p-Index From 2021 - 2026
9.932
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research Profit : Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah Al-Muqayyad JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL EKONOMI, KEUANGAN, INVESTASI DAN SYARIAH (EKUITAS) Bertuah : Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (JASMIEN) ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan & Manajemen Syariah International Journal of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) ProBisnis : Jurnal Manajemen Jurnal Manajemen Perbankan Keuangan Nitro Mutlaqah: Jurnal Kajian Ekonomi Syariah Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Inisiatif: Jurnal Ekonomi, Akuntansi Dan Manajemen KENDALI: Economics and Social Humanities Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research Bukhori: Kajian Ekonomi dan Keuangan Islam Economie : Jurnal Ilmu Ekonomi Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Tabsyir: Jurnal Dakwah Dan Sosial Humaniora Journal of Regional Economics and Development Jurnal Media Akademik (JMA) Jurnal Akuntansi dan Keuangan Islam (JAKIs) Anggaran: Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi Moneter : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Menawan : Jurnal Riset dan Publikasi Ilmu Ekonomi Santri : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam JCAIP: Journal of Contemporary Applied Islamic Philanthropy Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Jurnal Cendekia Ilmiah Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Tamasya LAN TABUR: JURNAL EKONOMI SYARIAH Indonesia Economic Journal Scripta Economica: Journal of Economics, Management, and Accounting Journal of Islamic Economics and Finance Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia INTERNATIONAL JOURNAL OF FINANCIAL ECONOMICS (IJEFE)
Claim Missing Document
Check
Articles

Membangun Kerangka Sistem Ekonomi Islam: Integrasi Maqashid Syariah, Etika, dan Prinsip Dasar sebagai Pilar Utama Najlaa Afifah Disty; Jevira Marta Liza; Syalsabilla Harisma Rahmadina; M. Yusuf Bahtiar
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 4 (2026): April
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v4i4.9444

Abstract

Diskursus tentang ekonomi Islam telah berkembang pesat, namun kerangka konseptualnya seringkali masih bersifat fragmentaris. Penelitian ini bertujuan untuk membangun kerangka sistem ekonomi Islam yang komprehensif dengan mengintegrasikan tiga pilar utamanya: Maqashid Syariah, etika, dan prinsip dasar. Menggunakan metode penelitian kepustakaan kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, penelitian ini menganalisis sumber-sumber primer (Al-Qur'an dan Hadis) serta literatur sekunder dari para pemikir ekonomi Islam kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Maqashid Syariah berperan sebagai fondasi teleologis (tujuan), etika berfungsi sebagai mekanisme kontrol operasional (moral), dan prinsip-prinsip dasar seperti tauhid, 'adl, dan khilafah bertindak sebagai aksioma filosofis (nilai dasar). Integrasi ketiga pilar ini menghasilkan sistem yang bercirikan ketuhanan (rabbaniyyah), moralitas (akhlaqiyyah), keseimbangan (tawazun), dan keadilan. Kerangka ini berimplikasi signifikan bagi pengambilan kebijakan di sektor keuangan syariah, pengembangan industri halal, serta terciptanya sistem ekonomi yang berkeadilan dan berkesejahteraan (falah).
Peran Sektor Pertanian dalam Meningkatkan Kemajuan Pertumbuhan Ekonomi di Wilayah Kabupaten Lampung Barat Tia Hidayah; Pani Emilia Amanda; Anggun Dwi A; M.Yusuf Bahtiar
Inisiatif: Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2026): April : Inisiatif : Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Manajemen
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/inisiatif.v5i2.5986

Abstract

The agricultural sector remains the backbone of economic sustainability in rural areas of Indonesia. This research aims to explore in depth the role of the agricultural sector in promoting the advancement of rural economic growth through a descriptive qualitative approach. Data were collected through literature studies, field observations, and analysis of documents related to rural development policies. The main focus of this research is to identify how the interaction between the availability of natural resources, local wisdom, and government policies creates economic stability at the village level. The results show that the role of the agricultural sector is not only limited to fulfilling food needs but also serves as the main provider of employment, which helps prevent excessive urbanization.It was found that strengthening farmer group institutions and improving access to market information are key factors in enhancing the economic competitiveness of rural areas. In addition, agricultural technology innovation and the improvement of human resource quality also play an important role in supporting productivity.This study concludes that the transformation from traditional agriculture to value-added agriculture is highly necessary to accelerate rural economic progress. The recommendation of this research is the need for synergy between village governments and the private sector in creating a more modern and independent agricultural ecosystem that is innovative for the welfare of rural communities.
Dampak Inflasi terhadap Daya Beli Wisatawan dan Kinerja Industri Perhotelan dalam Perspektif Ekonomi Makro Windi Firdaus; Noval Febriansyah; Abdul Azis Alhalim; M. Yusuf Bahtiar
Inisiatif: Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2026): April : Inisiatif : Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Manajemen
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/inisiatif.v5i2.6001

Abstract

Inflation is a macroeconomic indicator that significantly impacts economic activity, including the tourism and hospitality sectors. This study aims to analyze the impact of inflation on tourists' purchasing power and its implications for the performance of the hospitality industry from a macroeconomic perspective. Rising inflation tends to reduce people's purchasing power because the prices of goods and services, including transportation, accommodation, and tourism services, increase. This decline in purchasing power can affect tourists' travel decisions, potentially reducing tourism demand and hotel occupancy rates. In a macroeconomic context, price stability and economic growth are important factors influencing tourism demand and the performance of the hospitality sector. Several empirical studies have shown that macroeconomic variables such as inflation, gross domestic product (GDP), exchange rates, and interest rates are closely related to the development of the tourism industry and hotel performance. When inflation increases significantly, hotel operating costs such as energy, food, and labor also increase, which can ultimately reduce the profitability and operational efficiency of hotel companies. Therefore, stable inflation management is a crucial factor in maintaining the sustainability of the tourism and hospitality sectors. This study shows that macroeconomic stability plays a crucial role in maintaining tourists' purchasing power and improving the long-term performance of the hospitality industry.
DAMPAK KEBIJAKAN MONETER TERHADAP STABILITAS DAN PERTUMBUHAN EKONOMI REPUBLIK INDONESIA : Analisis Mekanisme Transmisi dan Resiliensi Makroekonomi Stephanie Dwi Lestari; Aisa Salsabila; Sevira Karisma; M. Yusuf Bahtiar
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 3 (2026): MEI
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i3.2268

Abstract

Abstract. Walau demikian, temuan empiris juga menunjukkan adanya fenomena jeda waktu yang signifikan, di mana keputusan terkait kebijakan moneter membutuhkan waktu antara 12 hingga 18 bulan untuk sepenuhnya bertransisi ke sektor riil dan berpengaruh pada keputusan investasi serta konsumsi rumah tangga. Lebih lanjut, penelitian ini menekankan bahwa ketergantungan hanya pada instrumen suku bunga tidaklah cukup untuk menghadapi tekanan inflasi yang disebabkan oleh sisi penawaran. Oleh karena itu, temuan studi merekomendasikan penguatan strategi bauran kebijakan yang memadukan instrumen moneter konvensional dengan kebijakan makroprudensial yang lebih akomodatif serta pemanfaatan sistem pembayaran digital dan Central Bank Digital Currency (CBDC). Sinergi ini dianggap sangat penting untuk meningkatkan ketahanan ekonomi nasional dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global di masa mendatang serta memastikan fungsi intermediasi perbankan tetap optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Nevertheless, empirical findings also indicate the presence of a significant time lag phenomenon, where decisions related to monetary policy require between 12 to 18 months to fully transition into the real sector and influence household investment and consumption decisions. Furthermore, this study emphasizes that relying solely on interest rate instruments is not sufficient to address inflationary pressures caused by the supply side. Therefore, the study's findings recommend strengthening a policy mix strategy that combines conventional monetary instruments with more accommodative macroprudential policies, as well as the utilization of digital payment systems and Central Bank Digital Currency (CBDC). This synergy is considered very important to enhance national economic resilience in facing the uncertainties of the global financial market in the future and to ensure that the banking intermediation function remains optimal in supporting inclusive economic growth.Keywords: Monetary Policy, Bank Indonesia, Inflation, Economic Growth, Monetary Transmission, BI-7DRRR, Policy Mix.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara mendalam efektivitas kebijakan moneter yang diterapkan oleh Bank Indonesia guna menyeimbangkan dua aspek utama makroekonomi, yaitu stabilitas harga (inflasi) dan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam konteks dinamika ekonomi global yang semakin rumit, kebijakan moneter menghadapi tantangan besar untuk mengatasi volatilitas eksternal sekaligus menjaga momentum pemulihan di dalam negeri. Dengan menerapkan metode deskriptif-kuantitatif yang berbasis pada data sekunder dari periode 2020-2025, studi ini menguraikan mekanisme transmisi kebijakan moneter melalui dua jalur utama: jalur suku bunga dan jalur nilai tukar. Analisis data mengungkapkan bahwa instrumen suku bunga acuan BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRRR) berperan penting sebagai anchor dalam membentuk ekspektasi inflasi di kalangan masyarakat dan pelaku pasar,Naskah Masuk: 12 November 2025; Revisi: 12 Desember 2025; Diterima: 12 Januari 2026; ; Terbit: 12 Februari 2026.DAMPAK KEBIJAKAN MONETER TERHADAP STABILITASDAN PERTUMBUHAN EKONOMI REPUBLIK INDONESIA :Analisis Mekanisme Transmisi dan Resiliensi Makroekonomikhususnya dalam mereduksi dampak global spillover pasca-pandemi COVID-19 serta tekanan geopolitik. Walau demikian, temuan empiris juga menunjukkan adanya fenomena jeda waktu yang signifikan, di mana keputusan terkait kebijakan moneter membutuhkan waktu antara 12 hingga 18 bulan untuk sepenuhnya bertransisi ke sektor riil dan berpengaruh pada keputusan investasi serta konsumsi rumah tangga. Lebih lanjut, penelitian ini menekankan bahwa ketergantungan hanya pada instrumen suku bunga tidaklah cukup untuk menghadapi tekanan inflasi yang disebabkan oleh sisi penawaran. Oleh karena itu, temuan studi merekomendasikan penguatan strategi bauran kebijakan yang memadukan instrumen moneter konvensional dengan kebijakan makroprudensial yang lebih akomodatif serta pemanfaatan sistem pembayaran digital dan Central Bank Digital Currency (CBDC). Sinergi ini dianggap sangat penting untuk meningkatkan ketahanan ekonomi nasional dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global di masa mendatang serta memastikan fungsi intermediasi perbankan tetap optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.Kata kunci: Kebijakan Moneter, Bank Indonesia, Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Transmisi Moneter, BI-7DRRR, Bauran Kebijakan.
PENGERTIAN, PRINSIP, CIRI-CIRI, DAN TUJUAN EKONOMI ISLAM MENURUT PARA AHLI Sindi Oktavia Tri Rahayu; Fitria Ningih; Adinda Amelia; M.Yusuf Bahtiar
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 4 (2026): April
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v4i4.9517

Abstract

The purpose of this research is to identify and gain a deeper understanding of the concept of Islamic economics, which includes the definition, principles, objectives, and characteristics of the Islamic economic system based on the views of experts. This study employs a qualitative research method. The type of research used is descriptive qualitative research, which is a form of research aimed at describing or illustrating existing phenomena, both natural phenomena and human-engineered phenomena. The research design used in this study is a literature review or library research. Islamic economics is an economic system based on Islamic values derived from the Qur’an and Hadith. Etymologically, the term economics comes from the word oikonomia, which means household management. However, from an Islamic perspective, the concept of economics is not only related to the management of resources to fulfill human needs but must also be grounded in moral values, ethics, and responsibility to Allah SWT.
DIGITAL PARADISE: NAVIGATING THE COMPLEXITY OF TAXATION IN THE ERA OF TECHNOLOGICAL TRANSFORMATION M. Yusuf Bahtiar; Eko Sudarmanto; Sulfianty
INTERNATIONAL JOURNAL OF FINANCIAL ECONOMICS Vol. 1 No. 12 (2025): INTERNATIONAL JOURNAL OF FINANCIAL ECONOMICS (IJEFE)
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The digital revolution has fundamentally transformed the taxation landscape, necessitating a nuanced understanding of its implications for fiscal governance. This research literature review thoroughly examines the multifaceted dimensions of taxation in the era of technological transformation, drawing insights from a diverse array of scholarly literature, policy documents, and empirical studies. Key themes explored encompass tax governance mechanisms, regulatory responses to cross-border tax evasion and profit shifting, compliance behaviors, and the redistributive impact of taxation in the digital age. By synthesizing existing research, this review provides a holistic understanding of the complexities of navigating contemporary fiscal governance's digital paradise. The literature synthesis reveals the critical role of tax governance mechanisms in addressing the challenges the digital economy poses. Regulatory responses, including proposals for digital taxation frameworks and international tax cooperation agreements, are examined to elucidate their potential efficacy in fostering tax compliance and mitigating tax evasion and avoidance. Furthermore, the review delves into the intricate interplay between taxpayer motivations, compliance drivers, and communication strategies, offering insights into enhancing tax compliance behaviors in the digital era. Additionally, the redistributive effects of taxation policies are analyzed, highlighting their role in addressing income inequality and promoting social equity in digitally-driven economies. This review contributes to the scholarly discourse by providing a comprehensive analysis of taxation in the digital age, offering valuable insights for policymakers, scholars, and practitioners. By unpacking the complexities of taxation amidst technological transformation, it informs efforts to devise effective fiscal policies that promote fairness, efficiency, and sustainability in the digital era.
Investasi sebagai Alat untuk Perencanaan Keuangan Masa Depan Praditya, Raffi Dwi; Safrudin, Safrudin; Ramadhan, Ahmad Rifai; Bahtiar, M. Yusuf
PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 3 No. 2 (2026): April-Juni, Ekonomi Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/m3zw9e82

Abstract

Planning financial future is an important step in achieving economic prosperity. However, many people still use conventional saving methods without considering the effect of inflation on the value of money. This study aims to analyze investment as an effective tool in long-term financial planning. The research method used is descriptive quantitative research with data collection from questionnaires distributed to respondents aged 20-50 years in the region of Kotabumi, North Lampung. Sampling technique uses purposive sampling with data analysis using descriptive statistics and correlation. The results show that investment plays an important role in improving financial future planning preparation especially through protection against inflation, passive income creation, and long-term financial goals achievement. In addition, understanding the type of investment instruments and risk management also influences individual decisions in investing. Hence, enhancing investment literacy becomes an essential factor to encourage individuals in creating effective financial planning.
Pengaruh Ekspor, Nilai Tukar Dan Uang Beredar Terhadap Cadangan Devisa Di 5 Negara Berkembang Terpilih Tahun 2018-2019 Dalam Perspektif Ekonomi Islam Ulfa Sofiana; Citra Etika; Muhammad Yusuf Bahtiar
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.6789

Abstract

Peningkatan cadangan devisa suatu negara umumnya dipandang sebagai indikator kesehatan ekonomi yang positif. Namun, fenomena penurunan cadangan devisa yang tidak diikuti dengan penurunan ekspor dan nilai tukar yang signifikan telah menjadi perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena ini bertentangan dengan teori yang mengaitkan penurunan cadangan devisa dengan pelemahan kinerja ekspor dan depresiasi nilai tukar. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat faktor lain yang lebih dominan dalam mempengaruhi cadangan devisa, yaitu pertumbuhan uang beredar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi cadangan devisa di 5 negara berkembang kawasan ASEAN dalam perspektif ekonomi islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang dipublikasikan melalui website Bank Dunia selama 5 tahun yaitu tahun 2018-2022 di 5 negara berkembang di kawasan ASEAN. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel ekspor tidak berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa. Sedangkan nilai tukar berpengaruh negatif dan signifikan terhadap cadangan devisa dan uang beredar berpengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa. Secara bersama-sama variabel ekspor, nilai tukar dan uang beredar berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa di 5 negara berkembang. Dalam perspektif ekonomi islam pengelolaan cadangan devisa boleh dilakukan dengan menekankan pentingnya sifat amanah dan tanggung jawab dalam mengelola kas negara.
Pengaruh Perdagangan Internasional dan Inflasi Terhadap Gross Domestic Product (GDP) Di Negara Kawasan Integrasi Ekonomi ASEAN Shinta Rahmatika; Citra Etika; Muhammad Yusuf Bahtiar
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.6790

Abstract

Terbentuknya integrasi antar negara dalam bidang ekonomi di suatu kawasan akan menghasilkan keuntungan yang kemudian berdampak pada kesejahteraan negara pada Kawasan tersebut. Asia Tenggara memiliki organisasi regional yaitu ASEAN. Namun, pada tahun 2018 hingga 2019, integrasi ekonomi di ASEAN menghadapi berbagai permasalahan yang cukup kompleks. Dimana terjadi perang dagang antara negara Amerika Serikat dengan Negara China yang mana memberikan dampak nyata terhadap kestabilan negara-negara anggota ASEAN, terutama dalam masalah ekonomi. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui pengaruh perdagangan internasional dan inflasi terhadap Gross Domestic Product (GDP) di Negara Kawasan Integrasi ASEAN. Jenis penelitian ini merupakan penelitian sekunder, metode penelitian yang digunakan yaitu metode analisis regresi data panel. Hasil penelitian ini yaitu perdagangan internasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap GDP di Negara Kawasan Integrasi Ekonomi ASEAN dan Inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap GDP di Negara Kawasan Integrasi Ekonomi ASEAN. Serta secara bersama-sama memiliki pengaruh postif dan signifikan terhadap variabel depeden yaitu Gross Domestic Product (GDP) di Negara Kawasan Integrasi Ekonomi ASEAN.
Analisis Karakteristik dan Rencang Bangun Sistem Ekonomi Islam Aulia Wulandari; Jihan Laila Barokah; Rosita Rosita; Yulischa Putri Utami; M. Yusuf Bahtiar
Anggaran : Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): Maret : Anggaran : Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/anggaran.v4i1.2163

Abstract

The development of modern economic systems shows that conventional approaches are often criticized for focusing too much on rational and mathematical aspects, while giving less attention to ethical and moral values in economic activities. This condition has encouraged the emergence of alternative systems that combine material and spiritual elements, one of which is the Islamic economic system.This study aims to analyze the characteristics and structure of the Islamic economic system as a framework based on Sharia principles. The research uses a qualitative approach with a literature review method by examining various relevant sources. The data are analyzed descriptively to better understand the basic concepts and structure of the Islamic economic system.The results show that Islamic economics has key characteristics such as a strong connection to divine values, a balance between individual and social interests, and an emphasis on justice and social responsibility in economic activities. Therefore, Islamic economics not only regulates economic practices but also incorporates moral and ethical values to achieve overall social well-being.This study is expected to contribute to the development of Islamic economic studies and can be used as a reference for building a more fair and sustainable economic system.
Co-Authors , Budimansyah Abdul Azis Alhalim Abdurrohman Saputra Adelia Zahra Adib Fachri Adinda Amelia Adrie Oktavio Afrizal Agus Kurniawan Aisa Salsabila Aldilla Disepta Alfat Akbar Ali Ramatni Aliyah, Tsabitah Alyanisa Thalita Andien Ayu Ristina Angelique, Pingkan Anggraini, Vivilia Anggun Dwi A Any Eliza Ariawan, Ariawan Arie Fitria Arif Dwi Wibowo Arina Maisila Aulia Agustin Aulia Wulandari Ayesa Venia Ayu, Ocha Nicka Basri, T. Saiful Bella Bevika Citra Etika Daniati Ilham Darojah, Etika Deni Iskandar Desy Kurniawati Dewi, Shafira Visca Dwi Arya Pangestu Dwi Dzikri Al Faris Ascha Dwi Rahmawati Eko Nursalim, Eko Eko Sudarmanto Elismayanti Rembe Erike Anggraeni Ersi Sisdianto Fachry Abda El Rahman Farida Akbarina Fatrisia agustina wm Maya rani Felisa Rachma Fadilla Firdaus Firdaus Fitri Yanti Fitria Ningih Fitria Yulianti Fitria, Arie Gustika Nurmalia Halimatus Sa'diah Halimatus Sa’diah Hastin Nurafni Idris Satria Iqbal, Muhammad Is Susanto Istiana Hafizoh Jalu Raden Al-Awwali Janah, Selin Puspo Jessy Aprilia Karosa Jevira Marta Liza Jihan Laila Barokah Judijanto, Loso Kaisa Zahwa Azhara Kurniati Karim Laila Rosmala Deviana Lestari, Elza Dwi Lestariza, Tri Lidya Elfa Lora Ayu Agustina Loso Judijanto Luluk Sulastri M. Aidil Aziz M. Arif Maulana M. Fariz Yusanri Fani Mayda Kistyanti Ananda Melani Violita Melsya Noviriza Lutfia Asma Mickye Shakylla (UIN Raden Intan Lampung) Miftachul Amri Muhammad Iqbal Muhammad Syafri Nabila Destia Leviana Nahdia Hulwa Imania Najlaa Afifah Disty Nasruddin Nasruddin Nasruddin Nasruddin Nasruddin Niswatul Ummah (UIN Raden Intan Lampung) Noval Febriansyah NUNIEK DEWI PRAMANIK Nur Amanatun Hosiah Ochi Nurlisa Okta Supriyaningsih Oktafia, Selva Pani Emilia Amanda Pitaloka, Winda Piyo, Piyo Alpinda Praditya, Raffi Dwi Putra, Rizky Hamdala Putri Handayani Rahma Thusuliha Rahma Wahyu Ningrum Rama Tri Sitka Ramadhan, Ahmad Rifai Ramadhani Ramadhani Rean Mitasari Restie Utamie, Zathu Richa Balqis Ridwansyah rio kurniawan Risqianti Putri Pangestika Rokhilawati Rokhilawati Rokhilawati Rosita Rosita Saddam Hussaen Safrudin Safrudin Samuel Y. Warella Sapitri, Anisa Saputra, Abdurrohman Sawlani, Dhiraj Kelly Selfia Yuspita Sari Selvyta Ramadhini Septiawan, Andika Serly Setia Diwanti Sevira Karisma Shinta Rahmatika Sholekah, Fadhila Amallya Sindi Oktavia Tri Rahayu Sindy Oktafia Sinta Tri Utami Siti Nur Aisyah Siti Nuridah Sitti Balqis Hamidah Stephanie Dwi Lestari Suar, Abi Suci Wulandari Suhardi Suhardi Sulfianty Sulfianty Susanto, Is Syalsabilla Harisma Rahmadina Syariful Alawiyah Syifa Az Zahra Taufiqurrahman Taufiqurrahman Tia Hidayah Tiara Safitri Tongam E Panggabean Tsani Deri Hidayat Tuti Lisnawati Uci Wulandari (UIN Raden Intan Lampung) Ulfa Sofiana Wahyuni, Dian Siti Wati, Silvi Kesuma Windi Firdaus Yolanda Septian Yulischa Putri Utami Yulistia Devi Zulaikah