Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PELAKSANAAN BANTUAN TEKNIS PENATAAN & PEMBUATAN RAK VERTIKAL GARDEN KELOMPOK KERJA LINGKUNGAN RT 06 RW18 KELURAHAN BUNULREJO KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG Udi Subagyo; Achendri M. Kurniawan; Bobby Aksumajaya; Nain Dhaniarti Raharjo; Ikrar Hanggara
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 7: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i7.3975

Abstract

Sebagai wilayah yang mandiri dalam mengelola lingkungan, PKK RT 06 RW 18 terletak di jalan Terusan Kayan Kelurahan Bunulrejo Kecamatan Blimbing kotamadya Malang mempunyai Kelompok Kerja Lingkungan dimana bentuk kegiatan yg sudah dilakukan adalah Green House: Media Budidaya Tanaman untuk Urban Farming sebagai upaya ketahanan Pangan Masyarakat. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah Kebutuhan untuk sayur mayur sebagai pelengkap makan warga untuk menerapkan hidup sehat ,Kurangnya kegiatan warga terutama ibu-ibu PKK untuk menumbuhkembangkan wawasan dan pengalaman ibu-ibu. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Pelaksanaan Rak Vertical Garden RT 06 RW18 Kelurahan Bunulrejo Kecamatan Blimbing Kota Malang, berupa Pembuatan dan Pemasangan rak tanaman RT 06 RW 18 sebagai tahap awal kerjasama PKM Polinema dengan RW 18 Kel. Bunulrejo Kec. Blimbing Kota Malang.
PEMASANGAN SISTEM KEAMANAN CLOSED CIRCUIT TELEVISION (CCTV) MUSHOLA TPQ NURUL HUDA, KELURAHAN LESANPURO, KECAMATAN KEDUNGKANDANG, KOTA MALANG Helik Susilo; Muhammad Tri Aditya; Dyah Ayu Rahmawati Cupasindy; Achendri M.Kurniawan; Ikrar Hanggara; Deni Putra Arystianto
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3: Agustus 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i3.6284

Abstract

Mushola TPQ Nurul Huda terletak di Jalan Danau Singkarak III RT 004 RW 007 Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Mushola TPQ Nurul Huda digunakan warga setempat untuk ibadah sholat lima waktu setiap hari, dan juga ibadah sholat sunah lainnya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi survei awal untuk mengidentifikasi kebutuhan keamanan, perencanaan sistem CCTV yang sesuai, instalasi perangkat keras dan perangkat lunak, serta sosialisasi untuk penggunaan dan pemeliharaan sistem oleh pihak terkait. Pemasangan sistem keamanan CCTV di Mushala TPQ Nurul Huda merupakan langkah yang efektif dalam meningkatkan keamanan dan mencegah tindakan kriminalitas. Pengabdian ini memberikan manfaat langsung bagi jamaah dan masyarakat sekitar dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman
Peningkatan ekonomi melalui branding digital pada kwe puspa jagad Ardiansyah, RIzky; Adzikirani; Novianti, Atik; Adriati W, Rieke; Fatacahul A, Arinal; Hanggara, Ikrar
Oetoesan-Hindia: Telaah Pemikiran Kebangsaan Vol 6 No 2 (2024): Oetoesan Hindia : Telaah Pemikiran Kebangsaan
Publisher : Peneleh Research Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34199/oh.v6i2.211

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi lokal melalui strategibranding digital pada KWE Puspa Jagad di Desa Semen, Kecamatan Gandusari, KabupatenBlitar. Dengan menggunakan aplikasi berbasis internet, kegiatan ini membantu KWEPuspa Jagad dalam memperluas jangkauan informasi dan promosi mengenai kegiatanoutbound yang mereka tawarkan. Pelatihan yang diberikan meliputi instalasi danpengoperasian aplikasi branding digital, yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitaspromosi dan menarik lebih banyak pengunjung di era new normal. Hasil dari kegiatan initermasuk peningkatan visibilitas dan keterlibatan komunitas dalam ekowisata yangdikelola KWE Puspa Jagad. Kata Kunci : Branding Digital, Wisata Ekologis, Peningkatan Ekonomi, Outbound, Era NewNormal.
BIMBINGAN TEKNIS DESAIN DASAR DAN KAJIAN KELAYAKAN ENVIRONMENTAL SPORT TRACK AND TRAIL UNTUK PEMBERDAYAAN DESA WISATA GUBUGKLAKAH KABUPATEN MALANG Suhardono, Agus; Hapsari, Ratih Indri; Supiyono; Hanggara, Ikrar; Herijanto, Pudji; Putri, Ratna Ika
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 01 (2025): FEBRUARI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Gubugklakah Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang memilki potensi sebagai desa wisata karena berada pada jalur menuju Kawasan Bromo Tengger Semeru. Program ini bertujuan memberikan pendampingan masyarakat untuk desain dasar dan perhitungan kelayakan investasi environmental sport track and trail di desa wisata. Track direncanakan di jalur alternatif di Utara pintu masuk Coban Pelangi ke arah Barat. Didapatkan panjang rute adalah sejauh 3,6 km pada ketinggian elevasi +1300 MDPL, dengan rerata kemiringan track antara 15% - 17%. Spesifikasi dan desain jalan adalah berupa permeable pavement untuk desain lintasan sepeda dengan pagar besi hollow 4x4 cm di sisi kiri, serta fondasi cor beton untuk kestabilan struktur. Biaya investasi konstruksi adalah Rp 2.155.426.000,00 untuk jalan dan Rp 1.345.000,00 untuk fasilitas. Dengan usia guna bangunan 30 tahun maka proyek akan mencapai Net Present Value 0 dengan harga tiket Rp 65.000 dan jumlah pengunjung 2000 orang per tahun. Untuk meningkatkan keberhasilan proyek ini, pemberdayaan masyarakat sangat penting agar proyek tersebut memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Gubugklakah sekaligus mendukung program pembangunan berkelanjutan.
PERENCANAAN JARINGAN PIPA TRANSMISI DAN DISTRIBUSI AIR BERSIH KECAMATAN GRABAGAN KABUPATEN TUBAN Nahak, Bileam Yerdan; Sutikno, Sutikno; Hanggara, Ikrar
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i3.3536

Abstract

Kecamatan Grabagan merupakan salah satu Kecamatan di Kabupeten Tuban yang terdampak krisis air bersih dikarenakan belum maksimalnya pelayanan jaringan pipa air bersih yang ada. Sehingga apabila musim kemarau tiba, wilayah ini mengalami kekeringan dan sulit mendapatkan air bersih. Oleh karena itu diperlukan adanya perencanaan jaringan distribusi air bersih. Adapun data yang diperlukan yaitu jumlah penduduk 5 tahun terakhir dan fasilitas umum, peta topografi, data debit sumber air dan HSPK Kabupaten Tuban tahun 2022. Tahap yang harus dilakukan dalam perencanaan jaringan distribusi air bersih yaitu dimulai dari menghitung proyeksi penduduk 14 tahun mendatang, debit kebutuhan, perencanaan jaringan pipa, menghitung dimensi pipa dan reservoir serta dilengkapi dengan perhitungan anggaran biaya. Berdasarkan hasil perhitungan proyeksi penduduk didapatkan jumlah penduduk tahun 2036 sebesar 40.883 jiwa dan debit air yang dibutuhkan sebesar 0,064 m3/dt. Adapun dimensi reservoir dari sumber air Ngerong sebesar 15m x 15m x 3,5m. Kemudian untuk reservoir pembagi dibedakan menjadi 3 tipe, untuk dimensi tipe 1 sebesar 6m x 6m x 2,5 m, untuk dimensi tipe 2 sebesar 4m x 4m x 2,5m sedangkan untuk dimensi tipe 3 sebesar 3m x 3m x 2,5 m. Jenis pipa yang digunakan yaitu pipa HDPE dengan diameter 3inch, 4inch, 5inch, 6inch dan 8inch. Biaya pembangunan jaringan transmisi dan distribusi air ini memerlukan dana sebesar Rp. 25.658.153.000. (Terbilang: Dua puluh lima milyar enam ratus lima puluh delapan juta seratus lima puluh tiga ribu rupiah).
PENANGGULANGAN GENANGAN BERBASIS KONSERVASI DI JALAN DANAU KERINCI - DANAU TOBA KOTA MALANG Fadli, Achmad; Hanggara, Ikrar; Pudjowati, Utami Retno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i4.3569

Abstract

Cuaca ekstrim menyebabkan kekeringan ketika musim kemarau dan curah hujan tinggi ketika musim penghujan, serta menyebabkan beberapa drainase yang ada di walayah Jalan Danau Kerinci - Danau Toba, Kota Malang tidak mampu menampung debit limpasan air hujan. Adanya tumpukan sampah dan sedimen di dasar saluran semakin memperburuk kondisi saluran. Penelitian ini bertujuan untuk penanggulangan genangan berbasis konservasi dengan pembuatan sigma tank dan redesain saluran baru. Metode perhitungan curah hujan menggunakan rata-rata Aljabar, jenis uji distribusi Log Pearson Tipe III kala ulang 5 tahun, dan perhitungan debit menggunakan metode rasional. Data yang diperlukan adalah site plan, dimensi saluran eksisting, data penduduk, data curah hujan tahun 2013 - 2022 (Stasiun Hujan Ciliwung, Jabung, dan Sukun), serta HSPK Kota Malang tahun 2022. Hasil perhitungan didapatkan curah hujan rancangan sebesar 76,951 mm/hari dengan 4 rencana sigma tank. Dimensi sigma tank pertama (blok I) sebesar 39,1 m x 39,1 m, kedua (blok H) sebesar 35 m x 35 m, serta ketiga dan keempat (blok G dan L) sebesar 30,3 m x 30,3 m. Keempat sigma tank tersebut berukuran tinggi 1,23 m. Sigma tank dilengkapi dengan bak kontrol inflow maupun outflow, pipa PVC berdiameter 6” dan 4”, serta dilengkapi dengan redesain 7 saluran baru u-ditch berdimensi: 1,5m x 1,5 m; 1,2 m x 1,2 m; 1,0 m x 1,0 m; dan 0,8 m x 0,8 m. Perhitungan redesain sigma tank diperoleh RAB sebesar Rp12.276.906.851,00. Berdasaran hasil perhitungan serta perencanaan sigma tank dan u-ditch, genangan dapat ditanggulangi karena debit kapasitas saluran lebih besar dari debit banji rancangan.
PERENCANAAN JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH GUNA MEMENUHI KEBUTUHAN AIR PADA BERBAGAI SEKTOR DI KECAMATAN LUMBANG Rahma, Yusrina Adhila; Efendi, Medi; Hanggara, Ikrar
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i4.3572

Abstract

Kecamatan Lumbang merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Pasuruan yang berada pada ketinggian 100 – 2000 mdpl. Keringnya daerah aliran sungai dan ketidakmungkinan dilakukannya pengeboran akibat struktur tanah menjadi faktor utama terjadinya krisis air bersih di wilayah tersebut. Oleh karena itu, digunakan sumber Mata Air Banyu Biru di Kecamatan Winongan dengan elevasi ± 27,8671 mdpl. Skripsi ini bertujuan untuk menghitung debit kebutuhan air di Kecamatan Lumbang berdasarkan sektor domestik, non domestik dan peternakan pada tahun 2042 serta debit ketersediaan air di sumber yang digunakan, menentukan diameter pipa yang memenuhi dan rencana anggaran biaya dalam merealisasikannya beserta analisa ekonomi serta menentukan metode yang dapat digunakan dalam pelaksanaannya. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode kuantitatif dan didapatkan debit kebutuhan air di Kecamatan Lumbang pada tahun 2042 sebesar 54,64 liter/detik dan debit ketersediaan dari mata air Banyu Biru sebesar 90,70 liter/detik. Dimensi pipa terbesar yang digunakan adalah 10” dan terkecil 1,5”. Terdapat 5 unit reservoir dengan dimensi berbeda. Untuk mewujudkan rencana tersebut, perkiraan anggaran sebesar Rp. 33.452.450.000. Perencanaan jaringan air di Kecamatan Lumbang ini dikatakan layak berdasarkan perhitungan BCR dengan hasil B/C > 1, yaitu 1,137 dan NPV senilai Rp. 499.368.910. Payback period akan terjadi pada 9 tahun 7 bulan 27 hari. Penentuan harga air saat B = C sebesar Rp. 3.516,65 /m3 dan saat B/C > 1 sebesar Rp. 4.000,00 /m3. Apabila terdapat subsidi konstruksi dari pemerintah sebesar 100%, harga air adalah Rp. 591,66 /m3 dan apabila subsidi hanya sebesar 50%, harga air Rp. 2.054,16 /m3. Pada pelaksanaannya, digunakan metode khusus yang untuk mencapai efisiensi kerja. 
Potential Analysis of the Sumberringin River for a Micro Hydro Power Plant in Tumpang District, Malang Regency Hanggara, Ikrar; Arystianto, Deni Putra; Susilo, Helik
Reka Buana : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 8, No 1 (2023): EDISI MARET 2023
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rekabuana.v8i1.3890

Abstract

The Sumberringin River is included in the upstream section so that the shape of the land surface around the river is still a hilly area, so it has a narrow river dimension with a reasonably high flow velocity. This condition is interesting for conducting studies related to the potential of the river supported by the existence of the Wringinsongo area, which relies on flowing water sources as tourism. This study aims to determine : 1) the potential of the Sumberringin River in the form of river water discharge, 2) the elevation of the land surface to obtain a high potential for falling for the potential energy utilization of river water, 3) the shape of the land surface (land-surface) for modeling river utilization construction, 4) The potential amount of electrical power that can be generated theoretically using a micro-hydro power plant (PLTMH). This study used a survey method of measurement/observation of two biological parameters (water flow discharge and ground elevation/falling height of river water flow) to simulate potential water flows and model the construction of the PLTMH building. River discharge measurements are carried out at four points in the location as a reference for calculations. The first point is ninety liters per second; the second is one hundred and forty liters per second; the third is thirty liters per second; and the fourth is eight twenty liters per second, so the average measured flow rate is eighty liters per second. The results of contour modeling show that the height of the fall is 3-3 meters high, the width of the planned weir is five and a half meters, with a weir height of one and a half meters, it is planned to be able to generate electricity in a turbine of eleven kilowatts using a crossflow type turbine. This research can be a comparison method for other similar areas in calculating river potential.ABSTRAKSungai Sumberringin termasuk pada bagian hulu sehingga bentuk permukaan tanah sekitar sungai masih merupakan daerah perbukitan, sehingga memiliki dimensi sungai yang tidak lebar dengan kecepatan aliran yang cukup tinggi. kondisi tersebut menarik untuk dilakukan kajian terkait potensi sungai ditunjang dengan keberadaan daerah wringinsongo yang mengandalkan aliran sumber air sebagai wisatanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) potensi sungai sumberringin berupa debit air sungai, 2) elevasi muka tanah untuk mendapatkan potensi tinggi jatuh untuk pemanfaatan energi potensial air sungai, 3) bentuk muka tanah (land-surface) untuk pembuatan model konstruksi pemanfaatan sungai, 4) potensi besaran daya listrik yang dapat dihasilkan secara teoritis menggunakan pembangkit listrik tenaga mikro-hidro (PLTMH). Penelitian ini menggunakan metode survei pengukuran / observasi terhadap dua parameter alam (debit aliran air dan elevasi muka tanah / ketinggian jatuh aliran air sungai) untuk kemudian dilakukan simulasi potensi aliran air dan pemodelan konstruksi bangunan PLTMH. Pengukuran debit sungai dilaksanakan pada empat titik di lokasi sebagai acuan perhitungan, titik pertama sebesar sembilan puluh liter per-detik, titik kedua sebesar seratus empat puluh liter per-detik, titik ketiga sebesar tiga puluh liter per-detik, titik ke-empat sebesar delapan puluh liter per-detik sehingga rerata debit aliran yang terukur sebesar delapan puluh liter per detik. Hasil pemodelan kontur didapatkan besarnya tinggi jatuh yang didapatkan setinggi 3 tiga meter, lebar bendung rencana sebesar lima setengah meter, dengan tinggi bendung sebesar satu setengah meter, direncanakan mampu untuk membangkitkan listrik pada turbin sebesar sebelas kilowatt menggunakan turbin tipe crossflow. Hasil penelitian ini dapat menjadi salah satu metode pembanding daerah lain yang sejenis dalam menghitung potensi sungai.
Evaluasi Kapasitas Tampungan Air Bersih Desa Wringinsongo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang Hanggara, Ikrar; Harsanti, Winda; Wahiddin, Wahiddin; Lestari, Agustin Dita; Raharjo, Nain Dhaniarti
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v8i1.5144

Abstract

Perkembangan Desa Wringinsongo berdampak pada bertambahnya penduduk sehingga kebutuhan air bersih juga ikut bertambah. Peningkatan kebutuhan air perlu untuk dikaji ulang dan dilakukan upaya agar kebutuhan dapat terlayani dengan maksimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membuat gambar desain usulan tampungan guna memenuhi peningkatan kebutujan air bersih. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan metode pengukuran lapangan dengan melakukan survei dan pengambilan data di kantor desa. Hasil kegiatan ini adalah direncanakannya tampungan baru dengan kapasitas lebih besar untuk dapat melayani kebutuhan air baku masyarakat Desa Wringinsongo sebesar 3.47166 liter/detik atau setara dengan 0.00347 m3/detik. Dimensi tampungan atau reservoir yang diusulkan sebesar 96 m3 dengan rincian panjang tampunngan sebesar 4 m lebar tampungan sebesar 4 m, tinggi atau kedalaman tampungan sebesar 6 m. Bentuk tampungan berbentuk elevated reservoir dimana tampungan memiliki struktur bagian bawah untuk menaikkan elevasi agar dapat menjangkau area layanan yang lebih luas. Elevasi dasar tampungan berada di elevasi + 565.86 mdpl sedangkan untuk puncak tampungan berada pada elevasi 576.26 mdpl. Perencanaan volume tampungan direncakan dapat melayani kebutuhan air baku masyarakat Desa Wrinignsongo sampai dengan proyeksi pertumbuhan penduduk tahun 2036.  
Peningkatan Kualitas Tanah Lahan Toga Melalui Bimbingan Teknis Pemasangan Biopori di Desa Watugede, Kec. Singosari, Kab. Malang Muhamad Tri Aditya; Ikrar Hanggara; Helik Susilo; Armin Naibaho; Utami Retno Pudjowati; Yessi Widyasari
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 07 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i07.3771

Abstract

Lahan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) berperan penting mendukung kesehatan keluarga dan kelestarian lingkungan. Namun, lahan TOGA yang dikelola oleh kelompok PKK RT 03 RW 12 Desa Watugede, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang menghadapi permasalahan berupa rendahnya daya infiltrasi tanah, genangan air saat musim hujan, serta terbatasnya pengetahuan masyarakat mengenai teknologi konservasi tanah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas tanah dan kapasitas masyarakat melalui bimbingan teknis pemasangan lubang resapan biopori. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi observasi lapangan, koordinasi dengan mitra, penyuluhan, pelatihan, praktik pemasangan biopori, serta evaluasi kegiatan. Sebanyak 15 anggota PKK berpartisipasi aktif dan berhasil memasang 15 titik biopori pada lahan TOGA. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam konservasi tanah dan air, optimalisasi pemanfaatan sampah organik sebagai bahan kompos, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Teknologi biopori terbukti menjadi solusi sederhana, ekonomis, dan ramah lingkungan untuk meningkatkan kualitas tanah sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat.