana, Yuliana; Karmaya, I Nyoman Mangku
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 8 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i08.P06

Abstract

Nyeri pergelangan tangan memiliki prevalensi yang cukup tinggi baik di Indonesia maupun luar negeri. Nyeri pergelangan tangan dapat disebabkan oleh penyebab traumatis dan non traumatis. Nyeri pergelangan tangan yang disebabkan oleh trauma fisik salah satunya adalah akibat aktivitas mengendarai sepeda motor yang turut dialami pula pada siswa sekolah menengah atas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui prevalensi nyeri pergelangan tangan pada siswa pengendara sepeda motor di SMA Negeri 11 Denpasar tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang deskriptif. Metode pengambilan sampling adalah purposive sampling. Subyek penelitian adalah 315 siswa SMA Negeri 11 Denpasar yang memenuhi kriteria inklusi yaitu siswa yang mengendarai sepeda motor dan bersedia menjadi subyek penelitian serta kriteria eksklusi berupa siswa yang mengalami infeksi atau trauma serta pernah dilakukan operasi pada pergelangan tangannya. Data primer diambil dari kuesioner dan pengukuran langsung oleh peneliti. Berdasarkan hasil penelitian, prevalensi nyeri pergelangan tangan pada siswa pengendara sepeda motor di SMA Negeri 11 Denpasar pada tahun 2022 adalah 33,0%. Berdasarkan faktor risiko yaitu lama pengalaman berkendara, durasi berkendara per hari, jarak berkendara per hari, indeks massa tubuh, dan jenis kelamin, proporsi nyeri pergelangan tangan lebih banyak terjadi pada siswa yang mengendarai sepeda motor lebih dari 3 tahun (34,1%), siswa yang berkendara lebih dari 4 jam per hari (50,0%), siswa yang berkendara lebih dari 5 kilometer per hari (40,5%), siswa yang mengalami kekurangan berat badan tingkat berat (46,3%), dan siswa perempuan (49,0%). Diharapkan penelitian ini dapat digunakan lebih lanjut untuk meneliti hubungan antar faktor risiko. Kata kunci : prevalensi, nyeri pergelangan tangan, pengendara sepeda motor, siswa SMA
PREVALENSI APENDISITIS AKUT BERDASARKAN POSISI ANATOMIS APENDIKS VERMIFORMIS, USIA, DAN JENIS KELAMIN DI RUMAH SAKIT STELLA MARIS MAKASSAR PERIODE 2018-2020 Akemah, Alden Jiraldi; Yuliana, Yuliana; Karmaya, I Nyoman Mangku; Wardana, I Nyoman Gede
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 8 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i08.P01

Abstract

Apendisitis akut merupakan peradangan pada apendiks vermiformis yang merupakan kasus kegawatdaruratan abdomen dan menjadi salah satu penyebab nyeri akut abdomen yang paling umum. Keterlambatan dalam penegakan diagnosis dan tindakan apendektomi dapat mengarah ke perforasi dan subsequent abscess pada apendiks. Kemudian perforasi dapat menyebabkan peritonitis bahkan sepsis. Apendiks vermiformis merupakan bagian dari saluran pencernaan yang memiliki struktur menyerupai cacing dan terletak di kuadran kanan bawah abdomen. Pangkal apendiks terhubung langsung dengan sekum, namun bagian kepala apendiks dapat dikategorikan menjadi tujuh variasi, yaitu retrocecal, pelvic, post-ileal, subcecal, pre-ileal, paracecal dan ectopic. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung prevalensi kasus apendisitis akut berdasarkan posisi anatomis apendiks vermiformis, usia, dan jenis kelamin di Rumah Sakit Stella Maris Makassar tahun 2018-2020. Desain penelitian merupakan studi deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Pemilihan sampel dari populasi dilakukan sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian menggunakan data sekunder berupa rekam medis dan dokumentasi rekaman tindakan operasi apendektomi menggunakan prosedur laparoskopi/minimal invasif. Data sampel disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus apendisitis akut di Rumah Sakit Stella Maris Makassar pada tahun 2018-2020 paling banyak terjadi pada kelompok dewasa muda (25-44 tahun) sebesar 32,1%, pada laki-laki sebesar 58,5%, dan pada posisi apendiks retrocecal sebesar 24,5%.
- TINGKAT PENGETAHUAN MENGENAI ANATOMI FISIOLOGI ANKLE, ANKLE SPRAIN DAN PENANGANANNYA PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA ANGKATAN 2020 Sitepu, Amanda Viani Maria; Karmaya, I Nyoman Mangku; Wardana, I Nyoman Gede; Widianti, I Gusti Ayu
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 8 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i08.P02

Abstract

Ankle sprain is a tear in the ankle ligaments which is usually caused by an inversion error that can cause movement disorders in the ankle. This study was conducted to determine the level of knowledge of students of the Faculty of Medicine, Udayana University batch 2020 regarding the anatomy and physiology of the ankle, as well as ankle sprains and their treatment. This research was conducted with a descriptive cross-sectional method. The sampling technique used was stratified random sampling method. The research subjects were 87 students from the 2020 Faculty of Medicine. Data collection process was conducted online to assess the level of knowledge about ankle sprains. Data were analyzed using SPSS version 20. The results showed that 28 students (32.2%) had a good level of knowledge, 54 students had a sufficient level of knowledge (62.1%), and 5 students had a low level of knowledge (5.7%). The knowledge level of the majority students of the Faculty of Medicine, Udayana University year 2020 regarding the anatomy physiology of the ankle, ankle sprain, and its management are in the sufficient category. Education through lectures, seminars, or workshop that aims to increase awareness of the importance of knowing ankle sprain and its management needs to be implemented. Keywords: ankle, ankle sprain, knowledge, medical students
PREVALENSI KELUHAN NYERI MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PENENUN LEMBANG SALUALLO DI KECAMATAN SANGALLA’ UTARA KABUPATEN TANA TORAJA TAHUN 2021 Kurniawati, Agata; -, Yuliana; Karmaya, I Nyoman Mangku; Wardana, I Nyoman Gede
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 6 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i06.P01

Abstract

Keluhan nyeri musculoskeletal didorders (MSDs) merupakan salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami oleh penenun. Keluhan ini dapat menurunkan fungsi anggota tubuh yang berakibat pada penurunan kualitas hidup para penenun, menurunnya produktivitas kerja, bahkan menurunkan tingkat kesejahteraan keluarga yang sumber utama penghasilannya dari kegiatan menenun. Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi keluhan nyeri MSDs pada penenun Lembang Saluallo di Kecamatan Sangalla’ Utara Kabupaten Tana Toraja tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif cross sectional yang diikuti oleh 85 penenun Lembang Saluallo di Kabupaten Tana Toraja. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan adalah data primer melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner nordic body map. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 23-30 November 2021. Data diolah dan dianalisis menggunakan Microsoft Office Excel 2013 dan SPSS 26. Didapatkan prevalensi sebesar 94,1% yaitu dari 85 penenun ditemukan 80 orang dengan keluhan nyeri MSDs. Dari 80 penenun, didapatkan bahwa keluhan didominasi oleh keluhan ringan (92,5%). Lokasi nyeri MSDs yang paling banyak dikeluhkan responden yaitu pada bagian bokong (67,1%), pinggang (61,2%), dan pantat (54,1%). Lokasi yang paling sedikit dikeluhkan adalah pada siku kanan dan siku kiri, masing-masing sebesar 2,4%. Prevalensi keluhan nyeri MSDs pada Lembang Saluallo tergolong tinggi. Maka, perlu dilakukan tindakan pencegahan dan intervensi yang tepat dengan menciptakan lingkungan dan cara kerja yang lebih ergonomis. Selain itu, perlu dilakukan penilaian nyeri MSDs yang lebih objektif melalui pemeriksaan kesehatan serta diperlukan penelitian analitik lebih lanjut mengenai karakteristik dan faktor-faktor risiko munculnya keluhan nyeri MSDs pada penenun.
Co-Authors - Murtiananingsih, - - Saimi, - . Muliani A.A. Ketut Agung Cahyawan W Agus Arya Mahottama Akemah, Alden Jiraldi Alamsyah, Ajib Zaim Anak Agung Sagung Karinia Jaya Apriani, Desak Gede Yenny Ari Adiputri, Ari Aryaniti, Ni Nyoman Bagus Komang Satriyasa Dashinnie Narasimhanaidu Deni Witari, Deni Deny Sutrisna Wiatma Desak Gede Yenny Apriani Desak Made Puja Astuti Desak Made Sintha Kurnia Dewi Dewa Nyoman Wirawan, Dewa Nyoman Dewa Putu Gede Purwa Samatra Dewa Putu Sutjana Dewi, Mira Kristiani Dinar Lubis Diviya Batumalay Donal Syafrianto Dyah Pradnya P.D., Dyah Pradnya Dyah Pradnyaparamita D, Dyah Pradnyaparamita Dyah Pradnyaparmita Duarsa Edelweishia, Melissa Firdawsyi Nuzula Fransiska Nova Nanur Futi Nurul Destya Gede Parta Kinandana Gorintha, Adrian Wiryanata Haryani Haryani Hery Aryanti, Hery I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti I Dewa Sutjana I Gede Widhiantara I Gusti Agung Manik Karuniadi I Gusti Ayu Widianti I Ketut Suyasa I Ketut Tunas I Made Ady Wirawan I Made Bakta I Made Jawi I Made Krisna Dinata I MADE MULIARTA . I Nyoman Adi Putra I Nyoman Gede Wardana I Nyoman Gede Wardana I P G. Adiatmika I Putu Eka Jaya I Putu Satrya Indrawangsa I Wayan Gede Artawan Eka Putra I Wayan Gede Artawan Eka Putra, I Wayan Gede Artawan Eka I Wayan Weta IB Putra Manuaba, IB Putra Ida Ayu Dewi Wiryanthini Ida Bagus Ngurah Ida Bagus Ngurah Rai J. A. Pangkahila K Tangking Widarsa Kadek Dwi Pradnya Andrastea Karjono M, Karjono Karminiasih, Ni Luh Putu Ketut Anita Herdianti Ketut Tirtayasa Koeswandi, Adiel Theodore Kurniawati, Agata Lestari, Kadek Susiana Dwi Luh Made Indah Sri Handari Adiputra Luh Putu Ratna Sundari Luh Putu Widiastini Luh Seri Ani Made Dwi Hendrayani Made Indra Prasetya Permana Made Leonita Purnama Dewi Mugiillan Sathival Muh. Ali Imron Muhamad Baidhowi Primadi Muliani . Muliani Muliani, Muliani Nazrina Zuryani Ni Ketut Noriani Ni Luh Putu Karminiasih Ni Luh Putu Suariyani Ni Made Ari Febriyanti Ni Made Parwati Ni Made Parwati Ni Made Rai Widiastuti Ni Made Rai Widiastuti Ni Made Sri Nopiyani Ni Made Widiastuti Ni Nyoman Budiani, Ni Nyoman Ni Putu Widarini Ni Putu Widya Astuti Ni Wayan Tianing Nitaya Putri Nur Hidayat Nurwiyanti, . Nyoman Suarjana Omprakash Nanda Kumar Pande Putu Januraga Prasetyo, Aizar Vesa Presanavathy P. Tharmalingam Priambodo, Abiyyuda Naufal Putu Astawa Putu Ayu Ratna Darmayanti Rai, Ida Bagus Ngurah Raoulian Irfon Rina Listyowati S. Indra Lesmana Sari, Komang Ayu Kartika Sawitri, Anak Agung Sagung Sengga, Agnes Simona Sitepu, Amanda Viani Maria Suariyani, Suariyani Suaryani, Ni Luh Putu Sugijanto - Suhartiningsih Suhartiningsih Susy Purnawati Upadana, Gede Ngurah Wahyuddin, Wahyuddin Widarini, Widarini Widiantari, Ni Ketut Nopi Widianti, I Gusti Ayu Widiastuti, Ni Made Widyastuti Widyastuti Wijaya Surya, I Gede Ngurah Harry Wijaya, I Putu Ganda Wimpie I Pangkahila Wulandari, Luh Putu Lila Yashni Subramaniam Yudi Ardiana Yudi Ardiana, Yudi YULIANA - Yuliana Yuliana Yuliana Yuliana