Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pemanfaatan limbah klobot salak monik sebagai nata-mocca untuk peningkatan ekonomi desa Utomo, Muhammad Andry Prio; Rakhmawati, Yunita; Daniarsih, Ajeng; Hastuti, Utami Sri; Lestari, Sri Rahayu; Izzalqurny, Tomy Rizky
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 8 No 3 (2025)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v8i3.22746

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan keterampilan dalam pembuatan nata menggunakan klobot salak Monik serta branding dan pemasarannya via online. Metode pelaksanaan pelatihan ini adalah learning service dengan pendekatan demonstrasi. Rangkaian acara pelatihan meliputi visitasi dan koordinasi dengan industri keripik salak, simulasi pembuatan nata salak Monik oleh tim, pelatihan kepada peserta, pengisian pre-test dan post-test, dan evaluasi pelatihan. Pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta yang merupakan anggota PKK desa Tirtoyudo yang sebagian besar bekerja sebagai karyawati di pabrik industri keripik salak. Pelatihan menghasilkan 20 toples Nata-Mocca yang merupakan nata yang media fermentasinya menggunakan ekstrak limbah salak Monik. Produk Nata-Mocca tersebut telah dikemas secara menarik daa dipasarkan secara online melalui e-commerce Shopee. Berdasarkan hasil pengisian pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan T-test (p>0,05) menunjukkan hasil yang berbeda signifikan sehingga pelatihan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan nata. Hasil evaluasi pelatihan menunjukkan semua indikator dinilai sangat baik oleh 80% peserta. Melalui pelatihan ini diharapkan produk Nata-Mocca olahan limbah klobot dapat dijadikan alternatif untuk peningkatan ekonomi warga desa Tirtoyudo.
Inovasi NAPAL “Nasi Kepal” Ala Indonesia: Solusi Alternatif Bekal Praktis dan Sehat Sebagai Aksi Peduli Gizi Roediy, Ocha Tarra Earlya; Khoirunnisa, IIn Lailatul; Daniarsih, Ajeng
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/01fctz43

Abstract

Masalah gizi yang kompleks di Indonesia sering kali memengaruhi kesehatan dan produktivitas, terutama pada anak-anak dan pekerja dewasa yang kerap mengabaikan sarapan. Untuk mengatasi permasalahan ini, tim pengabdian Universitas Negeri Malang mengembangkan produk inovatif “NAPAL” (Nasi Kepal ala Indonesia) produk diversifikasi dari onigiri berbahan lokal, sebagai bekal sehat dan praktis. Program pengabdian ini melibatkan ibu-ibu PKK Desa Sumber Waras, Kecamatan Lawang, Malang. Metode pendekatan yang dilakukan pada pengabdian ini adalah Asset-Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada pemanfaatan potensi lokal. Pelatihan diadakan pada 15 Juni 2024 dengan peserta dari komunitas PKK. Kegiatan meliputi pelatihan produksi, teknik pengemasan, dan pemasaran “NAPAL” serta evaluasi kepuasan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa produk ini mendapat tanggapan positif; peserta merasakan manfaat dalam peningkatan keterampilan, wawasan gizi, serta potensi usaha kuliner berbasis bahan lokal. Sebanyak 80% peserta menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat, mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui wirausaha berbasis produk lokal. Program ini juga membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 2 tentang ketahanan pangan.
GILLS VISUALIZATION OF TILAPIA AND MORTALITY RATES USING THE LETHAL 50 METHOD TO DETECT SUBLETHAL OIL POLLUTION IN RIVER WATER BODIES Alifah Mutiara Susanto; Achmad Fudianto; Anastasya Nabila Cornelius; Zelbia Redina Siwi Budi M; Ajeng Daniarsih
BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan Industri Kesehatan) Vol. 12 No. 2 (2026): Biolink February
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/biolink.v12i2.16461

Abstract

Environmental issues in Indonesia are mostly caused from pollution resulting from industry and domestic waste. Oil and used cooking oil are examples of waste that are often produced from both. Water contaminated by these chemicals can affect organisms living in it, one of which is tilapia (Oreochromis niloticus). Hazardous chemicals can accumulate in tilapia through the food chain, absorption through the gills, or diffusion through the skin surface, potentially causing death. This study aims to determine the effect of used cooking oil and motor oil waste on gill morphology and mortality of tilapia. The study was conducted for 96 hours using an experimental method by testing the effect of used cooking oil and used oil with concentrations of 1%, 3%, 5% on tilapia (O. niloticus). The parameters observed in the study were gill morphology and calculating the number of fish mortalities. The results show that increased concentrations of used cooking oil and motor oil increased tilapia mortality, with the highest mortality at a concentration of 5%, indicating that exposure had exceeded the sublethal threshold and was lethal.
Penyuluhan Good Gold Mining Practice Pada Praktik Pertambangan Emas Rakyat Sekotong Kabupaten Lombok Barat Suhadi Suhadi; Sueb Sueb; Ajeng Daniarsih; Muhammad Syamsussabri
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v2i2.279

Abstract

Tambang rakyat merupakan suatu yang sangat kompleks dengan banyak isu dan persoalan yang timbul. Kecamatan Sekotong di Kabupaten Lombok Barat merupakan kecamatan dengan mayoritas penambang rakyat yang sangat banyak. Pertambangan emas rakyat di kecamatan Sekotong merupakan pertambangan skala kecil yang menggunakan metode amalgamasi dan sianidasi dalam pengolahan emas. Aktivitas ini sangat banyak dilakukan dikarenakan sifat dari bijih emas yang sangat cocok diolah menggunakan teknik amalgamasi dan sianidasi. Berdasarkan data penelitian yang sudah dilakukan dapat diketahui bahwa air penampungan, air laut, air sumur, hingga organisme akuatik yang ada di sekitar area pertambangan emas rakyat Sekotong sudah tercemar dengan merkuri dan sianida yang digunakan pada proses pengolahan emas. Tujuan dalam pelaksanaan pengabdian ini yaitu untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat terkait dengan prinsip good gold mining practice (praktik penambangan emas yang baik) pada praktik pertambangan emas rakyat Sekotong. Metode pelaksanaan dilakukan dengan memberikan materi yang disampaikan oleh pemateri. Setelah diberikan materi dari beberapa narasumber maka kegiatan yang lebih banyak dilakukan yaitu FGD dan diskusi interaktif dengan berbagai pihak Kegiatan ini dilaksanakan di dua desa yaitu Desa Sekotong Barat dan Desa Pelangan dengan jumlah peserta sebanyak 90 orang. Pada pengabdian yang sudah dilakukan terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap isu pertambangan rakyat, diantaranya: 1) Penyuluhan kepada Penambang dan FGD dengan Stakeholder, 2) Penyuluhan kepada Ibu dan Anak. 3) Pemeriksaan Kesehatan kepada Penambang dan Masyarakat Umum.
INOVASI PEMBELAJARAN BERKELANJUTAN MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH KOPI SEBAGAI PEWARNA BATIK UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KEWIRAUSAHAAN SISWA Wibowo, Agung; Fitriyati, Umi; Daniarsih, Ajeng; Sa'diyah, Halimatus; Azizah, Ulfa Nur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.37982

Abstract

Abstrak: Indonesia sebagai produsen kopi besar menghadapi permasalahan limbah ampas kopi yang berpotensi mencemari lingkungan, meskipun memiliki kandungan tanin dan polifenol sebagai pewarna alami. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan pembelajaran berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah kopi sebagai pewarna batik untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan kewirausahaan siswa. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, workshop, dan praktikum pembuatan batik kopi dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Kegiatan dilaksanakan di Bululawang, Kabupaten Malang, melibatkan 35 siswa dan 3 guru pendamping. Evaluasi dilakukan melalui observasi produk, angket pemahaman sejumlah 15 soal, dan refleksi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan 88% siswa memahami konsep pembelajaran berkelanjutan, 85% mampu menghasilkan pewarna kopi dengan kualitas warna stabil, dan 82% siswa tertarik mengembangkan batik kopi sebagai produk wirausaha sekolah. Program ini meningkatkan kreativitas, keterampilan praktis, serta kesadaran ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.Abstract: Indonesia, as a major coffee producer, faces the problem of coffee grounds waste that has the potential to pollute the environment, despite containing tannins and polyphenols that can be utilized as natural dyes. This community service activity aims to develop sustainable learning through the utilization of coffee waste as a batik dye to enhance students’ creativity and entrepreneurial skills. The methods used include socialization, workshops, and practical sessions on making coffee-dyed batik using the Asset-Based Community Development (ABCD) approach. The activity was conducted in Bululawang, Malang Regency, involving 35 students and 3 supervising teachers. Evaluation was carried out through product observation, a 15-item understanding questionnaire, and participant reflection. The results showed that 88% of students understood the concept of sustainable learning, 85% were able to produce coffee dye with stable color quality, and 82% of students were interested in developing coffee batik as a school entrepreneurship product. This program enhanced students’ creativity, practical skills, and awareness of the creative economy based on local potential.
KOLABORASI KOMUNITAS DAN AKADEMISI DALAM PEMBERDAYAAN DIASPORA INDONESIA MELALUI LILIN AROMATERAPI KHAS NUSANTARA Hendra Susanto; Ajeng Daniarsih; Umi Fitriyati; Dinar Arsy Anggarani; Zahra Firdaus
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39434

Abstract

Pemberdayaan diaspora Indonesia merupakan upaya penting dalam mendukung peningkatan ekonomi dan kesejahteraan komunitas perantau. Artikel ini membahas kolaborasi antara komunitas diaspora Indonesia di SB Klang Lama, Malaysia, dengan akademisi dalam pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbasis rempah khas Nusantara. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan keterampilan wirausaha dan membuka peluang usaha baru bagi diaspora Indonesia. Pelatihan meliputi pengenalan bahan baku lokal, teknik pembuatan lilin aromaterapi, serta strategi pemasaran produk. Metode yang digunakan dalam program ini adalah pendekatan partisipatif, yang memungkinkan peserta untuk terlibat aktif dalam proses pelatihan. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa peserta pelatihan tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman mengenai nilai tambah produk lokal yang berpotensi meningkatkan pendapatan mereka. Selain itu, kolaborasi ini memperkuat hubungan antara komunitas diaspora dan akademisi, serta memberikan kontribusi positif terhadap upaya pemberdayaan ekonomi berbasis kearifan lokal. Kesimpulannya, pelatihan lilin aromaterapi berbasis rempah Nusantara memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan wirausaha dan potensi income generating bagi diaspora Indonesia.
Pengembangan Kombucha Cengkeh dan Pandan Wangi serta Uji Aktivitas Antidepresan secara In Vivo terhadap Mencit Jantan Alda Alfina; Anas Bagaskara Witanto; Abdullah Sirajuddin Sya'bana; Ajeng Daniarsih
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 13 No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v13i1.27467

Abstract

This study aims to develop a psychobiotic beverage based on kombucha infused with clove (Syzygium aromaticum) and pandan (Pandanus amaryllifolius), and to evaluate its potential antidepressant activity in vivo in male mice (Mus musculus). The organoleptic assessment was conducted on 30 panelists evaluating color, aroma, taste, and overall acceptance. The antidepressant test used the Forced Swim Test (FST) with three treatment groups: negative control (aquadest), positive control (amitriptyline 2 mg/200 g BW), and treatment group (clove–pandan kombucha 4 mL/200 g BW). Results showed high sensory acceptance with average scores for color = 4.07, aroma = 3.67, taste = 3.77, and overall = 3.80 (“attractive” category). The treatment group exhibited a 16.5% reduction in immobility time compared to the negative control, indicating a mild antidepressant effect. This activity is attributed to the presence of eugenol in clove and flavonoids in pandan, which enhance neurotransmitter balance and produce mild relaxation effects. The combination of probiotic fermentation and herbal bioactive compounds suggests that clove–pandan kombucha has potential as a natural psychobiotic functional drink supporting mental health and contributing to Sustainable Development Goal 3 (Good Health and Well-being).