Claim Missing Document
Check
Articles

Desain Interior Museum TNI-AL Loka Jala Crana sebagai Sarana Edukasi berkonsep Interaktif Modern Nany Maryani; Mahendra Wardhana
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.033 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.19023

Abstract

Museum TNI-AL Loka Jala Crana merupakan museum maritim yang berada dibawah naungan TNI AL yang berada di Kompleks AAL, Surabaya. Museum TNI-AL Loka Jala Crana ini berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan, mengabadikan, dan menyajikan peralatan atau sarana yang dipergunakan oleh TNI AL. Selain sebagai tempat penyimpanan, museum ini juga dijadikan sebagai objek pendidikan bagi kandidat TNI AL dan dibuka untuk masyarakat umum. Koleksi museum Loka Jala Crana berupa benda-benda bersejarah yang pernah dimiliki serta dipakai oleh prajurit-prajurit TNI Angkatan Laut mulai dari revolusi fisik hingga saat ini yang kemungkinan akan terus bertambah seiring berkembangnya zaman. Desain interior ini mengambil konsep modern interaktif. Modern diambil berdasarkan visi misi dan karakteristik TNI AL. Pengam-bilan konsep ini  bertujuan  untuk mempertahankan identitas dan tujuan daripada museum dengan proses yang interaktif.Metode penelitian yang digunakan untuk mencapai konsep desain adalah metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Data yang didapat akan diolah dan dianalisa untuk mendapatkan sebuah konsep dengan bantuan studi pustaka mengenai data yang menunjang seperti standardisasi perancangan museum hingga data pembanding dan referensi  tentang  objek  yang diperlukan. Pencapaian interaktif modern pada desain interior ini ialah ketika pengunjung dapat tertarik dan merasakan suasana latar bela-kang koleksi melalui sistem display, alur, dan interior ruang yang unik dan modern sehingga keberadaan Museum TNI-AL Loka Jala Crana  dapat menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat dan objek pendidikan bagi kandidat TNI AL.
Desain Interior Cat Cafe dan Cat Store Berkonsep Fun Playground dengan Furnitur Segitiga Donny Revangga Adityara; Mahendra Wardhana
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.19967

Abstract

Wahana merupakan brand yang telah dikenal oleh masyarakat pecinta kucing dengan inovasinya dalam pengembangan furniture arena bermain kucing pertama di Indonesia. Dalam pengembangan produknya, wahana memberikan sebuah inovasi yang dirancang untuk memenuhi seluruh kebutuhan kucing para cat lover.  Perjuangan demi perjuangan yang di capainya, membuat wahana ingin mengembangkan bisnisnya dalam memenuhi kebutuhan para konsumennya. Dalam konteks ini, wahana merancang sebuah ide dalam bidang usaha kuliner, dimana sebuah fasilitas umum yaitu Café, dirancang dengan konsep Cat Playground yang dapat dinikmati oleh seluruh cat lover. Dalam hal ini, ditemukan beberapa masalah yang dapat dipecahkan dengan kajian desain serta ilmu dalam merancang, terbentuklah sebuah Café yang dapat menambah value dari brand maupun produk itu sendiri. Maka, pada akhir kata disimpulkan bahwa cat cafe, merupakan media fasilitas umum yang bisa menjadi peluang sekaligus inovasi yang baru terhadap perkembangan konsep-konsep café yang ada di Indonesia. Dalam pengembangan Cat Café pada tugas akhir ini, penulis ingin menciptakan sebuah desain ruang yang memadukan antara kenyamanan pengguna serta kucingnya. Dengan penyajian konsep desain berupa fun playground, diharapkan pengunjung turut berpartisipasi dalam suasana permainan atraktif dengan kucing yang disediakan. Konsep furniture segitiga diharapkan mampu menjadi point of interest dari ruang tersebut, sehingga dapat menarik minat pengunjung.
Redesain Interior Gedung Pusat Unggulan Iptek Sistem dan Kontrol Otomotif Sebagai Sarana Riset dan Edukasi Dengan Konsep Futuristik Agista Maulidiya Rochmah; Mahendra Wardhana; Thomas Ari Kristianto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.256 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.21722

Abstract

PUI-SKO (Pusat Unggulan Iptek bidang Sistem Kontrol Otomotif) merupakan pusat riset dan inovasi yang memfokuskan pada topik efisiensi energi kendaraan konvensional dan pengembangan teknologi pada kendaraan listrik. Pada tanggal 14 Desember 2015 Pusat Studi Energi ITS ditetapkan sebagai Pusat Unggulan Iptek bidang Sistem dan Kontrol Otomotif berdasarkan SK Menristekdikti Nomor: 553/M/Kp/XXI/2015 tentang litbang yang dibina sebagai Pusat Unggulan Iptek tahun 2016 – 2018 [1] dengan syarat pemenuhan kondisi pada eksisting sesuai dengan Key Performance Indicator (KPI) dari Pusat Unggulan Iptek. Dalam hal ini perancangan ulang interior dapat membantu meningkatkan Key Performance Indicator (KPI) yang telah ditetapkan untuk menjadi lembaga riset bertaraf internasional yang dimiliki oleh ITS - Indonesia. Perancangan ulang interior PUI - SKO yaitu pada 3 area (Showroom & Lobby, Ruang Prototype & Lab Komputer, Office). Tahapan pengumpulan data dimulai dari observasi objek desain, wawancara kepala pusat riset / anggota pusat riset, dan analisa melalui kuisioner. Berdasarkan metodologi desain diatas, hasil yang diperoleh untuk perancangan ulang interior PUI - SKO berupa penambahan sarana edukasi dan konsep langgam futuristik. Sarana edukasi merupakan fasilitas yang memiliki tujuan untuk dapat menyampaikan informasi dari PUI-SKO kepada masyarakat secara mudah melalui desain. Penyampaian edukasi menggunakan media furniture hingga elemen estetis yang interaktif dan teknologi untuk meningkatkan semangat pengunjung dalam memperoleh informasi otomotif dari PUI - SKO. Konsep futuristik merupakan suatu langgam desain yang mencerminkan simbol teknologi, yang selalu berkembang ke masa depan. Pengaplikasian bentuk dari futuristik yang menarik menjadi poin utama pada area yang dilalui oleh pengunjung, dan dapat memberikan semangat baru pada tim PUI-SKO. Dengan konsep perancangan ulang Interior PUI – SKO diatas diharapkan dapat meningkatkan kualitas pusat riset menjadi unggul di Indonesia, dan mendapat perhatian masyarakat mengenai produk ramah lingkungan yang diciptakan oleh anak bangsa Indonesia.
Desain Interior Kantor PT. Insastama dengan Konsep Industrial Modern Nikita Bunga Pratiwi; Budiono Budiono; Mahendra Wardhana
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.283 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.21814

Abstract

Dalam menghadapi persaingan era global, perusahaan di Indonesia harus menyusun strategi yang tepat agar memiliki keunggulan daya saing. Salah satu usaha tersebut adalah melakukan pembangunan gedung perkantoran pada area Central Business District di kota-kota besar. PT. Insastama, merupakan sebuah perusahaan industri yang memproduksi mur dan baut, serta produk metal lainnya. Perusahaan tersebut ingin mengembangkan bisnis perusahaan dengan membuka kantor cabang produknya ke wilayah Jakarta. Karena PT. Insastama membuka kantor cabang di lokasi yang baru, maka dari itu diperlukan upaya dalam pengenalan branding perusahaan agar dapat meningkatkan daya tarik konsumen. Selain branding melalui website dan sosial media lainnya, branding perusahaan juga dapat dilakukan dengan cara membuat desain interior yang menarik pada kantor. Selain memperhatikan segi kenyamanan untuk konsumen juga staff, juga terdapat penambahan fasilitas kantor yang dapat menunjang dan mempermudah pemenuhan kebutuhan konsumen. Perencanaan desain interior kantor PT. Insastama ini berdasarkan hasil analisis permasalahan, observasi, studi literatur, studi banding, wawancara dan pembagian kuisioner terhadap responden. Berdasarkan metodologi tersebut, hasil yang diperoleh adalah konsep desain interior kantor PT. Insastama dengan perpaduan langgam industrial dengan langgam modern, namun konsep tersebut tidak menghilangkan karakteristik dari PT. Insastama. Produk mur dan baut erat kaitannya dengan langgam Industrial, sedangkan langgam modern yang bersih, dan fokus pada fungsi cocok jika diterapkan pada gedung perkantoran. Dengan beberapa konsep diatas, kemudian disusun sebuah perencanaan yakni desain interior kantor PT. Insastama dengan konsep Industrial Modern. Konsep ini dibuat agar PT. Insastama semakin dikenal oleh masyarakat secara luas, sehingga produk-produk nya semakin dikenal dan sesuai dengan selera serta kebutuhan konsumen.
Desain Interior Rumah Sakit Jiwa Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang Malang Nurdini Elsa Indira; Mahendra Wardhana; Anggri Indraprasti
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.194 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.21877

Abstract

Kesehatan manusia merupakan kesehatan secara holistic baik jiwa maupun raga. Kesehatan mental merupakan unsur vital bagi produktifitas manusia. Di era globalisasi seperti ini tingkatan stres masyarakat meningkat, sehingga dibutuhkan fasilitas penunjang perawatan kesehatan jiwa. Rumah Sakit Jiwa merupakan satu satunya rujukan utama bagi perawatan jiwa masyarakat. Dewasa ini, pengembangan peran serta lingkungan fisik terhadap kesehatan mental pasien cukup pesat. Sehingga dapat menjadi literature dalam Perencanaan re-desain interior Rumah Sakit Jiwa Lawang Malang. Perencanaan re-desain interior RSJ berdasarkan observasi obyek desain, wawancara pihak petugas medis rumah sakit, maupun wawancara dari pihak keluarga pasien. Hasil yang diperoleh berupa konsep perancangan Rumah Sakit Jiwa dengan konsep terapeutik. Oleh karena itu, dapat disusun sebuah konsep dan meredesain desain interior Rumah Sakit Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang Malang dengan konsep terapeutik yang mengedepankan kenyamanan pasien dari aspek sirkulasi dan desain ruangan terapi dari Rumah Sakit Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang Malang.
Desain Interior Tourism Information Center Sidoarjo dengan Konsep Historical Recognition and Modern Smart Technology Indianna Putri Dharmawan; Mahendra Wardhana
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.49152

Abstract

Keberadaan potensi wisata pada suatu daerah dapat menjadi daya tarik yang mendorong wisatawan untuk mengunjungi daerah tersebut. Pengembangan Pariwisata Indonesia mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2011 yang memproritaskan tentang Rencana Induk Pengembangan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010 – 2025 (RIPPARNAS). Menghadirkan sebuah TIC yang difungsikan sebagai sarana distribusi informasi terkait potensi yang dimiliki daerah, merupakan salah satu bentuk dukungan dalam mengembangkan pariwisata suatu daerah. Khususnya Kabupaten Sidoarjo, merupakan daerah berpotensi wisata yang membutuhkan pengembangan dalam hal penyebaran informasi wisata daerah. Menciptakan desain TIC berkonsep pengenalan sejarah melalui eksplorasi potensi Sidoarjo dengan bentuk penyajian informasi berteknologi canggih dan modern dapat dijadikan solusi yang tepat. Metode desain yang dilakukan meliputi pengumpulan data secara langsung maupun tidak langsung. Survei lapangan pada beberapa TIC di kota yang berpotensi wisata dilakukan sebagai studi pembanding. Wawancara dan analisa kuesioner juga dilakukan untuk mengetahui jumlah masyarakat yang mengetahui fungsi TIC maupun untuk menentukan kebutuhan wisatawan dan ketertarikannya pada TIC. Studi literatur dari berbagai sumber, baik buku, internet, maupun jurnal dilakukan sebagai data pelengkap. Pemilihan konsep Historical Recognition and Modern Smart Technology dimaksudkan untuk mengenalkan sejarah kerajaan di Sidoarjo melalui eksplorasi potensi wisata daerah, serta menyesuaikan ketertarikan masyarakat era modern ini terhadap kemajuan teknologi dan gaya hidup yang sedang tren. Selain itu, penyajian informasi diterapkan secara modern dengan lebih memainkan interaksi dan pengalaman pengunjung. Aplikasi pada interior TIC berdasarkan konsep historical recognition yaitu melalui elemen interior dinding dan lantai yang dibuat bercerita dengan pembagian area mengikuti alur cerita sejarah. Sedangkan konsep modern diaplikasikan sebagai nuansa keseluruhan pada ruangan, dan smart technology ditunjukkan sebagai media utama penyajian informasi pada TIC.
Redesain SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo dengan Nuansa Modern yang Menjunjung Unsur Kemuhammadiyahan Zahri Tsaniyal Baqy; Mahendra Wardhana
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.55682

Abstract

Sekolah menengah pertama merupakan suatu tingkatan media pembelajaran yang wajib ditempuh oleh anak Indonesia sebagai tempat pembelajaran dan pendidikan anak menuju usia remaja yang baik. Pendidikan saat ini tidak hanya mengenai pendidikan akademik, namun juga pendidikan karakter dan agama anak. Oleh sebab itu, sarana pendidikan akademik yang memiliki basis pendidikan agama juga sangat penting. Salah satu sarana pendidikan berbasis agama adalah SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo. Dalam pengoperasiannya ditemukan permasalahan antara lain fungsi ruang serta penataan furnitur di SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo yang belum, serta kurangnya mengangkat isu kemuhammadiyahan serta visi dan misi dalam konsep desain interior sekolah. Tugas akhir dengan judul “Redesain SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo dengan Nuansa Modern yang Menjunjung Unsur Kemuhammadiyahan” merubah beberapa konsep ruangan yang penting sesuai dengan kebutuhan sekolah yang optimal. Konsep modern ditunjukkan dengan penggunaan material alam, serta bentuk furnitur geometris. Untuk memunculkan unsur Muhammadiyah, diaplikasikan dalam berbagai unsur interior baik dari segi warna maupun transformasi bentuk. Contoh pengaplikasian dari keduanya adalah adanya wall of fame di beberapa titik strategis di sekolah sehingga memacu semangat peserta didik untuk belajar. Warna dindng yang netral, serta penggabungan beberapa material. Selain itu beberapa transformasi bentuk dari logo Muhammadiyah menjadi elemen estetis seperti sekat ruang.
Desain Interior Azana Saptanawa Gresik dengan Konsep Syariah Bergaya Classic Modern Ratri Bodromulatsih; Mahendra Wardhana
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.57910

Abstract

Azana Saptanawa Resort and Budget Hotel menjadi satu-satunya hotel di Kabupaten Gresik yang menerapkan dua tipe hotel, yaitu tipe resort dan tipe budget. Semakin berkembangnya perekonomian Kota Gresik juga mempengaruhi bisnis perhotelan, dimana pada tahun 2016 dan 2018 mulai muncul hotel dengan tipe budget dengan fasilitas yang lebih modern. Persaingan industri hotel baru menjadi masalah, maka dari itu perlu munculnya inovasi baru yang dapat menarik minat tamu untuk memilih Hotel Azana Saptanawa sebagai tempat singgah sementara. Gaya Classic modern merupakan gabungan dari gaya klasik yang umumnya berasal dari budaya Eropa, kemudian dipadukan dengan gaya modern yang minimalis. Pembaharuan yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan mengombinasikan gaya budaya Islam dari Azana Saptanawa dengan tema Classic Modern. Hasilnya adapun kombinasi ini menitikberatkan pada restrukturisasi pada ruang lobby dan ruang kamar tidur untuk memaksimalkan user experience, yang diharapkan akan dapat menjadikan kesan lebih mewah walaupun obyeknya adalah budget hotel.
Desain Interior Ex-Wisma Barbara sebagai Sentra UKM kawasan Jarak-Dolly Tegar Aditya Cahyadi; Mahendra Wardhana
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.236 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.27406

Abstract

Dua tahun setelah penutupan kawasan lokalisasi Jarak-Dolly, perekonomian Jarak-Dolly perlahan bangkit dengan berdirinya UKM-UKM dan perencanaan dolly sebagai kawasan edu-wisata oleh LSM dan Pemerintah Kota Surabaya. Untuk mengoptimalkan pengembangan UKM, dibutuhkan fasilitas pendukung untuk memasarkan produk. Dalam penelitian ini, penulis mengambil data eksisting UKM binaan Gerakan Melukis Harapan, serta melakukan pengamatan dan pengambilan data langsung di kawasan Jarak-Dolly. Penulis menggunakan bangunan ex-Wisma Barbara sebagai objek desain, untuk kemudian dialih fungsikan menjadi Sentra UKM yang akan mendukung aktifitas pengembangan UKM, memperkenalkan produk-produk UKM, memperkenalkan sejarah dari kawasan jarak dolly serta aktifitas edu-wisata kawasan Jarak-Dolly dengan nilai historis, pembinaan, dan edukatif.
Evaluasi Pengaturan Kelembagaan Kawasan Ekonomi Khusus di Indonesia Muh Ali Masnun; Eny Sulistyowati; Mahendra Wardhana
Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law Journal) Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : University of Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMHU.2021.v10.i01.p12

Abstract

This study aims to analyze / evaluate the institutional arrangements for SEZs in Indonesia, particularly the formulation of the composition of the Dewan Kawasan and the provisions for determining strategic steps for problems experienced by SEZs. The research method used is normative research supported by primary and secondary legal materials with prescriptive analysis. The results showed that the institutional arrangements for the Special Economic Zone for the composition of the Dewan Kawasan are still blurred (in terms of quality and quantity) and need interpretation. The meaning of the representative of the Government means that power is the authority of the Central Government. The Government Representative in the determination to be part of the Dewan Kawasan needs to regard to the main activities that are developed, so that the management of SEZs can be managed professionally and able to achieve the mandate of the constitution to advance public welfare. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis/mengevaluasi pengaturan kelembagaan KEK di Indonesia, khususnya formulasi komposisi Dewan Kawasan dan ketentuan penetapan langkah strategis atas permasalahan yang dialami sebuah KEK. Penelitian ini menggunakan penelitian normatif dengan ditunjang dengan bahan hukum primer dan sekunder dengan analisis preskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan kelembagaaan Kawasan Ekonomi Khusus untuk komposisi Dewan Kawasan masih kabur (dari sisi kualitas maupun kuantitas) dan perlu penafsiran. Makna wakil Pemerintah berarti adalah kekuasaan yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat. Wakil Pemerintah dalam penentuan menjadi bagian dari Dewan Kawasan perlu memperhatikan kegiatan utama yang dikembangkan, sehingga pengelolaan KEK dapat dikelola secara professional dan mampu mencapai amanah konstitusi untuk memajukan kesejahteraan umum.
Co-Authors Adi Soeprijanto Adibah Yusuf Aditya Andhy Prabowo Adlina, Saarah Dewi Afifah, Intis Hariah Nur Agista Maulidiya Rochmah Ahmadina, Putri ahmadina Ailsashofa Alfadhila Amin, Ahmad Hanan Ammalia, Nuuru Rizky Anggra Ayu Rucitra Anggra Ayu Rucitra Anggra Ayu Rucitra, Anggra Ayu Anggri Indraprasti Anjar, Byanca Putri Ardiantono, Dewie Saktia Aria Weny Anggraita Arifah, Nurmalita Fajar Arinto Nugroho Arinto Nugroho Aris, Kamila Fakhriyah Astrid Amidiaputri At-Taqi, Abdul Muta'ali Muharik Author, Ahmad Nailul Bambang Kartono Kurniawan Beatrix, Putry Reydiana Berto Mulia Wibawa Budiono Budiono Byantoro, Muhammad Billva Caesario Ari Budianto Caesario Ari Budianto, Caesario Ari Chrysan Adi Putri CORRY LIANA Dewangga, Erdian Okta Bima DITA PERWITASARI Donny Revangga Adityara El Fachriza, Dimas Aditya Eny Sulistyowati ENY SULISTYOWATI Ervianti , Berlian Lusia Faruq, Muhammad Fazrin, Ravina FITHRONI, HIJRIN Fredy Kurniawan Hamidah, Niswatul Hamidah, Sinta Nur Haq, Qonita Nadya Harus Laksana Guntur Hasyyati, Astrid Amidiaputri Imam Abadi Indianna Putri Dharmawan Iqbal, Muhammad Firdaus Ismar M. S. Usman Karima, Tirsa Okta Kayungyun, Inggrid Rahadyan Khairunnisa, Ibtisam Mumtaz Khairunnisa, Nisrina Lea Kristina Anggraeni Loggar Bhilawa Lovisonnya, Intan Mareta, Alicia Masnun, Muh Ali Masnun, Muh Ali Masnun, Muh. Ali Meydiandra, Falah Mohammad Herli Nabyla, Aisy Lubna Nadinda, Septania Olivia Nadya Rizky Fitriana Nangkula Utaberta Nany Maryani Nikita Bunga Pratiwi Nurdini Elsa Indira Nurhalima, Alidha Nurul Hikmah Nurul Hikmah Okta Putra Setio Ardianto Okta Putra Setio Ardianto, Okta Putra Setio Permata, Salsabila Berlian Piansyah, Alief Putri, Nabilah Talithania Azaria Rachmadyta, Fauziah Rachman, Audi Fatchur Radityotomo, Revaya Rafii Fadhil Nasywa Rahayu, Dega Puji Rahmat Charis Wijayanto Ramadhan, Ken Nayyara Azkhira Rasyid, Wildan Ratri Bodromulatsih Rifdah Azizah Salsabila Sabar Sabar Sabiela, Yaritsa Husni Safitri, Nisabillah Saputra, Alfian Anugrah Sayyida Sayyida Selvi Marcellia Sopian, Usep Sumaningrum, Shinta Adhania Suprayitno, Sarah Adhibah Surya, Renadi Marizki Susilowati, Indri Fogar Susy Budi Astuti Susy Budi Astuti, Susy Budi Syarif, Abdurahman Talmera, Annisa Triana TAMSIL Tegar Aditya Cahyadi Thomas Ari Kristianto, Thomas Ari Tiara Ika Widia Primadani Trisna Jaya, Mgs Deni Vita Ratnasari Wahyu Waskito Putra Wahyudie, Prasetyo Wiwik Handayani Yang Haziqah Musa Yudha Firmansyah, Muhamad Rizal Yuniar, Riang Yustiva Yuniarti, Putri Irma Zahra Ayudhia Pawestri Zahri Tsaniyal Baqy