Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN GURU PAUD DALAM MENGELOLA ANAK HIPERAKTIVITAS PADA PROSES PEMBELAJARAN Restya, Dhifa Noor; Wulandari, Hayani
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 Number 1, January 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menyoroti pentingnya peran guru PAUD dalam mengatasi hiperaktivitas anak selama pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, yang kemudian dikaitkan dengan teori behavior modification. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Tujuan penelitian ini adalah memahami dan menjelaskan peran guru PAUD dalam memberikan dukungan emosional dan sosial, membentuk struktur dan rutinitas, memberikan motivasi dan stimulasi belajar, serta berkolaborasi dengan orang tua anak hiperaktif selama proses pembelajaran. Penelitian ini melibatkan guru PAUD di Purwakarta. Hasil menunjukkan bahwa peran guru PAUD sangat krusial dalam mengelola anak hiperaktif. Guru yang memahami dengan baik hiperaktivitas dan menerapkan strategi pengelolaan, menggunakan pendekatan behavior modification dengan penguatan positif, penataan lingkungan terstruktur, dan strategi pengelolaan diri, dapat membawa perubahan positif pada perilaku anak tersebut. Kolaborasi antara guru PAUD, orang tua, dan ahli juga memberikan dampak signifikan, memungkinkan pemahaman yang lebih holistik tentang kebutuhan anak hiperaktif.
Pola Asuh Orang Tua dalam Menanamkan Nilai-Nilai Multikultural pada Anak Usia Dini Nikawanti, Gia; Wulandari, Hayani; Muqodas, Idat; Renta Maranatha, Jojor; Mamluatul Adibah, Lulu; Maspupah, Neng
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i1.377

Abstract

Penelitian ini menggunakan studi etnografi. Penelitian ini difokuskan pada satu kelompok kecil masyarakat dan bahkan bisa bersifat individual dengan life history. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tentang pentingnya peran pola asuh orang tua di Maluku dalam menanamkan nilai-nilai multikultural pada anak usia dini. Pembatasan dalam penelitian terkait dengan gambaran peran pola asuh orang tua dalam menanamkan nilai-nilai multikultural pada anak usia dini di Maluku. teknik pengumpulan data dengan cara mereduksi data-data yang sudah didapat. Cara menganalisis data yaitu dengan cara coding dari data yang sudah direduksi. Subjek pada penelitian ini adalah orang tua yang terdiri dari 1 orang ayah dan satu orang ibu dalam satu keluarga. Penelitian ini bertempat di kota Ambon Maluku. Hasil dari penelitian ini ditemukannya gambaran tentang pentingnya peran pola asuh orang tua di Maluku dalam mennamkan nilai-nilai multikultural pada anak usia dini. Tergambar penanaman nilai-nilai multikultural yang ditanamkan oleh ayah dan ibu kepada anak, terlihat dari cara ayah dan ibu berperan dalam pengasuhan di keluarga di mana ayah berperan secara dominan dalam memberikan aturan pendidikan dan pengasuhan di rumah sedangkan ibu berperan sebagai pelaksana dalam melaksanakan pengasuhan dan berperan sebagai pendidik di rumah.
Kemampuan Guru PAUD dalam Berkomunikasi untuk Membangun Kelekatan Anak Usia Dini Wulandari, Hayani; Karomatunnisa , Nita
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v7i2.1497

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kemampuan pendidik sekolah PAUD dalam melakukan komunikasi yang akan membangun kelekatan pada anak usia dini. Pada penelitian ini metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan instrumen penelitian wawancara dan kuesioner, hal yang dapat membantu keberhasilan komunikasi pendidikan yang memiliki hubungan dengan komunikasi guru pada saat menerapkan kemampuan pedagogi didukung oleh beberapa komponen yang saling berhubungan, yaitu : Pengajar sebagai komunikator, siswa sebagai komunikan, informasi dapat berupa pesan verbal maupun pesan nonverbal, media/saluran, dampak, dan timbal balik. Sasaran responden yang di wawancara dan mengisi kuisioner yaitu guru dari beberapa PAUD yang ada di Indonesia. Lokasi penelitian dilakukan di Sekolah PAUD Al-Mardiyyah yang beralamat di Purwakarta. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa cara berkomunikasi yang dapat membangun kelekatan dengan anak usia dini yaitu harus dengan cara menggunakan media pembelajaran, memahami karakter anak, memberikan kesempatan untuk berpendapat dan mendengarkan pendapatnya, serta terdapat 42,85% guru yang cukup memahami kemampuan berkomunikasi untuk membangun kelekatan anak usia dini.
Teacher Perceptions of the Effectiveness of Implementing the Merdeka Curriculum in Kindergarten Sulistyowati, Winda; Wulandari, Hayani
GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education Vol. 5 No. 1 (2024): GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/gns.v5i1.153

Abstract

The Merdeka Curriculum, a government-mandated educational policy, requires implementation across all educational levels, including early childhood education. Teachers play a pivotal role in its successful execution. To assess the effectiveness of this curriculum in a specific context, a descriptive quantitative study was conducted at the Pembina North Cikarang State Kindergarten. A questionnaire survey, utilizing a Likert scale, was administered to seven teachers to gather data on their perceptions of the curriculum's implementation. The results revealed that a significant majority of teachers (64%) strongly agreed with the curriculum's effectiveness, with an additional 31% agreeing. This positive feedback suggests that the Merdeka Curriculum is being well-received and implemented effectively in the studied kindergarten.
The Role of Parents in Implementing Screen Time Restrictions on Children to Help Improve Social Development Maf'tuhatun, Teris; Wulandari, Hayani
GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education Vol. 4 No. 2 (2023): GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/gns.v4i2.154

Abstract

Technology has a significant influence on human life, including the lives of children. Behind the many positive impacts of technology, there are also negative impacts, one of which is that children's social development will be hampered. So, time limits, assistance, and parental direction are needed to provide screen time to children. The purpose of this research is to determine the role of parents in implementing screen time restrictions on children to help improve their social skills. This research uses descriptive qualitative research methods. The data collection method used was a questionnaire. The questionnaire contains eight questions related to the role of parents in implementing screen time restrictions for children to help improve social skills. It is then distributed online to parents of early childhood children in one of the kindergartens in Megu Cilik. The data is analyzed using the Guttman scale and described. The research results show that of the 32 respondents, 90% of parents have an essential role in limiting screen time for children, which can help improve social development. Appropriate limitations on screen time and parental involvement in children's social activities are needed to increase children's social development. Abstract Technology has a significant impact on human life, including the lives of children. Behind the many positive impacts of technology, there are also negative impacts, one of which is that children's social development will be hampered. So, it is necessary to limit parents' time, assistance, and direction in giving screen time to children. The purpose of this study is to determine the role of parents in implementing screen time restrictions on children to help improve their social skills. This research uses descriptive qualitative research methods. The data collection method used is a questionnaire. The questionnaire contains eight questions related to the role of parents in implementing screen time restrictions on children to help improve social skills, then distributed online to parents of early childhood in one of the kindergartens in Megu Cilik then the data is analyzed using a Guttman scale and described by Kariadinata, 2012; Ngafifi, 2014; Tatminingsih, 2017 in Munafiah., & Latif, 2022). The results showed that out of 32 respondents, 90% of parents have an essential role in limiting screen time in children, which can help improve social development. It is necessary to limit screen time appropriately and involve parents in children's social activities to improve children's social development.
Early Empathy: Impact of Digital Storytelling, Traditional-Storytelling, and Gender on Early Childhood Maranatha, Jojor Renta; Wulandari, Hayani; Briliany, Noviarta
JURNAL PENDIDIKAN USIA DINI Vol 18 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 18 Number 1 April 2024
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPUD.181.16

Abstract

Stories are good media for enhancing emotional intelligence and empathy. Therefore, early childhoods know how to empathize with the figure of the story through storytelling. This research objective is to investigate the impact of digital storytelling and traditional storytelling as a learning media and gender on empathy in early childhood. This research is experimental with treatment by level 2 x 2 research design. The data collection instrument uses an observation sheet in the form of an early childhood empathy Rating Scale. The results of this research showed children who got the digital storytelling intervention had more empathy than children who got the traditional storytelling. Moreover, digital storytelling is more suitable for fostering empathy in the male gender compared with traditional storytelling. On another hand, traditional story-telling is more suitable for enhancing empathy in the female gender.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Flash Cards Voice pada Guru di TK Kartika XIX-34 Purwakarta Hayani Wulandari; Vinka Ratih Damayanti; Lulu Zulfa Akyuni; Khoirina Az Zahra
Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2023): Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/musyawarah.v2i2.407

Abstract

Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh tuntutan revolusi industri 4.0 yang mengharuskan adanya perbaikan kualitas kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan teknologi, sedangkan ditemukan pada TK Kartika belum digunakan adanya media pembelajaran yang menggunakan teknologi, dari masalah ini dianalisis bahwa perlu diadakannya keterampilan dan pemahaman teknologi oleh guru, maka dari itu diusulkan sebuah inovasi memberikan pelatihan pembuatan “Flashcards Voice” sebagai solusi ketiadaan media pembelajaran berbasis teknologi. Flashcard voice merupakan media pembelajaran berupa kartu yang terdapat QR code dan bisa menghasilkan suara tertentu yang dibutuhkan saat di scan menggunakan smartphone. Pelatihan ini menggunakan metode pengabdian yang berisi persiapan, pelaksanaan dan evaluasi, di mana pelatihan diberikan kepada lima guru di TK Kartika XIX-34 dan satu kepala sekolah. Untuk mengetahui capaian pada pelatihan yang dilakukan, dilakukan quiesioner pada peserta pelatihan dengan hasil : (1) 100% peserta menjawab pelatihan dilakukan sesuai dengan kepentingan TK (2) 100% peserta menjawab pelatihan membantu meningkatkan kualitas KBM (3) 100% peserta menjawab pelatihan pelatihan bersifat inovatif (4) 100% peserta menjawab pelatihan disampaikan dengan baik (5) 100% peserta menjawab mahasiswi melakukan pendampingan dengan baik selama pelatihan (6) 100% peserta menjawab puas dengan pelaksanaan pelatihan. Sehingga dapat disimpulkan pelatihan dapat memberikan dampak baik untuk TK Kartika XIX-34 Purwakarta.
Pemahaman Orang Tua terhadap Toilet Training dalam Meningkatkan Kemandirian Anak di RA Al-Huda 1 Sukatani Purwakarta Putri, Regina; Wulandari, Hayani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 20 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14457938

Abstract

Implementing toilet training is one option to increase children's independent attitudes which needs to be implemented by parents. This research aims to determine parents' understanding of toilet training to increase children's independence at RA Al-Huda 1 Sukatani Purwakarta. The research method used was descriptive qualitative with sample of 20 people. The sampling applied was Saturated Sampling (Non-probability sampling). In this research, a checklist questionnaire was used as an instrument. From the research results, it can be concluded that parents' understanding of toilet training to increase children's independence is "Sufficient Understanding" with a total score of 40%
Analisis Perspektif Orang Tua Terhadap Anak Mahir Calistung Sebagai Persiapan Transisi PAUD Hayani Wulandari; Putri Dwi Fachrani
Jurnal Pelita PAUD Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v7i2.2996

Abstract

Pembelajaran Calistung pada anak usia dini sering kali menjadi penilaian atas dirinya sendiri suatu lembaga PAUD. Hal tersebut muncul dari perspektif-perspektif yang ada di masyarakat. Dalam proses merubah persepsi selain dengan dibarengi adanya dukungan dari pemerintah seperti salah satunya dengan merubah persyaratan penerimaan peserta didik baru pada tingkat SD, dengan begitu dapat meminimalisir pemahaman dan tuntutan orang tua terhadap hasil belajar anak pada masa transisi PAUD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dalam menganalisis data yang ada dan dituangkan dalam bentuk tulisan deskriptif dengan subjek orang tua dan pada kemampuan membaca, menulis dan berhitung (calistung) pada anak usia dini.Hasil penelitian ini yaitu dengan adanya kebijakan penghapusan tes calistung pada PPDB SD, pemerintah memiliki program dalam menciptakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan dalam kurikulum terbaru setelah Kurikulum 2013 yaitu Kurikulum Merdeka. Hal ini sebagai salah satu dasar agar dapat meluruskan miskonsepsi pada orang tua dan masyarakat sekitar agar pembelajaran di PAUD dapat memaksimalkan aspek perkembangan anak.
Pengaruh Gadget Terhadap Perilaku Agresif Anak Usia Dini Sulistyo Rini, Khansa Pramesti; Wulandari, Hayani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya pemahaman orang tua dalam pemberian gadget kepada anak usia dini memberikan dampak besar dalam sosial-emosionalnya. Tujuan dari penelitian ini adalah memvisualisasikan dampak dari penggunaan gadget terhadap perilaku anak serta mengetahui jenis perilaku agresif yang muncul pada anak usia dini yaitu dampak penggunaan gadget yang melampau batas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan Teknik analisis data berupa pendekatan kualitatif deskritif dan disajikan dalam bentuk naratif, serta data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan angket. Subjek pada penelitian ini yaitu anak berusia 3 tahun yang memiliki perilaku agresif dan orang tua. Hasil penelitian ini adalah penggunaan gadget yang berlebihan berpengaruh terhadap perilaku agresif yang diakibatkan kurangnya pengawasan orang tua serta tidak mengalokasikan waktu bermain gadget  anak. Sehingga memunculkan perilaku agresif berupa teriakan, marah, menangis, menendang, memukul, dan melempar. Upaya yang dilakukan orang tua memegang kunci untuk menghindari dampak buruk dari kecanduan gadget.
Co-Authors Amalia, Hanny Anisa Andriyani, Wina Windiyanti Anggi Lestari Purnama Anissa, Feli Anmbia, Nayna Nurul Annisa Aulia Rachma Annisa Silvyani Zakia Aprianto Abdurahman Ardhita Putri Zakiya Ardiyanti, Dhea Aries Legita Permana Putri Azizah, Hasna Ainnur Azka Aulia Azzahra Briliany, Noviarta Deby Ifevayona Ginting Dhea Ardiyanti Dian Robiatussa’diyah Dinda Mifta Amalia Dini Febriani Dini Fitriyanti Dio Ivanca Salsabila Divia Avivah Elzawati, Elzawati Fadriyah, Agistia Fattikasary, Ayva Tuzqya Fauziah, Jihan Firda Fauziah Fitri Yanti Fuji Fauzia Lestari Gina Kharisma Hammudah Gita Yulia Dewi Hasna Ainnur Azizah Hendriani, Indri Idat Muqodas Intan Nurunnahar Jamilah, Nur Asy-Syifa Jasmine, Galuh Putri Juju Masunah Karomatunnisa , Nita Khoerunnisa, Abelia Khoirina Az Zahra Kireina Putri Adzkia Kurniasih Kurniasih Lestari, Liana Lestari, Muthia Liana Lestari Lulu Zulfa Akyuni Maf'tuhatun, Teris Maharani, Aura Mamluatul Adibah, Lulu Maranatha, Jojor Renta Maspupah, Neng Maulidina, Rani Melisa Agustin Mubiar Agustin Muharam, Abdillah Muklis, Firda Alfira Muthmainah, Tsabita Nadilah, Nur Alfat Nauroh Nazhifah Nazhifah, Nauroh Nida Illaha Filza Nikawanti, Gia Nikawanti, Gia Nineu Erwinda Agustin Nisa, Haliatun Nita Rosalita Noviarta Briliany Nunung Nurjanah Nur Anisa Fitri Hasan Nur Fadillah, Khoerunnisa Nurfalah, Fani Nurhaliza, Ridha Nurhasanah Nurhasanah Nurlena, Regina Nurmalasari, Sulastri Nurpadilah, Dini Nursahara, Anggi Nurwaci Nurwaci Putri Dwi Fachrani Putri Zakiya, Ardhita Putri, Regina Qailani, Fatiyah Qurrotul Aeni Renta Maranatha, Jojor Restya, Dhifa Noor Riani, Sari Ridwan Ridwan Ridwan Rifqi Abdul Basit Rina Nur Sholihatunnisa Risma Koriah Solihat RISTY JUSTICIA, RISTY Sabila Kurnia Salma Syukria Salsabila Saputri, Ovie Nurkholizah Sary, Kurnia Saskia Rahma Setiawati Shofuroh, Hanifa Shohabi, Abdillah Fata Sholihatunnisa, Rina Nur Silvyani Zakia, Annisa Sinta Nuraeni Siti Afifatul Arifah Sovana Dwi Lestari Sugiyana, Lista Sulastri Nurmalasari Sulistyo Rini, Khansa Pramesti Sulistyowati, Winda Syarifah, Zulfa Syawali, Widi Tahera, Sita Tati Narawati Trisnawati, Khansa Dinah Turmudi Vinka Ratih Damayanti Wigati Nurfadilah Soeparman Putri Wina Windiyanti Andriyani Yeli, Karisa Puspa Yuniar, Riska Zahra Al Qibthiyyah