Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Evaluasi Morfologi Organ Pankreas Tikus Wistar Model Diabetes Melitus oleh Ekstrak Purifikasi Daun Galing (Cayratia trifolia L. Domin) Sebagai Antidiabetes Ilyas Y, Muhammad; Bambang, Bambang; Apriyanto, Apriyanto; Rasak, Adriatman; Jabbar, Asriullah; Nasrudin, Nasrudin; Wahyuni, Wahyuni; Malik, Fadhliyah; Halik, Halik; Susanty, Sry; Mubarak, Mubarak; Halid, Zulkifli
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v10i1.518

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan kelainan sistem endokrin ditandai dengan kadar glukosa darah melebihi normal akibat kekurangan hormon insulin yang disekresi sel beta pangkreas yang mengalami kerusakan, sehingga perbaikan sel beta pangkreas menjadi alternatif penting dalam terapi penderita DM. Tumbuhan galing (Cayratia trifolia L. Domin) dilaporkan terbukti menurunkan kadar glukosa darah pada hewan coba DM tipe 2, sehingga berpotensi dalam memperbaiki fungsi dan regenerasi sel beta pancreas pada penderita DM. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perbaikan morfologi organ pankreas tikus putih jantan galur wistar DM setelah diberi ekstrak purifikasi daun galing. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan post test with control group design, sebanyak 20 ekor tikus wistar jantan dibagi dalam kelompok kontrol normal (non DM), kontrol negatif (DM+Na.CMC), kontrol positif (DM+glibenklamid 0,09 mg/gBB) dan perlakuan sampel (DM+ekstrak purifikasi daun galing 0,4 mg/g BB). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ekstrak terpurifikasi daun galing dosis 0,4 mg/g BB terbukti memiliki efek perbaikan morfologi dan regenerasi sel endokrin pulau langerhans organ pankreas tikus wistar yang mengalami DM, sehingga dapat disimpulkan bahwa tumbuhan galing berpotensi untuk dikembangkan sebagai antidiabetes oral untuk alternatif penaganan penyakit DM tipe 2.
Hubungan Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut terhadap Kepuasan Pasien di Puskesmas Mataoleo Kabupaten Bombana Adriatman Rasak; Nur Awalia Putri Zainal; Inang Salfina
Jurnal Informatika dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2024): IKN : Jurnal Informatika dan Kesehatan
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ikn.v1i2.3354

Abstract

Dental and oral health services include dental medical services by dentists, dental and oral health care services bydental nurses and supporting care services by technicians. Dental and oral health care services are carried out in a comprehensive manner to individuals, families and communities that have a scope that focuses on basic promotive, preventive, and curative. Research Objectives namely knowing the relationship of dental and oral health services to patient satisfaction at the Mataoleo Health Center, Bombana Regency.This research method used is descriptive which aims to determine the relationship between dental and oral health services at the Mataoleo Public Health Center, Bombana District. Accidental sampling technique with a total population of 30 samples. The results showa that of the 30 samples, seen from the dimensions of Physical Evidence (Tangible) in general in the Yes category there are as many as 27 people (90%), from the Reliability dimension in general in the Yes category there are as many as 28 people (93%), from the dimensions Assurance in general is in the Yes category, namely 26 people (86,6%), from the Responsiveness dimension in general in the Yes category, namely 27 people (90%), and from the Empathy dimension in general the category Yes, as many as 25 people (83,3%). In conclusion, based on the results of the study it can be concluded that there is a relationship between dental and oral health services on patient satisfaction at the Mataoleo Health Center, Bombana Regency.   ABSTRAK Pelayanan Kesehatan gigi dan mulut mencakup pelayanan medis gigi oleh dokter gigi, pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut oleh perawat gigi dan pelayanan asuhan supporting oleh tekhisi. Pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut di lakukan secara komprehensif kepada individu, keluarga dan masyarakat yang mempuyai ruang lingkup berfokuskan pada promotif, preventif, dan kuratif dasar. Metode Penelitian yang digunakan Deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui hubungan pelayanan kesehatan gigi dan mulut di puskesmas mataoleo kabupaten bombana. Tehnik pengambilan sampel accidental sampling dengan jumlah populasi sebanyak 30 sampel. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dari 30 sampel, dilihat dari dimensi Bukti Fisik (Tangible) secara umum pada kategori Ya yaitu sebesar (90%), dari dimensi Kehandalan (Reliability) secara umum pada kategori Ya yaitu sebesar (93%), dari dimensi Jaminan (Assurance) secara umum pada kategori Ya yaitu sebanyak 26 orang (86%), dari dimensi Ketanggapan (Responsiveness) secara umum pada kategori Ya yaitu sebesar (90%), dan dari dimensi Empati (Emphaty) secara umum kategori Ya yaitu sebesar (83%). berdasarkan hasil penelitian ini bahwa ada hubungan pelayanan kesehatan gigi dan mulut terhadap kepuasan pasien untuk menjadi standar pelayanan Kesehatan dalam hal kepuasan pasien di puskesmas.
SOSIALISASI DAN EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA SISWA/SISWI DI SDN 33 KENDARI Y, Muhammad Ilyas; Akib, Nur Illyyin; Jabbar, Asriullah; Halik, Halik; Marlin, Nova; Imran, Shintia Agrifa Ali; Wisnianti, Dwi; Marningsih, Elfi; Jannah, Miftahul; Rusli, Nirwati; Apriyanto, Apriyanto; Rasak, Adriatman; Badia, Esti; Nurhikma, Nurhikma; Sulsiah, Sulsiah
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 12 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/8ajkjb76

Abstract

PHBS adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan karena kesadaran pribadi sehingga keluarga dan seluruh anggotanya mampu menolong diri sendiri pada bidang kesehatan serta memiliki peran aktif dalam aktivitas masyarakat. PHBS yang diterapkan sejak usia dini akan berdampak hingga dewasa kelak dalam kehidupan di masyarakat. Jika PHBS kurang diterapkan di sekolah maka dampak yang akan ditimbulkan yaitu terjadi penurunan prestasi dan semangat belajar, menurunkan citra sekolah, serta suasana belajar yang tidak mendukung karena lingkungan yang kotor, keadaan kelas yang kotor, banyaknya jajanan tidak sehat dan tempat pembuangan sampah yang tidak tertata akan menimbulkan berbagai macam penyakit. Tujuan dari kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan sosialisasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Sekolah kepada Siswa/siswi SDN 33 Kendari Kelas Satu (A,B,C). Melalui kegiatan sosialisasi ini memberikan informasi dan edukasi kepada Siswa/siswi SDN 33 kendari kelas satu (A,B,C) mengenai cara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini dilakukan oleh dosen Fakultas Farmasi UHO dan mahasiswa profesi apoteker kelompok 15 Fakultas Farmasi UHO bekerjasama pihak perangkat Kepala sekolah SDN 33 Kendari, Kecamatan Abeli, Provinsi Sulawesi Tenggara. Hasil dari kegiatan sosialisasi dilakukan yaitu menambah pengetahuan dan pemahaman peserta terhadap perilaku hidup bersih dan sehat mengalami peningkatan dan peserta merasakan manfaat kegiatan edukasi ini dan akan berupaya untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat pada usia dini
REVIEW ARTICLE : THE ROLE OF CLUSTER OF DIFFERENTIATION-8 (CD8) IN THE IMMUNE SYSTEM Y, Muhammad Ilyas; Apriyanto, Apriyanto; Rasak, Adriatman; Setiawan, La Ode Roni
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 1 No. 2 (2024): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, February 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/9r52sh28

Abstract

Sistem imun atau sistem kekebalan tubuh adalah semua mekanisme yang digunakan oleh tubuh untuk bertahan dan sebagai perlindungan terhadap bahaya yang dapat timbul karena berbagai bahan dari lingkungan hidup. Review ini bertujuaan untuk menjelaskan peranan CD8 dalam sistem pertahanan tubuh, dimana CD8 sangat berperan penting dalam proses  peghancuran mikroorganisme dan peningkatan aktivitas fagositosis makrofag. Metode yang digunakan dalam review artikel ini adalah metode studi pustaka. Penelusuran pustaka dilakukan menggunakan instrument pencarian pustaka berbasis online seperti Google Scholar, NCBI-PubMed dan Elsevier. Kata kunci yang digunakan untuk penelusuran pustaka terkait dengan  CD8, Sel T Sitotoksik, Penyakit Infeksi, Sistem Imun, dan Makrofag. Hasil penelusuran pustaka diperoleh peranan CD8 dalam sistem imun yaitu Sel CD8 sangat penting terhadap penanganan penyakit infeksi virus, kanker/ tumor dan bakteri intraseluler, sehingga upaya untuk meningkatkan sistem pertahanan tubuh menjadi penting dilakukan dalam mempertahankan sistem pertahanan tubuh agar tetap maksimal..
Isolasi Dan Identifikasi Bakteri Kitinolitik Pada Air Payau Menggunakan Media Kitin Dari Tulang Sotong Apriyanto; Aprilianti Idris, Sri; Rasak, Adriatman; Syahrani Ado, Marni
JKEMS- Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jkems.v1i1.406

Abstract

Chitinolytic bacteria are a group of bacteria capable of producing chitinase enzymes. Chitinase enzyme is an enzyme that has the ability to degrade chitin. Chitinolytic bacteria can be isolated from soil and water. Brackish water is a breeding ground for chitinolytic bacteria because brackish water is a habitat for several types of chitin-producing animals such as shrimp, crabs and cuttlefish. This study aims to isolate and identify chitinolytic bacteria in brackish water. The type of research used is a descriptive experiment with the sampling technique carried out by one shot case study. From the observation of the identification of the morphology of bacteria on NA media and the results of the gram staining that has been carried out, the first sample was found to be bacteria with macroscopic characteristics of white, rhizopoid, smooth surface, flat elevation and gram-positive bacilli were found in gram staining. The second sample has morphological characteristics of white, round, smooth surface, convex elevation on gram staining found in the form of vibrio with gram negative.
Rimpang Etlingera rubroloba A.D. Poulsen sebagai Kandidat Imunostimulator terhadap Fagositosis Makrofag dan Sel CD8 Ilyas Y., Muhammad; Reymon, Reymon; Rasak, Adriatman; Rubak, Bonni; Pascayantri, Asniar; Malik, Fadhliyah; Jabbar, Asriullah; Wahyuni, Wahyuni; Setiawan, La Ode Roni; Halik, Halik; Sahidin, Idin
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v13i1.52621

Abstract

Etlingera rubroloba A.D. Poulsen merupakan tumbuhan yang digunakan secara tradisional oleh masyarakat Sulawesi Tenggara untuk menjaga kebugaran tubuh dan telah terbukti secara ilmiah mampu meningkatkan sistem imun bawaan melalui peningkatan ekspresi reseptor sel makrofag (CD14). Namun, pengaruhnya terhadap aktivitas fagositosis makrofag dan kadar sel limfosit T sitotoksik (CD8+) belum pernah dilaporkan. Penelitian ini bermaksud mengevaluasi ekstrak etanol rimpang E. rubroloba terhadap efek peningkatan fagositosis makrofag dan kadar CD8+ pada tikus putih (Rattus norvegicus) galur Wistar. Sebanyak 24 ekor tikus dibagi enam kelompok, yaitu kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif, serta kelompok ekstrak dosis 200, 300, dan 400 mg/kg BB. Ekstrak diberikan secara oral selama tujuh hari, kemudian pada hari kedelapan hewan uji diinfeksi Staphylococcus aureus secara intraperitoneal. Aktivitas fagositosis diamati secara mikroskopik, sedangkan kadar CD8+ diukur menggunakan metode ELISA. Dosis 300 mg/kg BB menghasilkan peningkatan aktivitas fagositosis tertinggi sebesar 77,25% dan kadar CD8+ tertinggi sebesar 650,71 ng/mL, dengan perbedaan bermakna dibandingkan kontrol negatif (p<0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa rimpang E. rubroloba berpotensi dikembangkan sebagai kandidat imunostimulator alami.
EDUKASI BAHAYA KOSMETIK PALSU UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN SISWA SMK NEGERI 6 KENDARI Muhammad Ilyas Y.; Lidya Agriningsih Haruna; Asriullah Jabbar; Nasrudin Nasrudin; Halik Halik; Sri Rasniawaty; Hajir Mayana; Aulia Amala; Nur Mardatillah Al Mubaidillah; Yulidyah Syaffanie Lilikay; Mubarak Mubarak; Adriatman Rasak; Apriyanto Apriyanto; Nurhikma Nurhikma
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 4 (2026): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, Juli 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v3i4.2738

Abstract

Adolescence is a vulnerable phase for exposure to counterfeit cosmetics, especially with the widespread influence of social media. Low student awareness about safe and legal cosmetics is a primary issue that needs to be addressed. This community service activity aimed to increase the knowledge and awareness of students at SMK Negeri 6 Kendari regarding the dangers of counterfeit cosmetics and how to verify products through the National Agency of Drug and Food Control (BPOM). Methods included pre-test, interactive lecture counseling, educational brochure distribution, BPOM product checking practice, and post-test. The activity was conducted in June 2026 at SMKN 6 Kendari. Results showed a significant improvement in students' understanding, indicated by increased post-test scores compared to pre-test. Students were able to identify characteristics of counterfeit cosmetics, recognize hazardous substances such as mercury and hydroquinone, and independently verify product legality through the BPOM website. This activity is expected to make students smart consumers who prioritize safety and health in choosing cosmetic products
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DESA KOTA BANGUN KECAMATAN RANOMEETO  KABUPATEN KONAWE SELATAN TENTANG  SWAMEDIKASI OBAT Muhammad Ilyas Y.; Adriatman Razak; Asriullah Jabbar; Wahyuni Wahyuni; Fadhliyah Malik; Halik Halik; Asniar Pascayantri; Nasrudin Nasrudin; Dian Munasari Solo; Mubarak Mubarak; Silviana Hasanuddin; Nurhikma Nurhikma; Sulsiah Sulsiah
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 1 (2026): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, January 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v3i1.2220

Abstract

Inappropriate use of drugs in self-medication or self-treatment practices can cause serious health problems. The rational use of drugs is important to ensure the safety and accuracy of treatment in self-medication practices commonly carried out by the community, but often without adequate understanding of the dosage, indications, and side effects of drugs. The purpose of this activity was to increase the knowledge of the Kota Bangun Village community regarding self-medication through direct education using posters and leaflets, as well as pre-test and post-test evaluations. A total of 53 respondents participated in this activity. The results showed an increase in the average pretest score from 61.7% to 92.7% on the posttest. These findings indicate that community-based education with a personal approach and print media is effective in improving public health literacy. Similar activities are recommended to be implemented on an ongoing basis to strengthen the community's ability to use drugs safely and responsibly and prevent the risk of drug abuse
Anti-hyperuricemia Activity of Ethanol Extract of Bajakah Stem (Spatholobus litoralis Haask) on In Vivo Model: Analysis of Uric Acid and Cyclooxygenase-2 Levels Muhammad Ilyas Y.; Apriyanto; Adriatman Rasak; Nirwati Rusli; Asriullah Jabbar; Ufu Rindang; Fadhliyah Malik
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 9 No 2 (April 2026)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woh.vi.1517

Abstract

Investigation of bajakah (Spatholobus littoralis Hassk), a typical plant of the island of Borneo, as an anti-hyperuricemia and anti-inflammatory agent through the cyclooxygenase-2 (COX-2) inhibition pathway is important to reveal. This is supported by previous research indicating that bajakah has strong anti-inflammatory and antioxidant effects, with a higher flavonoid content. Evidence-based studies were conducted to determine whether the bajakah stem extract can reduce uric acid levels and inhibit COX-2 as an anti-hyperuricemia therapy. This study was conducted in vivo on mice with a hyperuricemia model induced by potassium oxonate. The treatment consisted of a normal control group, a negative control (Na-CMC, 0.5%), a positive control (allopurinol), and a dose-variation group of Bajakah stem ethanol extract at 100, 200, and 300 mg/kg BW. Uric acid levels were determined at hours 1, 2, and 3 by lateral chromatography and COX-2 levels by the sandwich ELISA method. The study results showed that bajakah stem ethanol extract in the 300 mg/kg body weight dose group was effective in reducing uric acid levels at the 3rd hour from 3.60 ± 0.25 mg/dL to 2.33 ± 0.35 mg/dL, with the greatest reduction of 0.33 ± 0.06 mg/dL, equivalent to 92%, and reduced COX-2 levels by 1.14 ± 0.02 ng/mL, which was significantly different from the negative control (p<0.05), and there was a positive correlation between the reduction in uric acid levels and COX-2 inhibition in hyperuricemic animal models. The conclusion of this study is that administration of bajakah wood can increase uric acid levels while simultaneously inhibiting inflammation, making it a potential candidate for development as an antihyperuricemic and anti-inflammatory drug.
Profil Urinalisa Pasien Diabetes Tipe-2 dengan Terapi Antidiabetik Oral Sebagai Skrining Disfungsi Ginjal di RSUD Bahteramas Sulawesi Tenggara Muhammad Ilyas Y.; Darmayanita Wenty; Kemal Idris Balaka; Aprianto; Immel Putri Qaila; Adriatman Rasak; Halik; Nurhikma
Jurnal Informatika dan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2026): IKN : Jurnal Informatika dan Kesehatan
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ikn.v3i2.5177

Abstract

Type-2 diabetes mellitus (DM) is a chronic metabolic disease with a high risk of microvascular complications, one of which is diabetic nephropathy. Oral antidiabetic medications are the primary choice for type-2 DM patients to control blood sugar; however, they must be used appropriately, safely, and effectively, as improper use may lead to side effects such as impaired kidney function. Therefore, urinalysis serves as a simple initial screening method to detect impaired kidney function. However, data regarding urinalysis profiles in type-2 DM patients receiving oral antidiabetic therapy at Bahteramas General Hospital remain limited. This study aims to determine the urinalysis profile in patients with type-2 diabetes undergoing oral antidiabetic therapy as an early detection method for kidney dysfunction. This study uses a descriptive design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 40 patients with type-2 diabetes undergoing oral antidiabetic therapy who met the inclusion criteria. Urinalysis was performed qualitatively via urine macroscopy, semi-quantitatively using dipsticks, and through microscopic analysis of urine sediment. Of the 40 samples analyzed, the chemical test results showed glucose at 52.5%, protein at 62.5%, erythrocytes at 67.5%, and leukocytes at 40%. Microscopic examination revealed the following results: 50% leukocytes, 100% erythrocytes, 52.5% epithelial cells, 12.5% crystals, and 25% bacteria. These findings indicate a possible impairment of kidney function in some patients on oral antidiabetic therapy. It is recommended to routinely perform follow-up blood tests for creatinine and urea/BUN as an initial screening to detect complications of renal dysfunction in diabetic patients.   ABSTRAK Diabetes melitus (DM) tipe-2 merupakan penyakit metabolik kronik yang berisiko tinggi menimbulkan komplikasi mikrovaskular, salah satunya adalah nefropati diabetik. Penggunaan obat antidiabetik oral merupakan pilihan utama pada pasien DM tipe-2 untuk mengontrol gula darah, namun harus disertai dengan penggunaan yang tepat, aman dan efisien dimana, penggunaan yang kurang tepat dapat beresiko pada efek samping gangguan fungsi ginjal. Oleh karena itu, pemeriksaan urinalisa menjadi metode skrining awal yang sederhana untuk mendeteksi gangguan fungsi ginjal. Namun, data mengenai profil urinalisa pada pasien DM tipe-2 dengan terapi antidiabetik oral di RSUD Bahteramas masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil urinalisa pada pasien DM tipe-2 yang menjalani terapi antidiabetik oral sebagai deteksi dini terhadap disfungsi ginjal. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 40 pasien DM tipe-2 yang menjalani terapi antidiabetik oral dan memenuhi kriteria inklusi. Pemeriksaan urinalisa dilakukan secara kualitatif dengan makroskopis urine, semi-kuantitatif menggunakan dipstick dan analisis mikroskopis sedimen urin. Dari 40 sampel yang dianalisis ditemukan hasil pemeriksaan kimia glukosa sebesar 52,5%, protein 62,5%, eritrosit 67,5%, leukosit 40%. Sedangkan pada pemeriksaan mikroskopis ditemukan hasil leukosit sebanyak 50%, eritrosit 100%, sel epitel 52,5%, kristal 12,5%, dan bakteri 25% .Temuan ini mengindikasikan kemungkinan adanya gangguan fungsi ginjal pada sebagian pasien menjalani terapi antidiabetik oral. Disarankan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan kreatinin dan Ureum/BUN darah secara rutin sebagai skrining awal mendeteksi komplikasi disfungsi ginjal pada pasien diabetes.  
Co-Authors Akib, Nur Illyyin Applonia Leu Obi Aprianto Apriyanto Apriyanto Apriyanto Asmawati Asmawati Asmawati Asmawati Asniar Pascayantri Asriullah Jabbar Asriullah Jabbar Astri Ramdhani Aulia Amala Azlimin Azlimin Azlimin, Azlimin Badia, Esti Bambang Bambang Bonni Rubak Chatarina Umbul Wahyuni Darmayanita Wenty Desih Welliam Dian Munasari Solo Erfiani, Merry Fadhliyah Malik Fadhliyah Malik Hafifah, Salsabillah Hajir Mayana Halik Halik Halik Halik, Halik Ilyas Y, Muhammad Ilyas Y., Muhammad Ilyas Y., Muhammad - Immel Putri Qaila Imran, Shintia Agrifa Ali Inang Salfina Jabbar, Asriullah Kemal Idris Balaka Leny M. A. Pinat Lidya Agriningsih Haruna Marlin, Nova Marningsih, Elfi Mega Fatimah Rosana Melkisedek O. Nubatonis Mery Novaria Pay Miftahul Jannah Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak Muh. Alfi Syahrin Jalil Muhammad Asman Setiawan Jumain Muhammad Ilyas Y Muhammad Ilyas Y. Nasrudin Nasrudin Nasrudin NIA AFDILLA Nirwati Rusli Nur Awalia Putri Zainal Nur Mardatillah Al Mubaidillah Nuraisya Nuraisya Nuraisyah Nurhikma Nurhikma Nurhikma Nurhikma Nurhikma Nurhikma, Nurhikma Pascayantri, Asniar Prayoga Ridha Faizal Reymon, Reymon Sahidin Sahidin Setiawan, La Ode Roni Silviana Hasanuddin Sofyan, Suhikmah Solo, Dian Munasari Sri Aprilianti Idris Sri Rasniawaty Suhikma Sofyan Sulsiah Sulsiah Sulsiah, Sulsiah Susanti Susanti Susanty, Sry Syahrani Ado, Marni Ufu Rindang Wahyuni Wahyuni wahyuni wahyuni Wisnianti, Dwi Y, Muhammad Ilyas Yulidyah Syaffanie Lilikay Yusuf, Muh Ilyas Zulkifli Halid