Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pembangunan Pariwisata di Sekitar Slum Area Perkotaan:Dari Marginalisasi Menuju Transformasi Delmira Syafrini; Nurlizawati Nurlizawati; Wirdanengsih Wirdanengsih; Bunga Dinda Permata
Jurnal Kawistara Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.78942

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pengembangan pariwisata yang dilakukan di sekitar kawasan Slum Area perkotaan, serta dampaknya terhadap transformasi kawasan dan komunitas lokal, dengan studi kasus kawasan pemukiman kumuh yang dihuni komunitas Nelayan di Pantai Purus Kota Padang. Hal ini menarik, karena kawasan di sekitar Pantai Purus dulunya diidentikkan dengan slum area yang dihuni oleh komunitas nelayan dengan streotipe yang negative, namun saat ini tumbuh menjadi lokasi pariwisata pantai andalan Kota Padang, bahkan nelayan menjadi bagian penting pembentuk dayatarik dan sense of place dalam pariwisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan tipe studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Observasi dilakukan untuk mengamati proses interaksi yang terjadi antara penduduk lokal dengan wisatawan, serta mengamati bagaimana mereka terlibat dalam berbagai aktivitas wisata. Sementara itu wawancara dilakukan dengan 22 informan, yang berasal dari berbagai kalangan, seperti pengambil kebijakan, komunitas yang tinggal di sekitar pantai, pedagang dan wisatawan  untuk mengetahui bagaimana proses pengembangan pariwisata, yang berdampak pada transformasi kawasan dan komunitas yang tinggal di sekitar Pantai Purus. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata telah mengubah kawasan ini, dari kawasan yang kumuh yang dihindari menjadi lokasi yang dikunjungi. Nelayan yang dulunya merasa menjadi kelompok yang menolak pembangunan pariwisata karena menjadi kelompok marginal, namun saat ini bertranformasi menjadi komunitas pendukung pariwisita. Pariwisata tidak hanya mengubah ruang dan fisik kawasan tetapi juga kehidupan sosial ekonomi dan budaya komunitas nelayan yang tinggal di sekitar kawasan. 
Pembangunan Pariwisata di Sekitar Slum Area Perkotaan:Dari Marginalisasi Menuju Transformasi Delmira Syafrini; Nurlizawati Nurlizawati; Wirdanengsih Wirdanengsih; Bunga Dinda Permata
Jurnal Kawistara Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.78942

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pengembangan pariwisata yang dilakukan di sekitar kawasan Slum Area perkotaan, serta dampaknya terhadap transformasi kawasan dan komunitas lokal, dengan studi kasus kawasan pemukiman kumuh yang dihuni komunitas Nelayan di Pantai Purus Kota Padang. Hal ini menarik, karena kawasan di sekitar Pantai Purus dulunya diidentikkan dengan slum area yang dihuni oleh komunitas nelayan dengan streotipe yang negative, namun saat ini tumbuh menjadi lokasi pariwisata pantai andalan Kota Padang, bahkan nelayan menjadi bagian penting pembentuk dayatarik dan sense of place dalam pariwisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan tipe studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Observasi dilakukan untuk mengamati proses interaksi yang terjadi antara penduduk lokal dengan wisatawan, serta mengamati bagaimana mereka terlibat dalam berbagai aktivitas wisata. Sementara itu wawancara dilakukan dengan 22 informan, yang berasal dari berbagai kalangan, seperti pengambil kebijakan, komunitas yang tinggal di sekitar pantai, pedagang dan wisatawan  untuk mengetahui bagaimana proses pengembangan pariwisata, yang berdampak pada transformasi kawasan dan komunitas yang tinggal di sekitar Pantai Purus. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata telah mengubah kawasan ini, dari kawasan yang kumuh yang dihindari menjadi lokasi yang dikunjungi. Nelayan yang dulunya merasa menjadi kelompok yang menolak pembangunan pariwisata karena menjadi kelompok marginal, namun saat ini bertranformasi menjadi komunitas pendukung pariwisita. Pariwisata tidak hanya mengubah ruang dan fisik kawasan tetapi juga kehidupan sosial ekonomi dan budaya komunitas nelayan yang tinggal di sekitar kawasan. 
Pola Asuh Orang Tua dalam Menghadapi Kenakalan Remaja Gen Z di Kelurahan Ulak Karang Kota Padang Aget Sepriadi; Fara Aisyah Zalma; Farisa Aulia; Hafid Pradana; Bunga Dinda Permata; Delmira Syafrini
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk pola asuh orang tua terhadap kenakalan remaja Gen Z di Kelurahan Ulak Karang Utara, Kota Padang. Hal ini menarik untuk diteliti karena pola asuh orang tua secara langsung memengaruhi perilaku dan sikap remaja dalam kehidupan sehari-hari, sehingga pola asuh orang tua di perlukan untuk meminimalisir kenakalan remaja Gen Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen, dengan teknik purposive sampling. Jumlah informan sebanyak tujuh orang tua, terdiri dari lima laki-laki dan dua perempuan, dengan latar belakang pekerjaan sebagai buruh, montir, sopir, pedagang, dan ibu rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis orang tua dalam menghadapi kenakalan remaja gen z di antaranya pertama, pemberian kebebasan orang tua terhadap remaja. Kedua, membangun kedekatan dengan anak lewat sharing session. Ketiga komunikasi dan pemberian nasihat kepada anak remaja. Keempat perbedaan pola asuh berdasarkan jenis kelamin. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami dan menerapkan pola asuh yang mendorong perkembangan positif remaja, serta didukung oleh peran aktif lingkungan sosial sekitar.
Prosedur Pengelolaan Sampah Melalui Bank Sampah di Kota Padang Ratu Fitri Aisyah; Leona Saskia; Neza Rahma Dianti; Bunga Dinda Permata; Delmira Syafrini
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan sampah berbasis masyarakat serta menelaah peran aktor-aktor yang terlibat dalam tata kelolanya di Kota Padang. Permasalahan penumpukan sampah yang terus meningkat menjadi tantangan serius, sehingga diperlukan pendekatan inovatif dan partisipatif. Bank Sampah hadir sebagai solusi pengelolaan sampah berkelanjutan yang melibatkan peran aktif masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 5 orang yang terdiri dari resepsionis serta beberapa staff yang beberapa di Bank Sampah. Penelitian ini dilakukan dengan observasi dengan mengamati aktivitas operasional Bank Sampah. Wawancara ini menggali informasi mengenai proses pendaftaran, mekanisme penimbangan, pencatatan saldo sampah, serta pemanfaatan hasil tabungan. Penelitian ini juga mengamati sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam mendukung keberlangsungan program Bank Sampah. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan fokus pada interpretasi data yang diperoleh dari wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada prosedur pengelolaan Bank Sampah mempunyai tiga langkah, diantaranya pertama, tahap awal atau pendaftaran yang dilakukan masyarakat untuk menjadi nasabah. Kedua penyetoran dan penimbangan. Ketiga pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Dinamika Pola Komunikasi Generasi Z di Kota Padang dalam Era Perkembangan Media Sosial (Studi Kasus Mahasiswa UNP) Dicky Aulia Perdana; Delmira Syafrini; Muhammad Aidil; Dira April Indria; Yulia Rahmadona; Irwan Saputra; Bunga Dinda Permata
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.6

Abstract

Perkembangan media sosial membawa perubahan besar terhadap pola komunikasi Generasi Z, khususnya mahasiswa di Kota Padang. Penelitian ini mengangkat permasalahan mengenai bagaimana pengaruh media sosial terhadap pola komunikasi Generasi Z di Kota Padang, terutama di kalangan mahasiswa. Perubahan tersebut tidak hanya berdampak pada cara mereka menyampaikan pesan, tetapi juga membentuk ulang cara mereka membangun relasi sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana media sosial mempermudah komunikasi serta dampaknya terhadap kualitas interaksi sosial secara langsung. Teori yang digunakan dalam menganalisis penelitian ini adalah teori interaksionisme simbolik oleh George Herbert Mead. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan observasi langsung dan wawancara mendalam dengan mahasiswa Universitas Negeri Padang sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial mempermudah komunikasi yang lebih cepat, fleksibel, dan luas. Namun, ditemukan pula dampak negatif seperti menurunnya intensitas dan kualitas interaksi tatap muka, lemahnya empati sosial, dan gejala psikologis FOMO (Fear of Missing Out). Selain itu, media sosial juga menjadi ruang pembentukan citra diri, di mana tekanan sosial untuk tampil dan diterima sangat tinggi. Fenomena ini menunjukkan bahwa media sosial telah menjadi ruang simbolik tempat individu membentuk makna, identitas, dan posisi sosial mereka.
Dari Lahan Pertanian ke Jalur Transportasi: Perubahan Sosial Pada Masyarakat Terdampak Pembangunan Jalan Tol Padang Sicincin di Nagari Kapalo Hilalang Eri Sakinah Piliang; Delmira Syafrini; Ema Oktavia Ramadhani; Fauziah Nadila Nelson Putri; Ardiani Fadila; Bunga Dinda Permata; Muhammad Satria Zaky
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.7

Abstract

Penelitian ini mengkaji perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat terdampak di Nagari Kapalo Hilalang setelah pembangunan jalan tol Padang–Sicincin. Penelitian ini menarik untuk dikaji karena Pembangunan jalan tol Padang–Sicincin sebagai bagian dari proyek infrastruktur strategis nasional tidak hanya memiliki implikasi ekonomi, tetapi juga menimbulkan perubahan sosial yang signifikan terhadap masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk- bentuk perubahan sosial yang terjadi terhadap kehidupan masyarakat terdampak pembangunan jalan tol Padang-Sicincin. Teori yang digunakan dalam menganalisis penelitian ini adalah teori konflik Ralf Dahrendorf. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling, melibatkan warga dan petani lokal. Teknik analisis data penelitian menggunakan teknik analisis interaktif dari Miles dan Huberman, meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian perubahan sosial pada masyarakat terdampak pembangunan jalan tol Padang Sicincin di Nagari Kapalo Hilalang menunjukkan menunjukkan bahwa pertama, perubahan sosial pada alih fungsi lahan pertanian. Kedua, Pengairan sawah yang kering. Ketiga, konflik sosial akibat ketidaksesuaian prosedur ganti rugi yang menyebabkan aksi demonstrasi di masyarakat.
Partisipasi Masyarakat Lokal dalam Pelestarian Cagar Budaya Kota Lama Sawahlunto Sebagai Daya Tarik Wisata Silfia Rahmi; Delmira Syafrini; Nara Ramadani; Ririn Desti Putri; Salma Hayati; Siti Roziana; Salsabila Muhadi; , Siti Nurhaliza; Callista Salma Nathania; Tiara Syabrina Wulandari; Syarah Maulina Putri; Bunga Dinda Permata
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan partisipasi masyarakat Kota Sawahlunto dalam melestarikan cagar budaya. Penelitian ini menarik untuk dikaji karena partisipasi lokal dalam pelestarian Cagar Budaya sangat krusial untuk keberlanjutan pariwisata sehingga partisipasi masyarakat sangat penting sebagai upaya keberhasilan wisata cagar budaya Kota Lama Sawahlunto. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah Teori Asset Based Community Develovment oleh John McKnight dan Jody Kretzmann. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif dengan jenis studi kasus. Teknik pemilihan informan yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Adapun kriteria informan dalam penelitian ini diantaranya masyarakat lokal, pemerintah, dan pedagang.  Dalam pengumpulan data menggunakan observasi dimana peneliti melakukan pengamatan langsung terhadap kegiatan pelestarian cagar budaya. wawancara yaitu mengumpulkan informasi-informasi mengenai partisipasi masyarakat dalam pelestarian cagar budaya Kota Lama Sawahlunto, dan dokumentasi dengan mengumpulkan dokumen terkait seperti foto, video, laporan kegiatan, dan data-data terkait pelaku wisata pendirian cagar budaya.  Analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif seperti reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pertama, partisipasi masyakarat Kota Sawahlunto adalah ikut serta dalam melestarikan cagar budaya, kedua, menjaga warisan budaya tersebut dengan tidak mengubah bentuk fisik bangunan atau melakukan konservasi, ketiga, adanya peran dan dukungan dari pemerintah, seperti memberikan dana dan menyediakan fasilitas.
Pembangunan Pariwisata Berbasis Masyarakat: Pengelolaan Wisata di Kawasan Danau Atas Sumatra Barat Dwi Kurnia Putri; Delmira Syafrini; Gustila Hasanah; Enjhel Tyara; Maitri Pinta; Fitri Yulianti; Jannatul Arifa; Jessica Devani; Diella Nanda Paramitha; Diah Handayani Lubis; Bunga Dinda Permata
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengelolaan wisata berbasis masyarakat di kawasan Danau Atas, Alahan Panjang. Penelitian ini menarik untuk dikaji karena pengelolaan berbasis pariwisata masyarakat masih jarang diterapkan secara optimal sehingga berdampak kepada pengelolaan pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori AGIL oleh Talcott Parsons. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengambilan informan dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak lima orang yang terdiri dari pengelola wisata, pedagang, wisatawan, dan petugas kebersihan. Pengumpulan data dilakukan dalam bentuk observasi, wawancara dan dokumentasi. Observasi yang diamati adalah kegiatan di kawasan wisata Danau Atas, termasuk interaksi antara pengunjung, pedagang, pengelola, dan petugas kebersihan, serta upaya masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Wawancara dilakukan dengan pengelola wisata, pedagang, wisatawan, dan petugas kebersihan untuk menggali pandangan mereka tentang peran dalam pengelolaan wisata, dampaknya terhadap ekonomi lokal, dan upaya menjaga lingkungan. Dokumentasi yang dikumpulkan mencakup foto-foto kegiatan wisata, kondisi kawasan, serta catatan dari observasi dan wawancara yang mendukung temuan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata di Kawasan danau atas Alahan Panjang yang pertama, Peran Aktif Dalam Pengelolaan Wisata. Kedua, Partisipasi Masyarakat Dalam Kegiatan Ekonomi Lokal. Ketiga, Kolaborasi Dalam Menjaga Keseimbangan Lingkungan.
Revitalisasi Stasiun Lambuang: Dampak Transformasi dari Sta-siun ke Pusat Kuliner Terhadap Ekonomi Masyarakat Lokal Ko-ta Bukittinggi Yoga Hadi Prasetya Suarni; Tari Fitriani; Rani Kartika; Widia Delfita Sari; Fikry Awaludin; Rahmi Atika Azwir; Windi Mardiani; Ega Bayolla; Fauzan Fauzan; Clara Risti Mulana; Berthan Kurniawan; Bunga Dinda Permata
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya revitalisasi Stasiun Lambuang sebagai bentuk perubahan fungsi Kawasan, dari stasiun ke pusat kuliner dan dampaknya terhadap perekonomian masyarakat lokal. Penelitian ini menarik untuk dikaji karena terdapat peningkatan UMKM akibat perubahan fungsi stasiun lambuang menjadi pusat kuliner. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini menggunakan teori struktural fungsional oleh Talcott Parsons. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Lokasi penelitian di Stasiun KA Bukittinggi, Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dengan 7 orang informan dengan kriteria masyarakat, pedagang, wisatawan, dan pelaku wisata. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan dengan mengamati bagaimana aktivitas masyarakat dan pedagang khususnya di stasiun. Wawancara yang peneliti lakukan dengan menanyakan hal-hal yang berkaitan dampak perubahan pada sektor ekonomi. Dokumentasi yang digunakan peneliti kondisi Pasar Kuliner di Stasiun Lambuang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Revitalisasi Stasiun Lambuang ini memberikan manfaat signifikan, yaitu pertama, Revitalisasi ini menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi Masyarakat lokal. Kedua, Revitalisasi Stasiun Lambuang mendorong pertumbuhan UMKM di sekitarnya yaitu sebanyak 116 pelaku UMKM di kawasan kuliner Stasiun Lambuang. Ketiga, Revitalisasi tersebut meningkatkan daya tarik wisatawan. Keempat, Revitalisasi ini memperkuat identitas budaya lokal melalui pengembangan infrastruktur yang masih mempertahankan aspek historis dan arsitektur bangunan. Kelima, terdapat penurunan pendapatan UMKM karena masih kurangnya pelatihan dan promosi dari pihak terkait.
Upaya Masyarakat Lokal dalam Meningkatkan Perekonomian Melalui Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Panorama Baru Bukittinggi Irfan Setiawan Putra; Lia Amelia; Junaidi Ikhsan Fajri; Elsy Puspita Yanti; Lathifah Azzahra; Melly Putri Azhari; Diska Dwi Zamiarti; Della Rahmadani; Rahmad Ilahi; Bunga Dinda Permata
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.29

Abstract

Penelitian ini mengkaji upaya masyarakat lokal dalam meningkatkan perekonomian melalui pembangunan pariwisata berkelanjutan di Panorama Baru Bukittinggi. Hal ini menarik untuk diteliti karena masyarakat berperan aktif dalam merancang dan mengimplementasikan strategi pariwisata yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal di Panorama Baru di Bukittinggi. Teori yang digunakan untuk analisis penelitian ini teori modernisasi oleh William F. Ogburn. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus. Adapun teknik pengumpulan informan dilakukan teknik purpose sampling dengan memilih informan yang terkait dalam pembangunan pariwisata tersebut diantaranya, pelaku wisata, pedagang, dan wisatawan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan dengan mengamati secara langsung upaya masayarakat lokal dalam pengembangan ekonomi di Panorma Baru. Selanjutnya wawancara dilakukan dengan menanyakan hal-hal berkaitan upaya masyarakat dalam meningkatkan perekonomian melalui pembangunan pariwisata. Selain itu, peneliti juga mengambil beberapa dokumentasi untuk menguatkan data informasi seperti data jumlah wisatawan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka upaya masyarakat lokal dalam meningkatkan ekonomi di Panorama Baru diantaranya, Pertama, Meningkatkan Peluang Usaha UKM. Kedua, Membuka Lapangan Pekerjaan. Ketiga, Menjaga Kelestarian Pariwisata sebagai upaya mempertahankan budaya lokal.
Co-Authors , Siti Nurhaliza Adri Febrianto Adzmy Altha Azkiya Aget Sepriadi Aisyah Zahra Ajeya Tymalfin Radasa Alifia Izmi Azzahra Aliya Rhamadani Aliya Syaputry Alya Farhani Alycia Safana Milanda Ameydea Nisratil Wahyuni Ani Gustina Annisa Febriana Yasmin Annisa Khomsi Rahmawati Annisya Sukma Dewi Ardiani Fadila Asifa Zahwa Atiqah Mufidah Aulia Uzzaki Az Zikra Harun Al Rasyid Berthan Kurniawan Callista Salma Nathania Clara Risti Mulana Della Rahmadani Delmira Syafrini Dewi Sartika Nainggolan Diah Handayani Lubis Dicky Aulia Perdana Diella Nanda Paramitha Difa Afriani Salsabila Dira April Indria Diska Dwi Zamiarti Dwi Kurnia Putri Dwi Sulistia Wati Dyanatul Arsyi Ega Bayolla Elbunia Untari Elsy Puspita Yanti Elvaririn Elvaririn Ema Oktavia Ramadhani Enjhel Tyara Eri Sakinah Piliang Erianjoni Erianjoni Exelly Ananda Rinzzy Fadilla Saputri Fara Aisyah Zalma Farisa Farisa Aulia Fauzan Fauzan Fauziah Nadila Nelson Putri Febi Dwi Lianda Feby Tria Octari Fikry Awaludin Fira Fadila Fitri Yulianti Ghina Asyifa Rahmadani Gustila Hasanah Hafid Pradana Hanafi Saputra Hanifa Yulia Putri Husnatul Ayni Ika Sandra Ikhwan Ikhwan Indrawadi, Junaidi Intan Afri Yunita Irfan Setiawan Putra Irwan Saputra Jannatul Arifa Jessica Devani Junaidi Ikhsan Fajri Khairul Fahmi Lathifah Azzahra Leona Saskia Letta Maharani Lia Amelia Lidya Lastuti Lirra Dwinaya Rachma Maitri Pinta Marwatil Husna Melly Putri Azhari Metra Alvionita Muhammad Aidil Muhammad Alfian Muhammad David Hendra Muhammad Falih Al Hakim Muhammad Gauvi Al Mustakim Muhammad Rafif Aradhi Muhammad Raihan Iwata Muhammad Rifat Armensyah Muhammad Rivaldo Agriza Muhammad Rizki Alvarizi Muhammad Satria Zaky Mutiara Mutiara Mutiara Qolbuna Nabila Zavrilia Nada Nabilah Nada Nafisyah Salsabila Nadinda Jeehan Frischa Nadya Komala Firsty Nadyan Achmad Nafisa Reva Arianto Najwa Izzatul Waafirah Najwa Rosyidah Nara Ramadani Naysila Berliandri Putri Nazifa Neysha Gumanti Nazwa Luthfia Maisa Nazwa Wahyuni Neza Rahma Dianti Nora Susilawati Nur Aisyah Nurhaliza Maharani Nurlizawati Nurul Muthia Afifah Puti Syahira Putra Fahrishal Pratama Putri Fatima Natasha Qavka Navisa Rahma Juita Rahmad Ilahi Rahmi Atika Azwir Raihani Sava Alzena Rani Kartika Rara Indah Mutiara Rasya Dwi Raditia Rasyadah Karimah Ratu Fitri Aisyah Raudhah Binti Rustam Refny Yanti Reno Fernandes Reri Damai Gea Restian Oktavia Rhavy Ferdyan Rice Yunica Azkia Ridha Alma Ririn Desti Putri Rizky Azzrany Rosalina Mustika Sari Sabar Aulia Rahman Sakina Rihadatul ‘Aisa Syasfa Salma Azzahra Nabila Salma Hayati Salsa Martavena Salsabila Luthfiyana Salsabila Muhadi Salsabila Ramadani Sitompul Salsabilla Ummara Selfira Cania Shifa Hulqha Andari Silfia Rahmi Siti Nurusyifa Yasmin Rinandi Siti Roziana Syadza Hanifa Putri Syarah Maulina Putri Syifah Ayu Lia Sabrina Tari Fitriani Tiara Putri Anggraini Tiara Sabrina Wulandari Tiara Syabrina Wulandari Ufhira Nizea Vioni Siti Nurhadijah Widia Delfita Sari Windi Mardiani Wirdanengsih Wirdanengsih Wita, Gusmira Yoga Hadi Prasetya Suarni Yudrison Yulia Rahmadona Zahara Rijani Zahra Najla Zaki Ibnu Rasyid Zaki Mubarok Arrafly Zhaskiah Amelia Zoya Anandhita Ifwan