Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Komparatif Soal Pilihan Ganda LOTS dan HOTS dalam Mengukur Kreativitas Ilmiah Siswa dalam Pelajaran Fisika Melalui Google Form Hasibuan, A Rivaldi; Manik, Agnes Viola; Zuraida, Novita; Baringbing, Samuel; Mihardi, Satria; Bunawan, Wawan
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v2i1.5676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas soal pilihan ganda berbasis Lower Order Thinking Skills (LOTS) dan Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam mengukur kreativitas ilmiah siswa pada mata pelajaran fisika menggunakan Google Form. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain studi komparatif. Data diperoleh dari 32 siswa kelas XI yang mengerjakan soal LOTS dan HOTS melalui Google Form. Analisis dilakukan berdasarkan validitas, reliabilitas, daya beda, dan tingkat kesukaran soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar soal memiliki tingkat kesukaran dalam kategori mudah hingga sedang, dengan daya beda yang baik hingga sangat baik. Skor rata-rata siswa pada soal LOTS lebih tinggi dibandingkan dengan soal HOTS, yang mengindikasikan bahwa mereka lebih terbiasa dengan soal yang menguji pemahaman dasar daripada soal yang menuntut analisis dan evaluasi. Google Form terbukti efektif sebagai media evaluasi digital yang fleksibel dan efisien dalam pengumpulan data serta analisis hasil asesmen.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pelajaran Fisika Tingkat Menengah Atas Fadly, M; Simatupang, Hizkia Natanael; Simanjorang, Arya Sandro; Purba, Jujur Marholong; Mihardi, Satria; Bunawan, Wawan
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v2i1.5710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa tingkat menengah atas dalam pelajaran fisika. Kemampuan berpikir kritris merupakan keterampilan penting dalam memahami konsep-konsep fisika yang kompleks dan memecahkan masalah-masalah yang berkaitan dengan fenomena alam. Penelitian ini menggunakan pendekatakan kualitatif deskriptif dengan sampel 20 siswa dari tingkat menengah atas. Data dikumpulkan melalui wawancara dan teks menulis esai yang diberikan kepada siswa yang kemudia dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola berpikir kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan berpikir kritis siswa bervariasi, dengan beberapa siswa menunjukkan kemampuan yang baik dalam menganalisis dan mengevaluasi informasi fisika, sementara yang lain masih mengalami kesulitan dalam menginterprestasikan dan menarik kesimpulan. Faktor-faktir seperti metode pengajaran, motivasi belajar, dan latar belakang akademik siswa tampaknya memengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menyarankan agar guru fisika menerapkan pembelajaran yang lebih berpusat pada siswa.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik melalui Penerapan LKPD Berbasis Discovery learning Dilla Syauqiyah Nurjihan; Wawan Bunawan
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i3.3133

Abstract

Rendahnya capaian hasil belajar peserta didik sering kali menjadi indikator perlunya evaluasi terhadap strategi pembelajaran yang digunakan di kelas. Salah satu tantangan yang dihadapi di MTS Al-Ittihad Aek Nabara adalah rendahnya pemahaman siswa dalam mata pelajaran IPA, yang tercermin dari nilai akademik yang belum memenuhi standar. Kondisi ini mendorong perlunya alternatif pendekatan pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa serta memperkuat penguasaan konsep secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis discovery learning terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas VII. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain satu kelompok perlakuan, di mana peserta didik diberi tes awal dan tes akhir untuk mengukur perubahan yang terjadi. Sampel penelitian terdiri atas 30 siswa yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan statistik deskriptif dan inferensial, dimulai dengan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, serta uji Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 34,67 menjadi 85 setelah perlakuan diberikan, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menandakan peningkatan tersebut bersifat signifikan. Hasil temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan model discovery learning yang dipadukan dengan LKPD tidak hanya memberikan dampak positif terhadap peningkatan capaian akademik peserta didik, tetapi juga berkontribusi besar dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Melalui pendekatan ini, siswa dilibatkan secara aktif dalam proses berpikir reflektif dan eksploratif yang relevan dengan konteks kehidupan nyata. Dengan demikian, model ini layak dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran inovatif dalam pembelajaran IPA, khususnya di jenjang SMP, untuk mendorong terciptanya suasana belajar yang dinamis, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik melalui Penerapan LKPD Berbasis Discovery learning Dilla Syauqiyah Nurjihan; Wawan Bunawan
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i3.3133

Abstract

Rendahnya capaian hasil belajar peserta didik sering kali menjadi indikator perlunya evaluasi terhadap strategi pembelajaran yang digunakan di kelas. Salah satu tantangan yang dihadapi di MTS Al-Ittihad Aek Nabara adalah rendahnya pemahaman siswa dalam mata pelajaran IPA, yang tercermin dari nilai akademik yang belum memenuhi standar. Kondisi ini mendorong perlunya alternatif pendekatan pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa serta memperkuat penguasaan konsep secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis discovery learning terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas VII. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain satu kelompok perlakuan, di mana peserta didik diberi tes awal dan tes akhir untuk mengukur perubahan yang terjadi. Sampel penelitian terdiri atas 30 siswa yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan statistik deskriptif dan inferensial, dimulai dengan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, serta uji Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 34,67 menjadi 85 setelah perlakuan diberikan, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menandakan peningkatan tersebut bersifat signifikan. Hasil temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan model discovery learning yang dipadukan dengan LKPD tidak hanya memberikan dampak positif terhadap peningkatan capaian akademik peserta didik, tetapi juga berkontribusi besar dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Melalui pendekatan ini, siswa dilibatkan secara aktif dalam proses berpikir reflektif dan eksploratif yang relevan dengan konteks kehidupan nyata. Dengan demikian, model ini layak dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran inovatif dalam pembelajaran IPA, khususnya di jenjang SMP, untuk mendorong terciptanya suasana belajar yang dinamis, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik.
Analisis Komparatif Soal Pilihan Ganda LOTS dan HOTS dalam Mengukur Kreativitas Ilmiah Siswa dalam Pelajaran Fisika Melalui Google Form Hasibuan, A Rivaldi; Manik, Agnes Viola; Zuraida, Novita; Baringbing, Samuel; Mihardi, Satria; Bunawan, Wawan
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v2i1.5676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas soal pilihan ganda berbasis Lower Order Thinking Skills (LOTS) dan Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam mengukur kreativitas ilmiah siswa pada mata pelajaran fisika menggunakan Google Form. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain studi komparatif. Data diperoleh dari 32 siswa kelas XI yang mengerjakan soal LOTS dan HOTS melalui Google Form. Analisis dilakukan berdasarkan validitas, reliabilitas, daya beda, dan tingkat kesukaran soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar soal memiliki tingkat kesukaran dalam kategori mudah hingga sedang, dengan daya beda yang baik hingga sangat baik. Skor rata-rata siswa pada soal LOTS lebih tinggi dibandingkan dengan soal HOTS, yang mengindikasikan bahwa mereka lebih terbiasa dengan soal yang menguji pemahaman dasar daripada soal yang menuntut analisis dan evaluasi. Google Form terbukti efektif sebagai media evaluasi digital yang fleksibel dan efisien dalam pengumpulan data serta analisis hasil asesmen.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pelajaran Fisika Tingkat Menengah Atas Fadly, M; Simatupang, Hizkia Natanael; Simanjorang, Arya Sandro; Purba, Jujur Marholong; Mihardi, Satria; Bunawan, Wawan
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v2i1.5710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa tingkat menengah atas dalam pelajaran fisika. Kemampuan berpikir kritris merupakan keterampilan penting dalam memahami konsep-konsep fisika yang kompleks dan memecahkan masalah-masalah yang berkaitan dengan fenomena alam. Penelitian ini menggunakan pendekatakan kualitatif deskriptif dengan sampel 20 siswa dari tingkat menengah atas. Data dikumpulkan melalui wawancara dan teks menulis esai yang diberikan kepada siswa yang kemudia dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola berpikir kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan berpikir kritis siswa bervariasi, dengan beberapa siswa menunjukkan kemampuan yang baik dalam menganalisis dan mengevaluasi informasi fisika, sementara yang lain masih mengalami kesulitan dalam menginterprestasikan dan menarik kesimpulan. Faktor-faktir seperti metode pengajaran, motivasi belajar, dan latar belakang akademik siswa tampaknya memengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menyarankan agar guru fisika menerapkan pembelajaran yang lebih berpusat pada siswa.
Analisis Validitas dan Reliabilitas Soal Uraian Berbasis Google Form Dalam Menilai Kreativitas Ilmiah Siswa SMA Simbolon, Elisabeth Endang Permata; Lingga, Loni Ignasia; Gomes, Margareth Jacoba Da; Jannah, Miftahul; Batubara, Rizki Salsabila; Mihardi, Satria; Bunawan, Wawan
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v2i1.5681

Abstract

This study aims to analyze the validity and reliability of Google Form-based descriptive questions in assessing the scientific creativity of high school science students. Scientific creativity is an essential skill in science learning that includes flexibility of thinking, originality of ideas and elaboration in developing concepts and solving problems. By increasing the use of digital technology in learning evaluation, Google form becomes one of the platforms that offers convenience in compiling questions, collecting data in real-time and analyzing results systematically. This study uses a quantitative descriptive method by testing the validity and reliability of the descriptive question instrument through statistical analysis. The results of this study indicate that the Google Form-based assessment instrument has high validity with an average correlation value above 0.5 and good reliability with a consistency level above 0.7. In addition, this instrument is able to measure students' scientific creativity in answering questions based on three main indicators, namely flexibility, originality, and elaboration. This study shows that Google form can be used as a valid and reliable evaluation tool in assessing the scientific creativity of high school science students, but collaboration with other assessment methods is still needed to optimize the measurement of aspects of idea exploration and problem solving in more depth.
Analisis Peran Kreativitas Ilmiah dalam Pemahaman Suhu dan Kalor di Kalangan Siswa Menengah Atas Mizilfa, Nazhira; Aritonang, Yanti Seniawati; Sihite, Amisha; Siregar, Elisa; Bunawan, Wawan; Mihardi, Satria
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v2i1.5690

Abstract

Pemahaman konsep suhu dan kalor merupakan aspek fundamental dalam fisika yang memiliki peran penting dalam berbagai bidang ilmu dan kehidupan sehari-hari. Namun, masih banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep ini akibat metode pembelajaran yang kurang interaktif dan minimnya eksperimen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kreativitas ilmiah dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap suhu dan kalor melalui pendekatan pembelajaran yang inovatif. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan survei terhadap siswa kelas X SMA yang telah mempelajari suhu dan kalor. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep dan kuesioner kreativitas ilmiah, yang kemudian dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas ilmiah berkontribusi positif terhadap pemahaman konsep suhu dan kalor. Meskipun sebagian besar butir soal dalam instrumen asesmen memiliki validitas dan reliabilitas yang baik, beberapa butir perlu direvisi untuk meningkatkan akurasi pengukuran. Diperlukan strategi pembelajaran yang lebih inovatif, seperti eksperimen laboratorium, simulasi interaktif, dan penerapan konsep dalam kehidupan sehari-hari, agar siswa dapat memahami materi dengan lebih baik.
Workshop Produksi Kopi Mangrove di Desa Tanjung Rejo Roza, Destria; Bunawan, Wawan; Syarifuddin, Syarifuddin; Sihombing, Junifa Layla
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences - Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpkmt.v5i3.178

Abstract

Desa Tanjung Rejo memiliki Hutan Mangrove (bakau) yang cukup luas. Salah satu tanaman bakau yang terkenal adalah adalah bakau merah (Rhizopora stylosa). Ekstrak bakau merah menunjukkan efek antioksidan, antibakteri, antikanker, dan antidiabetes, serta aktivitas sitotoksik. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cara pembuatan kopi mangrove, sebagai upaya dalam mengoptimalkan potensi lokal yang ada di desa. Metode pelaksanaan kegiatan melalui penyuluhan dan pelatihan tentang kandungan dan metode pembuatan kopi mangrove. Adapun hasil kegiatan pelatihan pembuatan kopi mangrove ini, 93 % peserta mengatakan bahwa kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Seluruh peserta (100%) berniat untuk untuk mengembangkan usaha dibidang kuliner dan 93% darinya memperkirakan kopi mangrove dapat meningkatkan usaha kuliner di wilayah wisata mangrove Desa Tanjung Rejo.
KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MATERI GERAK LINIER Cahyaningrum, Wuri; Bunawan, Wawan
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 12 No. 2 (2024): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/inpafi.v12i2.60240

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X di salah satu SMAN di Kota Medan pada materi gerak lurus berdasarkan indikator Facione. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa kelas X MIPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan berpikir kritis siswa pada indikator penjelasan sebesar 84,3% (sangat kritis), evaluasi sebesar 82,2% (sangat kritis), pengaturan diri sebesar 71,7% (kritis), interpretasi sebesar 68,3% (cukup kritis), analisis sebesar 58,8% (kurang kritis) dan penyimpulan sebesar 58,3% (kurang kritis). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelas X di salah satu SMAN di Kota Medan pada materi gerak lurus adalah cukup (70,6%). Keterampilan berpikir kritis siswa masih kurang atau rendah disebabkan oleh beberapa faktor utama, siswa belum terbiasa dilatih soal-soal keterampilan berpikir kritis, kurang teliti dan siswa masih mengalami kesulitan dalam menganalisis dan memberikan gagasan.Kata kunci: analisis, keterampilan berpikir kritis, gerak linier
Co-Authors Akum Laksana Alfa Kristin Laia Alkhafi Maas Siregar Aloysius Rusli Amelia Sitompul AMINAH Annisa Arnun Aritonang, Yanti Seniawati Ayuhan, Dwitya Baringbing, Samuel Batubara, Muhammad Khairi Dahlan Batubara, Rizki Salsabila Bintang, Andreas Derlina Derlina . Derlina Derlina Dilla Syauqiyah Nurjihan Dimas Ridho Ely Djulia Ely Djulia Eviyona Laurenta Br Barus Fadly, M Fajar Solidman Larosa Febrianto Bayu Anggara Saputra Gomes, Margareth Jacoba da Hani Diana Sipayung Hasibuan, A Rivaldi Hijriati Hijriati Hileri F. Situmorang Irham Ramadhani Junifa Layla Sihombing, Junifa Layla Laksono Trisnantoro Lingga, Loni Ignasia Liza Ayu Khairani Liza Ayu Khairani Lubis, Salsabila Khairusysyifa Mangasi Holong Rajagukguk Manik, Agnes Viola Maria Nainggolan Marningot H Silalahi Maulida Rahmi Sagala Melly Palentina Miftahul Jannah Mira Surya Ningsih Mizilfa, Nazhira Nahadi . Napitupulu, Jeremia Andi Sahputra Nawawi, Puji Ningsih, Mira Surya Nisya, Khairun Nur hasanah Nur Hasanah Nurlita, Nurlita Nurul Azmi, Nurul Pardomuan Sitompul Partogi A.T. Hutapea Purba, Jujur Marholong Rabiyatul Adawiyah Rahmadani, Novita Rahmatsyah Rahmatsyah, Rahmatsyah Rahmayani, Pepi Rajo Hasim Lubis Rangkuti, Khairina Retno Dwi Suyanti Reza T.D. Sitompul Ridwan Abdullah Sani Roza, Destria Sabani Sabani Sahyar Sahyar Sahyar Sahyar Sahyar Satria Mihardi Sibarani, Choms Gary Ganda Tua Sihite, Amisha Simanjorang, Arya Sandro Simatupang, Hizkia Natanael Simbolon, Elisabeth Endang Permata Siregar, Elisa Siti Habibah Sumarno Syarifuddin Syarifuddin Trisnawati Hutagalung Tuti Hardianti Usman, Khairul Wuri Cahyaningrum, Wuri Yarni Laoli Zuraida, Novita