Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PELAKSANAAN BANTUAN TEKNIS PENATAAN & PEMBUATAN RAK VERTIKAL GARDEN KELOMPOK KERJA LINGKUNGAN RT 06 RW18 KELURAHAN BUNULREJO KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG Udi Subagyo; Achendri M. Kurniawan; Bobby Aksumajaya; Nain Dhaniarti Raharjo; Ikrar Hanggara
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 7: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i7.3975

Abstract

Sebagai wilayah yang mandiri dalam mengelola lingkungan, PKK RT 06 RW 18 terletak di jalan Terusan Kayan Kelurahan Bunulrejo Kecamatan Blimbing kotamadya Malang mempunyai Kelompok Kerja Lingkungan dimana bentuk kegiatan yg sudah dilakukan adalah Green House: Media Budidaya Tanaman untuk Urban Farming sebagai upaya ketahanan Pangan Masyarakat. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah Kebutuhan untuk sayur mayur sebagai pelengkap makan warga untuk menerapkan hidup sehat ,Kurangnya kegiatan warga terutama ibu-ibu PKK untuk menumbuhkembangkan wawasan dan pengalaman ibu-ibu. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Pelaksanaan Rak Vertical Garden RT 06 RW18 Kelurahan Bunulrejo Kecamatan Blimbing Kota Malang, berupa Pembuatan dan Pemasangan rak tanaman RT 06 RW 18 sebagai tahap awal kerjasama PKM Polinema dengan RW 18 Kel. Bunulrejo Kec. Blimbing Kota Malang.
PEMASANGAN SISTEM KEAMANAN CLOSED CIRCUIT TELEVISION (CCTV) MUSHOLA TPQ NURUL HUDA, KELURAHAN LESANPURO, KECAMATAN KEDUNGKANDANG, KOTA MALANG Helik Susilo; Muhammad Tri Aditya; Dyah Ayu Rahmawati Cupasindy; Achendri M.Kurniawan; Ikrar Hanggara; Deni Putra Arystianto
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3: Agustus 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i3.6284

Abstract

Mushola TPQ Nurul Huda terletak di Jalan Danau Singkarak III RT 004 RW 007 Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Mushola TPQ Nurul Huda digunakan warga setempat untuk ibadah sholat lima waktu setiap hari, dan juga ibadah sholat sunah lainnya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi survei awal untuk mengidentifikasi kebutuhan keamanan, perencanaan sistem CCTV yang sesuai, instalasi perangkat keras dan perangkat lunak, serta sosialisasi untuk penggunaan dan pemeliharaan sistem oleh pihak terkait. Pemasangan sistem keamanan CCTV di Mushala TPQ Nurul Huda merupakan langkah yang efektif dalam meningkatkan keamanan dan mencegah tindakan kriminalitas. Pengabdian ini memberikan manfaat langsung bagi jamaah dan masyarakat sekitar dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman
Evaluasi Kapasitas Eksisting Tandon Air Bersih di Desa Wringinsongo, Kabupaten Malang Harsanti, Winda; Hanggara, Ikrar; Wahiddin; Raharjo, Nain Dhaniarti; Lestari, Agustin Dita; Cahyani, Kharisma Nur
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Banyuwangi (Jurnal Abdiwangi) Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Abdiwangi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/abdiwangi.v1i1.2023.32-42

Abstract

Desa Wringinsongo merupakan salah satu desa yang berlokasi di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Desa ini memiliki sumber daya air dengan debit yang memadahi yang saat ini dimanfaatkan untuk sumber air bersih dan tenaga listrik skala mikro. Di desa ini juga sudah memiliki tandon air bersih yang berkapasitas 32 m3. Namun dengan kapasitas ini belum mampu menampung debit kebutuhan warga, sehingga kapasitas tandon harus diperbesar. Oleh karena itu pada kegiatan pengabdian ini akan dilakukan evaluasi kapasitas eksisting volume air yang tersedia untuk memberikan rekomendasi pemenuhan kebutuhan air bersih di desa. Berdasarkan perhitungan kebutuhan air pada jam puncak, besarnya debit kebutuhan air sebesar 4,949 lt/detik. Dengan menggunakan pompa eksisiting yang dapat memompa air sebesar 3 lt/detik, maka defisit air yang terjadi selama operasional sebesar 217,3 m3. Untuk memenuhi kebutuhan air pada masa defisit air tersebut, maka dimensi tandon yang dibutuhkan sebesar 7 m ´ 7 m ´ 5 m.
Peningkatan ekonomi melalui branding digital pada kwe puspa jagad Ardiansyah, RIzky; Adzikirani; Novianti, Atik; Adriati W, Rieke; Fatacahul A, Arinal; Hanggara, Ikrar
Oetoesan-Hindia: Telaah Pemikiran Kebangsaan Vol 6 No 2 (2024): Oetoesan Hindia : Telaah Pemikiran Kebangsaan
Publisher : Peneleh Research Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34199/oh.v6i2.211

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi lokal melalui strategibranding digital pada KWE Puspa Jagad di Desa Semen, Kecamatan Gandusari, KabupatenBlitar. Dengan menggunakan aplikasi berbasis internet, kegiatan ini membantu KWEPuspa Jagad dalam memperluas jangkauan informasi dan promosi mengenai kegiatanoutbound yang mereka tawarkan. Pelatihan yang diberikan meliputi instalasi danpengoperasian aplikasi branding digital, yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitaspromosi dan menarik lebih banyak pengunjung di era new normal. Hasil dari kegiatan initermasuk peningkatan visibilitas dan keterlibatan komunitas dalam ekowisata yangdikelola KWE Puspa Jagad. Kata Kunci : Branding Digital, Wisata Ekologis, Peningkatan Ekonomi, Outbound, Era NewNormal.
BIMBINGAN TEKNIS DESAIN DASAR DAN KAJIAN KELAYAKAN ENVIRONMENTAL SPORT TRACK AND TRAIL UNTUK PEMBERDAYAAN DESA WISATA GUBUGKLAKAH KABUPATEN MALANG Suhardono, Agus; Hapsari, Ratih Indri; Supiyono; Hanggara, Ikrar; Herijanto, Pudji; Putri, Ratna Ika
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 01 (2025): FEBRUARI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Gubugklakah Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang memilki potensi sebagai desa wisata karena berada pada jalur menuju Kawasan Bromo Tengger Semeru. Program ini bertujuan memberikan pendampingan masyarakat untuk desain dasar dan perhitungan kelayakan investasi environmental sport track and trail di desa wisata. Track direncanakan di jalur alternatif di Utara pintu masuk Coban Pelangi ke arah Barat. Didapatkan panjang rute adalah sejauh 3,6 km pada ketinggian elevasi +1300 MDPL, dengan rerata kemiringan track antara 15% - 17%. Spesifikasi dan desain jalan adalah berupa permeable pavement untuk desain lintasan sepeda dengan pagar besi hollow 4x4 cm di sisi kiri, serta fondasi cor beton untuk kestabilan struktur. Biaya investasi konstruksi adalah Rp 2.155.426.000,00 untuk jalan dan Rp 1.345.000,00 untuk fasilitas. Dengan usia guna bangunan 30 tahun maka proyek akan mencapai Net Present Value 0 dengan harga tiket Rp 65.000 dan jumlah pengunjung 2000 orang per tahun. Untuk meningkatkan keberhasilan proyek ini, pemberdayaan masyarakat sangat penting agar proyek tersebut memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Gubugklakah sekaligus mendukung program pembangunan berkelanjutan.
PERENCANAAN JARINGAN PIPA TRANSMISI DAN DISTRIBUSI AIR BERSIH KECAMATAN GRABAGAN KABUPATEN TUBAN Nahak, Bileam Yerdan; Sutikno, Sutikno; Hanggara, Ikrar
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i3.3536

Abstract

Kecamatan Grabagan merupakan salah satu Kecamatan di Kabupeten Tuban yang terdampak krisis air bersih dikarenakan belum maksimalnya pelayanan jaringan pipa air bersih yang ada. Sehingga apabila musim kemarau tiba, wilayah ini mengalami kekeringan dan sulit mendapatkan air bersih. Oleh karena itu diperlukan adanya perencanaan jaringan distribusi air bersih. Adapun data yang diperlukan yaitu jumlah penduduk 5 tahun terakhir dan fasilitas umum, peta topografi, data debit sumber air dan HSPK Kabupaten Tuban tahun 2022. Tahap yang harus dilakukan dalam perencanaan jaringan distribusi air bersih yaitu dimulai dari menghitung proyeksi penduduk 14 tahun mendatang, debit kebutuhan, perencanaan jaringan pipa, menghitung dimensi pipa dan reservoir serta dilengkapi dengan perhitungan anggaran biaya. Berdasarkan hasil perhitungan proyeksi penduduk didapatkan jumlah penduduk tahun 2036 sebesar 40.883 jiwa dan debit air yang dibutuhkan sebesar 0,064 m3/dt. Adapun dimensi reservoir dari sumber air Ngerong sebesar 15m x 15m x 3,5m. Kemudian untuk reservoir pembagi dibedakan menjadi 3 tipe, untuk dimensi tipe 1 sebesar 6m x 6m x 2,5 m, untuk dimensi tipe 2 sebesar 4m x 4m x 2,5m sedangkan untuk dimensi tipe 3 sebesar 3m x 3m x 2,5 m. Jenis pipa yang digunakan yaitu pipa HDPE dengan diameter 3inch, 4inch, 5inch, 6inch dan 8inch. Biaya pembangunan jaringan transmisi dan distribusi air ini memerlukan dana sebesar Rp. 25.658.153.000. (Terbilang: Dua puluh lima milyar enam ratus lima puluh delapan juta seratus lima puluh tiga ribu rupiah).
PENANGGULANGAN GENANGAN BERBASIS KONSERVASI DI JALAN DANAU KERINCI - DANAU TOBA KOTA MALANG Fadli, Achmad; Hanggara, Ikrar; Pudjowati, Utami Retno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i4.3569

Abstract

Cuaca ekstrim menyebabkan kekeringan ketika musim kemarau dan curah hujan tinggi ketika musim penghujan, serta menyebabkan beberapa drainase yang ada di walayah Jalan Danau Kerinci - Danau Toba, Kota Malang tidak mampu menampung debit limpasan air hujan. Adanya tumpukan sampah dan sedimen di dasar saluran semakin memperburuk kondisi saluran. Penelitian ini bertujuan untuk penanggulangan genangan berbasis konservasi dengan pembuatan sigma tank dan redesain saluran baru. Metode perhitungan curah hujan menggunakan rata-rata Aljabar, jenis uji distribusi Log Pearson Tipe III kala ulang 5 tahun, dan perhitungan debit menggunakan metode rasional. Data yang diperlukan adalah site plan, dimensi saluran eksisting, data penduduk, data curah hujan tahun 2013 - 2022 (Stasiun Hujan Ciliwung, Jabung, dan Sukun), serta HSPK Kota Malang tahun 2022. Hasil perhitungan didapatkan curah hujan rancangan sebesar 76,951 mm/hari dengan 4 rencana sigma tank. Dimensi sigma tank pertama (blok I) sebesar 39,1 m x 39,1 m, kedua (blok H) sebesar 35 m x 35 m, serta ketiga dan keempat (blok G dan L) sebesar 30,3 m x 30,3 m. Keempat sigma tank tersebut berukuran tinggi 1,23 m. Sigma tank dilengkapi dengan bak kontrol inflow maupun outflow, pipa PVC berdiameter 6” dan 4”, serta dilengkapi dengan redesain 7 saluran baru u-ditch berdimensi: 1,5m x 1,5 m; 1,2 m x 1,2 m; 1,0 m x 1,0 m; dan 0,8 m x 0,8 m. Perhitungan redesain sigma tank diperoleh RAB sebesar Rp12.276.906.851,00. Berdasaran hasil perhitungan serta perencanaan sigma tank dan u-ditch, genangan dapat ditanggulangi karena debit kapasitas saluran lebih besar dari debit banji rancangan.
PERENCANAAN JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH GUNA MEMENUHI KEBUTUHAN AIR PADA BERBAGAI SEKTOR DI KECAMATAN LUMBANG Rahma, Yusrina Adhila; Efendi, Medi; Hanggara, Ikrar
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i4.3572

Abstract

Kecamatan Lumbang merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Pasuruan yang berada pada ketinggian 100 – 2000 mdpl. Keringnya daerah aliran sungai dan ketidakmungkinan dilakukannya pengeboran akibat struktur tanah menjadi faktor utama terjadinya krisis air bersih di wilayah tersebut. Oleh karena itu, digunakan sumber Mata Air Banyu Biru di Kecamatan Winongan dengan elevasi ± 27,8671 mdpl. Skripsi ini bertujuan untuk menghitung debit kebutuhan air di Kecamatan Lumbang berdasarkan sektor domestik, non domestik dan peternakan pada tahun 2042 serta debit ketersediaan air di sumber yang digunakan, menentukan diameter pipa yang memenuhi dan rencana anggaran biaya dalam merealisasikannya beserta analisa ekonomi serta menentukan metode yang dapat digunakan dalam pelaksanaannya. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode kuantitatif dan didapatkan debit kebutuhan air di Kecamatan Lumbang pada tahun 2042 sebesar 54,64 liter/detik dan debit ketersediaan dari mata air Banyu Biru sebesar 90,70 liter/detik. Dimensi pipa terbesar yang digunakan adalah 10” dan terkecil 1,5”. Terdapat 5 unit reservoir dengan dimensi berbeda. Untuk mewujudkan rencana tersebut, perkiraan anggaran sebesar Rp. 33.452.450.000. Perencanaan jaringan air di Kecamatan Lumbang ini dikatakan layak berdasarkan perhitungan BCR dengan hasil B/C > 1, yaitu 1,137 dan NPV senilai Rp. 499.368.910. Payback period akan terjadi pada 9 tahun 7 bulan 27 hari. Penentuan harga air saat B = C sebesar Rp. 3.516,65 /m3 dan saat B/C > 1 sebesar Rp. 4.000,00 /m3. Apabila terdapat subsidi konstruksi dari pemerintah sebesar 100%, harga air adalah Rp. 591,66 /m3 dan apabila subsidi hanya sebesar 50%, harga air Rp. 2.054,16 /m3. Pada pelaksanaannya, digunakan metode khusus yang untuk mencapai efisiensi kerja. 
PERENCANAAN ULANG SISTEM DRAINASE BERWAWASAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN SUMBEREJO KOTA BATU Zulfa, Nadhifatu; Pudjowati, Utami Retno; Hanggara, Ikrar
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.3605

Abstract

Kelurahan sumberejo merupakan salah satu daerah yang rawan banjir menurut data BPDB Kota Batu. Berdasarkan survei lapangan, banjir disebabkan oleh meningkatnya pembangunan yang membuat berkurangnya daerah resapan air. Permasalah utama adalah sistem drainase yang tidak berfungsi dengan baik dan berkurangnya kapasitas saluran yang menyebabkan terjadinya genangan di beberapa tempat pada saat intensitas hujan tinggi. Tujuan penelitian yaitu mengevaluasi kondisi sistem drainase kemudian menghitung debit limpasan untuk merencanakan drainase berwawasan lingkungan dan menghitung dimensi saluran, setelah itu menghitung rencana anggaran biaya yang dibutuhkan. Penelitian ini dimulai dari menganalisis kondisi dilapangan kemudian menghitung banjir rancangan dan menganalisis kapasitas saluran drainase. Hasil dari analisis curah hujan rancangan dengan kala ulang 2 tahun sebesar 54,64 mm/hari; debit rancangan yaitu mulai dari 0,00158 m³/detik sampai 0,05128 m³/detik; biopori dengan diameter 0,1 meter dan tinggi 1 meter dengan jumlah 269 buah; dimensi saluran dengan lebar 0,4 meter dan kedalaman 0,6 meter dengan bentuk persegi berupa u-ditch pracetak; estimasi biaya perencanaan ulang sebesar Rp. 3.952.514.686,36.
PENANGGULANGAN BANJIR MENGGUNAKAN MODULAR TANK TERUSAN JALAN KOLONEL SUGIONO WARU KABUPATEN SIDOARJO Andriansyah, Rizqi Ferry; Hanggara, Ikrar; Pudjowati , Utami Retno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.3822

Abstract

Jalan Kolonel Sugiono Waru, Kabupaten Sidoarjo sering mengalami banjir dikarenakan sistem drainase yang kurang optimal dan pengalihan tata guna lahan tanpa adanya bangunan tambahan berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kondisi eksisting sistem drainase Jl. Kolonel Sugiono hingga Jl. Raya Kundi sepanjang 5,00 km. Penelitian ini menggunakan metode analisis kondisi eksisting, analisis hidrologi untuk menghitung hujan dan banjir rancangan dengan kala ulang 15 tahun. Hasil analisis tersebut didapatkan hasil hujan rancangan sebesar 635,85 mm/bulan atau 43,851 mm/hari, untuk debit rancangan dengan total 0,301 m3/detik untuk ruas kanan dan 0,134 m3/detik untuk ruas kiri sehingga terdapat 11 titik pada ruas kanan maupun ruas kiri yang mengalami luapan (Qhit > Qrenc). Akan tetapi, pada kecepatan aliran minimum (Vmin) tidak memenuhi sehingga dilakukan perencanaan ulang pada ruas kanan dan ruas kiri dengan dimensi minimum 300mm x 300mm dan maksimum 600mm x 1000mm dengan penambahan bangunan pelengkap. Penambahan modular tank dengan kebutuhan 1708 Unit yang disusun menjadi dua tumpukan pada ruas jalan drainase dengan penampang trapesium, kapasitas tampungan 50% sehingga dalam 1 jam dapat mereduksi hingga 40% menjadi pilihan solusi penanggulangan banjir di kawasan tersebut. Biaya yang dibutuhkan untuk rehabilitasi saluran baru dan pengadaan modular tank sebesar Rp 24.647.082.895,84. Untuk penelitian selanjutnya, perencanaan modular tank direncanakan ke seluruh ruas saluran dan memperhitungkan beban yang di terima oleh modular tank.