Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Peningkatan Anak Jalanan dan Pak Ogah di Kota Padang Adzmy Altha Azkiya; Delmira Syafrini; Alifia Izmi Azzahra; Ajeya Tymalfin Radasa; Bunga Dinda Permata
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.66

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peningkatan jumlah anak jalanan dan individu yang dikenal sebagai Pak Ogah di Kota Padang. Penelitian ini menarik untuk dikaji karena mencerminkan realitas sosial dan menyentuh berbagai aspek penting dalam kehidupan masyarakat, khususnya terkait kemiskinan, Pendidikan dan ketimpangan sosial. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pemilihan informan yang digunakan yaitu Teknik purposive sampling. Adapun kriteria informan dalam penelitian ini diantaranya sekelompok anak jalanan dan pak ogah. Dalam pengumpulan data menggunakan observasi yang mana peneliti melakukan pengamatan langsung terhadap fenomena anak jalanan dan pak ogah. Wawancara yaitu mengumpulkan informasi langsung kepada informan terkait faktor apa yang mendorong meningkatnya anak jalanan dan pak ogah di kota Padang, dan dokumentasi dengan mengumpulkan dokumen terkait foto fenomena anak jalanan dan pak ogah dikota padang. Hasil penelitian menjelaskan bahwa peningkatan anak jalanan dan pak ogah dikota padang dipengaruhi oleh berbagai faktor pertama, faktor ekonomi dan Pendidikan. Kedua, realitas sosial. Ketiga, minimnya peran pemerintah.
Relokasi dan Rehabilitasi: Upaya Pemulihan Masyarakat Pasca Banjir Lahar Dingin Akibat dari Erupsi Gunung Marapi Ghina Asyifa Rahmadani; Aliya Rhamadani; Delmira Syafrini; Bunga Dinda Permata; Husnatul Ayni; Aliya Syaputry
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses relokasi dan rehabilitasi sebagai bagian dari upaya pemulihan masyarakat pasca bencana banjir lahar dingin yang terjadi akibat erupsi Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Penelitian ini menarik untuk dikaji, mengingat proses pemulihan tidak hanya berkaitan dengan pemindahan fisik masyarakat dari lokasi terdampak, tetapi juga menyangkut pemulihan menyeluruh terhadap kualitas hidup mereka, baik secara ekonomi, sosial, maupun mental. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Observasi dilakukan secara langsung oleh peneliti di lokasi kejadian banjir lahar dingin di Kabupaten Agam. Wawancara mendalam dilakukan terhadap tiga informan dari masyarakat terdampak untuk menggali informasi mengenai dampak yang mereka rasakan pascabencana serta upaya pemulihan yang telah diberikan. Sementara itu, dokumentasi dilakukan dengan mengumpulkan dokumen terkait, seperti foto kerusakan jalan, rumah, dan proses perbaikan pascabencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relokasi dilakukan secara bertahap dengan dukungan pemerintah berupa pertama, pemberian beberapa unit rumah bagi warga terdampak. Kedua, bantuan dari relawan. Ketiga, bantuan psikologis dalam bentuk penyuluhan dan sosialisasi. Kempat, pemulihan ekonomi.
Oroh-Oroh Sawah Tangah: Fenomena Pengangguran Pada Kalangan Anak Muda di Nagari Sawah Tangah Annisya Sukma Dewi; Marwatil Husna; Alya Farhani; Bunga Dinda Permata; Delmira Syafrini; Ika Sandra
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.71

Abstract

Penelitian ini membahas tentang fenomena pengangguran di kalangan anak muda yang ada di nagari Sawah Tangah. Penelitian ini menarik untuk dikaji karena fenomena pengangguran di kalangan pemuda menjadi isu penting yang mempengaruhi pembangunan sosial dan ekonomi di Nagari Sawah Tangah. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pemilihan informan yang digunakan yaitu teknik purposiv sampling. Adapun kriteria informan dalam penelitian ini diantaranya adalah beberapa anak muda yang sudah menyelesaikan pendidikan formal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Dalam pengumpulan data menggunakan observasi dimana peneliti melakukan pengamatan lansung terhadap fenomena pengangguran di kalangan anak muda yang ada di nagari Sawah Tangah. Wawancara yaitu dengan mengumpulkan informasi langsung faktor apa yang mendorong terjadinya pengangguran di kalanagan anak muda di nagari Sawah Tangah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengangguran pemuda di nagari Sawah Tangah dipicu oleh kurangnya lapangan pekerjaan, rendahnya tingkat pendidikan, dan keterbatasan akses informasi tentang peluang kerja.
Pendekatan Edukatif dan Sosial dalam Mencegah Tawuran di Kalangan Remaja Kota Padang Salsabila Luthfiyana; Rahma Juita; Salsabila Ramadani Sitompul; Bunga Dinda Permata; Delmira Syafrini
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pendekatan edukatif di sekolah dan pendekatan sosial yang dilakukan oleh pihak kepolisian dalam mengendalikam kasus tawuran di Kota Padang. Penelitian ini penting dilakukan karena tawuran di kalangan remaja semakin meningkat dan menggangu ketertiban umum serta membahayakan masa depan generasi muda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pemilihan informan penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 5 informan, dengan kriteria informan adalah Guru BK, Kepolisian, dan pelajar. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi literature. Observasi dilakukan untuk mengamati proses pendekatan edukatif yang dilakukan oleh pihak sekolah dan mengamati pendekatan sosial yang dilakukan pihak kepolisian dalam menangani kasus tawuran di kota padang. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasi dengan jelas mengenai pencegahan yang dilakukan oleh sekolah dan pihak kepolisian dalam menangani kasus tawuran di Kota Padang melalaui pendekatan edukatif dan pendekatan sosial. Teknik analisis data interaktif dari Miles dan Huberman, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pencegahan tawuran dikalangan remaja dapat dilakukan diantaranya pertama, pendekatan edukatif dilakukan untuk memberikan pemahaman, membentuk sikap, dan membina perilaku remaja melalui kegiatan pendidikan baik formal maupun informal. Kedua, pendekatan sosial melibatkan upaya membangun hubungan, komunikasi, dan kolaborasi antara berbagai pihak di lingkungan sekitar remaja termasuk keluarga, masyarakat, sekolah, dan kepolisian.
Kearifan Lokal dalam Membangun Ketahanan Sosial Masyarakat Melalui Festival Rang Solok Baralek Gadang di Kota Solok Nabila Zavrilia; Nafisa Reva Arianto; Exelly Ananda Rinzzy; Lirra Dwinaya Rachma; Bunga Dinda Permata; Delmira Syafrini
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kearifan lokal masyarakat Kota Solok diwujudkan melalui Festival Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) dalam memperkuat ketahanan sosial. Festival ini tidak hanya berperan sebagai ajang pelestarian budaya, namun juga sebagai sarana untuk ketahanan pangan dan keindahan alam yang dikombinasikan sekaligus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dilakukan terhadap tiga informan dari Dinas Pariwisata Kota Solok, serta generasi muda yang terlibat langsung dalam pelaksanaan festival. Observasi yang difokuskan melalui observasi partisipatif, yaitu dengan keterlibatan langsung peneliti dalam kegiatan festival untuk mengamati interaksi sosial, pelaksanaan acara, serta peran aktif masyarakat. Studi dokumentasi dilakukan dengan menelaah arsip, laporan kegiatan, media publikasi, dan materi promosi yang dikeluarkan oleh Dinas Pariwisata Kota Solok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Festival Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) merupakan upaya pelestarian budaya masyarakat Kota Solok yang memperkuat sistem gotong royong sebagai pilar ketahanan sosial, mempertahankan praktik adat istiadat yang hidup, serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam pelestarian budaya.
Culture Shock pada Mahasiswa Aceh Perantau Padang Atiqah Mufidah; Nur Aisyah; Alycia Safana Milanda; Bunga Dinda Permata; Fadilla Saputri; Delmira Syafrini; Hanafi Saputra
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor penyebab terjadinya culture shock yang dialami oleh mahasiswa Aceh perantau di Kota Padang Sumatera Barat. Penelitian ini menarik untuk di kaji karena fenomena culture shock merupakan tantangan nyata yang dihadapi mahasiswa perantau dalam proses penyesuaian diri di lingkungan baru yang berbeda secara sosial dan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik pemilihan informan yang digunakan yaitu teknik purposive sampling dengan jumlah informan 7 orang. Adapun kriteria informan berupa mahasiswa Aceh perantau Sumatera Barat. Observasi dilakukan untuk mengamati langsung terhadap apa saja faktor-faktor penyebab terjadinya culture shock pada mahasiswa perantau Aceh di padang Sumatera Barat. Wawancara digunakan untuk menggali informasi mengenai alasan terjadinya culture shock dan faktor penyebabnya. Dokumentasi juga dilakukan dengan mengumpulkan dokumen terkait seperti foto, video, laporan kegiatan, dan data lain yang mendukung. Analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan empat hal utama penyebab terjadinya culture shock diantaranya pertama, perbedaan bahasa. Kedua, cara berpakaian bagi perempuan. Ketiga, perbedaan makanan. Keempat, tradisi dan adat istiadat.
Tantangan Pengangguran di Kalangan Pemuda Kabupaten Padang Pariaman Restian Oktavia; Farisa; Lidya Lastuti; Bunga Dinda Permata; Delmira Syafrini
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab terjadinya peningkatan  angka pengangguran di Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini perlu dilakukan karena pengangguran di kalangan pemuda menjadi salah satu masalah yang setiap tahun mengalami peningkatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan informan melalui Purposive Sampling dengan jumlah informan enam orang dengan kriteria empat orang pemuda dan dua orang tokoh masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi yang dimana peneliti mengamati kegiatan sehari-hari pemuda dan wawancara mendalam dengan empat pemuda pengangguran di Desa Bari, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung. Berdasarkan Hasil penelitian mengenai tingkat pengangguran di Kabupaten Padang Pariaman, dapat dijelaskan dua faktor utama yang mengakibatkan meningkatnya angka pengangguran pada pemuda di Kabupaten Padang Pariaman: kecanduan game online dan  kurangnya kesempatan kerja.
Perubahan Nilai dan Visibilitas Kelompok Marginal: Pergeseran Pandangan Masyarakat Minangkabau Terhadap LGBTQ+ Muhammad Alfian; Delmira Syafrini; Asifa Zahwa; Raihani Sava Alzena; Muhammad Rizki Alvarizi; Elbunia Untari; Bunga Dinda Permata
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran media sosial dalam mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap LGBTQ+ di Sumatera Barat. Penelitian ini penting dikaji untuk menilai peningkatan visibilitas LGBTQ+ dan adanya benturan nilai tradisional dalam hal ini ABS-SBK di masyarakat. hal ini dipengaruhi oleh kehadiran media sosial yang menghapus batasan-batasan di masyaraka karena media sosial memberikan ruang bagi siapa saja untuk mengekspresikan diri. Dengan menggunakan teori Konstruksi Sosial oleh Berger & Luckmann dan teori Hypodermic Needle oleh Harold Lasswell, penelitian ini melihat perubahan  nilai dan bagaimana media sosial menjadi katalisator utama dalam kasus ini. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui studi literatur dan wawancara dengan ahli seperti Satgas PPKS UNP. Teknik pengambilan informan dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak lima belas orang, sembilan di antaranya mendukung komunitas LGBTQ+ dan enam lainnya menolak. Hasil penelitian berupa peningkatan yang tidak konsisten akan pelaku LGBTQ+ yang didukung oleh kehadiran media sosial, serta adanya ketidaksesuaian terhadap nilai sosial budaya Minangkabau yang diakibatkan terjadinya pergeseran pandangan masyarakat Minangkabau LGBTQ+.
Pelatihan Pembuatan Konten Media Sosial dan Sosialisasi Agrowisata di Nagari Batu Bajanjang Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok Sumatera Barat Lia Amelia; Nora Susilawati; Muhammad David Hendra; Delmira Syafrini; Bunga Dinda Permata; Fadilla Saputri; Adri Febrianto
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i1.1019

Abstract

Nagari Batu Bajanjang memiliki potensi pertanian yang cukup strategis di Sumatera Barat. Realita tersebut menjadikan nagari ini sebagai daerah yang terkenal akan pariwisatanya, terkhusus pada agrowisata. Namun, perkembangan komiditi pertanian yang sudah menjadi destinasi wisata belum dikenal dan diketahui secara menyuluruh oleh masyarakat luar. Beberapa permasalahan yang mendasari pentingnya Pengabdian ini adalah kurangnya pengembangan pariwisata berbasis agrowisata di Nagari Batu Bajanjang, kurangnya pengetahuan mitra dalam membuat konten media sosial sebagai promosi agrowisata di Nagari Batu Bajanjang, serta belum adanya konten video cinematik, foto dan tulisan yang berkaitan dengan agrowisata pada Media Sosial nagari. Urgensi dari pengabdian ini mengarah kepada optimalisasi perkembangan pariwisata di Sumatera Barat, termasuk Nagari Batu Bajanjang. Destinasi wisata yang sudah ada tentu tidak dapat dikenal luas oleh masyarakat tanpa adanya proses pengenalan ataupun promosi. Penting untuk memberikan pengetahuan terkait pemanfaatan media sosial sebagai media promosi pariwisata di Nagari Batu Bajanjang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra tentang cara mempromosikan potensi agrowisata nagari melalui konten media sosial yang kreatif dan menarik, sehingga di masa yang akan datang tersebut dapat berkembang menjadi desa agrowisata di Sumatera Barat.
Meningkatkan Skill Digital untuk Profesionalisme Guru Abad 21 Reno Fernandes; Delmira Syafrini; Nora Susilawati; Rhavy Ferdyan; Bunga Dinda Permata; Sabar Aulia Rahman; Gusmira Wita; Junaidi Junaidi; Erianjoni Erianjoni; Febi Dwi Lianda
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i1.1561

Abstract

Pembelajaran abad 21 merupakan pembelajaran yang menghendaki penguasaan teknologi digital. Selain itu, siswa yang saat ini merupakan Generasi Z adalah bagian penting dari Pembelajaran Abad 21. Keadaan di lapangan guru masih kesulitan dalam mengembangkan dan menggunakan teknologi digital, hal yang sama ditemukan pada MGMP Sosiologi kota Sawahlunto. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan skill digital guru dalam memfasilitasi proses pembelajaran digital yang dituntut saat ini. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, seminar/workshop, pengumpulan data, analisis, dan evaluasi. Hasil program ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan skill digital guru. Pemahaman yang meningkat tentunya juga akan menigkatkan skill digital guru. Skill digital memungkinkan penggunaan berbagai alat multimedia dan platform pembelajaran online yang membuat proses belajar lebih interaktif dan menyenangkan. Melalui program ini diharapkan profesioanlisme guru-guru MGMP Sosiologi kota Sawahlunto semakin meningkat dengan penguatan skill digital yang dilakukan.