Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas 3 Melalui Penerapan Project Based Learning di SDN Sendangmulyo 02 Semarang Az Zikra Harun Al Rasyid; Bunga Dinda Permata
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model pembelajaran berbasis proyek Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas 3C SDN Sendangmulyo 02 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mix methods) dengan pendekatan kuantitatif untuk mengukur hasil belajar melalui pretest dan posttest, serta pendekatan kualitatif untuk menggali respon siswa terhadap model pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa dari 65,2 (pretest) menjadi 82,5 (postest), serta adanya peningkatan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran. Model pembelajaran PjBL terbukti memberikan pengalaman belajar yang bermakna, relevan, dan kolaboratif, mendorong siswa untuk berpikir kirtis serta mengaplikasikan konsep dalam kehidupan nyata. Temuan ini menjelaskan bahwa PjBL merupakan pendekatan yang efektif dalam memperkuat pemahaman konsep IPAS dan meningkatkan motivasi belajar siswa di tingkat sekolah dasar.
Pengendalian Sosial dalam Meminimalisir Pelecehan Seksual Melalui Media Sosial Tiktok Difa Afriani Salsabila; Dyanatul Arsyi; Aulia Uzzaki; Bunga Dinda Permata; Delmira Syafrini
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk pengendalian sosial dalam meminimalisir pelecehan seksual pada media sosial Tiktok. Penelitian ini penting untuk dikaji karena jumlah pelecehan seksual melalui media sosial tiktok mengalami peningkatan yang signifikan di tahun 2024, maka dari itu diperlukannya upaya pengendalian dalam meminimalisir pelecehan seksual melalui media sosial Tiktok yang sering digunakan oleh anak muda sekarang ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kusioner. Responden penelitian berjumlah 50 orang dengan kriteria pengguna Tiktok aktif berusia 15-25 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 76% responden sering menemukan komentar bernuansa seksual, dengan 66% mengaku merasa terganggu. Meskipun 78% responden mengetahui fitur pelaporan, hanya 4% yang pernah menggunakannya. Pengendalian sosial informal seperti teguran dari pengguna lain dan kampanye digital dinilai efektif oleh mayoritas responden. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya peran aktif pengguna, keluarga, masyarakat, dan platform dalam menciptakan ruang digital yang aman melalui peningkatan kesadaran kolektif dan pemanfaatan fitur teknis.
Implementasi Kelestarian Lingkungan: Mewujudkan Solidaritas Sosial yang Harmonis di Kawasan Wisata Pantai Padang Metra Alvionita; Delmira Syafrini; Dewi Sartika Nainggolan; Mutiara Qolbuna; Bunga Dinda Permata; Khairul Fahmi
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.63

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk partisipasi solidaritas sosial dalam menjaga kelestarian lingkungan di kawasan wisata Pantai Padang, Sumatera Barat. Penelitian ini penting untuk dikaji karena kawasan wisata Pantai Padang menghadapi masalah serius berupa peningkatan pencemaran lingkungan akibat penumpukan sampah yang diperparah oleh rendahnya literasi lingkungan masyarakat dan wisatawan serta keterbatasan fasilitas pengelolaan sampah. Kondisi ini mengancam keberlanjutan pariwisata dan kualitas hidup masyarakat sekitar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, serta teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan informan menggunakan Teknik purposive sampling, terdiri dari tokoh masyarakat, pedagang kaki lima, anggota Dinas Lingkungan Hidup, komunitas pemuda, dan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan utama, yaitu: pertama, partisipasi aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan dan inisiatif aksi kolektif. Kedua, kesadaran dan kepedulian sosial terhadap perilaku wisatawan. Ketiga, pelibatan pemuda sebagai agen perubahan sosial. Keempat, respons wisatawan terhadap inisiatif pelestarian. Kelima, peran serta tantangan petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup.
Penyalahgunaan Dana PKH oleh Masyarakat Kurang Mampu di Jorong Limau Puruik Kabupaten Solok Aisyah Zahra; Delmira Syafrini; Hanifa Yulia Putri; Ani Gustina; Bunga Dinda Permata; Gusmira Wita
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menjadi penyebab penyalahgunaan dana Program Keluarga Harapan (PKH) di Jorong Limau Puruik, Nagari Sungai Nanam, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatra Barat. Studi ini menjadi penting untuk dikaji karena ditemukan banyaknya masyarakat penerima PKH di daerah tersebut yang menggunakan dana bantuan tersebut tidak sesuai dengan peruntukannya, seperti untuk kebutuhan kesehatan dan pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, di mana peneliti terlibat secara langsung dalam mengamati aktivitas masyarakat penerima Program Keluarga Harapan (PKH), serta wawancara mendalam untuk menggali informasi terkait pola penggunaan dana Porgram Keluarga Harapan (PKH). Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dengan melibatkan 8 informan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penyalahgunaan dana Program Keluarga Harapan (PKH) disebabkan oleh beberapa faktor, pertama kurang optimalnya pendampingan dari pembimbing PKH. Kedua rendahnya partisipasi penerima dalam kegiatan sosialisasi, Ketiga minimnya pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan dana Program Keluarga Harapan (PKH).
Peningkatan Anak Jalanan dan Pak Ogah di Kota Padang Adzmy Altha Azkiya; Delmira Syafrini; Alifia Izmi Azzahra; Ajeya Tymalfin Radasa; Bunga Dinda Permata
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.66

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peningkatan jumlah anak jalanan dan individu yang dikenal sebagai Pak Ogah di Kota Padang. Penelitian ini menarik untuk dikaji karena mencerminkan realitas sosial dan menyentuh berbagai aspek penting dalam kehidupan masyarakat, khususnya terkait kemiskinan, Pendidikan dan ketimpangan sosial. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pemilihan informan yang digunakan yaitu Teknik purposive sampling. Adapun kriteria informan dalam penelitian ini diantaranya sekelompok anak jalanan dan pak ogah. Dalam pengumpulan data menggunakan observasi yang mana peneliti melakukan pengamatan langsung terhadap fenomena anak jalanan dan pak ogah. Wawancara yaitu mengumpulkan informasi langsung kepada informan terkait faktor apa yang mendorong meningkatnya anak jalanan dan pak ogah di kota Padang, dan dokumentasi dengan mengumpulkan dokumen terkait foto fenomena anak jalanan dan pak ogah dikota padang. Hasil penelitian menjelaskan bahwa peningkatan anak jalanan dan pak ogah dikota padang dipengaruhi oleh berbagai faktor pertama, faktor ekonomi dan Pendidikan. Kedua, realitas sosial. Ketiga, minimnya peran pemerintah.
Relokasi dan Rehabilitasi: Upaya Pemulihan Masyarakat Pasca Banjir Lahar Dingin Akibat dari Erupsi Gunung Marapi Ghina Asyifa Rahmadani; Aliya Rhamadani; Delmira Syafrini; Bunga Dinda Permata; Husnatul Ayni; Aliya Syaputry
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses relokasi dan rehabilitasi sebagai bagian dari upaya pemulihan masyarakat pasca bencana banjir lahar dingin yang terjadi akibat erupsi Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Penelitian ini menarik untuk dikaji, mengingat proses pemulihan tidak hanya berkaitan dengan pemindahan fisik masyarakat dari lokasi terdampak, tetapi juga menyangkut pemulihan menyeluruh terhadap kualitas hidup mereka, baik secara ekonomi, sosial, maupun mental. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Observasi dilakukan secara langsung oleh peneliti di lokasi kejadian banjir lahar dingin di Kabupaten Agam. Wawancara mendalam dilakukan terhadap tiga informan dari masyarakat terdampak untuk menggali informasi mengenai dampak yang mereka rasakan pascabencana serta upaya pemulihan yang telah diberikan. Sementara itu, dokumentasi dilakukan dengan mengumpulkan dokumen terkait, seperti foto kerusakan jalan, rumah, dan proses perbaikan pascabencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relokasi dilakukan secara bertahap dengan dukungan pemerintah berupa pertama, pemberian beberapa unit rumah bagi warga terdampak. Kedua, bantuan dari relawan. Ketiga, bantuan psikologis dalam bentuk penyuluhan dan sosialisasi. Kempat, pemulihan ekonomi.
Oroh-Oroh Sawah Tangah: Fenomena Pengangguran Pada Kalangan Anak Muda di Nagari Sawah Tangah Annisya Sukma Dewi; Marwatil Husna; Alya Farhani; Bunga Dinda Permata; Delmira Syafrini; Ika Sandra
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.71

Abstract

Penelitian ini membahas tentang fenomena pengangguran di kalangan anak muda yang ada di nagari Sawah Tangah. Penelitian ini menarik untuk dikaji karena fenomena pengangguran di kalangan pemuda menjadi isu penting yang mempengaruhi pembangunan sosial dan ekonomi di Nagari Sawah Tangah. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pemilihan informan yang digunakan yaitu teknik purposiv sampling. Adapun kriteria informan dalam penelitian ini diantaranya adalah beberapa anak muda yang sudah menyelesaikan pendidikan formal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Dalam pengumpulan data menggunakan observasi dimana peneliti melakukan pengamatan lansung terhadap fenomena pengangguran di kalangan anak muda yang ada di nagari Sawah Tangah. Wawancara yaitu dengan mengumpulkan informasi langsung faktor apa yang mendorong terjadinya pengangguran di kalanagan anak muda di nagari Sawah Tangah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengangguran pemuda di nagari Sawah Tangah dipicu oleh kurangnya lapangan pekerjaan, rendahnya tingkat pendidikan, dan keterbatasan akses informasi tentang peluang kerja.
Pendekatan Edukatif dan Sosial dalam Mencegah Tawuran di Kalangan Remaja Kota Padang Salsabila Luthfiyana; Rahma Juita; Salsabila Ramadani Sitompul; Bunga Dinda Permata; Delmira Syafrini
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pendekatan edukatif di sekolah dan pendekatan sosial yang dilakukan oleh pihak kepolisian dalam mengendalikam kasus tawuran di Kota Padang. Penelitian ini penting dilakukan karena tawuran di kalangan remaja semakin meningkat dan menggangu ketertiban umum serta membahayakan masa depan generasi muda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pemilihan informan penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 5 informan, dengan kriteria informan adalah Guru BK, Kepolisian, dan pelajar. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi literature. Observasi dilakukan untuk mengamati proses pendekatan edukatif yang dilakukan oleh pihak sekolah dan mengamati pendekatan sosial yang dilakukan pihak kepolisian dalam menangani kasus tawuran di kota padang. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasi dengan jelas mengenai pencegahan yang dilakukan oleh sekolah dan pihak kepolisian dalam menangani kasus tawuran di Kota Padang melalaui pendekatan edukatif dan pendekatan sosial. Teknik analisis data interaktif dari Miles dan Huberman, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pencegahan tawuran dikalangan remaja dapat dilakukan diantaranya pertama, pendekatan edukatif dilakukan untuk memberikan pemahaman, membentuk sikap, dan membina perilaku remaja melalui kegiatan pendidikan baik formal maupun informal. Kedua, pendekatan sosial melibatkan upaya membangun hubungan, komunikasi, dan kolaborasi antara berbagai pihak di lingkungan sekitar remaja termasuk keluarga, masyarakat, sekolah, dan kepolisian.
Kearifan Lokal dalam Membangun Ketahanan Sosial Masyarakat Melalui Festival Rang Solok Baralek Gadang di Kota Solok Nabila Zavrilia; Nafisa Reva Arianto; Exelly Ananda Rinzzy; Lirra Dwinaya Rachma; Bunga Dinda Permata; Delmira Syafrini
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kearifan lokal masyarakat Kota Solok diwujudkan melalui Festival Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) dalam memperkuat ketahanan sosial. Festival ini tidak hanya berperan sebagai ajang pelestarian budaya, namun juga sebagai sarana untuk ketahanan pangan dan keindahan alam yang dikombinasikan sekaligus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dilakukan terhadap tiga informan dari Dinas Pariwisata Kota Solok, serta generasi muda yang terlibat langsung dalam pelaksanaan festival. Observasi yang difokuskan melalui observasi partisipatif, yaitu dengan keterlibatan langsung peneliti dalam kegiatan festival untuk mengamati interaksi sosial, pelaksanaan acara, serta peran aktif masyarakat. Studi dokumentasi dilakukan dengan menelaah arsip, laporan kegiatan, media publikasi, dan materi promosi yang dikeluarkan oleh Dinas Pariwisata Kota Solok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Festival Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) merupakan upaya pelestarian budaya masyarakat Kota Solok yang memperkuat sistem gotong royong sebagai pilar ketahanan sosial, mempertahankan praktik adat istiadat yang hidup, serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam pelestarian budaya.
Culture Shock pada Mahasiswa Aceh Perantau Padang Atiqah Mufidah; Nur Aisyah; Alycia Safana Milanda; Bunga Dinda Permata; Fadilla Saputri; Delmira Syafrini; Hanafi Saputra
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor penyebab terjadinya culture shock yang dialami oleh mahasiswa Aceh perantau di Kota Padang Sumatera Barat. Penelitian ini menarik untuk di kaji karena fenomena culture shock merupakan tantangan nyata yang dihadapi mahasiswa perantau dalam proses penyesuaian diri di lingkungan baru yang berbeda secara sosial dan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik pemilihan informan yang digunakan yaitu teknik purposive sampling dengan jumlah informan 7 orang. Adapun kriteria informan berupa mahasiswa Aceh perantau Sumatera Barat. Observasi dilakukan untuk mengamati langsung terhadap apa saja faktor-faktor penyebab terjadinya culture shock pada mahasiswa perantau Aceh di padang Sumatera Barat. Wawancara digunakan untuk menggali informasi mengenai alasan terjadinya culture shock dan faktor penyebabnya. Dokumentasi juga dilakukan dengan mengumpulkan dokumen terkait seperti foto, video, laporan kegiatan, dan data lain yang mendukung. Analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan empat hal utama penyebab terjadinya culture shock diantaranya pertama, perbedaan bahasa. Kedua, cara berpakaian bagi perempuan. Ketiga, perbedaan makanan. Keempat, tradisi dan adat istiadat.
Co-Authors , Siti Nurhaliza Adri Febrianto Adzmy Altha Azkiya Aget Sepriadi Aisyah Zahra Ajeya Tymalfin Radasa Alifia Izmi Azzahra Aliya Rhamadani Aliya Syaputry Alya Farhani Alycia Safana Milanda Ani Gustina Annisya Sukma Dewi Ardiani Fadila Asifa Zahwa Atiqah Mufidah Aulia Uzzaki Az Zikra Harun Al Rasyid Berthan Kurniawan Callista Salma Nathania Clara Risti Mulana Della Rahmadani Delmira Syafrini Dewi Sartika Nainggolan Diah Handayani Lubis Dicky Aulia Perdana Diella Nanda Paramitha Difa Afriani Salsabila Dira April Indria Diska Dwi Zamiarti Dwi Kurnia Putri Dyanatul Arsyi Ega Bayolla Elbunia Untari Elsy Puspita Yanti Ema Oktavia Ramadhani Enjhel Tyara Eri Sakinah Piliang Erianjoni Erianjoni Exelly Ananda Rinzzy Fadilla Saputri Fara Aisyah Zalma Farisa Farisa Aulia Fauzan Fauzan Fauziah Nadila Nelson Putri Febi Dwi Lianda Fikry Awaludin Fitri Yulianti Ghina Asyifa Rahmadani Gustila Hasanah Hafid Pradana Hanafi Saputra Hanifa Yulia Putri Husnatul Ayni Ika Sandra Indrawadi, Junaidi Irfan Setiawan Putra Irwan Saputra Jannatul Arifa Jessica Devani Junaidi Ikhsan Fajri Khairul Fahmi Lathifah Azzahra Leona Saskia Lia Amelia Lidya Lastuti Lirra Dwinaya Rachma Maitri Pinta Marwatil Husna Melly Putri Azhari Metra Alvionita Muhammad Aidil Muhammad Alfian Muhammad David Hendra Muhammad Rizki Alvarizi Muhammad Satria Zaky Mutiara Qolbuna Nabila Zavrilia Nafisa Reva Arianto Nara Ramadani Neza Rahma Dianti Nora Susilawati Nur Aisyah Nurlizawati Rahma Juita Rahmad Ilahi Rahmi Atika Azwir Raihani Sava Alzena Rani Kartika Ratu Fitri Aisyah Reno Fernandes Restian Oktavia Rhavy Ferdyan Ririn Desti Putri Sabar Aulia Rahman Salma Hayati Salsabila Luthfiyana Salsabila Muhadi Salsabila Ramadani Sitompul Silfia Rahmi Siti Roziana Syarah Maulina Putri Tari Fitriani Tiara Syabrina Wulandari Widia Delfita Sari Windi Mardiani Wirdanengsih Wirdanengsih Wita, Gusmira Yoga Hadi Prasetya Suarni Yulia Rahmadona