Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN KREATIVITAS KARYA SENI 3 DIMENSI MELALUI MODEL PjBL PADA SISWA KELAS IV Budiman, Jihan Larasati; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Katili, Sukri; Pulukadang, Mimy Astuty; Husain, Rustam I
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8926

Abstract

Fine arts learning in elementary schools often faces obstacles in fostering student creativity, as found at SDN 7 Tapa, Bone Bolango Regency, which showed the low ability of fourth-grade students in creating 3-dimensional artworks due to the lack of variety in teaching methods and technical understanding. This study aims to address this problem by improving student creativity through the implementation of the Project Based Learning (PjBL) model. Using a Classroom Action Research (CAR) design, this study involved 18 students as research subjects carried out in two cycles, including the stages of planning, implementation, observation, and reflection. Data collection was carried out comprehensively through observation, interviews, performance tests, and documentation. The research findings showed a significant and consistent trend of increasing results; in cycle I, the percentage of students who were able to create increased from 6% in the first meeting to 33% in the second meeting. A more optimal increase was recorded in cycle II, where the success rate moved from 67% to finally reaching 78% in the final meeting. This achievement has clearly exceeded the established success indicators, so it can be concluded that the implementation of the PjBL model has proven effective in facilitating students to explore ideas and improve their technical skills and creativity in producing 3-dimensional works of art. ABSTRAK Pembelajaran seni rupa di sekolah dasar seringkali menghadapi kendala dalam menumbuhkan kreativitas siswa, sebagaimana temuan di SDN 7 Tapa Kabupaten Bone Bolango yang menunjukkan rendahnya kemampuan siswa kelas IV dalam membuat karya seni 3 dimensi akibat minimnya variasi metode pengajaran dan pemahaman teknik. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan meningkatkan kreativitas siswa melalui implementasi model Project Based Learning (PjBL). Menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK), studi ini melibatkan 18 siswa sebagai subjek penelitian yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui observasi, wawancara, tes kinerja, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan adanya tren peningkatan hasil yang signifikan dan konsisten; pada siklus I, persentase siswa yang mampu berkreasi meningkat dari 6% pada pertemuan pertama menjadi 33% pada pertemuan kedua. Peningkatan yang lebih optimal tercatat pada siklus II, di mana tingkat keberhasilan bergerak dari 67% hingga akhirnya mencapai 78% pada pertemuan terakhir. Capaian ini secara nyata telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model PjBL terbukti efektif dalam memfasilitasi siswa untuk mengeksplorasi ide dan meningkatkan keterampilan teknis serta kreativitas mereka dalam menghasilkan karya seni 3 dimensi.  
MENINGKATKAN DISIPLIN BELAJAR SISWA KELAS V DALAM PEMBELAJARAN PKn MELALUI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TIME TOKEN Djakaria, Widya Fransiska; Katili, Sukri; Husain, Rustam I; Nurdiyanti, Aina; Nurainun, Nurainun
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i4.8545

Abstract

Learning discipline is a crucial element in achieving optimal educational outcomes. However, the reality at SDN 4 Bonepantai shows low discipline among fifth-grade students in Civics (PKn) due to the dominance of monotonous learning methods. This study focuses on efforts to improve student learning discipline through the implementation of the Time Token Cooperative Learning model, designed to train speech management and responsibility. Using a Classroom Action Research (CAR) design, this study involved 15 students and was conducted in two cycles encompassing planning, action, observation, and reflection. The results of quantitative data analysis showed significant, gradual improvement; in the first meeting of cycle I, the student discipline level reached only 27% (4 students) and increased to 40% (6 students) in the second meeting. The positive trend continued in cycle II, where the first meeting recorded a figure of 67% (10 students) and achieved the success target in the second meeting, with 80% (12 students) meeting the discipline indicators. The main conclusion of this study confirms that the implementation of the Time Token model has proven effective in building learning discipline, regulating active participation, and increasing student compliance with rules in Civics learning. ABSTRAK Disiplin belajar merupakan elemen krusial dalam pencapaian hasil pendidikan yang optimal, namun realitas di SDN 4 Bonepantai menunjukkan rendahnya kedisiplinan siswa kelas V pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) akibat dominasi metode pembelajaran yang monoton. Penelitian ini berfokus pada upaya peningkatan disiplin belajar siswa melalui implementasi model Cooperative Learning tipe Time Token yang dirancang untuk melatih manajemen bicara dan tanggung jawab. Menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK), studi ini melibatkan 15 siswa dan dilaksanakan dalam dua siklus yang mencakup perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil analisis data kuantitatif menunjukkan peningkatan yang signifikan secara bertahap; pada siklus I pertemuan pertama, tingkat kedisiplinan siswa hanya mencapai 27% (4 siswa) dan meningkat menjadi 40% (6 siswa) pada pertemuan kedua. Tren positif berlanjut pada siklus II, di mana pertemuan pertama mencatat angka 67% (10 siswa) dan mencapai target keberhasilan pada pertemuan kedua dengan 80% (12 siswa) siswa telah memenuhi indikator kedisiplinan. Simpulan utama penelitian ini menegaskan bahwa penerapan model Time Token terbukti efektif dalam membangun kedisiplinan belajar, mengatur partisipasi aktif, serta meningkatkan kepatuhan siswa terhadap aturan dalam pembelajaran PKn.    
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS FLIPBOOK MATERI ASAL USUL NENEK MOYANG ORANG GORONTALO KELAS IV SD Duawulu, Miqdad; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Katili, Sukri
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i1.9606

Abstract

This study was motivated by the limitations of Indonesian language teaching materials in elementary schools, which are still conventional and do not optimize digital technology. The focus of this study is the low level of student engagement and motivation in learning local history narrative material because learning resources are limited to printed textbooks without interactive media variations. The purpose of this study is to develop a Flipbook-based E-Module on the Origin of the Gorontalo Ancestors for fourth-grade students at SDN 19 Limboto. The research method used was Research and Development (R&D) with the ADDIE development model, which includes five important stages: needs analysis, product design using Canva and Heyzine, product development through expert validation, implementation on 23 students, and final evaluation. Data collection instruments included validation sheets and response questionnaires for teachers and students. The results showed that expert validation of the material, language, and media gave an average score of 92.91%, which is categorized as “Very Suitable.” In the practicality test, 96.87% of teachers and 96.71% of students responded that it was “Very Practical.” The main conclusion of this study is that the Flipbook-based E-Module on the Origin of the Gorontalo Ancestors has been tested for feasibility and practicality, making it highly relevant for use as an innovative learning medium to improve the quality of literacy based on local wisdom in elementary schools. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan bahan ajar Bahasa Indonesia di sekolah dasar yang masih bersifat konvensional dan belum mengoptimalkan teknologi digital. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya keterlibatan dan motivasi belajar siswa pada materi narasi sejarah lokal karena sumber belajar yang hanya terpaku pada buku teks cetak tanpa variasi media interaktif. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan E-Modul berbasis Flipbook pada materi Asal Usul Nenek Moyang Orang Gorontalo untuk siswa kelas IV SDN 19 Limboto. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahapan penting: analisis kebutuhan, perancangan produk menggunakan Canva dan Heyzine, pengembangan produk melalui validasi ahli, implementasi pada 23 siswa, serta evaluasi akhir. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi serta angket respon guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli materi, bahasa dan media memberikan nilai rata-rata 92,91% dengan kategori "Sangat Layak". Pada uji kepraktisan, diperoleh persentase sebesar 96,87% dari respon guru dan 96,71% dari respon siswa, yang keduanya termasuk dalam kategori "Sangat Praktis". Simpulan utama penelitian ini adalah E-Modul berbasis Flipbook materi Asal Usul Nenek Moyang Orang Gorontalo telah teruji kelayakan dan kepraktisannya, sehingga sangat relevan digunakan sebagai media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas literasi berbasis kearifan lokal di sekolah dasar.    
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI MELALUI MEDIA AMPLOP MISTERI PADA MURID KELAS IV SEKOLAH DASAR Reyhani, Delia Putri; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Monoarfa, Fidyawati; Katili, Sukri
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i1.9871

Abstract

ABSTRACT Language learning in elementary schools is closely related to the development of writing skills, one of which is the ability to compose descriptive essays. Field observations indicate that there are still students who are not yet able to develop and express their ideas optimally in written form. A similar condition was also found among fourth-grade students at SDN 1 Batudaa, Gorontalo Regency, where the students’ ability to write descriptive essays has not yet developed optimally. Efforts to improve students’ ability to write descriptive essays therefore became the main focus of this study, which was carried out through the implementation of the Mystery Envelope learning media in the classroom. This study employed a Classroom Action Research (CAR) approach conducted through two cycles of action. Each cycle consisted of the stages of planning, action implementation, observation, and reflection, which aimed to improve the learning process. The research subjects consisted of 20 fourth-grade students. To obtain the research data, the researcher used several data collection techniques, namely observation, interviews, tests, and documentation. The students’ ability to write descriptive essays showed gradual improvement along with the implementation of actions in each research cycle. In Cycle I, the number of students who achieved mastery increased from 4 students (20%) at the first meeting to 10 students (50%) at the second meeting. In Cycle II, the number of students achieving mastery increased from 14 students (70%) at the first meeting to 17 students (85%) at the second meeting. The implementation of the Mystery Envelope media in learning demonstrated positive results, namely an improvement in the ability of fourth-grade students at SDN 1 Batudaa, Gorontalo Regency, to write descriptive essays. ABSTRAK Pembelajaran bahasa di sekolah dasar tidak terlepas dari pengembangan kemampuan menulis, salah satunya melalui keterampilan menyusun karangan deskriptif. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa masih terdapat siswa yang belum mampu mengembangkan serta menyampaikan gagasan mereka secara optimal dalam bentuk tulisan. Pada siswa kelas IV SDN 1 Batudaa Kabupaten Gorontalo juga ditemukan kondisi yang serupa, yaitu kemampuan menulis karangan deskripsi yang masih belum berkembang secara optimal. Upaya peningkatan kemampuan siswa dalam menulis karangan deskripsi menjadi fokus utama dalam penelitian ini, yang dilaksanakan melalui penerapan media Amplop Misteri dalam pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan melalui dua siklus tindakan. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi yang bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas IV. Untuk memperoleh data penelitian, peneliti menggunakan beberapa teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara, tes, serta dokumentasi. Kemampuan siswa dalam menulis karangan deskripsi menunjukkan perkembangan yang semakin baik seiring dengan pelaksanaan tindakan pada setiap siklus penelitian. Pelaksanaan Siklus I menunjukkan adanya peningkatan jumlah siswa yang mencapai ketuntasan, dari 4 siswa (20%) pada pertemuan pertama menjadi 10 siswa (50%) pada pertemuan kedua. Pelaksanaan Siklus II memperlihatkan peningkatan jumlah siswa yang mencapai ketuntasan, yaitu dari 14 siswa (70%) pada pertemuan pertama menjadi 17 siswa (85%) pada pertemuan kedua. Penerapan media Amplop Misteri dalam pembelajaran menunjukkan hasil yang positif, yaitu meningkatnya kemampuan siswa kelas IV SDN 1 Batudaa Kabupaten Gorontalo dalam menulis karangan deskripsi.
MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWAMENGGUNAKAN METODE BERMAIN PERAN PADA PEMEBELAJARAN SBDP DI KELAS III SD Saputri, Nurhayati Eka; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Pulukadang, Mimy Astuty; Husain, Rustam; Katili, Sukri
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i2.9696

Abstract

The problem addressed in this study is whether the role-playing method can improve students’ creativity in SBdP (Arts, Culture, and Crafts) learning in Grade III at SDN 2 Kabila Bone, Bone Bolango Regency. The purpose of this study is to improve students’ creativity through the application of the role-playing method in SBdP learning in Grade III at SDN 2 Kabila Bone, Bone Bolango Regency. This study employed classroom action research (CAR). Data collection techniques included tests, observation, and documentation. Based on observations conducted on January 20, 2024, during the pre-study phase at SDN 2 Kabila Bone, students’ creativity was found to be relatively low. This was evident during the learning process, as some students required considerable assistance from the teacher to complete activities, while others were unable to express their own ideas without guidance from the teacher, and still others were reluctant and shy when asked to come to the front of the class. The findings of Cycle I’s first meeting indicated that the predetermined assessment indicators had not yet been achieved, as overall student performance remained low: of the 22 students, only 4 (18%) met the criteria, while 18 (82%) did not. In Cycle I, the second meeting, students’ creativity, as measured by the role-playing method, increased, with 9 students (41%) meeting the criteria and 13 students (59%) not yet meeting the criteria. Furthermore, in Cycle II, the first meeting, there was a further improvement, with 13 students (59%) meeting the criteria and 9 students (41%) not meeting the criteria. Based on the findings of the actions in Cycle II, the second meeting, it can be concluded that students’ creativity, as measured through the use of the role-playing method in SBdP learning in Grade III at SDN 2 Kabila Bone, Bone Bolango Regency, improved and reached the targeted level. ABSTRAK Masalah dalam penelitian ini, apakah metode bermain peran dapat meningkatkan kreativitas siswa pada pembelajaran SBDP di kelas III SDN 2 Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango? Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan Kreativitas Siswa Menggunakan Metode Bermain Peran Pada Pemebelajaran SBdP Di Kelas III SDN 2 Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diantaranya tes, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan pada tanggal 20 Januari 2024 saat pra penelitian di SDN 2 Kabila Bone, dimana daya kreativitas anak masih rendah. Hal ini dapat di lihat saat proses pembelajaran ada sebagian anak yang melakukan kegiatan harus banyak dibantu oleh guru, sebagian anak belum bisa mengungkapkan idenya sendiri kalau tidak dibantu oleh guru, dan sebagian anak masih malu-malu saat guru meminta untuk maju kedepan kelas. Dari hasil siklus I pertemuan pertama bahwa indikator penilaian yang telah direncanakan belum tercapai dilihat dari kemampuan siswa secara keseluruhan masih kurang yakni dari 22 siswa yang mampu hanya 4 atau 18% siswa dan yang belum mampu 18 atau 82% siswa.Pada siklus I pertemuan kedua kreativitas siswa menggunakan metode bermain peran meningkat dari 22 siswa yang mampu 9 dan 41% siswa dan yang belum mampu 13 atau 59% siswa. Selanjutnya pada siklus II pertemuan pertama juga mengalami peningkatan dari 22 siswa yang mampu 13 atau 59% siswa dan yang belum mampu sebanyak 9 atau 41% siswa. Berdasarkan hasil tindakan pada siklus II pertemuan kedua maka dapat disimpulkan bahwa peningkatan kreativitas siswa dengan menggunakan metode bermain peran pada pembelajaran SBDP di kelas III SDN 2 Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango telah meningkat atau mencapai tareget.  
Practicality of the OPthree Learning Model Assisted by Google Sites Based on Pancasila Student Profiles to Practice Students' Scientific Literacy Skills Supartin; Trisnawaty Junus Buhungo; Asri Arbie; Sukri Katili
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 6 (2024): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i6.6947

Abstract

The aim of this research is to analyze the level of practicality of the OPthree model teaching module assisted by google site based on Pancasila student profiles to practice students' scientific literacy skills in physics subjects. This research was carried out at SMA Muhammadiyah Batudaa, using class XI-A research samples and simple random sampling. This type of research is included in the Research and Development (R&D) type of research by adopting the ADDIE development model. Test the level of practicality is carried out at the implementation stage. The results of the research show that the average percentage of implementation of learning carried out during three meetings using the OPthree model teaching module assisted by google site reached 100% with very good criteria. Then, (91%) students responded positively to learning that used the OPthree model teaching module with the assist of google site. So, it can be concluded that learning that uses the OPthree model teaching module assisted by google site is based on Pancasila student profiles to practice students' practical scientific literacy skills to be applied in the physics learning process.
Practicality Of Adobe Falash-Based Learning Media Sciebce Subjects Sukri Katili; Supartin Supartin
PEDAGOGIKA Vol 17 No 1 (2026): Vol 17 No 1 2026: April
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v17i1.4782

Abstract

The purpose of this study is to analyze the practicality level of Adobe Flash-based learning media in Natural Sciences and Social Sciences subjects. This study was conducted at SD Negeri 11 Kabila, using a third-grade research sample and simple random sampling. This type of research is included in the type of Research and Development (R&D) research by adopting the ADDIE development model. Testing the practicality level was carried out at the implementation stage. The results showed that the average percentage of implementation of Adobe Flash-based learning media showed that four meetings reached 100% with the criteria of "very good". While 93% of students gave a positive response to Adobe Flash-based learning media. It can be concluded that Adobe Flash-based learning media can be used in learning Natural Sciences and Social Sciences subjects
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI MELALUI MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SISWA KELAS IV SDN Viola Novinka Hidayat; Rusmin Husain; Fidyawati Monoarfa; Wiwy Triyanty Pulukadang; Sukri Katili
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.12378

Abstract

This research aims to improve narrative writing skills among grade IV students at SDN 2 Kabila, Bone Bolango Regency, through the Contextual Teaching and Learning model. This type of research is Classroom Action Research, conducted in 2 cycles, Data collection techniques included tests, observation, and documentation. The implementation process covered 4 stages: planning, action, observation, and evaluation, analysis, and reflection. The research subjects were 15 grade IV students at SDN 2 Kabila. Observation results showed that of the 15 students, only 3, or 20%, were able to write narrative essays, while 12, or 80%, were unable, In Cyele I, Meeting I, 5 out of 15 students (33%) were capable. In Cycle I, Meeting II. 9 out of 15 students (60%) were capable. In Cycle II, Meeting I, narrative writing skills through the Contextual Teaching and Learning model among grade IV students at SDN 2 Kabila, Bone Bolango Regency, experienced a significant increase, as evidenced by the number of capable students, which reached 14 students (93%). Therefore, it can be concluded that the abilities of grade IV students at SDN 2 Kabila, Bone Bolango Regency, have improved. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan melalui model Contectual Teaching And Learning pada siswa Kelas IV SDN 2 Kabila Kabupaten Bone Bolango. Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dengan pelaksanaan 2 siklus. Tehnik pengumpulan data tes, observasi, dan dokumentasi.  Proses Pelaksanaan mencangkup 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan,  observasi, evaluasi, analisis dan refleksi. Dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 2 Kabila yang berjumlah 15 siswa. Hasil observasi menunjukkan kemampuan menulis karangan narasi dari 15 siswa hanya 3 siswa yang mampu menulis karangan narasi atau 20% dan 12 atau 80% siswa tidak mampu. Siklus I pertemuan I dari 15 siswa ada 5 siswa yang mampu atau 33%. Pelaksanaan Siklus I Pertemuan II dari 15 siswa yang mampu 9 atau 60%. Siklus II Pertemuan I kemampuan menulis karangan narasi melalui model  Contectual Teaching and Learning pada siswa kelas IV SDN 2 Kabila, Kabupaten Bone Bolango mengalami peningkatan signifikan, dilihat dari jumlah siswa yang mampu menulis karangan narasi sebanyak 14 siswa atau 93%, Jadi dapat disimpulkan  kemampuan siswa kelas IV SDN 2 Kabila, Kabupaten Bone Bolango mengalami peningkatan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS LAPORAN SEDERHANA MELALUI MEDIA LINGKUNGAN PADA SISWA KELAS III DI SD NEGERI Apriani Yusuf; Rusmin Husain; Fidyawati Monoarfa; Wiwy Triyanty Pulukadang; Sukri Katili
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i3.14355

Abstract

This study was motivated by the low ability of third-grade students at SDN 43 Hulonthalangi, Gorontalo City, to write simple reports. To address this issue, learning activities that utilize the surrounding environment as an authentic and meaningful instructional medium are needed. Through direct observation of their environment, students are expected to generate ideas more easily and organize them into simple reports. This study aims to improve students’ ability to write simple reports by utilizing the environment as a learning medium in Grade III at SDN 43 Hulonthalangi, Gorontalo City. This study employed Classroom Action Research (CAR). Data were collected through observation, tests, and documentation. The subjects consisted of 23 Grade III students at SDN 43 Hulonthalangi, Kota Gorontalo. The study results indicate that the ability of Grade III students at SDN 43 Hulonthalangi, Gorontalo City, to write simple reports improved throughout the implementation of the actions. In Cycle 1, Meeting I, only 4 out of 23 students, or 17%, achieved mastery. This number increased to 6 students (26%) in Cycle 1, Meeting II. In Cycle II, Meeting I, the number of students achieving mastery increased to 15 (65%) and further to 19 (83%) in Cycle II, Meeting II. Therefore, it can be concluded that using the environment as a learning medium successfully improved the ability of Grade III students at SDN 43 Hulonthafangi Gorontalo City, to write simple reports. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis laporan sederhana siswa kelas III di SDN 43 Hulonthalangi Kota Gorontalo. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai media yang nyata dan bermakna bagi siswa. Melalui pengamatan langsung terhadap lingkungan, siswa diharapkan lebih mudah menemukan ide dan menyusunnya menjadi laporan sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis laporan sederhana siswa melalui pemanfaatan lingkungan sebagai media pembelajaran di kelas III SDN 43 Hulontalangi Kota Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, tes, dan dokumentasi dengan subjek penelitian siswa kelas III sebanyak 23 orang di SDN 43 Hulontalangi Kota Gorontalo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis laporan sederhana siswa kelas III SDN 43 Hulontalangi Kota Gorontalo mengalami peningkatan. Pada pelaksanaan tindakan siklus I pertemuan I, kemampuan siswa yang mencapai ketuntasan dari 23 orang siswa hanya sebanyak 4 orang siswa atau 17%, dan pada siklus I pertemuan II meningkat menjadi 6 orang siswa atau 26%. Dilanjutkan pada siklus II pertemuan I meningkat menjadi 15 orang siswa atau 65%, dan pada siklus II pertemuan II meningkat menjadi 19 orang siswa atau 83%. Jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis laporan sederhana siswa kelas III SDN 43 Hulontalangi Kota Gorontalo meningkat.
Meningkatkan Kemampuan Membuat Kerajinan Bunga melalui Media Audio Visual pada Siswa di Kelas IV SD Negeri 8 Suwawa Kabupaten Bonebolango Dandriyanto Dalila; Wiwy Triyanti Pulukadang; Mimy Astuty Pulukadang; La Ode Karlan; Sukri Katili
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3058

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah melalui media audio visual dapat Meningkatkan kemampuan membuat kerajinan bunga melalui media audio visual pada siswa kelas IV SD Negeri 8 Suwawa Kabupaten Bone Bolango? Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan kemampuan membuat bunga melalui media audio visual pada siswa  kelas IV SD Negeri 8 Suwawa Kabupaten Bone Bolango. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan kemampuan membuat kerajinan bunga melalui media audio visual pada siswa kelas IV SD Negeri 8 Suwawa Kabupaten Bone Bolango. Pada observasi awal dan wawancara yang dilakukan peneliti bersama wali kelas IV di SD Negeri 8 Suwawa terdapat 18 siswa dikelas IV penggunaan media audio visual dalam pembelajaran SBDP belum maksimal karena ditemukan beberapa siswa yang masih kurang mampu tentang pembuatan kerajinan bunga tercatat dari jumlah siswa 18 orang hanya 6 (33%) yang mampu akan pembuatan bunga dan 12 siswa (67%) yang belum mampu tentang pembuatan bunga. Pada pelaksanaan tindakan kelas terdiri dari 18 orang siswa pada siklus I hanya sebanyak 6 orang siswa yang mampu membuat bunga dari botol bekas dengan presentase 33% dan pada siklus II dari 18 orang siswa sudah sebanyak 14 orang yang mampu dengan presentase 89%. Jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan membuat kerajinan bunga melalui media audio visual pada siswa kelas IV SD Negeri 8 Suwawa Kabupaten Bone Bolango meningkat.
Co-Authors Abdul Haris PanaI Abdullah, Fatra Yuliana Anggriani Caru Annisa Septianingrum Hasan Apriani Yusuf Asri Arbie Bouato, Nur Fratiwi Budiman, Jihan Larasati Buhungo, Trisnawaty Junus Candra Cuga Caru, Anggriani Dandriyanto Dalila Delia Putri Reyhani Deyana Manopo Dhea Meyrizka Zhafirah Witono Djakaria, Widya Fransiska Duawulu, Miqdad Dukei, Nurain Eato, Meisti Fani Evi Hasim Fadilla, Dwi Badriyatul Febiola Bilondatu Fidyawati Monoarfa Fidyawaty Monoarfa Gamar Abdullah Gobel, Shelly Marcelina H. IBRAHIM, NATALIYA Hakim, Inda Rahmawati Hasan, Annisa Septianingrum Hasan, Trianita Hijayah, Nur Idrus, Nur Asma ISMAWATI, KOMANG Jihan Larasati Budiman Kadir, Alfin Vitariyani T. Kadoli, Nurnaningsih I Karim, Amna Katili, Fadillah V.N. Kilo, Nurcahayani Usman La Ode Karlan Lahmudin, Siti Khairunnisa Lapananda, Eva Rivana Lasimpala, Ainsa Meylan Saleh Mimy Astuty Pulukadang Miqdad Duawulu Mohamad, Natalia Monoarfa , Fidyawati Monoarfa, Fidyawati Monoarfa, Fidyawaty Monoarfa, Wiwy Triyanty Muhammad Sarlin Nadia Datunsolang Nadila Datunsolang Nanue, Nur’ayin U. Niken Ayu, Niken Ningrum, Crika Fuji Widya Nur Afrianti Sawal Nur Sakinah Aries Nur, Rizka Rafiastika S. Nurainun Nurainun Nurainun Nurdiyanti, Aina Nurhayati Eka Saputri Pobela, Mawarda Poiyo, Gita Triputri Danial Pulukadang, Wiwy T. Pulukadang, Wiwy Triyany Rahmawati, Sarlin Reyhani, Delia Putri Rifda Mardian Arif Rizka Rafiastika S. Nur Rusmin Husain Rustam Husain Rustam I Husain Rustam I. Husain Rustam I. Husain Salma Halidu Samsi Pomalingo Samsi Pomalingo, Samsi Saputri, Nurhayati Eka Sawal, Nur Afrianti Shelly Marcelina Gobel Simbala, Alivia Adenia Supartin Supartin T. PULUKADANG, WIWY TRIANTY PULUKADANG, WIWY Umama, Niawati Umar, Nurfatima Vicka Muniati Arifin Viola Novinka Hidayat Wahyuningsih Ponto WAYAN RUSMINI, NI Wiwy Triyanty Pulukadang Wiwy Triyany Pulukadang