Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Desain Media Edukatif Berbasis Augmented Reality pada Pembelajaran Kesehatan dan Keselamatan Kerja Muhammad Fathur Rahman; Siraj; Islami Fatwa
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 13 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwiajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v13i1.415

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang media edukatif berbasis Augmented Reality (AR) pada materi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), mendeskripsikan kelayakan media, serta memperoleh gambaran awal kemanfaatannya dalam pembelajaran vokasi. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek uji coba adalah 50 siswa kelas X Teknik Bisnis Sepeda Motor dan satu guru pengampu materi K3 di SMK Swasta Satrya Budi Karang Rejo. Validasi melibatkan satu ahli media dan dua ahli materi. Instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli, angket respon siswa, dan angket respon guru. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif melalui konversi skor ke dalam persentase dan kategori kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan validasi ahli media sebesar 92% dan validasi ahli materi sebesar 94%, keduanya berkategori sangat baik. Uji coba siswa memperoleh 90% pada skala kecil dan 91% pada skala besar, sedangkan respon guru mencapai 94%. Temuan ini menunjukkan bahwa media AR-K3 layak, praktis, dan bermanfaat sebagai media pendukung pembelajaran K3 di SMK.
Gerakan EISGU (Ethical and Islamic Gadget Use) sebagai Solusi Pendidikan dalam Menghadapi Tantangan Jam Malam bagi Anak-Anak di Lhokseumawe Zainul Mujtahid; Muh Fahrudin Alawi; Said Fadlan Anshari; Islami Fatwa
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.828

Abstract

The EISGU Movement (Ethical and Islamic Gadget Use) was implemented as a community service initiative to address the growing issue of excessive gadget use among adolescents during the night curfew policy in Blang Pulo Village, Lhokseumawe. The program aimed to foster ethical, Islamic, and productive digital behavior through an integrative educational approach combining religious values, character formation, and digital literacy. Conducted at SMPN 8 Lhokseumawe with 25 student participants, the program consisted of four main components: (1) Digital Ethics Education Based on Islamic Principles, (2) Educational Digital Content Creation Workshops using AI tools such as Gemini AI and ChatGPT, (3) Basic Programming (Coding) Workshops using Google Colab, and (4) the EISGU Declaration. Program effectiveness was evaluated by teacher observers using a rubric with seven indicators rated on a 4-point scale, yielding an overall effectiveness score of 3.8 out of 4, which indicates a very high level of achievement across ethical understanding, engagement, creativity, and responsible gadget use. These findings demonstrate that integrating Islamic values with digital literacy and AI-assisted learning enhances adolescents’ moral awareness, self-control, and 21st-century technological competencies, positioning the EISGU Movement as an innovative, faith-based educational model with strong potential for replication in other communities facing similar digital challenges.
Pelatihan Penguatan Kompetensi Pendidikan Kejuruan Bagi Siswa SMK Negeri 1 Muara Batu Islami Fatwa; Taufiq Taufiq; Desy Sary Ayunda
JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi Vol. 5 No. 1 (2026): JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jaliye.v5i1.1328

Abstract

Pendidikan kejuruan memiliki peran strategi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, produktif, dan siap menghadapi perkembangan dunia kerja. Perubahan teknologi yang berlangsung sangat cepat pada era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 menuntut lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, kreativitas, serta literasi digital. Berdasarkan hasil observasi awal di SMK Negeri 1 Muara Batu ditemukan bahwa sebagian siswa masih memiliki keterbatasan pemahaman mengenai kompetensi kerja, budaya industri, perkembangan teknologi, dan kesiapan karir setelah lulus sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pendidikan kejuruan siswa melalui pelatihan yang fokus pada kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri atas tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, diskusi interaktif, simulasi dunia kerja, dan evaluasi kegiatan. Peserta kegiatan berjumlah 50 siswa dari berbagai program keahlian. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai kompetensi kejuruan, kesiapan kerja, budaya industri, dan pentingnya pengembangan hard skill serta soft skill . Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti kegiatan. Pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi belajar, wawasan karier, dan kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Oleh karena itu, kegiatan penguatan kompetensi pendidikan kejuruan perlu dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung peningkatan kualitas lulusan SMK yang adaptif, profesional, dan kompetiti