Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Content Creative bagi Anak Panti Asuhan Buta Aksara Wijayanti, Tuti; Shafariana, Shafariana; Hasriani, Hasriani; Iskandar, Iskandar; Yasdin, Yasdin
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2024): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v3i3.63306

Abstract

Abstrak. Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membantu;  (1) anak panti asuhan yang tidak mengenali huruf, angka, dan tanda baca; (2) anak panti asuhan tidak dapat menulis angka, huruf, dan tanda baca; (3) anak panti asuhan sering bosan jika diajar membaca dan menulis; (4) konsentrasi anak panti asuhan sering terganggu jika ada orang dewasa yang bermain gadget di sekitarnya; (5) anak panti asuhan sering bolos atau kabur dari panti asuhan karena bosan dan ingin bermain game dengan orang lain di luar. Target akhir dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah meningkatnya pengetahuan anak panti tentang huruf, angka, dan tanda baca. Pengelola dan pengasuh panti juga memahami digital perenting dan keterampilan mengelola perilaku digital warga panti. PKM ini juga akan menghasilkan video, media publikasi pada media massa (cetak dan elektronik), dan artikel yang diseminarkan. Kata kunci: buta aksara, content creatif, panti asuhan
Integrasi Nilai Profil Pancasila (P7) dalam Novel “Pulang” Karya Tere Liye dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas Anshari, Anshari; Nurhusna, Nurhusna; Shafariana, Shafariana
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pembelajaran Bahasa Indonesia memiliki potensi besar dalam membentuk karakter siswa melalui kajian sastra, termasuk novel. Salah satu karya sastra yang memiliki nilai-nilai persahabatan yang kuat adalah novel Pulang karya Tere Liye. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui novel Pulang karya Tere Liye di SMA Makassar. Profil Pelajar Pancasila mencakup nilai-nilai seperti beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Kajian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi terhadap novel Pulang serta observasi dan wawancara dengan guru dan siswa. Data penelitian ini adalah hasil kuesioner dan hasil wawancara. Sumber data penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa di SMA se-kota Makassar. Data dikumpulkan menggunakan teknik dokumentasi, kuesioner, dan wawancara. Analisis data menggunakan NVivo melalui penyajian data, interpretasi data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Integrasi nilai Profil Pelajar Pancasila (P7) melalui novel Pulang karya Tere Liye dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas berjalan efektif dalam membentuk karakter dan meningkatkan kompetensi literasi siswa. Nilai mandiri (38%) muncul sebagai dimensi paling dominan, menunjukkan bahwa kisah perjuangan tokoh utama berhasil menumbuhkan kesadaran tanggung jawab dan kemandirian peserta didik. Nilai gotong royong (22%) dan bernalar kritis (17%) juga terimplementasi kuat melalui kegiatan pembelajaran berbasis proyek dan diskusi reflektif, yang mendorong kolaborasi serta kemampuan berpikir analitis siswa. Sementara itu, nilai beriman dan berakhlak mulia (12%), kreatif (7%), dan berkebinekaan global (4%) tetap berperan penting dalam mendukung pembentukan karakter utuh sesuai tujuan pendidikan nasional. Dengan demikian, pembelajaran sastra berbasis nilai-nilai Pancasila tidak hanya memperkaya apresiasi terhadap karya sastra Indonesia, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk mewujudkan peserta didik yang berkarakter, berdaya saing, dan berkepribadian sesuai Profil Pelajar Pancasila. Kata Kunci: Nilai, Novel, Profil Pancasila, Tere Liye
Pengenalan Istilah Perikanan dan Budaya Maritim Indonesia Kepada Wisatawan Australia di Tempat Pelelangan Ikan Idawati; Shafariana; Nurhusna; Nojeng, Asis; Faisal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i2.10916

Abstract

Program pengenalan istilah perikanan dan budaya maritim Indonesia kepada wisatawan Australia di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi budaya sekaligus memperkuat pemahaman lintas budaya dalam konteks pariwisata edukatif. Kegiatan dilakukan melalui observasi langsung proses pelelangan, penjelasan istilah teknis perikanan dalam bahasa Indonesia dan padanannya dalam bahasa Inggris, serta dialog interaktif antara pemandu lokal dan wisatawan. Pendekatan ini memungkinkan wisatawan memahami makna sosial-ekonomi kegiatan perikanan, nilai budaya maritim, serta kearifan lokal yang tercermin dalam praktik nelayan Indonesia. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa wisatawan memperoleh peningkatan pemahaman terhadap istilah perikanan seperti lelang, juragan, alat tangkap, dan grading ikan, sekaligus mampu mengapresiasi tradisi, etos kerja, dan dinamika komunitas pesisir. Program ini diharapkan menjadi model integratif bagi pengembangan materi interpretasi wisata bahari yang berorientasi pada edukasi budaya dan penguatan citra maritim Indonesia di mata internasional.
PENDAMPINGAN MAHASISWA BARU TEKNIK ELEKTRO DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS PROJECT CITIZEN Safitri, Nur Anita Syamsi; Atikah Nurul Asdah; Shafariana; Nurrahma; Muhammad Musawir
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 05 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi akademik dan berpikir kritis mahasiswa baru Program D4 Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar melalui pendampingan pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis model Project Citizen. Program ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 dengan melibatkan mahasiswa semester pertama sebagai peserta. Pendekatan Project Citizen dipilih karena mampu mengintegrasikan keterampilan berbahasa, berpikir kritis, dan pemecahan masalah nyata di lingkungan kampus. Pendampingan dilakukan melalui enam tahapan utama, yaitu identifikasi masalah publik, pemilihan isu prioritas, pengumpulan informasi, pengembangan portofolio, presentasi publik, serta refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan mahasiswa dalam menulis laporan ilmiah, menyusun argumen berbasis data, serta mengemukakan solusi kebijakan publik sederhana. Kegiatan ini juga menumbuhkan kepedulian mahasiswa terhadap isu-isu sosial dan lingkungan kampus. Program pendampingan ini merekomendasikan penerapan model Project Citizen secara berkelanjutan dalam pembelajaran MKWK Bahasa Indonesia, khususnya di fakultas non-bahasa, untuk memperkuat literasi akademik dan karakter mahasiswa.
PENGUATAN KOMPETENSI CALON PENGAJAR BIPA MELALUI PROGRAM INTERNSHIP MAHASISWA PBSI UNM PADA LEMBAGA BIPA Ayu, Ratih Kusumaning; Farid, Muhammad; Shafariana; Sarah, Sarah
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 05 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) merupakan salah satu stratefi penting dalam mendukung internasionalisasi bahasa Indonesia. Upaya tersebut membutuhkan pengajar BIPA yang kompeten dan terlatih sehingga diperlukan penguatan kapasitas bagi calon pengajar, khususnya mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) JBSI FBS UNM. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan kompetensi mahasiswa sebagai calon pengajar BIPA, memberikan pengalaman langsung mengajar penutur asing, dan menghasilkan bahan ajar, tugas, serta konten edukatif bagi kebutuhan mitra. Pengabdian dilakukan melalui program internship pada tiga lembaha BIPA, yaitu UPT Bahasa UNJ, UPI, dan UM, dengan melibatkan 24 mahasiswa PBSI JBSI UNM dalam rentang waktu empat bulan. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, pelaksanaan (seat-in, tutor sebaya, pembuatan bahan ajar, pembuatan konten), serta evaluasi oleh instruktur dan mentor lembaga mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa terlibat aktif sebagai asisten instruktur, tutor, dan pendamping kelas pada program reguler, darmasiswa, dan pascasarjana. Mahasiswa juga menghasilkan bahan ajar BIPA level A-1 dan A-2, media audio-visual, artikel ke-BIPA-an, serta video publikasi program. Pelajar BIPA merasakan manfaat pendampingan berupa peningkatan kelancaran berbicara dan pemahaman materi. Kegiatan ini memberikan kontribusi signifikan bagi mitra dalam pemenugan kebutuhan tenaga pendamping dan pengayaan sumber belajar, sekaligus meningkatkan kesiapan mahasiswa sebagai calon pengajar BIPA. Program internship terbukti efektif sebagai strategi penguatan kompetensi dan mendukung upaya internasionalisasi bahasa Indonesia melalui kolaborasi perguruan tinggi dan lembaga BIPA
PRESUPOSISI DALAM VIDEO PODCAST DENNY SUMARGO BERJUDUL “TIKTOK DI-BANNED HARI INI JADI PEMBUNUH UMKM” Wijayanti, Tuti; Shafariana, Shafariana
Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics Vol 5, No 1 (2025): Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/wl.v5i1.81031

Abstract

Abstract: This study analyzes the form and function of presuppositions in Denny Sumargo's video podcast entitled “TikTok Banned Today, Killing MSMEs” as part of the digital discourse discussing the polemic surrounding the ban on TikTok Shop in Indonesia. Previous studies on presuppositions in digital media have generally focused on static texts and entertainment content, and have not examined the use of presuppositions as a strategy for framing digital economic policy issues. This study aims to identify the types of presuppositions and explain their role in constructing representations of MSMEs and government regulations. Using a descriptive qualitative method, data was collected through listening and note-taking techniques on video transcripts lasting approximately 1 hour and 21 minutes. Relevant utterances were analyzed based on six categories of presuppositions according to Yule (1996), including existential, factual, non-factual, lexical, structural, and counterfactual presuppositions. A total of fourteen utterances were selected purposively and interpreted contextually to examine the discursive strategies used by the speakers. The results of the study show that all types of presuppositions appear in podcasts, with a predominance of existential and factual presuppositions. Both types serve to affirm the existence of losses suffered by MSMEs, TikTok Shop practices, and the urgency of regulation as facts that must be accepted by the audience. Meanwhile, lexical and structural presuppositions normalize the narrative of TikTok's threat to the local market, and non-factual and counterfactual presuppositions are used to convey risks and hypothetical scenarios that strengthen the persuasiveness of the discourse. These findings show that in digital discourse, presuppositions are not only devices of meaning but also framing instruments that influence how the public interprets digital economic policies. This research contributes to strengthening pragmatic studies in the context of new media and opens up opportunities for further research on the use of presuppositions on various other digital platforms.
REPRESENTASI POLA FRASA BAHASA ANAK DALAM BUKU SERI MEMBACA B-1 MELALUI ANALISIS LINGUISTIK TERHADAP MATERI LITERASI: REPRESENTATION OF CHILDREN'S LANGUAGE PHRASE PATTERNS IN THE B-1 READING BOOK SERIES THROUGH LINGUISTIC ANALYSIS OF LITERACY MATERIALS Shafariana; Amir, Johar; Wijayanti, Tuti
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 1 (2025): OKTOBER-NOVEMBER TAHUN 2025
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i1.3983

Abstract

Isu ketepatan kebahasaan dalam buku bacaan anak masih menjadi perhatian penting dalam kajian linguistik terapan dan pendidikan bahasa. Buku seri membaca awal berperan strategis dalam membentuk kemampuan berbahasa dan berpikir anak, tetapi sebagian besar buku anak di Indonesia masih lebih menonjolkan aspek visual dan moral daripada struktur linguistic yang sesuai dengan tahap perkembangan bahasa anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasti pola frasa bahasa anak dalam Bku Seri Membaca B-1 serta mengungkap karakteristik linguistic yang mendukung keterpahaman dan pemerolehan bahasa pada tahap literasi awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis linguistik deskriptif. Data berupa frasa-frasa dalam empat judul buku dianalisis menggunakan metode distribusional dan padan intralingual untuk mengidentifikasi bentuk, fungsi, dan kecenderungan linguistiknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapa lima jenis frasa utama, yaitu frasa nominal, frasa verbal, ffrasa adjektival, frasa preposisional, dan frasa adverbial dengan dominasi frasa nominal dan frasa verbal mencapao 69%. Pola frasa sederhana dan berulang mencerminkan karakteristik bahasa anak yang konkret dan komunikatif serta mendukung perkembangan kesadaran sintaksis (syntactic awareness). Temuan ini memperkenalkan konsep literasi structural anakk, yaitu kemampuan memahami hubungan sintaksis sederhana melalui paparan frasa yang sesuai dengan tahap kognitif anak. Dengan demikian, Buku Seri Membaca B-1 tidak hanya berfungsi sebagai bahan literasi awal, tetapi juga sebagai instrument linguistik yang mendukung pemerolehan bahasa Indonesia secara fungsional dan sistematis.
SERIAL DRAMA JALANGKOTE RASA KEJU SEBAGAI IDENTITAS BUDAYA KULINER MAKASSAR: PERSPEKTIF GASTROCRITICISM Sabir, Adilah; Shafariana, Shafariana
Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 5, No 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian gastronomi dalam sastra menjadi sarana untuk memperkenalkan identitas atau budaya suatu daerah khususnya dalam bidang kuliner. Dalam serial drama Jalangkote Rasa Keju, jalangkote menjadi objek kuliner yang digunakan untuk mengusung drama nuansa Makassar. Adapun tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan empat hal, yaitu (1) hubungan makanan dan kesenangan, (2) hubungan makanan dan seni, (3) hubungan makanan dan nama, serta (4) hubungan makanan dan sejarah dalam serial drama Jalangkote Rasa Keju. Objek penelitian berupa serial drama Jalangkote Rasa Keju karya AIM Production, yang disutradai oleh Rusmin Nuryadin dan Zulkarnaen Gobel selaku produser. Penelitian ini termasuk dalam ancangan penelitian kualitatif dengan data penelitian berupa dialog atau wacana serta perilaku yang menjadi representasi dari kajian gastrocriticism. Kajian serial drama Jalangkote Rasa Keju dalam perspektif gastrocriticism menunjukkan bahwa makanan dapat dijadikan sebagai sarana untuk mengetahui identitas dan budaya dalam cerita. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antara manusia dan kuliner dapat digambarkan melalui empat konsep perspektif gastrocriticism.
STRUKTUR FRASA DALAM TERJEMAHAN LIRIK LAGU “MARS” OLEH DOH KYUNG-SOO Shafariana, Shafariana; Sabir, Adilah
Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 5, No 2 (2025): Juli
Publisher : Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur frasa yang muncul dalam terjemahan lirik lagu “Mars” oleh Doh Kyung-soo serta menjelaskan pola struktural yang terbentuk akibat perbedaan tipologi bahasa Korea–Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus pada analisis bentuk, kategori, dan susunan unsur frasa dalam bahasa sumber maupun bahasa sasaran. Data penelitian berupa seluruh frasa, baik frasa nominal, verbal, adjektival, adverbial, maupun preposisional, yang diambil dari lirik asli bahasa Korea dan terjemahan bahasa Indonesia. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi. Analisis dilakukan melalui tiga tahap: (1) identifikasi kategori inti (head) dan pewatas (modifier); (2) pemerian struktur internal frasa berdasarkan teori sintaksis bahasa Indonesia dan struktur adnominal bahasa Korea; serta (3) perbandingan bentuk frasa untuk menentukan kecenderungan adaptasi sintaktis dalam terjemahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frasa nominal merupakan frasa yang paling dominan, mencerminkan kecenderungan lirik untuk mengobjekkan pengalaman emosional melalui representasi metaforis. Frasa verbal mengandung modalitas yang kuat sehingga menegaskan sikap batin penutur, sedangkan frasa adjektival menampilkan intensitas melalui modifikasi derajat yang mencerminkan kualitas afektif dan evaluatif. Adapun frasa adverbial dan preposisional berperan sebagai penanda relasi semantis mengenai ruang, waktu, arah, dan dinamika psikologis. Temuan ini menunjukkan bahwa penerjemahan mempertahankan muatan puitis lirik dengan menyesuaikan struktur frasa sesuai kaidah bahasa Indonesia, sehingga makna emosional dan stilistika bahasa sumber tetap terjaga. Penelitian ini menegaskan bahwa adaptasi struktural dalam penerjemahan lirik tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga fungsional, karena mendukung keberterimaan makna pada bahasa sasaran. Kajian ini memberikan kontribusi pada pengembangan studi sintaksis dan penerjemahan, khususnya pada teks puitis lintas tipologi bahasa.
PKM Internasional melalui Program BIPA Berbasis Kearifan Lokal untuk Memperkuat Citra Indonesia Nurhusna, Nurhusna; Haliq, Abdul; Shafariana, Shafariana
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/inovasi.v4i2.79328

Abstract

Abstrak. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Internasional melalui pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) berbasis kearifan lokal dilaksanakan oleh Lembaga BIPA Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Makassar untuk memperkuat diplomasi budaya dan citra Indonesia di tingkat global. Kegiatan ini bermitra dengan Yala Rajabhat University, sebuah universitas publik di Thailand Selatan yang memiliki mandat pengembangan komunitas dan terdaftar sebagai penyelenggara resmi program BIPA. Pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan pembelajaran BIPA yang mengintegrasikan unsur budaya lokal Indonesia, meningkatkan kompetensi komunikatif dan kesadaran budaya peserta, serta menghasilkan luaran akademik berupa persepsi peserta dan artikel ilmiah. Metode pelaksanaan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi melalui pendekatan komunikatif-integratif dan pembelajaran berbasis proyek. Materi pembelajaran memanfaatkan artefak budaya seperti kuliner, cerita rakyat, dan ungkapan sopan santun, yang terbukti memperkaya konteks belajar dan meningkatkan partisipasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kelancaran berbahasa, pemahaman nilai budaya, dan motivasi belajar peserta. Selain itu, proyek micro-video yang dihasilkan peserta berfungsi sebagai evaluasi otentik yang mendorong kreativitas dan refleksi antarbudaya. Secara keseluruhan, program ini efektif memperkuat diplomasi budaya Indonesia dan layak direplikasi pada konteks pembelajaran BIPA di negara lain.Kata kunci: BIPA, kearifan lokal, diplomasi budaya, pembelajaran bahasa