Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Partisipasi Masyarakat Lokal dalam Pelestarian Cagar Budaya Kota Lama Sawahlunto Sebagai Daya Tarik Wisata Silfia Rahmi; Delmira Syafrini; Nara Ramadani; Ririn Desti Putri; Salma Hayati; Siti Roziana; Salsabila Muhadi; , Siti Nurhaliza; Callista Salma Nathania; Tiara Syabrina Wulandari; Syarah Maulina Putri; Bunga Dinda Permata
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan partisipasi masyarakat Kota Sawahlunto dalam melestarikan cagar budaya. Penelitian ini menarik untuk dikaji karena partisipasi lokal dalam pelestarian Cagar Budaya sangat krusial untuk keberlanjutan pariwisata sehingga partisipasi masyarakat sangat penting sebagai upaya keberhasilan wisata cagar budaya Kota Lama Sawahlunto. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah Teori Asset Based Community Develovment oleh John McKnight dan Jody Kretzmann. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif dengan jenis studi kasus. Teknik pemilihan informan yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Adapun kriteria informan dalam penelitian ini diantaranya masyarakat lokal, pemerintah, dan pedagang.  Dalam pengumpulan data menggunakan observasi dimana peneliti melakukan pengamatan langsung terhadap kegiatan pelestarian cagar budaya. wawancara yaitu mengumpulkan informasi-informasi mengenai partisipasi masyarakat dalam pelestarian cagar budaya Kota Lama Sawahlunto, dan dokumentasi dengan mengumpulkan dokumen terkait seperti foto, video, laporan kegiatan, dan data-data terkait pelaku wisata pendirian cagar budaya.  Analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif seperti reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pertama, partisipasi masyakarat Kota Sawahlunto adalah ikut serta dalam melestarikan cagar budaya, kedua, menjaga warisan budaya tersebut dengan tidak mengubah bentuk fisik bangunan atau melakukan konservasi, ketiga, adanya peran dan dukungan dari pemerintah, seperti memberikan dana dan menyediakan fasilitas.
Pembangunan Pariwisata Berbasis Masyarakat: Pengelolaan Wisata di Kawasan Danau Atas Sumatra Barat Dwi Kurnia Putri; Delmira Syafrini; Gustila Hasanah; Enjhel Tyara; Maitri Pinta; Fitri Yulianti; Jannatul Arifa; Jessica Devani; Diella Nanda Paramitha; Diah Handayani Lubis; Bunga Dinda Permata
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengelolaan wisata berbasis masyarakat di kawasan Danau Atas, Alahan Panjang. Penelitian ini menarik untuk dikaji karena pengelolaan berbasis pariwisata masyarakat masih jarang diterapkan secara optimal sehingga berdampak kepada pengelolaan pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori AGIL oleh Talcott Parsons. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengambilan informan dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak lima orang yang terdiri dari pengelola wisata, pedagang, wisatawan, dan petugas kebersihan. Pengumpulan data dilakukan dalam bentuk observasi, wawancara dan dokumentasi. Observasi yang diamati adalah kegiatan di kawasan wisata Danau Atas, termasuk interaksi antara pengunjung, pedagang, pengelola, dan petugas kebersihan, serta upaya masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Wawancara dilakukan dengan pengelola wisata, pedagang, wisatawan, dan petugas kebersihan untuk menggali pandangan mereka tentang peran dalam pengelolaan wisata, dampaknya terhadap ekonomi lokal, dan upaya menjaga lingkungan. Dokumentasi yang dikumpulkan mencakup foto-foto kegiatan wisata, kondisi kawasan, serta catatan dari observasi dan wawancara yang mendukung temuan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata di Kawasan danau atas Alahan Panjang yang pertama, Peran Aktif Dalam Pengelolaan Wisata. Kedua, Partisipasi Masyarakat Dalam Kegiatan Ekonomi Lokal. Ketiga, Kolaborasi Dalam Menjaga Keseimbangan Lingkungan.
Revitalisasi Stasiun Lambuang: Dampak Transformasi dari Sta-siun ke Pusat Kuliner Terhadap Ekonomi Masyarakat Lokal Ko-ta Bukittinggi Yoga Hadi Prasetya Suarni; Tari Fitriani; Rani Kartika; Widia Delfita Sari; Fikry Awaludin; Rahmi Atika Azwir; Windi Mardiani; Ega Bayolla; Fauzan Fauzan; Clara Risti Mulana; Berthan Kurniawan; Bunga Dinda Permata
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya revitalisasi Stasiun Lambuang sebagai bentuk perubahan fungsi Kawasan, dari stasiun ke pusat kuliner dan dampaknya terhadap perekonomian masyarakat lokal. Penelitian ini menarik untuk dikaji karena terdapat peningkatan UMKM akibat perubahan fungsi stasiun lambuang menjadi pusat kuliner. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini menggunakan teori struktural fungsional oleh Talcott Parsons. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Lokasi penelitian di Stasiun KA Bukittinggi, Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dengan 7 orang informan dengan kriteria masyarakat, pedagang, wisatawan, dan pelaku wisata. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan dengan mengamati bagaimana aktivitas masyarakat dan pedagang khususnya di stasiun. Wawancara yang peneliti lakukan dengan menanyakan hal-hal yang berkaitan dampak perubahan pada sektor ekonomi. Dokumentasi yang digunakan peneliti kondisi Pasar Kuliner di Stasiun Lambuang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Revitalisasi Stasiun Lambuang ini memberikan manfaat signifikan, yaitu pertama, Revitalisasi ini menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi Masyarakat lokal. Kedua, Revitalisasi Stasiun Lambuang mendorong pertumbuhan UMKM di sekitarnya yaitu sebanyak 116 pelaku UMKM di kawasan kuliner Stasiun Lambuang. Ketiga, Revitalisasi tersebut meningkatkan daya tarik wisatawan. Keempat, Revitalisasi ini memperkuat identitas budaya lokal melalui pengembangan infrastruktur yang masih mempertahankan aspek historis dan arsitektur bangunan. Kelima, terdapat penurunan pendapatan UMKM karena masih kurangnya pelatihan dan promosi dari pihak terkait.
Upaya Masyarakat Lokal dalam Meningkatkan Perekonomian Melalui Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Panorama Baru Bukittinggi Irfan Setiawan Putra; Lia Amelia; Junaidi Ikhsan Fajri; Elsy Puspita Yanti; Lathifah Azzahra; Melly Putri Azhari; Diska Dwi Zamiarti; Della Rahmadani; Rahmad Ilahi; Bunga Dinda Permata
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.29

Abstract

Penelitian ini mengkaji upaya masyarakat lokal dalam meningkatkan perekonomian melalui pembangunan pariwisata berkelanjutan di Panorama Baru Bukittinggi. Hal ini menarik untuk diteliti karena masyarakat berperan aktif dalam merancang dan mengimplementasikan strategi pariwisata yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal di Panorama Baru di Bukittinggi. Teori yang digunakan untuk analisis penelitian ini teori modernisasi oleh William F. Ogburn. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus. Adapun teknik pengumpulan informan dilakukan teknik purpose sampling dengan memilih informan yang terkait dalam pembangunan pariwisata tersebut diantaranya, pelaku wisata, pedagang, dan wisatawan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan dengan mengamati secara langsung upaya masayarakat lokal dalam pengembangan ekonomi di Panorma Baru. Selanjutnya wawancara dilakukan dengan menanyakan hal-hal berkaitan upaya masyarakat dalam meningkatkan perekonomian melalui pembangunan pariwisata. Selain itu, peneliti juga mengambil beberapa dokumentasi untuk menguatkan data informasi seperti data jumlah wisatawan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka upaya masyarakat lokal dalam meningkatkan ekonomi di Panorama Baru diantaranya, Pertama, Meningkatkan Peluang Usaha UKM. Kedua, Membuka Lapangan Pekerjaan. Ketiga, Menjaga Kelestarian Pariwisata sebagai upaya mempertahankan budaya lokal.
Motivasi Wisatawan Gen Z dalam Mengunjungi Objek Wisata Sejarah Lobang Jepang di Bukittinggi Dwi Sulistia Wati; Reri Damai Gea; Dira April Indria; Delmira Syafrini; Selfira Cania; Elvaririn Elvaririn; Fira Fadila; Tiara Sabrina Wulandari; Zahra Najla; Bunga Dinda Permata
Social Empirical Vol. 2 No. 2 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i2.41

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena meningkatnya minat Generasi Z terhadap wisata sejarah, termasuk kunjungan ke objek wisata Lobang Jepang di Bukittinggi yang memiliki nilai historis penting terkait masa penjajahan Jepang. Objek wisata Lobang  Jepang  ini menarik Gen Z memaknai pengalaman wisata sejarah tersebut untuk rekreasi dan kebutuhan visual, atau juga melibatkan motivasi edukatif dan emosional yang berkaitan dengan pemahaman sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motif kunjungan Generasi Z ke Lobang Jepang dengan mempertimbangkan aspek edukasi, emosi, rekreasi, estetika visual, serta dorongan sosial-digital. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus untuk menggali fenomena motivasi wisatawan Gen Z secara mendalam. Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung untuk mengamati motif Gen Z secara spontan saat mengunjungi Lobang Jepang , dan wawancara mendalam dengan panduan pertanyaan terbuka agar informan bebas menceritakan pengalaman mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi Gen Z bersifat beraneka ragam. Di satu sisi, mereka terdorong untuk memahami sejarah kelam yang berkaitan dengan kerja paksa pada masa pendudukan Jepang, sehingga kunjungan menjadi sarana refleksi dan pembelajaran. Di sisi lain, motivasi rekreasi seperti menikmati pemandangan, refreshing, dan kebutuhan dokumentasi visual juga menjadi faktor penting. Dengan demikian, Lobang Jepang berfungsi sebagai destinasi yang menggabungkan nilai edukatif, emosional, dan rekreatif bagi Generasi Z.
Kontribusi Destinasi Wisata Cambai Hill pada Pencapaian SDGs Poin 8 di Alahan Panjang Sumatera Barat Muhammad Alfian; Asifa Zahwa; Delmira Syafrini; Annisa Febriana Yasmin; Ameydea Nisratil Wahyuni; Dicky Aulia Perdana; Muhammad Aidil; Annisa Khomsi Rahmawati; Muhammad Satria Zaky; Bunga Dinda Permata
Social Empirical Vol. 2 No. 2 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i2.43

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh potensi strategis pariwisata dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Poin 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Fokus penelitian adalah Wisata Cambai Hill di Alahan Panjang Kabupaten Solok, Sumatera Barat yang meskipun memiliki potensi besar, namun kontribusinya terhadap SDGs Poin 8 perlu dikaji secara mendalam, mengingat penelitian terdahulu masih terbatas pada aspek pariwisata tanpa mempertimbangkan keberlanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kapasitas Cambai Hill dalam menciptakan kesempatan kerja inklusif dan mengidentifikasi strategi pengelolaan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan informan menggunakan teknik purposive, informan dalam penelitian ini berjumlah enam orang. Data dikumpulkan melalui studi literatur, observasi partisipatif untuk melihat secara langsung kondisi destinasi Cambai Hill dan wawancara mendalam dengan karyawan lokal dan pengunjung di Cambai Hill. Analisis data menggunakan kerangka Teori Praktik Sosial Pierre Bourdieu (Modal, Ranah, Habitus) untuk memahami transformasi sosial ekonomi yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cambai Hill berperan sebagai katalis transformasi dengan menyerap 90% tenaga kerja lokal (28 pekerja total), mengubah struktur mata pencaharian dari sektor agraris informal ke sektor jasa pariwisata yang lebih terstruktur. Transformasi ini merepresentasikan konversi modal sosial komunitas menjadi modal ekonomi, sekaligus mendorong perubahan habitus masyarakat menuju orientasi jasa dan profesionalisme. Temuan ini mengindikasikan kontribusi nyata destinasi terhadap prinsip kerja layak dan pertumbuhan ekonomi inklusif. Untuk memastikan keberlanjutan, penelitian merekomendasikan penguatan tata kelola yang partisipatif, peningkatan kualitas pekerjaan, dan penguatan keterkaitan dengan UMKM lokal.
Komunikasi Intrapersonal Melalui Lagu “Backburner” Niki Zefanya: Evaluasi Diri Mahasiswa Ilmu Komunikasi Angkatan 25 Universitas Negeri Padang Ridha Alma; Siti Nurusyifa Yasmin Rinandi; Sakina Rihadatul ‘Aisa Syasfa; Ufhira Nizea; Rasyadah Karimah; Salma Azzahra Nabila; Bunga Dinda Permata; Delmira Syafrini
Social Empirical Vol. 2 No. 2 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i2.46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran lagu “Backburner” by Niki Zefanya sebagai sarana evaluasi diri mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Padang yang mempunyai pengalaman persis seperti lirik-lirik yang ada pada lagu tersebut. Penelitian ini menarik dilakukan karena lagu ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sebagai media komunikasi intrapersonal yang efektif dalam membangun kesadaran diri, regulasi emosi, serta pertumbuhan psikologis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terbuka kepada mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Negeri Padang angkatan 2025 berkaitan dengan proses evaluasi diri mahasiswa dalam hubungan yang pernah dialami. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa lagu “Backburner” karya Niki Zefanya dapat menjadi sarana komunikasi intrapersonal bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNP angkatan 2025 dalam proses evaluasi diri. Lirik-lirik yang ada pada lagu tersebut membuat pendengar merasa pengalaman mereka tervalidasi, lalu mendorong refleksi serta evaluasi diri atas hubungan yang tidak setara. Lagu ini berfungsi sebagai cerminan emosional yang memicu kesadaran akan harga diri dan batasan dalam sebuah hubungan, sehingga pendengar lebih mampu menilai ulang kebahagiaan serta mengambil keputusan yang lebih bijak.
Pola Komunikasi dalam Upaya Pencegahan Ancaman Bahaya Kecanduan Narkoba Pada Masyarakat Kayu Kalek Kelurahan Padang Sarai Kecamatan Koto Tangah Kota Padang Putra Fahrishal Pratama; Muhammad Rivaldo Agriza; Muhammad Rafif Aradhi; Rara Indah Mutiara; Raudhah Binti Rustam; Delmira Syafrini; Ika Sandra; Bunga Dinda Permata
Social Empirical Vol. 2 No. 2 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i2.183

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana pola komunikasi digunakan dalam upaya mencegah kecanduan narkoba di lingkungan masyarakat Kayu Kalek, Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Permasalahan muncul karena masyarakat semakin rentan terhadap ancaman tersebut, yang dipengaruhi oleh pergaulan, akses internet yang luas, serta kurangnya informasi yang tersampaikan secara terstruktur mengenai dampak negatifnya. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan bentuk komunikasi yang dilakukan oleh tokoh masyarakat, pemuda-pemuda , dan pihak terkait dalam menyampaikan pesan pencegahan serta membangun kesadaran kolektif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus melalui wawancara dengan 6 informan  yang terdiri tadi tokoh masyarakat pemuda ,dan warga setempat, serta melakukan observasi langsung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal dan komunikasi kelompok kecil masih menjadi saluran utama, seperti melalui pertemuan warga, kegiatan keagamaan. Meskipun demikian, pola komunikasi tersebut belum berjalan secara teratur dan belum memiliki koordinasi yang kuat.
Resiliensi Sosial Mahasiswa di Lingkungan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang Pasca Perceraian Orang Tua Rosalina Mustika Sari; Rasya Dwi Raditia; Syadza Hanifa Putri; Yudrison; Salsabilla Ummara; Delmira Syafrini; Bunga Dinda Permata
Social Empirical Vol. 2 No. 2 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i2.184

Abstract

Perceraian orang tua memberikan dampak emosional dan sosial bagi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana bentuk-bentuk dari resiliensi sosial mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang pasca perceraian orang tua serta faktor-faktor yang menjadi dukungan proses adaptasi mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara yang mendalam dengan beberapa mahasiswa yang mengalami situasi perceraian orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa mahasiswa mengalami tekanan emosional dan mental pada awalnya, namun secara berkala mampu beradaptasi dan bertahan melalui dukungan lingkungan yang positif ataupun dukungan teman sebaya, serta strategi coping yang berbeda beda seperti mendengarkan musik, tidur, mencari teman, dan refleksi diri. Resiliensi sosial terbentuk melalui penerimaan diri dan dukungan sosial yang berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa lingkungan sosial yang positif berperan penting bagi mahasiswa dalam membantu mereka bangkit dan dapat mempertahankan kesejahteraan emosional pasca perceraian orang tua.
Dinamika Komunikasi Antarbudaya pada Mahasiswa Perantau Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang Nadyan Achmad; Rizky Azzrany; Najwa Izzatul Waafirah; Feby Tria Octari; Zahara Rijani; Delmira Syafrini; Ikhwan Ikhwan; Bunga Dinda Permata
Social Empirical Vol. 2 No. 2 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i2.186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dinamika komunikasi antar budaya pada mahasiswa perantau di Universitas Negeri Padang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena permasalahan komunikasi mahasiswa perantau sering terjadi di lingkungan mahasiswa karna mereka perlu menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Pendekatan penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara berkaitan tentang bagaimana komunikasi antar budaya yang dilakukan terhadap 10 mahasiswa perantau Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang angkatan 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa perantau mengalami dinamika yang kompleks, meliputi kesulitan memahami bahasa antarbudaya, hambatan lainnya yaitu mengalami kesulitan dalam proses pembelajaran di kelas. Oleh sebab itu, strategi yang digunakan dalam mengatasi hambatan ini diantaranya belajar bersama teman lokal dan mengikuti komunitas bahasa daerah untuk memahami budaya, menyesuaikan gaya komunikasi, serta meningkatkan kemampuan berkomunikasi mahasiswa perantau dengan lingkungan sekitar.
Co-Authors , Siti Nurhaliza Adri Febrianto Adzmy Altha Azkiya Aget Sepriadi Aisyah Zahra Ajeya Tymalfin Radasa Alifia Izmi Azzahra Aliya Rhamadani Aliya Syaputry Alya Farhani Alycia Safana Milanda Ameydea Nisratil Wahyuni Ani Gustina Annisa Febriana Yasmin Annisa Khomsi Rahmawati Annisya Sukma Dewi Ardiani Fadila Asifa Zahwa Atiqah Mufidah Aulia Uzzaki Az Zikra Harun Al Rasyid Berthan Kurniawan Callista Salma Nathania Clara Risti Mulana Della Rahmadani Delmira Syafrini Dewi Sartika Nainggolan Diah Handayani Lubis Dicky Aulia Perdana Diella Nanda Paramitha Difa Afriani Salsabila Dira April Indria Diska Dwi Zamiarti Dwi Kurnia Putri Dwi Sulistia Wati Dyanatul Arsyi Ega Bayolla Elbunia Untari Elsy Puspita Yanti Elvaririn Elvaririn Ema Oktavia Ramadhani Enjhel Tyara Eri Sakinah Piliang Erianjoni Erianjoni Exelly Ananda Rinzzy Fadilla Saputri Fara Aisyah Zalma Farisa Farisa Aulia Fauzan Fauzan Fauzanah Fauzan El Muhammady Fauziah Nadila Nelson Putri Febi Dwi Lianda Feby Tria Octari Fikry Awaludin Fira Fadila Fitri Yulianti Ghina Asyifa Rahmadani Gustila Hasanah Hafid Pradana Hanafi Saputra Hanifa Yulia Putri Husnatul Ayni Ika Sandra Ikhwan Ikhwan Indrawadi, Junaidi Intan Afri Yunita Irfan Setiawan Putra Irwan Saputra Jannatul Arifa Jessica Devani Junaidi Ikhsan Fajri Khairul Fahmi Lathifah Azzahra Leona Saskia Letta Maharani Lia Amelia Lidya Lastuti Lirra Dwinaya Rachma Maitri Pinta Marwatil Husna Melly Putri Azhari Metra Alvionita Muhammad Aidil Muhammad Alfian Muhammad David Hendra Muhammad Falih Al Hakim Muhammad Gauvi Al Mustakim Muhammad Rafif Aradhi Muhammad Raihan Iwata Muhammad Rifat Armensyah Muhammad Rivaldo Agriza Muhammad Rizki Alvarizi Muhammad Satria Zaky Mutiara Mutiara Mutiara Qolbuna Nabila Zavrilia Nada Nabilah Nada Nafisyah Salsabila Nadinda Jeehan Frischa Nadya Komala Firsty Nadyan Achmad Nafisa Reva Arianto Najwa Izzatul Waafirah Najwa Rosyidah Nara Ramadani Naysila Berliandri Putri Nazifa Neysha Gumanti Nazwa Luthfia Maisa Nazwa Wahyuni Neza Rahma Dianti Nora Susilawati Nur Aisyah Nurhaliza Maharani Nurlizawati Nurul Muthia Afifah Puti Syahira Putra Fahrishal Pratama Putri Fatima Natasha Qavka Navisa Rahma Juita Rahmad Ilahi Rahmi Atika Azwir Raihani Sava Alzena Rani Kartika Rara Indah Mutiara Rasya Dwi Raditia Rasyadah Karimah Ratu Fitri Aisyah Raudhah Binti Rustam Refny Yanti Reno Fernandes Reri Damai Gea Restian Oktavia Rhavy Ferdyan Rice Yunica Azkia Ridha Alma Ririn Desti Putri Rizky Azzrany Rosalina Mustika Sari Sabar Aulia Rahman Sakina Rihadatul ‘Aisa Syasfa Salma Azzahra Nabila Salma Hayati Salsa Martavena Salsabila Luthfiyana Salsabila Muhadi Salsabila Ramadani Sitompul Salsabilla Ummara Selfira Cania Shifa Hulqha Andari Silfia Rahmi Siti Nurusyifa Yasmin Rinandi Siti Roziana Syadza Hanifa Putri Syarah Maulina Putri Syifah Ayu Lia Sabrina Tari Fitriani Tiara Putri Anggraini Tiara Sabrina Wulandari Tiara Syabrina Wulandari Ufhira Nizea Vioni Siti Nurhadijah Widia Delfita Sari Windi Mardiani Wirdanengsih Wirdanengsih Wita, Gusmira Yoga Hadi Prasetya Suarni Yudrison Yulia Rahmadona Zahara Rijani Zahra Najla Zaki Ibnu Rasyid Zaki Mubarok Arrafly Zhaskiah Amelia Zoya Anandhita Ifwan