Claim Missing Document
Check
Articles

Coding untuk menganalisis data pada penelitian kualitatif di bidang kesehatan Diah Priharsari; Rosaria Indah
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 21, No 2 (2021): Volume 21 Nomor 2 Agustus 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jks.v21i2.20368

Abstract

Saat ini jumlah penelitian di bidang kedokteran yang menggunakan metodologi penelitian kualitatif semakin meningkat. Data kualitatif yang dihasilkan dari wawancara, observasi, maupun dokumen biasanya sangatlah banyak jumlahnya dan perlu diberi kode agar mudah menganalisanya. Proses coding sebenarnya cukup rumit dan memerlukan keterampilan tinggi. Sayangnya, hanya sedikit literatur yang menerangkan tentang coding dalam bahasa Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk membantu peneliti-peneliti muda di Indonesia untuk melakukan coding. Dalam artikel ini dijelaskan definisi dan karakteristik penelitian kualitatif, langkah-langkah sebelum dan ketika coding dilakukan, siklus coding, penggunaan memo, cara melaporkan coding karya ilmiah, dan contoh-contoh penelitian terdahulu yang menggunakan coding serta limitasi dari proses tersebut. Dengan menguasai teknik coding, data yang banyak dapat diorganisir dengan baik dan menghasilkan tema yang mampu menjawab pertanyaan penelitian. Namun, coding juga memiliki keterbatasan yang harus dipertimbangkan secara seksama oleh peneliti.
ONLINE MARKETING APPLICATION DEVELOPMENT TO EXPAND THE MARKET OF MALANG’S LOCAL PRODUCTS diah priharsari
Journal of Innovation and Applied Technology Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.042 KB) | DOI: 10.21776/ub.jiat.2016.002.02.1

Abstract

Internet is a great tool to be introduced to SMME (Small Micro Medium Enterprises) as an alternative to promote their products. This program is done to introduce and create an opportunity for several choosen SMMEs to advertise their products through the internet. There are three SMMEs that are selected based on HWPRI reccomendation to be utilized with e-commerce. They are Niwa Crafting, Gazatri Art, and Preman Super. E-commerce and pheripherals to access internet are provided for them. In the end of the program, after receiving software and hardware, the three SMMEs are enthusiasm to receive the programs. However, further investigation is needed to understand the nature of the SMME in using the internet. 
Pengolahan SEM Covariance-Based dengan Modul Lavaan pada Penelitian Sistem Informasi Diah Priharsari
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi Vol 1 No 1 (2020): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/justsi.v1i1.5

Abstract

Sistem informasi sebagai sebuah bidang ilmu terbuka akan berbagai pendekatan penelitian baik kualitatif dan kuantitatif. Salah satu pendekatan analisis data dengan kuantitatif yang cukup popular di bidang sistem informasi adalah structural Equation Modelling (SEM). Berdasarkan hal tersebut, maka pada tutorial ini akan diuraikan langkah-langkah analisis data SEM covariance-based dengan menggunakan modul Lavaan pada R. Pemaparan di dalamnya meliputi: menguji pertanyaan penelitian dengan Confirmatory Factor Analysis, melakukan analisis pada diagram path, dan acuan-acuan nilai yang digunakan untuk menentukan interpretasi hasil.
PERSOALAN SISTEM INFORMASI DAN METODE YANG DAPAT DIPILIH UNTUK MEMPELAJARINYA: INFORMATION SYSTEMS PROBLEMS AND APPROACHES TO STUDY THE PROBLEMS Diah Priharsari; Dewi Yanti Liliana
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi Vol 1 No 2 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/justsi.v1i2.11

Abstract

Tutorial ini berisi contoh-conoth penelitian yang dapat dikategorikan ke dalam persoalan sistem informasi. Selain itu juga ditunjukkan pendekatan penelitian kualitatif dan kuantitatif yang dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Pengalaman Mahasiswa pada Sistem Pembelajaran Daring (E-Leaning) di Masa Pandemi dengan Analisis Thematic Nurma Afi Nirmala; Diah Priharsari, S.T., M.T., Ph.D; Hanifah Muslimah Az-Zahra, S.Sn., M.Ds
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi Vol 2 No 1 (2021): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/justsi.v2i1.32

Abstract

Persepsi mahasiswa dari pengalaman yang mereka rasakan selama mengikuti proses pembelajaran daring selama lockdown pandemi Covid-19 tentunya penting, dalam upaya perbaikan proses pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran jarak jauh dapat dikategorikan sebagai persoalan system informasi karena melibatkan teknologi, lingkungan, organisasi, serta individu. Pada penelitian ini dilakukan penggalian secara mendalam terkait pengalaman mahasiswa, untuk mengetahui permasalahan dan apa yang dirasakan mahasiswa, baik terhadap proses maupun teknologi dalam pembelajaran jarak jauh. Partisipan wawancara semi struktur melibatkan 10 mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Malang. Jumlah responden dalam penelitian ini ditentukan dengan saturasi data. Proses wawancara semi struktur direkam secara langsung dengan menggunakan aplikasi video conference Google Meet yang telah mendapatkan izin dari seluruh responden. Setiap sesi wawancara membutuhkan waktu 45 – 60 menit untuk setiap responden. Dari hasil pengumpulan data melalui pendekatan wawancara semi struktur yang telah dianalisis dengan metode analisis tematik coding menggunakan bantuan aplikasi Atlast.ti didapatkan tujuh tema utama yaitu: (Infrastruktur (insfrastruktur TI dan budaya pembelajaran), individual feature, interaction, teaching process, akses proses pembelajaran, assessment, content) dan 24 sub tema yang dapat mendeskripsikan pengalaman mahasiswa terhadap sistem pembelajaran daring selama pandemi Covid-19. Saran diberikan berdasarkan hasil temuan tersebut.
BANTUAN KUOTA INTERNET UNTUK PENDIDIKAN DARI PEMERINTAH INDONESIA: SEJAUH APA MANFAATNYA? Dwi Cahya Astriya Nugraha; Diah Priharsari; Ismiarta Aknuranda; Dewi Yanti Liliana; Noveria Anggraeni Fiaji; Buce Trias Hanggara; M. Gilvy Langgawan Putra; Indira Putri Hendini; I Gede Surya Rahayuda; Prima Zulvarina
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi Vol 1 No 2 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/justsi.v1i2.36

Abstract

Esai ini adalah ringkasan dari sebuah diskusi yang membahas mengenai sejauh apa manfaat bantuan kuota internet untuk pendidikan yang dilakukan pada tanggal 16 november 2020 dengan total sepuluh peserta. Peserta mewakili beberapa golongan dari penerima pemberian bantuan kuota internet yaitu dosen & guru, mahasiswa dan siswa, dan orang tua siswa. Diskusi tersebut menghasilkan tiga hal terkait area penelitian, saran untuk pendidik dan institusi pendidikan, dan desain sosialisasi bantuan. Area penelitian tersebut adalah proses pembelajaran jarak jauh yang terjadi di Indonesia, perilaku pelajar terhadap teknologi, kondisi pendukung pembelajaran jarak jauh, dan kepentingan berkaitan dengan akses kuota internet yang perlu dibatasi atau tidak, dan bagaimana pembatasannya jika bantuan tersebut perlu dibatasi. Selain itu, dikumpulkan juga saran-saran yang dapat dilakukan pendidik dan institusi pendidikan yaitu: mengetahui kondisi siswa, mendesain proses belajar mengajar sesuai dengan kondisi siswa, dan khusus untuk anak yang belum dewasa dibutuhkan keterlibatan orang tua dalam mendesain pembelajaran. Satu hal yang tampak terlihat disorot oleh peserta diskusi adalah kekurangtahuan peserta diskusi mengenai adanya informasi yang lengkap mengenai bantuan kuota internet untuk pendidikan.
Bagaimana Perceived Benefid Mempengaruhi Keputusan untuk Terus Menggunakan Suatu Teknologi (Studi Kasus: Pertemuan Daring dengan Latar Seragam) Gilang Pradana; Diah Priharsari; Andi Reza Perdanakusuma
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/justsi.v2i2.45

Abstract

Dengan perkembangan teknologi saat ini banyak organisasi memanfaatkan platform online meeting/conference untuk menyelenggarakan pertemuan daring seperti penggunaan platform Zoom dan Google Meet. Terdapat beberapa fitur dalam platform Zoom dan Google Meet yang disediakan untuk mendukung secara langsung maupun tidak langsung pelaksanaan online meeting. Seperti fitur mengganti latar yang sering digunakan untuk menyeragamkan latar peserta yang sering dipakai di Indonesia. Maka, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor manfaat apa saja yang memengaruhi perilaku pengguna untuk terus menggunakan teknologi pertemuan secara daring pada penggunaan latar yang seragam dengan menggunakan penelitian kuantitatif dengan Structural Equation Modelling atau SEM yang menggunakan tools SPSS dan LISREL. Dalam penelitian ini terdapat 302 data responden yang sesuai dengan kriteria penelitian yang mana data tersebut sudah melewati fase uji reliabilitas dan uji validitas terhadap hipotesis yang telah dibuat diawal penelitian dan diujikan untuk mengetahui hasil hipotesis yang ditolak dan diterima. Hasil peneltian ini mendapatkan 4 hipotesis dengan 2 hipotesis hasilnya diterima dan 2 hipotesis lainnya hasilnya ditolak atau tidak berhubungan.
Perbandingan Perubahan Pengalaman Pengguna Aplikasi Transportasi Online Menggunakan Metode UX Curve Hanifah Muslimah Az-zahra; Vicky el Fathea Kamiza; Diah Priharsari
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 6 No. 2 (2022): TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/tecnoscienza.v6i2.722

Abstract

Teknologi informasi membuka akses terhadap perkembangan ekonomi digital, salah satunya bisnis transportasi online. Terdapat dua layanan transportasi online terbesar di Indonesia, yaitu Gojek dan Grab. Dalam persaingan produk digital, pengalaman pengguna (user experience) adalah salah satu aspek yang penting. Penelitian ini membandingkan perubahan pengalaman pengguna terhadap dua aplikasi: Gojek dan Grab. UX Curve merupakan metode penelitian yang digunakan untuk menangkap pengalaman pengguna dalam jangka panjang berdasarkan ingatan responden. Terdapat 10 responden dengan rentang umur 17-39 tahun yang dilibatkan dalam penelitian. Masingmasing responden diminta menggambarkan lima kurva untuk masing-masing dimensi UX Curve: general UX, aesthetic, ease-of-use, utility, dan reliable untuk masing-masing aplikasi. Hasil analisis perbandingan menunjukkan bahwa pengguna Gojek dan Grab sama-sama merasakan peningkatan pengalaman pengguna sejak pertama kali menggunakan aplikasi. Pada awal penggunaan Grab dipersepsikan lebih positif daripada Gojek. Namun kemudian pengalaman penggunaan Gojek mengalami peningkatan sedangkan Grab mengalami penurunan. Walaupun pada akhirnya, pengalaman pengguna kedua aplikasi cenderung meningkat. Seluruh responden melaporkan pengalaman positif juga negatif yang mengakibatkan peningkatan atau penurunan grafik pada kurva. Alasan perubahan yang paling banyak disampaikan oleh responden terkait aspek usability dan utility.
Penggunaan Teknologi Komunikasi Di Tempat Kerja Pedesaan (Studi Kasus : Kantor Desa Ngoran) Syahri Awan Purnomo; Diah Priharsari; Andi Reza Perdanakusuma
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 7 No. 1 (2022): TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/tecnoscienza.v7i1.793

Abstract

Penyebaran COVID-19 yang semakin meluas sehingga mempengaruhi berbagai sektor terutama perkantoran dimana sebelumnya melakukan pekerjaan di tempat secara offline, lalu menerapkan Work From Home (WFH). Pemerintah daerah seperti Kabupaten Blitar mengeluarkan surat edaran agar menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Desa Ngoran adalah salah satu desa di Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar yang terdampak virus COVID-19 secara langsung. Maka dari itu Desa Ngoran menerapkan Work From Home sesuai surat edaran Pemerintah Daerah. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif. Target pada penelitian ini akan berfokus pada pelaksanaan kegiatan Work From Home (WFH) pada Kantor Desa Ngoran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses kegiatan Work From Home (WFH) dan teknologi yang digunakan selama proses Work From Home di lingkungan pedesaan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara semi terstruktur kepada Perangkat Desa Ngoran yang terdiri dari 9 narasumber. Hasil wawancara kemudian dilakukan analisis kualitatif menggunakan QDA Miner Lite. Dari hasil analisis penelitian ditemukan bahwa teknologi yang digunakan oleh Perangkat Desa Ngoran telah tersedia dengan baik. Hal tersebut terbukti dari perangkat-perangkat telah tersedia dan telah menunjang berbagai kegiatan dalam Work From Home. Adapun terdapat berbagai kendala ketika melakukan proses Work From Home yang mana memerlukan waktu dalam beradaptasi.
Evaluasi Dan Perbaikan Antarmuka EKI Management System Menggunakan Metode Design Thinking (Studi Kasus: PT.Badak NGL) Arya Saputra; Diah Priharsari; Andi Reza Perdanakusuma
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 7 No. 1 (2022): TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/tecnoscienza.v7i1.832

Abstract

PT. Badak NGL merupakan perusahan yang memanfaatkan sistem website penilaian karyawan untuk mendukung kegiatan penilaian kinerja lebih efektif dan efisien. Dengan demikian, sistem penilaian karyawan ini menjadi sarana penting yang memerlukan perhatian terus menerus untuk menjaga kualitas sistem agar dapat memberikan kontribusi lebih pada karyawan. EKI Management System sendiri memiliki beberapa permasalahan. Salah satu permasalahannya yaitu dari segi tampilan desain antarmuka pengguna. Sebagian besar permasalah yang dialami oleh pengguna ketika berintraksi dengan system yaitu tampilan desain antarmuka yang kurang menarik yang terkesan monoton sehingga membuat tidak nyaman melihat system tersebut dan beberapa pengguna lain merasa kesulitan menemukan informasi yang dibutuhkan karena penataan letak konten yang disajikan kurang sesuai. Permasalahan tersebut termasuk dalam permasalahan usability karena website EKI Management System belum memberikan kenyamaan bagi pengguna. Keluhan keluhan tersebut mendorong peneliti untuk melakukan penelitian mengenai usability Website EKI Management System menggunakan design thinking untuk permasalahan lebih dalam disertai perbaikan solusi. Pegujian diukur berdasarkan tiga aspek yaitu pilot study, evaluasi user testing dan evaluasi menggunakan kuesioner System Usability Scale (SUS) kemudian setelah mendapatkan hasil pengujian hasil tersebut dibandingkan. Setelah dilakukan penelitian, analisis perbandingan setelah dilakukan perbaikan desain EKI Management System, diperoleh perubahan poin yang cukup siginifikan yaitu 49 menjadi 74.5 poin. Kemudian untuk kategori yang diperoleh sebelum dan sesudah perbaikan telah terjadi perubahan, dimulai dari NPS yaitu detractor menjadi passive, kemudian kategori acceptable dari not acceptable menjadi acceptable, kategori penilaian adjective ratings dari poor menjadi good, dan kategori grade scale dari F menjadi B.
Co-Authors Achmad Rizki Raharjo Adithia Sandi Josua Aditya Rachmadi Admaja Dwi Herlambang Afifah Khairunnisa Agi Putra Kharisma Agung Sudarmawan Ahmad Haydar Aisyah Altus Sholikah Alfan Azizi Alfin Rizqiansi Ansory Alifdaffa Nurfahmi Dekatama Alma Nissa Salsabila Ananda Rizki Oktavianti Ananda Yuke Wahyu Putra Pratama Anatasha Eka Syavina Andi Reza` Perdanakusuma Anggi Riza Amirullah Sidharta Anindya Agustina Damayanti Annisa Meidy Aprivisi Ewa Abbas Ardiansyah Dwi Cahyo Arifatus Sholikhah Arinto Bagas Satyoko Arnold Agung Christianto Arya Saputra Ayu Pramadita Dewi Bagas Noor Rachman Bambang Pramudhita Budhiman Belqis Putri Himmatul Karimah Bernadetta Br Haloho Bhagaskoro Putra Nindyalit Bhaktiar Adi Nugraha Buce Trias Hanggara Budi Santoso Christie Viviah Chandra Denny Sagita Rusdianto Devin Prayogo Devita Natalia Krisdayanti Dewi Yanti Liliana Dhiyaa' Ayu Widaad Citra Dhuha Rizky Ramadhan Dian Ika Fitriani Dika Esa Pramudya Dimas Hamdhan Prasetyo Dio Hilmi Habibi Dwi Cahya Astriya Nugraha Eko Ardyanto Elora Dosi Melindasari Elsa Fajar Prakoso Endar Wahyu Pamungkas Evita Ilma Elina Sari Faizal Bachtiar Fajar Pradana Fandika Rakhman Nanda Faried Fajar Faris Wibowo Putro Fatwa Ramdani, Fatwa Fauzan Zuhdi Wiryawan Ferrinda Aprilia Kautsar Syaharani Hazmi Fikri Nur Hammam Fitria Handayani Gery Raharrdian Sony Ricardo Gilang Pradana Giovani Hasna Indriani Giri Hartono Gumilar Hendra Kusuma Haidar Giri Tidar Hamidah, Siti Hamim Nizar Yudistira Hanifah Muslimah Az-Zahra Hanum Dwi Rosidi Hanum Dwi Rosidi Hening Endawila Noviani Herman Tolle Humam Huwaidi Al-Marzuq I Gede Surya Rahayuda Imam Cholissodin Indira Putri Hendini Intan Sartika Eris Maghfiroh Irfan H. Djunaidi Irfan H. Djunaidi Irtiyah Izzaty Mindiasari Ismiarta Aknuranda Issa Arwani Ivan Arrilya Eka Trexano Johan Fajar Eka Kamalia Fitriana Kariyoto Kariyoto Kevin Naphan Dwiputra Khansa Nabila Ulayya Khoirul Anwar Lalu Muhammad Dzuu Mirrotin Nurkholis Lutfi Fanani Luthfi Baihaqy M. Daffas Athadiansyah M. Gilvy Langgawan Putra M. Radhitya Rivan Pamungkas Malik Fajar Mas Ayu Ambayoen Mas Ayu Ambayoen Mervin Mervin Moch. Fahmi Reza Mohamad Zakaria Al Ansori Mohammad Ilham Pratama Elba Wahid Mohammad Khaafi Radja Rihan Muhammad Arya Dwi Septianto Muhammad Aulia Utama Muhammad Fadhil Risyad Muhammad Faisal Shabri Muhammad Faqih Fahmi Asyifa' Muhammad Fathur Rahman Muhammad Hilal Alifian Muhammad Nicco Gumaisa Muhammad Rayhan Ravandika Muhammad Vionda Novrian Muhammad Wildan Cahya Purnama Munggarhanna Aschi Putra Jayana Nabila Septa Paramita Nadya Nur Fadhila Nanang Yudi Setiawan Neneng Al-Anis Naudhatul Marik Neyla Nuril Fauziyah Nila Ayu Rosyidah Noveria Anggraeni Fiaji Nurma Afi Nirmala Nurma Afi Nirmala Nurul Inayah Rafi Audian Rafly Ardiansyah Ikhsantyo Rahadian Fitra Syakura Raka Rachmanda Putra Rama Arief Permana Ramdaning Puri Pradani Ratih Kartika Dewi Remizar Fahrezi Achyar Firdaus Retno Indah Rokhmawati Ringgo Abriovenandita Risky Danamonika Pratiwi Risma Putri Auliasari Rosaria Indah Sabda Norman Hayat Salsabila Fairuz Rizky Satrio Agung Wicaksono Satrio Hadi Wijoyo Selly Aqidatul Izza Siti Azizah Siti Azizah Siti Hamidah Supraptoa Supraptoa Syahri Awan Purnomo Taufiqurrachman Ilham Tibyani Tibyani Vicky el Fathea Kamiza Vigo Hernando Welly Purnomo Widhy Hayuhardhika Nugraha Putra Wiryawan Yurih Kaloko Yan Giska Pranandita Yushinta Prassanty Antoroputri Yusi Tyroni Mursityo Zahra Aulia Rahmadianti Zainul Anshor Zulvarina, Prima