Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PERENCENAAN ULANG SALURAN DRAINASE MENGGUNAKAN SUMUR INJEKSI KECAMATAN LOWOKWARU KELURAHAN MOJOLANGU KOTA MALANG Syahrul Ferdiansyah; Ikrar Hanggara; Sutikno Sutikno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.5866

Abstract

Drainase merupakan salah satu bangunan yang penting untuk menerima limpasan air hujan yang dapat menyebabkan genangan maupun banjir pada suatu wilayah. Salah satu pemukiman di Kota Malang yang berlokasi di Jalan Candi Badut, Kelurahan Mojolangu Kecamatan Lowokwaru dan sekitarnya merupakan pemukiman yang padat dengan fungsi drainase yang kurang baik. Oleh karena itu perlu dilakukan perencanaan ulang saluran drainase pada wilayah tersebut. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data curah hujan yang berasal dari Satelit JAXA selama 20 tahun terakhir, peta topografi, data saluran eksisting, data harga satuan upah, alat dan bahan. Berdasarkan hasil analisis perhitungan diperoleh curah hujan rancangan sebesar 117,9 milimater per-hari. Upaya untuk mencegah banjir yaitu dengan membuat penambahan resapan area menggunakan sumur injeksi berdiameter 0,8 meter dengan kedalaman 1 meter yang berjumlah 15 unit dan ditempatkan pada beberapa titik tertentu. Berdasarkan hasil perhitungan, saluran drainase direncanakan menggunakan beton precast jenis U-Ditch dengan dimensi terkecil, yaitu lebar dasar (b) sebesar 0,4 meter dan tinggi saluran (h) sebesar 0,5 meter, dan dimensi terbesar menggunakan saluran dengan lebar dasar (b) sebesar 0,6 meter dan tinggi saluran (h) sebesar 0,7 meter. Estimasi biaya yang dibutuhkan dalam proyek ini sebesar Rp.1.927.978.000,00.
PERENCANAAN ULANG SALURAN DRAINASE DENGAN UNDERDRAIN BOX STORAGE PADA PERUMAHAN CANGGU PERMAI KECAMATAN JETIS KABUPATEN MOJOKERTO Tasyakur Rizka Aliviasa'a Salsabila; Ikrar Hanggara; Moh. Charits
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6370

Abstract

Saluran drainase di Perumahan Canggu Permai mengalami penurunan kualitas sehingga tidak dapat mengalirkan air limpasan secara optimal dan menyebabkan genangan. Tujuan dari proyek akhir ini adalah untuk mengetahui rencana pembuangan banjir dengan kala ulang 5 tahun, menentukan dimensi saluran baru yang cukup untuk mengalirkan pembuangan banjir menggunakan metode Underdrain Box Storage, dan memperkirakan biaya konstruksi. Data yang dibutuhkan adalah dimensi saluran eksisting, curah hujan 2014-2023, peta topografi, data permeabilitas dari tesis sebelumnya, dan harga satuan pekerjaan di Kabupaten Mojokerto tahun 2023. Data curah hujan diproses, menggunakan metode Gumbel, uji kesesuaian menggunakan metode Chi-Square dan Smirnov-Kolmogorov untuk merancang debit banjir dengan periode pengulangan 5 tahun. Total debit desain pada saluran adalah 9,72 m3/s; total debit desain setelah perencanaan ulang adalah 17,43 m3/s; semua saluran direncanakan ulang menggunakan U-Ditch 60x80 cm; dan 12 saluran menggunakan saluran Penyimpanan Underdrain Box; dimensi U-Ditch 40 x 40 cm; sedangkan untuk konstruksi bagian atas beton setengah diameter 40 cm, konstruksi beton cor Box Storage 40 x 60 cm; dengan biaya konstruksi Rp 17.557.112.677,19.
PERENCANAAN JARINGAN INSTALASI AIR BERSIH DAN AIR KOTOR RUMAH SUSUN TOWER 1 IBU KOTA NUSANTARA Rifadhi Aulia Sayyidan; Sutikno; Ikrar Hanggara
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6508

Abstract

Rumah Susun Tower 1 Ibu Kota Nusantara terdiri dari 12 lantai dengan luas bangunan sebesar 11.648 meter persegi. Perencanaan jaringan instalasi air bersih diperlukan pada setiap gedung untuk pemenuhan air bersih yang memadai dan berkualitas sebagai kebutuhan penghuni. Pembuangan air kotor juga diperlukan perencanaan yang maksimal untuk meminimalisir terjadinya pipa yang tersumbat supaya kebersihan dan kesehatan tetap terjaga. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung kebutuhan air bersih, dimensi instalasi air bersih, dimensi instalasi air kotor, dan rencana anggaran biaya. Kebutuhan air bersih mencapai 277.488 liter/hari. Penyaluran air bersih dilakukan dengan sistem down feed, di mana ground water tank berfungsi sebagai reservoir bawah dan air bersih didistribusikan dari roof tank. Debit air kotor sebesar 24.012 liter/hari dan debit air bekas sebesar 31.320 liter/hari. Pipa air kotor menggunakan pipa PVC D yang berukuran 4 inch dan 6 inch. Pipa Air Bekas menggunakan pipa PVC D yang berukuran 2 inch, 2,5 inch dan 4 inch. Volume tangki penampung air bersih yang diperlukan untuk ground water tank yaitu 90 meter kubik dan roof tank diperlukan 75 meter kubik. Sedangkan tangki penampung air kotor menggunakan tangki biotech tipe RO-90. Tangki penampung air bekas menggunakan tangki biotech tipe RCO-20. Biaya yang diperlukan untuk pekerjaan instalasi pipa, tangki untuk air bersih, dan air kotor sebesar Rp4.847.873.000,00.
PERENCANAAN ULANG SISTEM DRAINASE BERWAWASAN LINGKUNGAN PADA WILAYAH PASAR GADANG KOTA MALANG Muhammad Farhansya Aiman Nurfadhil; Ikrar Hanggara
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8347

Abstract

Banjir di Pasar Gadang Kota Malang disebabkan oleh adanya kondisi saluran drainase yang tersumbat karena banyaknya sedimentasi pada saluran, serta pengendalian air limpasan yang dianggap kurang efektif. Untuk mengatasi hal tersebut maka perlu dilakukan perencanaan kembali pada sistem saluran drainase pada wilayah tersebut dengan menerapkan sistem drainase berwawasan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis skema jaringan drainase pada wilayah Pasar Gadang Kota Malang, menghitung nilai debit banjir rancangan dengan kala ulang 5 tahun dan kapasitas salurannya, mengetahui besar dimensi saluran yang telah di desain kembali, merencanakan kebutuhan biopori, serta memperkirakan biaya konstruksi. Pada penelitian ini menggunakan data dimensi eksisting yang didapatkan melalui survei secara langsung, data curah hujan dari tiga stasiun hujan terdekat dari tahun 2015-2024, peta topografi dengan skala 1:1000, dan harga satuan pekerjaan Kota Malang tahun 2024. Data curah hujan dalam penelitian ini dianalisa menggunakan metode Gumbel serta menggunakan kala ulang 5 tahun. Hasil dari penelitian ini yaitu, didapatkan nilai curah hujan rancangan dengan kala ulang 5 tahun sebesar 81,949 mm/hari; debit banjir rencana 0,73473 m³/detik; penambahan 8 saluran baru menggunakan U-Ditch dengan penampang persegi, dimensi U-Ditch untuk yang terkecil 50 x 50 cm dan terbesar 200 x 200 cm, kebutuhan biopori diperoleh 1024 biopori dengan diameter 10 cm dan tinggi 100 cm, dan biaya konstruksi sebesar Rp6.468.434.691,58. Penambahan biopori pada penelitian ini dapat membantu mengurangi debit air limpasan sebanyak 5% serta dapat mengurangi terjadinya endapan pada saluran drainase. Penerapan dari drainase yang berwawasan lingkungan sangat disarankan dalam penelitian berikutnya.
ANALISIS KINERJA JARINGAN IRIGASI AIR TANAH PADA DAERAH ONCORAN SDBL 634 DI KABUPATEN BLITAR Nurinta Rahmawati; Ikrar Hanggara; Mona Shinta Safitri
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.10805

Abstract

Adanya area pertanian yang belum terlayani secara optimal oleh jaringan irigasi air tanah serta variasi kebutuhan air akibat perbedaan pola tata tanam memerlukan analisis kebutuhan air, evaluasi kinerja jaringan eksisting, perbaikan dan perencanaan pengembangan jaringan pada daerah layanan Sumur Dalam Blitar (SDBL) 634 di Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Analisis kebutuhan air dilakukan berdasarkan KP-01 menggunakan metode Blaney-Criddle, sedangkan analisis hidraulika menggunakan WaterCAD V8i dengan persamaan Hazen-Williams. Tiga pola tata tanam yang dianalisis yaitu padi–palawija–palawija, padi–palawija–padi, dan kombinasi keduanya. Hasil menunjukkan NFR maksimum 1,745 L/det dengan kebutuhan debit 53,292 L/det, sedangkan debit pompa hanya 21 L/det sehingga distribusi dilakukan secara rotasi pada minimal tiga kelompok layanan. Beberapa ruas pipa tidak memenuhi kriteria hidraulika sehingga diperlukan penyesuaian diameter. Pengembangan jaringan dilakukan pada area 16,236 ha dengan penambahan 8 outlet. Hasil simulasi menunjukkan jaringan memenuhi kriteria desain dengan tekanan 1–8 atm, kecepatan 0,3–4,5 m/det, dan kehilangan energi kurang dari 5 m/km. Kebutuhan air dipenuhi melalui pembagian tujuh zona irigasi dengan biaya sebesar Rp 1.192.702.000,00.