Claim Missing Document
Check
Articles

Parental problems in early children's education in the digital era Navy Ana Saputri; Hayani Wulandari
Inovasi Kurikulum Vol. 21 No. 1 (2024): Inovasi Kurikulum, February 2024
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v21i1.64115

Abstract

This research explores the challenges and parenting patterns in early childhood education in the digital era. With rapid technological advancements, parents play a crucial role in guiding their children through new dynamics. The literature review highlights the importance of a balanced parental approach, providing attention and affection while adapting to technological advancements. Employing a quantitative approach with a cross-sectional design, the study investigates parental issues and technology's impact on early childhood development. Data on technology use, screen time limits, allowed content types, and parental educational strategies were collected and statistically analyzed through a structured questionnaire. The research findings reflect diverse parental views on technology use, with the majority acknowledging its benefits but expressing concerns about potential negative impacts. The conclusion underscores the significance of active collaboration between parents, educators, and the community to create a balanced educational environment in the digital era. The proposed solution involves enhancing parental understanding and fostering intensive collaboration to develop a holistic approach to technology use in early childhood education.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menggali permasalahan dan pola pengasuhan orangtua dalam pendidikan anak usia dini di era digital. Dengan pertumbuhan teknologi yang pesat, peran orangtua dalam membimbing anak-anak mereka menghadapi dinamika baru. Tinjauan literatur menyoroti pentingnya pendekatan orangtua yang seimbang dalam memberikan perhatian dan kasih sayang, sambil menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan desain lintas-seksi untuk mengeksplorasi masalah orang tua dan dampak penggunaan teknologi pada perkembangan anak usia dini. Melalui penggunaan kuesioner terstruktur, data terkait penggunaan teknologi, batasan waktu layar, jenis konten yang diperbolehkan, dan strategi pendidikan orangtua dikumpulkan dan dianalisis secara statistik. Hasil penelitian mencerminkan keragaman pandangan orangtua tentang penggunaan teknologi, dengan sebagian besar mengakui manfaatnya tetapi juga mengekspresikan kekhawatiran terhadap dampak negatifnya. Kesimpulan menyoroti pentingnya kolaborasi aktif antara orangtua, pendidik, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang seimbang di era digital, dengan solusi yang melibatkan pemahaman yang lebih baik oleh orangtua dan kerja sama intensif untuk menciptakan pendekatan holistik terhadap penggunaan teknologi dalam pendidikan anak usia dini. Keywords: Era digital; gawai; pola pengasuhan
Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru PAUD Non-Linier Melalui Pembuatan dan Penggunaan Pop-Up Book Jojor Renta Maranatha; Hayani Wulandari
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i3.28986

Abstract

Pada proses pembelajaran, guru mempunyai peran penting untuk keberhasilan dan kesesuaian dalam penyajian materi kepada anak. Guru seharusnya memiliki kompetensi yang baik untuk mengoptimalkan pembelajaran di kelas. Namun, berdasarkan data yang diperoleh, terdapat 40% guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Purwakarta yang belum memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai, yaitu lulusan sarjana dari program studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD). Oleh karena itu, diadakan pelatihan pembuatan dan penggunaan media pembelajaran dengan tujuan meningkatkan kompetensi dan keterampilan guru. Media pembelajaran tersebut yaitu pop-up book yang merupakan inovasi media pembelajaran berbentuk buku berilustrasi dengan desain tiga dimensi yang dapat dibentuk, bergerak, dan memberikan efek timbul ketika halamannya dibuka. Pengabdian ini menggunakan metode penerapan yang berbentuk pelatihan, yang terdiri dari beberapa tahap, di antaranya: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi beserta tahap pelaporan. Adapun peserta pengabdian yang mengikuti kegiatan ini adalah guru-guru PAUD non-linier, yang belum memiliki ijazah Sarjana PGPAUD di Purwakarta. Hasil yang didapatkan yaitu para guru memperoleh pengetahuan mengenai pembuatan pop-up book dan pemanfaatannya dalam kegiatan pembelajaran, yang ditunjukkan oleh peningkatan signifikan pada skor pretest dan posttest peserta pelatihan, yaitu dari 45 menjadi 90.
DAMPAK STUNTING TERHADAP PERKEMBANGAN DAN PERTUMBUHAN ANAK USIA DINI Aura Maharani; Hayani Wulandari
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 4 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i4.2025.1667-1674

Abstract

Stunting pada anak usia dini memiliki dampak jangka panjang pada perkembangan fisik, kognitif, dan kesejahteraan anak. Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor penyebab stunting, dampaknya, dan inisiatif intervensi untuk mencegahnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Manfaat dari penelitian ini termasuk pemahaman yang lebih baik tentang stunting, kontribusi pada pembangunan manusia yang berkelanjutan, perbaikan kebijakan dan program intervensi kesehatan, peningkatan kesadaran masyarakat, dan kontribusi pada peningkatan kesejahteraan sosial. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data tentang stunting pada anak usia dini. Populasi dan sampel dipilih secara representatif untuk memastikan keakuratan temuan penelitian. Stunting dapat disebabkan oleh faktor gizi, lingkungan, sosial, dan budaya. Kolaborasi lintas sektor, partisipasi masyarakat, dan pemantauan berkala diperlukan untuk meningkatkan implementasi intervensi. Diperlukan penelitian komprehensif untuk mengevaluasi efektivitas program intervensi lintas sektor dalam mencegah stunting pada anak usia dini. Hasil dari penelitian ini mayoritas responden (100%) menyatakan mengetahui apa itu stunting. Sebagian besar responden cenderung setuju bahwa anak stunting memiliki risiko keterlambatan perkembangan motorik (80%) dan kognitif (75%). Namun, terdapat sejumlah responden yang kurang setuju atau netral terhadap aspek sosial-emosional anak stunting (22.86%) dan risiko obesitas di kemudian hari (56.45%). Dampak stunting terhadap kesehatan kronis mendapatkan persetujuan tinggi, dimana sebagian besar responden setuju atau sangat setuju (76.67%). Sementara itu, ketika ditanya mengenai risiko kematian dini, pendapat responden lebih terbagi dengan persentase setuju (48.57%) dan kurang setuju (22.86%) yang relatif mendekati. Dengan demikian, hasil presentase ini menunjukkan bahwa ada variasi pandangan di antara responden terkait dampak stunting pada perkembangan anak, kesehatan kronis, dan risiko kematian dini.
Co-Authors Amalia, Hanny Anisa Andriyani, Wina Windiyanti Anggi Lestari Purnama Anissa, Feli Anmbia, Nayna Nurul Annisa Aulia Rachma Annisa Silvyani Zakia Aprianto Abdurahman Ardhita Putri Zakiya Ardiyanti, Dhea Aries Legita Permana Putri Aura Maharani Azizah, Hasna Ainnur Azka Aulia Azzahra Briliany, Noviarta Deby Ifevayona Ginting Dhea Ardiyanti Dian Robiatussa’diyah Dinda Mifta Amalia Dini Febriani Dini Fitriyanti Dio Ivanca Salsabila Divia Avivah Elzawati, Elzawati Fadriyah, Agistia Fattikasary, Ayva Tuzqya Fauziah, Jihan Firda Fauziah Fitri Yanti Fuji Fauzia Lestari Gina Kharisma Hammudah Gita Yulia Dewi Hasna Ainnur Azizah Hendriani, Indri Idat Muqodas Intan Nurunnahar Jamilah, Nur Asy-Syifa Jasmine, Galuh Putri Juju Masunah Karomatunnisa , Nita Khoerunnisa, Abelia Khoirina Az Zahra Kireina Putri Adzkia Kurniasih Kurniasih Lestari, Liana Lestari, Muthia Liana Lestari Lulu Zulfa Akyuni Maf'tuhatun, Teris Mamluatul Adibah, Lulu Maranatha, Jojor Renta Maspupah, Neng Maulidina, Rani Melisa Agustin Mubiar Agustin Muharam, Abdillah Muklis, Firda Alfira Muthmainah, Tsabita Nadilah, Nur Alfat Nauroh Nazhifah Navy Ana Saputri Nazhifah, Nauroh Nida Illaha Filza Nikawanti, Gia Nikawanti, Gia Nineu Erwinda Agustin Nisa, Haliatun Nita Rosalita Noviarta Briliany Nunung Nurjanah Nur Anisa Fitri Hasan Nur Fadillah, Khoerunnisa Nurfalah, Fani Nurhaliza, Ridha Nurhasanah Nurhasanah Nurlena, Regina Nurmalasari, Sulastri Nurpadilah, Dini Nursahara, Anggi Nurwaci Nurwaci Putri Dwi Fachrani Putri Zakiya, Ardhita Putri, Regina Qailani, Fatiyah Qurrotul Aeni Renta Maranatha, Jojor Restya, Dhifa Noor Riani, Sari Ridwan Ridwan Ridwan Rifqi Abdul Basit Rina Nur Sholihatunnisa Risma Koriah Solihat RISTY JUSTICIA, RISTY Sabila Kurnia Salma Syukria Salsabila Saputri, Ovie Nurkholizah Sary, Kurnia Saskia Rahma Setiawati Shofuroh, Hanifa Shohabi, Abdillah Fata Sholihatunnisa, Rina Nur Silvyani Zakia, Annisa Sinta Nuraeni Siti Afifatul Arifah Sovana Dwi Lestari Sugiyana, Lista Sulastri Nurmalasari Sulistyo Rini, Khansa Pramesti Sulistyowati, Winda Syarifah, Zulfa Syawali, Widi Tahera, Sita Tati Narawati Trisnawati, Khansa Dinah Turmudi Vinka Ratih Damayanti Wigati Nurfadilah Soeparman Putri Wina Windiyanti Andriyani Yeli, Karisa Puspa Yuniar, Riska Zahra Al Qibthiyyah