Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PERENCANAAN ULANG SISTEM DRAINASE BERWAWASAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN SUMBEREJO KOTA BATU Nadhifatu Zulfa; Utami Retno Pudjowati; Ikrar Hanggara
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.3605

Abstract

Kelurahan sumberejo merupakan salah satu daerah yang rawan banjir menurut data BPDB Kota Batu. Berdasarkan survei lapangan, banjir disebabkan oleh meningkatnya pembangunan yang membuat berkurangnya daerah resapan air. Permasalah utama adalah sistem drainase yang tidak berfungsi dengan baik dan berkurangnya kapasitas saluran yang menyebabkan terjadinya genangan di beberapa tempat pada saat intensitas hujan tinggi. Tujuan penelitian yaitu mengevaluasi kondisi sistem drainase kemudian menghitung debit limpasan untuk merencanakan drainase berwawasan lingkungan dan menghitung dimensi saluran, setelah itu menghitung rencana anggaran biaya yang dibutuhkan. Penelitian ini dimulai dari menganalisis kondisi dilapangan kemudian menghitung banjir rancangan dan menganalisis kapasitas saluran drainase. Hasil dari analisis curah hujan rancangan dengan kala ulang 2 tahun sebesar 54,64 mm/hari; debit rancangan yaitu mulai dari 0,00158 m³/detik sampai 0,05128 m³/detik; biopori dengan diameter 0,1 meter dan tinggi 1 meter dengan jumlah 269 buah; dimensi saluran dengan lebar 0,4 meter dan kedalaman 0,6 meter dengan bentuk persegi berupa u-ditch pracetak; estimasi biaya perencanaan ulang sebesar Rp. 3.952.514.686,36.
PENANGGULANGAN BANJIR MENGGUNAKAN MODULAR TANK TERUSAN JALAN KOLONEL SUGIONO WARU KABUPATEN SIDOARJO Rizqi Ferry Andriansyah; Ikrar Hanggara; Utami Retno Pudjowati
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.3822

Abstract

Jalan Kolonel Sugiono Waru, Kabupaten Sidoarjo sering mengalami banjir dikarenakan sistem drainase yang kurang optimal dan pengalihan tata guna lahan tanpa adanya bangunan tambahan berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kondisi eksisting sistem drainase Jl. Kolonel Sugiono hingga Jl. Raya Kundi sepanjang 5,00 km. Penelitian ini menggunakan metode analisis kondisi eksisting, analisis hidrologi untuk menghitung hujan dan banjir rancangan dengan kala ulang 15 tahun. Hasil analisis tersebut didapatkan hasil hujan rancangan sebesar 635,85 mm/bulan atau 43,851 mm/hari, untuk debit rancangan dengan total 0,301 m3/detik untuk ruas kanan dan 0,134 m3/detik untuk ruas kiri sehingga terdapat 11 titik pada ruas kanan maupun ruas kiri yang mengalami luapan (Qhit > Qrenc). Akan tetapi, pada kecepatan aliran minimum (Vmin) tidak memenuhi sehingga dilakukan perencanaan ulang pada ruas kanan dan ruas kiri dengan dimensi minimum 300mm x 300mm dan maksimum 600mm x 1000mm dengan penambahan bangunan pelengkap. Penambahan modular tank dengan kebutuhan 1708 Unit yang disusun menjadi dua tumpukan pada ruas jalan drainase dengan penampang trapesium, kapasitas tampungan 50% sehingga dalam 1 jam dapat mereduksi hingga 40% menjadi pilihan solusi penanggulangan banjir di kawasan tersebut. Biaya yang dibutuhkan untuk rehabilitasi saluran baru dan pengadaan modular tank sebesar Rp 24.647.082.895,84. Untuk penelitian selanjutnya, perencanaan modular tank direncanakan ke seluruh ruas saluran dan memperhitungkan beban yang di terima oleh modular tank.
PERENCANAAN JARINGAN AIR BERSIH DENGAN INTAKE HIDRAM PUMP DI DESA WRINGINSONGO KECAMATAN TUMPANG KABUPATEN MALANG Rodly Hidayatul Akbar; Ikrar Hanggara; Winda Harsanti
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.3903

Abstract

Desa Wringinsongo terletak di Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang merupakan salah satu daerah di kecamatan tumpang yang memiliki banyak sumber mata air bersih. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk merencakan jaringan air bersih dengan intake Hydram Pump. Beberapa hal yang perlu diketahui untuk dapat menyusun skripsi ini yaitu jumlah penduduk dan kebutuhan air bersih di Desa Wringinsongo pada tahun 2036, dimensi pipa transmisi dan distribusi, dimensi resevoir yang dibutuhkan, mengetahui debit air yang dihasilkan hydram pump, menghitung Rencana Anggaran Biaya, Analisa kelayakan ekonomi. Data pendukung yang dibutuhkan berupa data penduduk tahun 2011-2021 dan data filitas umum dari Badan Pusat Statistik (BPS), Debit air yang tersedia, peta topografi, Harg Satuan Pokok Kegiatan (HSPK) tahun 2023, dan suku bunga yang mengacu pada Bank Indonesia per tanggal 22 Juni 2023. Agar mendapatkan hasil yang diharapkan maka data-data yang ada diproses secara manual menggunakan aplikasi Excel dan AutoCad untuk menentukan skema jaringan Transmisi dan Distribusinnya. Hasil kajian menunjukan jumlah penduduk pada tahu 2036 sebanyak 1572 jiwa, debit kebutuhan air bersih sebesar 0,003472 m3/dt, pipa yang digunakan pada perencanaan jaringan air bersih pipa HDPE PN 16, Pipa Transmisi dimensi 2 inchi sepanjang 4,835 m, 1 ½ inchi sepanjang 600,711 m, 1 ¼ inchi sepanjang 384,283 m, 1 inchi sepanjang 233,752 m, Pipa Distribusi Diameter 1 ¼ inchi sepanjang 62,622 m, 1 inchi sepanjang 1088,069 m, ¾ inchi sepanjang 840,419 m, Diameter ½ inchi sepanjang 270,565 m, Dimensi Resevoir Utama yaitu 96 m³, Reservoir 1 52 m³, Reservoir 2 dan 3 sebesar 27 m³, debit yang dihasilkan Hydram Pump sebesar 302,4 m³/hari, Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp. 1.409.930.000,00 (satu milyar empat ratus sembilan juta sembilan ratus tiga puluh ribu rupiah), analisa ekonominya dinyatakan layak dengan harga air non subsidi Rp. 3.739,00, Harga Air Subsidi 50% Rp. 2.963,00, Harga Air Subsidi 100% Rp. 2.188,00.
PERENCANAAN ULANG SISTEM DRAINASE PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL PASURUAN-PROBOLINGGO SEKSI 4A STA 36+600 – STA 39+800 Shofwan Satria Firdaus; Ikrar Hanggara; Chairul Muharis
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.3934

Abstract

Pembangunan jalan tol Pasuruan - Probolinggo 4A sepanjang 3,200 km membutuhkan sistem drainase untuk menampung air limpasan permukaan dan menghindarkan daerah sekitarnya dari banjir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui debit limpasan permukaan, menentukan dimensi sistem drainase, dan mengestimasi biayanya. Perencanaan ini menggunakan data curah hujan tahun 2013-2022 dari 3 stasiun hujan terdekat yaitu Gending, Banyuanyar, dan Sumberbuluh. Data curah hujan diolah dengan metode rasional untuk mendapatkan debit hujan, rumus Manning digunakan untuk mendapatkan dimensi saluran, rumus Bina Marga digunakan untuk mendapatkan analisa harga satuan. Data yang dibutuhkan adalah data potongan memanjang dan melintang jalan tol, serta harga satuan pekerjaan (HSP) Kabupaten Probolinggo tahun 2022. Perencanaan ini menghasilkan intensitas curah hujan sebesar 10,065 mm/jam; untuk debit terbesar pada saluran kiri adalah Q = 0,1441 m/detik, dan Q = 0,0397 m/detik untuk debit terbesar pada saluran kanan. Dimensi drainase tipe 1 adalah seperenam lingkaran dengan jari-jari 0,82 meter dan lebar 3 meter, dimensi drainase tipe 2 adalah Persegi dengan lebar 1 meter dan panjang 1 meter, dan dimensi drainase tipe 3 adalah Trapesium dengan lebar bawah 0,5 meter, lebar atas 3 meter dan tinggi 0,5 meter, dengan biaya sebesar Rp 2,549,700,324,01.
PERENCANAAN ULANG JARINGAN PIPA AIR BERSIH DAN KOTOR PADA GEDUNG PERAWATAN RSPAL Dr.RAMELAN DENGAN BIM Hemia Hasania Almas; Ikrar Hanggara; Utami Retno Pudjowati
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4129

Abstract

Pembangunan Gedung Perawatan RSPAL Dr.Ramelan Surabaya mempunyai jumlah 5 lantai dengan luas bangunan sebesar 12.943,3 m2. Bangunan bertingkat membuat sistem perpipaannya membutuhkan analisis yang kompleks karena sering ditemukan clash pada saat pengerjaannya. Skripsi ini bertujuan untuk menentukan debit aliran air bersih dan air kotor, menentukan dimensi pipa air bersih dan air kotor, mendesain ulang distribusi jaringan air bersih dan kotor, menentukan kapasitas pompa booster dan transfer, untuk mengaplikasikan BIM menggunakan Software Autodeks Revit, menganalisa kecepatan (v), tekanan (p), debit (Q), clash pada sistem pipa, kemudian menghitung estimasi biaya.  Data yang dibutuhkan adalah jumlah ruangan (95), harga satuan kerja Surabaya tahun 2022, dan SNI-8153-2015 sebagai acuan.Hasil dari perencanaan ulang, pada air bersih mempunyai debit sebesar 169.5 m3/day  dan dimensi pipa 4” untuk pipa transfer dan pipa distribusinya mulai dari diameter 1-1/4” sampai dengan 3”. Untuk pipa air kotor menuju Bak penampung 5”. Sedangkan untuk air kotor mempunyai debit sebesar 88,15 m3/day dan  dimensi 3”. Air bekas berdiameter 1-1/4” dan 1-1/2”. Untuk pendistribusian air bersih pompa booster mempunyai kapasitas sebesar 0,0104 m3/s dengan daya pompa sebesar 0,324 kW, Pompa booster digunakan pada lantai 5, 4, dan 3. Sedangkan lantai 2 dan 1 menggunakan gaya gravitasi sebagai alat bantu distribusi. Untuk pompa transfer memiliki kapasitas sebesar 0,016m3/s dengan daya pompa sebesar 0,566 kW, Pada perencanaan ini didapatkan besar anggaran pembangunan Rp2.320.557.307,60.
PERENCANAAN ULANG DRAINASE BERWAWASAN LINGKUNGAN DESA BALONGSARI KECAMATAN MAGERSARI KOTA MOJOKERTO Deby Rohmatul Laili; Ikrar Hanggara; Mohamad Zenurianto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4152

Abstract

Saluran drainase di sepanjang ruas jalan Desa Balongsari mengalami penurunan kualitas sehingga tidak mampu mengalirkan limpasan air secara optimal dan menyebabkan genangan. Tujuan dari skripsi ini adalah menghitung debit banjir rancangan dengan kala ulang 25 tahun, menghitung dimensi saluran yang cukup untuk mengalirkan debit banjir dengan pemodelan HEC-RAS, merencanakan kebutuhan biopri dan memperkirakan biaya konstruksi. Data yang digunakan adalah data dimensi eksisting saluran, data curah hujan dari tiga stasiun hujan terdekat tahun 2012-2021, peta topografi, data permeabilitas dari skripsi sebelumnya, dan harga satuan pekerjaan Kota Mojokerto tahun 2022. Data curah hujan diolah menggunakan metode Gumbel, uji kesesuaian menggunakan metode Chi-Square dan Smirnov Kolmogorov dengan periode ulang perencanaan 25 tahun. Hasil perencanaan ulang adalah curah hujan rancangan 109,533 mm/hari; debit banjir rencana 0,427 m³/detik; 8 saluran dilakukan perencanaan ulang menggunakan U-Ditch dan batu kali untuk penampang trapesium; U-Ditch terkecil adalah 40 x 60 cm dan terbesar 80 x 80 cm.  Konstruksi batu kali diperoleh 100 x 150 x 100 cm. Kebutuhan biopori diperoleh 294 biopori dengan diameter 10 cm, tinggi 100 cm. Biaya konstruksi adalah Rp. 5.720.946.905,00.
PERENCANAAN ULANG JARINGAN DRAINASE PADA JL. URIP SUMOHARJO – JL. KI AGENG GRIBIG KOTA MALANG Nawang Antonia Nariswari; Winda Harsanti; Ikrar Hanggara
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4175

Abstract

Fungsi drainase adalah mengalirkan kelebihan air limpasan secara cepat ke saluran pembuangan. Namun keadaan sebenarnya di Jalan Urip Sumoharjo – Jalan Ki Ageng Gribig terdapat limpasan air hujan pada jalan sehingga mengganggu aktivitas warga sekitar lokasi. Persoalan ini diakibatkan keadaan eksisting saluran yang kurang terawat dan terdapat berapa saluran mulai rusak dan penuh oleh sedimen yang akhirnya menyebabkan limpasan. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini memiliki enam tujuan, yaitu dimulai dari melaksanakan survei saluran eksisting, menghitung curah hujan rancangan, menghitung debit limbah, merencanakan lubang biopori, meredesain saluran, dan menghitung rencana anggaran biaya. Hasil perhitungan diperoleh dari pelaksanaan survei yaitu lebih dari 60% saluran sudah mulai rusak; disamping itu diperoleh perhitungan curah hujan rancangan sebesar 95,412 mm/hari; debit limbah sebesar 0,154 m3/detik; drainase berwawasan lingkungan menggunakan lubang resapan biopori berdiameter 0,1 m dan memiliki kedalaman 1 m; dimensi saluran terbesar untuk bahan U-Ditch adalah 0,8 m x 0,9 m sedangkan saluran terkecil memiliki dimensi 0,5 m x 0,6 m; biaya pelaksanaan konstruksi sebesar Rp 11.183.375.862,02 (termasuk PPN 10%)
PERENCANAAN ULANG SISTEM DRAINASE BERWAWASAN LINGKUNGAN PADA JL. TRUNOJOYO – JL. SOEKARNO HATTA KABUPATEN PONOROGO Maulid Diana Putri; Ikrar Hanggara; Moh. Charits
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4935

Abstract

Sistem Drainase yang ada di sepanjang jalan merupakan salah satu infrastruktur perkotaan yang amat penting. Kualitas suatu kota dapat di lihat dari sistem drainase yang ada. Tanpa adanya sistem drainase yang baik di sepanjang jalan, pada musim penghujan akan terjadi banjir di bagian ruas jalan. Seperti yang terjadi setiap tahunnya pada ruas Jl. Trunojoyo – Jl. Soekarno Hatta Kabupaten Ponorogo. Oleh karena itu perlu dibutuhkan adanya perencanaan ulang saluan drainase pada jalan Jl. Trunojoyo – Jl. Soekarno Hatta yang berfungsi selain pengendali banjir juga sebagai limpasan air hujan dan air limbah kedalam saluran drainase. Data yang dibutuhkan yaitu peta topografi, data curah hujan dari 3 stasiun terdekat: Babadan, Bollu, dan Ponorogo dalam 20 tahun terakhir mulai tahun 2002 – 2021, dan harga satuan pokok pekerjaan Kabupaten Ponorogo tahun 2021. Data tersebut diolah dengan menggunakan metode Log Persen III, uji kesesuaian dengan metode Chi-Square dan Smirnov-Kolmogorov dengan kala ulang 20 tahun, intensitas hujan dengan metode Mononobe, perhitungan kapasitas drainase menggunakan persamaan Manning dan debit banjir rancangan dengan metode rasional. Hasil perhitungan diperoleh curah hujan rancangan sebesar 136,191 mm/hari; debit banjir rancangan sebesar 0,125989 m3/dt; drainase terbesar menggunakan dimensi 1,5 meter dengan kedalaman 1,5 meter; dimensi saluran terkecil adalah 0.5 m x 0.5 m; biaya konstruksi sebesar Rp. 14.565.484.000,00. Saluran Inlet drainase 3 sub sistem Soekarno Hatta 3 ke bak pengendapan menggunakan pipa galvanis berdiameter 4” dengan rencana anggaran biaya senilai Rp. 60 121.000 serta bak pengendapan pada drainase 3 sub sistem Soekarno Hatta 3 menggunakan dimensi 2 x 1 x 2 m dengan biaya konstruksi sebesar Rp. 6.353.000,00.
ANALISIS STABILITAS LERENG HILIR SPILLWAY PROYEK BENDUNGAN BAGONG TRENGGALEK MENGGUNAKAN DINDING PENAHAN TANAH TIPE COUNTERFORT Nicky Rana Afifah; Moch. Sholeh; Ikrar Hanggara
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5681

Abstract

Proyek Bendungan Bagong di Trenggalek terdapat lereng dengan kemiringan curam yang berpotensi longsor, sehingga diperlukan perkuatan menggunakan dinding penahan tanah tipe counterfort. Analisis stabilitas lereng dilakukan menggunakan metode Fellenius. Stabilitas dinding penahan dianalisis terhadap penggulingan, pergeseran, dan kapasitas daya dukung tanah. Evaluasi stabilitas kelongsoran global juga dilakukan setelah penambahan dinding counterfort menggunakan perhitungan manual dan software Geo5. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa faktor keamanan lereng eksisting dalam kondisi normal adalah 1,18 dan kondisi gempa adalah 0,77 dengan perhitungan manual, serta 0,97 dan 0,86 menggunakan software Geo5. Stabilitas dinding counterfort dengan dimensi lebarnya 6,16 meter dan tingginya 8,20 meter memiliki faktor keamanan terhadap guling, geser, dan kapasitas daya dukung sebesar 3,44; 3,32; dan 8,26 dalam kondisi normal, serta 2,47; 1,35; dan 8,23 pada kondisi gempa melalui perhitungan manual. Analisis menggunakan program menunjukkan nilai 3,37; 2,15; dan 8,34 dalam kondisi normal, serta 2,02; 1,14; dan 5,94 pada kondisi gempa. Setelah penambahan dinding counterfort, faktor keamanan lereng mencapai 1,65 pada kondisi normal dan 1,19 pada kondisi gempa menggunakan program, serta 1,67 dan 1,54 secara manual. Pelaksanaan dinding counterfort meliputi galian tanah, pembesian, bekisting, pengecoran, dan pemeliharaan beton. Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk dinding penahan tanah tipe counterfort sebesar Rp 5.213.208.000,00 dengan panjang dinding 70,80 meter.
PERENCANAAN SISTEM JARINGAN AIR BERSIH KECAMATAN TANGEN KABUPATEN SRAGEN Salma Aida Zulfatin; Ikrar Hanggara; Sutikno Sutikno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5706

Abstract

Kecamatan Tangen merupakan salah satu kecamatan pada Kabupaten Sragen dengan jumlah penduduk sebanyak 29.980 jiwa pada tahun 2023 yang tersebar di 7 desa yang ada. Tujuan perencanaan ini meliputi jaringan pipa distribusi air bersih, dimensi pipa, serta rencana anggaran biaya. Data yang diperlukan antara lain yaitu, peta topografi, data debit sumber mata air, data jumlah penduduk dan fasilitas umum yang ada, dan harga satuan pekerjaan Kabupaten Sragen terbaru. Data jumlah penduduk dan fasilitas umum akan digunakan untuk mencari besarnya kebutuhan debit pada tahun rencana, dan dilakukan untuk merencanakan dimensi pipa sehingga dapat dihitung rencana anggaran biaya yang diperlukan. Dari hasil perencanaan diperoleh hasil proyeksi jumlah penduduk pada tahun 2038 sebanyak 34.594 jiwa, dan besarnya debit air yang diperlukan untuk 7 desa yaitu 0,04157 m3/detik. Perencanaan jaringan pipa direncanakan menggunakan pipa HDPE dengan pipa HDPE Ø200 mm sepanjang 13.096 m, pipa HDPE Ø160 mm sepanjang 15.707,3 m, pipa HDPE Ø110 mm sepanjang 11.717,6 m, pipa HDPE Ø90 mm sepanjang 4963,4 m, pipa HDPE Ø80 mm sepanjang 4.762,6 m, dan pipa HDPE Ø50 mm sepanjang 1411,5 m. Dengan rencana anggaran biaya sebesar Rp 13.840.243.000 (Tiga Belas Milyar Delapan Ratus Empat Puluh Juta Dua Ratus Empat Puluh Tiga Ribu Rupiah).