Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PROFIL LIPID LOW-DENSITY LIPOPROTEIN PENDERITA OBESITAS TERHADAP KEJADIAN INFARK MIOKARD AKUT PADA PASIEN RUMAH SAKIT UMUM PUSAT PROF. DR. I.G.N.G. NGOERAH DENPASAR TAHUN 2016-2021 Priambodo, Abiyyuda Naufal; Muliani, Muliani; Yuliana, Yuliana; Karmaya, I Nyoman Mangku
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 7 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i07.P02

Abstract

Latar Belakang: Dewasa ini epidemi obesitas menjadi salah satu tantangan terbesar kesehatan global dan tidak terkecuali di Indonesia. Obesitas dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular melalui beberapa faktor risiko yang diantaranya adalah peningkatan kadar profil lipid meliputi kolesterol total, LDL, HDL, dan trigliserida. Profil lipid LDL memegang peranan penting dalam proses aterogenesis dan berpotensi menyebabkan infark miokard akut. Tujuan: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menggambarkan karakteristik pasien obesitas dan melihat hubungan profil lipid LDL terhadap kejadian infark miokard akut pada pasien obesitas RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar tahun 2016 - 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling dan didapatkan 141 data rekam medis pasien obesitas yang teregistrasi di instalasi rekam medis RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar dan telah memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan rata-rata kadar profil lipid pasien obesitas meliputi kolesterol total (158,49 mg/dL), LDL (97,85 mg/dL), HDL (34,81 mg/dL), dan trigliserida (161,79 mg/dL). Hasil analisis chi-square menemukan nilai p ? 0,05 menunjukkan bahwa adanya hubungan signifikan antara profil lipid LDL terhadap kejadian infark miokard akut pasien obesitas RSUP Prof. Ngoerah Denpasar tahun 2016 - 2021. Simpulan: Terdapat hubungan signifikan antara profil lipid LDL terhadap kejadian infark miokard akut pasien obesitas RSUP Prof. Ngoerah Denpasar tahun 2016 - 2021. Kata kunci: Obesitas, Infark Miokard Akut, Profil Lipid, Low-Density Lipoprotein
High Level of Anti-Mullerian Hormone (AMH) as Predictor FOR Polycystic Ovary Syndrome among Women Women of Reproductive Age at Giri Emas Public Hospital Edelweishia, Melissa; Satriyasa, Bagus Komang; Widianti, I Gusti Ayu; Pangkahila, J. Alex; Karmaya, I Nyoman Mangku; Wijaya Surya, I Gede Ngurah Harry
Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science Volume 8 Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Dep/SMF Obstetri & Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/obgynia.v8i1.812

Abstract

Introduction: Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) is the most prevalent endocrine condition in women, affecting 5 – 10% of women who are of reproductive age. Together with other Rotterdam criteria, elevated blood AMH levels are considered a significant diagnostic for PCOS and may be used as a powerful predictor to reflect the certainty of the diagnosis of PCOS in women of reproductive age. Objective: This study aims to prove high AMH as a predictor for PCOS.Methods: This study is an analytic study with a case-control study design. A total of 30 respondents were divided into PCOS and control groups. All women were subjected to anthropometric assessments such as measurement of height, weight, BMI, and trans-abdominal ultrasonography for ovaries. Data analysis was carried out using independent t-tests and Chi-Square tests.Result: The data analysis revealed that the PCOS group’s mean AMH levels were considerably different (p<0.05), with 6.5±1.75 greater than the control group’s 3.34±0.64. AMH levels were found to be twice as high in the PCOS group as in the control group. AMH levels and PCOS incidence were compared using the Chi-Square test; the odd ratio is 17.875 (95% CI = 2.73 -116.8; p=0.001).Conclusion: High levels of AMH at reproductive age can 18 times predict the risk of PCOS.Kadar Antimullerian Hormon (AMH) Tinggi sebagai Prediksi Sindrom Polikistik Ovarium pada Wanita Usia Reproduksi di RSUD Giri EmasAbstrakPendahuluan: Sindrom Ovarium Polikistik (SOPK) merupakan kelainan endokrin yang menyerang kira-kira 5 - 10% wanita usia subur dan dianggap sebagai kelainan endokrin yang paling umum pada wanita. Kadar AMH serum yang meningkat saat ini dianggap sebagai penanda penting untuk SOPK dan dapat digunakan sebagai prediktor kuat untuk mencerminkan kepastian diagnosis SOPK pada wanita usia subur bersama dengan kriteria Rotterdam lainnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan kadar AMH yang tinggi sebagai prediktor SOPK. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain studi kasus kontrol. Sebanyak 30 responden akan dibagi menjadi kelompok SOPK dan kelompok kontrol. Semua wanita menjalani penilaian antropometri seperti pengukuran tinggi badan, berat badan, BMI, dan ultrasonografi trans-abdominal untuk ovarium. Analisis data dilakukan dengan uji t independen dan uji Chi-Square. Hasil: Analisis data menunjukkan rerata kadar AMH pada kelompok SOPK lebih tinggi 6,5±1,75 dibandingkan dengan kontrol 3,34±0,64 dan berbeda bermakna (p<0,05). Ditemukan kadar AMH pada kelompok SOPK dua kali lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol. Untuk mengetahui hubungan kadar AMH dengan kejadian PCOS digunakan uji Chi-Square dan odd ratio menunjukkan 17,875 (95% CI = 2,73 -116,8 ; p=0,001).Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini kadar AMH yang tinggi pada usia reproduksi dapat memprediksi risiko PCOS sebesar 18 kaliKata kunci: AMH, PCOS, oligomenorea, hiperandrogen, anovulasi 
LATIHAN FISIK BELUM MAMPU MEMPERBAIKI GAMBARAN HISTOLOGIS PARU MENCIT (Mus Musculus) JANTAN GALUR BALB/C YANG DIPAPAR UAP ROKOK ELEKTRIK Wiatma, Deny Sutrisna; Muliarta, I Made; Karmaya, Nyoman Mangku
JURNAL KEDOKTERAN Vol. 7 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36679/kedokteran.v7i2.516

Abstract

Saat ini rokok elektrik diduga kuat memiliki kandungan bahan yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Salah satu upaya untuk untuk mempertahankan kesehatan paru akibat paparan uap rokok elektrik yaitu perlu dilakukan latihan fisik teratur intensitas sedang. Latihan fisik diharapkan mampu memberikan efek perbaikan histologis alveolus paru setelah paparan uap rokok elektrik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik post-test only group design. Sampel penelitian terdiri dari 27 ekor mencit (Mus Musculus) jantan Galur BALB/C yang berusia 2-3 bulan dengan berat badan 25-35 gram. Sampel dibagi menjadi 3 kelompok secara acak yaitu (K1) kontrol normal, (K2) kontrol negatif yang diberikan paparan uap rokok elektrik, dan (K3) kelompok perlakuan yang diberikan paparan uap rokok elektrik dengan perlakuan latihan fisik aerobik intensitas sedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan fisik belum mampu memperbaiki gambaran histologis alveolus paru (p>0,05) yang diberikan paparan uap rokok eleketrik pada mencit jantan galur BALB/C. Kata Kunci: Latihan Fisik; Rokok Elektrik; Histologis Alveolus.
External and Internal Customer Perceptions on Quality of Health Services at the Dental and Oral Hospital of Mahasaraswati University Denpasar Made Leonita Purnama Dewi; Rina Listyowati; Nyoman Mangku Karmaya
WMJ (Warmadewa Medical Journal) Vol 5 No 2 (2020): November 2020
Publisher : Warmadewa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmj.5.2.1379.48-59

Abstract

Oral and dental health problems in Bali are still relatively high at 57.6%. As the only specialized dental hospital in Bali, RSGM needs to always maintain and improve the quality of health services, so as to increase people's desire for dental and oral care. This research was conducted to determine the quality of health services at the RSGM Mahasaraswati University Denpasar from the perspective of external and internal customers based on the five dimensions of Dabholkar, to find out the differences perceptions of external and internal customers based on the five dimensins of Dabholkar and their individual characteristics. This research is a cross sectional analytic. The sample was measured using a questionnaire with sample size of 112 external customers and 129 internal customers. The perception of external and internal customers on the quality of health services at the RSGM Mahasaraswati University Denpasar was mostly good: external customers (50.9%) and internal customers (52.0%). The results of statistical test analysis using chi-square (α=5%; p-value ≤0.05) found that there were differences in perception between external and internal customers in physical aspects (0.04) and policy (0.00); there were differences in perception of the age characteristics (0,00) and the level of education (0,03). External customer perceptions on the physical aspects, reliability, personal interaction, and problem solving were good, but in the policy dimension they had poor perceptions. Internal customers had good perceptions on the aspects of reliability, personal interaction, problem solving and policies, but on the physical aspects they had poor perceptions. Based on the age characteristics, there was a difference in perception; aged <28 years had a good perception, while those aged ≥28 years had less perception. RSGM Mahasaraswati Denpasar University needs to improve the quality of health services, especially in the physical and policy aspects so that can meet customer expectations. Key words: External and internal customer perception, quality of health services
Co-Authors - Murtiananingsih, - - Saimi, - . Muliani A.A. Ketut Agung Cahyawan W Agus Arya Mahottama Akemah, Alden Jiraldi Alamsyah, Ajib Zaim Anak Agung Sagung Karinia Jaya Apriani, Desak Gede Yenny Ari Adiputri, Ari Aryaniti, Ni Nyoman Bagus Komang Satriyasa Dashinnie Narasimhanaidu Deni Witari, Deni Deny Sutrisna Wiatma Desak Gede Yenny Apriani Desak Made Puja Astuti Desak Made Sintha Kurnia Dewi Dewa Nyoman Wirawan, Dewa Nyoman Dewa Putu Gede Purwa Samatra Dewa Putu Sutjana Dewi, Mira Kristiani Dinar Lubis Diviya Batumalay Donal Syafrianto Dyah Pradnya P.D., Dyah Pradnya Dyah Pradnyaparamita D, Dyah Pradnyaparamita Dyah Pradnyaparmita Duarsa Edelweishia, Melissa Firdawsyi Nuzula Fransiska Nova Nanur Futi Nurul Destya Gede Parta Kinandana Gorintha, Adrian Wiryanata Haryani Haryani Hery Aryanti, Hery I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti I Dewa Sutjana I Gede Widhiantara I Gusti Agung Manik Karuniadi I Gusti Ayu Widianti I Ketut Suyasa I Ketut Tunas I Made Ady Wirawan I Made Bakta I Made Jawi I Made Krisna Dinata I MADE MULIARTA . I Nyoman Adi Putra I Nyoman Gede Wardana I Nyoman Gede Wardana I P G. Adiatmika I Putu Eka Jaya I Putu Satrya Indrawangsa I Wayan Gede Artawan Eka Putra I Wayan Gede Artawan Eka Putra, I Wayan Gede Artawan Eka I Wayan Weta IB Putra Manuaba, IB Putra Ida Ayu Dewi Wiryanthini Ida Bagus Ngurah Ida Bagus Ngurah Rai J. A. Pangkahila K Tangking Widarsa Kadek Dwi Pradnya Andrastea Karjono M, Karjono Karminiasih, Ni Luh Putu Ketut Anita Herdianti Ketut Tirtayasa Koeswandi, Adiel Theodore Kurniawati, Agata Lestari, Kadek Susiana Dwi Luh Made Indah Sri Handari Adiputra Luh Putu Ratna Sundari Luh Putu Widiastini Luh Seri Ani Made Dwi Hendrayani Made Indra Prasetya Permana Made Leonita Purnama Dewi Mugiillan Sathival Muh. Ali Imron Muhamad Baidhowi Primadi Muliani . Muliani Muliani, Muliani Nazrina Zuryani Ni Ketut Noriani Ni Luh Putu Karminiasih Ni Luh Putu Suariyani Ni Made Ari Febriyanti Ni Made Parwati Ni Made Parwati Ni Made Rai Widiastuti Ni Made Rai Widiastuti Ni Made Sri Nopiyani Ni Made Widiastuti Ni Nyoman Budiani, Ni Nyoman Ni Putu Widarini Ni Putu Widya Astuti Ni Wayan Tianing Nitaya Putri Nur Hidayat Nurwiyanti, . Nyoman Suarjana Omprakash Nanda Kumar Pande Putu Januraga Prasetyo, Aizar Vesa Presanavathy P. Tharmalingam Priambodo, Abiyyuda Naufal Putu Astawa Putu Ayu Ratna Darmayanti Rai, Ida Bagus Ngurah Raoulian Irfon Rina Listyowati S. Indra Lesmana Sari, Komang Ayu Kartika Sawitri, Anak Agung Sagung Sengga, Agnes Simona Sitepu, Amanda Viani Maria Suariyani, Suariyani Suaryani, Ni Luh Putu Sugijanto - Suhartiningsih Suhartiningsih Susy Purnawati Upadana, Gede Ngurah Wahyuddin, Wahyuddin Widarini, Widarini Widiantari, Ni Ketut Nopi Widianti, I Gusti Ayu Widiastuti, Ni Made Widyastuti Widyastuti Wijaya Surya, I Gede Ngurah Harry Wijaya, I Putu Ganda Wimpie I Pangkahila Wulandari, Luh Putu Lila Yashni Subramaniam Yudi Ardiana Yudi Ardiana, Yudi YULIANA - Yuliana Yuliana Yuliana Yuliana