Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis Tindakan Preventif Terhadap Keselamatan Pelayaran Di Indonesia Meti Kendek; Subehana Rachma; Filemon Filemon; Dodik Widarbowo
Zona Laut : Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi Kelautan Volume 5, Number 2, July 2024 Edition
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/zl.v5i2.35828

Abstract

Based on data from the National Transportation Safety Committee (KNKT), 178 accident cases have been investigated from 2018-2023. Of the 178 cases, 102 cases were classified as very serious cruise ship accidents (very serious marine accidents) and 76 cases were classified as incidents. This research aims to analyze preventive measures for shipping safety in Indonesia. This research is a type of qualitative research with qualitative descriptive analysis methods and literature reviews.
Meningkatkan pengetahuan navigasi kapal dengan bridge simulator Sumarta, Ryan Puby; Widarbowo, Dodik; Haryanto, Dwi; Kendek, Meti; Adiputra, I Komang Hedi Pramana
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v7i2.20710

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan bergantung pada keberadaan elemen penting seperti fasilitas dan infrastruktur pendidikan, yang mencakup laboratorium. Simulator jembatan adalah laboratorium penting yang digunakan untuk tujuan pelatihan kelautan. Inisiatif pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa Sekolah Vokasi Pelayaran mengenai peralatan navigasi yang digunakan di kapal, melalui pemanfaatan simulator jembatan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu dengan pendekatan participatory learning and action (PLA). Temuan penilaian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan secara statistik dalam pemahaman siswa setelah pelaksanaan intervensi penyuluhan (0.00<0.05). Sebelum kegiatan, hampir 83% siswa mencapai nilai di bawah 70. Namun, setelah kegiatan tersebut, semua siswa atau 100% siswa mencapai atau melampaui nilai 70. Singkatnya, inisiatif pengabdian masyarakat ini secara efektif meningkatkan pemahaman siswa tentang peralatan navigasi yang digunakan di kapal dengan menggunakan simulator anjungan. Para peneliti dan pelaksana pengabdian masyarakat berikutnya yang ingin melakukan upaya serupa dapat mempertahankan upaya mereka melalui penyediaan skenario praktek yang terjadi di atas kapal.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN RADIO DETECTION AND RANGING (RADAR) UNTUK KESELAMATAN DALAM BERNAVIGASI PADA ALUR PELAYARAN SEMPIT DI KMP VIRGO 18 Malatunduh, Injilia Kristina Nansi; Widarbowo, Dodik; Kendek, Meti; Muhammad, Fadel; Gumelar, Fajar; Sumarta, Ryan Puby
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 4 No. 1 (2024): JPB: MEI 2024
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v4i1.121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan Radio Detection and Ranging (RADAR) dalam meningkatkan keselamatan navigasi di alur pelayaran sempit serta mengatasi kendala terkait. Faktor seperti kegagalan fungsi RADAR dalam mendeteksi benda di atas permukaan air menunjukkan pentingnya perawatan dan optimalisasi teknologi ini. Kendala lain termasuk kurangnya kesadaran dan keterampilan manusia dalam manuver kapal, serta faktor eksternal seperti kondisi cuaca buruk dan masuknya kapal ke alur pelayaran sempit. Penelitian menggunakan metodologi kualitatif dengan investigasi dilakukan di KMP Virgo 18 antara Oktober 2021 hingga September 2022. Teknik akuisisi data termasuk tinjauan literatur, wawancara, dan observasi. Hasil menyoroti strategi untuk meningkatkan keterampilan pengguna RADAR melalui pelatihan reguler, pemeliharaan rutin RADAR, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya pemahaman mendalam terhadap kendala RADAR dan keterampilan manusia dalam navigasi kapal. Rekomendasi strategis dapat membantu industri maritim mengembangkan kebijakan yang lebih aman. Dengan demikian, peningkatan keselamatan berlayar dapat dicapai melalui optimalisasi teknologi RADAR dan pemahaman yang lebih baik terhadap tantangan navigasi di alur pelayaran sempit.
Analysis of the Competency of People's Shipping Ship Crews in Determining the Position of the Ship (Case Study: Pelra Ship at Maccini Baji' Harbor, Pangkajene Regency and the Islands and Paotere-Makassar People's Harbor) Rachman, Subehana; Asri, Haerani; Kendek, Meti; Suriadi, Adi
Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting Vol. 5 No. 6 (2025): Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (January - Feb
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijefa.v5i6.3792

Abstract

This research aims to identify Pelra human resources with GT 35-250 Tonnage in navigating, especially determining the position of the ship during shipping and to determine the implementation of regulatory standards related to the competency of Pelra HR with GT 35-250 Tonnage in carrying out manning on board. The data analysis technique used in this research is a quantitative descriptive analysis technique using a reliable questionnaire. This technique uses a percentage of qualitative data that is quantitative to make it easier to obtain final results from two or more variables and then the data is qualitative again. The data analysis technique used is multiple linear analysis with SPSS 26.0 software. Based on the results of the data analysis above, Pelra's resources with GT 35-250 Tonnage in navigating to determine the position of the ship on the voyage, viewed from the results of the data analysis above, show that the human resources of people's shipping in carrying out navigation when determining the position of the ship are said to be good and need to be improved several times. so that human resources can be maximized in navigation when determining the position of the ship, while the implementation of regulatory standards related to the competency of Pelra's HR with GT 35-250 Tonnage in carrying out manning on board, based on research results, is said to be good, but it is still necessary to improve the competency of HR according to regulatory standards in carrying out manning on board the ship in order to reduce risks and dangers when determining the position of the ship. Keywords: ship crew competency, determining the position of the ship, shipping safety
Pemberdayaan Koperasi Nelayan Produsen Papua Mina Sejahtera Melalui Pelatihan Penanganan dan Penyimpanan Ikan Yang Baik Kasim, Muh.; Rusli; Bagas Prakoso; Endang Gunaisah; Sepri; Suruwaky, Amir M.; Karubaba, Oktovianus C.; Dwi Haryanto; Meti Kendek; Ryan Puby Sumarta; Firman, Sri Wahyuni
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i2.4523

Abstract

Pemberdayaan Koperasi Nelayan Produsen Papua Mina Sejahtera menjadi krusial untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya yang menghadapi tantangan dalam penanganan pasca-panen. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota koperasi mengenai praktik penanganan dan penyimpanan ikan yang baik guna menjaga kualitas dan nilai ekonomis hasil tangkapan. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pemaparan materi yang dilaksanakan pada 7 Desember 2023 di Kota Sorong, Papua Barat Daya, dengan melibatkan 30 anggota koperasi sebagai peserta. Sesi kegiatan mencakup pemaparan materi dan dilanjutkan dengan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta secara signifikan mengenai cara menghambat kemunduran mutu ikan, prinsip penanganan dari kapal hingga konsumen, serta pentingnya pengawetan. Antusiasme peserta yang tinggi selama sesi diskusi mengindikasikan keberhasilan transfer pengetahuan. Sebagai tindak lanjut, dilakukan pula pembagian alat penunjang keselamatan dan operasional seperti lifejacket, cooler box, dan jaring untuk mendukung penerapan praktik yang baik. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memberdayakan nelayan melalui edukasi dan fasilitasi sarana, yang berpotensi meningkatkan kualitas produk, pendapatan, dan keberlanjutan ekonomi komunitas nelayan di Papua Mina Sejahtera.
ANALISIS PENGEMBANGAN RUTE TOL LAUT DENGAN SKEMA HUB AND SPOKE DALAM MENDUKUNG DISTRIBUSI LOGISTIK DI PAPUA BARAT Kendek, Meti; Rachman, Subehana; Satria, Idham Dwi; Sudarmin, Sudarmin
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 3 No. 2 (2023): JPB: NOVEMBER 2023
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v3i2.102

Abstract

Pemerintah berkomitmen akan terus hadir dan mengoptimalkan pelayanan tol laut untuk menjawab dan memenuhi harapan masyarakat Indonesia yang terus membutuhkan kehadiran tol laut khususnya di wilayah Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan (3TP). Adapun tujuan penelitian dalam tulisan ini adalah untuk mengetahui pengembangan Tol Laut dengan skema Hub dan Spoke terhadap Distribusi Logistik di Papua Barat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa studi pustaka, observasi dan wawancara. Hasil penelitian menemukan bahwa Konsep Tol Laut Hub and Spoke dengan sistem distribusi logistik yang terintegrasi membantu Wilayah Timur Indonesia khususnya Papua Barat dan Indonesia pada umumnya memacu pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan serta meningkatkan konektivitas logistik di seluruh negeri. Dengan pengembangan berkelanjutan, program ini menjadi fondasi penting bagi kemajuan logistik dan perekonomian Indonesia di masa depan.
Studi Kualitatif Performa Mesin Kapal Berbahan Bakar LNG dan Konvensional di Sektor Maritim Indonesia Filemon, Filemon; Nugraha, Bugi; Kendek, Meti; Nurwahidah, Nurwahidah; Gumelar, Fajar; Muhammad, Fadel; Sumarta, Ryan Puby
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 11 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i11.4821

Abstract

Sektor pelayaran memegang peran penting dalam perdagangan internasional karena lebih dari 80% volume perdagangan dunia diangkut melalui laut. Selama beberapa dekade, kapal mengandalkan Heavy Fuel Oil (HFO) dan Marine Diesel Oil (MDO) sebagai sumber energi utama. Namun, kedua bahan bakar ini menghasilkan emisi CO?, SOx, NOx, dan partikulat yang berdampak serius terhadap lingkungan dan kesehatan. Seiring diberlakukannya regulasi internasional, khususnya MARPOL Annex VI, kebutuhan akan bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan semakin mendesak. Liquefied Natural Gas (LNG) muncul sebagai kandidat utama karena mampu menekan emisi secara signifikan, meskipun implementasinya menghadapi tantangan teknis dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan performa mesin berbahan bakar LNG dengan mesin berbahan bakar konvensional melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari wawancara dengan tiga informan, yaitu perwakilan industri, akademisi, dan praktisi permesinan kapal. Analisis tematik digunakan untuk mengkategorikan temuan berdasarkan aspek efisiensi, emisi, biaya, serta tantangan implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin LNG memiliki efisiensi termal lebih tinggi (45–50%) dibanding mesin diesel konvensional (30–40%), serta konsumsi bahan bakar spesifik lebih rendah (140–180 g/kWh dibanding 180–220 g/kWh). Dari sisi lingkungan, LNG mampu mengurangi emisi CO? sebesar 20–30%, menekan SOx hampir 100%, NOx hingga 90%, dan partikulat hingga 99%. Meski demikian, tantangan seperti methane slip, biaya instalasi awal, serta keterbatasan infrastruktur bunker LNG masih menjadi hambatan. Secara keseluruhan, LNG dinilai memiliki potensi besar sebagai bahan bakar transisi menuju pelayaran berkelanjutan di Indonesia. Keberhasilan implementasi membutuhkan dukungan kebijakan, investasi infrastruktur, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
EVALUASI PROSES EMBARKASI, DEBARKASI, DAN BONGKAR MUAT PENUMPANG PADA KAPAL KM. SABUK NUSANTARA 62 Nur, Ahmad Maulana Fadillah; Kendek, Meti; Nalle, Carles Yerid Absalom; Adiputra, I Komang Hedi Pramana; Firdani, Arief Nashrul
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 5 No. 2 (2025): JPB: NOVEMBER 2025
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v5i2.215

Abstract

Transportasi laut memegang peranan penting dalam menghubungkan pulau-pulau di Indonesia, khususnya melalui kapal penumpang yang menjadi sarana utama mobilitas masyarakat dan distribusi logistik. Efektivitas operasional kapal bergantung pada kelancaran proses embarkasi, debarkasi, dan bongkar muat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengevaluasi proses tersebut pada KM. SABUK NUSANTARA 62 milik PT. Mandala Sejahtera Abadi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan Nakhoda, Mualim I, ABK, dan agen perusahaan, serta studi pustaka terkait prosedur operasional dan keselamatan. Hasil penelitian menunjukkan hambatan seperti antrean tiket manual, keterlibatan pengantar dan pedagang asongan, keterbatasan koordinasi kru kapal dengan pihak pelabuhan, serta keterbatasan peran ABK dalam bongkar muat. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan koordinasi, pemanfaatan teknologi verifikasi tiket, dan keterlibatan ABK. Penerapan perbaikan prosedur dan manajemen operasional dapat meningkatkan efisiensi, keselamatan, dan kenyamanan penumpang.
Operational Challenges and Maintenance Strategies of Marine Fresh Water Generator System Filemon Filemon; Junaidi Roni Prastia; Fajar Gumelar; Fadel Muhammad; Meti Kendek
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik Vol. 8 No. 3 (2026): Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jequi.v8i3.393

Abstract

Background: The Fresh Water Generator (FWG) is a critical shipboard system that produces potable and technical fresh water from seawater via vacuum evaporation, utilizing waste heat from the main engine jacket cooling water circuit.  The FWG is susceptible to operational disruptions including heat exchanger fouling, mineral scaling, vacuum system failures, thermal efficiency reduction, and salinity monitoring errors. Objective: This study investigates these operational challenges and the maintenance strategies employed to address them, based on the direct professional experience of marine engineers employed by Anthony Veder Rederijzaken, a Rotterdam-based LNG shipping company. Methods: A qualitative case study methodology was adopted, using semi-structured interviews with five marine engineers at the rank of Second and Third Engineer. Five respondents were sufficient because thematic data saturation was reached, with no new themes emerging from the final interviews. Interview data were analyzed manually through thematic analysis, supported by technical document review and structured literature comparison. Results: Five operational challenge themes were identified: biofouling and physical fouling of plate heat exchangers; mineral scaling from calcium carbonate and magnesium hydroxide precipitation; vacuum system degradation from air ingress; reduced thermal efficiency under variable engine load; and salinity monitoring system failures. Corresponding maintenance strategies include scheduled chemical descaling, vacuum integrity checks, routine performance monitoring, pump and ejector overhauls, and weekly salinometer calibration. These findings contribute a practitioner-grounded, route-adaptive framework for condition-based maintenance practice. Conclusion:  The findings offer evidence-based recommendations that advance maintenance management in maritime engineering and provide empirical material for strengthening maritime education curricula.
Prevention of Work Accidents on the KMP Kalabia Ship During Cargo Handling in the Port: Pencegahan Kecelakaan Kerja di Kapal KMP Kalabia Selama Penanganan Kargo di Pelabuhan Meti Kendek; Carles Y. A. Nalle; Fadel Muhammad; Oktovianus C. Karubaba; Alfian Malik
JURNAL VENUS Vol. 14 No. 2 (2026): September
Publisher : PIP Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48192/vns.v14i2.847

Abstract

Work accidents in the maritime sector, particularly during cargo handling in ports, remain a significant challenge to worker safety. Cargo handling involves heavy loads, lashing operations, and the use of ramp doors, exposing the crew and port workers to considerable risk. This study aims to analyze the factors causing work accidents on the KMP Kalabia during cargo handling and to identify preventive measures that can be implemented to reduce the accident rate. The study employed a descriptive qualitative method. Data were collected through in-depth interviews and field observations involving the ship’s crew and port supervisors. The results indicate that the main causes of work accidents on the KMP Kalabia are low compliance with the use of Personal Protective Equipment (PPE), a lack of understanding of proper cargo lashing procedures, and inadequate supervision. Equipment failures, such as overloaded ramp doors, also contribute to accident risk. These findings show that accidents stem from a combination of human, procedural, and technical factors. This study recommends strengthening continuous safety training, enforcing stricter discipline in PPE usage, and implementing real-time monitoring technologies to improve supervision during cargo handling. These measures are expected to reduce accident rates and foster a stronger safety culture among the crew and port workers.