Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Sambal Mushroom Based Meat sebagai Diversifikasi Menu Untuk Mendukung Peningkatan Nafsu Makan Santri di Pondok Pesantren Tarbiyatul Iman Nisaul Azmi Amalia; Faridatun Nafisah; Khofifah Dwi Rahmawati; Niken Ayu Azzahra; Ajeng Daniarsih
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6710

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi monotonisasi menu makanan di pondok pesantren melalui pelatihan pembuatan sambal mushroom based meat sebagai upaya diversifikasi menu dan peningkatan nafsu makan santri. Metode yang digunakan adalah pendekatan design thinking dengan tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test, yang dilaksanakan melalui tahap persiapan, pra pelaksanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilakukan dengan metode demonstrasi langsung pembuatan produk. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert untuk mengukur pemahaman, keterampilan, penerimaan produk, dan peningkatan nafsu makan. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan berjalan dengan baik dan memperoleh respons positif dari peserta. Produk yang dihasilkan memiliki tingkat penerimaan tinggi dari segi rasa, aroma, dan tekstur. Pelatihan ini juga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah jamur tiram serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan variasi menu dan nafsu makan santri. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi solusi praktis dalam mendukung perbaikan kualitas konsumsi makanan di pondok pesa.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Kemantren melalui Pelatihan Produksi TIRAMIE (Mie Jamur Tinggi Protein) Berbasis Teknologi Penghalus Bahan Pangan Anis Ferlina Nur Aini; Reva Aulia Rahmadani; Dea Mawar Saharani; Aulia Triana Devi; Robiatun Mofarrohah; Ajeng Daniarsih
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6697

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Kemantren, Kabupaten Malang, melalui pelatihan produksi TIRAMIE (Mie Jamur Tinggi Protein) sebagai alternatif pangan sehat sekaligus meningkatkan nilai ekonomi jamur tiram lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan keterampilan langsung (hands-on training) yang meliputi metode presentasi, tanya jawab, dan praktik langsung dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kelompok ibu-ibu PKK selaku sasaran pengabdian menunjukkan antusiasme yang tinggi dan keterampilan psikomotorik yang sangat baik dalam mempraktikkan pembuatan mie dari nol, mulai dari proses menghaluskan (blender) jamur tiram segar, pencampuran adonan, hingga pencetakan mie secara mandiri. Selain penguasaan teknis, tercipta interaksi komunikasi berkualitas melalui diskusi kritis mengenai upaya menjaga optimalisasi kandungan gizi jamur tiram selama proses pengolahan. Pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai diversifikasi pangan sehat dan membuka potensi kewirausahaan baru di tingkat keluarga guna mendukung ketahanan pangan masyarakat Desa Kemantren.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Petis Jamur Tiram Berbasis Teknologi Tepat Guna sebagai Alternatif bagi Penderita Alergi Protein Hewani Arum Maqfiroh; Auliya Maulida Kasana; Nayla Salsabilah Ramadhani; Shevany Nur’ Alyssa; Ajeng Daniarsih
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6688

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah jamur tiram menjadi produk petis berbasis teknologi tepat guna sebagai alternatif pangan bagi penderita alergi protein hewani. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kemantren, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang dengan sasaran ibu-ibu PKK. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, praktik pembuatan produk, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup pengenalan jamur tiram sebagai bahan pangan alternatif, manfaat kesehatannya, serta tahapan pembuatan petis jamur tiKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah jamur tiram menjadi produk petis berbasis teknologi tepat guna sebagai alternatif pangan bagi penderita alergi protein hewani. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kemantren, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang dengan sasaran ibu-ibu PKK. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, praktik pembuatan produk, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup pengenalan jamur tiram sebagai bahan pangan alternatif, manfaat kesehatannya, serta tahapan pembuatan petis jamur tiram. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep pengolahan jamur sebagai produk alternatif serta dapat mempraktikkan pembuatan petis jamur tiram secara mandiri. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari 31,8% pada pre-test menjadi 36,4% pada post-test atau meningkat sebesar 4,6%. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya diversifikasi pangan berbasis bahan nabati serta membuka peluang pengembangan usaha rumah tangga. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan potensi ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan jamur tiram sebagai produk pangan alternatif yang lebih aman dan bernilai tambahram. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep pengolahan jamur sebagai produk alternatif serta dapat mempraktikkan pembuatan petis jamur tiram secara mandiri. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari 31,8% pada pre-test menjadi 36,4% pada post-test atau meningkat sebesar 4,6%. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya diversifikasi pangan berbasis bahan nabati serta membuka peluang pengembangan usaha rumah tangga. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan potensi ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan jamur tiram sebagai produk pangan alternatif yang lebih aman dan bernilai tambah.
Educational Workshop On Making Catfish Dimsum Through Demonstration To Increase Children’s Interest In Fish Consumption Syvangi Dwi Pramudya; Evi Sintia Nuramalia; Nabila Aurelia Pramudita; Natasya Aurellya Putri; Novalia Ramadhani Setyono; Retno Ayu Saraswati; Ajeng Daniarsih
TRANSFORMASI : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2026): Agustus
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/transformasi.v6i2.39496

Abstract

Fish consumption among children remains low, despite fish being a highly nutritious source of animal protein essential for growth and development. Children's lack of interest in eating fish is generally attributed to a lack of variety in preparation and cooking methods, making the food less appealing. This community service initiative aimed to enhance participants' knowledge and skills in processing catfish into more attractive food products—specifically, catfish dim sum. The activity employed a community development approach, combining educational outreach with hands-on training in making catfish-based dim sum. Data were collected through observation, documentation, and pre- and post-tests administered to 20 participants, followed by descriptive analysis. The results demonstrated that participants successfully prepared the catfish dim sum, showed active engagement during the demonstration, and experienced an increase in their average interest score from 25.75 to 26.46 following the activity. Thus, educational outreach utilizing catfish dim sum preparation demonstrations proved effective in boosting children's interest in fish consumption, offering potential as a practical educational strategy.
Analisis perbandingan kandungan nutrien Pupuk Organik Cair (POC) limbah air kolam lele dan nila merah Nisrinadevi, Chita Aura Suko; Bella, Aurelia Laudya; Kamelia, Hilya; Safwana, Putri Wilda; Hartatik, Aisyah Dwi; Habibah, Aini; Daniarsih, Ajeng
Jurnal Biologi Udayana Vol. 30 No. 1 (2026): JURNAL BIOLOGI UDAYANA
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JBIOUNUD.2026.v30.i01.p05

Abstract

Kebutuhan akan pupuk ramah lingkungan terus meningkat seiring dampak negatif penggunaan pupuk anorganik, sehingga limbah budidaya ikan berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber nutrien alternatif dalam bentuk Pupuk Organik Cair (POC). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kandungan nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) pada POC yang berasal dari limbah air kolam ikan lele (Clarias gariepinus) dan ikan nila merah (Oreochromis niloticus). Pembuatan POC dilakukan melalui fermentasi anaerob selama ±21 hari menggunakan EM4 dan molase, kemudian dilanjutkan dengan analisis kandungan nutrien di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POC dari limbah air kolam ikan nila merah memiliki kandungan nitrogen (0,015%), fosfor (0,010%), dan kalium (0,056%) yang sedikit lebih tinggi dibandingkan POC dari limbah air kolam ikan lele, yaitu masing-masing sebesar 0,014%, 0,005%, dan 0,055%. Secara umum, kedua jenis POC menunjukkan kandungan kalium sebagai unsur dominan. Temuan ini mengindikasikan bahwa limbah budidaya ikan, khususnya dari ikan nila merah, berpotensi dimanfaatkan sebagai POC yang mendukung pertumbuhan tanaman, terutama pada fase generatif, sekaligus menjadi alternatif pengelolaan limbah perikanan yang lebih berkelanjutan.
Perbandingan kandungan NPK pupuk organik cair dan padat berbahan dasar limbah baglog jamur Nada, Dewi Tatum Rona Qotrun; Farahita, Senja Dewi; Sauqi, Thoriq Fadil; Fabiola, Diva Fidela; Daniarsih, Ajeng
Jurnal Biologi Udayana Vol. 30 No. 1 (2026): JURNAL BIOLOGI UDAYANA
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JBIOUNUD.2026.v30.i01.p03

Abstract

Meningkatnya jumlah limbah baglog jamur hasil kegiatan budidaya jamur berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Salah satu alternatif pemanfaatannya adalah mengolah limbah tersebut menjadi pupuk organik yang dapat digunakan dalam pertanian berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kandungan unsur hara NPK pada pupuk organik cair (POC) dan pupuk organik padat (POP) yang dibuat dari limbah baglog jamur. Pupuk dibuat melalui proses fermentasi menggunakan EM4, molase, dan air cucian beras sebagai bahan pendukung. Analisis unsur hara dilakukan untuk menentukan kadar nitrogen (N), fosfor (P₂O₅), dan kalium (K₂O) pada kedua jenis pupuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik padat memiliki kandungan unsur hara makro yang lebih tinggi dibandingkan pupuk organik cair. Kandungan N-total, P₂O₅, dan K₂O pada POP berturut-turut mencapai 2,91%, 1,71%, dan 2,28%, sedangkan pada POC sebesar 0,36% N-total, 0,10% P₂O₅, dan 1,10% K₂O. Tingginya kandungan unsur hara pada POP berkaitan dengan akumulasi nutrisi pada media padat selama fermentasi. Secara keseluruhan, limbah baglog jamur berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pupuk organik yang lebih ramah lingkungan dan bermanfaat dalam mendukung pertumbuhan tanaman. Berdasarkan kandungan unsur haranya, POP lebih sesuai digunakan sebagai pupuk dasar, sedangkan POC dapat diaplikasikan sebagai pupuk pelengkap.
Co-Authors Abdullah Sirajuddin Sya'bana Achmad Fudianto Adinda Marcelliantika Agung Wibowo Agung Witjoro Aisyah, Dahniar Nur Alby Aruna Alda Alfina Alifah Mutiara Susanto Amy Tenzer Ananda Rifta Anastasya Anas Bagaskara Witanto Anastasya Nabila Cornelius Anggarani, Dinar Arsy Arsy Anis Ferlina Nur Aini Annisa, Yuslinda Arindra Nirbaya Arum Maqfiroh Aulia Triana Devi Aulinisa Gita Herdiyanti Auliya Maulida Kasana Azizah, Ulfa Nur Baroroh, Alif Rosyidah El Bella, Aurelia Laudya Dandy Prasetiyo Dea Mawar Saharani Devanda Galang Pratama Dewi, Putri Elok Septiana Dina Khusnul Khotimah Dinar Arsy Anggarani Diyas Fitria Nur Qonita Eka Putri Surya Evi Sintia Nuramalia Fabiola, Diva Fidela Farahita, Senja Dewi Farid Akhsani Faridatun Nafisah Habibah, Aini Hartatik, Aisyah Dwi Hendra Susanto Izzalqurny, Tomy Rizky Jasmine Nurul Izza Kamelia, Hilya Khofifah Dwi Rahmawati Khoirunnisa, IIn Lailatul Lelitawati, Mardiana M Iqbal Najib Fahmi Miasih, Dewi Sekar Muhammad Andry Prio Utomo Muhammad Syamsussabri Nabila Aurelia Pramudita Nabila Khikmaturrosyida Nada, Dewi Tatum Rona Qotrun Nadiva Azzahroh Dwi Asri Nailah Zahroh Qurrotun A’yun Natasya Aurellya Putri Nayla Salsabilah Ramadhani Niken Ayu Azzahra Nisaul Azmi Amalia Nisrinadevi, Chita Aura Suko Novalia Ramadhani Setyono Nursasi Handayani Nurul Hudayah Rahma, Amalia Nur Retno Ayu Saraswati Reva Aulia Rahmadani Rindang Sike Nurindra Jati Robiatun Mofarrohah Roediy, Ocha Tarra Earlya Rozana, Kennis Rudianto, Rony Sa'diyah, Halimatus Safwana, Putri Wilda Salma Aulia Putri Sauqi, Thoriq Fadil Shevany Nur’ Alyssa Siti Imroatul Maslikah Sri Rahayu Lestari Sueb Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Sulfa, Devi Mariya Syvangi Dwi Pramudya Umi Fitriyati Utami Sri Hastuti Wachidah Hayuana Windi Rahmawati Yanuar Gusrial Yunita Rakhmawati Zahida, Nadila Sekar Zahra Anggita Pratiwi Zahra Firdaus Zelbia Redina Siwi Budi M Zulkifli, Muhammad Mauludi