Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Antara Iron Deficiency Anemia dan Tingkat Depresi Pada Remaja Putri Qurani Yuniar Rhamadhany; Linda Amalia; Upik Rahmi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44977

Abstract

Anemia defisiensi besi (IDA) merupakan salah satu masalah gizi yang umum terjadi pada remaja putri dan dapat berdampak pada gangguan suasana hati, termasuk depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara anemia defisiensi besi dengan tingkat depresi pada remaja putri di SMPN 2 Cimenyan, Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif dan melibatkan 78 responden yang dipilih secara purposive sampling. Status anemia ditentukan berdasarkan kadar hemoglobin <12 g/dL dan tingkat depresi diukur menggunakan kuesioner PHQ-9. Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher's Exact. Hasil menunjukkan bahwa 51,3% responden mengalami anemia dan sebagian besar dari mereka mengalami depresi ringan (52,5%) dan sedang (30%). Tidak ada remaja anemia yang berada dalam kondisi normal. Selain itu, kelompok non-anemia juga menunjukkan adanya depresi, termasuk depresi sangat berat (2,6%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara status anemia dan tingkat depresi (p = 0,030). Temuan ini menunjukkan bahwa anemia defisiensi besi dapat berkontribusi terhadap gangguan suasana hati pada remaja putri, sehingga penting dilakukan skrining gizi dan kesehatan mental secara rutin. Kata Kunci: Anemia defisiensi besi, depresi, remaja putri, status gizi, kesehatan mental
The Relationship Between Knowledge Level about Physical Activity and Depression Among Pre-Elderly Individuals Naswa Aulianisa; Upik Rahmi; Dhika Dharmansyah
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/active.v14i3.36837

Abstract

This study aims to determine the relationship between knowledge about physical activity and depression in the pre-elderly group in the working area of the Ledeng Community Health Center (Regional Technical Implementation Unit), Bandung City. The method used is a descriptive correlational study with a cross-sectional approach, where data is collected over a period of time. The study sample consisted of 50 pre-elderly people aged 45–59 years selected using accidental sampling techniques. The instruments used included a questionnaire on the level of knowledge of physical activity and the Beck Depression Inventory-II (BDI-II). Data were analyzed descriptively and inferentially using the Chi-Square test with a significance level of p < 0.05. The results showed that the majority of respondents had good knowledge of physical activity (56%) and experienced minimal depression (82%). Statistical tests showed a relationship between knowledge of physical activity and levels of depression in the pre-elderly (p = 0.000). These results indicate that the better the pre-elderly people's understanding of physical activity, the less prone they are to developing depression. Thus, efforts to improve health education regarding the importance of physical activity need to be strengthened as a strategy to prevent depression and improve well-being in the pre-elderly group.
PERAN INTERVENSI STATIONARY BIKE DALAM MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PADA DEWASA MUDA DENGAN GAYA HIDUP SEDENTARY Ariyanto, Muhammad Wahyu; Rahmi, Upik; Salasa, Sehabudin
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 10, No 2 (2026): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUN
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v10i2.37695

Abstract

Perilaku sedentary life pada dewasa muda semakin meningkat dan berkontribusi terhadap gangguan kesehatan fisik maupun psikologis. Aktivitas fisik aerobik diketahui memiliki efek positif terhadap kesehatan mental, namun penelitian spesifik yang mengkaji penggunaan stationary bike sebagai intervensi terstruktur pada dewasa muda sedentary masih terbatas. Penelitian ini memiliki kebaruan pada penggunaan stationary bike sebagai intervensi aerobik terstruktur yang ditujukan pada dewasa muda dengan gaya hidup sedentary, sebelumnya lebih banyak diteliti secara umum pada aktivitas fisik tanpa fokus pada satu modalitas latihan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intervensi stationary bike terhadap tingkat kecemasan pada dewasa muda dengan gaya hidup sedentary. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan kelompok eksperimen dan kontrol menggunakan pendekatan pretest-posttest. Sampel berjumlah 40 responden yang dibagi menjadi dua kelompok. Intervensi berupa latihan stationary bike dilakukan tiga kali seminggu selama empat minggu dengan durasi 30 menit per sesi. Tingkat sedentary diukur menggunakan Sedentary Behaviour Questionnaire (SBQ) dan kecemasan diukur menggunakan Zung’s Self-rating Anxiety Scale (ZSAS). Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor kecemasan yang signifikan pada kelompok eksperimen setelah intervensi (P-value = 0,000), sedangkan pada kelompok kontrol terjadi peningkatan skor kecemasan yang juga signifikan (P-value = 0,026). Analisis perbandingan antar kelompok pada tahap posttest menunjukkan perbedaan tingkat kecemasan yang bermakna secara statistik antara kelompok eksperimen dan kontrol (p = 0,001). Disimpulkan bahwa intervensi stationary bike efektif dalam menurunkan kecemasan pada dewasa muda dengan gaya hidup sedentary.
Co-Authors Achmad, Bayu Fandhi Afianti Sulastri, Afianti Ahmad Zaeri Sya&#039;rani Al Ghumayda Andria Pragholapati Anggraeni Putri, Laila Anggudi, Ridha Wahdini Anguni, Ridha Wahdini Aninda Dinar Widiantari ariyanto, muhammad wahyu Asilah Sholeha Asti Dewi Rahayu Fitrianingsih Budi Somantri, Budi Dadang Darmawan Dadang Darmawan Dadang Darmawan Dadang Darmawan Darmawati, Irma Dharmansyah, Dhika Dyna Apriany Ewa Zuzanna Krzyż Farida Murtiani Farida Murtiani Finardi, Kalamda Ilman Firdaus, Muhammad Ghifari Gustini, Kiki Handayani, Roswati Hanna Goenawan Haryono, Tono Heriadi, Ronny Herry Susanto Hidayah, Annisa Nurul Imam Tri Sutrisno Irawati, Diana Khoerunisa Amalia Linda Amalia Lisna Anisa Fitriana, Lisna Anisa Lisna Anisa Fitriani Lisna Annisa Fitriana Maiszha, Dian Marliah, Napisatul Maulana, Boyke Murtiani, Farida Mustika Fitri Narawangsa, Asri Nasution, Lina Anisa Naswa Aulianisa Natashia, Dhea Nina Sutresna Nisa Yusrina Nur Alifah, Nisa Yusrina Nur Norma Norma Nova Sylviana Novi Malisa, Novi Padilah, Farhan Isma Perdani, Agni Laili Permana, Adit Pitriani, Pipit Purwati, Nyimas Heny Puspita, Asih Purwandari Wahyoe Qurani Yuniar Rhamadhany Ramadhanti, Dewi Ratih Putri Salasa, Sehabudin Sari, Anita Rapika Septian Andriyani, Septian Setiawan Setiawan Setiawan, Guling Simbolon, Hot Marsitta Angelica Slamet Rohaedi, Slamet Sri Sumartini Sri wulandari Suci Tuty Putri, Suci Tuty Surdiniaty Ugelta Surdiniaty, Surdiniaty Susi Gustina Tanti Wijayanti Tirta Adikusuma Suparto, Tirta Adikusuma Wahdini, Ridha Wahyoe, Asih Purwandari Wahyuningtyas, Oktaviani Rizqi Wardany, Nadia Sintia Widiyaningsih Widiyaningsih Worang, Pingkan Priscilla Mareta Yoanita Suryani Zahra, Mutiara Alya