Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Peran Dukungan Sosial terhadap Self Efficacy dalam Keputusan Karier Siswa SMA X di Kota Bekasi Fauziyah, Afifah Rizka; Bangun, Mic Finanto Ario; Supriatna, Ecep
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31119

Abstract

Kehadiran dukungan Social sebagai persepsi individu terhadap bantuan yang diberikan oleh lingkungan sekitar, dapat mengacu pada keyakinan individu terhadap kemampuan dirinya dalam mengambil keputusan karier. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan ocial terhadap self efficacy dalam keputusan karier siswa/I SMA X di kota Bekasi. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pengambilan sampel adalah ocial probalility sampling dengan ocial simple random sampling dan melibatkan 195 responden siswa/I SMA Strada Bhakti Wiyata yang dikumpulkan melalui google form dengan skala likert. Analisis dalam penelitian ini menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistic 26 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan ocial terhadap self efficacy dalam keputusan karier. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat terutama bagi siswa dalam membangun dukungan ocial berguna untuk meraih keberhasilan dalam memutuskan karier, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi keluarga, sekolah dalam memberikan dukungan ocial yang tepat bagi siswa/I selama proses keputusan karier.
Analisis Faktor- faktor yang Mempengaruhi Kriminalitas Narkoba pada Kalangan Remaja di Jawa Barat Adiella Farhana HS; Afifah Qolbi Salimah; Dialia Putrina Sepha; Nurli Septiani; Ocha Dahlia Nurcahya; Mic Finanto Ario Bangun
Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus : Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/atmosfer.v2i3.902

Abstract

The level of aggressiveness and violent crime among teenagers is increasing, with social psychological factors playing an important role in this phenomenon. This research aims to understand the root causes of aggres sive behavior in adolescents and its impact, in order to develop effective intervention strategies. Through literature study methods, this research collects, reads, records and analyzes objectively, systematically, analytically and critically the social and psychological impacts of aggressiveness among adolescents. Results from a review of several journals show that aggressive adolescent behavior is caused by various factors, including hormonal changes, brain development, family parenting, domestic violence, mental disorders, peer influence, and media exposure.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI INTRINSIK DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA SMA Nur Damiyati, Adibah; Supriatna, Ecep; Finanto Ario Bangun, Mic
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i2.6372

Abstract

This study aims to examine the relationship between intrinsic motivation and academic procrastination among high school students. Although academic procrastination is a common phenomenon, most previous studies have focused on university students, making research at the high school level still limited. This research employed a quantitative approach with a correlational method. The sample consisted of 163 eleventh-grade high school students selected through simple random sampling. The measurement instruments used were an intrinsic motivation scale and an academic procrastination scale. The intrinsic motivation scale consisted of 18 items, while the academic procrastination scale consisted of 19 items. Both instruments had been tested for validity and reliability, with item validity scores > 0.300 and Cronbach’s Alpha reliability coefficients of 0.898, respectively. Data analysis was conducted using Spearman’s Rho correlation with the assistance of SPSS 25 software.The results revealed a significant negative relationship between intrinsic motivation and academic procrastination, with a correlation coefficient of -0.762 and a significance value of p < 0.05. This means that the higher the students’ intrinsic motivation, the lower their tendency to delay academic tasks. These findings are expected to serve as a reference for high schools in developing learning strategies that can enhance students’ learning motivation to reduce academic procrastination behavior. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara motivasi intrinsik dan prokrastinasi akademik pada siswa SMA. Meskipun prokrastinasi akademik merupakan fenomena umum, sebagian besar studi sebelumnya lebih berfokus pada mahasiswa, sehingga penelitian pada tingkat sekolah menengah masih terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 163 siswa kelas XI SMA  yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala motivasi intrinsik dan skala prokrastinasi akademik. Skala motivasi intrinsik terdiri dari 18 item, sedangkan skala prokrastinasi akademik terdiri dari 19 item. Kedua instrumen tersebut telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan hasil validitas item > 0,300 dan reliabilitas Cronbach’s Alpha masing-masing sebesar 0,898. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Spearman-Rho dengan bantuan software SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara motivasi intrinsik dan prokrastinasi akademik, dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,762 dan nilai signifikansi (p < 0,05). Artinya, semakin tinggi motivasi intrinsik yang dimiliki siswa, maka semakin rendah kecenderungan mereka untuk menunda tugas-tugas akademik. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pihak SMA dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi belajar siswa guna menekan perilaku prokrastinasi akademik.
PENGARUH EMOTION FOCUSED COPING DALAM MENGHADAPI STRES AKADEMIK PADA SISWA DI SMAN Habibah, Siti; Supriatna, Ecep; Finanto Ario Bangun, Mic
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i2.6373

Abstract

This study aims to examine the relationship between emotion-focused coping (EFC) and academic stress among high school students. The novelty of this study lies in its participant context, as most previous research has focused on university students, while studies on the effectiveness of EFC among secondary school students remain limited. A quantitative approach with a correlational design was employed, involving 200 students from grades 10 and 11 at a public senior high school selected through simple random sampling. Data were collected using the Student-Life Stress Inventory and the Ways of Coping Questionnaire. The results showed a significant positive correlation between EFC and academic stress (r = 0.237; p = 0.001). Theoretically, these findings support the stress-coping model by Lazarus & Folkman (1984), suggesting that emotion-focused strategies, when not accompanied by problem-solving approaches, may exacerbate stress perceptions. Practically, the results highlight the need for counseling interventions that go beyond emotional release, emphasizing the development of active coping skills and problem-focused strategies in the school environment. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara emotion focused coping (EFC) dan stres akademik pada siswa SMA. Kebaruan penelitian ini terletak pada konteks partisipan, karena sebagian besar studi sebelumnya lebih banyak berfokus pada mahasiswa, sementara penelitian mengenai efektivitas EFC pada siswa sekolah menengah masih terbatas. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan 200 siswa kelas X dan XI dari sebuah SMAN yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan Student-Life Stress Inventory dan Ways of Coping Questionnaire. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara EFC dan stres akademik (r = 0,237; p = 0,001). Secara teoretis, temuan ini mendukung model koping stres Lazarus & Folkman (1984) bahwa penggunaan strategi EFC yang tidak diimbangi dengan pemecahan masalah dapat memperburuk persepsi stres. Secara praktis, hasil ini mengindikasikan pentingnya intervensi konseling yang tidak hanya mendorong pelampiasan emosional, tetapi juga pengembangan keterampilan koping aktif dan problem-focused coping di lingkungan sekolah.
STRATEGI COPING STRESS PADA REMAJA DI PANTI ASUHAN Fitriani Pujianahum, Nina; Supriatna, Ecep; Finanto Ario Bangun, Mic
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i2.6379

Abstract

Adolescents living in orphanages face more complex psychological challenges, such as limited emotional support, the absence of primary caregivers, and a highly regulated social environment. These conditions often trigger stress and shape the coping strategies they adopt. This study aims to identify the dominant coping stress strategies used by adolescents in Orphanage X, addressing a research gap since previous studies have largely focused on students and working adults rather than institutionalized adolescents. A descriptive quantitative design was employed, involving 120 adolescents selected through total sampling. The instrument used was a coping stress scale consisting of two dimensions: problem-focused coping and emotion-focused coping. The results showed that most adolescents used emotion-focused coping at a moderate level (60.8%), higher than problem-focused coping. These findings highlight that adolescents in orphanages rely more on emotional regulation strategies rather than direct problem-solving. The practical implication of this study is the need for structured interventions, such as psychoeducation, group counseling, and emotional regulation training, to enhance adaptive coping skills and promote psychological well-being among institutionalized adolescents. ABSTRAK Remaja yang tinggal di panti asuhan menghadapi tantangan psikologis yang lebih kompleks, seperti keterbatasan dukungan emosional, kehilangan figur pengasuh utama, dan lingkungan sosial yang penuh aturan. Kondisi ini dapat memicu stres dan memengaruhi strategi coping yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi coping stress yang dominan digunakan oleh remaja di Panti Asuhan X, sekaligus menutup kesenjangan penelitian karena studi sebelumnya lebih banyak berfokus pada mahasiswa dan pekerja dewasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 120 remaja melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala coping stress yang terdiri dari dua dimensi utama: problem-focused coping dan emotion-focused coping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja menggunakan emotion-focused coping pada kategori sedang (60,8%), lebih tinggi dibandingkan problem-focused coping. Temuan ini menunjukkan bahwa remaja panti lebih mengandalkan pengelolaan emosi dibandingkan penyelesaian masalah secara langsung. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya program intervensi berbasis psikoedukasi, konseling kelompok, dan pelatihan regulasi emosi untuk meningkatkan strategi coping yang lebih adaptif dan mendukung kesejahteraan psikologis remaja di panti asuhan.
HUBUNGAN ANTARA KONTROL DIRI DAN RESOLUSI KONFLIK BERPACARAN PADA MAHASISWA DI UNIVERSITAS Alvita Ardiningrum, Nasywa; Supriatna , Ecep; Finanto Ario Bangun, Mic
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i2.6381

Abstract

This study aims to determine the relationship between self-control and dating conflict resolution in students at University. Self-control is an individual's ability to control the actions of individual perceptions of situations that affect behavior and emotions, while conflict resolution is the process of solving problems for differences between two parties. This study uses a correlational quantitative approach. The sample consisted of 115 students. The validity test was conducted through item-total correlation analysis, with 21 self-control scale items declared valid (r> 0.300) and 30 valid items from the conflict resolution scale. Reliability tests conducted using the Cronbach's Alpha coefficient showed that the self-control scale had reliability in the highly reliable category (? = 0.960) and the conflict resolution scale was in the reliable category (? = 0.988). Data analysis was conducted using Spearman's rho correlation test through JASP 0.19.3.0 software. The results of the study indicate a significant positive relationship between self-control and dating conflict resolution among students at University, with a correlation coefficient of r = 0.571 and a significance value of p < 0.001. This means that the higher the self-control possessed by students, the better the ability of students to resolve conflicts in dating relationships. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara kontrol diri dengan resolusi konflik berpacaran pada mahasiswa di Universitas. Kontrol diri merupakan kemampuan individu dalam mengontrol tindakan persepsi individu terhadap situasi yang mempengaruhi perilaku dan emosi, sedangkan resolusi konflik proses pemecahan masalah terhadap perbedaan antar dua belah pihak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Sample terdiri dari 115 mahasiswa/i. Uji validitas dilakukan melalui analisis korelasi item-total, dengan 21 item skala kontrol diri dinyatakan valid (r > 0,300) dan 30 item yang valid dari skala resolusi konflik. Uji reliabilitas yang dilakukan menggunakan koefisien Cronbach’s Alpha menunjukkan bahwa skala kontrol diri memiliki reliabilitas dengan kategori sangat reliabel (? = 0,960) dan skala resolusi konflik berada pada kategori reliabel (? = 0,988).  Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi spearman’s rho melalui software JASP 0.19.3.0. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kontrol diri dan resolusi konflik berpacaran pada mahasiswa di Universitas, dengan koefisien korelasi sebesar r = 0,571, dan nilai signifikansi p < 0,001. Artinya, semakin tinggi kontrol diri yang dimiliki oleh mahasiswa, maka semakin baik pula kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan konflik didalam hubungan berpacaran.
Hubungan Antara Fanatisme Dengan Agresivitas Pada Suporter Sepak Bola Persib Bandung Di Kecamatan X Aditya; Mic Finanto Ario Bangun
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 1 No. 4 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan Antara Fanatisme Dengan Agresivitas Pada Suporter Sepak Bola Persib Bandung Di Kecamatan X Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara fanatisme dan agresivitas pada suporter sepak bola Persib Bandung di Kecamatan X. Populasi penelitian ini berjumlah 315 orang, dengan penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5%, sehingga menghasilkan sampel sebanyak 176 responden. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik non-probability sampling, khususnya model purposive sampling, di mana responden dipilih berdasarkan kriteria tertentu, seperti keaktifan dalam mendukung tim dan partisipasi dalam kegiatan suporter. Berdasarkan hasil nilai koefisien korelasi, penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara agresivitas dan fanatisme dengan nilai -0,465, yang artinya terdapat hubungan sedang antara kedua variabel tersebut dengan arah yang negatif. Hipotesis alternatif dinyatakan diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara agresivitas dan fanatisme pada suporter Persib Bandung di Kecamatan X. Hubungan dengan arah negatif ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi fanatisme, maka semakin tinggi pula kecenderungan agresivitas yang ditunjukkan.  
The Relationship of Social Support and Resilience Psychological Well-Being on Student Survivors of Covid-19 Mic Finanto Ario Bangun; Anneke Putri Pratiwi
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2023): Edunity : Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v2i10.159

Abstract

Covid-19 survivor students who have experienced this will certainly be an unforgettable experience where everything is completely limited in terms of communication and social interaction, coupled with the labeling of 'Covid-19 sufferers' and the emergence of feelings of anxiety and thoughts. Other negatives add to their own problems for survivors. During the healing process, mental disorders arise, such as anxiety, stress, and self-acceptance as a survivor, which affects the individual's psychological condition. Coupled with the social changes during the pandemic, it also adds to psychological problems that will affect the psychological well-being of individuals. Basically, psychological well-being is a feeling that you can control yourself. The condition of a person's psychological well-being also depends on the surrounding environment, one of the factors is social support. This is obtained if a person's high social support and resilience will affect the individual's psychological well-being, especially for students who have survived Covid-19. This study aims to determine whether there is a relationship between Social Support and Resilience to Psychological Well-Being in COVID-19 Survivors. This study uses quantitative methods with correlation techniques, namely multiple correlation test techniques involving as many as 110 students of the Faculty of Psychology at the University Bhayangkara Jakarta Raya. The relationship has a significant positive direction with a strength that is considered strong. And it can be said that the higher the social support and resilience, the higher the level of psychological well-being in student survivors of Covid-19. Vice versa, the lower the social support and resilience, the lower the level of psychological well-being
Co-Authors Ade Ratri Fitria Adiella Farhana HS Aditya Afifah Qolbi Salimah Afriyenti, Lenny Utama Aidy, Widya Romasindah Aldi Friyatna Dira Aldi Riyanto Alifah Tsabita Fathin Alvita Ardiningrum, Nasywa Amalia Syauket Amalia Syauket Andini, Rere Putri Andriyani Andriyani Anis Andhayani Anis Masyitoh Ngabidah Anneke Putri Pratiwi Ardi Gumara Arizki Arizki Bambang Karsono Bambang Karsono Beda Ama, Petrus Geroda Budi Sarasati Bunga Chantiqa Catherine Putri Wijaya Chantika Nurul Wijayanti Chardelia Penggalih Cindy Tiara Adinda Cinta Perindu DAEVIANI NUR INDAHSARI, DAEVIANI NUR INDAHSARI Daya Sovranita Destri Anggraeni Pratiwi Dialia Putrina Sepha Dimas Guntur Wicaksono Dini Iswari Amaliani Eigis Yani Pramularso eko salim, eko salim Elita Dwi Nuraeni Sutisna Erik Saut H Hutahaean, Erik Saut H Fahmi Kamal Fandhi Abiyyu Akmal Farisilla Mutiara Riz Faroman Syarief Fauziyah, Afifah Rizka Fitriani Pujianahum, Nina Gena Prasetya Noor Hanifa Putri Wardhani Hanna Aqeela Humayra Haura Nur Kholiza Indahsari, Daeviyani Nur Indriasari, Ratna Ivan Maulana Ibrahim Japalsyah, Rafika Jihan Luthfi Nabillah Kardinah Indrianna Meutia Karinina Muti Dewi Kevin Yazid Kurnia Nurul Azmi Kurniawan Prambudi Utomo Laila Azizah Leo Permana Lika Rahmaningrum M. Gani Gynastiar Maemunah Maemunah Mahdav Viqiyan Sirlani Mangundjaya, Wustari L. Mochammad Aqshal Sallim Muhammad Aziz Winardi, Muhammad Mutiara Farhatul Auliyaillah Muzzamil , Ferdy Muzzamil, Ferdy Nabila Cahyani Nugraha, Andreas Corsini Widya Nur Damiyati, Adibah Nurli Septiani Nursyaniah Siregar Ocha Dahlia Nurcahya Oktavia, Nadya Krissan Prihastiwi, Anisa Rahmania Putra, Ashrul Nurzulul Putri Nur Ramadhani Putri Satya Permana Rahmawat, Annisa Dhani Raihan Saputra Raisah Zettira Hermawan Rajif Fadillah Muhammad Riana Rosmawati Ricard Novan Marbun Rijal Abdillah Sahrul Layali Salim, Eko Salsabila Putri Azzahra Salsadziba Putri Imanda Saputra, Bagas Saputra, Raihan Siska Amalia Siti Habibah Siti Nuriah Supriatna , Ecep Supriatna, Ecep Suroyah Syafira Suniyah Nur Fahmi Syauket, Amalia Tasya, Faidah Ana Vanesa Kusuma Dewi Wanda Sari Tambang Widyastuti, Mega