Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Efektivitas Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk dalam Mendukung UMKM Tahun 2021-2024 Sahira Annaba Lubis; Agustian Sinambela; Chesia Rika Adrilia Br Sitepu; Heny Desiana Simangunsong; Lilis Febiola; Nazwa Aulia Putri; Syarah Safira Husna; Nasrullah Hidayat
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI -JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/dkjv8m66

Abstract

Keterbatasan akses permodalan masih menjadi hambatan utama bagi jutaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) hadir sebagai solusi pembiayaan berbunga rendah yang disalurkan melalui perbankan, salah satunya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penyaluran KUR oleh BRI pada periode 2021–2024 serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian dilakukan dengan mengkaji data penyaluran KUR BRI secara nasional menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang didukung data kuantitatif sederhana. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan studi literatur dari laporan tahunan BRI, SIKP Kemenko Perekonomian, laporan OJK, dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyaluran KUR BRI tergolong efektif berdasarkan tiga indikator teori efektivitas Steers, yaitu pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Efektivitas program ditentukan secara simultan oleh stabilitas regulasi, kesiapan sistem operasional perbankan, dan kapasitas administratif UMKM sebagai penerima kredit.
PENINGKATAN KOMPETENSI LITERASI DATA GURU DALAM PEMBUATAN KARYA ILMIAH DAN INSTRUMEN BERBASIS HOTS DI SMA NEGERI 1 BATANG KUIS Andi Taufiq Umar; Nasrullah Hidayat; Nur Hudayah M; Anugrah Setiawan; St Mardiana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.48788

Abstract

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi data dan kemampuan pembuatan karya ilmiah serta instrumen berbasis HOTS (High Order Thinking Skills) bagi semua guru di SMA Negeri 1 Batang Kuis. Masalah yang teridentifikasi adalah rendahnya kemampuan guru dalam menggunakan data hasil belajar untuk menyusun karya ilmiah dan instrumen evaluasi yang mampu merangsang keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Ada 5 tahapan dalam pelaksanaan program ini yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Proses pelatihan dilakukan secara intensif yang melibatkan teori dan praktik dengan pendekatan partisipatif yang memungkinkan guru berinteraksi langsung dengan semua partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengolah data untuk perencanaan pembelajaran, menyusun karya ilmiah berbasis data, serta merancang instrumen evaluasi berbasis HOTS yang mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan presentase sebesar 52,86% dan 45% dari hasil evaluasi pre-test dan post-test guru terkait pemahaman dan pengetahuan dalam pembuatan karya ilmiah dan instrumen berbasis HOTS. Hasil ini menjadi penting sebagai referensi model kegiatan yang bisa dikembangkan dan diterapkan pada program lain dengan tujuan yang relatif sama di seluruh instansi pendidikan yang ada di Indonesia
Analisis Keterkaitan Pengetahuan KB dan Pendapatan Orang Tua terhadap Jumlah Anak dalam Keluarga: Studi di Wilayah Kota dan Desa Annisa Handayani; Fidia Wati; Salma Diani; Tia Handani; Nasrullah Hidayat; Munzir Phonna
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan pengetahuan Keluarga Berencana (KB) dan pendapatan orang tua terhadap jumlah anak dalam keluarga pada wilayah kota dan desa. Penelitian dilakukan di Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan dan Desa Tembung, Kabupaten Deli Serdang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah 20 keluarga yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga dengan pendapatan rendah cenderung memiliki jumlah anak lebih banyak dibandingkan keluarga dengan pendapatan yang lebih tinggi. Selain itu, seluruh responden mengetahui program KB, namun tidak semua menggunakan alat kontrasepsi secara aktif. Rendahnya penggunaan KB dipengaruhi oleh efek samping, kurangnya penyuluhan, serta faktor budaya dan keyakinan pribadi. Penelitian ini juga menemukan adanya perbedaan pola antara masyarakat kota dan desa. Masyarakat kota cenderung lebih mempertimbangkan kondisi ekonomi dan kualitas hidup anak dalam menentukan jumlah anak, sedangkan masyarakat desa masih dipengaruhi pola pikir tradisional dan kondisi sosial ekonomi keluarga. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa jumlah anak dalam keluarga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi, pengetahuan KB, pendidikan, serta lingkungan sosial masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sosialisasi program KB dan edukasi mengenai perencanaan keluarga untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
Dinamika Kehidupan Lansia dalam Transisi Demografi Sosial di Indonesia Nasrullah Hidayat; Munzir Phonna; Kaiesa Raihatul Muntaza; Karin Sarah Angelina Siahaan; Maria Elpida Manalu; Margaretha Sembiring
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia saat ini menghadapi transisi demografi yang signifikan ditandai dengan pesatnya peningkatan jumlah penduduk lanjut usia (lansia) berusia 60 tahun ke atas. Penelitian ini bertujuan mengkaji dinamika kehidupan lansia dalam transisi demografi sosial di Indonesia, dengan fokus pada tiga aspek utama yaitu pertumbuhan populasi lansia, perubahan peran dan kehidupan sosial lansia, serta lemahnya perlindungan lansia serta upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup mereka. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah meliputi jurnal, buku, laporan resmi, dan publikasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi penduduk lansia Indonesia telah mencapai 12 persen pada tahun 2024 dan diproyeksikan mencapai 20,31 persen atau sekitar 65,82 juta jiwa pada tahun 2045. Penuaan penduduk membawa implikasi besar terhadap struktur sosial dan ekonomi, meliputi perubahan peran dalam keluarga, meningkatnya isolasi sosial, serta terbatasnya akses terhadap perlindungan sosial. Sebagian besar lansia Indonesia masih ditandai dengan tingkat pendidikan rendah, pendapatan terbatas, dan ketergantungan pada dukungan keluarga. Pemerintah telah merespons melalui Strategi Nasional Kelanjutusiaan (Perpres No. 88/2021), namun implementasinya masih belum merata antarwilayah. Disimpulkan bahwa peningkatan kualitas hidup lansia memerlukan pendekatan komprehensif dan kolaboratif antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat untuk menciptakan sistem perlindungan sosial yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.
Eksistensi Koperasi Sebagai Badan Usaha dalam Menghadapi Tantangan Ekonomi Modern Nasrullah Hidayat; Khairani Alawiyah Matondang; Febri Br Hutabarat; Uswatul Akmalia; Juanda Maulana; Mery Kristiani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi merupakan badan usaha yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia karena berlandaskan prinsip kebersamaan, demokrasi ekonomi, dan kesejahteraan anggota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi koperasi sebagai badan usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi modern. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi masih memiliki peran strategis dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, namun menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia, permodalan, tata kelola organisasi, dan adaptasi teknologi. Untuk mempertahankan eksistensinya, koperasi perlu melakukan transformasi digital, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat tata kelola dan inovasi usaha. Dengan demikian, koperasi dapat tetap kompetitif dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Bonus Demografi Sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi Nasrullah Hidayat; Munzir Phonna; Fitrah Maya Sari Hasugian; Maya Wulandari; Sarah Bakara; Tina Angelia
Journal of Education Transportation and Business Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v3i1.8618

Abstract

Bonus demografi merupakan kondisi ketika proporsi penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan penduduk usia nonproduktif sehingga menciptakan peluang bagi percepatan pertumbuhan ekonomi. Indonesia saat ini berada dalam fase bonus demografi dengan proporsi penduduk usia produktif mencapai 69,4 persen dan angka beban ketergantungan sebesar 44,05. Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme bonus demografi sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi, mengidentifikasi tantangan struktural yang menghambat pemanfaatannya, serta merumuskan arah kebijakan yang diperlukan untuk mengoptimalkan peluang tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif melalui studi literatur dengan memanfaatkan berbagai sumber ilmiah, laporan lembaga nasional maupun internasional, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa bonus demografi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan jumlah tenaga kerja produktif, peningkatan tabungan masyarakat, dan akumulasi modal manusia. Namun, pemanfaatannya masih menghadapi berbagai kendala seperti rendahnya kualitas sumber daya manusia, dominasi sektor informal, pengangguran, ketidaksesuaian keterampilan dengan kebutuhan industri, serta ketimpangan pembangunan antarwilayah. Pengalaman negara-negara Asia Timur menunjukkan bahwa keberhasilan pemanfaatan bonus demografi sangat bergantung pada investasi pendidikan, kesehatan, penciptaan lapangan kerja produktif, dan reformasi kelembagaan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, Indonesia perlu memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan produktivitas tenaga kerja, dan memperluas kesempatan kerja agar bonus demografi dapat menjadi pendorong utama menuju Indonesia Emas 2045.
PENGARUH INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM), JUMLAH PENDUDUK USIA PRODUKTIF, DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA (TPT) DI PROVINSI SUMATERA UTARA PADA PERIODE 2018–2024 Joan Agus Sirait; Ali Asdon Tanjung; Dafa Ariza; Daniel Sanggam Simbolon; Nasrullah Hidayat; Muhammad Bukhori Dalimunthe
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana Indeks Pembangunan Manusia (IPM), jumlah penduduk usia produktif, dan pertumbuhan ekonomi memengaruhi Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2018–2024. Isu pengangguran menjadi perhatian penting karena TPT masih berfluktuasi meskipun indikator pembangunan seperti IPM dan PDRB terus meningkat. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel, penelitian ini mengaplikasikan Fixed Effect Model (FEM) berdasarkan hasil uji Chow dan Hausman. Hasilnya menunjukkan bahwa IPM dan jumlah penduduk usia produktif tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap TPT, sementara pertumbuhan ekonomi terbukti berpengaruh negatif signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap TPT. Temuan ini mengindikasikan bahwa penurunan pengangguran tidak cukup hanya dengan meningkatkan IPM dan PDRB, tetapi membutuhkan kebijakan yang lebih terarah pada penciptaan lapangan kerja..Kata Kunci : Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Jumlah Penduduk Usia Produktif, Pertumbuhan Ekonomi, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), Fixed Effect Mode
DAMPAK MODAL MANUSIA TERHADAP PENGEMBANGAN KOMPETENSI DAN KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA DI ERA DIGITAL Raymond Panuturi Siboro; Feryanto Nababan; Zaki Edi saputra; Cristina Manurung; Nasrullah Hidayat; Muhammad Bukhori Dalimunthe
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital menuntut organisasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan modal manusia (human capital). Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak modal manusia terhadap pengembangan kompetensi dan kinerja SDM di era digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi literatur dari publikasi nasional dan internasional yang terbit dalam 10 tahun terakhir, dengan fokus pada variabel pendidikan, pelatihan, pengalaman kerja, literasi digital, kompetensi, dan kinerja SDM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal manusia memiliki pengaruh signifikan terhadap pengembangan kompetensi digital, kemampuan adaptasi teknologi, inovasi kerja, serta peningkatan produktivitas. Organisasi yang berinvestasi pada pengembangan modal manusia melalui pelatihan digital, sertifikasi, dan manajemen talenta cenderung memiliki kinerja SDM yang lebih tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa modal manusia merupakan elemen strategis dalam meningkatkan daya saing organisasi di era digital.Kata kunci: modal manusia, kompetensi digital, kinerja SDM, transformasi digital, literasi digital
Forecasting Produksi, Volume Ekspor dan Nilai Devisa Ekspor Minyak Kelapa Sawit di Indonesia Menggunakan Metode Peramalan Arima Tri Rahayu; Ranti Delima Tobing; Ogin Syaputra Sinaga; Jonathan Brando Saragih; Runggu Sihombing; Albi Sutandi; Nasrullah Hidayat
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak kelapa sawit merupakan komoditas unggulan yang memiliki peranan penting dalam perekonomian nasional Indonesia, terutama dalam aspek produksi, ekspor, dan devisa. Penelitian ini bertujuan untuk memproyeksikan tren produksi, volume ekspor, dan nilai devisa ekspor minyak kelapa sawit Indonesia untuk periode 2025 hingga 2034 dengan menggunakan metode peramalan ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average). Data yang digunakan merupakan data sekunder tahunan dari Badan Pusat Statistik (BPS) periode 1990 hingga 2024, yang dianalisis secara time series untuk mengidentifikasi pola tren, musiman, serta perubahan struktural dalam data historis. Model ARIMA yang optimal dipilih berdasarkan evaluasi berbagai kriteria statistik seperti AIC dan BIC, serta dilakukan validasi model untuk memastikan akurasi prediksi. Setelah model tervalidasi, dilakukan peramalan untuk periode mendatang, menghasilkan proyeksi nilai point forecast dan interval kepercayaan 95%. Hasil peramalan menunjukkan tren peningkatan signifikan dalam produksi dan ekspor pada minyak kelapa sawit Indonesia, meskipun terdapat fluktuasi yang dipengaruhi oleh dinamika pasar global dan kebijakan domestik. Temuan ini memberikan dasar ilmiah bagi pengambil kebijakan, pelaku industri, dan petani dalam merancang strategi jangka menengah serta mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan kestabilan ekonomi nasional.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA MUTIARA LAUNDRY DITINJAU DARI ASPEK PASAR, TEKNIS, KEUANGAN, MANAJEMEN DAN SUMBER DAYA MANUSIA Mutia Annisa; Agnes Monica Sianipar; Enjel Widia Sari Gea; Nakita; Respa Mellia Sirait; Hottarida Sinaga; Nasrullah Hidayat
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha pada Mutiara Laundry,sebuah laundry modern dengan konsep self-service. Penelitian ini menggunakan metodemixed methods dan pendekatan deskriptif dengan menilai aspek pasar, teknis,manajemen, SDM, dan finansial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh aspeknon-finansial berada dalam kondisi layak, didukung lokasi strategis, fasilitas memadai,tata ruang rapi, serta pengelolaan operasional yang efektif. Secara aspek finansial, usahadinyatakan sangat layak dengan nilai NPV Rp 1.091.912.266, Net B/C 4,66, Gross B/C2,68, dan Payback Period 1,23 tahun. Dengan demikian, Mutiara Laundry ini dinyatakanlayak dan memiliki prospek pengembangan yang sangat baik.Kata kunci : Aspek pasar, Aspek Teknis, Aspek Keuangan, Aspek Manajemen, Aspek Sumber daya manusia
Co-Authors Adelia Mestwo Lumban Raja Agnes Monica Sianipar Agustian Sinambela Albi Sutandi Ali Asdon Tanjung Andi Taufiq Umar Andryno Totty N. Banjarnahor Anggun Sibarani Annisa Handayani Anugrah Setiawan Argleni Lumban Raja Arsiska Sari Brigita Zai Chelsya Olyza Malau Chesia Rika Adrilia Br Sitepu Choms Gary Ganda Tua Sibarani Cici Kurnia Sari Lubis Citra Wulandari Manik Cristina Manurung Dafa Ariza Daniel Sanggam Simbolon Deliana, Marlina Dewi Margaretha Dina Aulia Sari Dwi Belcha Nanda Dwi Silfani Elisabet Banjarnahor Enjel Widia Sari Gea Febri Br Hutabarat Febryanti Angkat Feryanto Nababan Fidia Wati Fitrah Maya Sari Hasugian Henny Mawarta Siregar Heny Desiana Simangunsong Hilkia Natasya Br Ginting Hottarida Sinaga Icha Riska Gloria Nainggolan Indriana Dachi Jelin Rachel Stephoney Saragih Jesaya Kemalementa Karo Karo Jesica Septi Leony Simanungkalit Jihen Ginting Joan Agus Sirait Jonathan Brando Saragih Joshua Fransesco Hutagalung Juanda Maulana Kaiesa Raihatul Muntaza Karin Sarah Angelina Siahaan Kezia Br. Aritonang Khairani Alawiyah Matondang Khairul Adli Batubara Kristin Yenita Purba Lara Nauly Lubis Lathifah Aini Laura Elfina Karo Karo Lavela Margaret Tinambunan Lilis Febiola Lora Theresia Panggabean Margaretha Sembiring Maria Elpida Manalu Maya Wulandari Mery Kristiani Mirna Salifah Siregar Muhammad Bukhori Dalimunthe Munzir Phonna Mutia Annisa Nadia Amelia Poluan Nadia Enjel Lina Silalahi Nadia Nur Qomarina Nadia Vega Najwa Adelia Siregar Nakita Natalia Tan Nazwa Aulia Putri Nazwa Mutia Niko William Tonggo Purba Nobel Indah Zebua Nurhudayah Manjani Nurlia Aprianti Sinurat Nurul Azmi Ogin Syaputra Sinaga Rahel Veronika Siregar Ranti Delima Tobing Raymond Panuturi Siboro Respa Mellia Sirait Rifani Enjelita Purba Riniati Simanihuruk Rohana Panjaitan Rona Hinirim Gultom Runggu Sihombing Rut Natal Ria Tarihoran Sahira Annaba Lubis Salma Diani Salsabila Salsabila Sarah Bakara Sena Samosir Sri Karwinda Zega Sri Zalfa Avrilya St Mardiana Steven R.J. Lumbansiantar Syarah Safira Husna Tia Handani Tina Angelia Tri Rahayu Trisna Saputri Uci Aulia Sinaga Uswatul Akmalia Vivi Afriliani Wizya Vita Ananda Yanti Masryana Sianturi Yeremi Siagian Yohana Feby Zaki Edi Saputra Zenifer Feby