This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jurnal Kesehatan Mesencephalon Jurnal Kesehatan Mesencephalon Journal Of Nursing Practice Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo CARING (Center of Publication in Midwifery and Nursing) : Jurnal Publikasi Penelitian Kebidanan dan Keperawatan Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Indonesian Journal of Medicine Journal of Health Science and Prevention Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat The Indonesian Journal of Health Science Jurnal Ners Avicenna : Journal of Health Research Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Applied Nursing and Health Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Hospital Majapahit : Jurnal Ilmiah Kesehatan Politeknik Kesehatan Mojokerto Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran Jurnal Keperawatan Journal for Quality in Public Health Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Itekes Bali Jurnal Medika: Medika Ficco Public Health Journal STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal Of Health Science Community Journal of Global Research in Public Health Journal of Community Engagement in Health Journal of Hospital Management and Services Indonesian Journal of Nutritional Epidemiology and Reproductive Strada Jurnal Ilmiah Kesehatan (SJIK) Jurnal Medika Usada Journal for Quality in Women's Health
Claim Missing Document
Check
Articles

Covid-19 Patient Satisfaction Analysis Reviewing from the Quality of Health Services and the Performance of Health Personnel Irsyad Herminofa; Rahmania Ambarika
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 3 (2022): Budapest International Research and Critics Institute August
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i3.6579

Abstract

Satisfaction is a feeling of pleasure or disappointment that comes from comparing his impression of the service or result and his expectations. Satisfaction with patients is a pleasant emotional attitude at work. This attitude can be reflected in work morale, discipline, and work performance. In order to achieve the maximum level of patient satisfaction in carrying out tasks, one will always face the given factors that can affect patient satisfaction. So that health service institutions can create conditions that can encourage or improve services to develop and improve their abilities and skills optimally (Arief and Alfarizy 2019). Patient satisfaction is related to fulfilling one's needs with a positive attitude from health workers, which includes feelings and behavior towards their work through assessing one job as a sense of appreciation in achieving a solid job value. (Astari, Noviantani, and Simanjuntak 2021). The type of research used in this research is quantitative research with correlation studies. The sample in this study which was taken using a simple random sampling technique, were Covid-19 patients treated at the Covid-19 Isolation Home UPT Gondang Health Center, totaling 160 respondents. The study was conducted using a questionnaire and analyzed using a logistic regression test. The relationship between service quality and staff performance on patient satisfaction shows that based on the results of logistic regression tests, the dominant variable that affects patient satisfaction is staff performance. This can be seen from the largest Exp. B (OR) value, which is 320, means that the performance of good health workers will affect reasonable patient satisfaction. Research reveals that patient satisfaction during treatment is not only focused on service quality but can be expressed in the form of health care services. The reliable performance will also foster satisfaction for the patients they treat.
Analisis Patient Safety Ditinjau dari Perilaku Caring Perawat pada Pasien Dengan Resiko Jatuh Rahmania Ambarika; Novita Ana Anggraini
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 5 No 1 (2021): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v5i1.187

Abstract

Latar Belakang: Pasien dengan resiko jatuh merupakan salah satu resiko insiden yang tidak diinginkan dalam lingkup rumah sakit. Resiko pasien jatuh hingga terjadi insiden mempunyai dampak merugikan bagi pasien, salah satu dampak yang merugikan adalah dampak cidera fisik yang mencakup luka lecet, luka robek, luka memar, bahkan dalam beberapa kasus berat jatuh dapat berakibat fraktur, perdarahan, dan cidera kepala. Tujuan Penelitian: Tujuan mengetahui hubungan perilaku caring perawat dengan Patient safety resiko jatuh. Metedologi: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah Cross sectional. Populasi adalah Semua pasien pasien resiko jatuh. Besar sampel adalah 67 responden dengan menggunakan teknik Purposive sampling. Variabel Independen penelitian adalah Perilaku Caring. Variabel dependen adalah Patient safety resiko jatuh. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, kemudian data dianalisis menggunakan uji Spearman Rho. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa peraku caring perawat cukup baik sebanyak 35 responden (52,2%), Patient safety resiko jatuh yaitu cukup sebanyak 30 responden (4,8%). Hasil penelitian didapatkan bahwa p=0,000 terdapat hubungan perilaku caring perawat dengan Patient safety risiko jatuh. Kesimpulan: Perilaku caring perawat dengan Patient safety risiko jatuh memiliki hubungan yang signifikan, karena perilaku caring memberikan perawatan langsung, dan berespon terhadap setiap kondisi pasien.
TERAPI PLASMA KONVALESEN TERHADAP PASIEN COVID-19: SYSTEMATIC REVIEW Ahmad Syauqi Mubarok; Rahmania Ambarika; Joko Prasetyo; Sentot Imam; Yuly Peristiowati
Avicenna : Journal of Health Research Vol 6, No 1 (2023): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v6i1.828

Abstract

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Protokol Kesehatan Ibu Hamil di Masa Adaptasi Covid di Wilayah Kerja Puskesmas Sumberpucung Kab. Malang Ida Nuryati; Rahmania Ambarika
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 8 No 1 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v8i1.16142

Abstract

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Protokol Kesehatan Ibu Hamil di Masa Adaptasi Covid di Wilayah Kerja Puskesmas Sumberpucung Kab. Malang Ida Nuryati1) Rahmania Ambarika3)Institut Ilmu Kesehatan Strada KediriE-mail:  ABSTRAK  Latar Belakang: Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) melaporkan bahwa wanita hamil mengalami penyakit yang lebih parah ketika terinfeksi virus dari keluarga yang sama dengan virus SARS CoV- 2 dan dari virus saluran pernapasan lain seperti virus influenza. Penemuan penyakit klinis yang lebih parah pada wanita hamil ini lebih menonjol menjelang akhir kehamilan. Oleh karena itu, tidak dapat dikesampingkan bahwa wanita hamil dengan infeksi COVID- 19 berpotensi mengalami gejala yang lebih parah seperti pneumonia dan hipoksia yang ditandai, dengan cara yang mirip dengan orang yang mengalami imunosupresi atau memiliki kondisi yang mendasarinya seperti diabetes, kanker, atau penyakit paru-paru kronis. Pemerintah juga menetapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan 3M, yaitu mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun ataupun handsanitizer, serta menjaga jarak aman sosialisasi minimal 1 meter (Kemenkes R1, 2021).Metodologi: Desain yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional dengan pendekatan analitik deskriptif dan dengan desain cross sectional study. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan protocol kesehatan ibu hamil di masa adaptasi covid di wilayah kerja Puskesmas Sumberpucung. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan lembar kuesioner. Pengambilan Sampel menggunakan Rumus Slovin. Pengujian bivariat dilakukan dengan uji Spearman dengan nilai p value < 0,05.Hasil: Pada penelitian ini menunjukkan bahwa menunjukkan bahwa mayoritas  pengetahuan kategori baik memiliki dukungan keluarga dalam kategori baik yaitu sebanyak 32 responden (64%). Setelah dilakukan uji statistik Spearman’s rho didapatkan nilai Pvalue (Sig. 2 tailed) sebesar 0,000, karena Pvalue < α (α = 0,05), yang artinya terdapat Hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan protocol kesehatan ibu hamil di masa adaptasi covid di wilayah kerja Puskesmas Sumberpucung. Kata Kunci: Pengetahuan ,Motivasi, Dukungan Keluarga, Protokol Kesehatan  1. PENDAHULUAN Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) melaporkan bahwa wanita hamil mengalami penyakit yang lebih parah ketika terinfeksi virus dari keluarga yang sama dengan virus SARS CoV- 2 dan dari virus saluran pernapasan lain seperti virus influenza. Penemuan penyakit klinis yang lebih parah pada wanita hamil ini lebih menonjol menjelang akhir kehamilan. Oleh karena itu, tidak dapat dikesampingkan bahwa wanita hamil dengan infeksi COVID- 19 berpotensi mengalami gejala yang lebih parah seperti pneumonia dan hipoksia yang ditandai, dengan cara yang mirip dengan orang yang mengalami imunosupresi atau memiliki kondisi yang mendasarinya seperti diabetes, kanker, atau penyakit paru-paru kronis (1).Menurut literatur review, 7 persen orang hamil yang diskrining secara universal untuk COVID-19 dinyatakan positif, 73 persen dari orang-orang ini tidak menunjukkan gejala, dan orang hamil lebih cenderung tidak menunjukkan gejala daripada orang yang tidak hamil pada usia reproduksi dengan COVID-19. Dalam tinjauan sistematis lainnya, 95 persen infeksi COVID-19 pada orang hamil tidak menunjukkan gejala, dan 59 persen (95% CI 49-68 persen) tetap tanpa gejala melalui tindak lanjut (Berghella, Vincenzo Hughes, 2022). Menurut WHO, sejauh ini gejala yang akan dirasakan ibu hamil sama dengan yang lainnya. Dalam analisis 147 ibu hamil, hanya ada 8% yang memiliki gejala penyakit yang parah dan 1% dengan kondisi kritis. Ciri-ciri awal bila ibu hamil terpapar virus Corona, antara lain demam (78%), batuk (44%), nyeri otot (33%), rasa lemas menyeluruh (22%), sesak nafas (11%), dan sakit tenggorokan (22%). Akan lebih dicurigai apabila ada ibu hamil dengan riwayat bepergian ke daerah yang terdampak dalam waktu 14 hari terakhir atau pernah kontak dengan orang yang positif menderita COVID-19. Oleh sebab itu, harapannya ibu hamil tidak boleh panik, tetap tenang dan selalu waspada serta melakukan upaya pencegahan (3).Berdasarkan Jurnal Amorita, 2021 disebutkan bahwa usia kehamilan saat pasien terdiagnosis COVID-19 seluruhnya adalah ketika sudah aterm, yakni berkisar antara minggu 37-40 kehamilan, dengan rerata usia kehamilan 38,4 minggu. Hal ini dikarenakan Puskesmas telah melakukan skrining pasien materna yang telah menginjak usia aterm untuk melakukan pemeriksaan tes usap PCR, sehingga pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 segera dirujuk ke fasilitas kesehatan sekunder yang dapat melakukan prosedur SC elektif di ruang operasi bertekanan negatif untuk mengurangi paparan terhadap tenaga kesehatan yang menolong persalinan.Namun demikian, pedoman RCOG telah melaporkan bahwa risiko absolut dari hal ini rendah . Laporan dari China telah dijelaskan bahwa presentasi klinis COVID-19 infeksi pada rentang wanita hamil dari tanpa gejala untuk ringan seperti flu gejala dengan temuan atipikal sesekali seperti leukositosis, dan prevalensi yang lebih tinggi dari lesi konsolidasi paru-paru di computed tomography (CT) pencitraan. Data baru yang muncul dari New York di Amerika Serikat yang melibatkan 43 wanita hamil yang dites positif COVID-19 menunjukkan pola keparahan penyakit yang serupa dengan orang dewasa yang tidak hamil dan dilaporkan ringan di 86%, parah di 9%, dan kritis. dalam 5% kasus (1). Dengan adanya pandemi Covid-19 ini, pemerintah menetapkan kebijakan untuk membatasi segala kegiatan kemasyarakatan untuk mengurangi kemungkinan penularan Covid-19 pada masyarakat. Pemerintah juga menetapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan 3M, yaitu mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun ataupun handsanitizer, serta menjaga jarak aman sosialisasi minimal 1 meter (Kemenkes R1, 2021). Pencegahan ini juga berlaku pada ibu hamil bahwa prinsip-prinsip pencegahan COVID-19 pada ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir di masyarakat meliputi universal precaution dengan selalu cuci tangan, menggunakan masker, menjaga kondisi tubuh dengan rajin olah raga dan istirahat cukup, makan dengan gizi yang seimbang, dan mempraktikkan etika batuk-bersin (Kemenkes RI, 2020).Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Dewi et al (2020) yang bertujuan menganalisis pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester III terhadap pencegahan COVID-19. Hasil dari penelitiani ini terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dengan pencegahan covid-19 pada ibu hamil. Sikap tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan perilaku pencegahan covid-19 (Dewi et al., 2020). Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Siregar et al (2020) hasil dari penelitian ini didapati mayoritas responden (57%) memiliki pemahaman yang kurang tentang upaya pencegahan infeksi COVID-19.Menteri Kesehatan Indonesia menjelaskan bahwa sesuai atas arahan Presiden Indonesia terkait tentang pelonggaran penggunaan masker dalam ruang terbuka merupakan salah satu tahap menuju endemic covid19, hal ini dilakukan berdasarkan data kekebalan atau antibody masyarakat Indonesia cukup tinggi. Pelonggaran masker ini dilakukan ditempat terbuka yang tidak padat. Namun demikian untuk populasi yang rentan atau dalam keadaan tidak sehat disarankan memakai masker sebagai upaya mencegah peluang tertular atau menularkan secara lebih optimal (Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional, 2022).Berdasarkan studi pendahulan yang dilakukan di Puskesmas Sumberpucung Kab.Malang pada April 2020 sampai dengan Desember 2021 terdapat ibu hamil dengan Covid-19 dengan jumlah 47 ibu hamil, 45 ibu hamil hidup dan 2 oarang ibu hamil meninggal. Pada Ibu hamil dengan Covid-19 dikarenakan tidak patuhnya pada protocol Kesehatan, dari 30 ibu hamil didapatkan 9 ibu hamil patuh pada protocol Kesehatan dan 21 ibu hamil tidak patuh.Dari uraian diatas maka peneliti tertarik melakukan penelitian tentang faktor-faktor kepatuhan protocol kesehatan pada ibu hamil di Puskesmas Sumepucung. 2. METODE Desain yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional dengan pendekatan analitik deskriptif dan dengan desain cross sectional study. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan protocol kesehatan ibu hamil di masa adaptasi covid di wilayah kerja Puskesmas Sumberpucung. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan lembar kuesioner. Pengambilan Sampel menggunakan Rumus Slovin. Penelitian ini dilakukan di Wilayah kerja Puskesmas Sumberpucung Kabupaten Malang penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus sampai dengan 10 September 2022. Teknik analisis Rumus Uji Spearman Rank. 3. HASIL DAN PEMBAHASANHASILTable 4.6 Distribusi Frekuensi Data Khusus Responden Berdasarkan Pengetahuan Table 4.7 Distribusi Frekuensi Data Khusus Responden Berdasarkan Motivasi Table 4.8 Distribusi Frekuensi Data Khusus Responden Berdasarkan Dukungan Keluarga Table 4.9 Tabulasi silang Faktor faktor yang mempengaruhi kepatuhan protokol kesehatan ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sumberpucung Kab. Malang yaitu Pengetahuan dan Motivasi Table 4.10 Tabulasi silang Faktor faktor yang mempengaruhi kepatuhan protokol kesehatan ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sumberpucung Kab. Malang yaitu Pengetahuan dan Dukungan keluarga Table 4.11 Tabulasi silang Faktor faktor yang mempengaruhi kepatuhan protokol kesehatan ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sumberpucung Kab. Malang yaitu Motivasi dan Dukungan keluarga PEMBAHASAN4.1.      Mengidentifikasi hubungan antara Pengetahuan dengan kepatuhan protokol kesehatan ibu hamil di masa adaptasi covid di wilayah kerja Puskesmas SumberpucungPengetahuan adalah informasi atau maklumat yang diketahui atau disadari oleh seseorang. Seseorang yang mempunyai keinginan untuk mendapatkan informasi atau maklumat tentu memiliki tujuan tertentu yaitu menemukan sebuah kebenaran yang telah terjadi. Dalam menghadapi sesuatu atau kondisi tertentu, seseorang perlu mempunyai bekal dasar yaitu sebuah pengetahuan guna menghindari hal – hal yang tidak diinginkan atau hal yang merugikan bagi seseorang tersebut.Menurut Kozier (2010) dalam Pramono (2018) Faktor yang berpengaruh terhadap kepatuhan antara lain motivasi, persepsi, seberapa beratnya masalah pada kesehatan, dan tingkat perubahan gaya. Faktor yang berpengaruh terhadap kepatuhan antara lain motivasi, persepsi, seberapa beratnya masalah pada kesehatan, dan tingkat perubahan gaya. Dampak perubahan, pengetahuan, budaya dan tingkat kepuasan serta kualitas dari pelayanan kesehatan (Pramono, 2018).Pada masa pandemi Covid – 19, pengetahuan akan pelaksanaan protokol kesehatan merupakan hal yang harus diperhatikan. Protokol kesehatan yang dimaksud secara umum harus memuat Perlindungan Kesehatan Individu Penularan COVID-19 terjadi melalui droplet yang dapat menginfeksi manusia dengan masuknya droplet yang mengandung virus SARS-CoV-2 ke dalam tubuh melalui hidung, mulut, dan mata. Dalam penerapan kehidupan sehari – hari, protokol kesehatan sudah dipublikasikan kepada masyarakat dari pihak fasilitas pelayanan kesehatan maupun perangkat – perangkat yang berperan dalam pencegahan penularan Covid-19. Maka dari itu, diperlukan kesadaran akan kepatuhan masyarakat dalam upaya pencegahan penularan Covid – 19. Apabila masyarakat patuh akan pentingnya penerapan protokol kesehatan pada masa pandemi Covid – 19, maka kesejahteraan taraf hidup masyarakat akan meningkat bahkan hingga memutus penularan Covid – 19 di masa pandemi.Pengetahuan dan kepatuhan protokol kesehatan merupakan dua variabel yang saling berkesinambungan. Apabila salah satu dari variabel yang dimaksud tidak dijalankan dengan semestinya maka upaya dalam menghadapi situasi dan kondisi tidak bisa berjalan dengan maksimal sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Seperti halnya dengan hubungan pengetahuan dan kepatuhan protokol kesehatan pada ibu hamil pada masa pandemi, apabila seorang ibu hamil ingin menghadapi situasi dan kondisi serta menerapkan protokol kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan ibu hamil pada masa pandemi namun ibu hamil tersebut tidak memiliki pengetahuan akan protokol kesehatan maka harapan ibu hamil tidak akan bisa dicapai dengan maksimal dan begitu juga sebaliknya. 4.2.      Mengidentifikasi hubungan antara Motivasi dengan kepatuhan protokol kesehatan ibu hamil di masa adaptasi covid di wilayah kerja Puskesmas SumberpucungMotivasi dapat diartikan sebagai dorongan yang timbul pada diri seseorang secara sadar atau tidak sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu. Dalam kehidupan seseorang motivasi merupakan hal yang harus diberikan pada lingkungan sekitar yang membutuhkan banyak motivasi. Motivasi yang diberikan oleh orang – orang terdekat terutama pada anggota keluarga sendiri tentu akan memberikan banyak manfaat bagi seseorang yang membutuhkan sebuah motivasi. Pada hakikatnya, motivasi memiliki tiga usur utama yaitu kebutuhan, dorongan dan tujuan. Kebutuhan terjadi apabila individu merasa terdapat ketidakseimbangan antara apa yang mereka miliki dengan apa yang mereka harapkan. Sedangakan, dorongan merupakan suatu hal mengenai kekuatan mental yang berorientasi pada pemenuhan harapan atau pencapaian tujuan.Pada pandemi Covid – 19 tentu masyarakat mengalami banyak gejolak dalam pikiran maupun mental dikarenakan efek dari pandemi. Dalam lingkup keluarga berperan banyak dalam memberikan motivasi sesama anggota keluarga guna meningkatkan kualitas kesehatan seseorang. Hal ini dikarenakan Covid – 19 merupakan sebuah virus yang harus dihindari khususnya pada ibu hamil tentu akan mengganggu pikiran serta mentalnya, dengan adanya motivasi baik dari keluarga maupun dari orang – orang sekitar tentang kepatuhan akan menjalankan protokol kesehatan akan dapat dijalankan secara maksimal. 4.3.      Mengidentifikasi hubungan antara Dukungan Keluarga dengan kepatuhan protokol kesehatan ibu hamil di masa adaptasi covid di wilayah kerja Puskesmas SumberpucungDukungan keluarga merupakan sebauh proses yang terjadi sepanjang masa kehidupan, dukungan yang diberikan pada setiap siklus perkembangan kehidupan. Dengan adanya dukungan yang telah diberikan oleh keluarga pada anggota keluarga mampu berfungsi dengan berbagai kepandaian dan akal sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan adaptasi keluarga (Friedman, 2010 dalam Yani, 2019).Dukungan keluarga adalah bentuk perilaku melayani yang dilakukan oleh keluarga baik dalam bentuk dukungan emosional, penghargaan/penilaian, informasi dan instrumental. Keluarga berfungsi mempertahankan keadaan kesehatan anggota keluarganya agar tetap memiliki produktivitas yang tinggi dalam bentuk mengenal masalah kesehatan, kemampuan mangambil keputusan untuk mengatasi masalah kesehatan, kemampuan merawat anggota keluarga yang memerlukan perawatan, kemampuan memodifikasi lingkungan agar tetap sehat dan optimal, dan kemampuan memanfaatkan sarana kesehatan yang tersedia pada lingkungan sekitarnya.Dukungan keluarga sangat diperlukan dalam menghadapai masa pandemi Covid – 19 karena dukungan keluarga dapat mempengaruhi perilaku seseorang, dengan adanya dukungan antar anggota keluarga dapat meningkatkan keharmonisan, kekeluargaan yang semakin erat, serta meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan yang pada lingkup keluarga. Dengan begitu, sebuah keluarga dapat menghadapi segala situasi dan kondisi khsususnya pandemi Covid – 19 dengan baik dan maksimal. 4. PENUTUPA.        KESIMPULAN1.         Mengidentifikasi hubungan antara Pengetahuan dengan kepatuhan protokol kesehatan ibu hamil di masa adaptasi covid di wilayah kerja Puskesmas Sumberpucung2.         Mengidentifikasi hubungan antara Motivasi dengan kepatuhan protokol kesehatan ibu hamil di masa adaptasi covid di wilayah kerja Puskesmas Sumberpucung3.         Mengidentifikasi hubungan antara Dukungan Keluarga dengan kepatuhan protokol kesehatan ibu hamil di masa adaptasi covid di wilayah kerja Puskesmas SumberpucungB.         SARANDalam sebuah penelitian, seorang peneliti harus memberikan sesuatu yang berguna bagi perkembangan ilmu pengetahuan, instansi atau lembaga serta berbagai pihak yang berkaitan dengan penelitian ini. Adapun saran – saran yang dapat peneliti berikan setelah melakukan penelitian ini diantaranya :1.         Saran Bagi Tempat PenelitianPenelitian ini memberikan informasi seputar penerapan protokol kesehatan dalam meminimalisir penyebaran Covid – 19, diharapkan penelitian ini mampu dijadikan sebagai motivasi dalam penerapan protokol kesehatan bagi masyarakat diwilayah kerja Puskesmas Sumberpucung  sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang sejahtera.2.         Saran Bagi Institusi PendidikanSaran bagi institusi pendidikan yang dapat peneliti berikan adalah penelitian ini disarankan untuk menjadi bahan referensi atau literasi dalam meningkatkan kualitas baca para mahasiswa serta dapat digunakan sebagai acuan dalam menulis karya skripsi selanjutnya. 3.         Saran Bagi Peneliti SelanjutnyaBagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk meningkatkan ketelitian dengan baik dalam kelengkapan data penelitian dan penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan rujukan, tanpa melupakan nilai keaslian khususnya dibidang kebinanan.4.         Saran Bagi MasyarakatSaran bagi tempat penelitian adalah penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi baca dalam mengingkatkan kesadaran akan pentingnya memberikan dukungan kepada keluarga tentang penerapan protokol kesehatan masyarakat khususnya di wilayah kerja Puskesmas Sumberpucung. DAFTAR PUSTAKAAlimul Hidayat A.A. 2010. Metode Penelitian Kesehatan Paradigma Kuantitatif. Jakarta : Heath BooksAmorita dkk. 2021. Karakteristik Ibu Hamil dengan Covid 19 dan LUARAN Persalinannya di RS Kasih Ibu Surakarta. Diakses Online Tanggal 26-8-2022. https://jurnal.ugm.ac.id/jkrArikunto & Suharsimi. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka CiptaImas Masturoh & Nauri Anggita T. 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan : KemenkesManuaba , Ida Bagus . 2002 . Ilmu   Kebidanan , Penyakit   Kandungan  Dan              Keluarga Berencana Untuk Pendidikan Bidan . Jakarta : EGCNursalam. 2011. Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta : Rineka CiptaSaifudin Abdul Bari, 2002. Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal.Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.Sarah. 2021. Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Ibu Hamil Terhadap Protokol Kesehatan C19 di Puskesmas Bone-Bone Kabupaten Luwu Utara.Journal of Muslim Community Health (JMCH) Vol 2, No 1, Januari – Maret 2021.Sarwono . 2002 . Ilmu Kebidanan . Jakarta : EGCSimanjuntak dkk. 2021. Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Protokol Kesehatan Dalam Memutuskan Penyebaran Covid 19. Journal of Healthcare Technology and Medicine. Vol. 7 No. 2 Oktober 2021Soekidjo Notoadmodjo. 2012. Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka CiptaVarney Helen, Jan M. Kriebs, Carolyn L. Gegor. 2003. Asuahan Kebidanan. Jakarta . Buku Kedokteran EGCWiknjosastro, Hanifa . 2003 . Ilmu Kebidanan . Jakarta : YBPSPYunia dkk. 2022. Analisis Faktor Kepatuhan Ibu Hamil terhadap Protokol Kesehatan Covid 19 saat Melakukan Kunjungan ANC. Research Article. Published : 5 April 2022. Midwiferia Jurnal Kebidanan. 8 : 1.                 
Analysis of Factors Hypertension in Online-Based Transportation Driver in Kediri City Arif Mustofa; Nurwijayanti Nurwijayanti; Rahmania Ambarika
Journal for Quality in Public Health Vol. 4 No. 1 (2020): Journal for Quality in Public Health
Publisher : Master of Public Health Program Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqph.v4i1.149

Abstract

One of the actions that can be taken to prevent hypertension is to develop knowledge about the level of vulnerability on several factors that influence it. It is expected that with enough knowledge to feel the level of vulnerability can increase awareness of hypertension. The purpose of this study was to determine the effect of the level of vulnerability on factors of sleep quality, stress, and eating patterns on hypertension in online-based transportation drivers in Kediri City. The research design used is quantitative research using the "cross sectional" approach. The sampling technique used was simple random sampling with a sample of 164 respondents. The data analysis technique uses a logistic regression multivariate test. The results showed that the sleep quality variable a significance value of 0,000 <(α = 0.05), meaning that H0 is rejected and H1 is accepted which means that there is an influence between sleep quality on the incidence of hypertension. In the stress variable it is known a significance value of 0.004 <(α = 0.05), meaning that H0 is rejected and H1 is accepted, which means that there is an influence between stress levels on the incidence of hypertension. In the variable eating patterns it is known a significance value of 0,000 <(α = 0.05), meaning that H0 is rejected and H1 is accepted which means that there is an influence between eating patterns on the incidence of hypertension. Knowledge of the level of vulnerability to the causes of hypertension can increase one's awareness of the dangers of the disease so that they can take early precautions and protect themselves from the threat of the disease.
Analysis of the Causes of Stunting in Toddlers in the Work Area of Gandasuli Community Health Center South Halmahera Regency North Maluku (Qualitative Study) Osnawati H. Marsaoly; Nurwijayanti Nurwijayanti; Rahmania Ambarika; Sri Kardjati Maria
Journal for Quality in Public Health Vol. 4 No. 2 (2021): Journal for Quality in Public Health
Publisher : Master of Public Health Program Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqph.v4i2.186

Abstract

Stunting is a linear growth disorder that is not appropriate for age indicating a long-term event and is an accumulative impact of insufficient nutrient consumption, poor health conditions and inadequate care. This study aims to analyze or explore in depth the causes of stunting in toddler. The research was conducted in the working area of ​​Puskesmas Gandasuli Kab. Halmahera Selatan, North Maluku. This research is a qualitative research with a sampling of researchers using non-probability sampling techniques, or rather researchers using purposive sampling technique. Subjects were determined based on inclusion criteria and obtained as many as 12 toddlers over 24 months. Data analysis in qualitative research is presented based on the data that has been collected and then conclusions are drawn. The results showed that the knowledge about stunting was still lacking, children were not exclusively breastfed causing malnutrition, errors in giving complementary foods which resulted in stunting, low family economic factors, inadequate use of posyandu, as well as poor environmental sanitation, food taboo culture for pregnant women, breastfeeding women and toddlers themselves so they can reduce their food intake which in turn reduces their nutritional status.
Analysis of Response Time and Quality of Professional Service Provider Care (PPA) with Patient Satisfaction in Hospital Poly Disease in Kartini Mojokerto Langit Kresna Janitra; Sandu Siyoto; Rahmania Ambarika
Journal for Quality in Public Health Vol. 4 No. 2 (2021): Journal for Quality in Public Health
Publisher : Master of Public Health Program Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqph.v4i2.205

Abstract

To create patient satisfaction, the hospital must create and manage a system to obtain more patients and the ability to retain patients. The process of patient care and care is dynamic and involves many Caregiver Professionals (PPA) and involves various service units. There are many problems regarding the lack of satisfaction from health care workers, one of which is due to the long response time. This study aims to analyze the relationship between response time and service quality of health workers with satisfaction of outpatients at Kartini Hospital, Mojokerto. This study used a quantitative analytic design with a cross sectional approach. The population was all unhospitalited patients who had received services the internal medicine poly at Kartini Hospital, Mojokerto with a total of 156 respondents. The sample used Simple Random Sampling totaling 112 respondents. Independent variables are response time and service quality. The dependent variable is outpatient satisfaction. Data analysis using Ordinal Regression. The time of the study was 18-23 March 2020. Based on the results of the Ordinal Regression Test analysis, it shows that the variable that most influences patient satisfaction is the variable service quality with a p-value of 0.013 <0.05, so H0 is rejected and H1 is accepted, so it can be concluded that there is a significant relationship between the quality of health care workers and satisfaction. On Outpatients at Kartini Hospital, Mojokerto Regency
One-Hand Engineering Effectiveness to the Reduction of the Number of Bloodage in Third-Three Phase of Certificate Mother in Maulidya Husada Clinic, Karangploso Sub-District, Malang District Herwati Herwati; Rahmania Ambarika; Indasah Indasah
Journal for Quality in Public Health Vol. 4 No. 2 (2021): Journal for Quality in Public Health
Publisher : Master of Public Health Program Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqph.v4i2.218

Abstract

The maternal mortality rate in Indonesia in 2015 was 305 out of 100,000 live births according to the Ministry of Health of the Republic of Indonesia (Kemenkes). Based on data from the Ministry of Health's Center for Health and Information (2014), the main causes of maternal mortality from 2010-2013 were bleeding (30.3% in 2013) and hypertension (27.1% in 2013). Postpartum hemorrhage is bleeding that occurs after delivery (delivery), as much as 500 ml in vaginal delivery or more than 1000 ml in cesarean section. This study aims to determine the effectiveness of the one-hand technique in reducing the amount of bleeding compared to the two-hand technique that has been used in third-stage active management. This study is an experimental quantitative study to compare the one-hand technique in third-stage active management versus the two-hand technique. The population was taken from all pregnant women who gave birth in the delivery room of KRI Maulidya Husada within three months. The number of samples in this study were 36 people, namely: 18 people using the one-hand technique that met the inclusion criteria and 18 people using the two hand technique who met the inclusion criteria. In this study, it is known that almost all respondents with spontaneous labor who were given the one-hand technique experienced bleeding less than 250cc, namely 61% and the two-hand technique treatment experienced bleeding more than 250cc, namely 39%
Analysis Factors Affecting the Work Discipline of Health Officers at Public Health Center Batang-Batang District, Sumenep R. Anggi Dwi Putra JS; Rahmania Ambarika
Journal for Quality in Public Health Vol. 5 No. 2 (2022): May
Publisher : Master of Public Health Program Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqph.v5i2.347

Abstract

Discipline is basically something that absolutely must be carried out by every organization, because without the support of good employee discipline, it is difficult for companies to realize their goals. The purpose of this study is to analyze influence rewards, work coordination and punishment for health worker work discipline at the Public health center Batang-Batang District, Sumenep Regency. The design of this research is an observational quantitative research with a cross sectional approach with the focus of the research being directed at analyzing influence rewards, work coordination and punishment for health worker work discipline at the Public health center Batang-Batang District, Sumenep Regency. The total population is 135 respondents and a sample of 101 respondents is taken by using simple random sampling technique. In the study, it was found that most of the respondents had good category awards as many as 53 respondents (52%). Almost half of the respondents have good coordination category as many as 55 respondents (54%). Most respondents have punishment in the good category as many as 52 respondents (51%). Most of the respondents have discipline in the good category as many as 55 respondents (54%). Based on the results of Multiple Linear Regression analysis shows that with a p-value of 0.000 <0.05 then H1 is accepted so it can be concluded that there is simultaneously an effect of reward, coordination andpunishment to health worker work discipline at the Public health center Batang-Batang District, Sumenep Regencywith a magnitude of 83.8% influence. Work discipline at Public health center Batang-Batang District, Sumenep it's good, it's just that for employees whose work discipline is not good, so that they are more obedient to the hours of work and the rules that have been set by the hospital in order to create good work discipline.
Analisis Analisis Penerapan Sasaran Keselamatan Pasien, Kualitas Pelayanan dan Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Pasien Seran, Adriyani Nahak; Prasetyo, Joko; Ambarika, Rahmania
Jurnal Keperawatan Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan: Maret 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v17i1.2232

Abstract

Salah satu pendekatan yang cukup efektif untuk menjaga kualitas pelayanan di rumah sakit adalah kepuasan pasien. Semakin tinggi tingkat kepuasan pasien, semakin baik layanan dan kualitas yang diberikan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pelaksanaan keselamatan pasien, kualitas pelayanan dan lingkungan kerja terhadap kepuasan pasien di rumah sakit. Metode penilitian termasuk penilitian korelasional dengan pendekatan cross sectional dan random sampling berjumlah 276 pasien di ruang rawat inap. Penilitian berlangsung selama bulan November 2023 sampai dengan Desember 2023. Hasil menunjukkan bahwa kualitas pelayanan 259 responden (93,8%) menjawab baik dan 17 responden (6,2%) menjawab cukup untuk penerapan sasaran keselamatan pasien; lingkungan kerja 263 responden (95,3%) menjawab baik, 12 responden (4,3%) menjawab cukup, dan 1 responden (0,4%) menjawab kurang; untuk kepuasan pasien, 173 responden (62,7%) menjawab sangat puas dan 103 responden (37,3%) menjawab cukup. Hasil uji chi-square menunjukkan nilai p-value 0,169 untuk kepuasan pasien dengan penerapan sasaran keselamatan pasien, nilai p-value 0,115 untuk kepuasan pasien dengan kualitas pelayanan, dan nilai p-value 0,2 untuk kepuasan pasien dengan lingkungan kerja. Rumah sakit harus terus meningkatkan kepatuhan karyawan untuk mencapai sasaran keselamatan pasien.
Co-Authors Ahmad Syauqi Mubarok Alfi Yudisianto Almaidah, Indah Amalia, Mawaddatul Angga Ladzi Syafroni Annisa Ary Saifutri Ans Syafrie Amroyan Apriyani Puji Hastuti Arif Mustofa Arta Lebrina Nakmofa Arta Lebrina Nakmofa Atik Muji Rahayu Aulia, Hana Agustin Billy Anoraga, Aditya Byba Melda Suhita Byba Melda Suhita Cahya Eka Sudrajad Chusnatayaini, Arina Dedi Saifulah Diyah Ayu Purnaningtyas Dwiana, Winda Gusya Erick Berto Yahya Eva Agustina Evrin Anggasari Fira Musyawirah Fitriya Fajar Wati Frederikus Haloko Gusti Ayu Agung Mas Mahadewi Hairah, ST Haloko, Frederikus Hargiani, Fransisca Xaveria Harpika, Isa Hary Indah Fibriany Haryani, Mukti Sri Heri Hermawati Herwati Herwati Ida Nuryanti Ida Nuryati Indah Aprilia Angelina Indasah Indasah Irsyad Herminofa Jannah, Indah Noer Joko Prasetyo Joko Prasetyo Kasri Astuti Kholifatur Rizkiyah, Nur KK, Indra Frana Jaya Kurniawan, Ardhiles Wahyu Langit Kresna Janitra Lasito Lauchul Machfudoh Layla, Siti Farida Noor Librata, Pramitha Nayana Lingga Kusuma Wardani Lingga Kusuma Wardani Machfudoh, Lauchul Mardianto, Rudy Maria Nubatonis Marminingsih Mawaddatul Amalia Moh Khoirul Anam Mohammad Saifulaman Muhammad Imam Fakhrudin Natalia Ningsi Katupu Nency Natalia Tho Noor Annisa Susanto Novita Ana Anggraini Nur Azizah Nurma Afiani Nurwijayanti Nurwijayanti Kusumaningrum Osnawati H. Marsaoly Pramitha Nayana Librata Prima Dewi Kusumawati Purnaningtyas, Diyah Ayu Putri Mayasari R. Anggi Dwi Putra JS Rahmi, Dianita Ratna Roesardhyati Ratna Wardani Ratna Wardani Rekso Negoro, Widigdo Risky Siwi Pradini Risqy Siwi Pradini Rita Sukmawanti Rodli, Muhammad Roesardhyati, Ratna Salsabila, Unik Hanifah Samrina Samrina Sandu Siyoto Sarippy, Jesseline Selviana Timuneno Seno Arif Amrullah Sentot Imam Sentot Imam Suprapto Sentot Imam Suprapto Seran, Adriyani Nahak sintara, sindu Siti Farida Sìti Farida Noor Layla Siti Farida Noor Layla Sri Kardjati Maria Sunarto Sunarto SUTRISNO Timuneno, Selviana Titik Isbandiyah Tutik Nushah Wahyu Kresnawati Wahyu Kresnawati Wardah Fauziah Wardhani, Lingga Kusuma Watna, Ida Wijayanto, Herman Adhi Winda Gusya Dwiana Yalestyarini, Eva Agustina Yanis, Hardi Yeni Yenny Puspitasari Yuli Arnita Pakpahan Yuly Peristiowati Yuly Peristiowati Yuly Peristiowati Yuly Peristiowati Yuly Peristiowati