Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Proses Perkembangan Mindset Manusia Ditinjau dari SAINTEK pada Masa ke Masa ALFARAH, WARDAH; BELLA, ARINDA SALSA; WINDARI, GINA AYU; MAHARDIKA, I KETUT; HANDONO, SRI; SARI, ERNA
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 11 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13090123

Abstract

Artikel ini mengulas tentang perkembangan pola pikir manusia terhadap pandangan pemahaman ilmu sains dan teknologi dari masa ke masa. Penelitian artikel ini untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi pengaruh perkempangan pola pikir manusia beserta proses pada perkembangan tersebut. Jenis penelitian ini adalah artikel kajian pustaka. Sumber data dari penelitian ini adalah dari berbagai jenis literatur yang berhubungan dengan perkembangan pola pikir manusia dari masa ke masa dalam perkembangan ilmu sains dan teknologi.
indonesia Korelasi pemahaman etika, sains dan teknologi dapat meningkatkan kehidupan sosial dan kemanusiaan Rahma, Nafilah Azaria; Nurrohmah, Nova Budi; Ridho, M.; mahardika, I ketut; sari, Erna; Handono, Sri
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 12 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12512508

Abstract

Science and ethics are two interrelated concepts in the development of science and technology. Knowledge of scientific ethics is a reference when responding to the increasingly rapid development of science in the era of society. Scientific ethics is closely related to human responsibility, not only in the application of scientific and technological concepts, but also in predicting possible natural and social changes. By using the summarize research method, this article aims to examine regulations for the use of technology and science for the development of technological science, as well as directing technological science in a direction that is in accordance with the norms that apply in society
Tinjauan Yuridis Tentang Tindak Pidana Pencabulan Anak di Bawah Umur Berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Serang Sari, Erna; Putra, Irwan Sapta; PUTRA, IRWAN
Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains Vol 3 No 02 (2024): Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jhhws.v3i02.1044

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Anak sebagai korban tindak pidana pencabulan yang masuk dalam pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Hak-hak anak melekat pada diri mereka dan tidak dapat dicabut oleh siapapun, Hak-hak tersebut meliputi untuk hidup, hak kebebasan beragama, hak untuk memperoleh keadilan, hak untuk memperoleh penghidupan yang layak, hak untuk mendapatkan kebebasan, hak keadilan, hak kemerdekaan, hak berkomunikasi, hak keamanan, hak kesejahteraan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pandangan Hukum terhadap tindak pidana pencabulan anak dibawah umur dan bagaimana dasar pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara pidana nomor: 27/Pid.Sus-Anak/2022/PN.Srg tentang Tindak Pidana pencabulan Anak dibawah umur di Pengadilan Negeri Serang. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normative dengan menggunakan pendekatan studi kasus berdasarkan Putusan Nomor:27/Pid.Sus-Anak/2022/PN.Srg di Pengadilan Negeri Serang. Hasil penelitian pemidanaan terhadap anak  sebagai pelaku tindak pidana pencabulan berdasarkan Putusan Nomor:27/Pid.Sus-Anak/2022/PN.Srg tidak tepat karena putusan hakim dianggap masih belum sesuai dengan isi Pasal 81 Undang - Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang menjelaskan bahwa untuk perkara pidana pencabulan diancam dengan hukuman penjara minimal selama 5 (lima) tahun dan jika terpidana adalah anak maka anak dipidana paling lama ½ (satu perdua) dari ancaman maksimum yang dijatuhkan terhadap orang dewasa, tetapi praktiknya menjatuhkan pidana hanya perawatan/rehabilitasi selama 6 (enam), selain itu hakim tidak memperhatikan kondisi korban anak yang mengalami trauma berat. Hakim juga menjatuhkan pemidanaan lebih rendah.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI MENGGUNAKAN MODEL QUANTUM LEARNING DI KELAS VI SD Sari, Erna; Mayarnimar, Mayarnimar; Taufina, Taufina
e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 6, No 2 (2018): (Mei-Agustus) e-JIPSD
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/e-jipsd.v6i2.4481

Abstract

The purpose of this study is to describe the improvement narrative writing skills using a Quantum Learning models in grade V student of Elementary School. The type of research is PTK by using qualitative and quantitative approach. This research was conducted at SD Negeri35 Parak Karakah, Padang city with a total of 21 students consisting of 12 female students and  9 male students.  Value of narrative writing skills at the pre-writing stage at cycle I 55,35 (K) increases on cycle II 94,04 (SB). The writing phase in the first cycle 42,8 (K), increased in the second cycle 78,27 (B), the post-writing phase cycle I 46,42 (C) increases in cycle II  90,77  (SB).  Keywords: Improvement narrative writing skills using a Quantum Learning models.
ANALISIS KOLABORASI BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA DENGAN KANWIL KEMENTERIAN AGAMA DALAM PENENTUAN HILAL PERSPEKTIF ILMU FALAK DI SULAWESI SELATAN Sari, Erna; Syarif, Muh. Rasywan
HISABUNA: Jurnal Ilmu Falak Vol 6 No 2 (2025): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak This examination talks about the Joint effort Investigation between the Meteorology, Climatology and Geophysics Organization and the Service of Religion in Deciding the Hilal Point of view of Falak Science in South Sulawesi. The fundamental issue is depicted in a few issue details, in particular: 1) What is the coordinated effort process between the Meteorology, Climatology and Geophysics Organization and Service of Religion in deciding the new moon?, 2) What are the elements that impact the cooperation between the Meteorology, Climatology and Geophysics Office and the Service of Religion in deciding the new moon? also, 3) What is the job of Falak Science innovation in supporting coordinated effort between the Meteorology, Climatology and Geophysics Organization and the Service of Religion? . The examination is named subjective , clear exploration with the exploration approaches utilized being: cosmic methodology, relative methodology, and juridical methodology. The data sources in this examination are essential data sources got from perceptions and meetings, while optional data sources are data acquired from books, diaries, propositions and logical compositions connected with the exploration object. The data assortment techniques utilized in this exploration are interview perception, documentation and writing study. Data the board and investigation: gathering subjective data and illustrative examination methods. The consequences of the exploration show that: 1) Deciding the new moon through a long interaction starts with holding a joint gathering to frame a rukyatul hilal group , gathering weather conditions conjecture data, setting up the devices utilized, deciding the area for doing rukyatul hilal exercises. 2) Can be isolated into two, in particular interior and outer elements. The inner variables alluded to are factors starting from the hilal or the moon, while outside factors are the area elements of the rukyat and perukyat. 3) advanced innovation in space science will give schooling to the general population in regards to deciding the new moon, that in a joint effort with the BMKG and the Service of Religion, it can add to the logical information on the's comprehension public might interpret the position and choices of the new moon. Gives understanding into stargazing and space science so this information can be valuable later on. The ramifications of this examination are: This exploration is about the cooperative investigation of the BMKG and the Service of Religion in deciding the hilal according to a cosmic point of view in the city of Makassar. It is trusted that the Middle for Meteorology, Climatology and Geophysics (BMKG) IV Makassar and the Territorial Office of the Service of Religion of South Sulawesi Area will focus closer and give data to the general population with respect to deciding the new moon, so the public will get genuine data. So issue focuses and answers for these issues can be gotten through interviews, direct perception, etc. In the event that there are numerous deficiencies, the creator requests information and upgrades.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Musikal Anak melalui Alat Permainan Edukatif (APE) Xilofon di Kelompok B TK Meohai Kabupaten Kolaka Timur Sari, Erna; Salwiah, Salwiah; Hidayat, Ahid
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36909

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan musikal anak melalui alat permainan edukatif (APE) xilofon di kelompok B TK Meohai Kabupaten Kolaka Timur. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan anak pada kelompok B TK Meohai Kabupaten Kolaka Timur yang berjumlah 10 orang anak yang terdiri dari 6 orang anak laki-laki dan 4 orang anak perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam II siklus. Tahapan-tahapan dalam penelitian ini mengikuti prosedur penelitian tindakan kelas, yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi dan (4) refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Berdasarkan analisis data dari hasil observasi aktivitas mengajar guru pada siklus I diperoleh nilai persentase sebesar 82% dan meningkat pada siklus II sebesar 91%. Observasi aktivitas belajar anak pada siklus I diperoleh nilai persentase sebesar 82% dan meningkat pada siklus II menjadi 91%. Hasil belajar anak pada siklus I memperoleh nilai 40% dan meningkat pada siklus II menjadi 90%. Dengan demikian, penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan musikal anak dapat tingkatkan melalui Alat Permainan Edukatif (APE) Xilofon di Kelompok B TK Meohai Kabupaten Kolaka Timur.
Penerapan Program Imtaq Dalam Upaya Mengembangkan Karakter Spiritual Siswa Di SDN 2 Selengen Sari, Erna; Habiburrahman, Lalu; Mardianti, Nunung
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus penulis dalam penelitian ini terletak pada pemanfaatan program imtaq dalam upaya mengembangkan karakter spiritual siswa di SDN 2 Selengen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan program imtaq dalam upaya mengembangkan karakter spiritual siswa di SDN 2 Selengen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini ialah Pembina imtaq dan guru atau wali kelas 5 SDN 2 Selengen dengan menggunakan tiga teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan program imtaq dalam upaya mengembangkan karakter spiritual siswa di SDN 2 Selengen melalui empat tahapan yaitu; 1) perencanaan, 2) penetapan, 3) pelaksanaan, dan 4) pengawasan. Program imtaq rutin dilaksanakan setiap hari jum’at yang di isi dengan beberapa kegiatan yaitu pembacaan Al-Qur’an; Surah Yasiin, Juz Amma dan Asma’ul Husna. Selain itu juga di isi dengan pidato dan do’a. Dalam penerapan program imtaq dalam upaya mengembangkan karakter spiritual siswa di SDN 2 Selengen terdapat faktor pendukung kelancaran kegiatan yaitu ketersediaan fasilitas berupa al-qur’an, pengeras suara, mikrophon, terpal, kesiapan siswa, keterlibatan guru dalam kegiatan, dan sangsi bagi siswa yang melanggar ketertiban kegiatan dan kerja sama yang baik dari semua pihak. Selain itu terdapat faktor penghambat dalam kegiatan seperti sarana dan prasarana yang kurang memadai, keterlambatan dan ketidak hadiran siswa, tidak ikut sertanya sebagian guru dan cuaca yang kurang mendukung.
Socio-scientific Issue around the Mahakam River: A STEM Activity Supported with Animated Video Development Sari, Erna; Wandira, Ayu Ramadani; Sholeh, Muhammad; Syam, Muliati; Sulaeman, Nurul Fitriyah; Nuryadin, Atin
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 17, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v17i2.37322

Abstract

This research aims to develop a STEM–Engineering Design Process (STEM–EDP) student worksheet integrated with animated learning videos contextualized through socio-scientific issues (SSI) related to the Mahakam River ecosystem. The development was motivated by the lack of learning materials in junior high school science that meaningfully connect scientific concepts with local environmental problems while promoting higher order thinking and authentic STEM practices. This study employed a Research and Development design using the ADDIE model, limited to Analysis, Design, and Development stages. Four experts in content, media, and instructional design, together with a professional science teacher, participated in validating the product, while 86 Grade VII junior high school students from two schools in East Kalimantan were involved in assessing its practicality. Data was collected through expert validation sheets and student response questionnaires using a four-point Likert scale, and scores were analyzed by converting them into percentages to determine validity and practicality categories. The expert validation results showed an average score of 93%, indicating a very good level of feasibility, with animated videos receiving the highest score of 96%. Student responses also demonstrated strong acceptance, with an average score of 83.96% categorized as very good, reflecting high levels of clarity, engagement, and relevance. These findings indicate that integrating SSI, STEM–EDP frameworks, and animated media strengthens students’ conceptual understanding and supports meaningful learning experiences. Overall, the developed learning materials are theoretically valid and practically feasible, offering a pedagogical innovation that bridges scientific content, environmental context, and engineering-based problem solving for junior high school science education.