Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

APLIKASI ECO-ENZYME DAN BIOCHAR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium cepa L. var. aggregatum) Zuliati, Septiarini; Sitepu, Cindy Cahyani Br; Ismadi; Nasution, Wahyu Isnanda; Humaira, Mira; Ramadhani, Almuna; Handayani, Turi
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol. 9 No. 2 (2025): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, 9 (2) Juni 2025
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v9i2.13412

Abstract

The increase in shallot production is not followed by an increase in productivity. In this regard, productivity needs to be increased through fertilization using eco enzyme organic fertilizer and biochar which contain many important nutrients for soil fertility. This research used a Randomized Block Design (RBD) arranged factorially and had three replications. The first factor was the addition of Eco enzyme consisting of 3 levels, namely E0 = without addition of eco-enzyme, E1 = addition of 10 ml/l eco-enzyme, and E2 = addition of 20 ml/l eco-enzyme. The second factor was the concentration of biochar with 3 doses, namely B0 = without addition of biochar, B1 = addition of 15 tons/ha biochar, and B2 = addition of 20 tons/ha biochar. Some of the variables observed were plant height, number of leaves, diameter of tubers per cluster, number of tubers per cluster, wet weight of tubers, and dry weight of tubers. The results showed that the application of eco-enzyme affected the growth parameters of plant height and number of leaves as well as the results of dry weight of tubers per clump. The application of biochar affected the observation parameters of tuber diameter per clump, number of tubers, wet weight of tubers, and dry weight of tubers. The combination of eco-enzyme and rice husk biochar treatments has not shown a significant interaction effect on the growth and yield of shallots.Keywords: Shallots, Eco-enzyme, Biochar, Rice husk
Pemanfaatan Limbah Sapi sebagai Pupuk Organik untuk Peningkatan Produktivitas Lahan Hortikultura di Desa Cut Neuheun Kabupaten Aceh Utara Fibarzi, Wiza Ulfa; Fadieny, Nurul; Zuliati, Septiarini; Nasution, Wahyu Isnanda
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 9 (2025): Juli
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/0t1wvd83

Abstract

Limbah merupakan suatu hal yang sudah tidak mempunyai kadar nilai dan kandungan manfaat ekonomi, selain itu limbah pun dirasa sebagai salah satu pencemaran lingkungan. Pemanfaatan limbah peternakan dan pertanian menjadi produk berdaya guna dan bernilai ekonomis merupakan salah satu solusi untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) di Desa Cut Neuheun bertujuan untuk menerapkan teknologi tepat guna pengolahan limbah peternakan dan perkebunan menjadi pupuk organic yang akan meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat di kampung ini. Kegiatan PkM ini melibatkan kelompok tani/ternak dan mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Malikussaleh peserta praktek kerja lapang yang berlangsung selama satu bulan. Kegiatan dilakukan menggunakan metode pendekatan kepada masyarakat melalui penyuluhan, pelatihan, demonstrasi/percontohan (demplot) dan pendampingan. Kegiatan ini mencakup penyuluhan dan praktik pembuatan kompos. Hasil kegiatan PkM menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta kegiatan dalam pengelolaan limbah dan pembuatan kompos. Masyarakat terlibat secara aktif pada seluruh kegiatan dan kelompok tani ternak melakukan praktik pembuatan kompos secara mandiri setelah kegiatan selesai. Hasil analisis usaha menunjukkan bahwa kegiatan ini layak dilanjutkan dan dipertahankan karena dianggap menguntungkan.
Pengenalan Sistem OJS 3 dalam Jurnal Ilmiah Online untuk Para Akademisi Ginting , Reza Pahlevi; Retno, Sujacka; Sudirman, Sudirman; Nasution, Wahyu Isnanda; Hidayatsyah, Hidayatsyah; Aulia, Faizul; Azis, Abdul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i6.2834

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah lanskap penerbitan ilmiah, mendorong peralihan dari media cetak ke platform digital. Open Journal Systems (OJS) 3 hadir sebagai solusi sistem manajemen jurnal berbasis open-source yang efisien dan adaptif terhadap kebutuhan akademik modern. Artikel ini mendeskripsikan pelaksanaan pelatihan daring OJS 3 pada 8–9 Maret 2025 bagi para pengelola jurnal ilmiah dari berbagai institusi, yang bertujuan membekali peserta dengan keterampilan teknis mengelola sistem penerbitan ilmiah secara mandiri. Pelatihan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif, melibatkan ceramah interaktif, demonstrasi langsung, dan praktik mandiri melalui simulasi teknis. Materi mencakup instalasi OJS 3, konfigurasi awal, manajemen submisi naskah, proses editorial dan peer-review, hingga publikasi dan optimasi metadata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap fitur-fitur utama OJS 3, seperti integrasi dengan CrossRef, DOI, iThenticate, dan optimasi SEO. Evaluasi menunjukkan 85% peserta merasa puas terhadap kedalaman materi dan metode penyampaian. Kendala teknis seperti instalasi server dan perbedaan literasi digital peserta dapat diatasi melalui pendampingan langsung. Pasca pelatihan, peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam mengelola jurnal, serta aktif melakukan konsultasi teknis melalui forum daring. Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas pengelola jurnal sekaligus memperkuat ekosistem publikasi ilmiah nasional. Rekomendasi ke depan meliputi pelatihan lanjutan dan penguatan jaringan kolaboratif antar institusi. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital, perluasan akses terbuka, dan peningkatan daya saing publikasi ilmiah di Indonesia.
Analysis of Ornamental Plant Farming Income in Bangun Sari Baru Village, Tanjung Morawa District Sarah Dian Anjani; Adhiana Adhiana; Cut Rozana Sari; Sakral Hasby Puarada; Wahyu Isnanda Nasution
Jurnal Mahasiswa Agribisnis Vol. 4 No. 1 (2025): July
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jma.v4i1.23796

Abstract

This research was carried out in Bangun Sari Baru Village, Tanjung Morawa District. This study aims to analyze the income of ornamental plant farming, analyze whether or not ornamental plant farming is feasible in Bangun Sari Baru Village. The background of this research is that from the beginning of 2000 to 2020, ornamental plant farming activities were in great demand by the people of Bangun Sari Baru Village because they were considered to have good business prospects to be developed. However, in the midst of this potential, ornamental plant farmers in Bangun Sari Baru Village began to face challenges in the form of selling price instability, rising production costs, and dependence on seasonal demand patterns. This condition causes fluctuations in income felt by farmers. This study was conducted on 34 ornamental plant farmers in Bangun Sari Baru Village, Tanjung Morawa District. The research methods carried out are quantitative methods with income analysis, feasibility analysis with R/C ratio approach and B/C ratio. The results of the study show that the average net income received by ornamental plant farmers is IDR 2,708,015.51 per month. The results of the feasibility analysis obtained an R/C Ratio value of 2.36 and a B/C Ratio of 1.36, which means that ornamental plant farming activities are classified as feasible and economically profitable.
Pelatihan Learning Management System (LMS) Ruangguru dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Berbasis Blended Learning Ginting, Reza Pahlevi; Hidayatsyah, Hidayatsyah; Nasution, Wahyu Isnanda; Sudirman, Sudirman; Radhiah, Radhiah
Jurnal Solusi Masyarakat (JSM) Vol. 1 No. 2 (2023): Pengembangan Kelompok
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jsm.v1i2.15283

Abstract

LMS adalah perangkat lunak yang dirancang untuk memproduksi, mendistribusikan, dan mengatur penyampaian materi pembelajaran. Melalui LMS, blended learning akan menjadi lebih efisien dengan menciptakan interaksi yang intens dan membantu guru menentukan pemahaman siswa. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan dilaksanakan dalam empat tahap dalam waktu tiga hari yaitu pada tanggal 27 sampai dengan 29 Oktober 2023, bertempat di SMK Kesehatan Darussalam Lhokseumawe. Pelatihan pembuatan media pembelajaran dalam kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan fitur Ruangkelas dalam aplikasi Ruangguru. Ada beberapa tindakan yang dilakukan oleh peneliti dalam melakukan pelatihan, yaitu tahap pertama, peneliti melakukan pengarahan serta penggunaan fitur yang ada dalam aplikasi LMS, tahap kedua, peneliti melakukan pelatihan dalam membuat desain media pembelajaran melalui fitur Ruangkelas dalam aplikasi Ruangguru, tahap ketiga, peneliti melakukan pelatihan dalam membuat e-modul melalui fitur Ruangkelas dalam aplikasi Ruangguru, dan tahap keempat, peneliti membuat rancangan asesmen yang dapat diaplikasikan dalam LMS. Kesimpulannya, penerapan aplikasi learning management system (LMS) dapat dilakukan melalui aplikasi pendukung seperti Ruangguru dan kolaborasi dengan media lain laiknya video pembelajaran sehingga pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan efektif.
Kajian Sosial Ekonomi Perikanan Tangkap Kawasan Pesisir Kabupaten Aceh Timur jamilah, jamilah; Wardah, Eva; Isnanda Nasution, Wahyu; Budi, Setia; Zuriani, Zuriani; Riani
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 10 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study aims to examine the socio-economics of capture fisheries in the coastal areas of East Aceh Regency. The socio-economic conditions of capture fisheries are studied using qualitative and quantitative descriptive approaches, including fishermen's activities in fishing, capture fisheries resources, and the economic potential of capture fisheries. Analysis of fishermen's income is carried out to calculate the amount of income and the amount of income distribution among capture fisheries business actors. The results of the study indicate that the potential of fisheries has not been optimally utilized, indicated by the socio-demographic conditions of fishermen who are full of limitations in fishing, difficult access to credit, limited fishing facilities, suboptimal performance of fisheries institutions, no access to capital for fishermen, minimal investment in fish processing, resulting in fish being widely marketed in fresh form. Fishermen's income is still low due to fluctuations in fish catches, limited fishing facilities, and the undeveloped fish processing business. The development of an environmentally conscious aquaculture creative economy, increasing supervision and quality control of fisheries businesses, developing minapolitan fisheries industrialization and marine resources can increase fishermen's income and the welfare of coastal communities in the utilization of marine and fisheries resources.
PENGEMBANGAN PERTANIAN URBAN BERBASIS HIDROPONIK VERTIKAL UNTUK PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DUSUN CALOK GIRI Zuliati, Septiarini; Nasution, Wahyu Isnanda; Fatwa, Islami; Ramadhani, Almuna; Fadieny, Nurul; Fibarzi, Wiza Ulfa; Mahlil, Mahlil; Farhan, Farhan
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5415

Abstract

Abstract: The limitation of agricultural land in urban areas causes people to find it difficult to carry out conventional cultivation. This community service activity aims to increase the knowledge and skills of the people of Dusun Calok Giri, Gampong Paloh Igeuh, North Aceh District, in applying hydroponic verticulture technology as a solution for narrow land farming. The implementation method consists of stages of preparation, implementation, as well as assistance and evaluation which include counseling activities, training, installation making, technical assistance, and participatory evaluation. The community was directly involved starting from system assembly to plant maintenance. The results of the activity showed an increase in the residents' ability to manage hydroponic installations independently, with good plant growth and the harvest used for consumption and sold in the surrounding area. This activity encourages land efficiency, increases environmental awareness, and opens economic opportunities through sustainable urban agriculture. This program succeeded in increasing the knowledge, skills, and independence of the community in utilizing narrow yard land productively. In general, it shows that hydroponic verticulture technology is easy to apply and able to produce quality fresh vegetables for household consumption or sold as an additional source of income. Keywords: HR, Excellence, Learning, Independent, Literacy  Abstrak: Keterbatasan lahan pertanian di wilayah urban menyebabkan masyarakat sulit melakukan budidaya secara konvensional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Dusun Calok Giri, Gampong Paloh Igeuh, Kabupaten Aceh Utara, dalam menerapkan teknologi vertikultur hidroponik sebagai solusi pertanian lahan sempit. Metode pelaksanaan terdiri dari tahapan persiapan, pelaksanaan, serta pendampingan dan evaluasi yang terdiri meliputi kegiata penyuluhan, pelatihan, pembuatan instalasi, pendampingan teknis, dan evaluasi partisipatif. Masyarakat dilibatkan langsung mulai dari perakitan sistem hingga perawatan tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan warga dalam mengelola instalasi hidroponik secara mandiri, dengan pertumbuhan tanaman yang baik dan hasil panen dimanfaatkan untuk konsumsi serta dijual di lingkungan sekitar. Kegiatan ini mendorong efisiensi lahan, meningkatkan kesadaran lingkungan, dan membuka peluang ekonomi melalui pertanian urban yang berkelanjutan. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan sempit secara produktif. Secara umum menunjukkan bahwa teknologi vertikultur hidroponik mudah diterapkan dan mampu menghasilkan sayuran segar berkualitas untuk konsumsi rumah tangga maupun dijual sebagai sumber tambahan ekonomi.Kata Kunci: Vertikultur, Perkotaan, Sayuran, Ketahanan Pangan
EFEKTIVITAS PUPUK ORGANIK CAIR NASA TERHADAP PERTUMBUHAN STEK LADA (Piper Nigrum L.) Lubis, Uchti Nuzul Qhinanti; Akmal, Ajmir; Baihaqi, Baihaqi; Ramadhani, Almuna; Humaira, Mira; Nasution, Wahyu Isnanda
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4858

Abstract

Abstract: This study was conducted to compare the growth of pepper cuttings following the application of liquid organic fertilizer (POC) through the soil and leaves. The study took place at the Experimental Field of the Faculty of Agriculture, Malikussaleh University, from May to August 2024, using a factorial Randomized Block Design (RAK). The results showed that the application technique and concentration of POC significantly affected shoot length and number of leaves in the early growth phase, but did not affect several other parameters such as the age of shoot emergence and root length. The best treatment was at a concentration of 4.5 ml/L.Keywords: Pepper, liquid, organic, cuttingsAbstrak: Penelitian dilakukan untuk menguji efektivitas pupuk organik cair NASA terhadap pertumbuhan stek tanaman lada. Penelitian berlangsung di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh dari Mei hingga Agustus 2024 dengan metode penelitian aplikasi POC NASA di tanah dan daun dengan 4 taraf yaitu: 0; 1,5; 3; 4,5 ml/L. Penelotian menggunakan RAK faktorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik dan konsentrasi POC NASA berpengaruh signifikan terhadap panjang tunas dan jumlah daun pada fase awal pertumbuhan, tetapi tidak memengaruhi beberapa parameter lain seperti umur muncul tunas dan panjang akar. Konsentrasi POC NASA 4,5 ml/L menunjukkan hasil lebih baik di beberapa parameter pengamatan.Kata kunci: Lada, cair, organik, stek
Mendekatkan Nuansa Negeri Sakura di SMA Negeri 1 Purwareja Klampok Melalui Pengenalan Budaya dan Bahasa Ika Hervina Widyaningtyas; Islami Fatwa; Trisfayani Trisfayani; Nurul Fadieny; Wahyu Isnanda Nasution
JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi Vol. 5 No. 1 (2026): JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jaliye.v5i1.1336

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu pilar utama Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk menerapkan ilmu pengetahuan demi kemajuan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan bahasa dan budaya Jepang kepada siswa SMA Negeri 1 Purwareja Klampok sebagai upaya untuk membuka wawasan global dan meningkatkan kompetensi lintas budaya. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pendidikan masyarakat berupa pelatihan interaktif yang mencakup pengenalan dasar bahasa Jepang serta pengenalan budaya Jepang secara umum. Kegiatan berlangsung pada 25 Februari 2026 pukul 10.00-12.00 WIB di SMA Negeri 1 Purwareja Klampok dan diikuti oleh 36 siswa kelas X-H. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para peserta, yang terlihat dari partisipasi aktif selama sesi pelatihan. Kegiatan ini juga menjadi sarana kolaborasi multidisiplin antara dosen bahasa Jepang, pendidikan vokasional, bahasa Indonesia, pendidikan fisika, dan agribisnis, yang memperkaya perspektif pengabdian. Kesimpulannya, pengenalan bahasa dan budaya asing sejak dini sangat bermanfaat untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global, dan kolaborasi lintas keilmuan memperkuat dampak positif dari kegiatan pengabdian. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak pihak di masa depan.