Articles
Pola Asuh Orang Tua Terhadap Permasalahan Aspek Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini
Nursahara, Anggi;
Muklis, Firda Alfira;
Wulandari, Hayani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 13 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.12747335
Anak usia dini ialah anak dengan rentang usia 0-6 tahun, yang sedang mengalami perkembangan yang pesat dan fundamental bagi kehidupan berikutnya. Perkembangan bahasa merupakan kemampuan dalam memahami maksud yang disampaikan orang lain dan kemampuan berkomunikasi agar dapat dimengerti. Pola Asuh Orang tua merupakan cara atau proses mendidik agar kepribadian anak dapat berkembang dengan baik, menjadi tanggung jawab ketika anak mencapai dewasa.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai sejauh mana pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap permasalahan aspek perkembangan bahasa pada anak usia dini, apakah itu memiliki pengaruh yang signifikan atau tidak sama sekali. Penelitian ini menggunakan Metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik observasi, pengisian angket, dokumentasi, dan kajian literatur. Adapun jumlah respoden dalam penelitin ini ialah sebanyak 20 orang tua dan 3 guru KB AL-MAGROBI di Daerah Bogor dalam pengisian angket kusioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pola asuh orang tua sangat penting dalam perkembangan bahasa pada anak usia dini agar anak dapat dengan mudah berkomunikasi dengan orang lain dan tidak menghambat proses perkembangan lainnya.
Penggunaan Baju Kebaya Dalam Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air Pada Anak Usia Dini
Jasmine, Galuh Putri;
Wulandari, Hayani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 16 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.13763670
This study seeks to ascertain the efficacy of promoting a deep affection for the nation among young children by consistently donning the traditional kebaya attire on a weekly basis. This research employs a descriptive methodology with a subjective methodology. Information is gathered through polls, perceptions, and different sources like books, articles, and education media. The focal point of the examination is to investigate endeavors in developing a feeling of positive energy in youth. These discoveries act as a kind of perspective for the article composing process. The poll was finished by a sum of 15 respondents. As indicated by the discoveries of the exploration completed at TK Kemala Bhayangkari 11, the regular usage of kebaya as a school uniform is believed to cultivate a patriotic sentiment in young students. Wearing a kebaya provides a direct experience to children so using it regularly can instill a mindset that there is a culture that needs to be preserved by children.
Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Ditinjau dari Aspek Perkembangan Motorik kasar melalui Bermain Bola Besar
Trisnawati, Khansa Dinah;
Wulandari, Hayani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 13 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.12748239
Perkembangan motorik kasar merujuk pada gerakan-gerakan besar yang melibatkan penggunaan otot-otot besar dalam tubuh, khususnya yang berkaitan dengan gerakan tubuh secara keseluruhan. Anak sering kali menghadapi tantangan dalam menggunakan keterampilan motorik halusnya selama beraktivitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana anak sudah dapat melibatkan motorik kasarnya serta mengetahui perkembangan kreativitas anak melalui kegiatan bermain bola besar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik observasi, pengisian angket kuesioner, dokumentasi, dan kajian literatur. Adapun sasaran penelitian ini terdiri atas anak dan guru sekolah sejumlah 15 orang yang menjadi responden dalam mengisi angket. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa arahan guru memainkan peran kunci dalam membimbing anak-anak, yang dapat menyesuaikan posisi tubuh dan tangan mereka dengan baik. Dengan demikian, pendekatan bermain dengan bola besar menjadi strategi yang efektif dalam merangsang perkembangan motorik kasar anak, terutama dalam konteks melempar dan menangkap benda yang bergerak.
Tren Orang Tua Menyekolahkan Anak Pra-Sekolah Dasar
Lestari, Muthia;
Syawali, Widi;
Wulandari, Hayani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 13 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.12820036
Pendidikan anak pada usia dini merupakan upaya fokus pada anak-anak berusia 0-6 tahun dengan tujuan mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan mereka secara penuh dan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan latar belakang dan motivasi orang tua, serta mentipologikan pandangan orangtua dalam menyekolahkan anak di Pendidikan Anak Usia Dini. Banyak pro dan kontra dalam memasukkan anak usia dini ke sekolah jenjang PAUD. Orangtua yang pro berpendapat banyak manfaat yang didapatkan anak jika di sekolah, anak dapat bersosialisasi dengan teman-temannya, bisa belajar dengan bermain, bisa mandiri, dan dapat menstimulus aspek-aspek perkrembangan pada anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang mana subjek penelitiannya adalah orangtua yang menyekolahkan anaknya di playgoup rumah bermain berjumlah 39 orang. Data penelitian dihimpun dengan cara observasi partisipan, wawancara terstruktur dan studi dokumentasi. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian diperoleh bahwa orangtua memiliki persepsi yang berbeda beda mengenai pendidikan anak diusia dini namun secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa persepsi orang tua sudah cukup baik.
Pentingnya Pemahaman Orang Tua Terhadap Pola Asuh pada Anak Usia Dini
Tahera, Sita;
Wulandari, Hayani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 13 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.12812502
A child's personality, habits and social life are determined by several factors such as genetic factors and environmental factors. Parents, as the first environment a child encounters, will make a major contribution to the formation of the child's personality. Therefore, every family has a parenting model and methods for providing stimulus and education so that their children can have good personalities and development and growth. Parenting patterns and goodrelationships between children and parents will show how well parents understand parenting patterns and apply them. The aim of this research is to find out whether parents are aware of the importance of understanding parenting styles and the impact of the parenting styles used on their children, and whetherparents are aware of the impact of the parenting styles they provide on children's development. The method used in the research is a descriptive method with a quantitative approach. With research subjects 31 people who were married. 14 people are married and have children and 17 people are married and do not have children. The data collection method used was a questionnaire. The results of the research show that parents and prospective parents are now aware of the importance of understanding parenting styles for early childhood. Of the 31 subjects, 100% were aware of the importance of understanding parenting styles on the growth and development of early childhood. From the results of the analysis it can also be concluded that parenting knowledge has now spread widely on social media, making it easier for parents and prospective parents to access it.Keywords: Parenting patterns, parents, early childhood, parenting
PENGARUH WAKTU PENGGUNAAN LAYAR (SCREENTIME) TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL-EMOSIONAL PADA ANAK USIA DINI: MENELUSURI DAMPAK ERA DIGITAL
Wulandari, Hayani;
Fauziah, Jihan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 16 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.13763752
Perubahan perilaku secara terintegrasi juga berkesinambungan melalui faktor lingkungan maupun genetik, mengalami peningkatan berdasar individual dengan meliputi secara kualitatif ataupun kuantitatif, mencakup aspek perilaku prososial, tanggung jawab terhadap diri sendiri, juga kesadaran diri adalah definisi dari perkembangan sosial emosional. Kemampuan untuk mengelola emosi juga melakukan interaksi sosial bersama orang lain sangatlah penting untuk perkembangan sosial emosional anak usia dini. Dalam masa globalisasi modern, semakin mudah untuk berinteraksi sosial tanpa harus berinteraksi secara langsung melalui penggunaan media perantara seperti perangkat. Pendekatan kualitatif deskriptif dipergunakan pada penelitian ini guna mengilustrasikan kondisi objek yang diteliti.
ANALISIS PERAN ORANG TUA DALAM MENGENALKAN PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK USIA DINI
Wulandari, Hayani;
Qailani, Fatiyah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 16 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.13763746
Analisis peran orang tua dalam mengenalkan Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini. Peran orang tua dalam mengenalkan Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini adalah sebuah kewajiban, karena semakin meningkat jumlah kasus kekerasan seksual kepada anak dan pelaku dari tindakan tersebut adalah orang yang sudah dikenal oleh korban.Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis peran orangtua dalam mengenalkan pendidikan seks pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif kualitatif. Teknik pengembilan data yang dilakukan melalui questioner online. Sumber informasi berasal dari orang tua yang memiliki anak dengan rentan usia 4-6 tahun. Hasil penelitian ini untuk mengetahui orang tua dalam mengenalkan pendidikan seks kepada anak usia dan juga memberikan edukasi mengenai anggota tubuh kepada anak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah untuk orangtua mengetahui pentingnya pengetahuan pendidikan seks pada anak, dan untuk mencegah terjadinya tindakan kekerasan seksual pada anak.
Peran Guru Dalam Pembentukan Sikap Kemandirian Anak Usia Dini
Khoerunnisa, Abelia;
Wulandari, Hayani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 14 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.13096507
Guru merupakan sebuah komponen Pendidikan yang ikut berperan aktif dan strategis untuk memperlancar proses belajar mengajar dalam berbagai usia, baik dalam tumbuh kembang anak di usia dini hingga proses belajar mengajar di sekolah. Mengingat posisi guru merupakan posisi yang vital dalam sebuah proses belajar mengajar, karena dalam beberapa waktu seorang anak selalu bertemu dengan guru. Seorang guru harus memiliki kompetensi yang lebih dalam pembentukan sikap kemandirian dalam usia dini dan membentuk sebagai tenaga pendidik yang baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, dan kuesioner. Proses analisis data meliputi reduksi data, data display dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini diambil dari isi kuesioner peran guru dalam pembentukan sikap kemandirian anak usia dini yang mendapatkan 4 kategori sebagai berikut : Kategori sangat menguasai berjumah 42,85% dengan total 3 responden. Kategori cukup menguasai berjumlah 28,57% dengan total 2 responden. Kategori sedikit menguasai berjumlah 14,28% dengan total 1 responden. Kategori tidak menguasai berjumlah 14,28% dengan total 1 responden.
Pelatihan Media Powerpoint untuk Mengembangkan Pembelajaran Kreatif di Taman Kanak Kanak
Wulandari, Hayani;
Amalia, Hanny Anisa;
Shohabi, Abdillah Fata;
Hendriani, Indri;
Anmbia, Nayna Nurul;
Saputri, Ovie Nurkholizah;
Riani, Sari
Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas Flores
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37478/mahajana.v3i2.1768
Technological developments make education in Indonesia have to accept todays’s technological learning change. However, in technological progress, there are still many educators who are still unfamiliar with technology that can be used for learning media in schools, such as the lack of adewuate technology development training in classroom learning to develop teacher abilities that can be used in learning activities. The pupose of the activity is to develop the ability of teacher to create creative learning media in school using power point. The implementation method is the planning stage, the preparation stage, and the evaluation stage. Based on observation during the training, the teacher showed an entusiastic attitude because this PowerPoint media was a new thing in learning at Kinderganten Plus Tunas Rimba. Teachers got new knowledge about using PowerPoint as an effective technology –based learning media that is interesting and fun for children. This activity is a form of training for teacher in carrying out learning activities and teaching supporting media for children’s online learning.
Pelatihan Pembuatan Perangkat Pembelajaran Harian (RPPH) menggunakan Tari Kreatif bagi Guru PAUD
Wulandari, Hayani;
Muqodas, Idat;
Maranatha, Jojor Renta;
Nikawanti, Gia;
Amalia, Hanny Anisa;
Nadilah, Nur Alfat;
Elzawati, Elzawati
Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas Flores
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37478/mahajana.v3i3.2112
In the industrial era 4.0, all sectors are required to create new innovations, including education. However, the facts on the ground show that learning is still limited and monotonous. Meanwhile, early childhood is stimulated through interesting and fun activities. This training activity aims to provide new insights on the preparation of learning tools by combining creative dance learning. The method of implementation is done by providing material and direct practice. The number of participants who took part in the training activities were 6 educators and 3 students. The results of the training stated that all participants were able to follow all stages of activities and prepare daily lesson plans with creative dance lessons. Thus, it can be concluded that this training can have a positive impact on teachers so that they are motivated to develop lesson plans